Anda di halaman 1dari 22

Trombosit

Kelompok V:
Ari Nurmawati (A.102.09.007)
Assela Iga M (A.102.09.008)
Cahyono Tri W (A.102.09.009)
Cendani Laras (A.102.09.010)
Chita Asparingga
(A.102.09.011)
Conasitha P. W (A.102.09.012)
6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

Trombosit
Trombosit dalam
Sirkulasi darah
250.000
300.000/mm3

Trombosit/

Trombosit

Keping-keping
darah / platelet
keping-keping
sitoplasma dari
suatu sel raksasa
dalam sumsum
tulang
(megakariosit)

adalah fragmen
sitoplasmik tanpa
inti berdiameter
2 4 mm yang
berasal dari
megakariosit

Trombosit berperan penting dalam hemostasis,


penghentian perdarahan dari cedera pembuluh darah
( Guyton, 1997; Sherwood, 2001 ).
6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

Trombopoesis
Trombopoesis merupakan proses
produksi trombosit di dalam sumsum tulang
Umur trombosit dalam sirkulasi
darah adalah 10 hari
Trombosit dihasilkan oleh sumsum
tulang (stem sel) yang berdiferensiasi
menjadi megakariosit
(Candrasoma,2005)

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

Trombopoesis dipengaruhi
oleh:
Enzim Trombopoetin / TPO
Jumlah / masa trombosit
Lien & kadar besi

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

ROMANOWSKY
Trombosit pada pengecatan
ROMANOWSKY memiliki 2 bagian yaitu:
1. Granulomer
Merupakan bagian tengah dari trombosit
Memiliki sifat membias sinar lebih kuat
Granula kecil kekuning2an ( granula alfa )

2. Hialomer

6/8/15

Merupakan bagian tepi dari trombosit


lapisan tipis
Homogen
Tercat biru pucat
HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas
SKA

Maturasi Trombosit

Trombosit

Stemm
Cell
Megakarioblast

Megakariosit

6/8/15

Promegakariosit

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas 6


SKA

Megakarioblast
Merupakan bentuk sel paling muda dan
mengalami perbanyakan inti serta
poliploidiasi
Ukuran: 20 - 30 m
Bentuk: bulat, kadang-kadang oval
Warna sitoplasma: biru tua
Granularitas: tidak ada
Bentuk inti: bulat, oval or slightly tidak teratur
Tipe kromatin: gelap, homogen
Rasio inti/sitoplasma:
tinggi
Nukleolus: biasanya tak terlihat
Distribusi:
darah: tidak ada
sumsum tulang: < 0.1 %
Pewarnaan: MGG
Perbesaran: x1000
6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

MEGAKARIOBLAST 1

Anak panah menunjukan


megakarioblas dengan
kroamtin inti sangat gelap
dan sitoplasma basofilik
kuat tanpa granul Inti
mungkin terbagi menjadi
dua lobus.
MEGAKARIOBLAST 2

Sel besar, bentuk irregular,


mempunyai satu atau beberapa
inti bulat atau oval, sitoplasma
berwarna biru tidak
mengandung granula. Kromatin
inti halus mengandung anak inti.
6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

Promegakariosit
merupakan produk poliploidisasi lanjutan dimulai di
megakarioblas
Ukuran: 30 - 70 m
Bentuk: oval, kadang-kadang bulat
Warna sitoplasma: biru dengan bintik merah jambu, kadangkadang sitoplasma berisi vakuola besar
Granularitas: mulai tampak halus, granulasi merah jambu
Bentuk inti: tidak teratur, berlobus
Tipe kromatin: padat
Rasio inti/sitoplasma: rendah
Nukleolus: tak terlihat
Distribusi:
darah: tidak ada
sumsum tulang: < 0.5 %
Pewarnaan: MGG
Perbesaran: x1000

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

PROMEGAKARIOSIT 1

Promegakaryosit
dengan inti berlobus
banyak dan sitoplasma
yang sebagian merah
jambu.
Kebanyakan sitoplasma
berwarna basofilik

PROMEGAKARIOSIT 2
Promegakariosit dini dengan
nukleus berlobus tiga.
Sitoplasma mengandung vakuola
kecil dan masih bersifat
basofilik, tetapi kutup atas dari
sel lebih merah.

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

10

Megakariosit
merupakan produk pematangan promegakariosit,
elemen yang membentuk trombosit
Ukuran: < 100 m
Bentuk: oval, kadang-kadang bulat
Warna sitoplasma: merah jambu
Granularitas: merah jambu muda
Bentuk inti: multilobuler tidak teratur
Tipe kromatin: padat
Rasio inti/sitoplasma: rendah atau sangat rendah
Nukleolus: tak terlihat
Distribusi:
darah: tidak ada
sumsum tulang:
< 0.5 %
Pewarnaan: MGG
Perbesaran: x1000

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

11

MEGAKARIOSIT 1

Megakariosit 1
dengan inti
multilobular dan
sitoplasma
bervakuola.
MEGAKARIOSIT 2
Megakariosit dengan
sitoplasma granular halus
berwarna merah jambu
siap untuk defragmentasi
menjadi trombosit.

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

12

Trombosit
produk pematangan dari sitoplasma
Ukuran: 1 - 4 m
megakariosit
Bentuk: bulat atau oval,
dengan pinggir tidak teratur
Warna sitoplasma: biru
Granularitas: granul ungu
halus mengisi bagian tengah
trombosit
Pinggir tipis tasnpa granul
pada bagian tepi sel. Granul
yang sedikit atau tidak ada
Bentuk element terkecil dalam
di dalam trombosit
sediaan apus darah ( sekitar 1/5
merupakan suatu
hingga 1/4 besar eritrosit), yang
anomalimorfologis.
terdiri atas sitoplasma basofilik
Inti: tidak ada
pucat ( hialomer ) dan granula
Pewarnaan: MGG
Perbesaran: x500
siazurofilik ( granulomer ).

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

13

Struktur Trombosit
Trombosit memiliki zona luar yang jernih
dan zona dalam yang berisi organel
organel sitoplasmik.

Permukaan diselubungi reseptor


glikoprotein

Membran plasma dilapisi fosfolipid


( Aster, 2007; A.V Hoffbrand etal. 2005;
Candrasoma, 2005 )

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

14

Struktur Trombosit
Ukuran trombosit bervariasi dari sekitar 1
sampai 4 mikron sebagian sel berbentuk
piringan dan tidak berinti(Sacher RA,
McPherson RA, 2004).
Trombosit mempunyai
mitokondria, butir
glikogen yang
berfungsi sebagai
cadangan energi

Sitoplasma trombosit mengandung


mikrofilamen, (terdiri dari trombostenin) dan
mikrotubulus(membentuk suatu kerangka
internal)
6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

15

Struktur Anatomi Trombosit

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

16

Fungsi Trombosit
khususnya dalam mekanisme hemostatis
mencegah kebocoran darah spontan pada
pembuluh darah kecil dengan cara adhesi, sekresi,
agregasi, dan fusi (hemostasis)

Sitotoksin sebagai sel efektor


penyembuhan jaringan
Berperan dalam respon inflamasi

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

17

Sifat Fisis Trombosit


Melekat pada
permukaan asing

ADHESI
Melekat satu sama
lain

AGREGASI
Menggumpal

AGLUTINASI
Mudah pecah / Mati

DISENTRIGASI
6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

18

PSC
Stell Factor - TPO

CFU
GEMM

Stell Factor IL-3, IL-6, IL-11, GCSF, TPO, LIH

CFU
MEG
Stell Factor , TPO, EPO , IL-3, IL-6, IL-11,, LIH

IMM.ME
G
M.BLAS
T

7 10
hari

TPO, IL-6, IL-11,

MEGAKA
RIOSIT
TPO
4000 TROMBOSIT

6/8/15

1/ 3 KE
LIMPA 36

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas

19

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas

20

Daftar Pustaka
Chandrasoma, 2005. RingkasanPatologiAnatomi. Edisi
2.Jakarta: PenerbitBuku Kedokteran EGC
Aster, Jon.2007.Sistem Hematopoietik dan Limfoid
dalam Buku Ajar Patologi Edisi 7. Jakarta: EGC
Kee, Joyce LeFever.2007. Pedoman Pemeriksaan
Laboratorium dan Diagnostik Edisi 6. Jakarta: EGC
Handayani, Wiwik dan Andi S H. 2008. Asuhan
Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem
Hematologi. Jakarta: Salemba Medika
Sacher, Ronald A. dan Richard A. McPherson. alih
bahasa : Brahm U. Pendit dan Dewi Wulandari, editor :
Huriawati Hartanto. 2004.Tinjauan Klinis Hasil
Pemeriksaan Laboratorium Edisi 11.Jakarta: EGC
Guyton, Arthur.1997.Fisiologi Manusiadan Mekanisme
Penyakit. Jakarta:EGC
Hoffbrand AV, Petit JE. Hematologi. AlihBahasaIyan D.
Jakarta : EGC, 1996; 201-219
www.scrib.com/doc /153113040/Trombosit-TrombopoesisAsti
6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

21

6/8/15

HEMATOLOGI- Kel.V/2B1- AAK Nas


SKA

22