Anda di halaman 1dari 10

A.

SEJARAH LEHMAN BROTHERS


Pada tahun 1844, Henry Lehman, anak seorang pedagang ternak yang berusia 23
tahun, memutuskan untuk pindah dari Rimpar,Bavaria ke Amerika Serikat. Ia menetap
di Montgomery, Alabama dan membuka sebuah toko yang diberi nama H. Lehman. Pada
tahun 1847, Emanuel Lehman datang ke kota yang sama dan bekerja sama dengan Henry
membentuk H. Lehman and Bro. Pada tahun 1850, adik bungsu mereka, Mayer Lehman,
datang juga ke sana sehingga nama perusahaan diganti lagi menjadi "Lehman Brothers".
Di Daerah Selatan Amerika Serikat pada tahun 1850-an, kapas menjadi komoditas
utama. Mereka membuka usaha barter dimana orang boleh menukarkan kapas dengan
barang dagangan mereka. Bisnis mereka berhasil dan berkembang pesat. Saat Henry wafat
akibat demam kuning pada 1855, saudara-saudaranya memutuskan untuk berkonsentrasi
mengembangkan bisnis komoditas mereka.
Pada tahun 1858, pusat perdagangan kapas pindah dari Daerah Selatan AS ke New
York City. Lehman membuka cabang pertamanya di kawasan Manhattan, tepatnya di
119 Liberty Street, New York City. Kantor cabang ini dipimpin oleh Emanuel yang ketika
itu berumur 32 tahun. Pada tahun 1862, timbul kesulitan akibat berkobarnya Perang
Saudara Amerika. Mereka akhirnya memutuskan untuk bekerja sama dengan seorang
pengusaha kapas bernama John Durr untuk membentuk perusahaan baru. Perusahaan
tersebut kemudian diberi nama Lehman, Durr & Co. Seusai perang, perusahaan ini
menawarkan jasa keuangan untuk membangun kembali Alabama. Pada tahun 1870-an,
kantor pusat perusahaan dipindahkan ke New York City. Di sana, mereka turut andil dalam
pendirian Bursa Kapas New York. Emanuel terus menjabat sebagai Dewan Gubernur
hingga 1884. Pada masa-masa ini, perusahaan juga bergerak dalam bidang bisnis surat
utang untuk perusahaankereta api dan bisnis konsultasi finansial.
Lehman

menjadi

anggota Bursa

Kopi sekitar

tahun

1883

dan

menjadi

anggota Bursa Saham New York pada 1887. Pada tahun 1899, Lehman menjadi penjamin
emisi saham preferen dan saham biasa dari perusahaan International Steam Pump
Company.

Pada tahun 1906, perusahaan ini berkongsi dengan Goldman, Sachs & Co., dan
membentuk General Cigar Co. serta meresmikan Sears, Roebuck and Company. Pada dua
dekade selanjutnya, Lehman banyak mendanai perusahaan-perusahaan baru, sebagian
besar di antaranya berupa kerja sama dengan Goldman, Sachs. Perusahaan-perusahaan itu
antara lain F.W. Woolworth Company, May Department Stores Company, Gimbel
Brothers, Inc., R.H. Macy & Company, The Studebaker Corporation, B.F. Goodrich Co.,
dan Endicott Johnson Corporation.
Ketika Philip Lehman pensiun pada tahun 1925, anaknya Robert "Bobbie"
Lehman mengambil alih puncak pimpinan. Pada masanya, perusahaan mengalami
kesulitan permodalan akibat terjadinya Depresi Besar di Amerika Serikat. Setelah depresi
berakhir, mereka memutuskan untuk berkonsentrasi pada bidang modal ventura. Pada
tahun 1928, perusahaan pindah ke One William Street.
Pada tahun 1924, John M. Hancock bergabung dan menjadi anggota pertama yang
bukan berasal dari keluarga Lehman, diikuti oleh Monroe C. Gutman dan Paul Mazur pada
tahun 1927.
Pada tahun 1930-an, Lehman memberikan bantuan dana untuk Radio Corporation
of America (RCA) serta beberapa perusahaan minyak, termasuk Halliburton dan KerrMcGee.
Pada tahun 1950-an, Lehman menjadi penjamin emisi sewaktu Digital Equipment
Corporation melakukan penawaran saham perdana. Di kemudian hari, Lehman mengatur
akuisisi Digital oleh Compaq. Pada tahun 1969, Robert Lehman wafat, dan sejak saat itu,
tak ada seorang pun keluarga Lehman yang memimpin perusahaan. Meninggalnya Robert
membawa perusahaan pada masa-masa sulit. Pada tahun 1973, Pete Peterson, Chairman
sekaligus Chief Executive Officer Bell & Howell membeli Lehman untuk menyelamatkan
perusahaan tersebut.

B. MERGER DENGAN AMERICAN EXPRESS (19691994)

Di bawah kepemimpinan Peterson, Lehman Brothers membeli Abraham & Co.


pada 1975. Pada 1975, perusahaan melakukan merger lagi denganKuhn, Loeb & Co. dan
membentuk Lehman Brothers, Kuhn, Loeb Inc. yang kemudian menjadi bank investasi
terbesar ke-4 di Amerika Serikat setelah Salomon Brothers, Goldman Sachs, dan First
Boston. Peterson berhasil membawa perusahaan keluar dari kerugian, bahkan membuat
rekor keuntungan selama lima tahun berturut-turut dan membuat Lehman memiliki return
on equity terbesar dibandingkan bank investasi lainnya.
Namun, terjadi perselisihan antara para banker investasi dengan trader sehingga
memaksa Peterson untuk mengangkat presiden, COO, dan formal trader Lewis
Glucksman, untuk menjadi co-CEO pada bulan Mei 1983. Glucksman mengadakan
beberapa pengubahan yang mengakibatkan tensi di perusahaan semakin besar,
digabungkan dengan gaya manajemen Glucksman dan kemunduran di pasar, terjadi
perebutan kepemimpinan yang berakhir dengan dipecatnya Peterson dan diangkatnya
Glucksman menjadi CEO.
Banker-banker yang marah, yang merasa dirugikan dengan adanya konflik
kepemimpinan, meninggalkan perusahaan. Steve Schwarzman, ketua komite M&A,
mengatakan dalam wawancara bersama Private Equity International bahwa "Lehman
Brothers had an extremely competitive internal environment, which ultimately became
dysfunctional." Perusahaan mengalami disintegrasi besar, dan Glucksman ditekan untuk
menjual saham perusahaan ke Shearson, sebuah perusahaan transaksi elektronik yang
didanai oleh American Express, pada tahun 1984, dengan nilai $360 juta. Pada tanggal 11
Mei, perusahaan gabungan ini diberi nama Shearson Lehman/American Express. Pada
1988, Shearson Lehman/American Express dan E.F. Hutton & Co. bergabung membentuk
Shearson Lehman Hutton Inc.

C. MASA KEJAYAAN LEHMAN BROTHERS


Ekspansi usaha Lehman brothers terus berlanjut. Awal hingga pertengahan abad ke
20 merupakan era pertumbuhan pesat industry minyak. Lehman Brothers yang selalu
berusaha untuk mengikuti perkembangan industri-industri di Amerika Serikat, mulai

merambah ke sektor ini. Beberapa emiten yang mereka sponsori, antara lain: Murphy Oil,
Trans Canada, Halliburton dan Kerr-McGee.
Dari industri minyak, Lehman Bothers terus mencari sektor-sektor baru dalam
perekonomian Amerika Serikat. Pada tahun 1950an, Lehman Brothers melirik industry
teknologi terutama perusahaan penghasil elektronik dan komputer, yang pada waktu itu
menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat, dan perusahaan
yang mereka mereka sokong adalah Digital Equipment Corporation dan Hertz Rent-a-Car.
Tahun 1960 juga terjadi peristiwa penting dalam perkembangan Lehman
Brothers. Pada tahun tersebut, Lehman Brothers diberikan kepercayaan untuk menjadi
penyalur surat hutang Negara berkat sepak terjangnya di sektor pasar modal. Di
samping itu, peristiwa penting lainnya adalah pada tahun yang sama, Lehman Brothers
membuka kantor cabang internasional pertamanya di Paris. Reputasi Lehman Brothers
semakin meningkat setelah pada tahun 1962, bersama-sama dengan Salomon
Brothers, Merrill Lynch, dan Blyth and Company membentuk asosiasi yang diberi nama
Fearsome Foursome yang menjadi kompetitor tangguh bagi perusahaan-perusahaan
underwriter lain. Ekspansi internasional Lehman Brothers berlanjut ke London.
Perusahaan ini menjadi salah satu dari bank investasi Amerika Serikat yang membuka
cabangnya di kota tersebut.
Pada Oktober 2001, Lehman membeli 32 hektar, 1.050.000 kaki persegi (98.000
m2) bangunan kantor dengan nilai $ 700 juta. Bangunan, yang terletak di Seventh Avenue
745, berdekatan dengan kantor Morgan Stanley,terletak hanya dua blok di 1585
Broadway. Lehman menempatkan lebih dari 10.000 karyawan di kawasan Times Square
New York City.
Pada tahun 2003, Lehman Brothers adalah salah satu dari sepuluh perusahaan yang
secara bersamaan masuk ke dalam penyelesaian dengan Securities and Exchange
Commission (SEC), Kantor Negara Bagian New York Jaksa Agung dan berbagai regulator
sekuritas lainnya, tentang pengaruh yang tak pantas atas masing-masing perusahaan riset
analis oleh divisi perbankan investasi. Secara khusus, regulator menyatakan bahwa
perusahaan itu tidak layak kompensasi analis terkait dengan perusahaan investasipendapatan perbankan, dan berjanji menguntungkan, riset pasar bergerak cakupan, sebagai
imbalan atas kesempatan underwriting.

D. FAKTOR PENDUKUNG KERUNTUHAN LEHMAN BROTHERS


1. Persaingan Internal
Pada tanggal 3 Juli 2008 mengindikasikan bahwa kondisi internal perusahaan
menjadi salah satu penyebab kejatuhan Lehman Brothers. Pada masa itu, dua kubu
dalamLehman Brothers, yaitu kubu trading yang terdiri dari para trader dan dipimpin oleh
Lew Glucksman dan kubu banking yang dipimpin oleh Steve Schwarzman dan Pete
Peterson,
Perbedaan pandangan mengenai strategi yang tepat untuk membesarkan Lehman
Brotehrs menjadi dasar dari pertentangan di antara kedua kubu tersebut. Kubu Lew
Glucksman melihat bahwa strategi yang tepat untuk Lehman Brothers adalah dengan
memfokuskan pada arah usaha perdagangan dan underwriting surat-surat berharga.
Sedangkan, kubu banking menginginkan agar Lehman Brothers menggunakan kapitalnya
secara agresif untuk jenis usaha yang lebih berisiko, namun lebih menguntungkan.
Persaingan antara kedua kubu tersebut akhirnya dimenangkan oleh kubu
trading dan Richard Fuld, salah seorang pengikut kubu trading, ditunjuk sebagai CEO dari
Lehman Brothers. Namun, di bawah kepemimpinan Richard Fuld, langkah Lehman
Brothers justru malah mengikuti strategi yang diusung oleh kubu banking, yang dulu
menjadi kubu pesaingnya.
2. Krisis Subprime mortgage
Pada Agustus 2007, perusahaan menutup pemberi pinjaman subprime, BNC
Mortgage, dengan menghapus piutang 1.200 posisi di 23 lokasi, dan mengambil biaya
setelah pajak sebesar $25 juta dan yang $27 juta pengurangan dengan niat baik. Lehman
mengatakan bahwa kondisi pasar buruk di ruang hipotek mengharuskan adanya
pengurangan substansial dalam sumber daya dan kapasitas dalam ruang subprime.
Pada tahun 2008, Lehman menghadapi kerugian yang belum pernah terjadi
sebelumnya yang masih terus berlangsungnya krisis subprime mortgage.Lehman
kehilangan itu tampaknya akibat setelah memegang pada posisi(surat hutang) besar di
subprime. Dalam setiap peristiwa, kerugian besar diperoleh di bawah-rated mortgagebacked securities selama tahun 2008. Pada kuartal fiskal kedua, Lehman melaporkan

kerugian sebesar $ 2,8 milyar dan dipaksa untuk menjual $ 6 miliar assetnya. Pada paruh
pertama tahun 2008 saja, saham Lehman turun 73% dari nilai pasar. Pada Agustus 2008,
Lehman melaporkan bahwa pihaknya telah memberhentikan 6% dari tenaga kerja, 1.500
orang, pada kuartal ketiga batas waktu pelaporan pada bulan September.
Pada tanggal 22 Agustus 2008, saham di Lehman ditutup naik 5% (16% untuk satu
minggu) karena adanya spekulasi Korea Development Bank sedang mempertimbangkan
membeli Lehman Bro. Pada 9 September, saham Lehman merosot 45% menjadi $ 7,79,
setelah perusahaan Korsel tersebut membatalkan perjanjian untuk membeli. Tanggal 17
September 2008, Swiss Re memperkirakan keseluruhan rugi Lehman Brothers mencapai
CHF 50 juta.
Kepercayaan investor terus turun karena saham Lehman kehilangan kira-kira
setengah nilainya dan mendorong S & P 500 turun 3,4% pada 9 September. Dow Jones
kehilangan 300 poin hari yang sama karena investor merasa khawatir akan keamanan
bank. Pemerintah AS tidak mengumumkan rencana apapun untuk membantu dengan
segala kemungkinan yang muncul krisis keuangan di Lehman.
Keesokan harinya, Lehman mengumumkan kerugian $ 3,9 miliar dan niat mereka
untuk menjual saham mayoritas dalam manajemen investasi-usaha, termasuk Neuberger
Berman. Saham turun tujuh persen hari itu. Lehman, setelah sebelumnya menolak
pertanyaan soal penjualan perusahaan, dilaporkan mencari pembeli lagi, dan akibatnya
harga saham turun lagi 40 persen pada 11 September 2008.
Tepat sebelum runtuhnya Lehman Brothers, eksekutif di Neuberger Berman
mengirim e-mail yang berisi bahwa Lehman Brothers atas orang-orang melupakan multijuta dolar bonus untuk mengirim pesan kuat untuk tidak melalaikan tanggung jawab
terhadap karyawan dan investor. Direktur Manajemen Investasi Lehman Brothers George
Herbert Walker IV dan meminta maaf ke public.
E. KRONOLOGIS KEBANGKRUTAN LEHMAN BROTHERS
Pada hari Senin, 13 September 2008, Timothy F. Geithner, presiden Federal
Reserve Bank of New York mengadakan rapat mengenai masa depan Lehman, termasuk
kemungkinan untuk melikuidasi asetnya. Lehman melaporkan bahwa telah melakukan

pembicaraan dengan Bank of America dan Barclays untuk membeli Lehman, tapi
keduanya menolak.
Saham Lehman jatuh lebih dari 90% pada tanggal 15 September 2008. Dow Jones
ditutup turun 500 poin pada 15 September 2008, yang merupakan penurunan terbesar
dalam satu hari, sejak serangan pada 11 September 2001.
Di Inggris, kantor Lehman Brother diakuisisi oleh PricewaterhouseCoopers. Di
Jepang, cabang Jepang, Lehman Brothers Japan Inc, dan perusahaan holding terkait
dinyatakan bangkut oleh pengadilan sipil pada 16 September 2008, di pengadilan
Kabupaten Tokyo.
Pada tanggal 17 September 2008, account dan nama Lehman Brothers dihapuskan
dalam daftar perdagangan di New York Stock Exchange. Paulus Brough, Edward
Middleton, dan Patrick Cowley dari KPMG cina menjadi likuidator sementara terhadap
Lehman untuk dua unit perusahaan Lehman berbasis di Hong Kong, yaitu Lehman
Brothers Securities Asia Limited dan Lehman Brothers Futures Asia Limited. Mereka juga
ditunjuk sebagai likuidator sementara perusahaan Lehman Brothers Hong Kong yaitu
Lehman Brothers Asia Holdings Limited, Lehman Brothers Asia Limited dan Lehman
Brothers Commercial Corporation Asia Limited pada tanggal 18 September 2008.
F. DAMPAK DARI KEBANGKRUTAN LEHMAN BROTHERS
Secara garis besar, bangkrutnya Lehman Brothers memiliki dampak langsung
dan tidak langsung bagi perekonomian domestik Amerika Serikat, serta dampak langsung
dan tidak langsung terhadap perekonomian lain di dunia. Dampak langsung
dari kejatuhan Lehman Brothers terhadap perekonomian Amerika Serikat adalahhilangnya
kepercayaan investor terhadap perekonomian Amerika yang mengakibatkan penarikan
dana mereka dari pasar modal. Krisis Subprime Mortgage yang berakibat pada kejatuhan
Lehman Brothers, meyurutkan ketersediaan likuiditas di pasar modal dan berdampak
pada kesulitan pencarian sumber dana bagi perusahaan yang ingin melakukan
ekspansi atau pengembangan. Tidak hanya itu, perusahaan yang memiliki aset obligasi
ataupun surat-surat berharga lainnya akan mengalami penurunan nilai asset akibat
penurunan harga saham dan obligasi secara keseluruhan. Jadi, bukan hanya tidak
bisa melakukan pengembangan, namun perusahaan tersebut juga mengalami kerugian

yang berdampak pada penghematan operasional, termasuk pengurangan jumlah


tenaga kerja, dengan demikian kinerja sektor ril pun ikut terganggu. Inilah dampak
tidak langsung dari kejatuhan Lehman Brothers yang mempercepat dan memperburuk
krisis di Amerika Serikat.
Tidak berhenti di perekonomian Negara adi daya, Amerika Serikat, kebangkrutan
Lehman

Brothers

juga

merambah

ke

Negara-negara

lain. Dampak langsung

pengumuman kebangkrutan Lehman Brothers terlihat dari penurunan indeks saham


gabungan di beberapa bursa efek, baik bursa efek yang memperdagangkan saham
Lehman

Brothers

maupun

tidak.

Kemudian,

efek

langsung

lainnya

adalah

bertambahnya angka pengangguran di beberapa negara akibat ditutupnya perusahaan


tersebut. Kurang lebih 25.000 pegawai Lehman Brothers di berbagai Negara terancam
tidak memiliki pekerjaan.
Jatuhnya kepercayaan para investor terhadap kinerja pasar modal Amerika
Serikat yang selama ini menjadi indikator bagi kinerja bursa efek internasional,
memperkuat aksi penarikan modal dari bursa efek di berbagai negara.
KESIMPULAN
1.

Perbedaan pandangan mengenai strategi yang tepat untuk membesarkan Lehman


Brotehrs menjadi dasar dari pertentangan di antara kedua kubu tersebut. Kedua kubu
tersebut yaitu; kubu trading dan kubu banking. Dimana kubu trading sebagai
pemenang persaingan justru malah mengikuti strategi yang diusung oleh kubu
banking, yang dulu menjadi kubu pesaingnya.

2.

Subprime Mortgage berbeda dengan bentuk kredit perumahan tradisional. Indvidu


yang dijadikan pangsa pasar Subprime Mortgage adalah individu yang sebenarnya
tidak memiliki kemampuan dalam transaksi kredit. Produk kredit Subprime dianggap
sebagai investasi yang menguntungkan karena dapat memberikan return yang tinggi
kepada para investor. Terlebih lagi dengan adanya CDS (Credit Default Swap), yaitu
sebuah asuransi yang menjamin apabila terjadi kegagalan pembayaran.

3.

Manuver investasi Lehman Brothers di sektor properti akhirnya berakibat buruk


pada kelangsungan usaha dari perusahaan yang pada tahun 1970 memiliki peran

dalam

mempopulerkan

instrumen

investasi

perumahan.

menginvestasikan 2 milliar Dollar AS kepada Sun Cal Co.,


perumahan

sektor

prime

yang

Lehman

Brothers

pihak pengembang

bernama Mc Allister Ranch.

Ketika terjadi penurunan harga dan permintaan akan properti di Amerika Serikat, nilai
nominal aset yang dimiliki oleh Lehman Brothers pun mengalami penurunan dan
menjadi semakin tidak cair. Akumulasi asset tidak likuid penurunan drastis
pertumbuhan sektor perumahan, menekan nilai nominal asset likuid perusahaan yang
sempat dianggap sebagai mesin ATM bagi usaha real estate. Kondisi likuiditas
Lehman Brothers kembali mendapatkan pukulan ketika perusahaan tersebut harus
membayar sejumlah kerugian akibat kejatuhan sektor subprime kepada lembagalembaga yang terlibat perjanjian CDS.
4.

Di Inggris, kantor Lehman Brother diakuisisi oleh PricewaterhouseCoopers. Di


Jepang, cabang Jepang, Lehman Brothers Japan Inc, dan perusahaan holding terkait
dinyatakan bangkrut oleh pengadilan sipil pada 16 September 2008, di pengadilan
Kabupaten Tokyo.

5.

Pada tanggal 17 September 2008, account dan nama Lehman Brothers dihapuskan
dalam daftar perdagangan di New York Stock Exchange.

6.

Paulus Brough, Edward Middleton, dan Patrick Cowley dari KPMG cina menjadi
likuidator sementara terhadap Lehman untuk dua unit perusahaan Lehman berbasis di
Hong Kong, yaitu Lehman Brothers Securities Asia Limited dan Lehman Brothers
Futures Asia Limited.

7.

Barclays mengumumkan perjanjian untuk membeli divisi perbankan investasi dan


perdagangan Lehman di Amerika Utara bersama gedung kantor pusatnya di New York
tergantung persetujuan regulasi. Tanggal 20 September 2008, versi revisi perjanjian
yang disetujui oleh Hakim James M. Peck dariPengadilan Kepailitan AS.

8.

Selanjutnya, Nomura Holdings mengumumkan bahwa mereka akan membeli


cabang Lehman Brothers di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Jepang, Hong Kong dan
Australia, termasuk operasi perbankan investasi dan saham Lehman Brothers di Eropa
dan Timur Tengah. Persetujuan ini diberlakukan pada 13 Oktober 2008.
9

10