Anda di halaman 1dari 17

11/12/2014

MANAJEMEN SDMA
DALAM PERSPEKTIF UU ASN
Penerapan & Tantangan
Oleh:

Dr. Ir. SETIAWAN WANGSAATMAJA, Dipl.SE., M.Eng.


Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB

OUTLINE

1 KONDISI ASN SAAT INI


2 MANAJEMEN ASN
3 PENUTUP

11/12/2014

1. REVOLUSI MENTAL
means changing our mindset and thus

3 PESAN
JOKOWI-JK
UNTUK
REFORMASI
BIROKRASI

our habits; from taking service into


giving service; from sitting back into
proactive; and from boss into servant

2. STOP PEMBOROSAN
in unnecessary government activities
by promoting national saving
movement

3. MORATORIUM
on new Civil Servants recruitment

1 KONDISI ASN SAAT INI

11/12/2014

EFEKTIFITAS PEMERINTAHAN
The quality of public services,
The quality of the civil service
the degree of its independence from political pressures,
the quality of policy formulation and implementation,
the credibility of the government's commitment to such policies.
100
79

80
54

60
38

40
25
20

44

38

44

58

75

81 80

83

89

100
94

64 61

56
47

2002

21 22

2012

12

7 4

Percentile rank among all countries (ranges from 0 (lowest) to 100 (highest) rank)

PROFIL PEGAWAI ASN REPUBLIK INDONESIA


Jumlah Pegawai ASN: 4,36 juta
- Pusat : 891.509
- Daerah: 3.471.296
(BKN, 2013)

Rasio Pegawai ASN: 1,76%


Rata2 Pendidikan:
S1 (40%) & SMA (28%)

WILAYAH KALIMANTAN

WILAYAH SULAWESI

Peg. ASN SLA

36%

Peg. ASN Sarjana

45%

Peg. ASN Sarjana

30%

Peg. ASN SLA

29%

Tingkat Kemiskinan

6.69 %

Indeks Gini

0.36

Tingkat Kemiskinan

13.99%

Indeks Gini

0.40

WILAYAH SUMATERA
12%

21%

Peg. ASN Sarjana

Peg. ASN SLTA

29%

32%

Tingkat Kemiskinan

20%

Peg. ASN Sarjana

12,07 %

35%

Indeks Gini

WILAYAH PAPUA-MALUKU

39%

Peg. ASN SLA

0.35

17%

Tingkat Kemiskinan

WILAYAH JAWA
Peg. ASN Sarjana

40%

Peg. ASN Diploma

28%

Tingkat Kemiskinan
Indeks Gini

11.36 %
0.40

Indeks Gini

32%

34%
24.89%
0.40

WILAYAH BALI-NUSTRA
Peg. ASN Sarjana

36%

Peg. ASN SLA

25%

Tingkat Kemiskinan

31%

37%

Indeks Gini

Sumber data: Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu 2014 (Surat No: S-71/PK/2014)

19.79 %
0.38

: 82 Kab/Kota
: 158 Kab/Kota
: 154 Kab/Kota
: 97 Kab/Kota

11/12/2014

2 MANAJEMEN ASN DLM PERSPEKTIF


UU ASN

PERSETUJUAN RUU ASN OLEH DPR RI 19 DESEMBER 2013

UU NO. 5 THN 2014 TTG ASN


TGL 15 JANUARI 2014

11/12/2014

PRINSIP DASAR UU ASN


Memberlakukan SISTEM MERIT
melalui:
Seleksi dan promosi secara adil dan
kompetitif
Menerapkan prinsip fairness
Penggajian, reward and punishment berbasis
kinerja
Standar integritas dan perilaku untuk
kepentingan publik
Manajemen SDM secara efektif dan efisien
Melindungi pegawai dari intervensi politik
dan dari tindakan semena-mena.

Sistem Merit adalah


kebijakan dan
Manajemen ASN
yang berdasarkan
pada kualifikasi,
kompetensi, dan
kinerja secara adil
dan wajar dengan
tanpa membedakan
latar belakang politik,
ras, warna kulit,
agama, asal usul,
jenis kelamin, status
pernikahan, umur,
ataupun kondisi
kecacatan.

SISTEMATIKA UU ASN
BAB I KETENTUAN UMUM

BAB VI HAK DAN


KEWAJIBAN ASN

BAB II
ASAS, PRINSIP, NILAI
DASAR, KODE PERILAKU
DAN KODE ETIK

BAB III
JENIS, STATUS, DAN
KEDUDUKAN ASN

BAB IV
FUNGSI, TUGAS, DAN
PERAN ASN

BAB V JABATAN ASN

BAB XI ORGANISASI

BAB VII KELEMBAGAAN

BAB XII SISTEM

BAB VIII MANAGEMEN

BAB XIII PENYELESAIAN

ASN

SENGKETA

BAB IX PENGISIAN
JABATAN PIMPINAN TINGGI

BAB XIV KETENTUAN

BAB X PEGAWAI ASN


YANG MENJADI PEJABAT
NEGARA

BAB XV KETENTUAN

INFORMASI ASN

PERALIHAN

PENUTUP

11/12/2014

JENIS, STATUS & KEDUDUKAN ASN


JENIS

STATUS

KEDUDUKAN

1. Berstatus pegawai tetap

PNS
Pasal 1 butir 3
& Pasal 7

PPPK
Pasal 1 butir 4
& Pasal 7

2. Memiliki NIP secara


nasional;
3. Sebagai pembuat kebijakan;

Berkedudukan sebagai
unsur aparatur negara

4. Dapat menduduki jabatan


pimpinan tinggi
pemerintahan;

Melaksanakan
kebijakan yang
ditetapkan oleh
pimpinan

1. Diangkat Dgn Perjanjian


Kerja;
2. Dapat diberikan No Induk
Pegawai Perjanjian Kerja;
3. Melaksanakan Tugas
Pemerintahan;
4. Menduduki Jabatan
Fungsional.

Harus bebas dari


pengaruh/intervensi
golongan & partai
politik

DIISI DARI PEGAWAI ASN

JABATAN & FUNGSI ASN


Jabatan
Administrasi

Jabatan
Fungsional

DIISI TNI
DAN POLRI

Jabatan
Pimpinan
Tinggi

Jabatan ASN
tertentu

Fungsi Pegawai ASN:


1. pelaksana kebijakan publik;
2. pelayan publik; dan
3. perekat dan pemersatu bangsa

11/12/2014

KELEMBAGAAN
KELEMBAGAAN DALAM KEBIJAKAN DAN MANAGEMEN ASN
Presiden merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam kebijakan,
pembinaan profesi, dan Manajemen ASN, mendelegasikan sebagian
kekuasaannya kepada:

KemPAN merumuskan kebijakan


LAN melaksanakan diklat dan kajian
BKN mengelola pegawai ASN
KASN menjamin perwujudan sistem merit

PRESIDEN
KEMENPAN-RB

KASN
LAN

BKN

NON-STRUKTURAL INDEPENDEN

10 ASPEK REFORMASI MANAJEMEN ASN

PENETAPAN
KEBUTUHAN

PENGADAAN

PENGEMBANGAN

PENILAIAN
KINERJA

DISIPLIN

Menggunakan ANJAB dan ABK


Penyusunan kebutuhan untuk 5 Tahun
e-formation
Sistem registrasi On-line dlm penerimaan ASN
Seleksi menggunakan CAT
Berdasarkan kualifikasi, kinerja dan kompetensi
Perencanaan suksesi dan talent pool
Seleksi yang objektif untuk menduduki jabatan (open
recruitment unt JPT)
Diklat merupakan hak
Berdasarkan Sasaran Kerja Pegawai (target vs realisasi)
Penilaian 3600 (diri sendiri, atasan lansung, teman
sekerja, bawahan)
Penjatuhan hukuman disiplin kepada pegawai ASN untuk
melindungi kepentingan negara dan masyarakat

11/12/2014

REFORMASI MANAJEMEN ASN (Lanjutan)

PENGHARGAAN

PEMBERHENTIAN

PENGGAJIAN DAN
TUNJANGAN

Berdasarkan beban kerja, tanggung jawab dan resiko


pekerjaan
Tunjangan berbasis kinerja individu setiap tahun
Tingkat kemahalan sesuai indeks wilayah

JAMINAN
PENSIUN DAN
JAMINAN HARI
TUA

Perbaikan sistem pembayaran dari sistem pay as you go


menjadi semangatnya fully funded (dana pensiun)

10

PERLINDUNGAN

Diberikan berdasarkan pencapaian kinerja

Pemberhentian karena tidak mencapai kinerja

Memberikan perlindungan tambahan diatas Sistem


Jaminan Sosial Nasional (perlindungan dasar)
Bantuan HK

PENYUSUNAN KEBUTUHAN
PEGAWAI ASN MENUNJANG ARAH
PEMBANGUNAN NASIONAL
Minyak dan
Gas, Batubara, Kelapa Sawit
, Besi
Baja, Bauksit, Perkayuan

Pertanian Pangan (Padi, Jagung, Kedelai dan


Ubi Kayu), Kakao , Perikanan , Nikel , Minyak
dan Gas ,Bumi (Migas)

Pertanian Pangan
MIFEE, Tembaga
, Nikel, Minyak dan Gas Bumi
, Perikanan

Kelapa Sawit, Karet


, Batu Bara, Perkapalan
, Besi Baja, Kawasan
Strategis Nasional (KSN)
Selat Sunda

Makananminuman, tekstil, peralatan


transportasi, perkapalan, tele
matika, alutista, Jabodetabek
area

Pariwisata, Perikanan, Peternakan

11/12/2014

CONTOH KORIDOR EKONOMI SUMATERA


MEMERLUKAN
SDM APARATUR
DGN KUALIFIKASI
Sarjana/Master:
Pertanian
Perkebunan
Pertambangan
Perminyakan
Geologi
Elektro
Mesin
Managemen SDA
Lingkungan
Ekonomi
Perencanaan Wil.
Transportasi
Sipil
Hub. Internasional
Public Relation
dll.

KONDISI SDM KORIDOR EKONOMI SUMATERA


KETERSEDIAAN GURU

SD

SMP
RASIO
PEGAWAI
ASN PER
100 PDDK

SMA
BELANJA PENDIDIKAN PEG. ASN
PEGAWAI
S2 & S3
SD SLTP
2%
1% 2%
DLM
APBD
Sarjana
39%

SLTA
29%

Diploma
27%

11/12/2014

SISTEM INFORMASI PERENCANAAN KEBUTUHAN PNS

https://panselnas.menpan.go.id
DIBUKA SEJAK 24 AGUSTUS 2014

JUMLAH PENGUNJUNG KE PORTAL PANSELNAS: >120 JUTA


JUMLAH PENDAFTAR DI 200 INSTANSI: 1.154.120
(STATUS PER 9 SEPT 2014)

10

11/12/2014

CAPAIAN PERCEPATAN RB SDM APARATUR


Terwujudnya Aparatur yang Kompeten dan Kompetitif
Pengadaan CPNS
Pengadaan CPNS dengan CAT dan LJK

2012

2014

JOB FAIR
CPNS 2014

CAT

2012
0

2013
215
73

2014
469

LJK

43

73
215

Untuk tahun 2014 sebanyak 469 K/L/daerah


sudah menggunakan CAT dalam pelaksanaan
rekruitmen

SOSIALISASI CAT DI 11 KOTA


DI SELURUH INDONESIA
BANDUNG 3 JULI 2014

11

11/12/2014

JOB FAIR
CPNS 2014

SOSIALISASI CAT DI 11 KOTA


DI SELURUH INDONESIA
ANTRIAN SIMULASI CAT TES CPNS, UPI 3 JULI 2014

METODE TES CAT (Computer Assisted Test)


Muara Enim

Sidoarjo

Kemenpan-RB

Kemenpan-RB, 2013

12

11/12/2014

Open Recruitment Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)

Jumlah Promosi Terbuka di Instansi


Pemerintah
(Status: September 2014)

SELEKSI ANGGOTA KASN 2014

Jumlah

2012
6

2013
42

2014
27

Dasar Hukum:
1. SE MenPAN No. 16 Tahun 2012
2. PermenPANRB No. 13 Tahun 2014
3. RPP MANAJEMEN PNS Tahun 2014

PENGUMUMAN PROMOSI TERBUKA

13

11/12/2014

SELEKSI REKRUITMEN TERBUKA


ESELON 1 DI KEMENPAN & RB JANUARI 2013

Penerapan Jabatan Fungsional (JF)


Jml Jabatan Fungsional

164
119

2012

124

2013

Potensi
Revisi

Proses

10

Ditetapkan

JF PENERA

2014
23

119

124

129
142

Catatan:
*) Berdasarkan UU ASN, apabila 80 JF Ahli dan
Terampil dipisahkan maka total JF dapat mencapai
242 JF

14

11/12/2014

Achievement

REKOR MURI
JAKARTA, 14 OKTOBER 2014

PENDAFTAR PEGAWAI TERBANYAK


2.610.000 PELAMAR

15

11/12/2014

PENGHARGAAN
INTERNASIONAL
ASEAN PUBLIC SECTOR
ADMINISTRATION OF
THE YEAR
DITERIMA WAKA BKN
DI KUALUMPUR,
10 OKTOBER 2014

FUTURE GOVERNMENT
AWARD 2014

3 PENUTUP

16

11/12/2014

.tidak ada satu negara manapun yang


maju tanpa ditopang SDM Aparatur
yang handal
(Lukita-Wamen Bappenas, 18 Maret 2014)

TERIMA KASIH

17