Anda di halaman 1dari 20

METODOLOGI

PENELITIAN
Dibimbing Oleh:
Dr. Siti Khabibah, M. Pd
Dr. Abadi, M. Sc

Page 1

PENELITIAN
KUANTITATIF
Kelompok 1:
Silmi Al Khoironi (147785011)
Maria Editha Bela (147785071)

Page 2

Penelitian
Penelitian
Kuantitatif
Kuantitatif

Definisi Penelitian
Kuantitatif

Karakteristik
Penelitian Kuantitatif

Proses Penelitian
Kuantitatif

Kelemahan &
Kelebihan
Penelitian Kuantitatif
Page 3

Definisi Penelitian
Definisi Penelitian
Kuantitatif
Kuantitatif
Pnelitian yg banyak
Pnelitian yg banyak
menggunakan angka,
menggunakan
angka,
Arikunto
mulai
dari
Arikunto
mulai dari
pengumpulan data
pengumpulan data
hingga hasilnya
hingga hasilnya

Penelitian yang
Penelitian yang
menggunakan
Sugiono metode
menggunakan
Sugiono metode
berlandaskan filsafat
berlandaskan filsafat
positivisme.
positivisme.

Kesimpulan
Kesimpulan
Kesimpulan
Page 4

Karakteristik
Penelitian Kuantitatif
Desain

a. Spesifik, jelas, rinci


b. Ditentukan secara mantap sejak awal
c. Menjadi pegangan langkah demi langkah

Tujuan

a. Menujukkan adanya hubungan antar


variabel
b. Menguji teori
c. Mencari generalisasi yang mempunyai nilai
prediktif

Teknik Pengumpulan
Data

a. Kuesioner
b. Observasi dan wawancara terstruktur

Instrumen Penelitian

a. Test, angket, Dokumentasi, wawancara


terstruktur
b. Instrument yang telah terstandar

Data

a. Kuantitatif
b. Hasil pengukuran variable yang
dioperasionalkan dengan menggunakan
Page 5
instrumen

Karakteristik
Penelitian Kuantitatif
Sampel

a. Besar
b. Representatif
c. Ditentukan sejak awal

Analisis

a. Setelah selesai pengumpulan data


b. Deduktif
c. Menggunakan statistic untuk
menguji hipotesis

Hubungan Dengan
Responden

a. Dibuat berjarak, bahkan sering


tanpa kontak supaya obyektif
b. Kedudukan peneliti lebih tinggi
dari responden
c. Jangka pendek sampai hipotesis
dapat dibuktikan
Page 6

Karakteristik
Penelitian Kuantitatif
Usulan Desain

a. Literatur yang berhubungan


dengan masalah, dan variable
yang diteliti
b. Masalah dirumuskan dengan
spesifik dan jelas
c. Prosedur yang spesifik dan rinci
langkah-langkahnya
d. Hipotesis dirumuskan dengan
jelas
e. Ditulis secara rinci dan jelas
sebelum terjun ke lapangan

Kapan penelitian
dianggap selesai?

Setelah semua kegiatan yang


direncanakan dapat diselesaikan

Kepercayaan terhadap
hasil penelitian

Pengujian validitas dan reliabilitas


instrumen
Page 7

Proses Penelitian
Kuantitatif
Mengeksplorasi, merumuskan penentuan
masalah yang akan di teliti.

2 Menentukan Objek Penelitian


3 Merumuskan Hipotesis
4

Mendesain variabel Penelitian

5 Mendesain instrumen Pengumpulan Data


6 Mengolah Dan Menganalisis data
7 Mendesain Laporan Hasil Penelitian
Page 8

Mengeksplorasi, merumuskan penentuan


masalah yang akan di teliti.

Page 9

2 Menentukan Objek Penelitian

Page 10

3 Merumuskan Hipotesis

Adapun cara merumuskan hipotesis


minimal memenuhi 3 kriteria yaitu:
1. Hipotesis harus mendukung judul,
masalah dan tujuan penelitian
2. Hipotesis harus dapat diuji
berdasarkan data empiris.
3. Hipotesis harus bersifat spesifik.

Page 11

Mendesain variabel Penelitian

1. Variabel Independen
2. Variabel Dependen
3. Variabel Moderator
4. Variabel Intervening
5. Variabel Kontrol

Page 12

4 Mendesain
5
Pengumpulan Data
Mendesaininstrumen
variabel Penelitian
a.
b.
c.
d.
e.

Wawancara
Angket
Observasi
Dokumentasi
Tes

Page 13

Mengolah Dan Menganalisis data

Mengolah
Data

Rencana
Analisis

Analisis Dan
Interpretasi

Page 14

Mengolah
Data

Pemeriksaan Data

Tahap
Penyederhanaan
Data

a. Lengkapnya pengisian jawaban


b. Kejelasan tulisan
c.

Kejelasan makna jawaban

d. Keajekan kesesuaian jawaban


e. Relevansi jawaban
f.

Keseragaman kesatuan jawaban


Page 15

Rencana
Analisis

a. Menentukan Variabel yang hendak dianalisis


b. Rekonstruksi variabel yang hendak dianalisis
c. Pengelompokan variabel dalam variabel baru
d. Tabel yang dibutuhkan
e. Statistik yang dipelukan
Page 16

7 Mendesain Laporan Hasil Penelitian

Page 17

Kelebihan &
Kelemahan Penelitian
Kuantitatif
Kelebihan

Kelemahan

Hasil analisis dapat diperoleh


dengan akurat bila sesuai
aturan.
Dapat mengukur interaksi
hubungan antara dua atau
lebih variabel.
Dapat menyederhanakan
realitas permasalahan yang
kompleks dan rumit dalam
sebuah model.
Dapat untuk menduga atau
meramal.

Asumsi tidak sesuai dengan


realitas yang terjadi maka
kemampuannya tidak dapat
dijamin bahkan menyesatkan.
Tidak digunakan untuk
menganalisis dengan sampel
yang jumlahnya sedikit.
Data harus berdistribusi
normal dan hanya dapat
digunakan untuk menganalisis
data yang populasi atau
sampelnya sama.
Berdasarkan pada anggapananggapan (asumsi). Page 18

Page 19

Page 20