Anda di halaman 1dari 20

DESAIN PRODUK

Oleh:
Ir. Sutrimo, M.Eng

SUTRIMO

Pendahuluan.
Industri manufaktur sangat erat kaitannya dengan
proses produksi yang melibatkan proses pembentukan
baik dengan material plastik maupun logam.
Untuk menjelaskan kita coba mengamati produk yang
ada disekitar kita seperti bolpoint, pensil, baut, mur, meja
kursi, mobil dll adalah produk yang dihasilkan oleh
industri.

SUTRIMO

Dalam kondisi demikian maka pengertian industri


adalah aktivitas suatu organisasi untuk membuat
suatu produk.
Dalam organisasi tentunya ada faktor - faktor
penting seperti sumber daya manusia, fasilitas
yang berfungsi untuk menggerakkan organisasi.
Lebih spesifik pengertian industri adalah aktivitas
untuk merubah bahan baku menjadi produk.

SUTRIMO

Desain produk
Desain produk merupakan rancangan produk
yang akan dibuat atau dihasilkan dari aktivitas
industri.
Untuk mendasain produk diperlukan suatu
pengetahuan tentang apa, dan bagaimana
produk itu dibuat.
Sebagai contoh sederhana apabila kita
memerlukan alat tulis, maka akan banyak
kebutuhan yang harus dilibatkan dalam
aktivitas ini misalnya;
4

SUTRIMO

Dengan apa manusia menulis apakah ditulis


dengan tangan, mesin ketik atau komputer
Apabila ia menulis dengan tangan maka ia akan
memerlukan alat tulis, misalnya kertas, boltpoin dll,
selanjutnya bolpoint harus dibuat, bentuknya
seperti apa , ukurannya, dst.
Dalam kaitan itu maka komplektivitas aktivitas
suatu industri dapat digambarkan sebagai berikut:

SUTRIMO

Desain Produk &


Pengembangan

Rencana Proses

Pemasaran

Transportasi

Sumber Daya
Material, Masyarakat, Modal
Energi

Pengiriman

Pembuatan
Kontrol Kualitas

Gambar I-1 Hubungan Aktivitas Industri


6

SUTRIMO

Pengadaan Material

Pada Gambar 1.1, terlihat sumber daya (material,


konsumen, modal dan energi), merupakan inti dari
kebutuhan industri.
Dalam kaitan ini industri tidak cukup hanya menghasilkan
produk saja, namun juga harus melakukan
pengembangan dan rancangan produk baru sehingga
produk yang dihasilkan selalu dalam keadaan baru (new
product).
Setiap melakukan perancangan tentunya melibatkan
penelitian, studi kelayakan, serta survai pasar, sihingga
produk yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan pasar
yang sebenarnya.
7

SUTRIMO

Setiap perubahan desain produk tertentu akan


berdampak pada rencana proses, dan tidak tertutup
kemungkinan diperlukannya investasi tambahan.
Demikian juga dengan bagian-bagian lainnya yang
musti dilibatkan. Di bawah ini disajikan hal-hal yang
harus menjadi perhatian dalam organisasi industri:

SUTRIMO

produk harus dapat memenuhi kebutuhan pasar;


memiliki spesifikasi yang sesuai;
dibuat dengan cara/metoda yang ekonomis;
produk musti di periksa kualitasnya;
memiliki kompetitive;
selalu ber inovasi untuk dikembangkan sesuai
dengan kebutuhan pasar;
dibangun dengan manajemen yang handal;
efisien dan produktif.

SUTRIMO

Desain Proses
Desain proses memegang peran yang cukup penting di
dalam sebuah industri, sebab setiap tahapan proses
harus jelas dan terukur.
Untuk dapat melakukan desain proses hal yang harus
dipahami adalah jenis produk yang akan dihasilkan
serta spesifikasinya.
Sebagai contoh kasus adalah
bagaimana kita
mengenal desain proses sederhana produk klip
kertas.
Disini kita dihadapkan pada pilihan produk yang akan
dibuat yakni klip kertas, selanjutnya lakukan
pentahapan sebagai berikut:
10

SUTRIMO

1. Apakah pasar memerlukan klip kertas?


2. Lakukan studi kelayakan;
3. Lakukan konsep desainnya;
4. Lakukan analisis desainnya;
5. Lakukan pembuatan klip kertas protoptip;
6. Lakukan pengujian dan evaluasi ( bila terjadi
kesalahan koreksi);
7.Gambarkan produk serta bila lampirkan
instruksi khusus bila diperlukan.
8. Pemilihan jenis material
9. Pilot produksi;
10.Produksi;
11. Inspeksi;
12. Paking, marketing;
13. Pengembangan produk.
11

SUTRIMO

Ketigabelas tahapan tersebut dapat dilakukan


secara berulang-ulang, untuk memastikan apakah
produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan
pasar.
Survai pasar yang merupakan salah satu mata
ranti dari seluruh kegiatan tersebut diatas akan
sangat menentukan kelangsungan jenis produk
tersebut.
Oleh sebab itu nomor 13 anda diminta untuk
melakukan pengembangan produk, artinya inovasi
jenis produk klip baru yang sesuai dengan selera
pasar.
12

SUTRIMO

Secara umum perencanaan proses dapat di


ilustrasikan sebagaimana Gambar I.2. Dimana pada
gambar tersebut, terlihat bahwa proses untuk
mengubah bahan baku/input, diperlukan fasilitas
untuk pendukung proses (CAD, perkakas, energi,
penjadwalan, perawatan dll). Hasil proses selain
produk, juga menghasilkan produk sampingan
seperti scrap maupun polusi.

13

SUTRIMO

Gambar I.2. Perencanaan proses


14

SUTRIMO

Pemilihan material.
Memilih bahan atau material yang akan diproses menjadi
produk adalah sangat penting untuk diperhatikan.
Pemilihan bahan yang salah akan memiliki konsekuensi
bahwa produk yang dihasilkan akan menjadi tidak
bermutu.
Pengertian tidak bermutu adalah produknya tidak sesuai
dengan desain yang telah dirancang, misalnya cepat aus,
mudah terkorosi, mudah patah, dan sulit untuk dibentuk,
dimesining di cor dll.

15

SUTRIMO

Secara umum material dikelompokkan ke dalam logam


dan non logam.
Logam dikelompokan lagi menjadi logam ferrous dan
non ferrous.
Sedangkan material bukan logam disebut dengan
plastik, karet, kaca, komposit dll.
Material-material tersebut memiliki sifat fisis dan sifat
mekanik , sifit kimia, sifat teknologi yang berbedabeda.
Oleh sebab itu dalam pemilihan material hendaknya
memeperhatikan
sifat-sifat
apa
saja
yang
menyertainya.
16

SUTRIMO

Jenis Pengerjaan Logam.


Secara
umum
pengerjaan
logam
dapat
dikelompokkan dalam dua hal yaitu pertama
pemesinan, dan pembentukan. Perbedaan antara
pemesinan dan pembentukkan, bahwa pemesinan
biasanya dilakukan dengan pemotongan atau
membentuk produk dengan cara menghilangkan
sebagian dari benda dan menghasilkan sisa
potongan yang disebut dengan geram, sedangkan
pembentukan bahwa produk yang dihasilkan tidak
menghasilkan geram.

17

SUTRIMO

Pembentukan logam dapat dilaksanakan dengan


cara pengerjaan panas maupun pengerjaan dingin.
Batas kedua metoda tersebut adalah temperatur
rekristalisasi material logam yang dibentuk. Dimana
pada pengerjaan panas, temperatur pengerjaannya
berada dalam rentang di atas temperatur rekristalisasi,
sedangkan pengerjaan dingin dilakukan dibawah
temperatur rekristalisasisi. Jenis lain dari pemebentukan
adalah pengecoran yaitu dengan cara mencairkan logam
dan membekukannya kedalam cetakan.

18

SUTRIMO

Selanjutnya akan membahas tentang :


Pembentukkan logam yang meliputi :
- Proses tempa (Forging)
- Pengerolan , Bending,
- Ekstrusi
- Penarikan kawat
- Penarikan dalam (deep drawing)
Pengecoran logam.
- Sand Casting
- Die Casting
Powder metalurgi.
19

SUTRIMO

TERIMA KASIH

20

SUTRIMO