Anda di halaman 1dari 5

II.

TINJAUAN PUSTAKA

Benda hitam dikenal dalam bidang fisika. Istilah ini menggambarkan suatu benda
yang menyerap semua gelombang elektromagnet yang sampai padanya dan tidak
ada sama sekali gelombang yang dipancarkan atau dipantulkan kembali.
Akibatnya, benda itu tidak kelihatan sama sekali. Karena di sekelilingnya masih
ada benda-benda yang lain yang sedikit bnyak memantulkan cahaya atau bahkan,
ada yang memancarkannya, maka benda tersebut tidak tidak kelihatan sekali tetapi
berwarna hitam.

Istilah benda hitam diusulkan pertama kali oleh Gustav Robert Kirchhoff pada
tahun 1860. Ia seorang ahli fisika berkembangsaan Jerman yang lahir 12 Maret
1824 dan meninggal 17 Oktober 1887. Dikatakan benda hitam adalam benda yang
menyerap semua cahaya yang jatuh padanya.

Pada tahun 1845 ia juga mengusulkan hukum tentang rangkaian arus listrik
sederhana, yang kini kita kenal dengan Hukum Kirchhoff I dan Kirchhoff II saat
itu disajikan dalam seminar. Belakangan, masalah itu diangkat untuk disertasinya.

Pada tahun 1859 ia mengajukan hukum radiasi termal. Dikatakan bahwa dalam
suhu yang tidak nol (derajad Kelvin) suatu benda memancarkan energi dalam
bentuk gelombang elektromagnet. Ia menyatakan bahwa emsivitas pada suatu
permuakaan benda sama dengan absorsivitasnya. Aborsivitas permukaan adalah
perbandingan antara cahaya yang diserap dan cahaya yang datang pada

permukaan itu. Hukum ini dibuktikan dua tahun kemudian (1861).

Radiasi termal adalah radiasi elektromagnet yang dipancarkan oleh sebuah benda
sebagai akibat dari temperatur benda itu. Pemanas listrik menghasilkan sinar
merah infra merupakan salah satu contoh dari radiasi termal (Anonymous, 2009)

Radiasi termal terjadi ketika panas yang dihasilkan oleh gerak patikel bermuatan
listrik di dalam atom diubah menjadi gelombang elektromagnet.

Sekalipun temperatur benda itu di mana-mana sama benda tetap memancarkan


gelombang elektromagnet dengan berbagai macam panjang gelombang. Memang
ada yang disebut gelombang utama. Misalnya, benda-benda yang menyala merah
memancarkan gelombang cahaya yang tampak merah. Jika temperaturnya
ditingkatkan, cahaya yang dipancarkan bergeser ke arah warna biru.

Total radiasi meningkat dengan tajam dibandingkan dengan peningkatan


temperaturnya. Secara matematika, dikatakan radiasi yang memancar pada sebuah
benda sebading dengan pangkat empat dari temperaturnya.

Ambil sebuah contoh, oven yang ada di dapur kita memiliki temperatur sekitar 4
kali temperatur rumah kita (sekitar 120 derajad) lampu listrik yang menyala
memiliki temperatur sekitar 10 kali temperatur rumah (sekitar 300 derajad). Tetapi
radiasi yang dipancarkan sangat jauh berbeda. Radiasi oven : radiasi lampu = 16 :

10.000.

Benda hitam (sempurna) menacrakan gelombang elektromagnet yang secara


murni sebagai hasil dari temperatur benda itu sendiri.
C. Roeder dan R.H. Chamber pada tahun 1967 menulis bahwa temuan tentang
desau cosmis (sekitar 1965) yang merata di seluruh dunia dan berbagai spektrum
dari jagat raya ini mendukung pemikiran yang mengarah pada pendapat bahwa
ada dentuman besar di waktu lampau. Desau itu mengindikasikan berasal dari
sebuah benda hitam dengan temperatur 2.275 kelvin dan frekuensinya 160 GHz,
atau sekitar 1.9 mm. Model ini mengindikasikan ada benda hitam di alam semesta.

(Anonymous, 2009)
Dalam pernyataan pers dari ESA, Roland Walter, astronom dari Pusat Data Sains
INTEGRAL, ESA, sekaligus pimpinan riset tersebut menyatakan bahwa, Pusat
galaksi adalah salah satu dari bagian yang paling menarik dari astronomi sinar
gamma karena ditemui banyak sumber potensial pancaran sinar gamma disana.
Volker Beckmann, research assistant profesor di UMBC Joint Center for
Astrophysics dan Goddard Space Flight Center, NASA, adalah anggota tim yang
memanfaatkan satelit Swift milik NASA dan satelit INTEGRAL milik ESA untuk
menjejak adanya ledakan sinar gamma. Terlibat dalam tim ini, para ilmuwan dari
Swiss, Prancis, Belgia, Polandia, Amerika Serikat dan Spanyol.

Menurut Beckmann, kemungkinan lubang hitam baru itu lebih ganjil daripada
yang terpikir selama ini. Kita mengetahui sekitar 10 sistem bintang dimana kita
cukup yakin juga melibatkan suatu lubang hitam, dan 10 lainnya adalah kandidat
kuat, katanya. Apa yang benar-benar mengejutkan kita adalah intensitas yang
dipancarkannya dan seberapa cepatnya ia menjadi kandidat lubang hitam.

Lubang hitam menarik gas dan materi dari bintang di dekatnya,


digambar oleh artis (gambar: ESA)
Tim menemukan bahwa kekuatan tarikan gravitasional yang tidak biasa dari dari
lubang hitam tersebut telah menarik lapisan dari bintang dimana ia mengorbit,
menyebabkannya membentuk suatu pusaran. Kita tidak yakin mengapa lubang
hitam ini memancarkan ledakan radiasi yang cemerlang sewaktu-waktu, dan
bukannya suatu pancaran gelombang yang stabil, kata Beckmann, Tetapi kami
menduga emisi yang kuat tersebut disebabkan oleh serpihan besar dari materi
bintang yang jatuh kedalam lubang hitam.
Penemuan ini terjadi berkat kemampuan satelit Swift milik NASA untuk
merespon dengan cepat terhadap objek baru yang muncul di antariksa, timpal

Neil Gehrels, kepala Laboratorium Fisika Astropartikel Goddard/NASA dan


pimpinan tim satelit Swift.
Kandidat lubang hitam baru ini telah menarik perhatian komunitas astronomi
internasional, dan telah diteliti oleh semua teleskop sinar X berbasis antariksa,
termasuk teleskop Chandra milik NASA, Suzaku (Jepang-AS), dan XMMNewton milik ESA (Anonymous, 2009)