Anda di halaman 1dari 28

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION

CHRISTIE J. GEANKOPLIS

ABSORBSI
10.6 PROSES ABSORBSI PADA PLATE DAN PACKED TOWER
10.6A Peralatan dari Absorbsi dan Destilasi
1. Pengenalan dari absorbsi
Absorbsi adalah proses perpindahan massa uap dari larutan A dalam
campuran gas yang diserap (diabsorbsi) yang berarti suatu cairan yang mana
larutannya mudah atau sulit larut. Campuran gas biasanya terdiri dari gas inert dan
larutan. Cairan pada umumnya immicible dalam fasa gas; sehingga vaporasi
menjadi fase gas yang relatif rendah. Contoh tipe dari absorbsi yaitu larutan NH3
dari udara bercampur dengan air. Kemudian, larutan diperoleh lagi dengan cara
destilasi. Dalam proses kebalikannya yaitu desorpsi atau stripping yang
mempunyai persamaan prinsip. Desorpsi adalah pemindahan sebuah komponen
didalam cairan yang dikontakkan dalam gas.

2. Tipe-tipe Tray (plate) tower dari absorbsi dan destilasi


Untuk memenuhi hubungan efesiensi antara liquid dan gas pada absorbsi
dan destilasi yang sering dipakai adalah tray tower pada umumnya dipakai jenis
sieve tray. (pada gambar 10.6 a dan bab 11.4a)

Gambar 10.6-1 Bagian Kontak Tray : (a) Detail dari menara sieve tray, (b)
menara dengan bubble cap tray.
TERJEMAHAN ABSORBSI
1
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

A Sieve Tray
Pada dasarnya, jenis yang sama dari sieve tray digunakan di dalam
penyerapan gas (absorbsi) dan di dalam penyulingan (destilasi). Di dalam sieve
tray, uap air meluap melalui lubang sederhana dalam tray dengan cairan yang
mengalir. Diameter ukuran lubang berkisar dari 3 sampai 12 mm, dan umumnya
berukuran 5 mm. Vapor area dari holes varies antar 5 sampai 15% dari tray area.
Cairan dijaga agar tetap pada permukaan tray dan dicegah agar tidak mengalir
turun kelubang oleh energi kinetik dari uap air atau gas. Kedalaman cairan pada
tray dijaga dengan overflow, saluran bendungan. Overflow cairan mengalir
kedalam downspout pada tray berikutnya.

B. Valve Tray
Suatu modifikasi dari sieve tray adalah valve tray, yang terdiri dari
bukaan pada tray dan suatu lift-valve yang melindungi masing-masing bukaan,
penyediaan suatu variabel untuk membuka area yang bervariasi oleh uap air arus
kebocoran cairan [yang] yang menghambat sepanjang pembukaan pada uap air
tingkat tarip rendah. Karenanya, tray jenis ini

dapat beroperasi pada suatu

cakupan laju alir yang lebih besar dibanding sieve tray, tetapi biayanya 20% lebih
tinggi dibanding suatu valve tray. Saat ini valve tray sedang banyak digunakan.

C. Bubble cup Tray


Bubble-cup tray, seperti pada gambar 10.6-1b,telah digunakan untuk
lebih 100 tahun, tetapi sejak 1950 mereka telah menggantinya dengan sieve-type
atau valve tray karena biayanya yang hamper duakali dari tipe sieve tray. Di
dalam babble cup tray, uap air atau gas rises naik sampai ke bukaan di dalam tray
ke dalam bubble cups. Kemudian gas mengalir sepanjang slot di dalam batas luar
dari tiap cup dan yang naik melalui cairan yang mengalir.

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

3. Packed Tower untuk Absorbsi dan Destilasi


Packed tower yang digunakan untuk countercurrent yang berlanjut
dengan kontak cairan dan gas di dalam penyerapan dan juga untuk kontak vaporliquid didalam penyulingan.Menara seperti gambar 10.6-2 terdiri dari suatu kolom
silindris yang berisi inlet gas dan ruang distribusi berada di bawah,pintu masuk
liquid dan ruang disrtibusi berada di puncak, untuk outlet gas juga berada di
puncak, outlet liquid berada di bawah, dan suatu packing atau filling beradapada
tower. Gas masuk kedalam ruang distribusi pada bagian bawah packed melalui
bukaan atau celah dalam packed dan kontak dengan cairan yang turun mengalir
melalui operasi yang sama. Area yang besar dapat mengkontakkan gas dan liquid
yang diberikan oleh packing.

Gambar 10.6-2. Aliran dan karakteristik packed tower untuk absorbsi

Banyak jenis packed tower yang berbeda telah dikembangkan. Jenis


umum packing yang sering digunakan dapat ditunjuk pada gambar 10.6-3. Seperti
packing komersial lainnya packed tower berukuran antara 3 mm sampai 75 mm.
Umumnya packed tower terbuat dari material murah dan tanpa daya seperti tanah
liat, porselin, grafit, atau plastik. High void ruang antara 60 sampai 90% adalah
karakteristik yang baik untuk packing. Packing permit volum cairan yang relatif

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

besar untuk memberikan countercurrently pada gas yang mengalir sepanjang


bukaan relatif rendah, gas terjadi kehilangan tekanan. Jenis yang sama packed ini
juga digunakan di dalam separasi vapor-liquid proses destilasi.

Gambar 10.6-3 Jenis isian menara : (a) rashing ring, (b) lessing ring, (c) berl
saddle, (d) palt ring

Stacked packing mempunyai ukuran 75 mm dapat juga dibuat lebih


besar dari itu. packing adalah stacked yang tegak lurus, dengan salur terbuka yang
terus bergerak sampai kealas. adventage dari kehilangan tekanan gas yang lebih
rendah adalah offset yang lebih sedikit pada sebagian gas-liquid yang
dihubungkan didalam stacked packing. Tipe khusus Stacked packing adalah wood
grids, drip-point grids, spiral partition rings, dan lainnya.
Pada packed tower pemilihan ukuran dan jenis bahan packed harus
ditentukan dan arus cairan harus dibatasi, Gas mengalir pada

batas,yang

dihubungkan dengan flooding velocity. Di atas percepatan gas ini tower tidak bisa
operasikan. Pada velocity gas yang rendah aliran liquid akan mengarah kebawah
melalui packed yang tidak dipengaruhi oleh arus gas yang naik. Ketika laju alir
gas ditingkatkan pada percepatan gas rendah, kehilangan tekanan adalah
sebanding dengan laju alir dengan power 1,8. Laju alir gas dapat dihubungkan
dengan loading point. Laju alir gas flowdown dan akumulasi lokal atau pools start
cairan dapat dilihat dalam packing. Kehilangan tekanan dari gas dimulai menuju
TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

pada tingkat yang lebih cepat. Ketika laju alir gas di dalam ditingkatkan,
akumulasi atau holdup cairan meningkat. Di flooding point, cairan tidak dapat lagi
mengalir turun ke packed dan di blow out dengan gas tersebut.
Dalam suatu tower operasi nyata velocity gas berada dibawah flooding.
Jumlah yang ekonomis untuk velocity gas maksimum adalah sekitar one holf kirakira sekitar flooding velocity. Hal ini tergantung pada suatu saldo ekonomi antar
biaya yang pokok dan biaya beban tetap pada peralatan (S').

10.6.B Rancangan dari plate menara absorpsi.


1. Garis operasi turunan
Plate menara absorpsi memiliki beberapa diagram aliran proses seperti
proses bertahap countercurrent pada gambar 10.6.2 dan terlihat seperti tray
menara vertikal pada gambar 10.6.4. pada kasus cairan A yang terdifusi didalam
gas B yang terperangkap,seperti pada absorpsi cairan aseton (A) dari Udara (B)
oleh air. Molekul dari udara yang terperangkap dan air inert yang tetap didalam
menara keseluruhan,jika laju adalah V kg mol udara inert / s dan L kg mol
pelarut air inert / s, atau dalam kg mol inert /s m2 atau dalam unit british lb mol
inert/h ft2, dan persamaan umum pada komponen A pada gambar 10.6.4 adalah :

x0
L '
1 x0

Y
+ V ' N +1

1 Y N +1

xN
= L '

1 xN

y1
+ V '
1 y1

(10.6.1)

Persamaan menjadi
x0
L '
1 x0

Y
+ V ' n +1

1 Y n +1

xn
= L '

1 xn

y1
+ V '
1 y1

(10.6.2)

Dimana x adalah mol fraksi A dalam gas,Ln adalah total mol liquid / s,
dan Vn+1 adalah total mol gas / s. Total aliran / s dari cairan dan dari gas yang
bergantian pada menara. persamaan(10.6.2) adalah persamaan umum atau garis
operasi untuk menara absorpsi,serupa dengan persamaan (10.3.13). Untuk proses

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

tahap contercurrent,kecuali pada steam inert,L dan V sebagai gantinya


digunakan Laju alir L dan V. Persamaan (10.6.2) berhubungan dengan konsentrasi
yn+1 pada steam gas dan xn pada liquid.Term V,L dan y1 adalah tetap dan
biasanya tau kapan digunakan.

2. Grafik Hubungan jumlah Tray.


Plot persamaan garis operasi (10.6.2) seperti y dan x akan membentuk
sebuah garis kurva. Jika x dan y ditentukan bervariasi,penyebut 1 x dan 1 x
akan ditutup pada 1,0. dan membentuk garis yang agak lurus. Dengan slop L/V.
Jumlah tray teoritikal dapat ditentukan dengan tahap yang mudah,seperti yang
terlihat pada 10.3.3 untuk proses contercurrent.

Contoh : Absorpsi dari SO2 pada menara tray.


Menara tray yang di rancang untuk absorbsi SO2 dari udara steam oleh
air murni pada 293 0K (68 F). Gas tersebut berisi 20 mol % SO2 dan sisanya 2 mol
% pada tekanan total 101,3 kPa. Laju alir udara inert adalah 150 kg
udara/h.m2,dan laju alir air masuk adalah 6000 kg air/h.m2 . Asumsi efisiensi
keseluruhan tray adalah 25%, berapa banyak tray teoritik dan tray aktual yang
dibutuhkan? Asumsi menara bekerja pada 293 K (200).
Solusi :
Pertama dihitung laju alir molarnya,
V = 150/29 = 5,18 mol udara inert/h.m2
L = 6000/18 = 333 kg air inert/h.m2
Seperti yang terlihat pada gambar 10.6.4,yN+1 = 0,20 dan y1 = 0,20 dan
x0 = 0. dimasukkan kepersamaan 10.6.1 dan didapat xN.
x
0,20
333(0) + 5,18
= 333 N
1 0, 20
1 xN
x N = 0,00355

0,02
+ 5,18

1 0,02

Subtitusi kodalam persamaan (10.6.1),menggunakan V dan L dalam


kg mol/h.m2 sebagai pengganti kg mol/s.m2

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

x
0,20
333(0) + 5,18
= 333 N
1 0, 20
1 xN

0,02
+ 5,18

1 0,02

Untuk memplot garis operasi dengan cara lain,umumnya titik tengah


dapat dihitung, dengan yn+1 = 0,13 dan disubtitusi kepersamaan operasi berikut:
x
0,07
0 + 5,18
= 333 n
1 0,07
1 xx

0,02
+ 5,18

1 0,02

Diperoleh xn = 0,000855. Untuk menghitung titik tengah lainnya kita


mengatur yn+1 = 0,13 dan diperoleh xn= 0,00201. dua titik akhir dan dua titik
tengah pada garis operasi diplot seperti pada gambar 10.6.5, untuk data
kesetimbangannya diperoleh dari apendik A3. garis operasi ini dalam bentuk
kurva. Jumlah tray teoritikal di tentukan secara bertahap diperoleh 2,4 tray
teoritikal. Jumlah trqay aktual adalah 2,4/0,25 = 9,6 tray

10.6.C Merancang Packed Tower Absorpsi


1. Cara mendapatkan operating - line (garis operasi)
Pada kasus difusi Zat A terlarut menjadi gas stagnant dan kemudian
menjadi fuida stagnant, maka neraca massa total komponen A untuk Packed
Tower absorpsi seperti terlihat pada gambar 10.6-6 adalah;

L' (

y
x
y
x2
) + V ' ( 1 ) = L' ( 1 ) + V ' ( 2 )
1 x2
1 y1
1 x1
1 y 2

(10.6-3)

Dimana:
L = kg mol liquid inert / s atau kg mol liquid inert / s m2
V = kg mol gas inert / s atau kg mol gas inert / s m2
Y1 = fraksi mol A dalam gas
X1 = fraksi mol A dalam liquid

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

Gambar

10.6-5

Theoretical

number

of trays

for

absorption of SO2

dalam contoh 10.6-1

Aliran L dan V konstan keseluruh tower, tapi aliran total L dan V tidak
konstan.Kesetimbangan sekeliling Dashed-line box pada

gambar 10.6-6

memberikan persamaan operating line seperti berikut,

Gambar 10.6-6 Material Balance for a countercurrent packed absorption tower

L' (

y
x
x
y
) + V ' ( 1 ) = L' ( 1 ) + V ' (
)
1 x
1 y1
1 x1
1 y

(10.6-4)

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

Persamaan ini bila diplotkan pada koordinat XY, akan memberikan


kurva garis seperti gambar 10.6-7a. Persamaan (10.6-4) biasa ditulis dalam fungsi
(batasan) tekanan parsial (p1) dari A, dimana, y1 / (1 y1) = p1 / (P p1) dan
seterusnya. Jika x dan y sangat kecil (dilute), (1 - x) dan (1 - y) biasa dianggap 1,0
dan persamaan (10.6-4) menjadi,
Lx + Vy1 Lx1 + Vy

(10.6-5)

sehingga didapat slope dan operating- line yang lurus. Saat larutan
berpindah dari L ke aliran V, proses ini disebut stripping, pada saat operating-line
terletak dibawah equilibrium-line, yang ditunjukkan pada gambar 10.6-7b.

Gambar 10.6-7 location of operating line: a) for absorption of A from V to L


stream, b) for striping of A from L to V stream

2. Memperkecil dan rasio yang optimum untuk L/ V


Dalam proses absorpsi, aliran gas inlet (masuk V1) dan komposisi y1
pada umumnya ditentukan. Konsentrasi keluar y2 biasanya juga ditentukan oleh si
perancang. Sedangkan konsentrasi x2 yang dimasuki oleh liquid sering
disesuaikan dengan keperluan dari proses. Oleh karena itu, jumlah aliran liquid
masuk L2 / L boleh untuk memilih.

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

10

Gambar 10.6-8 Minimum liquid / gas ratio for absorption

Pada gambar 10.6-8 aliran V1 dan konsentrasi y2, x2 dan y1 ditentukan.


saat operating-line mempunyai slope minimum dan mengenai garis equilibrium
pada titik P1, maka aliran liquid L akan minimum saat Lmin. Nilai x1 maksimum
pada x1max saat Lminimum. Pada titik P driving force (y y*; y yi; x* - x; x1 x
) semuanya nol. Untuk menyelesaikan Lmin, maka nilai y1 dan x1 max disubtitusi
kedalam persamaan operating-line. Dalam beberapa kasus lain, jika equilibrium
line kurvanya concavely downward nilai L minimum dapat dicapai dengan
tangensial dari operational-line yang memotong ke equilibrium-line.
Pemilihan rasio L/V yang optimum ini digunakan untuk merancang
packed tower karena menimbang dari Economic Balance. Didalam absorpsi,
diperlukan diameter tower yang besar untuk sebuah aliran liquid yang besar
sehingga sangat tinggi nilai atau value yang diperlukan. Biaya recovering larutan
dari liquid melalui proses destilasi juga menjadi tinggi. Aliran kecil liquid hasil
dari dalam tower yang tinggi akan memakan biaya yang mahal. Sesuai pendekatan
dari aliran liquid optimum pilihan nilai yang dipakai sekitar 1,5 pada rasio dari
rata rata slope operating-line ke arah equilibrium-line proses absorpsi tersebut.
Nilai faktor ini dapat berubah, tergantung pada nilai zat terlarut dan tipe towernya.

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

11

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

3. Film dan koefisien perpindahan massa total dalam packed tower


Sebenarnya sangat sulit menghitung secara eksperimen area interfacial
atau luas antar permukaan (A) m2 antara fasa L dan V, begitu juga dalam hal
menghitung koefisien film (kx, ky) dan koefisien total (kx, ky). Biasanya
perhitungan atau pengukuran secara eksperiment dalam packed tower diambil dari
yield koefisien perpindahan massa volumetrik digabung dengan area interfacial
dan koefisien perpindahan massa.
Untuk mendapatkan luas antar permukaan (m2) dalam volume pack (m3),
yaitu volume packing dalam tinggi dz (m) adalah S dz.

dA = aS dz

(10.6-6)

dimana, S adalah m2 dikali section luas tower. Sehingga film volumetrik dan
koefisien perpindahan massa kemudian didapatkan sebagai berikut

K'y a =

kg mol
kg mol
K 'x a =
3
s m packing fraksi mol
s m packing fraksimol

K'y a =

lb mol
lb mol
K 'x a =
3
h ft packing fraksi mol
h ft packing fraksimol

(SI)

(English)

4. Metode untuk merancang packed tower


Pada proses absorpsi A dari B stagnant, dengan persamaan operating line
(10.6-4). Untuk diferensial dari tinggi tower dz yang terlihat pada gambar 10.66, yaitu mol A meninggalkan equal V dan memasuki mol L.

d(LVy) = d(Lx)

(10.6-7)

dimana: V = kg mol total gas / s


L = kg mol total liquid / s
D(Vy) = d (Lx) = kg mol A yang berpindah / s dalam tinggi dz

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

12

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

Tiap A kg mol ditransfer /s dari persamaan (10.6-7) harus equal dengan


perpindahan A kgmol /s dari persamaan perpindahan massa dari NA.

NA =

k'y
(1 y A ) iM

( y AG y A; ) =

k 'x
(x Ai x AL )
(1 x A ) iM

(10.4-8)

dimana, (1 - y)iM dan (1-xA)iM didapat dari persamaan (10.4-6) dan (10.4-7).
Dikalikan dengan sisi kiri dari persamaan (10.4-8 ) dengan dA dan dua sisi rumus
aS dz dari persamaan (10.6-6).

N A dA =

k' y a
(1 y A ) iM

( y AG y Ai ) S dz =

k 'x a
(x Ai x AL )S dz
(1 x A ) iM

(10.6-8)

dimana, NA dA = kgmol A yang berpindah / s dalam tinggi dz m (lb mol/h)


d (Vy AG ) =

d (Vx AL ) =

k'y a

(1 y A )iM

(y

AG

y Ai )S dz

(10.6-9)

k 'x a
(x x )S dz
(1 x A )iM Ai AL

(10.6-10)

sehingga V = V(1 - yAG) atau V = V/(1 - yAG)


V'

y
d (Vy AG ) = d
y AG = V ' d AG
(1 y AG )

1 y AG

V ' dy AG
=
(1 y AG )

(10.6-11)

subtitusi V ke V/(1- yAG) kedalam persamaan (10.6-11) dan kemudian persamaan


(10.6-11 ke (10.6-9)
k' y a
V dy AG
=
(y AG y Ai )S dz
1 y AG (1 y A )iM

(10.6-12)

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

13

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

Diulangi lagi ke persamaan (10.6-10) sehingga L =L/(1 - xAL)


k'x a
V dx AL
=
(x Ai x AL )S dz
1 x AL (1 x A )iM

(10.6-13)

Huruf dibawah seperti A, sG, L dan integral didroping, jadi persamaan akhirnya
digunakan koefisien film.

y1

y2

x1

x2

dz = z =

dz = z =

V dy
k ' y aS

(1 y )iM

(1 y )( y yi )

L dx
k ' x aS
(1 x )(xi x )
(1 x )iM

(10.6-14)

(10.6-15)

Dengan cara yang sama, persamaan akhir ini bisa menggunakan semua
koefisien.

y1

z=

y2

x1

z=

V dy
K ' y aS

(1 y )iM

(1 y )( y y *)
L dx

K ' x aS
x2
(1 x )(x * x )
(1 x )iM

(10.6-16)

(10.6-17)

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

14

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

Pada kasus umum, untuk equilibrium dan operating-line biasanya kurva,


kxa, kya, Kxa, Kya dengan berbagai variasi dengan total aliran dari fluida dan
gas. Kemudian persamaan (10.6-14) (10.6-17) harus diintegralkan secara grafik.
Metode yang dilakukan untuk konsentrasi campuran akan dibahas pada sesi 10.7.
Metode untuk dilute gas akan diterangkan pada sesi selanjutnya.\

10.6.D Menyederhanakan Metode Design untuk Absorbsi dari Campuran


gas Cair dalam Packed tower
Keadaan yang sangat menguntungkan dari proses absorbsi ialah absorbsi
pada gas A cair, kasus ini yang akan menjadi pertimbangan pada prosedur
penyederhanaan design.
Kosentrasi bisa dianggap cair dengan tujuan teknik design ketika fraksi
mol y dan x dalam gas dan cair kurang dari 0,10 atau 10%. Aliran akan bervariasi
dari yang kurang dari 10% dan koefisien transfer massa yang kurang dari 10% ini
juga. Sebagai hasilnya, harga rata-rata dari aliran V dan L dan koefisien transfer
massa pada bagian atas dan bawah tower diambil sebagai batas integral. Demikian
juga, bentuk (1 1)iM/(1 y), (1 y).M/(1 y), (1 x)iM/(1 x), dan (1 x).M/(1
x) dapat diambil sebelah luar dan harga rata-rata dari harga pada batas atas dan
bawah untuk tower yang digunakan. ( sering bentuk ini dibatasi pada 1 dan dapat
keluar bersamaan). Persamaan (10.6-14) (10.6-17) didapat
V (1 y )iM
Z =
K ' y aS 1 y

y1 dy
y 2
av y y i

(10.6-18)

L (1 x )iM x1 dx
Z =
x 2
K ' x aS 1 x av xi x

(10.6-19)

V (1 y ) M y1 dy
Z =
y 2
K ' y aS 1 y av y y

(10.6-20)

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

15

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

L (1 x ) M x1 dx
Z =

K ' x aS 1 x av x 2 x x

(10.6-21)

Ketika penyelesaiannya adalah cairan, garis operasi pada dasarnya akan


lurus. Asumsi garis kesetimbangan yang kira-kira jaraknya lebih lurus dari
konsentrasi yang digunakan (y yi) variasi linear dengan y dan juga dengan x.
y yi = ky + b

(10.6-22)

dimana k dan b konstan. Maka, integral dari persamaan (10.6-18) dapat


diintegralkan sebagai berikut :

y1

y2

y y2
dy
= 1
y y i ( y y i )M

(10.6-23)

dimana (y yi)M adalah log rata-rata driving force.

( y yi )M = ( y1 yi1 ) ( y 2 yi 2 )
ln [( y1 y i1 ) / ( y 2 y i 2 )]

(10.6-24)

( y y ) (y y )
ln [(y y )/ (y y )]

(10.6-25)

( y y )M =

Jika bentuk (1 y)iM/(1 y) dianggap 1,0, maka subtitusi persamaan (10.623)sampai (10.6-18) sama dengan persamaan (10.6-19) (10.6-21), hasil akhirnya
:
V
( y1 y 2 ) = k y' az ( y yi )M
S

(10.6-26)

L
(x1 x 2 ) = k x' az (xi x )M
S

(10.6-27)

V
( y1 y 2 ) = k y' az ( y y )M
S

(10.6-28)

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

L
(x1 x2 ) = k x' az (x x )M
S

16

(10.6-29)

Dimana sisi kiri ialah kg mol absorbsi/s.m2 (lb mol/h.ft2) dari


kesetimbangan material dan sisi kanannya ialah laju persamaan untuk trasfer
massa. Harga V adalah rata-rata (V1 + V2)/2 dan Ladalah (L1 + L2)/2.
Persamaan (10.6-26) sampai (10.6-29) dapat digunakan pada jalan yang
agak berbeda. Langkah umum pembahasan dibawah ditunjukkan pada gambar
10.6-9.
1. Garis operasi persamaan (10.6-4) diplotkan sebagaimana dalam gambar 10.6-9
sebagai garis yang lurus. Dihitung V1, V2 dan Vav = (V1 + V2)/2, juga dihitung
L1, L2 dan Lav = (L1 + L2)/2.
2. Harga rata-rata percobaan dari koefisien film kya dan kxa yang didapat atau
yang dihasilkan dari hubungan empiris. Antara komposisi yi1 dan xi1 pada poin
y1, x1 dalam tower dihitung dari garis plot P1M1 dimana slope dihitung dari
persamaan (10.6-30) :
Slope =

k x' a /(1 x) iM
k a
= x
'
k ya
k y /(1 y ) iM

k x' a /(1 x1 )
Slope '
k y a /(1 y1 )

(10.6-30)

(10.6-31)

Jika bentuk (1 x)iM dan (1 y)iM digunakan, prosedurnya adalah trial


dan error, sebagaimana contoh 10.4-1. bagaimanapun, ketika penyelesaiannya
cair, bentuk (1 x1) dan (1 y1) dapat digunakan dalam persamaan (10.6-31)
tanpa trial dan error dan dengan error yang kecil dalam slope. Jika koefisien kya
dan kxa kira-kira jarak konsentrasi, maka dapat digunakan, yaitu bentuk (1 x)iM
dan (1 y)iM. Untuk garis P2M2 pada tower terakhir yang lain, harga dari yi2 dan
xi2 dihitung dengan menggunakan persamaan (10.6-30) atau (10.6-31) y2 dan x2.

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

17

3. Jika keseluruhan koefisien kya digunakan, y1 dan y 2 dihitung sebagaimana


ditunjukkan gambar 10.6-9. Jika kya digunakan, x1 dan x 2 yang diperoleh.
4. Hitung log rata-rata driving force (y yi)M dari persamaan (10.6-24) jika kya
digunakan. Untuk kya, (y y*) dihitung dari persamaan (10.6.25). Gunakan
koefisien cairan, dihitung driving force yang cocok.

5. Hitung tinggi kolom z m dari subtitusi ke bentuk yang cocok dari persamaan
(10.6-26) (10.6-29).

6.

Gambar 10.6-9 Garis operasi dan komposisi antar permukaan dala packed tower
untuk absorpsi gas cair.

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

18

CONTOH 10.6-2 Absorbsi Aceton dalam Packed Tower


Aceton diabsorbsikan dari air dalam packed tower yang mempunyai
daerah cross-sectional 0,186 m2 pada 293 K dan 101,32 kPa (1 atm). Udara yang
masuk mengandung 2,6 % mol aceton dan yang keluar 0,5 %. Aliran gas 13,65 kg
mol udara inert/h (30,1 lb mol/h). Aliran air yang masuk adalah 45,36 kg mol
air/h (100 lb mol/h). Koefisien film untuk aliran yang diberikan dalam tower kya
= 3,78 x 10-2 kg mol/s.m3.fraksi mol (8,50 lb mol/h.ft3.fraksi mol) dan kxa = 6,16
x 10-2 kg mol/s.m3.fraksi mol (13,85 lb mol/h.ft.fraksi mol). Data kesetimbangan
diberikan dalam Appendix A.3
a.

Hitung tinggi tower dengan menggunakan kya

b.

Ulangi dengan menggunakan kxa.

c.

Hitung kya dan tinggi tower.

Penyelesaian :
Dari appendix A.3-21 untuk aseton-air
xA = 0,0333 fraksi mol
pA = 30/760 = 0,0395 atm atau yA 0,0395 fraksi mol
maka garis kesetimbangan pada :
yA = m xA
0,0395 = m (0,0333)

y = 1,186x

m = 1,186

Garis kesetimbangan ini diplotkan dalam gambar 10.6-10. Diberikan data


L = 45,36 kg mol/h
V = 13,65 kg mol/h
y1 = 0,026
y2 = 0,005
x2 = 0

subtitusi ke persamaan (10.6-3) untuk kesetimbangan material keseluruhan


dengan menggunakan laju aliran kg mol/h sebagai pengganti kg mol/s.

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

19

x
0,026
0,005
0
45,36
= 45,36 1 + 13,65

+ 13,65
1 0
1 0,026
1 0,005
1 x1

x1 = 0,00648
point y1, x1 dan y2, x2 diplotkan dalam gambar 10.6-10 dan garis lurus yang
digambarkan untuk garis operasi.
Gunakan persamaan (10.6-31) slope kira-kira pada y1, x1 ialah
slope

k x' a /(1 x1 )
6,16 x 10 2 /(1 0,00648)
=

= 1,60
3,78 x10 2 /(1 0,026)
k y' a /(1 y1 )

Plotkan garis ini melalui y1, x1, garis ini memotong garis kesetimbangan pada yi1
= 0,0154 dan xi1 = 0,0130. Juga, y1* = 0,0077. Gunakan persamaan (10.6-30)
untuk menghitung slope yang lebih akurat, harga mula-mula untuk yi1 dan xi1 akan
digunakan dalam penyelesaian trial dan error. Subtitusi ke persamaan (10.4-6),
=

(i yi1 ) (1 y1 )
ln [(1 yi1 ) / (1 y1 )]

(1 0,0154 ) (1 0,026 ) = 0,979


ln [(1 0,0154) / (1 0,020 )]

(1 y )iM

Gunakan persamaan (10.4-7),

(1 x )iM

(1 x1 ) (1 xi1 )
ln [(1 x ) / (1 xi1 )]

(1 0,00648) (1 0,0130 ) = 0,993


ln [(1 0,00648) / (1 0,0130 )]

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

20

Gambar 10.6-10 Daerah komposisi antar permukaan untuk contoh 10.6-2

Subtitusi ke persamaan (10.6-30)


k x' a / (1 x )iM
6,16 x10 2 / 0,993
=
= 1,61
slope = '
3,78 x10 2 / 0,929
k y a / (1 y )iM

Maka, slope rata-rata dan harga interface yang cukup akurat.


Untuk slope pada point y2, x2.
slope

k x' a / (1 x 2 )
6,16 x10 2 / (1 0)
=

= 1,62
3,78 x10 2 / (1 0,005)
k y' a / (1 y 2 )

Slope diubah sedikit dalam tower. Plotkan garis ini, yi2 = 0,0020, xi2 = 0,0018,
dan y 2* = 0.
Subtitusi ke persamaan (10.6-24),

( y yi )M = ( y1 yi1 ) ( y 2 yi 2 )
ln [( y1 y i1 ) / ( y 2 y i 2 )]
=

(0,026 0,0154) (0,005 0,0020 ) = 0,00602


ln [(0,026 0,0154 ) / (0,005 0,0020)]

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

21

Untuk menghitung total molar laju aliran dalam kg mol/s,


V1 =

13,65 / 3600
V'
=
= 3,893 x 10 3 kg mol / s
1 y1
1 0,026

V2 =

V'
13,65 / 3600
=
= 3,811 x 10 3 kg mol / s
1 y2
1 0,005

Vav =

V1 + V2 (3,893 x 10 3 ) + (3,811 x 10 3 )
=
= 3,852 x 10 3 kg mol / s
2
2

L' L1 L2 Lav =

45,36
= 1,260 x 10 2 kg mol / s
3600

Untuk bagian (a), subtitusikan ke persamaan (10.6-26) dan penyelesaiannya,


Vav
( y1 y 2 ) = k y' az ( y yi )M
S
3,852 x 10 3
(0,0260 0,005) = 3,78 x10 2 z (0,00602)
0,186

z = 1,911 m (6,27 ft )

Untuk bagian (b), digunakan persamaan yang sama untuk persamaan (10.6-24),

( x i x )M =
=

(xi1 x1 ) (xi 2 x2 )
ln [( xi1 x1 ) / ( xi 2 x 2 )]
(0,0130 0,00648) (0,0018 0 ) = 0,00368
ln [(0,0130 0,00648) / (0,0018 0)]

Subtitusi ke persamaan (10.6-27) dan penyelesaian,


1,260 x 10 2
(0,00648 0 ) = 6,16 x10 2 z(0,00368)
0,186

z = 1,936 m

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

22

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

Chek bagian (a) ini dengan teliti,


Untuk bagian (c), subtitusikan ke persamaan (10.4-25) untuk point y1, x1,

(1 y ).M

(1 y ) (1 y ) = (1 0,0077) (1 0,026) = 0,983


ln [(1 y )/ (1 y )] ln [(1 0,0077 ) / (1 0,026 )]
*
1

*
1

Koefisien transfer massa keseluruhan kya pada point y1, x1 dihitung dari subtitusi
persamaan (10.4-24)
1
1
m'
= '
+ '
k a / (1 y ).M
k y a / (1 y )iM
k x a / (1 x )iM
'
y

1
1
1,186
=
+
2
k a / 0,983 3,78 x 10 / 0,979 6,16 x 10 2 / 0,993
'
y

k y' a = 2,183 x 10 2 kg mol / s m 3 . fraksi mol

Subtitusi ke persamaan (10.6-25),

( y y )M =

(y y ) (y y )
ln [(y y ) / (y y )]

(0,0260 0,0077) (0,0050 0 )


= 0,01025
ln [(0,0260 0.0077 ) / (0,0050 0 )]

Akhirnya disubtitusikan ke persamaan (10.6-28),


3,852 x 10 3
(0,0260 0,0050 ) = 2,183 x10 2 z (0,01025)
0,186

z = 1,944 m

Chek bagian (a) dan (b) ini.

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

23

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

10.6E Model dari Packed Tower yang digunakan dari unit transfer
Ada beberapa metode yang digunakan dalam packed tower. Yang sering
digunakan yaitu konsep transfer unit. Banyak kasus umum dari difusi A sampai
stagnant dan B tidak berdifusi lagi. Contoh (10.6-14) - (`10.6-17)

y1

(1 y )iM dy

y2

(1 y )( y y )

z = HG

(1 x )iM dx

x1

z=HL

(1 x )(x

x2

y1

z = H OG

x)

(1 y )iM dy

(1 y )( y y *)

(10.6-32)

(10.6-33)

(10.6-34)

y2

x1

z = H OL

(1 x )iM dx

(1 x )(x * x )

(10.6-35)

x2

dimana,
V

V
=

HG =
k ' aS k a (1 y ) S
iM
y
y

(10.6-36)

L
L

=
H L =

k
'
aS
k
a
1

x
S
(
)
x
x
iM

(10.6-37)

V
=

H OG =
k ' aS k a (1 y ) S
y
y
iM

(10.6-38)

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

24

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

L
L

=
H OL =

k ' x aS k x a (1 x )iM S

(10.6-39)

Unit dari H adalah m (ft). HG adalah tinggi dari sebuah transfer unit
berdasarkan film gas. Nilai dari tingginya transfer unit lebih konstan daripada
koefisien transfer massa. Sebagai contoh, kya sering proporsinal dengan V 0,7.

Nilai rata rata dari koefisien transfer massa, (1 - y)iM . (1 - y)M . (1 - x)iM
dan (1 x)M, maka harus digunakan persamaan (10.6-36)-(10.6-39).

Integral dari sisi kanan dari persamaan (10.6-32)-(10.6-35) adalah jumlah


transfer unit NG, NL, NOG, NOL, sangat respek. Sehungga tinggi dari packed tower
yakni,

Z = Ha Na = HL NL = HOG NOG = HOL NOL

(10.6-40)

Persamaan ini sangat dasar, tidak berbeda dari yang menggunakan


koefisien transfer massa. Masih memerlukan kya dan kxa untuk menentukan area
antar permukaan konsentrasi. (1 - y)iM/(1 - y) dapat diabaikan, yang mana nilainya
dekat dengan 1,0 dalam persamaan (10.6-32). Jumlah absorpsi yang lebih besar
(y1 y2) atau driving force yang lebih kecil (y - yi), maka number yang lebih
besar dari unit transfer No dan tower yang lebih tinggi.

Dimana larutan yang dilute dengan konsentrasi dibawah 10%, rumus (1y)iM/ (1 - y) . (1 - x)iM/ (1 -x), (1 - y)M/(1 - y) dan (1 - x)M/(1 - x) dapat dibawa
keluar integralnya dan nilai rata rata yang digunakan. Persamaan ini menjadi ,
(1 y ) iM
z = H G NG = H G

1 y av

y1

dy

y y

y2

(10.6-41)
i

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

25

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

(1 x ) iM
z = HL NL = HL

1 x av

z = H OG N OG = H OG

x1

x2

dx
i x

(1 y ) iM
1 y

av

(1 x ) iM
z = H OL N OL = H OL

1 x av

y1

(10.6-41)

dy

y y*

(10.6-41)

y2

y1

x * x

(10.6-41)

y2

Jika operasi dan garis keseimbangan kedua garis lurus dan larutan dilute, dapat
ditunjukkan integralnya dalam persamaan (10.6-23) yang valid.

y1

y1 y 2

dy

y y = (y y )

y2

(10.6-23)

kemudian disubtitusi ke dalam persamaan (10.6-41) yang serupa dengan


persamaan (10.6-42)-(10.6-44).

Contoh 10.6-3: Pemakaian dari unit transfer dalam packed tower

Ulangi contoh 10.6-2 dengan menggunakan unit transfer dan tinggi dari unit
transfer berikut.
a. Gunakan HG dan NG untuk menghitung tinggi tower
b. Gunakan HOG dan NOG untuk menghitung tinggi tower

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

26

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

Penyelesaian:
Bagian (a) kya = 3,78 * 10^-2 kgmol/s m3
Fraksi mol dari contoh 10.6-2 dari persamaan (10.6-36)

HG =

V
K ' y aS

(10.6-36)

Rata rata V adalah 3,852 x 10^-3 kgmol / s dan S = 0,186 m2.


Subtitusi dan selesaikanlah.

HG =

3.852 x10 3
= 0.548 m
(3.78 x10 2)(0.186)

Sehingga larutannya dilute, nomor dari transfer unit dari persamaan (10.6-41)
adalah,

NG =

(1 y ) iM
1 y

y2

dy

yy

y1

(10.6-45)
i

Suhu didalam tanda kurung tersebut akan dievaluasi pada titik 1 dan 2.
dari titik y1 = 0.026, yi1 = 0,0154 dari contoh 10.6-2. Begitu juga dari persamaan
(10.4-6) didalam contoh 10.6-2, (1 - y)iM = 0,979; juga untuk 1 y = 1 0,026 =
0,974.
Pada titik 1
(1 y )iM 0.979
=
= 1.005
1 y
0.974
Pada titik y2 = 0,005, yi2 = 0,002. Disubtitusi kedalam persamaan (10.4-6). (1
y)iM = 0,997 dan 1- y = 1- 0,005 = 0,995.

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

27

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

Pada titik 2
(1 y ) iM 0.997
=
= 1.002
1 y
0.995

Oleh karena itu, nilai rata rata dalam tanda kurung persamaan (10.6-45) adalah,
(1 y )iM 1.005 + 1,002
= 1.003
1 y =
2

Menggunakan persamaan (10.6-23) integralnya yaitu,

y1

y2

dy
y1 y 2
=
y y i ( y y1 ) M

(10.6-23)

Dari contoh 10.6-2, (y - yi)M = 0,00602. Disubtitusi persamaan (10.6-23) ke dalam


persamaan (10.6-45)
yi y2
(1 y ) i M
NG =
av

1 y ( y y i )M

(10.6-46)

Subtitusi ke dalam persamaan (10.6-46)


0.026 0.005
NG =1.003
= 3.50 transfer units
0.00602

Akhirnya, disubtitusi kedalam persamaan (10.6-40)

Z = HG NG = (0.548)(3.50) = 1.918m

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com

TRANSPORT PROCESSES AND UNIT OPERATION


CHRISTIE J. GEANKOPLIS

28

Dari bagian b)
Gunakan Kya = 2,183 x 10^-2 kgmol /s m3. Fraksimol dari contoh 10.6-2 dan
subtitusi kedalam persamaan (10.6-38)

HOG =

3.852 x10 3
V
= 0.949m
=
K ' y aS
(2.183 x10 2)(0.186)

Nomor dari unit transfer dari persamaan (10.6-43) akan menjadi seperti
pada saat integral dalam persamaan (10.6-23)
(1 y )
y1 y 2
NOG =

1 y av ( y y*) M

(10.6-47)

Subtitusi (y y*)M = 0,01025 dari contoh 10.6-2 dan yang hal hal yang
diketahui ke dalam persamaan(10.6-47) dan yang pada tanda kurung bisa disebut
nilainya 1,0
0.026 0.005
NOG = (1.0)
= 2.05transferunits
0.01025

Akhirnnya, dengan persamaan (10.6-40)

Z = HOG NOG = 0.949(2.05) = 1.945 m

Sebagai catatan bahwa nomor unit transfer NOG dari 2,05 adalah tidak
sama seperti NG = 3,50.

TERJEMAHAN ABSORBSI
PDF created with pdfFactory trial version www.pdffactory.com