Anda di halaman 1dari 2

LO NO 1

Bagian Duktus
Duktus kelenjar liur mayor bercabang-cabang. Cabang terkecil adalah duktus
interkalaris, tempat menempelnya asinus dan tubulus sekretoris. Duktus
interkalaris tersusun oleh selapis sel kuboid rendah dan mempunyai beberapa sel
mioepithel. Beberapa duktus interkalaris bermuara pada duktus striasi, yang
rendah. Beberapa duktus striasi bergabung dan melanjutkan diri menjadi duktus
intralobular yang ukurannya semakin bertambah besar dan diliputi oleh banyak
jaringan ikat. Beberapa duktus yang keluar dari lobulus menyatu dan melajutkan
diri menjadi duktus interlobular, yang kemudian berturut-turut menjadi duktus
intralobular, duktus interlobular dan berakhir sebagai duktus utama yang
mencurahkan liur ke rongga mulut.

LO NO 2
Kandungan saliva
Laktoferin merupakan suatu protein terikat besi yang namanya dipinjam dari
keberadaannya di dalam susu, tetapi juga dijumpai dalam ludah dan cairan badan
lainnya dan di dalam granula lekosit polimorfonuklear. Di dalam parotis dan
submandibula laktoferin itu dilokalisasi dalam sel-sel asinar yang serus. Protein
ini menghambat pertumbuhan Candida albicans dan E. Coli. Sifat terikat besi
laktoferin mencegah bahwa bakteri yang memerlukan ion-ion besi (III) untuk
pertumbuhannya mengambil besinya.
Lisozim berasal dari parotis, submandibula, sublingual, dan cairan krevikular.
Aktivitas biologis lisozim secara kualitatif adalah sama untuk berbagai sumber,
tetapi berbeda dalam struktur primer dan aktivitas spesifik. Lisozim melisiskan
dinding sel bakteri yang peka sehingga mencegah kolonisasi bakteri dalam mulut.
Imunoglobulin terdiri dari sekresi Ig A, disamping jumlah kecil Ig G dan Ig M.
Pada Ig A ludah terikat suatu secretory peace. Jaringan oral tertutup dengan
lapisan lender mucus, dalam lapisan ini juga dijumpai sekresi Ig A, yang
mempunyai suatu aktivitas merekat yang kuat. Antigen dalam bentuk bakteri dan
virus terpegang dalam lapisan lender dan dibuat tidak aktif oleh sekresi Ig A dan
oleh pengaruh pembersihan mekanis ludah diangkat ke lambung untuk
dihancurkan. Ig A merekatkan disini bakteri-bakteri. Juga terbukti bahwa bakteri
mulut yang tertutup Ig A, lebih mudah difagositosis olek lekosit. Konsentrasi
sekresi Ig A adalah yang tertinggi pada stimulasi minimal, seperti di dalam tidur.

LO NO 3
Saliva yang dihasilkan oleh sel asinar disebut saliva primer yang isotonic dengan
plasma. Saliva primer dimodifikasi oleh sel duktus striasi dengan cara
menyingkirkan ion natrium dan klorida dari saliva dan mensekresi ion kalium dan
bikarbonat ke dalam saliva. Setelah dimodifikasi, saliva tersebut menjadi saliva
sekunder yang hipotonik.