Anda di halaman 1dari 11

Oktaviano Satria Perdana

1010211171

Merupakan antihelmintes yang luas spektrumnya, nama kimianya N-(5benzoil-2-benzimidaoil) karbamat.


Sangat efektif untuk mengobati cacing gelang, cacing kremi, cacing
tambang dan T. Trichiura.
Farmakodinamik : Menyebabkan kerusakan struktur subselular dan
menghambat sekresi asetilkolinesterase cacing, juga menghambat ambilan
glukosa secara ireversibel sehingga terjadi pengosongan (deplesi) glikogen
pada cacing.
Farmakokinetik : hampir tidak larut dalam air dan rasanya enak; pd
pemberian oral absorbsinya buruk; memiliki bioavailabilitas yg rendah;
waktu paruhnya berkisar 2-6jam, dan diekresi terutama melalui urin.
Efek samping : tidak menyebabkan efek toksik sistemik, kadang-kadang
timbul mual, muntah, diare dan sakit perut ringan yang bersifat
sementara.
Kontraindikasi : tidak dianjurkan pada wanita hamil trimester pertama
Indikasi : untuk infestasi A.duodenale
Sediaan : dalam bentuk tablet 100mg dan sirop 20mg/mL. Untuk anak dan
dewasa yaitu 2x100mg sehari selama 3hari berturut-turut.

Digunakan untuk memberantas cacing gelang, caing kremi, dan cacing


tambang.
Farmakodinamik : menimbulkan depolarisasi pada otot cacing dan
meningkatkan frekuensi impuls, sehingga cacing mati dalam keadaan
spastis.
Farmakokinetik : absorbsi sedikit melalui usus dan sifat ini memperkuat
efeknya yang selektif pada cacing. Ekskresi pirantel pamoat sebagian
besar bersama tinja dan kurang dari 15% diekskresi bersama urin dalam
bentuk utuh.
Efek samping : memiliki efek yg jarang, ringan dan bersifat sementara
misalnya keluhan pada saluran cerna, demam dan sakit kepala.
Kontraindikasi : tidak dianjurkan pada wanita hamil, anak usia dibwah
2tahun dan pada pasien riwayat penyakit hati.
Indikasi : untuk askariasis, ankilostomiasis, dan enterobiasis dengan dosis
tunggal.
Sediaan : tersedia dalam bentuk sirop berisi 50mg serta tablet 125mg dan
250mg. Dosis tunggal yang dianjurkan 10mg/kgBB, dapat diberikan saat
tanpa dipengaruhi oleh makanan atau minuman.

Efektif terhadap A. Lumbeicoides dan E. Vermicularis.


Farmakodinamik : bekerja sebagai agonis GABA pada otot cacing,
dengan mengganggu permeabilitas membran sel terhadap ion-ion
yang berperan dalam mempertahankan potensial istirahat, sehingga
menyebabkan hiperpolarisasi dan supresi impuls spontan, disertai
paralisis
Farmakokinetik : penyerapa melalui saluran cerna, kadar puncak
plsma dicapai dalam 2-4jam dengan ekskresi melalui urin selama 26jam.
Efek samping : memiliki batas keamaan yang kebvar, pada dosis terapi
umumnya tidak menyebabkan efek samping, kecuali kadang-kadang
mual, muntah, diare, nyeri perut, sakit kepala, pusing dan alergi.
Kontraindikasi : pasien malnutrisi, anemia berat, wanita hamil dan
pasien dengan gangguan faal ginjal.
Sediaan : dalam bentuk sirup 15g/mL, dengan dosis dewasa adalah
3,5g sehari sekali dan untuk anak 75mg/kgBB sekali sehari.

Obat cacing derivat benzimidazol berspektrum lebar yang dapat diberikan per-oral.
Dosis tunggal efektif untuk infeksi cacing kremi, cacing gelang, cacing trikuris, cacing
S. Stercoralis dan cacing tambang.
Farmakokinetik : pada penggunaan peroral, obat diserap secara tidak teratur oleh usus.
Cepat dimetabolisme menjadi albendazol sulfoksida suatu metabolit aktif yang
sebgian besar diekskresi dalam urin dan sedikit lewat feses, kadar puncak dalam 3jam
dan waktu paruh 8-9jam.
Farmakodinamik : bekerja dengan cara beikatan dengan b-tubulin parasir sehingga
mengha,mbat polimerisasi mikrotubulus dan memblok pengambilan glukosa oleh larva
maupun cacing dewasa, sehingga persediaan glikogen menurun dan pembentukan ATP
berkurang.
Indikasi : untuk infeksi cacing kremi, cacing tambang, cacing askaris atau trikuris
Efek samping : penggunaan 1-3hari, aman. Efek berupa nyeri ulu hati, diare, sakit
kepala, mual, lemah, pusing, insomnia.
Kontraindikasi : anak uur kurang dari 2tahun, wanita hamil dan sirosis hati.
Sediaan : dosis dewasza dan anak umur diatas 2tahun adalah 400mg dosis tunggal
bersama makan.

Merupakan anti helmintik derivat benzimidazol berspektrum lebar


dan efektif untuk mengobati infestasi berbagai nematoda pd
manusia.
Farmakodinamik : menghambat enzim fumarat reduktase cacing.
Farmakokinetik : cepat diserap melalui usus dan kabar puncak obat
dalam darah dicapai dalam waktu 1-2jam
Efek samping : memberiukan efek samping anoreksia, mual, muntah
dan pusing.
Kontraindikasi : anak-anak dengan berat badan kurang dari 15kg,
aktivitas yg memerlukan kewaspadaan, dan reaksi hipersensitivitas
pada gangguan fungsi hati atau ginjal.
Indikasi : obat terpilih untuk S. Stercolaris dan cutaneous larva
migrans. Sebaiknya tidak digunakan lagi untuk mengobati askaris,
trikuris, cacing tambang dan cacing kremi.
Sediaan : dosis standar dianjurkan 2x25mg/kgBB