Anda di halaman 1dari 1

BERITA TERKINI

Dexmedetomidine vs Midazolam
pada Pasien dengan NIV

ada saat ini, non-invasive ventilation (NIV)


sering digunakan sebagai tatalaksana
hipoksia pada edema kardiogenik
pulmoner akut, untuk menghindari intubasi
endotrakeal
dan
komplikasi
dengan
meningkatkan oksigenasi, mengurangi beban
untuk bernapas dan meningkatkan cardiac
output. Akan tetapi, prosedur ini dikaitkan
dengan tingkat kegagalan yang tinggi
disebabkan oleh penolakan pasien yang
merasa tidak nyaman ketika dilakukannya
prosedur ini.
0.10

0.8

NIV rate

0.6

Sebuah
studi
menunjukkan
bahwa
intoleransi masker atau kerjasama pasien
yang tidak adekuat menyebabkan intubasi
pada 9% pasien dengan gagal ginjal akut
(ARF acute renal failure); 22% pasien yang
menjalani NIV, menghentikan NIV secara dini
karena penolakan pasien untuk melanjutkan
prosuder NIV tersebut. Pada situasi seperti
ini, NIV akan dihentikan dan pasien akan
diintubasi.
Beberapa studi menunjukkan bahwa
pemberian sedatif dapat meningkatkan
kepatuhan pasien karena dapat meningkatkan
kenyamanan pasien selama prosedur NIV.
Beberapa agen sedatif yang sering digunakan
di ICU antara lain remifentanil, propofol,
midazolam, dan dexmedetomidine.
Dexmedetomidine adalah obat golongan 2
adrenoreceptor agonist dengan mekanisme
kerja unik yang dapat memberikan efek

0.4

0.2

midazolam
Dexmedetomidine

0.0
0.00

50.00

100.00

150.00

200.00

time

Figure 1 The Kaplan-Meier curve of the duration of NIV in patients treated with midazolam (n=16) or dexmedetomidine
(n=26) (the y-axis shows the percentage of patients with NTV) in the patients who never required ETI. The difference was
significant (p=0.010)
Table 1 Safety Outcomes during Treatment with Dexmedetomidine VS. Midozolam
Outcome

Midazolam
(n=29)

Dexmedetomidine
(n=33)

p value

Cardiovascular
Bradycardia

0/29(0)

6/33(18.2)

0.016

Bradycardia with intervention

0/29(0)

1/33(0)

1.000

Hypotension

5/29(17.2)

4/33(12.1)

0.772

Hypotension with intervention

1/29(3.4)

1/33(3.0)

0.927

Delirium No. (%)

5/29(13.8)

1/33(3.0)

0.089

Vomiting No. (%)

9/29(31)

2/33(6.1)

0.010

Gastric aspiration No. (%)

3/29(10.3)

2/33(6.1)

0.658

Respiratory infections No. (%)

10/29(31.0)

3/33(9.1)

0.026

analgesia melalui reseptor di saraf tulang


belakang dan menghilangkan respons
stres tanpa menyebabkan depresi napas.
Dexmedetomidine belakangan ini digunakan
sebagai alternatif terapi standar midazolam
pada pasien yang akan menjalani prosedur
NIV.
Sebuah studi secara acak membandingkan
penggunaan
dexmedetomidine
dan
midazolam pada pasien dengan gagal napas
kardiogenik akut yang akan menjalani NIV.
Sejumlah 62 pasien dewasa dibagi secara acak
dan menerima dexmedetomidine dengan dosis
muat 1 g/kg dan dosis pemeliharaan 0,2-0,7
g/kg/jam atau midazolam dengan dosis
muat 0,05 mg/kg dan dosis pemeliharaan
0,05-0,1 mg/kg/jam. Kecepatan infus disesuaikan untuk mempertahankan skor sedasi
berdasarkan Ramsay 2-3. Sedasi dihentikan
ketikan ventilasi mekanik dihentikan.
Berikut adalah hasil studi tersebut:
1. Jumlah pasien yang gagal untuk melanjutkan NIV lebih banyak secara bermakna
pada kelompok midazolam jika dibandingkan dengan kelompok dexmedetomidine
(p=0,043).
2. Waktu rerata untuk intubasi secara
bermakna lebih lama pada kelompok
midazolam jika dibandingkan dengan
kelompok dexmedetomidine (p=0,024).
3. Durasi NIV secara bermakna lebih singkat
pada kelompok dexmedetomidine jika
dibandingkan dengan kelompok midazolam
(p=0,01).
4. Lama rawat di ICU secara bermakna lebih
singkat pada kelompok dexemedetomidine jika
dibandingkan dengan kelompok midazolam
(p=0,042).
5. Tidak terdapat perbandingan bermakna
mortalitas di ICU di kedua kelompok
(p=0,066).
Simpulannya, dexmedetomidine menunjukkan
sedasi yang lebih baik, durasi ventilasi
mekanik yang lebih singkat dan lama rawat di
ICU, dan menurunkan angka kejadian infeksi
nosokomial pada pasien dengan edema
kardiogenik pulmoner akut.  (MAJ)

REFERENSI:
1.

Antonelli M, Conti G, Moro ML, et al. Predictors of failure of noninvasive positive pressure ventilation in patients with acute hypoxemic respiratory failure: A multicenter study. Intensive
Care. Med. 2001; 27:1718-28.

2.

286

Huang Z, Chen YS, Yang ZL, Liu JY. Dexmedetomidine versus midazolam for the sedation of patients with non-invasive ventilation failure. Intern Med. 2012;51(17):2299-305.

CDK-203/ vol. 40 no. 4, th. 2013