Anda di halaman 1dari 16

KEWAJIBAN MENUNTUT ILMU

MENGEMBANGKAN DAN
MENGAMALKANNYA
Nama kelompok :
Agung Darmawan
Sonia Bella Putri
Nuri Amaliah

Penjelasan Ilmu
Ilmu berasal dari kata - - yang artinya
mengetahui, lawan dari kata yang artinya bodoh.
Ibnu Munir berkata : Ilmu adalah syarat benarnya
perkataan dan perbuatan, keduanya tidak akan
bernilai kecuali dengan ilmu, maka ilmu harus ada
sebelum perkataan dan perbuatan, karena ilmu
merupakan pembenar niat, sedangkan amal tidak
akan di terima kecuali dengan niat yang benar.

Keutamaan ilmu
Berikut beberapa keutamaan ilmu yang disebutkan
didalam Al-quran dan As-Sunnah:
1. Kelebihan ilmu dibanding ibadah
2. Ilmu tidak terputus lantaran berahirnya hayat
3. Ilmu merupakan tanda kebaikan seorang hamba
4. Orang yang berilmu akan ditinggikan derajatnya
5. Menuntut ilmu merupakan ibadah dan akan
dipermudah jalan menuju surga
6. Ilmu adalah kehidupan dan cahaya

Anjuran Menuntut Ilmu


Usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk merubah
tingkah laku dan perilaku kearah yang lebih
baik,karena pada dasarnya ilmu menunjukkan jalan
menuju kebenaran dan meninggalkan kebodohan.
Hadits Kewajiban Mencari Ilmu

Artinya : Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap


muslim laki-laki maupun muslim perempuan. (HR.
Ibnu Abdil Barr)

Muadz bin Jabbal berkata : Tuntutlah ilmu, karena


mempelajari ilmu karena mengharapkan wajah Allah itu
mencerminkan rasa Khasyyah, mencarinya adalah
ibadah, mengkajinya adalah tasbih, menuntutnya adalah
Jihad, mengajarnya untuk keluarga adalah Taqarrub.

Sabda Rasulullah SAW.

Artinya : Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu


maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang. (HR.
Turmudzi)
Sabda Rasulullah Saw. : Tuntutlah ilmu walaupun di
negeri Cina

Artinya : Carilah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang


lahat.

Anjuran Mengembangkan Ilmu


Allah SWT memerintahkan kepada hambanya untuk terus
mengembangkan ilmu pengetahuan terutama Ilmu mengenai
Agama.
Mansoer Malik menguraikan 18 buah kata dalam Al Quran
yang pada umumnya mengandung arti perintah mengamati
alam dan fenomena sosial dengan panca indra dan juga berarti
memperhatikannya dengan menggunakan daya pikir, seperti
kata an nazhar, ar ruyat, al bashar.

Al Quran memerintahkan bahwa Niat/Motivasi dalam


mengembangkan pengetahuan ilmiah dan melakukan
penelitian dalam islam hendaknya karena mematuhi
perintah Allah SWT dan beribadah kepadaNya.

Jadi motivasi melakukan penelitian ilmiah yang bersifat


duniawi tidak dilarang, bahkan diperintahkan oleh Al
Quran selama masih dikaitkan dengan Islam atau
dikembalikan kepada motivasi menjalankan perintah
Allah SWT dan ikhlas kepadaNya dalam menunaikan
ibadah dan takwa yang mencakup segenap aktivitas
sehari hari.

Menyesuaikan motivasi pengembangan ilmiah dengan


ajaran islam juga meningkatkan kuantitas dan kualitas
karya ilmiah, karena motivasi utama tidak untuk
mendapatkan popularitas dan imbalan materi atau
sekadar ilmu untuk ilmu,melainkan mengembangkan
ilmu yang didorong oleh keikhlasan dan rasa tanggung
jawab kepada Allah. Salah satu faktor yang mendorong
adanya karya karya besar dari para ilmuwan muslim di
zaman Abbasiyah dan Umaiyah di Spanyol adalah
motivasi yang ikhlas karena Allah SWT.

Anjuran Menyebarluaskan Ilmu


Kewajiban berdakwah sebagai manusia dan sebagai
hamba Allah yang dipercaya untuk menjadi khalifah
dimuka bumi juga memiliki kewajiban untuk berdakwah.
Hal tersebut di atas berkaitan dengan sabda Rasulullah
SAW yang berbunyi, Balighu anni walau Ayyah
(Sampaikanlah dariku, walaupun hanya satu ayat).
Karena Allah tidak menyukai orang-orang yang
menyembunyikan ilmu.

Pada QS Al-Baqarah : 159-160 Allah juga menerangkan


bahwa ilmu itu wajib untuk dibagi dan disebarluaskan,
bahkan laknat dari Allah dan orang-orang yang bisa
melaknat akan datang kepada mereka yang
menyembunyikan ilmu yang telah dimiliki

Keutamaan Orang yang Berilmu


Dalam surat al-Mujadalah Allah SWT berfirman :
Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman dan
orang-orang yang berilmu lebih tinggi beberapa derajat
. Bahkan dalam surat Ali Imran ayat 18, Allah SWT
menyebut diriNya bersama para malaikat dan orangorang yang berilmu dalam persaksian akan keesaan-Nya.

Artinya :
Barangsiapa berjalan di suatu tempat guna menuntut
ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke
Syurga.

Kedudukan Ulama dalam Islam


Ulama mempunyai kedudukan yang sangat
penting dan strategis dalam masyarakat
Islam.
Dikarenakan fungsinya sebagai tempat rujukan
masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan
keagamaan yang mereka hadapi, dan pada masa tertentu
ulama pun mempunyai peran yang cukup signifikan
dalam masalah-masalah sosial, politik, maupun
kenegaraan.

Firman Allah SWT


Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba
- hambaNya hanyalah ulama.( QS 35 : 28 )
Yang dinamakan ulama menurut Al-Quran adalah
mereka yang mempunyai pengetahuan tentang ayat-ayat
Allah SWT, baik yang bersifat qauniyah maupun
quraniyyah, dan dengan pengetahuan
tersebut mereka mempunyai sifat khosyyah dan taqwa.

TERIMAKASIH