Anda di halaman 1dari 6

PROOSEDUR PEMUATAN MINYAK DI KAPAL TANKER

Penjelasan secara singkat bagaimana prosedur cara pemuatan dan prosedur cara Tank
cleaning sebelum pemuatan karo di kapal tanker :

Tank cleaning di kapal tanker :


Tank Cleaning dilakukan dengan menggunakan air panas atau air laut dengan
menggunakan alat disebut Butterworth Machine dan dibilas dengan air tawar.
Pelaksanaan di laut lepas dgn persyaratan :

Kapal dalam pelayaran:

Dilakukan pada jarak lebih dari 50 mil dari daratan terdekat

Limbah buangan tidak boleh lebih dari 60 ltr/mil

Jumlah minyak yang dibuang dalam pelayaran tidak boleh melebihi 1/15.000 jumlah
cargo DWT.

Drop valve semua dibuka serta katup katup dan cerat unk drying tangki dan pipa pipa

Filter filter di pumproom dibersihkan

Mooping

Gas freeing diperlukan pada saat :

sebelum memuat, sehabis bongkar untuk tank cleaning

persiapan masuk dock, sehabis memuat muatam cair berbahaya, memasuki ruang
tertutup, pengecekan atau survey.

Kegiatan dicatat di deck logbook dan oil record book.

Fumigasi di ruangan kapal :


o Crew kapal dievakuasi
o Mesin dimatikan (blower dimatikan)
o Generator dimatikan

o Kemudian kapal / ruangan kapal ditutup dan obat fumigasi disebar ditunggu 10
jam

Memuat barang berbahaya :


o mengetahui sifat fisika dan sifat kimia dari jenis muatan berbahaya dan resiko
yang mungkin terjadi dalam pengangkutannya di kapal
o memberikan label, tanda berbahaya sesui dengan kelasnya
o penempatannya harus terpisah antara satu dengan yang lainnya.

Cara membersihkan tangki untuk muatan minyak kelapa sawit:


o Tangki dibersihkan menggunakan butter worth machine dengan tekanan air 12
kg / cm2.
o Sebelumnya air diheating terlebih dulu ( 82C) baru disemprotkan.
o Cyclus butter worth diulang hingga 4 kali dengan setingan untuk seluruh
permukaan tangki.
o Pompa air laut yang tersisa di tanki ke slop tank.
o Bersihkan menggunakan air tawar dengan disemprotkan menggunakan butter
worth machine, tanpa harus diheating(2 s/d 3 cycle).
o Pompa air tawar yang tersisa di tangki ke slop tank.
o Lakukan gas freeing, cek kadar O2, combustible gas dan toxic gas.
o Cek dinding tangki dan bersihkan dengan menggunakan solvent.
o Keringkan dan tangki siap untuk dimuati.

Untuk muatan palm oil pipa heating coil harus terpasang dengan tujuan :
o untuk memanaskan muatan sebelum dibongkar sehingga pompa tidak berat
memompa palm oil. Pipa heating coil tidak dipakai / muatan tidak di heating
apabila pelabuhan bongkar dekat dan berada di daerah tropik. Dengan pemanasan
muatan maka palm oil tidak membeku terutama di daerah winter.

Cara melakukan tank cleaning di kapal tanker yang akan memuat avtur :

o Tiap tanki dibersihkan dengan menggunakan air laut atau air panas dengan
menggunakan alat yang disebut Butterworth .
o Untuk selanjutnya dibilas dengan menggunakan air tawar.
o Kemudian dilakukan pengeringan ( Drying ), free gas dan mopping dan setelah
selesai kapal siap muat .

Cara melakukan free gas :


1.Tanki dikeringkan dari muatan minyak, semua kran hisap (suction valve) didalam cargo
tank harus ditutup dan pipa cargo dialiri air laut dengan kecepatan sedang.
2.stern lines harus ikut dibilas.
3.Air bilasan yang berminyak harus ditampung di sludge tank jangan dibuang dilaut.
4.setelah saluran pipa minyak, semua suction valve didalam tanki harus ditutup rapat.
5.Membersihkan pipa heating coil dengan dorongan uap.
6.Kemudian gasenjector dioperasikan pada setiap cargo tank secara bergantian masing
masing selama 2 jam tergantung besar kecilnya cargo tank, selama ityu tutup tanki
tidak dibuka.
7.Setelah itu kandungan gas didalam tanki diukur dengan explosimeter , bila sudah pada
atau dibawah batas aman maka tutup tanki dapat dibuka .
8.Setelah itu dipasang blower / kipas angin pada setiap tanki untuk memasukan udara 2
jam.
9.Bila kandungan gas tanki sudah pada batas aman bagi orang / perkerja masuk tanki
diberiakn, gas free certificate bagi tanki yang bersangkutan.

Tight test, dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu:


1. Test kekedapan dengan memakai air laut ( water tight test ) . tanki diisi air laut
hingga penuh dan mencapai pipa udara, lalu diperiksa apakah terdapat bagian
bagian tanki yang bocor. Cara ini paling murah, tetapi memakan waktu lama.
2. Test kekedapan yang memakai tekanan udara melalui pipa udara dimasukan
tekanan udara 4 psi, dan pada pengisian udara dihentikan, lalu ditunggu beberapa
saat apakhah penunjukan manometer turun, jika turun berarti ada kebocoran, jika
tetap berarti tanki kedap.

Guna document Dry Certificate:

Merupakan tanda / surat pengesahan bahwa tanki benar benar telah kering.

Gunanya document Tightness Cetificate :


Merupakan tanda / surat bukti pengesahan bahwa tanki benar benar kedap.

Cara mengukur API Gravity ( American Pretroleum Indrustry ) adalah :


API Gravity = 141,5 131,5 BJ = SG (specific grafity)
BJ

Cara mengambil sampling minyak didalam tanki yaitu:


Buka manhole / hacth cover tanki, kemudian ditimba dengan, menggunakan sample cans
dan masukan kedalam botol sample.

Cara menghitung ullage muatan minyak adalah :


Perhitungan volume muatan cair dalam tangki dilakukan dengan mengukur ullage
untuk mendapatkan innage Volume innage x SG (berat jenis) = berat minyak

Rumus
: volume ( dalam m ) x BJ = berat (dalam metric ton)
: Volume ( dalam cft ) : SF = berat ( dalam long ton )
: 1 long ton = 1016 kg = 2240 lbs.

Ullage :Jarak tegak dari puncak tangki ke permukaan minyak / muatan cair.

Innage :Jarak tegak dari dasar tangki permukaan minyak/ muatan cair.

GunaNOTICE OF READINISS (NOR) pada kapal Tanker adalah : sebagai bukti


outentik/certificate yang diserahkan Nahkoda kepada agent, pada saat kapal tiba di
pelabuhan, yang menyatakan bahwa kapal siap untuk kegiatan bongkar muat

GunaTANKER TIME SHEET adalah untuk menentukan lamanya setelah


dikeluarkanya Notice of readiness.

Pompa stripper di gunakan apabila pembakaran minyak didalam tengki tinggal sedikit
atau hampir habis dan biasanya digunakan untuk stripping.

Cara menghitung dan merencanakan tingginya ullage dalam pemuatan minyak kelapa
sawit:
Karena dalam pemuatan minyak kelapa sawit dilakukan pada temperatur kurang lebih
10C dengan SG = 0,8965 maka harus diperhitungkan pemuatannya setiap kenaikan
temperature 1C.
Diatur ullage tanki yang besarnya kurang lebih 1,5 % volume tanki mengingat pemuaian
kelapa sawit bila dipanaskan.

Pemuatan latex didalam tanki tidak memerlukan ullage karena :


Dengan adanya ullage akan membuat latex berjamur / bulukan .
Latex tidak boleh dipanaskan jadi tidak ada pemuaian.

Latihan Soal:
Sebuah tangki mempunyai luas permukaan 75 m sedang diisi minyak memakai pipa

dengan (diameter) 200 mm. ullage sekarang 1,6 m dan akan diisi hingga mencapai
ullage = 0,8 m.
Hitung : waktu yang diperlukan jika kecepatan mengalir minyak dalam pipa = 1,75
m/dtk.

Jawab :
Untuk mencapai ullage 0,8 masih diperlukan pengisian minyak setinggi:
1,6 m 0,8 = 0,8 m.
Volume minyak yangmasih harus diisikan :
0,8 m X 75 m = 60 m.
Luas penampang pipa = R
pipa=200 mm ;R pipa = X200 mm = 100 m =0,1 m
luas penampang :
22X0,1X0,1=0,031 m
volume minyak dalam pipa perdetik
0,031 X 1,75 = 0,055 m
jadi waktu yang diperlukan:
60 m : 0,055= 18 menit11 detik
Sebuah tangki ;V = 3000 cbm
dengan tinggi = 10 meter
Tangki tersebut akan diisi minyak Bj = 0,92
sebanyak = 2600 ton didalam pemuatan tersebut digunakan slang / hose 20 cm dengan
kecepatan mengalir minyak 2 meter / detik.
Hitung :
a) ullage
b) waktu yang diperlukan untuk memuat
Jawab :
Volume minyak =B =2600 = 2.826 cbm
Bj0,92
Volume tangki=3.000 cbm
Volume ullage=174 cbm
tinggi ullage = 174X 10 meter=0,58 meter
3000
20 cm berarti R= 10 cm = 1/10 m
Luas penampang hose/slang=
R= 22 X 1 X 1 =22
71010700
volume minyak dalam slang perdetik =22 X 2meter
700
=44 cbm/detik
700
waktu yg diperlukan :
44= 2826700 = 44.959detik
70044
= 44.959 = 12,5 Jam
3600

Latihan Soal:
Suatu tangki berkapasitas 1200 m3 akan dimuati minyak kelapa sawit dari port klang tujuan
Amsterdam pada bulan Desember. Suhu saat muat 35C, Bj = 0,51 dan suhu bongkar nantinya
diminta 55C, sehingga selama 15 gari pelayanan harus dipanaskan dengan pemanasan 0,1%
setiap 1C (tinggi tangki 10 meter).
Hitung ullage pada saat muat, agar dapat memuat palm oil sebanyak-banyaknya.
Jawab :
Terjadi kenaikan suhu = 55-38 = 17C
Kapasitas tangki = 1200 m3
Kapasitas tangki sebelum dipanaskan 17C = 0,1% 17 1200 m3 = 20,4 m3
Volume innage = 1200 20,4 = 1179,6 m3
Jarak innage = = 9,53 m
Jarak ullage pada saat muat
= 10 9,53 m = 0,17 m