Anda di halaman 1dari 19

1

Han14

Han14

Han14

Han14

Menjadi Pemerintahan
Kelas Dunia
5

Han14

GRAND DESIGN REFORMASI BIROKRASI 2010 - 2025


KONDISI BIROKRASI YANG DIINGINKAN

Han14

GRAND DESIGN DAN ROAD MAP RB


Tujuan- Sasaran
Tujuan

Membentuk birokrasi
profesional, dengan
karakteristik: adaptif,
berintegritas,
berkinerja tinggi,
bebas dan bersih KKN,
mampu melayani
publik, netral,
berdedikasi, dan
memegang teguh nilainilai dasar dan kode
etik aparatur negara.

Han14

Sasaran
Organisasi

Organisasi yang tepat fungsi dan tepat ukuran


(right sizing)

Tatalaksana

Sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas,


efektif, efisien, terukur dan sesuai dengan
prinsip-prinsip good governance

Sumber daya
manusia aparatur

SDM apatur yang berintegritas, netral ,


kompeten, capable, profesional, berkinerja
tinggi dan sejahtera

Peraturan
Perundangundangan

Regulasi yang lebih tertib, tidak tumpang tindih


dan kondusif

Pengawasan

Meningkatnya penyelenggaraan pemerintahan


yang bersih dan bebas KKN

Akuntabilitas

Meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas


kinerja birokrasi

Pelayanan publik

Pelayanan prima sesuai kebutuhan dan harapan


masyarakat

Budaya Kerja
Aparatur (culture
set dan mind set)

Birokrasi dengan integritas dan kinerja yang


tinggi

PERMENPAN DAN RB Nomor 20 Tahun 2010 Tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2010-2014

I.

Penataan sistem rekrutmen pegawai:


Sistem rekrutmen yang terbuka, transparan dan akuntabel.
II. Analisis jabatan:
Dokumen peta dan uraian jabatan.
III. Evaluasi jabatan:
Peringkat jabatan dan harga jabatan yang sudah divalidasi oleh
Kem. PAN & RB dan BKN.
IV. Penyusunan Standar kompetensi jabatan:
Dokumen kualifikasi jabatan.
V. Asesmen individu berdasarkan kompetensi:
Peta profil kompetensi individu.
VI. Penerapan sistem penilaian kinerja individu:
Kinerja individu yang terukur.
VII. Pembangunan/pengembangan data base pegawai:
Ketersediaan data pegawai yang mutakhir dan akurat.
VIII. Pengembangan diklat pegawai yang berbasis kompetensi:
Pendidikan dan pelatihan pegawai berbasis kompetensi.
Han14

WHY?
Adanya Ketidaksesuaian
Pegawai dengan Jabatan

(Mismatch)

antara

Struktur Penghasilan belum menggambarkan


Kinerja dan Produktivitas

Sistem Karir PNS belum berbasis kepada Merit


System
9

Han14

Kondisi Saat Ini

Perubahan

UndangUndang
No. 43
Tahun 1999

UndangUndang
No. 5
Tahun 2014

Pasal 17 UU 43 Tahun 1999

Pasal 68 Ayat (1) UU 5 Tahun 2014

(PNS diangkat dlm jabatan)

Pasal 7 UU 43 Tahun 1999


(PNS berhak atas gaji yang adil & layak)

(PNS diangkat dlm Pangkat dan jabatan)

Pasal 79 UU 5 Tahun 2014


(PNS berhak atas gaji sesuai beban kerja,
tanggungjawab, dan resiko pekerjaan)

Pasal 3 UU 43 Tahun 1999

Pasal 80 UU 5 Tahun 2014

(PNS Profesional, Jujur, Adil, dan Merata)

(PNS Berhak menerima Tunjangan dan Fasilitas)


Tunjangan meliputi Tunjangan Kinerja dan Tunjangan
Kemahalan

Han14

10

UNDANG UNDANG NO.5/2014


TENTANG
APARATUR SIPIL NEGARA

11

Han14

PANGKAT DAN JABATAN


1. PNS diangkat dalam pangkat dan jabatan tertentu pada
Instansi Pemerintah berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan
persyaratan yang dibutuhkan oleh jabatan
2. Setiap jabatan tertentu dikelompokkan dalam klasifikasi
jabatan PNS yang menunjukkan kesamaan karakteristik,
mekanisme, dan pola kerja.
3. PNS dapat berpindah antar dan antara Jabatan Pimpinan
Tinggi, Jabatan Administrasi, dan Jabatan Fungsional di
Instansi Pusat dan Instansi Daerah berdasarkan kualifikasi,
kompetensi, dan penilaian kinerja.

12
(Pasal 68)

Han14

PENYETARAAN JABATAN
JABATAN
Jabatan Eselon Ia
Kepala Lembaga Pemerintah
Nonkementerian

JABATAN ASN
JABATAN PIMPINAN
TINGGI

PENYETARAAN JABATAN
Jabatan Pimpinan Tinggi Utama

Jabatan Eselon Ia dan


eselon Ib setara

Jabatan Pimpinan Tinggi Madya

Jabatan Eselon II setara

Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Jabatan Eselon III setara

JABATAN
ADMINISTRASI

Jabatan Administrator

Jabatan Eselon IV setara

Jabatan Pengawas

Jabatan Eselon V dan


fungsional umum

Jabatan Pelaksana

Jabatan Fungsional (Keahlian


dan Keterampilan)

Han14

JABATAN FUNGSIONAL

Fungsional Keahlian
Fungsional Keterampilan

13

(Pasal 131)

PENGGAJIAN DAN TUNJANGAN


Pasal 79:
Pemerintah wajib membayar gaji yang adil dan layak
kepada PNS serta menjamin kesejahteraan PNS
berdasarkan beban kerja, tanggungjawab, dan resiko
pekerjaan.
Pasal 80
Selain gaji, PNS juga menerima tunjangan meliputi
tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan.
14
(Pasal 79,80)

Han14

PENGGAJIAN
DAN
TUNJANGAN
PNS

Kinerja dan
produktivitas

Kelas
jabatan
Han14

15

1.

Peraturan Menteri PAN dan RB No. 34


Tahun 2011 tentang Pedoman Evaluasi
Jabatan Pegawai Negeri
2.

Peraturan Menteri PAN & RB No. 39


Tahun 2013 Tentang Penetapan Kelas
Jabatan di Lingkungan Instansi
Pemerintah
16

Han14

KEGUNAAN EVALUASI JABATAN

Klasifikasi Jabatan
Nilai bobot jabatan
Pola karier
Kompensasi
Desain jabatan
Dll
17

Han14

1)
2)
3)
4)
5)

Quick Win;
Manajemen Perubahan;
Penataan dan Penguatan Organisasi;
Penataan Tatalaksanaan;
Penataan Sistem Manajemen SDM
Aparatur;
6) Penyusunan Peraturan Perundangundangan;
7) Penataan Pengawasan Internal;
8) Peningkatan Akuntabilitas Kinerja;
9) Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik;

Diperlukan dalam kaitan pemberian tunjangan


kinerja yang merupakan implikasi dari
pelaksanaan reformasi birokrasi pada K/L
Han14

Melakukan Evaluasi jabatan


Memanfaatkan assessment center untuk pengukuran
kompetensi jabatan, penempatan dalam jabatan,
dan pengembangan pegawai
Menyusun uraian jabatan
Menyusun profil kompetensi pegawai
Menyusun standar kompetensi jabatan
Menyusun job grading dan job pricing
Menerapkan sistem penilaian kinerja,
Menata sistem pemberian tunjangan
kinerja/remunerasi
Mengembangkan sistem pengadaan dan seleksi
Membangun/mengembangkan database pegawai
Mengembangkan pola karir berdasarkan
kompetensi: penempatan, rotasi, mutasi dan
promosi

18

Terima kasih

19