Anda di halaman 1dari 6

LAB.

DASAR PROSES
KIMIA
DTK-FTUI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS


INDONESIA
Kampus baru UI Depok
Tel. 021-7863516 fax. 021-7863515

DOK-SOP No.
Terbitan/Revisi
Tanggal Terbit
Halaman
TIPE

:
: 1/0
: Mei 2015
:2
:

JUDUL MODUL:
Ekstraksi dan Identifikasi Asam Lemak dari Minyak
Jagung

TUGAS AKHIR
PRAKTIKUM
ORGANIK

KIMIA

DASAR

DAN

KELOMPOK : ..........................
No

NPM

Depok, Mei 2015

Nama

KIMIA

LAB. DASAR PROSES


KIMIA
DTK-FTUI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS


INDONESIA
Kampus baru UI Depok
Tel. 021-7863516 fax. 021-7863515

DOK-SOP No.
Terbitan/Revisi
Tanggal Terbit
Halaman
TIPE

:
: 1/0
: Mei 2015
:2
:

JUDUL MODUL:
Ekstraksi dan Identifikasi Asam Lemak dari Minyak
Jagung
Departemen Teknik Kimia
Fakultas Teknik Universitas Indonesia

LAB. DASAR PROSES


KIMIA
DTK-FTUI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS


INDONESIA
Kampus baru UI Depok
Tel. 021-7863516 fax. 021-7863515

DOK-SOP No.
Terbitan/Revisi
Tanggal Terbit
Halaman
TIPE

:
: 1/0
: Mei 2015
:2
:

JUDUL MODUL:
Ekstraksi dan Identifikasi Asam Lemak dari Minyak
Jagung

1 PRINSIP KERJA :
Mengekstrak asam lemak dari minyak jagung dengan reaksi saponifikasi, dari reaksi ini terbentuk
garam ester gliserol. Untuk mendapatkan metil esternya, larutan dicampur dengan HCl untuk
mensubstitusi garamnya. Metil ester yang terbentuk dibandingkan dengan sampel asam lemak
yang otentik menggunakan uji kromatografi. Dari uji kromatografi yang menggunakan lapisan
tipis kromatografi akan didapatkan hasil berupa nilai Rf setiap sampel.

LAB. DASAR PROSES


KIMIA
DTK-FTUI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS


INDONESIA
Kampus baru UI Depok
Tel. 021-7863516 fax. 021-7863515

DOK-SOP No.
Terbitan/Revisi
Tanggal Terbit
Halaman
TIPE

:
: 1/0
: Mei 2015
:2
:

JUDUL MODUL:
Ekstraksi dan Identifikasi Asam Lemak dari Minyak
Jagung
2 PROSEDUR PERCOBAN :
A. Ekstraksi asam lemak
1) Menimbang labu erlenmeyer 50 ml dan mencatatnya.
2) Menambahkan 2 ml minyak jagung dan menimbangnya lagi, lalu mencatat beratnya.

gbr 1. Timbangan Digital

Massa labu Erlenmeyer :


72,75 gr
Massa labu Erlenmeyer +
Minyak Jagung : 74,55 gr
Massa Minyak Jagung : 1,8

gbr 2. Labu Erlenmeyer gbr 3. Minyak Jagung

3) Memasukkan KOH 0,5 M dalam etanol sebanyak 5 ml, lalu tutup labu erlenmeyer dengan
alumunium foil, lalu merendam labu erlenmeyer tersebut dalam water bath selama 20
menit pada suhu 55C.
Warna larutan setelah proses
pemanasan pada water bath :
putih keruh dan tercampur

gbr 4. Water Bath

gbr 5. Pengukur Suhu Digital

4) Memasukkan HCl pekat


sebanyak 2,5 ml setelah proses
saponifikasi selesai, lalu mencapurkannya dengan digoyangkan labu erlenmeyernya.
5) Memasukkan larutan yang telah tercampur dalam labu erlenmeyer kedalam corong
pemisah (separatory funnel) lalu tambahkan 5 ml petroleum eter. Mencampurnya dengan
memegang erat bagian corongnya agar tidak keluar gas dari dalam. Setelah tercampur,
diamkan beberapa saat dan amati adanya lapisan atas dan lapisan bawah dari larutan.
Kemudian mengeluarkan lapisan bawah larutan dari corong pemisah dan mengambil
Terdapat 2 lapisan dari hasil pemisahan,
lapisan atas larutan.
yaitu :
-lapisan atas yang terdiri dari asam
lemak (kuning) dan petroleum eter
(bening kekuningan).
-lapisan bawah yang terdiri dari gliserol
dan HCl (bening).

gbr 6. Perbedaan 2 lapisan

gbr 7. Hasil Pencampuran saat percobaan

B. Identifikasi Asam Lemak


1) Menyiapkan corong dan kertas saring yang telah diberi 5 gram Na 2SO4 anhidrat diatas
kertas saring untuk menyaring hasil ekstraksi yang berupa metil ester.

DOK-SOP No.
Terbitan/Revisi
Tanggal Terbit
Halaman

LAB. DASAR PROSES


KIMIA
DTK-FTUI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS


INDONESIA
Kampus baru UI Depok
Tel. 021-7863516 fax. 021-7863515

TIPE

:
: 1/0
: Mei 2015
:2
:

JUDUL MODUL:
Ekstraksi dan Identifikasi Asam Lemak dari Minyak
Jagung
Setelah penyaringan dengan Na2SO4 anhidrat : warna larutan menjadi
2) Menyiapkan piringan TLC dan membuat 4 titik yang segaris lalu meneteskan keempat
sampel yang berbeda ke titik-titik tersebut dengan menggunakan pipa kapiler.
Titik
Titik
Titik
Titik

1
2
3
4

:
:
:
:

asam lemak hasil percobaan


minyak jagung
asam oleat
asam palmitat

3) Mengambil 15 ml heksana : dietil eter (4:1) dan menuangkannya ke dalam gelas beker
(dengan syarat garis batas bawah piringan TLC tidak terkena larutan).
4) Memasukkan piringan TLC ke dalam gelas beker dengan syarat keempat titik yang telah
dibentuk pada garis bawah piringan TLC tidak menyentuh larutan. kemudian menutup
gelas beker dengan alumunium foil
Tidak terjadi perubahan warna pada
.
plat TLC setelah menyerap larutan
heksana : dietil eter

gbr 8. Batas pelarut pada plat TLC


gbr 9. Proses penyerapan pelarut dan pemuncunlan bercak warna dengan I2
setelah gelas beaker (plat TLC dan I2) dipanaskan

5) Mengeluarkan piringan TLC dan mengeringkannya, lalu setelah kering masukkan


piringan TLC ke dalam gelas beker yang didalamnya telah terdapat sedikit I 2 (padatan
iodin berwarna hitam).
6) Memanaskan gelas beker (yang terdapat piringan TLC) hingga muncul bercak-bercak
warna pada piringan TLC.
7) Mengeluarkan plat TLC dan mengukur panjang dari jarak tiap sampel yang dilihat dari
panjang bercak warna yang terbentuk. Jarak pada kromatografi dalam cm :
-jarak yang ditempuh oleh pelarut : 4
cm
-jarak sampel nomer 1 : 3,2 cm
-jarak sampel nomer 2 : 2,3 cm
-jarak sampel nomer 3 : 2,8 cm
-jarak sampel nomer 4 : 1,6 cm

8) Menghitung nilai Rf dari perbandingan antara jarak sampel dibagi jarak pelarut.

LAB. DASAR PROSES


KIMIA
DTK-FTUI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS


INDONESIA
Kampus baru UI Depok
Tel. 021-7863516 fax. 021-7863515

DOK-SOP No.
Terbitan/Revisi
Tanggal Terbit
Halaman
TIPE

:
: 1/0
: Mei 2015
:2
:

JUDUL MODUL:
Ekstraksi dan Identifikasi Asam Lemak dari Minyak
Jagung
Nilai Rf
Nilai Rf
0,575
Nilai Rf
Nilai Rf

sampel nomer 1 : 3,2/4 = 0,8


sampel nomer 2 : 2,3/4 =
sampel nomer 3 : 2,8/4 = 0,7
sampel nomer 4 : 1,6/4 = 0,4