Anda di halaman 1dari 5

Penatalaksanaan

Trilogi:
Istirahat dan perawatan
Infus
Tirah baring
Perawatan yang baik
Diet dan terapi penunjang
Bubur saring
bubur biasa
nasi tim
Untuk menghindari komplikasi perdarahan
cerna dan perforasi usus
Antibiotik
Kloramfenikol 4x500 mg/hari
Tiamfenikol 4x500 mg/hari

nasi
saluran

Selain Antipiretik
diberi paracetamol 3x500 mg/hari
R/ Tiamfenikol 500 mg tab no LVII
4 dd 1
R/ Paracetamol 500 mg tab no LX
3 dd 1

Pencegahan
Primer :
o Vaksinasi :
Oral Ty21a Vivotif Berno
Parenteral seluruh
Polisakarida Typhin V1 aventis pasteur merleus
o Komsumsi makanan sehat
o Memberikan penddikan kesehatan
o Higien makanan dan minuman
o Perbaikan sanitasi lingkungan
Sekunder
o Diagnosa dini
o Pengobatab cepat dan tepat
Tersier
o Penurunan keparahan akibat komplikasi

Mikrobiologi Salmonella Typhi


Mikrobiologi :
Gram (-), batang, tdk berspora, isolat motil, flagel
peritrika
Ukuran 1-3,5 mm x 0,5-0,8mm
Besar koloni rata-rata 2-4 mm
Non lactose fermenting, mudah tumbuh pada medium
sederhana
Salmonella
H2S
Virulensi : antigen O (somatic)
antibody IgM
antigen H (flagella)
rusak 60 derajat, fase
spesifik,
aspesifik
- antigen Vi (a capsul antigen)
- kapsul antifagosit
- endotoxin
diare, leukopania, aktivasi
kemotaksik
s.komplemen

Faktor Virulensi:
Daya invasi antigeen permukaan
antigen Vi
(salmonella hidup intraseluler)
Organisme: rute oral, makanan dan minuman yang
terkontaminasi
Dosis infektif untuk menimbulkan infeksi klinis
105 108 salmonella
Salmonella resisten terhadap hijau brilian, natrium
tetratrionat.
Faktor penjamu yang menimbulkan resisten
keasaman lambung, flora mikroba normal,
kekebalan usus.