Anda di halaman 1dari 511

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
karuniaNya kepada kita sehingga Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dapat menyelesaikan buku
Perhubungan Darat Dalam Angka Tahun 2014.
Buku Perhubungan Darat Dalam Angka Tahun 2014 disusun sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban
pelaksanaan dan tugas pada sub sektor perhubungan darat, dari bulan Januari sampai dengan Desember
2014, yang menyajikan berbagai informasi mengenai data sarana dan prasarana transportasi darat yang
meliputi bidang lalu lintas dan angkutan jalan, angkutan sungai, danau dan penyeberangan, perkotaan dan
keselamatan.
Buku ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai lingkup kegiatan yang dilaksanakan
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan perkembangan infrastruktur perhubungan darat selama 5 tahun
terakhir, sehingga dapat bermanfaat bagi publik dan khalayak yang berkepentingan di bidang transportasi
darat.
Buku ini kiranya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat pada umumnya
serta penyedia dan pengguna jasa transportasi pada khususnya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan
petunjuk kepada kita semua dalam menjalankan tugas untuk kemajuan transportasi dan kejayaan bangsa dan
negara.
Jakarta, April 2015
Direktur Jenderal Perhubungan Darat

DAFTAR ISI

DATA UMUM
Sejarah Singkat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat
Visi dan Misi Ditjen Perhubungan Darat
Tujuan
Tugas Pokok dan Fungsi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat
Empat Pilar Kebijakan Pembangunan Transportasi Darat
Arah Kebijakan Pembangunan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Arah Kebijakan Pembangunan Lalu Lintas dan Angkutran Sungai, Danau dan Penyeberangan
Arah Kebijakan Pembangunan Angkutan Perkotaan
Arah Kebijakan Pembangunan Keselamatan Transportasi Darat
Sasaran Pembangunan Transportasi Darat Tahun 2010 - 2014 Bidang LLAJ
Sasaran Pembangunan Transportasi Darat Tahun 2010 - 2014 Bidang LLASDP
Sasaran Pembangunan Transportasi Darat Tahun 2010 - 2014 Bidang Transportasi Perkotaan
Sasaran Pembangunan Transportasi Darat Tahun 2010 - 2014 Bidang Keselamatan Transportasi Darat
Struktur Organisasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat
Struktur Organisasi Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat
Struktur Organisasi Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Struktur Organisasi Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan
Struktur Organisasi Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan
Struktur Organisasi Direktorat Keselamatan Transportasi Darat
Struktur Organisasi Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor
Struktur Organisasi Balai Lalu Lintas Angkutan Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan
Struktur Organisasi Kantor Otoritas Pelabuhan Penyeberangan

umum - 1
4
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
ii

Struktur Organisasi UPT Penyeberangan


Produk Peraturan Perundang-undangan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat 1990 - 2014
-

Undang-Undang
Peraturan Pemerintah
Keputusan Menteri
Peraturan Dirjen

Standar Nasional Indonesia (SNI) Bidang Perhubungan Darat


Data Kesepakatan Bersama DI Bidang Transportasi Darat
Data Perjanjian Agreement Arrangement And Declaration (MOU) yang Terkait Dengan Sub Sektor
Transportasi Darat Secara Bilateral, Regional Maupun Multilateral
Komposisi Pegawai Berdasarkan Unit Kerja Tahun 2010 - 2014
Komposisi Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2014
Komposisi Pegawai Berdasarkan Golongan / Ruang Gaji Tahun 2014
Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2014
Komposisi Pegawai Berdasarkan Masa Kerja Tahun 2014
Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia Tahun 2014
Komposisi Pegawai Berdasarkan Diklat Penjenjangan Tahun 2014
Komposisi Pegawai Berdasarkan Eselon Tahun 2014
Jenjang Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor Tahun 2010 2014
Rekapitulasi Jenjang Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor Tahun 2014
Daftar PPNS Bidang LLAJ Tahun 2010 2014
Rekapitulasi PPNS Bidang LLAJ Tahun 1997 - 2014
Rekapitulasi Jabatan Fungsional Ditjen Perhubungan Darat Tahun 2014
Rekapitulasi Pencapaian LLAJ Tahun 2013 - 2014 dan Program Tahun 2015
Rekapitulasi Pencapaian LLASDP Tahun 2013 - 2014 dan Program Tahun 2015
Laporan Keuangan Ditjen Perhubungan Darat Tahun 2013 2014
Dana Alokasi Khusus

26
27
29
30`
33
73
112
114
119
123
125
127
129
131
133
135
137
139
140
142
144
145
148
149
151
152
iii

TRANSPORTASI JALAN
Program Kerja Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Perkembangan Angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Tahun 2010 2014
Grafik Perkembangan Angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Tahun 2010 2014
Perkembangan Angkutan Pariwisata Tahun 2010 - 2014
Grafik Perkembangan Angkutan Pariwisata Tahun 2010 - 2014
Perkembangan Persetujuan Pengangkutan Alat Berat Tahun 2010 - 2014
Grafik Perkembangan Persetujuan Pengangkutan Alat Berat Tahun 2010 2014
Perkembangan Persetujuan Pengangkutan B3 Tahun 2010 - 2014
Grafik Perkembangan Persetujuan Pengangkutan B3 Tahun 2010 - 2014
Rekapitulasi Keputusan Dirjen Hubdat Tentang Pengesahan dan Sertifikasi Type Kendaraan Bermotor,
Pengesahan Rancang Bangun Kendaraan Bermotor dan Pemasangan Sistem Pemakaian BBG
Tahun 2010 - 2014
Perkembangan Jumlah Propinsi dan Trayek Subsidi Perintis Tahun 2001 2015
Perkembangan Pengadaan Bus Perintis Tahun 2005 2015
Jaringan Trayek Angkutan Jalan Perintis Tahun 2015
Daftar Kendaraan Angkutan Lintas Batas Negara,Trayek : Pontianak - Kuching Tahun 2010 2014
Daftar Kendaraan Angkutan Lintas Batas Negara,Trayek : Pontianak - Bandar Sri Begawan
Tahun 2010 2014
Panjang Jalan Menurut Kewenangan Tahun 2010
- 2014
Grafik Kondisi Aset Jalan Nasional, Provinsi dan Kabupaten / Kota
Data Jumlah Terminal Penumpang di Indonesia Tahun 2010 2014
Terminal Penumpang Tipe A di Seluruh Indonesia
Terminal Penumpang Tipe B di Seluruh Indonesia
Terminal Penumpang Tipe C di Seluruh Indonesia
Data Jumlah Pengujian Kendaraan Bermotor di Indonesia Tahun 2010 - 2014
Data Unit Pengujian Kendaraan Bermotor
Data Perkembangan UPPKB di Indonesia

llaj - 1
2
4
5
7
8
9
10
11

12
13
14
15
28
29
30
31
32
33
42
62
84
85
105
iv

Rekapitulasi UPPKB yang Beroperasi dan Tidak Beroperasi Tahun


Volume lalu Lintas Periode Angkutan Lebaran Tahun 2012 - 2014
Grafik Volume Lalu Lintas Arah Keluar, Masuk dan 2 Arah JABOTABEK Periode Angkutan Lebaran
Tahun 2012 - 2014
Jumlah Keberangkatan dan Kedatangan Penumpang Bus di 8 Propinsi Pada Periode Lebaran
Tahun 2010 - 2014
Grafik Jumlah Keberangkatan dan Kedatangan Penumpang Bus di 8 Propinsi Pada Periode Lebaran
Tahun 2010 - 2014
Rekapitulasi Penerima Penghargaan PO Terbaik Angkutan Lebaran Tahun 2007 2015
Rekapitulasi Penjatuhan Sanksi Angkutan Lebaran Tahun 2010 s/d 2014 berdasarkan Domisili
Perusahaan AKAP

106
121
122
123
124
125
132

TRANSPORTASI SUNGAI DANAU DAN PENYEBERANGAN


Program Kerja Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan
sdp - 1
Jumlah Alur Pelayaran Sungai dan Danau
3
Kondisi Perkembangan Lintas Penyeberangan
4
Lintas Penyeberangan Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Tentang Penetapan Lintas Penyeberangan
5
Lintas Penyeberangan yang ditetapkan oleh Gubernur/Bupati/Walikota
6
Jenis Pengoperasian Angkutan Penyeberangan Tahun 2010 2014
9
Sebaran Pelabuhan Penyeberangan Tahun 2014
10
Lintas Penyeberangan Komersil
19
Lintas Penyeberangan Perintis Tahun 2014
22
Jumlah Kapal SDP yang Beroperasi Tahun 2009 - 2014
36
Jumlah Kapal Penyeberangan Berdasarkan Kepemilikan Tahun 2010 2014
37
Perkembangan Pelabuhan Penyeberangan Tahun 2010 2014
38
Pelebuhan Penyeberangan yang di operasikan oleh PT.ASDP
39
Perkembangan Pembangunan Prasaran Transportasi SDP Tahun 2009 - 2014
40
Produksi (Total) Angkutan Penyeberangan Tahun 2005 2014
41
v

Produksi Angkutan Penyeberangan Komersial 2014 Seluruh Lintas


Produksi Angkutan Penyeberangan Perintis 2014 Seluruh Lintas

42
45

Kinerja Lintas Penyeberangan Utama


Merak Bakauheni
Kapal Yang Beroperasi Tahun 2014
Kapasitas Angkut Tahun 2008 - 2014
Produksi Angkutan Tahun 2008 2014
Tarif Tiket Terpadu Tahun 2015 Berdasarkan PERMENHUB No. PM. 63 Tahun 2015 & Keputusan
Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.98/OP.404/IF-2015
Ujung Kamal
Kapal Yang Beroperasi Tahun 2014
Kapasitas Angkut Tahun 2008 - 2014
Produksi Angkutan Tahun 2006 - 2014
Tarif Tiket Terpadu Tahun 2014
Ketapang Gilimanuk
Kapal Yang Beroperasi Tahun 2014
Kapasitas Angkut Tahun 2008 - 2014
Produksi Angkutan Tahun 2006 - 2014
Tarif Tiket Terpadu Tahun 2015 Berdasarkan PERMENHUB No. PM. 63 Tahun 2015 & Keputusan
Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.05/OP.404/IF-2015
Padangbai - Lembar
Kapal Yang Beroperasi Tahun 2014
Kapasitas Angkut Tahun 2008 - 2014
Produksi Angkutan Tahun 2006 - 2014
Tarif Tiket Terpadu Tahun 2015 Berdasarkan PERMENHUB No. PM. 63 Tahun 2015 dan Keputusan

52
55
56
57

58
59
60
61

62
64
65
66

67
69
70
vi

Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.05/OP.404/IF-2015


Kayangan - Pototano
Kapal Yang Beroperasi Tahun 2014
Kapasitas Angkut Tahun 2007 - 2014
Produksi Angkutan Tahun 2006 - 2014
Tarif Tiket Terpadu Tahun 2010 Berdasarkan Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
No. KD.05/OP.404/IF-2009
Tj. Api Api Tj. Kelian
Kapal Yang Beroperasi Tahun 2014
Kapasitas Angkut Tahun 2008 - 2014
Produksi Angkutan Tahun 2006 - 2014
Tarif Tiket Terpadu Tahun 2015 Berdasarkan PERMENHUB No. PM. 63 Tahun 2015 & Keputusan
Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.05/OP.404/IF-2015
Bajoe - Kolaka
Kapal Yang Beroperasi Tahun 2014
Kapasitas Angkut Tahun 2009 - 2014
Produksi Angkutan Tahun 2006 - 2014
Tarif Tiket Terpadu Tahun 2015 Berdasarkan PERMENHUB No. PM. 63 Tahun 2015 & Keputusan
Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.05/OP.404/IF-2015
Subsidi Kapal Perintis Tahun 2002 - 2014
Kecelakaan Kapal Penyeberangan Tahun 2001 - 2014
Angkutan Lebaran Untuk Penumpang Pada 10 Pelabuhan Utama

71

72
73
74
75

76
77
78
79

80
81
82
83
84
85
86

TRANSPORTASI PERKOTAAN
Program Kerja Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan

bstp - 1
vii

Data Prasarana Transportasi Perkotaan Tahun 2014


Fasilitas Penunjang dan Jumlah Persimpangan Yang Telah dilengkapi APILL Tahun 2014
Data Kinerja Lalu Lintas Tahun 2014
Rekapitulasi Data Jumlah Angkutan Umum Di Wilayah Jabodetabek dan 34 Propinsi di Indonesia
(415 Kabupaten / 98 Kota)
Rekapitulasi Daftar Penerima Bus Bantuan (Umum/Pelajar/Mahasiswa) Tahun 2014
Rekapitukasi Bus Bantuan Angkutan Umum Massal/BRT dan Bus Ukuran Besar
Rekapitukasi Bus Bantuan Angkutan Umum Massal/BRT dan Bus Ukuran Sedang
Rekapitulasi Angkutan Pemadu Moda di Indonesia Per 31 Desember 2014
Rekapitulasi Data Taksi di 33 Propinsi di Indonesia Tahun 2014
Rekapitulasi Taksi di 33 Propinsi di Indonesia Tahun 2014
Kota Penerima Penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha Cup Tahun 2010 2014
Kota Penerima Penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha Kategori Lalu Lintas 2012 - 2014
Kota Penerima Penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha Kategori Angkutan 2012 - 2014
Kota Penerima Penghargaan Plakat Piala Wahana Tata Nugraha 2010 - 2014
Kota Penerima Penghargaan Plakat Piala Wahana Tata Nugraha Kencana 2014
Provinsi Penerima Penghargaan Plakat Piala Wahana Tata Nugraha Wiratama 2014
Pengadaan Converter Kit
Lokasi SPBG (CNG) di Wilayah Jakarta 2014
Lokasi SPBG (CNG) di Wilayah Surabaya 2014
Lokasi SPBG (CNG) di Wilayah Palembang 2014
Lokasi SPBG (LGV) di Jabodetabek 2014
Program Utama Kebijakan Transportasi Ramah Lingkungan (Gasifikasi Pada Angkutan Umum)
Program Utama Kebijakan Transportasi Ramah Lingkungan (Pelatihan SMART DRIVING)
Realisasi Program Pengembangan Fasilitas Pejalan Kaki yang di danai APBN
Realisasi dan Rencana Program Pengembangan Area Traffic Control System (ATCS) yang di danai APBN
Realisasi dan Rencana Program Pengembangan Area Traffic Control System (ATCS) Yang Di danai APBD
Survai Persepsi dan Penyelenggaraan Angkutan Umum di Wilayah Perkotaan Pada Masa
Angkutan Lebaran 2014 (1435 H)

4
7
11
15
37
41
42
44
59
62
86
88
92
93
97
98
99
100
101
101
102
103
104
105
106
107
108
viii

KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT


Program Kerja Direktorat Keselamatan Transportasi Darat
Data Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor Tahun 2010 - 2014
Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Tahun 2010 - 2014
Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Berdasarkan Jenis Kendaraan Tahun 2010 2014
Data Jumlah Peserta Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tahun 2009 - 2014
Data Perbaikan Lokasi Rawan Kecelakaan
Data Jumlah Peserta Pelatihan Pengemudi Taksi Bandara Soekarno Hatta Tahun 2007 2014
Data Jumlah Peserta Pelatihan Pengemudi AKAP/AKDP Tahun 2007 2014
Data Jumlah Peserta Pelatihan Pengemudi B3 Tahun 2007 - 2014
Data Jumlah Peserta Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan Tahun 2007 - 2014
Data Jumlah Peserta Pelatihan Pengemudi Angkutan Umum Pariwisata Tahun 2011 - 2014
Data Jumlah Peserta Pelatihan Audit Keselamatan Jalan Tahun 2007 2014
Data Jumlah Peserta Pelatihan Penelitian Dan Pelaporan Kecelakaan Lalu Lintas Angkutan Sungai
Tahun 2009 2014
Data Jumlah Peserta Pelatihan Pemberdayaan Audit Keselamatan Alur Pelayaran Tahun 2010 - 2014
Data Jumlah Peserta Pelatihan Pemberdayaan Audit Keselamatan Jalan Tahun 2009 - 2014
Data Jumlah Peserta Peningkatan Kapasitas Audit dan Inspeksi Keselamatan LLAJ
Data Workshop Modul Keselamatan
Data Pembentukan Kelompok Masyarakat Sadar Keselamatan
Data Workshop Manajemen Kampanye Keselamatan
Data Sosialisasi Pekan Keselamatan Jalan
Data Jumlah Peserta Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan
Data Jumlah Peserta Pelajar Pelopor Transortasi Darat

ktd - 1
2
3
4
5
6
8
9
10
11
12
13
14
14
15
15
16
16
17
18
19
19

ix

SEJARAH SINGKAT DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT


Periode

Ketetapan

Perubahan

1949

Kementerian Pekerjaan Umum dan Tenaga


Kerja Djawatan Angkutan Darat Bermotor
(DADB)
Kementerian Perhubungan Djawatan
Angkutan Darat dan Sungai (DADS)

1953

Angkutan Sungai diserahkan kepada


Djawatan Pelayaran

1945 - 1949

1958

PP. No. 16

1964

No. 7/U/Kep./66,
Kabinet Ampera

1968

Djawatan Lalu Lintas Jalan (DLLD)


Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Djalan
Raya (Dit. LLADR)

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

Keterangan

Sebagian urusan pemerintah di


bidang Lalu Lintas dan Angkutan
Jalan Raya diserahkan kepada
Daerah TK I
Dibentuk Dinas Lalu Lintas Jalan di
10 Propinsi
- Sekretariat Direktorat Jenderal
- Direktorat DLLADR
- Direktorat Perawatan &
PemeliharaanKendaraan
Bermotor

umum -1

Periode

Ketetapan

Perubahan

1989

KM. 23

Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat

1996

KM. 58

Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat

2001

KM. 24

Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat

2005

KM. 43

Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat

Keterangan
-

Sekretariat Direktorat Jenderal


Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan
Direktorat Bina Sistem dan Prasarana
Direktorat Keselamatan dan Teknis Sarana

- Sekretariat Direktorat Jenderal


- Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
- Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai
Danau dan Penyeberangan
- Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Rel
- Direktorat Bina Sistem Lalu Lintas dan
Angkutan Kota
- Sekretariat Direktorat Jenderal
- Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
- Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai
Danau dan Penyeberangan
- Direktorat Perkeretaapian
- Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan
- Sekretariat Direktorat Jenderal
- Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
- Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai
Danau dan Penyeberangan
- Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan
- Direktorat Keselamatan Transportasi Darat

umum -2

Periode
2010

2011

2011

Ketetapan
KM. 60

PM 85

PM 85

Perubahan

Keterangan

Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat

- Sekretariat Direktorat Jenderal


- Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
- Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai
Danau dan Penyeberangan
- Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan
- Direktorat Keselamatan Transportasi Darat

Organisasi dan Tata Kerja


Kantor Otoritas Pelabuhan
Penyeberangan.

Organisasi dan Tata Kerja


Balai Lalu Lintas Angkutan
Jalan, sungai, Danau dan
Penyeberangan

- Kantor OPP Merak


- Kantor OPP Lembar
- Kantor OPP Gilimanuk
- Kantor OPP Pagimana

- Balai LLAJSDP Jambi


- Balai LLAJSDP Denpasari
- BalaiLLAJSDP Palangkaraya
- Balai LLAJSDP Palu

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -3

VISI DAN MISI DITJEN PERHUBUNGAN DARAT

Terwujudnya

Layanan Transportasi Darat yang


Selamat, Aman, Mudah Dijangkau, Berdaya
Saing, Memberikan Nilai Tambah dan
Terintegrasi

umum -4

VISI
Menjadi organisasi pemerintah yang profesional, yang dapat memfasilitasi & mendukung mobilitas
masyarakat, melalui suatu layanan transportasi darat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan
berkeadilan, yang selamat, aman, mudah dijangkau, berkualitas, berdaya saing tinggi, memberikan
nilai tambah dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya dan dapat dipertanggung jawabkan.

MISI
-

Menciptakan sistem pelayanan transportasi darat yang selamat, aman, dan mampu menjangkau
masyarakat dan wilayah Indonesia.

Menciptakan dan mengorganisasi transportasi jalan, sungai, danau dan penyeberangan serta
perkotaan yang berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan.

Mendorong industri transportasi darat yang transparan dan akuntabel.

Membangun prasarana dan sarana transportasi darat yang terintegrasi dengan moda lainnya.

umum -5

TUJUAN

Peningkatan keselamatan dan keamanan pelayanan transportasi darat;


Pemenuhan kebutuhan prasarana dan sarana transportasi darat yang menjangkau masyarakat dan
wilayah Indonesia;
Peningkatan kualitas operator/ penyedia jasa di transportasi darat yang memiliki kualitas prima di
dalam manajemen produksi;
Peningkatan daya saing pelayanan transportasi darat sehingga mampu berkompetisi dengan moda
lainnya dan memberikan nilai tambah;
Pertumbuhan pembangunan transportasi darat yang merata dan berkelanjutan
Peningkatan perkembangan industri transportasi darat yang transparan dan akuntabel;
Penciptaan pembangunan transportasi darat yang terintegrasi dengan moda lainnya.

umum -6

TUGAS POKOK DAN FUNGSI DITJEN PERHUBUNGAN DARAT

TUGAS POKOK
Merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang perhubungan darat

FUNGSI
Menyiapkan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang transportasi jalan, sdp, perkotaan, dan
keselamatan transportasi darat;
Penyusunan standar, norma, pedoman, kriteria, dan prosedur di bidang transportasi jalan, sdp, perkotaan,
dan keselamatan transportasi darat;
Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi;
Pelaksanaan administrasi di lingkungan Ditjen Perhubungan Darat

umum -7

EMPAT PILAR KEBIJAKAN PEMBANGUNAN TRANSPORTASI DARAT

Selamat, Aman Dan Menjangkau Penduduk dan Wilayah Indonesia

Berkualitas, Berdaya Saing, Memberikan Nilai Tambah dan Berkelanjutan

Usaha Dan Pengusahaan Transportasi Darat Yang Transparan dan Akuntabel

Terintegrasi Dengan Moda Lain

umum -8

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN LLAJ


1. Meningkatkan kondisi pelayanan prasarana jalan melalui penanganan muatan lebih
secara komprehensif dan melibatkan berbagai instansi terkait;
2. Meningkatkan keselamatan lalu-lintas jalan secara komprehensif dan terpadu;
3. Meningkatkan kelancaran pelayanan angkutan jalan secara terpadu;
4. Meningkatkan aksesibilitas pelayanan kepada masyarakat melalui penyediaan pelayanan
angkutan perintis;
5. Meningkatkan Kinerja peraturan dan kelembagaan melalui, penataan sistem transportasi
jalan, menyukseskan peraturan pelaksanaan dari Undang undang No.22 tahun 2009 tentang
LLAJ, peningkatan pembinaan teknis transportasi di daerah, meningkatkan peran serta,
investasi swasta dan masyarakat dalam penyelenggaraan transportasi jalan;
6. Meningkatkan kompetensi dan Profesionalisme Sumber Daya Manusia dalam
penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan;
7. Mendukung Pengembangan transportasi yang berkelanjutan.

umum -9

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN LLASDP


1. Memperbaiki keselamatan dan kualitas pelayanan prasarana dan sarana serta

pengelolaan angkutan ASDP;


2. Meningkatkan kelancaran dan kapasitas pelayanan lintas yang telah jenuh dan
memperbaiki tatanan pelayanan antar moda dan kesinambungan transportasi
darat yang terputus di dalam pulau dan antar pulau;
3. Meningkatkan aksesibilitas pelayanan ASDP;
4. Mendorong peran serta pemda dan swasta dalam penyelenggaraan ASDP.

umum -10

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN ANGKUTAN PERKOTAAN

1. Terciptanya sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi dengan


tata ruang;
2. Peningkatan peran angkutan umum perkotaan;
3. Peningkatan kelancaran dan kenyamanan lalu lintas perkotaan;
4. Peningkatan transportasi perkotaan berkelanjutan yang ramah
lingkungan.

umum -11

ARAH KEBIJAKAN KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT

1. Penyusunan peraturan pelaksanaan Undang undang No.22 Tahun 2009


tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan;
2. Revisi dan penetapan Cetak Biru Keselamatan Jalan;
3. Penggalian sumber-sumber pendanaan untuk mendukung keselamatan
transportasi darat;
4. Pembangunan Sistem Informasi Keselamatan (SIK);
5. Promosi dan Kemitraan (pendidikan dan pelatihan, penghargaan dan sanksi)
terhadap penyelenggaraan keselamatan transportasi darat.

umum -12

SASARAN PEMBANGUNAN
TRANSPORTASI DARAT TAHUN 2010 - 2014
Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan

Meningkatnya kondisi prasarana LLAJ terutama menurunnya jumlah pelanggaran lalu lintas dan muatan
lebih di jalan;

Peningkatan kelaikan dan jumlah sarana LLAJ;

Meningkatnya keterjangkauan pelayanan transportasi umum bagi masyarakat luas di perkotaan dan
pedesaan serta dukungan pelayanan transportasi jalan perintis;

Meningkatnya keefektifan regulasi dan kelembagaan transportasi jalan;

Meningkatnya jumlah SDM yang kompeten dan profesional dalam perencanaan, pembinaan &
penyelenggaraan LLAJ;

Terwujudnya penyelenggaraan angkutan perkotaan yang efisien & berbasis masyarakat dan wilayah,
andal dan ramah lingkungan serta terjangkau bagi masyarakat.

Menurunnya tingkat kecelakaan dan fatalitas kecelakaan lalu lintas di jalan;


Meningkatnya keterpaduan antar moda dan efisiensi dalam mendukung mobilitas manusia, barang dan
jasa;

Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang baik & penanganan dampak polusi
udara serta pengembangan teknologi sarana transportasi yang ramah lingkungan terutama wilayah
perkotaan;

umum -13

SASARAN PEMBANGUNAN
TRANSPORTASI DARAT TAHUN 2010 - 2014
Bidang Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan

Meningkatnya jumlah prasarana dermaga untuk meningkatkan jumlah lintas


penyeberangan baru yang siap operasi dan meningkatkan kapasitas lintas
penyeberangan yang padat
Meningkatkan kelaikan dan jumlah sarana pelayanan SDP
Meningkatnya keselamatan dan keamanan pelayanan ASDP
Meningkatnya kelancaran dan jumlah penumpang, kendaraan yang diangkut,
terutama meningkatnya kelancaran perpindahan antar moda di dermaga
penyeberangan, serta meningkatkan pelayanan angkutan perintis.
Meningkatnya peran serta swasta dan pemerintah daerah dalam
pembangunan dan
pengelolaan ASDP, serta meningkatnya kinerja BUMN di bidang ASDP.
umum -14

SASARAN PEMBANGUNAN
TRANSPORTASI DARAT TAHUN 2010 - 2014
Bidang Transportasi Perkotaan

Mewujudkan tata cara dan konsep pembinaan transportasi perkotaan agar dapat
seluruh pengguna jasa transportasi

Meningkatkan partisipasi dan peran serta institusi terkait dalam penyelenggaraan transportasi
perkotaan.

Meningkatnya kualitas penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan perkotaan.

Meningkatnya peran serta masyarakat dalam peningkatan tertib lalu lintas.

dipahami

Meningkatnya efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan transportasi perkotaan berbasis angkutan


massal.
Meningkatnya tertib lalu lintas dan keselamatan angkutan perkotaan.
Meningkatnya inovasi pengembangan dan teknologi transportasi perkotaan yang ramah
lingkungan.
umum -15

SASARAN PEMBANGUNAN
TRANSPORTASI DARAT TAHUN 2010 - 2014
Bidang Keselamatan Transportasi Darat

Terwujudnya Manajemen Keselamatan Transportasi Darat.

Terwujudnya Prasarana Transportasi Darat yang berkeselamatan.

Terwujudnya Sarana Transportasi Darat yang berkeselamatan.

Terwujudnya Penyelenggaraan dan Pengguna Transportasi Darat


yang berkeselamatan.

umum -16

STRUKTUR ORGANISASI
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

Sekretariat Direktorat Jenderal

Direktorat Lalu Lintas dan


Angkutan Jalan

Direktorat Lalu Lintas dan


Angkutan Sungai, Danau,
dan Penyeberangan

Direktorat Bina Sistem


Transportasi Perkotaan

Direktorat Keselamatan
Transportasi Darat

BPLJSKB, BLLAJSDP, KOPP, UPT


PELABUHAN PENYEBERANGAN

umum -17

Berdasarkan KM. 60 Tahun 2010

STRUKTUR ORGANISASI
Sekretariat Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat

Bagian Perencanaan

Bagian Hukum &


Kerjasama

Bagian Keuangan

Subbag Rencana dan


Program

Subbag Pelaksanaan
Anggaran

Subbag Evaluasi dan


Pemantauan

Subbag Perbendaharaan Dan


BMKN

Subbag Sistem Informasi


dan Pelaporan

Subbag Verifikasi
Anggaran

Sub Bagian Peraturan


Perundang-Undangan

Sub Bagian Bantuan


Hukum Dan Dokumentasi

Sub Bagian Humas


Dan KSLN

Bagian Kepegawaian
& Umum
Sub Bagian
Kepegawaian Dan
Organisasi

Sub BagianTata
Usaha

Sub Bagian Rumah


Tangga

Kelompok Jabatan
Fungsional
umum -18

STRUKTUR ORGANISASI
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Sub Bagian Tata


Usaha

Subdit Jaringan
Transportasi Jalan

Subdit Sarana
Angkutan Jalan

Subdit Lalu Lintas


Jalan

Subdit Angkutan
Jalan

Subdit Pengendalian
dan Operasional

Seksi Jaringan
Prasarana & Pelayanan

Seksi Pengujian
Kendaraan Bermotor

Seksi Manajemen
&Rekayasa Lalin

Seksi Angkutan
Penumpang

Seksi Monitoring
Operasional

Seksi Pengembangan
Transportasi Jalan

Seksi Teknologi
Kendaraan Bermotor

Seksi Perlengkapan
Jalan

Seksi Angkutan
Barang

Seksi Bimbingan
Teknis PPNS

umum -19

STRUKTUR ORGANISASI
Direktorat Lalu Lintas & Angkutan
Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Sub Bagian Tata


Usaha

Subdit Pelabuhan
SDP

Subdit Lalu Lintas


SDP

Seksi Rancang Bangun


Sarana

Seksi Rancang
Bangun Pelabuhan

Seksi Manajemen
Lalu Lintas

Seksi Bimbingan
Usaha Angkutan

Seksi Bimbingan
Perawatan Sarana

Seksi Bimbingan
Pengelolaan Pelabuhan

Seksi Alur dan


Pelabuhan

Seksi Tarif dan


Keperintisan

Subdit Jaringan
Transportasi SDP

Subdit Sarana
Angkutan SDP

Seksi Analisa & Evaluasi


Jaringan

Seksi Pengembangan
Jaringan

Subdit Angkutan SDP

umum -20

STRUKTUR ORGANISASI
Direktorat Bina Sistem Transportasi
Perkotaan

Sub Bagian Tata Usaha

Subdit Jaringan
Transportasi Perkotaan

Subdit Lalin Perkotaan

Subdit Angkutan
Perkotaan

Subdit Pemaduan Moda


Transportasi Perkotaan

Subdit Dampak Transportasi


Perkotaan

Seksi Jaringan
Transportasi Perkotaan
Wilayah I

Seksi Lalu Lintas


Perkotaan Wilayah I

Seksi Angkutan
Perkotaan Wilayah I

Seksi Pemaduan Moda


Transportasi Perkotaan
Wilayah I

Seksi Dampak Transportasi


Perkotaan Wilayah I

Seksi Jaringan
Transportasi Perkotaan
Wilayah II

Seksi Lalu Lintas


Perkotaan Wilayah II

Seksi Angkutan
Perkotaan Wilayah II

Seksi Pemaduan Moda


Transportasi Perkotaan
Wilayah II

Seksi Dampak Transportasi


Perkotaan Wilayah II

umum -21

STRUKTUR ORGANISASI
Direktorat Keselamatan Transportasi
Darat
Sub Bagian Tata Usaha

Subdit Manajemen
Keselamatan

Subdit Promosi dan


Kemitraan

Subdit Bina Keselamatan


Angkutan Umum

Subdit Audit dan


Inspeksi Keselamatan

Seksi Monitoring dan


Evaluasi

Seksi Promosi

Seksi Keselamatan
Pengusahaan Angkutan
Umum

Seksi Audit
Keselamatan

Seksi Pengembangan
Keselamatan

Seksi Kemitraan

Seksi Keselamatan
Awak Angkutan Umum

Seksi Inspeksi
Keselamatan

umum -22

STRUKTUR ORGANISASI
Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi
Kendaraan Bermotor
Sub Bagian Tata Usaha

Seksi Pengujian

Seksi Sertifikasi

Seksi Sarana Pengujian

Seksi Teknologi
Pengujian

Kelompok Jabatan
Fungsional

umum -23

STRUKTUR ORGANISASI
Balai Lalu Lintas Angkutan Jalan, Sungai,
Danau, dan Penyeberangan
Sub Bagian Tata Usaha

Seksi Jaringan Pelayanan


dan Prasarana

Seksi Angkutan dan


Teknis Sarana

Kelompok Jabatan
Fungsional

umum -24

STRUKTUR ORGANISASI
Kantor Otoritas Pelabuhan
Penyeberangan (KOPP)
Sub Bagian Tata Usaha

Seksi Perencanaan dan


Pembangunan

Seksi Operasi

Kelompok Jabatan
Fungsional

umum -25

STRUKTUR ORGANISASI
Kepala UPT Pelabuhan
Penyeberangan

TU & Kepegawaian
Kepe

Kelompok Jabatan
Fungsional

umum -26

PRODUK PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DITJEN


HUBDAT 1990 - 2014
No.

Tahun

UU

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

1990
1991
1992
1993
1994
1995
1996
1997
1998
1999
2000

Peraturan
Pemerintah
-

Peraturan
Presiden
-

Keputusan Menteri
7
2
15
4
3
1
3
2
6
5

Peraturan
Dirjen
4
5
2
6
2
4
5
3
3
6
umum -27

No.

Tahun

UU

12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.

2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

1
1
-

Peraturan
Pemerintah
1
3
4
2
2
1

Peraturan
Presiden
1
1
1
1
-

Keputusan Menteri
2
8
4
7
6
6
5
2
6
4
5
12
6
10

Peraturan
Dirjen
2
8
8
9
9
16
21
12
5
28
12
8
12
15

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -28

UNDANG - UNDANG
UU LLAJ
NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG

UU No. 22 Tahun 2009

Lalu lintas dan Angkutan Jalan

LLAJ

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG

UU No. 17 Tahun 2008

Pelayaran

LLASDP

UU ASDP

umum -29

PERATURAN PEMERINTAH
PP LLAJ
NO
Tahun 2011

NOMOR KEPUTUSAN

Peraturan Pemerintah Nomor


8 Tahun 2011
2
Peraturan Pemerintah Nomor
32 Tahun 2011
3
Peraturan Pemerintah Nomor
37 Tahun 2011
Tahun 2012
1
2
3

Peraturan Pemerintah Nomor


51 Tahun 2012
Peraturan Pemerintah Nomor
55 Tahun 2012
Peraturan Pemerintah Nomor
80 Tahun 2012

TENTANG

BIDANG

Angkutan Multimoda

LLAJ

Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak, Serta


Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas
Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

LLAJ

Sumber Daya Manusia di Bidang Transportasi

LLAJ

Kendaraan

LLAJ

Tata Cara Pemeriksaaan Kendaraan Bermotor di Jalan


dan Penindakan Pelanggaran lalu Lintas dan Angkutan
Jalan

LLAJ

KETERANGAN

LLAJ

Tahun 2013
1

Peraturan Pemerintah
Nomor 62 Tahun 2013

Investigasi Kecelakaan Transportasi

LLAJ

umum -30

NO

NOMOR KEPUTUSAN

Peraturan Pemerintah
Nomor 79 Tahun 2013
Tahun 2014
1

Peraturan Pemerintah
Nomor 74 Tahun 2014

TENTANG
Jaringan LLAJ

Angkutan Jalan

BIDANG

KETERANGAN

LLAJ

LLAJ

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -31

PERATURAN PEMERINTAH
PP ASDP
NO
Tahun 2009

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

PP. Nomor : 61 Tahun


2009

Kepelabuhanan

ASDP

pengganti PP 70
Tahun 2001

PP. Nomor : 5 Tahun 2010

Kenavigasian

ASDP

pengganti PP 81
Tahun 2000

PP. Nomor : 20 Tahun


2010
PP. Nomor : 21 Tahun
2010

Angkutan Di Perairan

ASDP

Perlindungan Lingkungan Maritim

ASDP

Perubahan atas PP. Nomor : 20 Tahun 2010


tentang Angkutan Di Perairan

ASDP

1
Tahun 2010

3
Tahun 2011
1

PP. Nomor : 22 Tahun


2011

Revisi PP 20 Tahun
2010

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -32

KEPUTUSAN MENTERI
KM LLAJ
NO
NOMOR KEPUTUSAN
TAHUN 1988
1

KM 27 Tahun 1988

TENTANG

BIDANG

Tanda Permukaan Jalan

Angkutan

KETERANGAN

TAHUN 1990
1

KM No.74 Tahun

Angkutan Peti Kemas di Jalan

LLAJ

KM No.75 Tahun 1990

Biaya Kompensasi Kilometer Kosong dan


Waktu Tunggu Taksi Bandara Soekarno
Hatta

LLAJ

KM No.90 Tahun 1990

KM No.93 Tahun

Pensiun Pegawai dan Pensiun


Janda/Duda Perum Damri dan Perum
ASDP komponennya (berdasarkan PP
Nomor 44 Tahun 1993)
Proyek Percontohan (Pilot Project)
Pengujian Kendaraan Bermotor oleh

Kepegawaian

LLAJ

umum -33

NO

NOMOR KEPUTUSAN

KM No.109 Tahun 1990


KM No.110 Tahun 1990

KM No.114 Tahun 1990

TENTANG
Badan Hukum Swasta di Dati I Prop.
Jawa Timur
SKB Peraturan Pelaksanaan PP 22
Tahun 1990 tentang Penyerahan
Sebagian Urusan Pemerintahan Dalam
Bidang LLAJ kepada Dati I dan Dati II
Pola Karir PNS dilingkungan Departemen
Perhubungan
Pedoman Teknis Penyusunan Penyajian
Informasi Lingkungn, AMDAL, Penyajian
Evaluasi Lingkungan dan Studi Evaluasi
Lingkungan untuk Kegiatan di Bidang
Angkutan Jalan

BIDANG

KETERANGAN

LLAJ

Kepegawaian

LLAJ

TAHUN 1991
1

KM 17 Tahun 1991

KM 25 tahun 1991

Rambu Lalu Lintas di Jalan


Penyempurnaan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989
sebagaimana telah diubah dengan
Keputusan Menteri Perhubungan Nomor
KM 22 Tahun 1991

LLAJ

LLAJ

umum -34

NO
NOMOR KEPUTUSAN
TAHUN 1993
KM 60 Tahun 1993 tanggal 9
1
September 1993
KM 62 Tahun 1993 tanggal 9
2
September 1993

TENTANG

KM 63 Tahun 1993 tanggal


9 September 1993

KM 64 Tahun 1993 tanggal 9


September 1993

Marka Jalan (berdasarkan PP Nomor 43


Tahun 1993).
Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas
(berdasarkan PPNomor 43 Tahun 1993)
Persyaratan Ambang Batas Laik Jalan
Kendaraan Bermotor, Kereta
Gandengan, Kereta Tempelan, Karoseri
dan Bak Muatan serta Komponenkomponennya (berdasarkan PP No 44
Tahun 1993)
Persyaratan Teknis Pemakaian Bahan
Bakar Gas Pada Kendaraan Bermotor
(berdasarkan PP Nomor 44 Thn 1993).

KM 65 Tahun 1993 tanggal 9


September 1993
KM 66 Tahun 1993 tanggal 9
September 1993

Fasilitas Pendukung Kegiatan Lalu


Lintas dan Angkutan Jalan
(berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993).
Fasilitas Parkir Untuk Umum
(berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993).

5
6

BIDANG

KETERANGAN

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

umum -35

NO

10

11

NOMOR KEPUTUSAN
KM 67 Tahun 1993 tanggal 9
September 1993

KM 69 Tahun 1993 tanggal 9


September 1993

KM 70 Tahun 1993 tanggal 9


September 1993

KM 71 Tahun 1993 tanggal


9 September 1993

KM 72 Tahun 1993 tanggal 9


September 1993

TENTANG
Tata Cara Pemeriksaan Teknis dan
Laik Jalan Kendaraan Bermotor di Jalan
(berdasarkan PP Nomor 42 Tahun 1993)
Penyelenggaraan Angkutan Barang di
Jalan, sebagaimana telah diubah dengan
KM 30 Tahun 2002 tgl 14 Juni 2002
(berdasarkan PP Nomor 41 Thn 1993)
Tarif Angkutan Penumpang dan Barang
di Jalan, sebagaimana telah
disempurnakan dengan KM 46 Tahun
1998 (berdasarkan PP Nomor 41 Tahun
1993).
Pengujian Berkala Kendaraan
Bermotor (berdasarkan PP Nomor 44
Tahun 1993).

Perlengkapan Kendaraan Bermotor


(berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993).

BIDANG

KETERANGAN

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Dicabut

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

umum -36

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

12

KM 74 Tahun 1993 tanggal


16 September 1993

Biaya Administrasi Pendaftaran


Kendaraan Bermotor (berdasarkan PP
Nomor 44 Tahun 1993).

LLAJ

Dicabut (Menjadi
kewenangan
POLRI)

13

KM 75 Tahun 1993 tanggal 16


September 1993

Biaya Administrasi Surat Izin


Mengemudi (berdasarkan PP Nomor 44
Tahun 1993).

LLAJ

Dicabut (Menjadi
kewenangan
POLRI)

14

KM 76 Tahun 1993 tanggal 16


September 1993

Sistem Informasi Kendaraan Bermotor


dan Surat Izin Mengemudi (berdasarkan
PP Nomor 44 Tahun 1993).

LLAJ

Dicabut (Menjadi
kewenangan
POLRI)

LLAJ

Dicabut (Menjadi
kewenangan
POLRI)

LLAJ

Perlu Direvisi

15

KM 77 Tahun 1993 tanggal 16


September 1993

Kode Wilayah Pendaftaran Tanda


Nomor Kendaraan Bermotor,
sebagaimana telah disempurnakan
dengan KM 69 Tahun 2000 (berdasarkan
PP Nomor 44 Tahun 1993).

TAHUN 1994
1

KM 3 Tahun 1994

Alat Pengendali dan Pengaman Pemakai

umum -37

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

Jalan
2

KM 4 Tahun 1994 tanggal 17


Januari 1994

Tata Cara Parkir Kendaraan Bermotor


(berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993)

LLAJ

Perlu Direvisi

KM 6 Tahun 1994 tanggal 17


Januari 1994

Tanda-tanda Khusus Bagi Penderita


Cacat Tuna Netra dan Cacat Tuna Rungu
Dalam Berlalu Lintas (berdasarkan PP
Nomor 43 Tahun 1993).

LLAJ

Perlu Direvisi

KM 36 Tahun 1994 tanggal


20 Mei 1994

Penyelenggaraan Pendidikan dan


Latihan Mengemudi Kendaraan Bermotor
(berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993).

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

TAHUN 1995
1

KM 5 Tahun 1995 tgl 3 Feb


1995

Penyelenggaraan Penimbangan
Kendaraan Bermotor di Jalan
(berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993)

KM 31 Tahun 1995

Terminal Transportasi Jalan

umum -38

NO
3

NOMOR KEPUTUSAN
KM 32 Tahun 1995

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

Pakaian Seragam PNS untuk Petugas


Operasional di Bidang LLAJ

LLAJ

Petunjuk Teknis Buku dan Tanda Uji


Berkala serta Tanda Samping Kendaraan

LLAJ

Surat Izin Mengemudi Internasional


(berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993).

LLAJ

Dicabut (Menjadi
kewenangan
POLRI)

Kendaraan Tidak Bermotor dan


Penggunaannya di Jalan (berdasarkan
PP Nomor 43 Tahun 1993)

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Dicabut

TAHUN 1996
1

SK Dirjen No
SK.215/AJ.4011/DRJD/1996

TAHUN 1997
1

KM 47 Tahun 1997 tanggal 19


November 1997

KM 48 Thn 1997 Tgl 19 Nov


1997

KM 35 Tahun 1997

Penyempurnaan
Keputusan
Menteri
Perhubungan Nomor 35 Tahun 1996

umum -39

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG
tentang Pedoman Pelaksanaan Lomba
Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

BIDANG

KETERANGAN

TAHUN 1998

KM 15 Tahun 1998 tanggal 27


Februari 1998

KM 55 Tahun 1998 tanggal 8


September 1998

Pengoperasian
Pelayanan
Jasa
Angkutan Orang di Jalan Dari Bandar
Udara Internasional Jakarta SoekarnoHatta (berdasarkan PP Nomor 41
Tahun 1993)
Sabuk Keselamatan (berdasarkan PP
Nomor 44
Tahun 1993)
{ditunda
pemberlakuannya dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 71 Tahun 1998
tentang Penangguhan Pemberlakuan
Kewajiban
Melengkapi
dan
Menggunakan Sabuk
Keselamatan
(Lembaran Negara Tahun 1998 Nomor
137, Tambahan Lembaran Negara Nomor
3780)}.

LLAJ

Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

umum -40

NO
NOMOR KEPUTUSAN
TAHUN 1999

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

KM 38 Tahun 1999 tanggal 14


Juni 1999

Penetapan Tarif Angkutan Penumpang


Dengan Mobil Bus Umum Kelas
Ekonomi.

LLAJ

Dicabut

KM 55 Tahun 1999 tanggal 10


Agustus 1999

Penetapan Kelas Jalan di Pulau Jawa


(berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993).

LLAJ

Dicabut (Menjadi
kewenangan
Kemen. PU)

KM 70 Tahun 1999 tanggal 25


Agustus 1999 Keputusan
Menteri Nomor 1 Thn 2000

Pelaksanaan Uji Coba Sistem Informasi


Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Untuk
Daerah Bali dan Sumatera Bagian
Utara (berdasarkan PP Nomor 43 Tahun
1993).

LLAJ

Dicabut (Menjadi
kewenangan
Kemen. PU)

KM 71 Tahun 1999

Aksesibilitas Bagi Penyandang Cacat dan


Orang Sakit Pada Sarana dan Prasarana
Perhubungan

LLAJ

Perlu Direvisi

umum -41

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

LLAJ

Dicabut /
Dikoordinasikan
dengan Kemen.
Perindustrian

KM 79 Tahun 1999

SKB Bengkel Umum Kendaraan Bermotor


yang di bina Sebagai Unit Pengujian
Berkala Kendaraan Bermotor

KM 84 Tahun 1999

Penyelenggaraan Angkutan Orang di


Jalan dengan Angkutan Umum

Angkutan

Dicabut

Keputusan Menteri Nomor 1 Thn


2000

Penetapan Kelas Jalan di Pulau


Sumatera

Lalu lintas

Dicabut (Menjadi
kewenangan
Kemen. PU)

Keputusan Menteri Nomor 32


Tahun 2000

Petunjuk Pelaksanaan Tarif Jasa


Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor

TAHUN 2000
1

KM 53 Tahun 2000

Perpotongan dan/atau Persinggungan


Antara Jalur Kereta Api Dengan
Bangunan Lain

Keselamatan

Lalu lintas

umum -42

NO

NOMOR KEPUTUSAN

KM 69 Tahun 2000

Keputusan Menteri Nomor 72


Tahun 2000

TENTANG
Penyempurnaan KM 77 Tahun 1993 ttg
Kode Wilayah Pendaftaran Tanda Nomor
Kendaraan Bermotor

BIDANG
Lalu lintas

KETERANGAN
Dicabut (Menjadi
kewenangan
POLRI)

Buku Jalan Untuk Pulau Jawa

Lalu lintas

Perlu Direvisi

TAHUN 2001
1

Keputusan Menteri Nomor 13


Tahun 2001

Penetapan Kelas Jalan di Pulau Sulawesi

Lalu lintas

Dicabut (Menjadi
kewenangan
Kemen. PU)

KM 27 Tahun 2001

Biaya Pembuatan Surat Izin Mengemudi


Internasional

Lalu lintas

Dicabut (Menjadi
kewenangan
POLRI)

Angkutan

Perlu Direvisi

Angkutan

Perlu Direvisi

TAHUN 2002
1

KM 30 Tahun 2002

KM 31 Tahun 2002

Perubahan KM No 69 Tahun 1993


tentang Penyelenggaraan Angkutan
Barang di Jalan
Perubahan KM No 84 Tahun 1999
tentang Penyelenggaraan Angkutan

umum -43

NO

NOMOR KEPUTUSAN

KM 34 Tahun 2002

Keputusan Menteri Nomor 37


Tahun 2002

TENTANG
Barang di Jalan dengan Kendaraan
Umum
Tarif Dasar Angkutan Penumpang Antar
Kota Kelas Ekonomi di Jalan Dengan
Mobil Bus Umum

BIDANG

KETERANGAN

Angkutan

Dicabut

Persyaratan Teknis Sabuk Keselamatan

Keselamatan

Perlu Direvisi

Keputusan Menteri Nomor 59


Tahun 2002

Organisasi dan Tata Kerja Balai


Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi
Kendaraan Bermotor

Keselamatan
Organisasi

Keputusan Menteri Nomor 85


Tahun 2002

Pemberlakuan Kewajiban Melengkapi dan


Menggunakan Sabuk Keselamatan

Keselamatan

Perlu Direvisi

Angkutan

Dicabut

Keputusan Menteri Nomor 89


Tahun 2002

Mekanisme Penetapan Tarif dan Formula


Perhitungan Biaya
Pokok Angkutan
Penumpang Dengan Mobil Bus Umum
Antar Kota Kelas Ekonomi

umum -44

NO

NOMOR KEPUTUSAN

KM 90 Tahun 2002

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

Tarif Batas Atas dan Batas Bawah


Angkutan Penumpang AKAP Kelas
Ekonomi di Jalan dgn Mobil Bus Umum

Angkutan

Dicabut

Lalu lintas

Dicabut (Menjadi
kewenangan
Kemen. PU)

TAHUN 2003
1

KM No 1 Tahun 2003

Penetapan Kelas Jalan Pulau Kalimantan

Keputusan Menteri Nomor 29


Tahun 2003

Tarif Batas Atas dan Batas Bawah


Angkutan Penumpang Antar Kota Antar
Propinsi Kelas Ekonomi di Jalan Dengan
Mobil Bus Umum

Keputusan Menteri Nomor 35


Tahun 2003

Penyelenggaraan Angkutan Orang di


Jalan Dengan Kendaraan Umum

Angkutan

KM Lingkungan Hidup No 141


Tahun 2003

Ambang Batas Emisi Gas Buang


Kendaraan Bermotor Tipe Baru dan
Kendaraan Bermotor Yang Sedang
Diproduksi (Current Production)

Angkutan

Angkutan

Dicabut

Perlu Direvisi

umum -45

NO
NOMOR KEPUTUSAN
TAHUN 2004
1

Keputusan Menteri Nomor 9


Tahun 2004

Keputusan Menteri Nomor 83


Tahun 2004

KM 48 Tahun 2004

KM 9 Tahun 2004

KM 63 Tahun 2004

KP 313 Tahun

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor

Keselamatan

Perlu Direvisi

Biaya Pembuatan Surat Izin Mengemudi


Internasional

Angkutan

Dicabut (Menjadi
kewenangan
POLRI)

Petunjuk Pelaksanaan Jabatan


Fungsional Penguji Kendaraan Bermotor
dan Angka Kreditnya

Angkutan

Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor

Keselamatan

Perubahan Keputusan Menteri


Perhubungan No KM 61 Tahun 1993 ttg
Rambu-Rambu Lalu Lintas di Jalan
Pembentukan
Tim
Koordinasi
Penyelenggaraan Angkutan Lebaran

Angkutan

Perlu Direvisi

Angkutan

Dicabut

umum -46

NO

NOMOR KEPUTUSAN

KP 314 Tahun 2004

KM 85 Tahun 2004

TENTANG
Terpadu Tahun 2004 (1425 H)
Rencana Operasi Penyelenggaraan
Angkutan Lebaran Terpadu Tahun
2004(1425 H)
Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah
Angkutan Penumpang Antar Kota Antar
Propinsi Kelas Ekonomi di Jalan Dengan
Mobil Bus Umum

BIDANG

KETERANGAN

Angkuta

Dicabut

Angkutan

Dicabut

TAHUN 2005

Keputusan Menteri Nomor 19


Tahun 2005

Mekanisme Pemberian Rekomendasi


Untuk
Mendapatkan
Fasilitas
Pembebasan dan/atau Keringanan Bea
Masuk Atas Impor Beberapa Jenis Suku
Cadang, Chassis Engine
Bus Untuk
Angkutan Umum, Completely
Knock
Engine
Bus Untuk Angkutan Umum,
Completely Knock Down (CKD) Untuk
Angkutan Komersial dan Bus Dalam
Bentuk
Completely Built Up (CBU)
Untuk Angkutan Umum

Angkutan

umum -47

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

Keputusan Menteri Nomor 51


Tahun 2005

Tarif Batas Atas dan Batas Bawah


Angkutan Penumpang Antar kota Antar
Propinsi Kelas Ekonomi Dijalan Dengan
Mobil Bus Umum

Angkutan

Dicabut

Keputusan Menteri Nomor 230


Tahun 2005

Pembentukan Tim Koordinasi


Penyelenggaraan Angkutan Lebaran
Terpadu Tahun 2005 (1426H)

Organisasi

Dicabut

Tarif Batas Atas dan Batas Bawah


Angkutan Penumpang Antar Kota Antar
Propinsi Kelas Ekonomi di Jalan dengan
Mobil Bus Umum

Angkutan

Dicabut

KM 51 Tahun 2005

KM 58 Tahun 2005

Rencana Operasi Penyelenggaraan


Angkutan Lebaran Terpadu Tahun
2005(1426 H)

Lalu lintas

Dicabut

KM 59 Tahun 2005

Tarif Batas Atas dan Batas Bawah

Lalu lintas

Dicabut

umum -48

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TAHUN 2006
Keputusan Menteri Nomor 13
1
Tahun 2006
Keputusan Menteri Nomor 14
2
Tahun 2006

Keputusan Menteri Nomor 52


Tahun 2006

Keputusan Menteri Nomor 60


Tahun 2006

TENTANG
Angkutan Penumpang Antar Kota Antar
Propinsi Kelas Ekonomi di Jalan dengan
Mobil Bus Umum

BIDANG

KETERANGAN

Pedoman Pelaksanaan Lomba Tertib lalu


Lintas dan Angkutan Kota

Lalu lintas

Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas

Lalu lintas

Perlu Direvisi

Mekanisme Penetapan Tarif dan Formula


Perhitungan Biaya Pokok Angkutan
Penumpang Dengan Mobil Bus Umum
Antar Kota Kelas Ekonomi

Angkutan

Dicabut

Perubahan Atas Keputusan Menteri


Nomor KM 61 Tahun 1993 tentang
Rambu-rambu
lalu
Lintas
Jalan
Sebagaimana Telah Diubah Dengan KM
Nomor 63 Tahun 2004

Lalu lintas
Perlu Direvisi

umum -49

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

KM 53 Tahun 2006

Tarif Dasar Batas Atas dan Batas Bawah


Angkutan Penumpang Antar Kota Antar
Propinsi Angkutan Penumpang Kelas
Ekonomi di Jalan dengan Mobil Bus
Umum

KM 48 Tahun 2006

Rencana Operasi Penyelenggaraan


Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2006
(1427 H)

KM Nomor 31 Tahun 2006

Pedoman dan Proses Perencanaan di


Lingkungan Departemen Perhubungan

BIDANG

KETERANGAN

Angkutan

Dicabut

Angkutan

Dicabut

Lalu Lintas

TAHUN 2007
1

Keputusan Menteri Nomor 14


Tahun 2007

Kendaraan Pengangkut Peti Kemas di


Jalan

Angkutan

Keputusan Menteri Nomor 51


Tahun 2007

Pedoman Penyelenggaraan Percontohan


Transportasi Jalan

Keselamatan

Keputusan Nomor KP. 344


Tahun 2007

Penetapan Kabupaten Sragen Propinsi


Jawa Tengah Sebagai Kota Percontahan
Keselamatan Transportasi Jalan

Lalu Lintas

Perlu Direvisi

umum -50

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG

Keputusan Menteri Nomor 60


Tahun 2007

Pemberian Subsidi Angkutan


Penumpang Umum di Jalan

Angkutan

KM 43 Tahun 2007

Rencana Operasi Penyelenggaraan


Angkutan Lebaran Terpadu Tahun
2007 (1428 H)

Angkutan

Tata kerja Tim Penilai dan Tata Cara


Penilaian Angka Kredit Bagi Pejabat
Fungsional Penguji Kendaraan Bermotor

Angkutan

KETERANGAN

Dicabut

TAHUN 2008
1

Keputusan Menteri Nomor 28


Tahun 2008

Peraturan Menteri Perhubungan


No. KP. 288 Tahun 2008

Tarif Dasar Batas Atas dan Batas Bawah


Angkutan Penumpang Antar Kota Antar
Propinsi Kelas Ekonomi di Jalan Dengan
Mobil Bus Umum

Angkutan

Dicabut

TAHUN 2009
1

Keputusan Menteri Nomor 111


tahun 2009

Tentang Penetapan Kota Pekanbaru


Propinsi Riau Sebagai Kota Percontohan
Di Bidang Transpotasi Perkotaan.

Lalu lintas

umum -51

NO

NOMOR KEPUTUSAN

Keputusan Menteri Nomor 40


tahun 2009

Keputusan Menteri Nomor 53


tahun 2009

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KP.257
Tahun 2009

Keputusan Menteri Nomor 1


tahun 2009.

Keputusan Menteri Nomor 74


tahun 2009.

TENTANG
Tentang Petunjuk Pelaksana Taris Jasa
Pengujian Tipe, Dan Pengujian Sampling
Kendaraan Bermotor.
Perubahan atas Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM.57 Tahun 2002
tentang Pakaian Dinas Harian Pegawai
Negeri Sipil Bidang Administratif di
Lingkungan Departemen Perhubungan
Pembentukan Tim Koordinasi
Penyelenggaraan Angkutan Lebaran
Terpadu Tahun 2009 (1430 H
Tentang Tarif Dasar Batas Atas Dan
Batas Bawah Angkutan Penumpang
Antar kota Antar Propinsi Kelas Ekonomi
Di Jalan Dengan Mobil Bus Umum.
Tentang Tata Cara Pemberian Bantuan

BIDANG

Angkutan

KETERANGAN
Perlu Direvisi

Kepegawaian

Angkutan

Dicabut

Angkutan

Perlu Direvisi

Perhubungan

umum -52

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG
Hukum di Lingkungan Departemen
Perhubungan

BIDANG

KETERANGAN

TAHUN 2010
1

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: KM 5 Tahun 2010
Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor: KM 60
Tahun 2010 (Pengganti KM 43
Tahun 2005)
Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor: KP 231
Tahun 2010
Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor: KM 3
Tahun 2010

Pedoman Pemberian Penghargaan


Wahana Tata Nugraha.

LLAJ

Tentang Organisasi dan Tata Kerja


Kementerian Perhubungan

Organisasi

Tim Koordinasi Penyelenggaraan


Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010
(1431 H).
Penetapan Standar Pelayanan Minimal
Pada Balai Pendidikan Dan Pelatihan
Transportasi Darat Tegal.

LLAJ

Perlu Direvisi

Dicabut

LLAJ

TAHUN 2011
1

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: PM 82 Tahun 2011

Tata Cara Pelaksanaan Sistem Informasi


Kepegawaian di Lingkungan Kementerian
Perhubungan

Perhubungan

umum -53

NO

NOMOR KEPUTUSAN

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor: KM 259
Tahun 2011

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: KM 81 Tahun 2011

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: KM 71 Tahun 2011

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor: 70 Tahun
2011

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: KM 8 Tahun 2011

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: KM 27 Tahun 2011

TENTANG
Pembentukan Panitia Pelaksana Tingkat
Nasional Penghargaan Wahana Tata
Nugraha Tahun 2011
Standar Pelayanan Minimal Bidang
Perhubungan Daerah Provinsi Dan
Daerah Kabupaten/Kota

BIDANG
LLAJ

LLAJ

Koordinasi Penyusunan Petunjuk Teknis


Dana Alokasi Khusus

Perhubungan

Standar Biaya Tahun 2011 di Lingkungan


Kementerian Perhubungan

LLAJ

Petunjuk Teknis Penggunaan Dana


Alokasi Khusus Bidang Keselamatan
Transportasi Darat Tahun 2011

Perhubungan
Darat

Tata Cara Pelaksanaan Barang/Jasa


yang dibiayai dari APBN Rupiah Murni di

KETERANGAN

Dicabut

Perhubungan
Darat

umum -54

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG
Lingkungan Kementerian Perhubungan
yang Proses Penetapannya dilakukan
oleh Menteri dan Prosedur Menjawab
Sanggahan Banding

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: PM 62 Tahun 2011

Pengaturan Waktu Operasi Kendaraan


Angkutan Barang di Jalan TOL dalam
Kota di DKI Jakarta

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor: PM 85
Tahun 2011

Organisasi dan Tata Kerja Kantor Otoritas


Pelabuhan Penyeberangan.

10

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor: PM 85
Tahun 2011

Organisasi dan Tata Kerja Balai Lalu


Lintas Angkutan Jalan, sungai, Danau
dan Penyeberangan

BIDANG

KETERANGAN

LLAJ

LLAJ

LLAJ

TAHUN 2012
1

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: PM 3 Tahun 2012

Petunjuk Teknis Penggunaan Dana


Alokasi Khusus Bidang Keselamatan
Transportasi Darat

LLAJ

umum -55

NO

NOMOR KEPUTUSAN

Instruksi Menteri Perhubungan


Nomor: IM 3 Tahun 2012

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: PM 8 Tahun 2012

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: PM 10 Tahun 2012

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: PM 17 Tahun 2012

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: PM37 tahun 2012

TENTANG
Peningkatan Koordinasi Pelaksanaan
Tugas, Pokok dan Fungsi untuk
Pelaksanaan Teknis dengan Pemerintah
Daerah

BIDANG

Transportasi

Penyelenggaraan dan Pengusahaan


Angkutan Multimoda

LLAJ

Standar Pelayanan Mnimal Angkutan


Massal Berbasis Jalan

LLAJ

Standar Prosedur Operasional


Pencegahan dan Pemberantasan
Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap
Narkotika (P4GN) dan Psikotropika di
sektor transportasi
Jam Kerja dan Daftar Hadir Pegawai Di
Lingkungan Kementerian Perhubungan

KETERANGAN

Transportasi

Kementerian
Perhubungan
RI

umum -56

NO

NOMOR KEPUTUSAN

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: PM 39 Tahun 2012

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor: PM 41 tahun 2012

Tahun 2013
Instruksi Menteri Perhubungan
1
NomorIM 1 Tahun 2013
2

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor PM 9 Tahun 2013

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor PM 54 Tahun 2013

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor PM 64 Tahun 2013

TENTANG
Penggunaan Bahan Bakar Gas Jenis
Compressed Natural Gas (CNG) Pada
Kendaraan Bermotor
Pedoman Pembentukan Unit Layanan
Pengadaan di Lingkungan Kementerian
Perhubungan
Rencana Aksi Peningkatan Keselamatan
Transportasi
Petunjuk Teknis Penggunaan Dana
Alokasi Khusus Bidang Keselamatan
Transportasi Darat
Rencana Umum Jaringan Angkutan
Massal Pada Kawasan Perkotaan
Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan
Bekasi (Jabodetabek)
Tarif Dasar atas dan Batas Bawah
Angkutan Penumpang Antar Kota Antar
Provinsi Kelas Ekonomi di Jalan Dengan
Mobil Bus Umum

BIDANG

KETERANGAN

LLAJ

ULP

LLAJ
LLAJ

LLAJ

LLAJ

umum -57

NO
5

NOMOR KEPUTUSAN
Peraturan Menteri Perhubungan
Nomor PM 96 Tahun 2013

TENTANG
Petunjuk Teknis Penggunaan Dana
Alokasi Khusus Bidang Keselamatan
Transportasi Darat

BIDANG

KETERANGAN

LLAJ

Tahun 2014

2
3

Instruksi Menteri Perhubungan


Nomor PM 8 Tahun 2014
Peraturan Menteri Perhubungan
Nomor PM 13 Tahun 2014
Peraturan Menteri Perhubungan
Nomor PM 34 Tahun 2014

Kompetensi Sumber Daya Manusia Di


Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
dan Di Bidang Lalu Lintas dan Angkutan
Sungai Danau dan Penyeberangan

LLAJ

Rambu Lalu Lintas,

LLAJ

Marka Jalan

LLAJ

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor PM 46 Tahun 2014

Standar Pelayanan Minimal Angkutan


Orang Dengan Kendaraan Bermotor
Umum Tidak Dalam Trayek

LLAJ

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor PM 49 Tahun 2014

Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas

LLAJ

Peraturan Menteri Perhubungan


Nomor PM 57 Tahun 2014

Tarif Dasar Batas Atas Dan Batas Bawah


Angkutan Penumpang Antarkota
Antarprovinsi Kelas Ekonomi di Jalan
dengan Mobis Bus Umum

LLAJ

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -58

KEPUTUSAN MENTERI
KM ASDP
NO
TAHUN 1977
1

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

KM Nomor PM. 3/L/PHB-77


tanggal 18 Mei 1977

Perambuan Lalu Lintas Perairan Pedalaman di


Indonesia

Angkutan SDP

Penetapan Lintas Penyeberangan

Angkutan SDP

Direvisi

Penyempurnaan Lampiran Keputusan


Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 25 Tahun 1991

Angkutan SDP

Direvisi

TAHUN 1989
1

KM 64 Tahun 1989

TAHUN 1994

KM 49 tahun

TAHUN 1995
``

umum -59

Angkutan SDP

KM 33 Tahun 1995

Penyempurnaan Lampiran Keputusan


Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 49 Tahun 1994

Direvisi

KM 62 Tahun 1997

Tarif Angkutan Penyeberangan antar propinsi.

Angkutan SDP

Penyempurnaan Lampiran Keputusan


Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 33 Tahun 1995
Tentang Penyempurnaan Lampiran
Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM
64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 1 Tahun 1997

Angkutan SDP

Direvisi

Angkutan SDP

Direvisi

TAHUN 1997
1

KM 1 Tahun 1997

KM 13 Tahun 1997

umum -60

KM 36 Tahun 1997

Kewenangan dan Prosedur Penunjukan PNS


di Lingkungan UPT Lalu Lintas dan Angkutan
Sungai dan Danau dalam Pelaksanaan Tugas
Keselamatan Berlayar di Sungai dan Danau

Angkutan SDP

Penyempurnaan Lampiran Keputusan


Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir KE VII Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 13 Tahun 1997

Angkutan SDP

Direvisi

Penyempurnaan Lampiran Keputusan


Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir KE VIII Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 30 Tahun 1998

Angkutan SDP

Direvisi

TAHUN 1998

KM 30 Tahun 1998

KM 43 Tahun 1998

umum -61

KM 82 Tahun 1998

Penyempurnaan Lampiran Keputusan


Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir KE IX Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 43 Tahun 1998

Angkutan SDP

Direvisi

Penyelenggaraan Pelabuhan
Penyeberangan, sebagaimana telah diubah
dengan KM 52 Tahun 2004 tanggal 21 Mei
2004 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan
Penyeberangan

Angkutan SDP

Direvisi

Petunjuk Pelaksanaan Tarif Jasa Pelabuhan


Pada Pelabuhan Penyeberangan, Sungai dan
Danau Yang Diselenggarakan Oleh Unit
Pemerintahan sebagaimana telah
disempurnakan dengan KM 23 Tahun 2003
tanggal 25 April 2003 tentang
Penyempurnaan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 33 Tahun 2000

Angkutan SDP

Direvisi

TAHUN 1999

KM 32 Tahun 1999
tanggal 26 Mei 1999

TAHUN 2000

KM 33 Tahun 2000

umum -62

KM 66 Tahun 2000

tentang Petunjuk Pelaksanaan Tarif Jasa


Pelabuhan pada Pelabuhan Penyeberangan,
Sungai dan Danau yang Diselenggarakan oleh
Unit Pemerintahan
Penyempurnaan Lampiran Keputusan
Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir Ke X Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 82 Tahun 1998

Angkutan SDP

Direvisi

Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan

Angkutan SDP

Dicabut dan
diganti
dengan PM 26
Tahun 2012

Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan di


Pelabuhan Penyeberangan yang Diusahakan
sebagaimana telah disempurnakan dengan
KM 19 Tahun 2003

Organisasi

Direvisi

TAHUN 2001
1

KM 32 Tahun 2001

TAHUN 2002
1

KM 11 Tahun 2002

umum -63

KM 53 Tahun 2002

Tatanan Kepelabuhanan Nasional

KM 60 Tahun 2002

Organisasi dan Tata Kerja Pelabuhan


Penyeberangan

TAHUN 2003

KM 16 Tahun 2003

Angkutan SDP
Organisasi

Penyempurnaan Lampiran Keputusan


Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir KE 13 Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 58 Tahun 2003
Perubahan Keputusan Menteri Perhubungan
Nomor KM. 11 Tahun 2002 Tentang
Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan Di
Pelabuhan Penyeberangan Yang Diusahakan

Angkutan SDP

Pelabuhan

KM 19 Tahun 2003

KM 58 Tahun 2003

Mekanisme Penetapan dan Formulasi


Perhitungan Tarif Angkutan Penyeberangan

Angkutan SDP

KM 73 Tahun 2004

Penyelenggaraan Angkutan Sungai dan Danau

Angkutan SDP

TAHUN 2004
1

Direvisi

umum -64

KM 52 Tahun 2004

KM 71 Tahun 2004

KM 76 Tahun 2004

Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan


Penyempurnaan Lampiran Keputusan
Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir KE 14 Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor: KM 16 Tahun 2003

Lalu lintas
Angkutan
Angkutan SDP

Penyempurnaan Ke 15 Lampiran Keputusan


Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 71 Tahun 2004

Angkutan SDP

Tarif Penyeberangan Lintas Antar Propinsi


untuk penumpang kelas ekonomi, kendaraan
dan alat-alat berat

Angkutan SDP

Direvisi

TAHUN 2005
1

KM 60 Tahun 2005

umum -65

KM 69 tahun 2005

KM 48 Tahun 2005

Penetapan Garongkong Di Sulawesi Selatan Batulicin Di Kalimantan Selatan Sebagai Lintas


Penyeberangan

Angkutan SDP

Penyempurnaan Ke 17 Lampiran Keputusan


Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun
1989 tentang Penetapan Lintas
Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah
Terakhir Dengan Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 38 Tahun 2005

Angkutan SDP

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar


Propinsi

Angkutan SDP

Tentang Penetapan Lokasi Pelabuhan


Penyeberangan Kendal Di Desa Mojokerto,
Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal,
Provinsi Jawa Tengah

Lalu lintas

TAHUN 2006
1

KM 46 Tahun 2006

KM 363 Tahun 2006

umum -66

KM 376 Tahun 2006

KM 367 Tahun 2006

KM 368 Tahun 2006

KM 369 Tahun 2006

KM 370 Tahun 2006

Tentang Penetapan Lokasi Pelabuhan


Penyeberangan Dumai Di Kelurahan
Pangkalaan Sesai, Kecamatan Bumai Barat,
Kota Dumai, Provinsi Riau

Lalu lintas

Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan


Lamongan Di Desa Tanggul, Kecamatan
Paciran, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa
Timur
Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan
Bawean Di Desa Sungai Teluk, Kecamatan
Sangkapura, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa
Timur

Lalu lintas

Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan


Klungkung Daratan Di Desa Gunaksa,
Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung,
Provinsi Bali
Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan
Nusa Penida Di Desa Sampalan, Kecamatan
Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Provinsi
Bali

Lalu lintas

Lalu lintas

Lalu lintas

umum -67

10

KM. 379 Tahun 2006

KM 380 Tahun 2006

KM 381 Tahun 2006

Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan


Mengkikip Di Desa Mengkikip, Kecamatan
Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Bengkalis,
Provinsi Riau
Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan
Tanjung Kapal Di Desa Tanjung Kapal,
Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis,
Provinsi Riau

Lalu lintas

Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan


Bahaur, Kecamatan Kahayan Kuala,
Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan
Tengah.

Lalu lintas

Lalu lintas

TAHUN 2007
1

Keputusan Menteri Nomor


58 Tahun 2007
Keputusan Menteri Nomor
62 Tahun 2007

Perubahan Atas Keputusan Menteri


Perhubungan Nomor KM 73 Tahun 2004
tentang Penyelenggaraan Angkutan Sungai
dan Danau.

Angkutan SDP

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar


Propinsi

Angkutan SDP

umum -68

TAHUN 2008
1

KM 28 Tahun 2008

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar


Propinsi

LLASDP

Keputusan Menteri Nomor


38 tahun 2009.

Tentang Petunjuk Pelaksanaan Tarif Jasa


Pelabuhan Pada Pelabuhan Penyeberangan
Lintas Dalam Negeri

LLASDP

Tarif Lintas Penyeberangan antar Propinsi

LLASDP

Penetapan Lintas Penyeberangan Dumai


(Indonesia) Malaka (Malaysia)

LLASDP

Penetapan Tanjung Balai Karimun di Provinsi


Kepulauan Riau Mengkapan di Provinsi Riau
Sebagai Lintas Penyeberangan

LLASDP

Penetapan Garongkong di Provinsi Sulawesi


Selatan Paciran Jawa Timur Sebagai Lintas
Penyeberangan

LLASDP

TAHUN 2009
1
2
3

Keputusan Menteri Nomor


2 tahun 2009.
Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 44
Tahun 2009

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KP
325 Tahun 2009

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KP
436 Tahun 2009

umum -69

TAHUN 2010
1
2

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor SK.
172/AP.401/DRJD/2010
Peraturan Menteri
Perhubungan Nomor : PM.
71 Tahun 2010
Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KP
160 Tahun 2010

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KP
213 Tahun 2010

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KP
265 Tahun 2010

Penetapan Lintas Penyeberangan Perintis TA


2010

LLASDP

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar


Provinsi

LLASDP

Penetapan Pelabuhan Tanjung Api-api di


Provinsi Sumatera Selatan Pelabuhan
Tanjung Kelian di Bangka Belitung Sebagai
Lintas Batas Penyeberangan

LLASDP

Penetapan Pelabuhan Lintas Penyeberangan


Dabo di Provinsi Kepulauan Riau Pelabuhan
Kuala Tungkal di Provinsi Jambi serta
Kampung Balak di Provinsi Riau Tanjung
Balai Karimun di Provinsi Kepulauan Riau
Sebagai Lintas Penyeberangan
Penetapan Lintas Penyeberangan Singkil di
Provinsi Naggroe Aceh Darussalam
Pelabuhan Gunung Sitoli di Provinsi Sumatera
Utara Sebagai Lintas Penyeberangan

LLASDP

LLASDP

umum -70

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KP.
370 Tahun 2010

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor : 6
Tahun 2010

Penetapan Lintas Penyeberangan Wahai di


Provinsi Maluku Waigama di Provinsi Papua
Barat Sebagai Pelabuhan Laut Untuk
Angkutan Penyeberangan

LLASDP

Cetak Biru Pengembangan Transportasi


Penyeberangan Tahun 2010 - 2030

LLASDP

Organisasi dan Tata Kerja Kantor Otoritas


Pelabuhan Penyeberangan

LLASDP

Organisasi dan Tata Kerja Balai Lalu Lintas


Angkutan Jalan, Sungai, Danau dan
Penyeberangan

LLASDP

Perubahan Atas Keputusan Menteri


Perhubungan Nomor KM. 58 Tahun 2003
Tentang Mekanisme Penetapan dan
Formulasi Perhitungan Tarif Angkutan
Penyeberangan

LLASDP

TAHUN 2011
1

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 85
Tahun 2011

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor KM 86
Tahun 2011

TAHUN 2012
1

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor PM 18
Tahun 2012

umum -71

2
3
4

Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor PM 19
Tahun 2012
Keputusan Menteri
Perhubungan Nomor PM 26
Tahun 2012
Peraturan Menteri
Perhubungan Nomor PM 52
Tahun 2012

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar


Provinsi

LLASDP

Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan

LLASDP

Alur Pelayaran Sungai dan Danau

LLASDP

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar


Provinsi

LLASDP

Pengaturan Ukuran Kapal Angkutan


Penyeberangan di Lintas Merak - Bakauheni

LLASDP

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar


Provinsi

LLASDP

Dicabut

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar


Provinsi

LLASDP

Dicabut

TAHUN 2013
1

Peraturan Menteri
Perhubungan Nomor PM 63
Tahun 2013

TAHUN 2014
1

Peraturan Menteri
Perhubungan Nomor PM 88
Tahun 2014
Peraturan Menteri
Perhubungan Nomor PM 31
Tahun 2014
Peraturan Menteri
Perhubungan Nomor PM 58
Tahun 2014

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -72

PERATURAN DIRJEN
PD, SK DIRJEN LLAJ

NO
NOMOR KEPUTUSAN
TAHUN 1990
1

KD Nomor: C.643 KU.506/2/2/90

KD Nomor: B.593.AJ.402/7/1/90

KD Nomor : AJ.402/8/90

TENTANG

BIDANG

Tata Cara Pelaksanaan Pembayaran Biaya


Pengujian Prototipe kendaraan Bermotor.

LLAJ

Prosedur Pendaftaran Landasan dan


Pengesahan Kelaikan Jalan Kendaraan
bermotor, Kereta Gandengan, Kereta
Tempelan, Karoseri dan Bak Muatan serta
Komponen-komponennya .

LLAJ

Prosedur Pengujian Kelaikan Jalan Bagi


Prototipe Kendaraan Bermotor.

LLAJ

KETERANGAN

umum -73

KD Nomor: AJ 005/1/6/90

TAHUN 1991

Petunjuk Pelaksanaan Usaha Taxi Bandar


Udara Soekarno-Hatta .

LLAJ

LLAJ

KD. Nomor: AJ. 403/1/6/91

Prinsip Dasar Pembatasan Lalu Lintas


Kendaraan Pribadi.

KD Nomor: AJ. 401/1/8/91

Pedoman Teknis Pengaturan Lalu Lintas pada


Ruas Jalan.

LLAJ

KD Nomor: AJ. 401/1/7/91

LLAJ

KD Nomor: PS.302/2/20/91

Pedoman Teknis Pengendalian Lalu Lintas


Terpusat.
Peningkatan Pengawasan Pengunaan Jalan.

KD Nomor: PS.303/6/2/91

LLAJ

Tata Cara penunjukan Pejabat PLH bagi


Pejabat Struktural di Lingkungan Ditjen
perhubungan Darat.

Ditjen
perhubungan
Darat

Penyempurnaan Petunjuk Pelaksanaan


Angkutan Peti Kemas di Jalan.

Angkutan

TAHUN 1992
1

KD Nomor: AJ.306/1/15/DRPD/92

Direvisi

umum -74

KD Nomor: AJ.306/1/5/92

Petunjuk Pelaksanaan Angkutan Peti Kemas di


Jalan.

Angkutan

TAHUN 1993
1

SK Dirjen HK.206/1/20/DRPD/93

KD Nomor 271/HK.105/DJPD/96
tanggal 16 April 1996

KD Nomor 272/HK.105/DJPD/96

Pedoman Teknis Perambuan di Perairan


Daratan dan Penyeberangan.

LLAJ

Pedoman Teknis Perekayasaan Tempat


Perhentian Kendaraan Penumpang Umum.

LLAJ

Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas


Parkir .

LLAJ

Peralatan Pemeriksaan Kendaraan Bermotor


di Jalan

LLAJ

Petunjuk Teknis Pengoperasian Angkutan


Orang Dengan Kendaraan Sewa.

LLAJ

TAHUN 1994
1

KD Nomor: AJ.4011/3/20/DRJD/94

KD Nomor: HK.208/1/11/DRPD/94
tanggal 21 Juli 1994

Dicabut

umum -75

TAHUN 1996
1

KD Nomor 271/HK.105/DJPD/96
tanggal 16 April 1996

KD Nomor 272/HK.105/DJPD/96
tanggal 16 April 1996

KD Nomor 273/HK.105/DJPD/96
tanggal 16 April 1996

KD Nomor 274/HK.105/DJPD/96
tanggal 16 April 1996

Pedoman Teknis Perekayasaan Tempat


Perhentian Kendaraan Penumpang Umum.

LLAJ

Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas


Parkir .

LLAJ

Pedoman Teknis Pengaturan Lalu Lintas di


Persimpangan Berdiri Sendiri Dengan Alat
Pemberi Isyarat Lalu Lintas.

LLAJ

Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan


Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan
Dalam Trayek Tetap dan Teratur.

LLAJ

Perekayasaan Fasilitas Pejalan Kaki di


Wilayah Kota.
Petunjuk Teknis Penyelenggaraan
Perlengkapan Jalan.

LLAJ

Petunjuk Teknis Survei Kebutuhan


Perlengkapan Jalan.

LLAJ

TAHUN 1997
1
2
3

KD Nomor
SK.43/AJ.007/DRJD/97 1 Feb 97
KD Nomor
SK.116/AJ.404/DRJD/97 11 Apr 97
KD Nomor:
SK.141/AJ.004/DRJD/97 tanggal

LLAJ

umum -76

19 Mei 1997
4

KD Nomor SK.
282/AJ.404/DRJD/97 tanggal 7
Oktober 1997

KD Nomor
SK.285/AJ.4011/DRJD/97 tanggal
20 Oktober 1997

Persyaratan Teknis Pemakaian Peralatan


Tacholink dan Alat Pembatas Kecepatan
Pada Kendaraan Bermotor.
Peralatan Uji Pemeriksaan dan Pengawasan
Kendaraan Bermotor di Jalan {Keputusan
Dirjen ini mencabut dan menggantikan KD
Nomor AJ.4011/3/20/DRPD/94 tanggal 29
Juni 1994 tentang Peralatan Pemeriksaan
Kendaraan Bermotor di Jalan, dan KD Nomor
AJ.4011/3/19/DRPD/94 tanggal 29 Juni 1994
tentang Peralatan Pengujian Kendaraan
Bermotor Keliling (PKB Mobile)}.

LLAJ

Petunjuk Teknis Pengoperasian Pelayanan


Jasa Angkutan Orang di Jalan Dari Bandar
Udara Internasional Jakarta Soekarno-Hatta
.

LLAJ

Biaya Kompensasi Kilometer Kosong dan

LLAJ

LLAJ

TAHUN 1998
1

KD Nomor SK.65/AJ.005/DRJD/98
tanggal 19 Maret 1998

KD Nomor

umum -77

SK.66/KU.506/DRJD/98 19 Maret
98

KD Nomor
SK.205/AJ.109/DRJD/98 tanggal
18 Desember 1998

Waktu Tunggu Taksi Bandar Udara


Internasional Jakarta Soekarno-Hatta.
Penetapan Pengoperasian Unit Pelaksana
Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB)
di seluruh Indonesia, jo. KD Nomor
SK.72/AJ.109/DRJD/2000 tanggal 15 Februari
2000 tentang Penambahan Lokasi
Pengoperasian Kembali Unit Pelaksana
Penimbangan Kendaraan Bermotor

LLAJ

TAHUN 1999

KD Nomor
SK.03/AJ.4011/DRJD/99 tanggal
8 Januari 1999

KD. Nomor:
SK.165/HK.206/DRJD/99 tanggal

Pedoman Teknis Buku Uji dan Tanda Samping


Kendaraan Bermotor, jo. KD Nomor
K.75/AJ.4011/DRJD/99 tanggal 17 Mei 1999,
jo. KD Nomor SK.892/AJ.4011/DRJD/2001
tanggal 23 Oktober 2001 (Keputusan Dirjen
ini mencabut dan menggantikan KD Nomor
SK.215/AJ.4011/DRJD/96 tanggal 10 April
1996 tentang Pedoman Teknis Buku dan
Tanda Uji Berkala serta Tanda Samping
Kendaraan).
Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan
Penimbangan Kendaraan Bermotor di Jalan

LLAJ

LLAJ

umum -78

21 September 1999

KD. Nomor:
SK.301/KP.0019/DRJD/99 tanggal
28 Desember 1999

Dengan Alat Penimbangan Yang Dapat


Dipindah-pindahkan (Portable).
Kriteria Kualifikasi Teknis Tenaga Penguji
Berkala Kendaraan Bermotor, jo.KD
SK.177/AJ.108/DRJD/2001 tanggal 15
Februari 2001.

LLAJ

TAHUN 2000
1

KD Nomor : SK.009/SK/7/2000

KD Nomor :
SK.04/SK/DJ.ILMEA/V/2000

KD Nomor :
SK.72/AJ.109/DRJD/2000

Ketentuan dan Tata Cara Sertifikasi Bengkel


Umum Kendaraan Bermotor
Persyaratan dan Penilaian Bengkel Umum
Kendaraan Bermotor
Penambahan Lokasi Pengoperasian Kembali
Unit Pelaksanaan Penimbangan Kendaraan
Bermotor

Keselamatan

Keselamatan

Angkutan - Lalu
lintas

umum -79

KD. Nomor :
SK.76/AJ.102/DRJD/2000

Penetapan Simpul Jaringan Transportasi


Jalan Untuk Terminal Penumpang Tipe A di
seluruh Indonesia

KD. Nomor :
SK.696/AJ.306/DRJD/2000

Penyempurnaan Keputusan Direktur


Jenderal Perhubungan Darat Nomor
AJ.306/1/5 tanggal 31 Maret 1992 tentang
Petunjuk Pelaksanaan Angkutan Peti Kemas
di Jalan

KD. Nomor :
SK.977/HK.208/DRJD/2000

Penetapan Rambu Kelas Jalan Pada Jalan


Nasional di Propinsi Jawa Tengah dan
Propinsi DI. Yogyakarta

TAHUN 2001
1

KD. No : SK.
674/AJ.003/DRJD/2001

Hasil Evaluasi Penetapan Jumlah Bus Pada


Trayek AKAP di Seluruh Indonesia

KD. No : SK.653/AJ.202/DRJD/2001

Petunjuk Teknis Penyelengaraan angkutan


Sewa

Lalu lintas
Angkutan - Lalu
lintas Keselamatan

Lalu lintas

Angkutan

Angkutan

umum -80

TAHUN 2002
1

2
3

KD. Nomor :
SK.47/HK.402/DRJD/2002 dan
No.48/HK.402/DRJD/2002
KD. Nomor : SK.
64/AJ.402/DRJD/2002
KD. Nomor :
SK.687/AJ.206/DRJD/2002

KD. Nomor :
SK.1184/PR.301/DRJD/2002

KD. Nomor :
SK.1185/PR.301/DRJD/2002

Sanksi tahap I Pelanggaran Angkutan Lebaran


Kode Wilayah Uji Berkala Kendaraan
Bermotor
Pedoman Teknis Penyelenggaran Angkutan
Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan
Dalam Trayek Tetap dan teratur
Tarif Jarak Batas Atas dan Tarif Batas Bawah
Angkutan Penumpang Dengan Mobil Bus
Umum Kelas Ekonomi Pada Trayek-Trayek
antar Kota Propinsi di Seluruh Indonesia
Petunjuk Pelaksanaan Mekanisme
Pengawasan Tarif Angkutan Penumpang

Angkutan
Lalu lintas
Keselamatan
Angkutan

Angkutan

Dicabut

Angkutan

Dicabut

umum -81

Antar Kota Antar Propinsi dengan Mobil Bus


Umum.

KD. Nomor :
SK.1186/HK.402/DRJD/2002

Pemberian Sanksi Administratif Terhadap


Pelanggaran yang Dilakukan oleh Pengusaha
Angkutan Penumpang Umum Dalam Trayek
Tetap dan Teratur

SK Dirjen Nomor :
SK.576/HK.402/DRJD/2002

Petunjuk Teknis Pengunaan Bantalan Beton


Monoblok Dengan Proses Pretension

KD. Nomor :
SK.1187/HK.402/DRJD/2002

Pemberian Sanksi Administratif Terhadap


Pelanggaran yang Dilakukan oleh
Pengusaha Angkutan Penumpang Umum
Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Kelas
Ekonomi pada Periode Angkutan Lebaran
Tahun 2002 (1423 H)

Angkutan

Dicabut

Angkutan

Angkutan
Keselamatan

Dicabut

umum -82

TAHUN 2003
1

KD. Nomor :
SK.75/AJ.601/DRJD/2003

Penyelenggaraan Pool dan Agen Perusahaan


Otobus (PO)

Angkutan
Lalu lintas

KD. Nomor : SK.136/AJ.601


DRJD/2003

KD. Nomor :
SK.1011/AJ.402/DRJD/2003

Simpul Penetepan Simpul Jeringan


Transportasi Jalan terminal Tipe A di Seluruh
Indonesia.
Pedoman Teknis Buku Uji, Tanda Uji
Berkala dan Tanda Samping Kendaraan
Bermotor.

KD. Nomor :
SK.1131/AJ.003/DRJD/2003

Petunjuk Teknis Standar Fasilitas Pelayanan


Bus Umum Angkutan Antar Kota

KD. Nomor :
SK.1763/AJ.501/DRJD/2003

Petunjuk Teknis Tanggap Darurat Kecelakaan


Angkutan Penumpang Umum

KD. Nomor :
SK.1857/AJ.201/DRJD/2003
KD. Nomor : SK.
1858/HK.402/DRJD/2003

Rencana Operasi Angkutan Lebaran.

5
6
7

Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran

Angkutan
Keselamatan
Angkutan
Keselamatan
Keselamatan
Angkutan - Lalu
Lintas
Angkutan
Keselamatan

Dicabut

umum -83

Angkutan Umum Antar Kota Antar Propinsi


(AKAP) Kelas Ekonomi pada Periode
Angkutan Lebaran Tahun 2003 (1424 H)
TAHUN 2004
1

SE. Dirjen . Nomor:


SE.01/AJ.307/DRJD/2004

KD. Nomor :
SK.81/AJ.108/DRJD/2004

Pengawasan dan Pengendalian Muatan Lebih

Penyelengaraan Uji Coba Metode Baru


Pengelolaan Jembatan Timbang Dalam
Rangka Penegakan Hukum Tentang Usuran
dan Berat Kendaraan di Propinsi Sumatera
Barat dan Propinsi NAD

KD. No SK.725/AJ.302/DRJD/2004

Pengangkutan Bahan Berbahaya dan Beracun


(B3) di Jalan

KD. Nomor :
SK.726/AJ.307/DRJD/2004

Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan


Alat Berat di Jalan

Angkutan
Keselamatan
Angkutan
Keselamatan

Angkutan
Keselamatan
Keselamatan

umum -84

5
6
7

KD. Nomor :
SK.727/AJ.307/DRJD/2004
KD. Nomor : SK
852/AJ.302/DRJD/2004
KD. Nomor :
SK.1201/AJ.205/DRJD/2004

KD. Nomor :
SK.1280/AJ.302/DRJD/2004

KD. Nomor :
SK.1590/PR.301/DRJD/2004

TAHUN 2005
1

PD. Nomor : SK
538/AJ.306/DJPD/2005

Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan


Barang Umum di Jalan.
Pemakaian Bahan Bakar Pada Kendaraan
Bermotor.
Hasil Evaluasi Penetapan Jumlah Bus Pada
Trayek-Trayek Antar Kota Antar Propinsi
(AKAP) di Seluruh Indonesia.
Bentuk, Warna dan Ukuran Surat Persetujuan
Pengangkutan Alat Berat dan Pengangkutan
Bahan Berbahaya dan Beracun
Tarif Jarak Batas Atas dan Tarif Jarak Batas
Bawah Angkutan Penumpang Dengan Mobil
dan Bus Umum Kelas Ekonomi Pada TrayekTrayek Antar Propinsi Di Seluruh Indonesia
Perubahan Atas Keputusan Direktur Jenderal
Perhubungan Darat Nomor.
AJK.306/1/5/Tahun 2005 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Angkutan Peti Kemas Di Jalan
Jo. Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan

Angkutan
Keselamatan
Angkutan
Keselamatan
Angkutan
Angkutan - Lalu
lintas
Keselamatan
Angkutan

Dicabut

Angkutan
Keselamatan

umum -85

Darat tentang Penyempurnaan Keputusan


Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor :
AJ.306/1/5 Tahun 2005 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Angkutan Peti Kemas Di Jalan
2

Angkutan
Keselamatan

PD. Nomor :
SK.747/HM.101/DJPD/2005

Uji Coba Penerapan Sistem Informasi


Manajemen Pengujian Berkala Kendaraan
Bermotor Di Kota Pontianak.

KD. Nomor :
SK.984/AJ.401/DRJD/2005

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah


dan/atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol
Cikampek- Purwakarta-Padalarang
(Cipularang).

PD No: SK. 1076/KP/DRJD/2005

Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor

Angkutan

Tarif Jarak Batas Bawah Angkutan


Penumpang Dengan Mobil Bus Umum Kelas
Ekonomi Pada Trayek-Trayek Antar Kota
Antar Propinsi di Seluruh Indonesia

Angkutan

KD. Nomor :
SK.1230/PR.301/DRJD/2005

Lalu lintas

umum -86

PD. Nomor : SK
1320/HK/205/DRJD/2005

PD. Nomor: SK.


1378/PR.301/DRJD/2005

PD. Nomor : SK.


1453/HK.402/DRJD/2005

SK Dirjen
SK.770/KA.401/DRJD/2005
TAHUN 2006
9

Peraturan Dirjen
SK.2753/AJ.201/DRJD/2006

Peraturan Dirjen
SK.2931/HK.402/DRJD/2006 Ttg

Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan


Angkutan Barang Pada Masa Angkutan
Lebaran Tahun 2005/1426 H
Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan
Penumpang dengan Mobil Bus Umum Kelas
Ekonomi Pada Trayek-Trayek Antar kota Antar
Propinsi di Seluruh Indonesia
Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran
Tarif dan/Penelantaran Pnp Angkutan Umum
AKAP Pada Periode Angkutan Lebaran Tahun
2005/1426 H
Pedoman Teknis Perlintasan Sebidang Antara
Jalan Dengan Jalur Kereta Api
Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan
Angkutan Barang Pada Masa Angkutan
Lebaran Tahun 2006 (1427 H)
Peraturan Dirjen SK.2931/HK.402/DRJD/2006
Ttg Sanksi Administratif Terhadap
Pelanggaran Tarif dan/atau Penelantaran

Angk-Lalins

Dicabut

Angkutan

Dicabut

Angkutan

Angkutan

Lalu lintas
Angkutan Jalan

Dicabut

Angkutan

Dicabut

umum -87

PD. Nomor : SK.1554 / AJ.492/


DRJD/2006

PD. Nomor : SK.


2257/AJ.003/DRJD/2006

KD. Nomor :
SK.2660/KU.403/DJPD/2006

Penumpang Angkutan Umum Antar Kota


Antar Propinsi (AKAP) pada Periode Angkutan
Lebaran Tahun 2006 (1427 H)
Pelaksanaan Uji Emisi Gas Buang Kendaraan
Bermotor tipe Baru dan Kendaraan Bermotor
Yang Sedang diproduksi (CURRENT
PRODUCTION)
Tentang Uji Coba Penerapan Ijin Trayek
Angkutan Pemandu Moda Dengan
Pendekatan Izin Berdasarkan Kualitas (quality
licensing) Pada Trayek Bandung Supermall
(BSM) Bandara Soekarno Hatta
Koordinator Pelaksaaan Sistem Akuntansi
instansi (SAI) Unit Akuntansi Pembantu
Pengguna Anggaran- Wilayah (UAPPA-W) dan
Unit Akuntansi Pembantu Pengguna BarangWilayah (UAPPB-W)Dirjen Perhubungan Darat

Lalu lintas
Keselamatan

Angkutan

Organisasi

umum -88

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah


Dan/Atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol
Lingkar Luar Jakarta (JORR) I E1 Seksi 3 Ruas
Jati Warna Jatiasih
Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah
dan/atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol
jakarta-Bogor-Ciawi (JAGORAWI)

PD. Nomor :
HK.205/1/1/DRJD/2006

PD. Nomor :
SK.2658/J.401/DRJD/2006

PD. Nomor :
SK.2752/AJ.402/DRJD/2006

Pedoman Teknis Buku Uji, Tanda Uji Berkala


Dan Tanda Samping Kendaraan Bermotor

PD. Nomor :
SK.2928/PR.301/DRJD/2006

Tarif Batas Atas dan Tarf Jarak Batas Bawah


Angkutan Penumpang Dengan Mobil Bus
Umum Kelas Ekonomi Pada Tayek-Trayek
Antar Kota Antar Provinsi di Seluruh
Indonesia

10

PD. Nomor :
SK.3220/AJ.405/DRJD/2006

Kriteria dan Persyaratan Untuk Menjadi


Distributor Buku Uji, Tanda Uji Berkala dan
Tanda Samping Kendaraan Bermotor

Lalu lintas
Keselamatan
Lalu lintas
Keselamatan
Angkutan
Keselamatan

Direvisi

Angkutan

Angkutan
Organisasi

umum -89

11
12
13

PD. Nomor:
SK.3221/AJ.405/DRJD/2006
PD. Nomor:
SK.3229/AJ.401/DRJD/2006
PD. Nomor:
SK.3236/AJ.403/DRJD/2006

Kriteria dan Persyaratan Untuk Menjadi


Pencetak Buku Uji, Tanda Uji Berkala dan
Tanda Samping Kendaraan Bermotor
Tata Cara Penomoran Rute Jalan
Uji Coba Penerapan Zona Selamat Sekolah di
11 (sebelas) kota di Pulau Jawa

PD. Nomor:
SK.3314/AJ.405/DRJD/2006

Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (smart


card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di
Kabupaten Banjarnegara

15

PD. Nomor:
SK.3315/AJ.405/DRJD/2006

Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (smart


card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di
Kabupaten Cilacap

16

PD. Nomor:
SK.3316/AJ.405/DRJD/2006

Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (smart


card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di
Kabupaten Banyumas

14

Angkutan
Organisasi
Lalu lintas
Keselamatan
Lalu lintas
Angkutan

Lalu lintas
Angkutan

Direvisi

Lalu lintas
Angkutan

umum -90

17

18

HK. Nomor:
SK.205/1/1/ DRJD/2006

AJ.404/2/12/ DRJD/2006

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah


Dan/Atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol
Lingkar Luar Jakarta (JORR) 1 E1 Seksi 3 Ruas
Jatiwarna - Jatiasih
Pedoman Pelaksanaan Pemeriksaan Ranmor
di Jalan, Penyidikan Pelanggaran Lalu Lintas
dan Pengawalan oleh Petugas Dishub/LLAJ
Provinsi, Kabupaten/Kota

Lalu lintas
Angkutan
PPNS LLAJ

TAHUN 2007
1
2
3
4
5

PD. Nomor :
SK.603/AJ.401/DRJD/2007
PD. Nomor :
SK.930/AJ.401/DRJD/2007
PD. Nomor :
SK.967/AJ.202/DRJD/2007
PD. Nomor :
SK.1210/AJ.403/DRJD/2007
PD. Nomor :
SK.3247/AJ.108/DRJD/2007

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah


dan/atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol
Cirebon (Palimanan-Kanci).
Penetapan Nomor Rute Jalan Nasional di
Pulau Jawa
Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan
Sekolah
Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas
Pedoman Uji Coba Modernisasi
Pengoperasian Jembatan Timbang di
Losarang-Propinsi Jawa Barat Dan PelawanPropinsi Jambi

Angkutan
Keselamatan
Lalu Lintas Keselamatan
Lalu Lintas
Angkutan
Keselamatan
Lalu Lintas Keselamatan

umum -91

PD. Nomor:
SK.2435/AJ.409/DJPD/2007

PD. Nomor:
SK.3271/AJ.401/DRJD/2007

PD. Nomor:
SK.2889/AJ.402/DRJD/2007

PD. Nomor:
SK.2891/AJ.405/DRJD/2007

10

PD. Nomor:
SK.2892/AJ.405/DRJD/2007

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah


dan/atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol
Semarang (Seksi A, Seksi B, dan Seksi C)
Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah
Dan/Atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol
Belawan Medan Tanjung Morawa
(BELMERA)
Perubahan Atas Peraturan Direktur Jenderal
Perhubungan Darat Nomor :
SK.2752/AJ.402/DRJD/2006 Tentang
Pedoman Teknis Buku Uji, Tanda Uji Berkala
dan Tanda Samping Kendaraan Bermotor
Perubahan Atas Peraturan Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat
No.SK.3315/AJ.405/DRJD/2006 tentang Uji
Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart
Card)dan identifikasi Frekuensi Radio (RFID) di
Kabupaten Cilacap
Perubahan Atas Peraturan Direktur Jenderal
Perhubungan Darat
No.SK.3315/AJ.405/DRJD/2006 tentang Uji
Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart

Angkutan
Keselamatan
Lalu Lintas
Keselamatan
Lalu Lintas Keselamatan

Angkutan
Keselamatan

Angkutan

umum -92

Card)dan identifikasi Frekuensi Radio (RFID) di


Kabupaten Banyumas

11

PD. Nomor:
SK.2890/HK.601/DRJD/2007

12

PD. No:
SK.2496/AJ.406/DRJD/2007

13

PD. Nomor:
SK.3301/AJ.401/DRJD/2007

14

PD. Nomor :
SK.3642/AJ.404/DRJD/2007

16

PD. Nomor :
SE.07/AJ.501/DRJD/07

17

PD. Nomor:
SK.4282/AJ.402/DRJD/2007

Pembentukan Tim Evaluasi Penggunaan Kartu


Elektonik (Smart Card) dan RFID di Kabupaten
Banyumas dan Kabupaten Cilacap
Petunjuk Pelaksanaan Penilaian Lomba Tertib
Lalu Lintas dan Angkutan Kota
Uji Coba Daerah Rawan Bencana Tsunami Di
Provinsi Aceh Nanggroe Aceh Darussalam dan
Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara
Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah
Dan/Atau LaranganPada Ruas Jalan Tol
Lingkar Luar Jakarta Ruas E1 Seksi 4 (Jatiasih
Cikunir) Dan Ruas E2 (Simpang Susun
Kalimalang).
Penelitian Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.
Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart
Card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di
Kabupaten Badung.

Lalu Lintas
Angkutan
Angkutan
Lalu Lintas
Angkutan
Lalu Lintas
Angkutan

Keselamatan
Keselamatan

umum -93

18

PD. Nomor :
SK.4283/AJ.402/DRJD/2007

19

PD. Nomor:
SK.4284/AJ.402/DRJD/2007

20

PD. Nomor :
SK.4285/AJ.402/DRJD/2007

21

PD. Nomor:
SK.4286/AJ.402/DRJD/2007

22

ID. Nomor:
SK.977/AJ.206/DRJD/2007

23

KD. Nomor:
SK.1662/AJ.402/DRJD/2007

Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart


Card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di
Kabupaten Bandung.
Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart
Card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di Kota
Batam.
Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart
Card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di Kota
Depok
Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart
Card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di
Tangerang.
Evaluasi Pelayanan Angkutan Taksi Bandara
Soekarno-Hatta dan Penertiban Angkutan
Penumpang Umum di Wilayah Bandara
Soekarno-Hatta.
Pengesahan dan Sertifikasi Tipe Kendaraan
Bermotor Merek Jaguar Tipe XJ6L 3.0 v6 (4X2)
A/T Sebagai Mobil Penumpang Sedan.

Angkutan
Angkutan
Angkutan

Angkutan
Angkutan

Angkutan

umum -94

24

PD. Nomor:
SK.3641/AJ.404/DRJD/2007

TAHUN 2008
PD. Nomor:
1
SK.2412/AJ.206/DRJD/2008
2
3
4

PD. Nomor:
SK.2332/AJ.201/DRJD/2008
PD. No:SK.207/AJ.401/DRJD/2008
PD. Nomor : SK.78/AJ.006/ DRJD
/2008

PD.Nomor: SK.1435/PR.301/ DRJD


/2008

PD. Nomor: SK.2523/AJ.402/ DRJD


/2008.

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah


Dan/Atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol
Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi)

LLAJ

Pedoman Teknis Pemberian Subsidi Angkutan


Penumpang Umum di Jalan
Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan
Angkutan Jalan

Angkutan

Tata cara penomoran rute

Angkutan

Pemakaian Bahan Bakar Gas

Angkutan

Tarif jarak batas atas dan batas bawah


angkutan penumpang dengan mobil bus
umum kelas ekonomi pada trayek-trayek
antar kota antar propinsi di seluruh
indonesia.
Sanksi administrasi terhadap pelanggaran
tarif dan/atau penelantaran penumpang
angkutan umum antar kota antar propinsi
(akap) pada periode angkutan lebaran tahun

Angkutan

Angkutan

Angkutan

Dicabut

umum -95

2008 (1429 H).


7

PD. Nomor:
K.916/AJ.409/DRJD/2008

PD. Nomor: SK.1828/ AJ.403/ DRJD


/2008

PD. Nomor: SK. 2790/AJ 401/


DRJD /2008

10

K D. Nomor :
SK.3234/KP.801/DRJD/2008

11

PD. Nomor : SK.


2217/AJ.409/DRJD/2008

12

PD. Nomor : SK.


1287/HK.207/DRJD/2008

TAHUN 2009
1
PD. Nomor : SK 153/KP.801/DRPD/

Peraturan lalu lintas yang bersifat


perintahdan/atau larangan pada ruas jalan tol
surabaya-gempol
Perubahan atas Peraturan Direktur Jenderal
Perhubungan Darat nomor:
3236/aj.403/drjd/2008. Tentang uji coba
penerapan zona selamat sekolah (zoss) di 11
(sebelas) kota di pulau jawa
Stiker angkutan umum di bandara soekarno
hatta
Pembentukan Tim Pengelolaan Informasi
Krisis/ Kecelakan/Direktorat Perhubungan
Darat
Penetapan Nomor Rute Jalan Nasional Di
Pulau Jawa
Pengaturan Lalu lintas Perintah Dan/Atau
Larangan Pada Ruas Jalan Tol Waru-Bandara
Juanda

Lalu Lintas

Angkutan

Angkutan
Lalu Lintas
Keselamatan
Angkutan
Lalu Lintas

Pembentukan Tim Sekretaris Pendukung


umum -96

2009
2

PD. Nomor SK.


2794/AJ.401/DRPD/ 2009

PD. Nomor: SK.


2759/AJ.201/DRJD/ 2009

PD. Nomor : SK
4071/AJ.401/DRJD/ 2009

Peraturan Direktur Jenderal


Perhubungan Darat Nomor: SK
2109/AJ/DRJD/2009

TAHUN 2010
Keputusan Dirjen Perhubungan
Darat Nomor : SK .516/KP.
1
801/DRJD/2010153/KP.801/DRPD/
2009
2

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor : SK. 1105/AJ
401/DRJD/2010

Pokja Asistensi Pembahasan Rancangan UU


tentang LLAJ antara Pemerintah dan DPR.
Penetapan Nomor Rute Jalan Nasional di
Pulau Sumatera.
Pengaturan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2009
(1430H)
Uji Penerapan Lajur Sepeda Motor Di Kota
Sragen.
Petuntuk Pelaksanaan Percontohan Converter
Kit Pada Kendaraan Umum Angkutan Di Kota
Bogor Dan Kota Palembang.
Pembentukan Kelompok Kerja Penerbitan
Newsletter/info Hubdat Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat.
Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah
dan Peringatan Pada Jalan Tol Kanci-Pejagan.

Lalu Lintas
Angkutan
Lalu Lintas

Dicabut

Angkutan
Angkutan

Perhubungan
Darat

Dicabut

Lalu Lintas

umum -97

3
4
5

Keputusan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor: SK.
3747/KP.801/DRJD/2010
Intruksi Dirjen Perhubungan Darat
Nomor: SK.
4320/KU.006/DRJD/2010
Peraturan Dirjen Perhubungan
Darat Nomor: SK.
AJ.402/42/12/DRJD/2010

Peraturan Dirjen Nomor : SK.


2752/HK.003/DRJD/2010

Peraturan Dirjen Nomor : SK.


4159/HK.005/DRJD/2010

Peraturan Dirjen No. SK. 4395/HK.


301/DRJD/2010

Peraturan Dirjen No. SK. 1905/KP.


801/DRJD/2010

Tim Monitoring Angkutan Natal 2010 dan


Tahun Baru 2011 Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat.
Perlakuan (Treatment) Akuntansi Terhadap
Hasil Pekerjaan Belanja Modal di Lingkungan
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Bantuan Teknis Pengadaan Peralatan
Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor
Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
Tentang Pengaturan lalu lintas yang bersifat
perintah, larangan serta pemberian
peringatan atau petunjuk pada jalan TOL
JORR WI Ruas Kebun Jeruk-Penjaringan.
Tentang Pengaturan lalu lintas yang bersifat
perintah, larangan, petunjuk dan peringatan
pada jalan tol Jakarta-Merak.
Mekanisme Penanganan Pengaduan Di
Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan
Darat.
Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Penghargaan
Wahana Tata Nugraha.

Lalu Lintas

Dicabut

Perhubungan
Darat
Perhubungan
Darat
Lalu Lintas

Lalu Lintas
Perhubungan
Darat
Transportasi
Perkotaan

umum -98

10

Peraturan Dirjen No. SK. 1936/AJ.


201/DRJD/2010

11

Peraturan Dirjen No. SK. 2336/UM.


303/DRJD/2010

12

Keputusan Dirjen No. SK. 82/KP.


304/DRJD/2010

13

Keputusan Dirjen No. SK. 1481/KP.


801/DRJD/2010

14

Peraturan Dirjen No. SK. 276/AJ401/DRJD/2010

15

Peraturan Dirjen No. SK. 825/AJ705/DRJD/2010

16

Keputusan Dirjen Selaku


Koordinator Pelaksana Tingkat
Nasional Angkutan Lebaran
Terpadu Tahun 2010 (1431 H)

Pengaturan Lalu Lintas Dan Pengaturan


Kendaraan Angkutan Barang Pada Masa
Angkutan Lebaran Tahun 2010 (1431 H).
Bantuan Teknis Converter Kit Pada Kendaraan
Bermotor Umum Untuk Angkutan Orang.
Penempatan Dan Pemindahan Pegawai
Negeri Sipil Antar Unit Kerja Di Lingkungan
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Tim Indonesian Automotive Standard
Internationalization Group (IASIG).
Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah,
Larangan, Petunjuk Dan Peringatan Pada
Jalan TOL Bogor Ring Road Seksi I Ruas Sentul
Selatan Kedung Halang .
Pedoman Teknis Pemilihan Pelajar Pelopor
Keselamatan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan.
Pos Koordinasi (POSKO) Tingkat Nasional
Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010 (1431
H) Kementerian Perhubungan.

Perhubungan
Darat
Perhubungan
Darat

Dicabut

Perhubungan
Darat
Perhubungan
Darat
Perhubungan
Darat
Keselamatan
Transportasi
Perhubungan
Darat

Dicabut

umum -99

Nomor. SK. 825/AJ705/DRJD/2010


TAHUN 2011
1

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor : SK.
926/AJ.409/DRJD/2011

Surat Edaran Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SE.02/KP.108/DRJD/2011

Keputusan Dirjen No. SK.


1298/AJ/101/DRJD/2011

Keputusan Dirjen No. SK.


1350/UM.004/DRJD/2011

5
6

Keputusan Dirjen No.


SK.2105/KP.801/DRJD/2011
Keputusan Dirjen No.
SK.2026/KP.801/DRJD/2011

Pengaturan lalu Lintas yang Bersifat Perintah,


Larangan, Petunjuk dan Peringatan Pada
Flyover Lippo Karawaci Pada Jalan Tol Jakarta
- Tangerang.
Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor
Penetapan Lokasi Alat Penimbangan
Kendaraan Bermotor Terantang Manuk Di
Kabupaten Pelelawan Provinsi Riau.
Penggunaan Logo ISOQAR Pada Surat Untuk
Pemberian Izin Penyelenggaraan Angkutan
Pariwisata di Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat.
Forum Internasionalisasi Standar Kendaraan
Bermotor Indonesia
Tim Pertemuan Penguji Kendaraan Bermotor
Seluruh Indonesia Tahun 2011

Lalu Lintas
Angkutan Jalan
Perhubungan
Darat
Perhubungan
Darat
Perhubungan
Darat
LLAJ
LLAJ

umum -100

Keputusan Dirjen No.


SK.4322/HK.402/DJPD/2011

Keputusan Dirjen No.


SK.4177/AJ.202/DRJD/2011

Keputusan Dirjen No.


SK.2933/AJ.402/DRJD/2011

10

Keputusan Dirjen No.


SK.2930/AJ.005/DRJD/2011

11

Keputusan Dirjen No.


SK.2516/AJ.204/DRJD/2011

12

Keputusan Dirjen No.


SK.959/AJ.401/DRJD/2011

Pemberian Sanksi Administratif Pembekuan


Sementara Sebagian Izin Trayek PO. Mira Di
Kabupaten Mojokerto
Penetapan Kebutuhan Jumlah Kendaraan
Angkutan Penumpang Umum Pelayanan
Angkutan Untuk Keperluan Pariwisata Di
Seluruh Indonesia
Sanksi Administrasi Terhadap Pelanggaran
Tarif Dan / Atau Penelantaran Penumpang
Angkutan Umum Antar Kota Antar Provinsi
(AKAP) Pada Periode Angkutan Lebaran.
Pemberian Penghargaan Kepada Perusahaan
Angkutan Umum Orang Antar Kota Antar
Provinsi (AKAP) Dan Angkutan Pariwisata
Yang Memberikan Pelayanan Terbaik.
Penetapan Jumlah Kebutuhan Kendaraan
Bermotor Angkutan Antar Jemput Antar
Provinsi (AJAP).
Pengaturan Lalu Lintas yang Bersifat Perintah,
Larangan, Petunjuk dan Peringatan pada Jalan
Tol Semarang Solo Seksi I (Semarang Ungaran).

LLAJ
LLAJ

LLAJ

LLAJ

LLAJ
LLAJ

umum -101

13

Keputusan Dirjen No.


SK.2932/AJ.101/DRJD/2011

14

Keputusan Dirjen No.


SK.2679/AJ.307/DRJD/2011

15

Keputusan Dirjen No.


SK.2526/HK.005/DRJD/2011

16

Keputusan Dirjen No.


SK.1444/KP.801/DRJD/2011

17

Keputusan Dirjen No.


SK.1412/AJ.208/DRJD/2011

18

Keputusan Dirjen No.

Penetapan Lokasi Pemasangan dan Jenis


Rambu Terkait Pengaturan Waktu Operasi
Kendaraan Angkutan Barang Di Jalan Tol
Dalam Kota DKI Jakarta.
Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan
Kendaraan Angkutan Barang Pada Mas
Agkutan Lebaran Tahun 2011 (1432 H).
Pengaturan Lalu Lintas yang Bersifat Perintah,
Larangan, Petunjuk dan Peringatan pada Jalan
Tol Tanjung Priok Section E-1 : Rorotan Cilincing.
Perubahan Atas Keputusan Direktur Jenderal
Perhubungan Darat Nomor : SK.
1745/KP.801/DRJD/2010 Tentang
Pembentukan Kelompok Kerja Aksi Nasional
Pencegahan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di
Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan
Darat Tahun 2010 - 2014
Penetapan Jaringan Trayek Angkutan Massal
Tangerang (Poris - Plawad) Jakarta
(Kalideres).
Pengaturan Lalu Lintas yang Bersifat Perintah,

LLAJ

LLAJ
LLAJ

LLAJ

LLAJ

umum -102

SK.1412/AJ.208/DRJD/2011
TAHUN 2012
Peraturan Dirjen Perhubungan
1
Darat Nomor : SK.
55/AJ.206/DRJD/2012
2

3
4
5
6

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.959/AJ.401/DRJD2012
Peraturan Dirjen Perhubungan
Darat Nomor :
SK.1241/AJ.401/DRJD/2012
Peraturan Dirjen Perhubungan
Darat Nomor :
SK.706/KP.105/DRJD/2012
Peraturan Dirjen Perhubungan
Darat Nomor :
SK.77/AJ.401/DRJD/2012
Peraturan Dirjen Perhubungan
Darat Nomor :

Larangan, Petunjuk dan Peringatan pada


Gerbang Tol Cikarang Utama Pada Jalan Tol
Jakarta Cikampek KM 27 + 400 31 + 450.

LLAJ

Penetapan Kebutuhan Kendaraan Taksi dan


Ke Bandar Udara Internasional SoekarnoHatta Tahun 2010-2012.
Pengaturan Lalu Lintas yang Bersifat Perintah,
Larangan, Petunjuk dan Peringatan pada Jalan
Tol Semarang Solo Seksi I (Semarang Ungaran)
Pengaturan Lalu Lintas yang Bersifat Perintah,
Larangan, Petunjuk dan Peringatan pada Jalan
Tol Semarang Seksi A, Seksi B dan Seksi C.
Jabatan Fungsional Umum di Lingkungan
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat
Kementerian Perhubungan.
Pengaturan Lalu Lintas yang Bersifat Perintah,
Larangan, Petunjuk dan Peringatan pada Jalan
Tol Purbaleunyi.
Pengaturan Lalu Lintas yang Bersifat Perintah,
Larangan, Petunjuk dan Peringatan pada Jalan

LLAJ
LLAJ

LLAJ
LLAJ
LLAJ
LLAJ

umum -103

SK.4070/AJ.401/DRJD/2012
Peraturan Dirjen Perhubungan
Darat Nomor :
SK.4330/KP.804/DRJD/2012
TAHUN 2013
7

Tol Surabaya Mojokerto seksi 1A-1.


Strategi Manajemen Perubahan dan Strategi
Komunikasi Dalam Rangka Reformasi
Birokrasi Di Lingkungan Ditjen hubdat.

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.1493/AJ.108/DRJD/2013

Standar Operasional Prosedur Pengoperasian


Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan
Bermotor (UPPKB).

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.3401/PL.301/DRJD/2013

Standar Operasional Dan Prosedur Penetapan


Status Penggunaan Barang Milik Negara Yang
Dihibahkan Ke Pemerintah Daerah Pada
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.3341/KP.801/DRJD/2013

Tim Penyelesaian Aset Direktorat Jenderal


Perhubungan Darat

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.3360/AJ.401/DRJD/2013

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah,


Larangan, Peringatan Dan Petunjuk Di Jalan
Tol Tangerang - Merak

LLAJ

LLAJ

umum -104

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.4409/PR.301/DRJD/2013

Tarif Jarak Batas Atas dan Tarif Jarak Batas


Bawah Angkutan Penumpang Dengan Mobil
Bus Umum Kelas Ekonomi Pada Trayek Antar
Kota Antar Provinsi

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.5632/AJ.401/DRJD/2013

Pengaturan Lalu Lintas yang Bersifat Perintah,


Larangan, Peringatan dan Petunjuk di Jalan
Tol Nusa Dua Ngurah Rai Benoa

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.5897/AJ.402/DRJD/2013

Pelaksanaan Uji Emisi Gas Buang dan Uji


Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.6100/PL.201/DRJD/2013

Petunjuk
Teknis
Penetapan
Status
Penggunaan dan Hibah Barang Milik Negara
Pada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.6172/PL.201/DRJD/2013

Petunjuk Teknis Serah Terima Hasil Kegiatan


Barang
Milik
Negara
(BMN)
Untuk
Dipergunakan Dalam Tugas Operasional Di
Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan
Darat

LLAJ

LLAJ

LLAJ

LLAJ

umum -105

10

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.6140/PL.201/DRJD/2013

11

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.6790/KP.801/DRJD/2013

Petunjuk
Pelaksana
Penetapan
Status
Penggunaan Barang Milik Negara Sebagai
Penyertaan Modal Negara (PMN) Pada BUMN
di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat
Petunjuk Pelaksanaan Organisasi Direktorat
Jenderal Perhubungan Darat

LLAJ

LLAJ

TAHUN 2014
1

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor : SK.
02/AJ.003/DRJD/2014

Standar Operasional Prosedur Pengawasan


Sertifikat Registrasi Uji Tipe Kendaraan
Bermotor

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor : SK.
03/AJ.410/DRJD/2014

Standar
Operasional
Prosedur
(SOP)
Penerbitan Keputusan Pengesahan Rancang
Bangun Dan Rekayasa Kendaraan Bermotor

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor : SK.
04/AJ.101/DRJD/2014

Standar
Operasional
Prosedur
(SOP)
Penetapan Lokasi Terminal Penumpang Tipe
A

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan

Standar

LLAJ

Operasional

Prosedur

(SOP)

umum -106

Darat Nomor : SK.


051/HM.003/DRJD/2014

Penerbitan Newsletter Infohubdat Direktorat


Jenderal Perhubungan Darat

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor : SK.
1304/AJ.403/DJPD/2014

Zona Selamat Sekolah (ZoSS)

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor : SK.
2045/AJ.402/DRJD/2014

Standar
Operasional
Prosedur
(SOP)
Pelaksanaan
Kalibrasi
Peralatan
Uji
Kendaraan Bermotor

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.2344/KP.016/DRJD/2014

Pedoman Tugas Belajar Dan Izin Belajar Di


Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan
Darat

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor : SK.
2045/AJ.405/DRJD/2014

Standar
Operasional
Prosedur
(SOP)
Pelaksanaan
Kalibrasi
Peralatan
Uji
Kendaraan Bermotor

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.3319/KP.108/DRJD/2014

Kompetensi Analisis Data Kecelakaan Jalan

LLAJ

10

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :

Kompetensi Pemantauan Keselamatan Jalan

LLAJ
umum -107

SK.3318/KP.108/DRJD/2014

11

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.3974/KP.108/DRJD/2014

Kompetensi Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas


dan Angkutan Jalan

LLAJ

12

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.4162/KP.108/DRJD/2014

Kompetensi Manajemen Dan Survey Lalu


Lintas Dan Angkutan Jalan

LLAJ

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.4161/KP.108/DRJD/2014

Kompetensi
Keselamatan

Kampanye

13

LLAJ

14

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor :
SK.4210/KP.108/DRJD/2014

Kompetensi Pengawasan Bidang Lalu Lintas


Dan Angkutan Jalan

LLAJ

15

Peraturan Dirjen Perhubungan


Darat Nomor : SK.
6298/AJ.205/DRJD/2014

Jaringan Trayek Dan Kebutuhan Kendaraan


Pada Trayek Angkutan Antar kota Antar
provinsi (AKAP) Di Seluruh Indonesia

LLAJ

Manajemen

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -108

PERATURAN DIRJEN
PD ASDP

NO
TAHUN 1993

NOMOR KEPUTUSAN

SK Dirjen HK.206/1/20/DRPD/93

SK Dirjen HK.206/1/20/DRPD/93

SK Dirjen HK.206/1/18/DRPD/93

TENTANG
Pedoman Teknis Perambuan di
Perairan Daratan dan
Penyeberangan
Pedoman Teknis Pemeliharaan
dan Pengerukan Alur Pelayaran
Perairan Daratan dan
Penyeberangan
Pedoman Teknis Pengawasan
Kondisi Hidrografis Alur
Pelayaran Perairan Daratan dan
Penyeberangan

BIDANG

KETERANGAN

LLASDP

LLASDP

LLASDP

umum -109

TAHUN 2003
1

Persyaratan Pelayanan Minimal


Angkutan Penyeberangan.

LLASDP

PD. Nomor:
SK.2681/AP.005/DRJD/2006

Tentang Pengoperasian
Pelabuhan Penyeberangan.

LLASDP

PD. Nomor:
SK.242/HK.0104/DRJD/2010

Pedoman Teknis Menajemen


Lalu Lintas Penyeberangan

LLASDP

KD Nomor SK.73/AP.005/DRJD/2003

TAHUN 2006
1
TAHUN 2010
1
TAHUN 2011
1

Keputusan Dirjen Perhubungan Darat


Nomor : AP. 005/6/14/DRJD/2011

TAHUN 2012
Keputusan Dirjen Perhubungan Darat
1
Nomor : SK. 4608/AP.005/DRJD/2012

Daftar Penumpang Dan


Kendaraan Angkutan
Penyeberangan

LLASDP

Standar Pelayanan Minimal


Angkutan Penyeberanga

LLASDP
umum -110

TAHUN 2013
1

Keputusan Dirjen Perhubungan Darat


Nomor : SK.5234/KP.108/DRJD/2012

Kompetensi Inspektur Sungai


dan Danau

LLASDP

TAHUN 2014

Peraturan Direktur Jenderal


Perhubungan Darat Nomor
SK.4160/KP.108/DRJD/2014

Kompetensi Manajemen
Transportasi Angkutan Sungai,
Danau Dan Penyeberangan
(ASDP)

Peraturan Direktur Jenderal


Perhubungan Darat Nomor
SK.4159/KP.108/DRJD/2014

Kompetensi Operasional
Jembatan Bergerak Pelabuhan
Penyeberangan

Peraturan Direktur Jenderal


Perhubungan Darat Nomor SK.
4158/KP.108/DRJD/2014

Kompetensi Pengelolaan
Pelabuhan Sungai Dan Danau

Peraturan Direktur Jenderal


Perhubungan Darat Nomor SK.
4157/KP.108/DRJD/2014

Kompetensi Penilaian
Pelayanan Pelabuhan Dan
Angkutan Penyeberangan

LLASDP

LLASDP

LLASDP

LLASDP

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -111

STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI)


BIDANG PERHUBUNGAN DARAT

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TAHUN 2003
1
SNI 03-6967-Tahun
2003

TENTANG

BIDANG

Persyaratan Umum Sistem


Jaringan dan Geometrik Jalan
Perumahan

SNI Perhubungan Darat

TAHUN 2007
1
SNI 1811-Tahun 2007 Helm Pengendara Kendaraan
Roda Dua
TAHUN 2008
1
SNI 4404-Tahun
Metode Pengeremen
2008
Kendaraan Bermotor Ruda
Dua
2
SNI 1049-Tahun
Sepeda Syarat Keselamatan
2008
3
SNI 1410-Tahun
Mur Kendaraan Bermotor
2008
Roda Empat

KETERANGAN

SNI Perhubungan Darat


SNI Perhubungan Darat
SNI Perhubungan Darat
SNI Perhubungan Darat
umum -112

4
5

SNI 1896-Tahun
2008
SNI 2929-Tahun
2008

Velg Kendaraan Bermotor


Kategori M, N, O
Busi Untuk Pembakaran
Bagian Dalam

SNI Perhubungan Darat


SNI Perhubungan Darat

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -113

DATA KESEPAKATAN BERSAMA DI BIDANG TRANSPORTASI


DARAT
No

Kesepakatan Bersama

Para Pihak

Ditandatangani

Masa Berlaku

Ket

Ditjen Hubdat dan


Pemkot Bogor

Bogor,
3 Oktober 2005

5 Tahun

Dephub dan
Pemkab Malang,
Pemkot Malang
dan Pemkot Batu

Jakarta,
24 Maret 2006

5 Tahun

Ditjen Hubdat dan


Pemkot Bandung

Bandung,
7 Juli2005

5 Tahun

Yogyakarta,
13 Desember 2005

36 Bulan

Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal di Kota Bogor
Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal Berbasis Jalan di
Malang Raya
Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal di Kota Bandung
Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal di Kota
Yogyakarta

Ditjen Hubdat dan


Pemkot Yogyakarta

umum -114

No

Kesepakatan Bersama

Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal di Kota Pekanbaru

Ditandatangani

Masa Berlaku

Ket

Pekanbaru,
9 Maret 2007

5 Tahun

Ditjen Hubdat dan


Pemkot Batam

Jakarta,
27 Agustus 2004

5 Tahun

Dephub dan
Pemkot Surakarta

Surakarta,
11 Desember 2006

48 Bulan

Pengembangan Transportasi
Perkotaan di Propinsi DI
Yogyakarta

Dephub, Pemprop
DIY dan
Universitas Gajah
Mada

Yogyakarta,
21 Agustus 2007

5 Tahun

Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal Berbasis Jalan di
Kota Makasar

Dephub dan
Pemkot Makasar

Makasar,
14 Agustus 2007

5 Tahun

Perencanaan, Pembangunan,
Pengoperasian dan Pendanaan
Transportasi Perkotaan di Kota
Batam, Propinsi Riau Kepulauan
sebagai Kota Percontohan
Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal Berbasis Jalan di
Kota Surakarta

Para Pihak

Dephub
dan Pemkot
Pekanbaru

umum -115

No

10

11

12

13

14

15

Kesepakatan Bersama

Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal Berbasis Jalan di
Kota Pontianak
Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal Berbasis Jalan di
Kota Surabaya
Pembinaan, Koordinasi dan
Pengawasan Penyidik Pegawai
Negeri Sipil dan atau Kepolisian
Khusus
Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal Berbasis Jalan di
Kota Semarang
Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal Berbasis Jalan di
Kota Gorontalo
Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan

Para Pihak

Ditandatangani

Masa Berlaku

Ket

Dephub dan
Pemkot Pontianak

Jakarta,
12 Februari 2008

5 Tahun

Dephub dan
Pemkot Surabaya

Surabaya,
7 Juli 2006

5 Tahun

Ditjen Hubdat dan


Kepolisian Negara
RI

Jakarta,
26 Juli 2007

Dephub dan
Pemkot Semarang

Jakarta, 31 Juli 2008

5 tahun

Dephub dan
Pemkot Gorontalo

Jakarta, 23 Juni 2009

Dephub dan
Pemkot Padang

Jakarta, 23 Juni 2009

5 tahun

umum -116

No

Ditandatangani

Masa Berlaku

Ket

Dephub dan
Pemkot Manado

Jakarta, 1 Juli 2009

5 tahun

17

Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal Berbasis Jalan di
Kota Palembang

Dephub dan
Pemkot Palembang

Jakarta,4 Desember
2009

5 tahun

18

Pengembangan Sarana dan


Prasarana Transportasi Darat di
Kawasan Transmigrasi

Kementerian
Perhubungan dan
Kementerian
Tenaga Kerja dan
Transmigrasi

Jakarta,22 September
2010

19

Pembayaran Biaya Operasional


Kapal Penyeberangan PT.
ASDP Indonesia Ferry (Persero)
Pada Lintas Tenggarong Kota
Tenggarong Seberang
Kabupatem Kutai Kertanegara,
Provinsi Kalimantan Timur

Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat
dengan Pemerintah
Derah Kabupaten
Kutai Kertanegara

Jakarta, 15 Januari 2014

1 Tahun

16

Kesepakatan Bersama
Umum Masal Berbasis Jalan di
Kota Padang
Perencanaan, Pembangunan
dan Pengoperasian Angkutan
Umum Masal Berbasis Jalan di
Kota Manado

Para Pihak

umum -117

No

20

Kesepakatan Bersama

Penyelenggaraan Pendidikan
dan Pelatihan Kompetensi
Inspeksi Keselamatan Jalan

Para Pihak

Ditandatangani

Masa Berlaku

Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat
dengan BPSDM
Perhubungan

Jakarta, 10 November
2014

5 Hari

Ket

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -118

DATA PERJANJIAN AGREEMENT, ARRANGEMENT AND DECLARATION MoU


YANG TERKAIT DENGAN SUB SEKTOR TRANSPORTASI DARAT SECARA
BILATERAL, REGIONAL MAUPUN MULTILATERAL

No

Agreement / MoU

Para Pihak

Ditandatangani

Masa Berlaku

Keterangan

3
4
5

Agreement on the Recognition of


Domestic Driving Licenses
Issued by ASEAN Countries
Agreement on the Recognition of
Commercial Vehicle Inspection
Certificates for Goods Vehicles and
Public Service Vehicle
Issued by ASEAN Member
Countries
ASEAN Framework Agreement on
the Facilitation of Goods in Transit
(AFAFGIT)
Protocol 3 AFAFGIT, Types and
Quantity of Road Vehicle
Protocol 4 AFAFGIT, Types and
Quantity of Road Vehicle

Negara Anggota
ASEAN

Kuala Lumpur,
Malaysia
9 Juli 1985

Negara Anggota
ASEAN

Singapura,
10 September 1998

Ratifikasi

Negara Anggota
ASEAN

Hanoi, Vietnam
16 Desember 1998

Ratifikasi

Negara Anggota
ASEAN
Negara Anggota
ASEAN

Hanoi, Vietnam
15 September 1999
Hanoi, Vietnam
15 September 1999

Ratifikasi

Ratifikasi

Ratifikasi

umum -119

No

Agreement / MoU

Para Pihak

Ditandatangani

Keterangan

Ratifikasi

Proses Ratifikasi

Ratifikasi

Ratifikasi

Protocol 9 AFAFGIT, Dangerous


Goods

Negara Anggota
ASEAN

ASEAN Framework Agreement on


Multimodal Transport

Negara Anggota
ASEAN

ASEAN Tourism Agreement

Negara Anggota
ASEAN

ASEAN Agreement on Disaster


Management and Emergency
Response

Negara Anggota
ASEAN

Vientien,
Lao PDR
26 Juli 2005

10

Intergovernmental Agreement on
Asian Highway Network ( UNESCAP)

Negara Anggota
ESCAP

Shanghai,
China
4 Juli 2005

Negara Anggota
BIMP-EAGA

Singapore,
2 Nov 2007

Vientien, Lao PDR, 27


November 2004

11

12

Memorandum of Understanding
Between the Governments of Brunei
Darussalam, Malaysia, Indonesia
and Philippines on Cross Border
Movement of Commercial Buses
and Coaches1
MoU Between The Government of
The Member of Association of South
East Asian Nations and The
Government of China on Transport

Negara Anggota
ASEAN dan China

Jakarta, Indonesia
20 September 2002
Vientien,
Lao PDR
7 November 2005
Phnompenh,
Cambodia
4 November 2002

Masa Berlaku

Proses Ratifikasi

umum -120

No

Agreement / MoU

Para Pihak

Ditandatangani

Masa Berlaku

Keterangan

Negara Anggota
ESCAP

Busan,Korea, 11
November 2006

Negara Anggota
ASEAN

Bangkok, Thailand 8
February 2007

Negara Anggota
ASEAN

2008

Negara Anggota
BIMP-EAGA

Manado, Indonesia,
25 Juni 2009

Indonesia-Perancis

Jakarta, 15 Juli 2009

31 Desember
2011

Ditjen Perhubungan
Darat dan SNCF
Perancis

Jakarta, Nopember
2009

Cooperation
13

14

15

16

17

18

Busan Declaration on Transport


Development in Asia and the Pacific
Protocol 1 AFAFGIT,
Designation of Transit Transport
Roads and Facilities
ASEAN Framework Agreement on
Interstate Transit Transport
Memorandum of Understanding
Between The Government of Brunei
Darussalam, Malaysia, Indonesia
and Philipines on Transit and InterstateTransport of Goods
Arrangement Between The Minister
of Finance of The Government of
Indonesia and The Minister of
Economy, Indus try and
Employment of The Gover nment of
France Relating To The Bandung
Integrated Trans port Nerwork
Planning Study
Implementation Arrangement (on
Integrated Public Transportation
Masterplan for Bandung
Metropolitan Area)

umum -121

No

19

21

22

Agreement / MoU

Moscow Delaration
(on Global Road Safety)
Memorandum Of Cooperation
Between The Ministry Of
Transportation Of The Republic Of
Indonesia And The Ministry Of
Land, Infrastructure And Tourism Of
Japan In The Transport Sector
Arrangement Between The Ministry
Of Transportation Of The Republic
Of Indonesia And The Department
Of Infrastructure And Transport Of
Australia On The Indonesia
Transport Safety Assistance
Package

Para Pihak

Ditandatangani

Masa Berlaku

Keterangan

UN

Moscow, Rep.
Federasi Rusia 20
November 2009

Indonesia Jepang

Bali, December 3,
2010

Indonesia - Australia

Jakarta, December 15,


2010

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -122

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN UNIT KERJA TAHUN


2010 - 2014
NO

TAHUN

UNIT
2010

2011

2012

2013

2014

Setditjen Hubdat

140

139

130

128

136

Direktorat LLAJ

129

141

128

127

127

Direktorat LLASDP

95

95

71

70

69

Direktorat BSTP

83

89

78

73

75

Direktorat KTD

57

64

62

59

63

56

63

55

53

57

56

69

59

42

43

6
7

UPT BPLJSKB
Bekasi
UPT Pelabuhan
Penyeberangan

DPK DAMRI

11

DPK DISHUB dll

10

KOPP Merak

11

13

21

11

KOPP Gilimanuk

21

12

KOPP Lembar

11

18

umum -123

TAHUN
NO

UNIT

2010

2011

2012

2013

2014

13

KOPP Pagimana

26

42

14

BLLAJSDP Jambi

21

11

13

23

12

12

23

628

669

644

649

751

15
16
17

BLLAJSDP
Denpasar
BLLAJSDP
Palangkaraya
BLLAJSDP Palu
Jumlah

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -124

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN JENIS KELAMIN TAHUN 2014

JENIS KELAMIN
No

UNIT
LAKI-LAKI

PEREMPUAN

JUMLAH

Setditjen Hubdat

92

44

136

Direktorat LLAJ

93

34

127

Direktorat LLASDP

48

21

69

Direktorat BSTP

53

22

75

Direktorat KTD

40

23

63

UPT BPLJSKB Bekasi

46

11

57

UPT Pelabuhan Penyeberangan

35

43

DPK Perum DAMRI

DPK DISHUB dll

10

KOPP Merak

16

21

11

KOPP Gilimanuk

18

21

umum -125

No

UNIT

JENIS KELAMIN
LAKI-LAKI

PEREMPUAN

JUMLAH

12

KOPP Lembar

15

18

13

KOPP Pagimana

39

42

14

BLLAJSDP Jambi

18

21

15

BLLAJSDP Denpasar

16

23

16

BLLAJSDP Palangkaraya

11

12

17

BLLAJSDP Palu

22

23

Jumlah

562

189

751

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -126

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN GOLONGAN / RUANG GAJI


TAHUN 2014
GOLONGAN / RUANG GAJI
No

UNIT

IV

III

II

JUMLAH

Setditjen Hubdat

14

28

34

19

13

136

Direktorat LLAJ

11

16

42

21

17

127

Direktorat LLASDP

27

10

69

Direktorat BSTP

23

15

75

Direktorat KTD

13

15

12

63

UPT BPLJSKB Bekasi

14

11

57

UPT Pelabuhan
7
Penyeberangan

19

43

DPK PERUM DAMRI

DPK DISHUB dll

umum -127

GOLONGAN / RUANG GAJI


No

UNIT

IV

III

II

JUMLAH

10

KOPP Merak

21

11

KOPP Gilimanuk

21

12

KOPP Lembar

18

13 KOPP Pagimana

42

14

BLLAJSDP Jambi

21

15

BLLAJSDP Denpasar

23

16

BLLAJSDP
Palangkaraya

12

17

BLLAJSDP Palu

23

31

35

64

109

187

126

49

106

34

751

Jumlah

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -128

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN TAHUN 2014


No

TINGKAT PENDIDIKAN

UNIT
S3

S2

SPES

S.I

D.IV

D. III

D.II

D.I

SLTA

Setditjen Hubdat

28

44

19

34

SLTP SD
2

JML
136

Direktorat LLAJ

33

36

17

16

10

14

127

Direktorat LLASDP

23

28

11

69

Direktorat BSTP

21

27

75

Direktorat KTD

22

20

63

UPT BPLJSKB Bekasi

20

11

57

UPT Pelabuhan Penyeberangan

10

19

43

DPK Perum DAMRI

DPK DISHUB dll

10

KOPP Merak

21

11

KOPP Gilimanuk

21

umum -129

No

TINGKAT PENDIDIKAN

UNIT
S3

S2

SPES

S.I

D.IV

D. III

D.II

D.I

SLTA

SLTP SD

JML

12

KOPP Lembar

18

13

KOPP Pagimana

10

10

19

42

14

BLLAJSDP Jambi

21

15

BLLAJSDP Denpasar

23

16

BLLAJSDP Palangkaraya

12

17

BLLAJSDP Palu

23

161

233

58

130

23

133

751

Jumlah
Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -130

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN MASA KERJA


TAHUN 2014
Masa Kerja
No

UNIT

0-5
Tahun

6-10
Tahun

11-15
Tahun

16-20
Tahun

21-25
Tahun

26-30
Tahun

31-35
Tahun

>35
Tahun

JUMLAH

Setditjen Hubdat

26

40

16

11

12

15

15

136

Direktorat LLAJ

56

24

16

12

127

Direktorat LLASDP

25

11

69

Direktorat BSTP

25

15

10

75

Direktorat KTD

14

18

63

UPT BPLJSKB Bekasi

29

10

--

57

UPT Pelabuhan Penyeberangan

26

11

43

DPK DAMRI

DPK DISHUB dll

10

KOPP Merak

10

21

11

KOPP Gilimanuk

11

21

umum -131

Masa Kerja
No

UNIT

0-5
Tahun

6-10
Tahun

11-15
Tahun

16-20
Tahun

21-25
Tahun

26-30
Tahun

31-35
Tahun

>35
Tahun

JUMLAH

12

KOPP Lembar

18

13

KOPP Pagimana

11

14

42

14

BLLAJSDP Jambi

10

21

15

BLLAJSDP Denpasar

10

23

16

BLLAJSDP Palangkaraya

12

17

BLLAJSDP Palu

23

274

166

73

72

56

57

51

751

JUMLAH
Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -132

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN USIA


TAHUN 2014
USIA ( TAHUN)
No

UNIT

< 20

21-25

26-30

31-35

36-40

41-45

46-50

51-55

56-60

61 >

JML

Setditjen Hubdat

12

40

16

15

16

21

13

136

Direktorat LLAJ

30

39

17

19

127

Direktorat LLASDP

18

13

69

Direktorat BSTP

18

20

75

Direktorat KTD

11

21

63

UPT BPLJSKB Bekasi

16

10

11

57

UPT Pelabuhan
Penyeberangan

18

11

43

DPK DAMRI

DPK DISHUB dll

10

KOPP Merak

21

11

KOPP Gilimanuk

21

12

KOPP Lembar

18

umum -133

USIA ( TAHUN)
No

UNIT

< 20

21-25

26-30

31-35

36-40

41-45

46-50

51-55

56-60

61 >

JML

13

KOPP Pagimana

11

42

14

BLLAJSDP Jambi

21

15

BLLAJSDP Denpasar

23

16

BLLAJSDP Palangkaraya

12

17

BLLAJSDP Palu

23

Jumlah

39

139

194

96

97

65

76

45

751

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -134

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN DIKLAT PENJENJANGAN TAHUN 2014

DIKLAT PENJENJANGAN
No

UNIT

PIM

PIM

PIM

PIM

PIM

IV

III

II

LEMHANAS

JUMLAH

Setditjen Hubdat

19

28

Direktorat LLAJ

14

25

Direktorat LLASDP

10

24

Direktorat BSTP

11

21

Direktorat KTD

11

20

UPT BPLJSKB Bekasi

UPT Pelabuhan
Penyeberangan

DPK Perum DAMRI

DPK DISHUB dll

10

KOPP Merak

umum -135

DIKLAT PENJENJANGAN
No

UNIT

PIM

PIM

PIM

PIM

PIM

IV

III

II

LEMHANAS

JUMLAH

11

KOPP Gilimanuk

12

KOPP Lembar

13

KOPP Pagimana

14

BLLAJSDP Jambi

15

BLLAJSDP Denpasar

16

BLLAJSDP Palangkaraya

17

BLLAJSDP Palu

94

48

15

163

Jumlah
Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -136

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN BEDASARKAN ESELON


TAHUN 2014

No

ESE LON

UNIT

1.a II.a III.a III.b IV.a IV.b

V.a

JUMLAH

Setditjen Hubdat

12

17

Direktorat LLAJ

11

16

Direktorat LLASDP

11

17

Direktorat BSTP

11

17

Direktorat KTD

12

UPT BPLJSKB Bekasi

UPT Pelabuhan
Penyeberangan

DPK DAMRI

DPK DISHUB dll

umum -137

No

ESE LON

UNIT

1.a II.a III.a III.b IV.a IV.b

V.a

JUMLAH

10

KOPP Merak

11

KOPP Gilimanuk

12

KOPP Lembar

13

KOPP Pagimana

14

BLLAJSDP Jambi

15

BLLAJSDP Denpasar

16

BLLAJSDP Palangkaraya

17

BLLAJSDP Palu

31

79

117

Jumlah
Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -138

JENJANG KOMPETENSI PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR


TAHUN 2010 - 2014
No
1
2
3
4
5

Kompetensi
Pelaksana
Pemula
Pelaksana
Pelaksana
Lanjutan
Penyelia
Struktural
JUMLAH

2010

2011

2012

2013

2014

354

526

556

612

661

471

637

735

799

876

1003

987

897

958

984

413
96

424
97

464
102

592
103

595
-

2.337

2.671

2.754

3.066

3.116

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -139

REKAPITULASI JENJANG KOMPETENSI PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR


TAHUN 2014
No
1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

PROPINSI
2
NAD
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kep. Bangka Belitung
Kepulauan Riau
D.K.I. Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
D.I. Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur

PELAKSANA
PEMULA
3
1
1
2
1
2
2
1
2
4
8
1
3
2

PELAKSANA
4
1
5
5
1
4
1
1
1
22
15
1
14
3
1

PELAKSANA
PENYELIA
LANJUTAN
5
6
1
3
1
4
1
3
3
4
2
3
-

STRUK
TURAL
7
-

JUMLAH
8
3
4
7
7
1
6
1
3
1
1
29
22
1
25
7
1
8
3

umum -140

No
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
35
36
37

PROPINSI
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Maluku
Maluku Utara
Papua Barat
Papua
Balai PLJSKB Bekasi
STTD Bekasi
Ditjen Hubdat (Dit. LLAJ)
JUMLAH

PELAKSANA
PEMULA
5
3
1
3
1
3
1
1
1
49

PELAKSANA
1
76

PELAKSANA
PENYELIA
LANJUTAN
1
2
1
1
26
4

STRUK
TURAL
0

JUMLAH
7
3
1
3
3
3
1
1
1
1
1
155

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -141

DAFTAR PPNS BIDANG LLAJ TAHUN 2010 - 2014

No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Provinsi
Pusat (Kementerian Perhubungan)
Nangroe Aceh Darussalam
Sumatera Utara
Kepulauan Riau
Riau
Jambi
Bengkulu
Bangka Belitung
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Lampung
Banten
Dki Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DIY
Jawa Timur

2010
57
43
152
6
69
27
19
18
128
124
68
72
117
183
243
109
432

2011
57
52
167
8
79
36
17
19
131
132
70
84
117
196
255
110
435

2012
59
61
179
9
85
36
20
21
132
140
80
91
117
208
286
113
458

2013
57
53
113
9
85
33
19
20
130
112
102
98
115
219
272
121
411

2014
62
70
190
9
98
45
22
23
142
150
85
95
118
226
306
113
474
umum -142

No.
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34

Provinsi
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Bali
NTB
NTT
Maluku
Maluku Utara
Papua Barat
Papua
TOTAL

2010
12
42
15
12
43
22
37
13
10
17
11
19
54
11
3
5
40
2233

2011
16
47
19
18
54
33
42
16
11
19
12
20
57
11
4
6
41
2391

2012
18
50
22
19
65
33
45
19
18
19
15
22
59
12
4
7
44
2566

2013
18
50
22
19
65
33
40
19
17
17
17
20
51
12
4
5
40
2418

2014
21
53
27
21
70
45
51
25
24
22
18
23
63
16
7
10
51
2775

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -143

REKAPITULASI PPNS BIDANG LLAJ TAHUN 1997 2014


TAHUN 2012
No
1

Tahun

Jumlah

1997

1998

55

2003

60

2004

67

2005

63

2006

67

2007

371

2008

2.044

2009

2.229

10

2010

2.367

11

2011

2.391

12

2012

2.566

13

2013

2.418

14

2014

2775

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -144

REKAPITULASI JABATAN FUNGSIONAL DITJEN HUBDAT TAHUN 2014

NO

JABATAN FUNGSIONAL

SETDITJEN

LLAJ

LLASDP

BSTP

KTD

BPLJSKB

JML

Arsiparis Penyelia

Arsiparis Pelaksana

Statistisi Pertama

Statistisi Muda

Analisis Kepegawaian Muda

Analisis Kepegawaian Penyelia

Analisis Kepegawaian Pelaksana


Lanjutan

Perencanaan Pertama

Pengendali Dampak Lingkungan Madya

10

Pengendali Dampak Lingkungan Muda

11

Pengendali Dampak Lingkungan Pertama

12

Pengendali Dampak Lingkungan Penyelia

13

Pengendali Dampak Lingk. Pelaksana


Lanjutan

umum -145

NO

JABATAN FUNGSIONAL

SETDITJEN

LLAJ

LLASDP

BSTP

KTD

BPLJSKB

JML

14

Pranata Humas Muda

15

Pranata Humas Pertama

16

Pranata Humas Penyelia

17

Pranata Humas Pelaksana Lanjutan

18

Pranata Humas Pelaksana

19

Pengujian Kendaraaan Bermotor Penyelia

20
21

Pengujian Kend. Bermotor Pelaksana


Lanjutan
Pengujian Kendaraaan Bermotor
Pelaksana

22

Dokter Gigi Madya

23

Dokter Pertama

24

Perawat Gigi Penyelia

25

Perawat Gigi Pelaksana

26

Pranata Laboratorium Kesehatan


Penyelia

27

Peneliti dan Perekayasa Penyelia

28

Perawat Penyelia

umum -146

NO

JABATAN FUNGSIONAL

SETDITJEN

LLAJ

LLASDP

BSTP

KTD

BPLJSKB

JML

29

Perawat Pelaksanan Lanjutan

30

Radiografer Penyelia

31

Penterjemah Pertama

32

Prakom Pertama

33

Perekayasa

25

16

56

JUMLAH
Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -147

REKAPITULASI PENCAPAIAN TAHUN 2013 2014


DAN PROGRAM TAHUN 2015

NO
A

PROGRAM / KEGIATAN

2013

VOLUME
2014

2015*

PKT

183

242

240

UNIT
TRAYEK

60
188

45
208

75
217

LOKASI
LOKASI

12
8
7
1

11
7

PKT
PKT

13
12
6
1

PKT

43

20

SATUAN

PROGRAM LLAJ
I. PEMBANGUNAN PRASARANA & FASILITAS
KESELAMATAN LLAJ (TERMASUKK MRLL)
II. PENINGKATAN AKSESIBILITAS PELAYANAN
ANGKUTAN JALAN
1. Pengadaan Bus
2. Subsidi Operasi Bus Perintis
III. REHABILITASI & PEMELIHARAAN PRASARANA
& FASILITAS LLAJ
1. Pembangunan Terminal
2. Rehabilitasi Terminal
3. Pengadaan dan Pemasangan Alat PKB
4. Pembangunan Balai PKB
5. Pengadaan dan Pemasangan ATCS
6. Pembangunan / Rehab Jembatan Timbang
V. REHABILITASI FASILITAS KESELAMATAN LLAJ

12
3

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -148

REKAPITULASI PENCAPAIAN TAHUN 2013 2014


DAN PROGRAM TAHUN 2015

NO
B

PROGRAM / KEGIATAN
PROGRAM LLASDP
I. PEMBANGUNAN DERMAGA
PENYEBERANGAN
1. Lanjutan
2. Baru / Peningkatan
3. Rehabilitasi
II. PEMBANGUNAN DERMAGA
SUNGAI
1. Lanjutan
2. Baru / Peningkatan
3. Rehabilitasi
III. PEMBANGUNAN DERMAGA
DANAU
1. Lanjutan
2. Baru / Peningkatan
3. Rehabilitasi
IV. PEMBANGUNAN KAPAL
PENYEBERANGAN
1. Lanjutan
2. Baru / Peningkatan
3. Rehabilitasi

2013

VOLUME
2014

2015

UNIT
UNIT
UNIT

38
11
22

50
10
29

46
15
40

UNIT
UNIT
UNIT

16
7
9

13
7
11

5
14
16

UNIT
UNIT
UNIT

2
3
4

0
2
6

3
0
9

UNIT
UNIT
UNIT

8
0
6

9
6
0

6
0
8

SATUAN

umum -149

NO

PROGRAM / KEGIATAN

SATUAN

VOLUME
2014
3

2015
4

V. PENGADAAN SPEED BOAT

UNIT

2013
2

VI. BUS AIR

UNIT

LINTAS

169

181

210

VIII.SARANA BANTU NAVIGASI


PELAYARAN

BH

25

17

IX. RAMBU LAUT

BH

X. RAMBU SUNGAI / DANAU

BH

550

212

1.629

XI. PENGERUKAN

M2

VII.SUBSIDI ANGKUTAN
PENYEBERANGAN

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -150

LAPORAN KEUANGAN DITJEN PERHUBUNGAN DARAT


TAHUN 2013 2014
No.
1

Kegiatan
PENDAPATAN NEGARA
DAN HIBAH
PNBP
BELANJA NEGARA
RUPIAH MURNI
a. Belanja Pegawai
b. Belanja Barang
c. Belanja Modal

Pagu Anggaran

2013
Realisasi

5.590.000.000

Tahun

2014
Realisasi

Pagu Anggaran

27.381.103.659*

489.80

5.590.000.000

25.458.504.281*

455,40

3.013.165.225.000

2.676.674.735.763

88,86

3.619.419.968.000

3.227.992.412.424

89,19

51.775.276.000
1.833.349.937.000
1.128.043.012.000

34.058.292.704
1.629.700.370.000
1.010.969.580.000

65,79
89,05
89,62

53.972.819.000
2.188.492.460.000
1.376.954.689.000

37.272.680.528
1.964.965.679.825
1.225.754.052.071

69,06
89,79
89,02

* Data Reaslisasi PNPB Fungsional dan Non Fungsional


Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -151

DANA ALOKASI KHUSUS


No.

Tahun

1
2
3
4
5

2011
2012
2013
2014
2015

Jumlah Kota/Kabupaten/Provinsi /
Penerima DAK
424
444
471
467
450

Total Nilai DAK


Rp. 99.063.400.000
Rp. 131.430.190.000
Rp. 221.006.001.000
Rp. 235.121.290.000
Rp. 245.815.200.000

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2015

umum -152

PROGRAM KERJA DIREKTORAT LLAJ

Monitoring dan Evaluasi kinerja bidang LLAJ.

Layanan perkantoran bidang LLAJ.

Pengadaan & pemasangan, serta rehabilitasi fasilitas keselamatan LLAJ.

Pembangunan terminal penumpang.

Rehabilitasi terminal penumpang.

Pengadaan bus perintis.

Pengadaan alat pengujian kendaraan bermotor.

Pengadaan peralatan penyidikan LLAJ

Pemeliharaan & pengoperasian fasilitas pendukung LLAJ.

Koordinasi/kerjasama luar negeri bidang LLAJ.

Sosialisasi dan promosi bidang LLAJ.

Bimbingan teknis transportasi LLAJ.

Pengembangan sistem informasi & komunikasi LLAJ.

Monitoring dan evaluasi teknis bidang LLAJ.

Perencanaan teknis bidang LLAJ.

Pengawasan bidang LLAJ.

Pemberian kualifikasi teknis bidang LLAJ.

Monitoring dan Evaluasi kinerja bidang LLAJ.


Llaj - 1

PERKEMBANGAN ANGKUTAN ANTAR KOTA ANTAR PROVINSI (AKAP)


TAHUN 2010 - 2014
2010

2011

2012

2013

2014

NO

PROPINSI
PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

PO

Nanggroe Aceh D.

18

621

18

621

18

621

18

621

22

696

Sumatera Utara

41

1.185

42

1.236

41

1.185

42

1.236

45

1309

Sumatera Barat

61

841

63

849

61

841

63

849

67

900

Riau

22

376

23

388

22

376

23

388

26

418

Jambi

35

501

37

511

35

501

37

511

37

517

Sumatera Selatan

31

559

31

574

31

559

31

574

34

605

Bengkulu

19

301

21

323

19

301

21

323

21

328

Lampung

26

565

27

558

26

565

27

558

28

587

Bangka Belitung

10

Kepulauan Riau

11

DKI Jakarta

68

3.670

66

3.714

68

3.670

66

3.714

71

3.987

12

Jawa Barat

116

3.789

117

3.818

116

3.789

117

3.818

120

3.962

13

Jawa Tengah

141

3.822

141

3.879

141

3.822

141

3.879

146

4.165

14

DI. Yogyakarta

28

509

29

510

28

509

29

510

30

542

15

Jawa Timur

64

1.860

65

1.874

64

1.860

65

1.874

71

2.044

16

Banten

47

1.013

47

1.050

47

1.013

47

1.050

46

1.149

17

Bali

12

165

13

182

12

165

13

182

14

224

18

NTB

10

119

10

119

10

119

10

119

10

135

BUS

Llaj - 2

2010
NO

2011

2012

2013

2014

PROPINSI
PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

19

NTT

20

Kalimantan Barat

28

30

28

30

31

21

Kalimantan Tengah

24

158

24

158

24

158

24

158

24

162

22

Kalimantan Selatan

22

155

22

159

22

155

22

159

25

176

23

Kalimantan Timur

74

74

74

74

74

24

Sulawesi Utara

50

53

50

53

41

25

Sulawesi Tengah

22

120

24

132

22

120

24

132

24

133

26

Sulawesi Selatan

32

267

36

290

32

267

36

290

39

307

27

Sulawesi Tenggara

28

Gorontalo

42

42

42

42

42

29

Sulawesi Barat

30

Maluku

31

Maluku Utara

32

Papua

33

Papua Barat

866

20.798

883

21.157

866

20.798

883

21.157

926

22.544

Jumlah
Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 3

GRAFIK PERKEMBANGAN ANGKUTAN ANTAR KOTA ANTAR PROVINSI (AKAP)


TAHUN 2010 2014

25000

21.157

20.798

22.544

21.157

20.798

20000
15000
10000
5000
0

866

883

866

883

926

2010

2011

2012

2013

2014

PO

BUS

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 4

PERKEMBANGAN ANGKUTAN PARIWISATA


TAHUN 2010 - 2014
2010
NO

2011

2012

2013

2014

PROPINSI
PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

Aceh

20

20

39

40

45

Sumatera Utara

22

165

25

195

23

157

26

213

28

214

Sumatera Barat

13

89

14

93

16

108

16

121

19

133

Riau

14

105

14

118

15

110

15

124

15

125

Jambi

26

30

26

30

30

Sumatera Selatan

52

10

69

10

66

11

73

13

92

Bengkulu

49

57

49

61

61

Lampung

19

163

16

180

18

200

20

237

23

239

Bangka Belitung

10

Kepulauan Riau

119

130

119

130

130

11

Dki Jakarta

106

4.339

108

4.796

114

4.727

121

5.490

126

5.502

12

Jawa Barat

159

1.653

199

2.053

231

2.372

251

2.822

271

3.139

13

Jawa Tengah

198

1.709

240

2.357

286

2.630

308

3.241

326

3.759

14

D.I. Yogyakarta

42

509

45

682

48

664

54

856

57

907

15

Jawa Timur

167

1.035

187

1.874

220

1.441

240

1.792

258

2.023

16

Banten

40

670

46

771

55

834

61

1056

68

1.172
Llaj - 5

2010
NO

2011

2012

2013

2014

PROPINSI
PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

PO

BUS

131

1.083

137

1.300

140

1.255

162

1.802

170

1.987

17

Bali

18

Nusa Tenggara Barat

46

54

75

85

89

19

Nusa Tenggara Timur

20

Kalimantan Barat

13

29

13

28

13

32

13

33

13

33

21

Kalimantan Tengah

22

Kalimantan Selatan

23

Kalimantan Timur

24

Sulawesi Utara

11

25

Sulawesi Selatan

68

84

76

86

86

26

Sulawesi Tengah

27

Sulawesi Tenggara

28

Gorontalo

29

Sulawesi Barat

30

Maluku

31

Maluku Utara

32

Papua

33

Irian Jaya Barat

959

11.933

1.082

14.897

1.220

14.984

1.332

18.304

1.422

19.841

Jumlah :
Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 6

GRAFIK PERKEMBANGAN ANGKUTAN PARIWISATA TAHUN 2010 - 2014

18.304

20000

14.984

14.897
15000

19.841

11.933

10000
5000
0

959
2010

1.082
2011

1.332

1.220
2012
PO

2013

1.422
2014

Bus

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 7

PERKEMBANGAN PERSETUJUAN PENGANGKUTAN ALAT BERAT


TAHUN 2010 - 2014
2010

2011

2012

2013

2014

BULAN
PERUS

KEND

PERUS

KEND

PERUS

KEND

PERUS

KEND

PERUS

KEND

Januari

17

87

12

124

31

214

43

23

Februari

15

38

10

20

106

56

228

20

Maret

27

114

17

78

21

78

44

65

April

25

84

33

150

11

33

102

18

Mei

22

194

31

117

18

62

211

14

Juni

22

98

23

117

13

56

148

Juli

16

100

19

129

32

237

64

Agustus

21

63

16

68

27

107

69

17

September

12

36

13

76

14

76

43

Oktober

19

54

22

93

10

44

17

Nopember

19

56

14

53

17

112

Desember

17

81

39

165

24

92

JUMLAH

232

1.005

244

1.180

238

1.217

157

979

28

109

Sumber : Direktorat LLAJ 2015


Llaj - 8

GRAFIK PERKEMBANGAN PERSETUJUAN PENGANGKUTAN ALAT BERAT


TAHUN 2010 - 2014

1500

1217

1180

1005

979

1000
500
0

232

2010

244

2011

238

157

2012

Perusahaan

2013

28

109

2014

Kendaraan

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 9

PERKEMBANGAN PERSETUJUAN PENGANGKUTAN B3


TAHUN 2010 - 2014

2010

2011

2012

2013

2014

BULAN
PERUS

KEND

PERUS

KEND

PERUS

KEND

PERUS

KEND

PERUS

KEND

Januari

48

210

48

197

135

841

16

110

30

128

Februari

61

379

44

153

90

489

85

576

37

155

Maret

101

559

71

416

72

582

77

867

36

185

April

88

339

100

480

49

421

67

730

43

195

Mei

83

404

124

819

78

404

74

1126

59

310

Juni

55

233

68

395

160

825

46

701

26

124

Juli

67

290

95

498

84

512

39

468

32

134

Agustus

113

730

66

289

87

448

15

235

49

198

September

46

189

42

302

104

652

30

376

37

167

Oktober

78

345

134

844

100

647

27

255

42

213

Nopember

77

378

87

409

141

843

277

61

634

Desember

49

243

125

612

142

811

18

141

45

273

JUMLAH

866

4.299

1004

5.414

1.242

7.475

503

5.862

497

2.716

Sumber : Direktorat LLAJ 2015


Llaj - 10

GRAFIK PERKEMBANGAN PERSETUJUAN PENGANGKUTAN B3


TAHUN 2010 - 2014

7475

8000

5862

5414

6000

4299

4000
2000
0

2.716
866

2010

1004

2011

1242

2012

Perusahaan

503

497

2013

2014

Kendaraan

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 11

REKAP KEPUTUSAN DIRJEN HUBDAT TENTANG PENGESAHAN DAN SERTIFIKASI TIPE KENDARAAN
BERMOTOR, PENGESAHAN RANCANG BANGUN KENDARAAN BERMOTOR DAN PEMASANGAN SISTEM
PEMAKAIAN BBG TAHUN 2010 - 2014

No

URAIAN

TAHUN
2010

2011

2012

2013

2014

Tipe Sepeda Motor

107

147

130

165

185

Tipe Roda 3

11

11

Tipe Roda 4 atau Lebih

466

460

579

406

528

Tipe Landasan Kendaraan Bermotor

50

72

60

58

87

Rancang Bangun Kereta Tempelan

20

31

43

25

42

1.079

633

868

1.211

1.440

8
9

Rancang Bangun Kereta Gandengan


Rancang Bangun dan Rekayasa
Ranmor
Tipe Kendaraan CBU Bekas
Sistem Pemasangan BBG

540
-

238
3

43
-

38
17

124
-

10

Kendaraan Khusus

2.277

1.589

1.739

1.935

2.423

TOTAL
Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 12

PERKEMBANGAN JUMLAH PROPINSI DAN TRAYEK SUBSIDI PERINTIS


TAHUN 2001 - 2015
NO

TAHUN

PROVINSI, TRAYEK DAN ARMADA

SUBSIDI

PROVINSI

TRAYEK

JUMLAH

2001

12

74

4.589.791.224

2002

12

83

8.694.980.000

89,44

2003

14

92

15.013.365.000

72,67

2004

15

92

18.913.239.000

25,98

2005

18

100

18.185.000.000

-3,85

2006

18

99

26.352.120.000

44,91

2007

17

104

30.182.830.000

14,54

2008

20

124

35.163.000.000

16,5

2009

21

138

47.882.551.000

36,17

10

2010

22

143

48.239.000.000

0,74

11

2011

24

157

52.651.254.000

9,15

12

2012

25

169

55.974.523.000

6,31

13

2013

25

188

64.774.897.000

18,43

14

2014

25

208

86.774.897.000

33,8

15

2015

30

217

92.427.479.000

6,51

Sumber : Direktorat LLAJ 2015


Llaj - 13

PERKEMBANGAN PENGADAAN BUS PERINTIS


TAHUN 2005 - 2015
PENGADAAN BUS
PERINTIS
JUMLAH
%

NO

TAHUN

2005

10

100

2006

19

90

2007

30

57,89

2008

31

3,33

2009

78

151,61

2010

37

-52,56

2011

48

29,73

2012

65

35,42

2013

60

-7,69

10

2014

45

-25

11

2015*

75

66,67

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 14

JARINGAN TRAYEK ANGKUTAN JALAN PERINTIS TAHUN 2015


NO
1

PROVINSI
ACEH

SUMATERA UTARA

SUMATERA BARAT

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

Pusat Kota - Darussalam

10

Kota Kuala Simpang - Tenggulun

42

Meulaboh - Alue Peunyaring

35

Banda Aceh - Sinabang

425

Meulaboh - Layung

27

Kota Kuala Simpang - Seruway

29

Pematang Raya - Nagari Dolog

43

Pematang Raya - Raya Bosi

55

Pematang Raya - Buah Bolon

32

10

Simanindo - Pangunguran - Onan Rungu - Nainggolan - Tomok - Simanindo

125

11

Leter W - Padang Aro

38

12

Padang Aro - Sungai Kunyit - Sungai Rumbai

120

13

Padang Aro - Abai

41

KEPULAUAN RIAU

14

Sei Jodoh (Batam) - Telaga Punggur - Tanjung Uban - Trikora - Tanjung Pinang

135

JAMBI

15

Terminal Alam Barajo - Sungai Bahar - PT. Asiatik

135

16

Bangko - Pamenang - Jelatan - TTKDA

92
Llaj - 15

NO

6
7

PROVINSI

SUMATERA SELATAN
BENGKULU

BANGKA BELITUNG

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

17

Jambi - Petaling

60

18

Bangko - Tanah Garau

90

19

Bangko - Air Jernih

40

20

Sarolangun - Bukit Tuban

65

21

Sarolangun - Sepintun

58

22

Sarolangun - Petiduran Baru

74

23

Muara Sugihan - Plaju

60

24

Terminal Lubuk Lancang - Pulau Rimau - Selat Kuning

61

25

Betungan (Bengkulu) - Muko-muko - Lubuk Pinang

306

26

Betungan (Bengkulu) - Muara Aman

163

27

Bengkulu - Mana - Kedurang

174

28

Bengkulu - Bengko

110

29

Bengkulu - Tais - Penago

110

30

Bengkulu - Pulau Enggano

45

31

Pangkal Pinang - Tanjung Tedung

70

32

Pangkal Pinang - Batu Betumpang

125

33

Tanjung Pandan - Tanjung RU

70
Llaj - 16

NO

PROVINSI

LAMPUNG

TRAYEK YANG DILAYANI


34

Tanjung Pandan - Manggar (via Gantung)

125

35

Pangkal Pinang - Tepus

127

36

Pangkal Pinang - Trans Rias

132

37

Pangkal Pinang - Pulau Besar

149

38

Pangkal Pinang - Tanjung Nyiur

132

39

Term.Rajabasa - Tj.Seneng - Jatimulyo - Metro Kibang - Metro

39

40

Rajabasa - Kemiling - THR Bumi Kedaton - Lempasing - Hanura

27

41

Metro - Wates - Bekri - Kalirejo

59

42

53

44

Hanura - Piabung - Padang Cermin


Rajabasa - Tj. Seneng - Simpang Jatimulyo - Karang Anyar - Margodadi Margo Mulyo
Term.Rajabasa - Beranti - Gedong Tataan

45

Serang - Gn. Kencana - Malingping

107

46

Serang - Tanjung Lesung - Kelapa Koneng

117

47

Panimbang - Citeureup - Cikeusik

58

48

Surade - Jampang Kulon - Kali Bunder - Sagaranten

65

49

Pelabuhan Ratu - Terminal Cikidang

22

50

Kawunganten - Gandrangmanu

43

10

11
12

BANTEN

JAWA BARAT
JAWA TENGAH

JARAK
(Km)

31
41

33
Llaj - 17

NO

13
14

15

PROVINSI

JAWA TIMUR
NUSA TENGGARA BARAT

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

51

Sidareja - Cinangsi

20

52

Terminal Selo Aji (Ponorogo) - Terminal Sarangan (Magetan)

58

53

Jajag - Sarongan

46

54

Mataram - Orongtelu

200

55

Mataram - Teluk Awang

78

56

Mataram - Moyo Hilir

240

57

Mataram - Sumbawa Besar - Ropang

267

58

Mataram - Sumbawa - Matta

360

59

Mataram - Sumbawa - Sampar Goal

288

60

Sumbawa - Teloi

170

61

Ende - Maurole

90

62

Ende - Riung

125

63

Ende - Nggela/Potabaru

95

64

Terminal Nggorang - Pacar

80

65

Terminal Nggorang - Terang

48

66

Terminal Nggorang - Werang

NUSA TENGGARA TIMUR


A. Ende

42
Llaj - 18

NO

PROVINSI
B. Kupang

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

67

Kupang - Oesapa - Kampus

16

68

Kupang - Oemofa

75

69

Kupang - Lelogama

178

70

Kupang - Naikleu

176

71

Seba - Liae

25

72

Kupang - Kuanfatu

138

73

Kupang - Kolbano

146

74

Kupang - Buraen

80

75

Kupang - Baun - Batuna

30

76

Terminal Kupang - Pasir Panjang - Inaboi - Bundaran PU - Oebutu-

40

Jalur BTN Kolhua- Ring Road - Fatokoa -Naloni - Oepura - JL. Frans Seda
Pasar Oebobo - Pasir Panjang - Terminal Kupang
C. Waingapu

77

Waingapu - Waikelo

185

78

Waingapu - Mauramba

72

79

Waingapu - Tanaraing

87

80

Waingapu - Lenang

220

81

Waingapu - Tanarara - Kenanggar

119
Llaj - 19

NO

PROVINSI

D. Kefamenanu

16

17

KALIMANTAN BARAT

KALIMANTAN TENGAH

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

82

Waingapu - Kodi

210

83

Waingapu - Lulun dilu

175

84

Kefamenanu - Noelelo

110

85

Kefamenanu - Winiponu

104

86

Kefamenanu - Noelmuti - Naob

36

87

Kefamenanu - Moresu

50

88

Kefamenanu - Inbate

54

89

Kefamenanu - Oekolo

103

90

Kefamenanu - Slipi - Bokis

54

91

Kefamenanu - Oepoli

170

92

Tayan - Ketapang

368

93

Sambas - Aruk

90

94

Bengkayang - Jagoibabang

106

95

Putussibau - Puringkencana

248

96

Jalan Baru - Terminal AKAP W.A Gara

21

97

Sampit - Asam Baru - Hanau

155

98

Palangkaraya - Bahaur

166
Llaj - 20

NO

18

19

20

PROVINSI

KALIMANTAN SELATAN

KALIMANTAN TIMUR

KALIMANTAN UTARA

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

99

Buntok - Palu Rejo

77

100

Palangkaraya - Tumbang Telaken

150

101

Pangkalan Bun - Hanau

98

102

Pelabuhan Trisakti - Cempaka (via lingkar selatan)

40

103

Paringin - Halong

40

104

Tanjung - Muara Uya

60

105

Tanjung - Banua Lawas

50

106

Tanjung - Tanta - Murung Pudak

40

107

Gambut - Kurau - Tabaneo - Takisung

71

108

Samarinda - Bongan

250

109

Samarinda - Muara Muntai

153

110

Samarinda - Muara Aloh

200

111

Sangatta - Pengadan

179

112

Samarinda - Bantian Besar

354

113

Tanah grogot - Tanjung Aru

150

114

Sangatta - Maloy

122

115

Tanjung Selor - Malinau

197
Llaj - 21

NO

21

22

23

PROVINSI

SULAWESI UTARA

SULAWESI TENGAH

SULAWESI TENGGARA

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

116

Tanjung Selor - Berau

101

117

Malinau - Mensalong - Sarang

121

118

Manado - Ratatotok - Molobog

165

119

Manado - Molibagu - Pinolosian

295

120

Manado - Ratahan - Tobabo - Bentenan

125

121

Tuminting - Palaes - Maliambaong - Munte - Likupang - Pinenek - Tangkoko

155

122

Manado - Tondano - Kema - Bitung

150

123

Manado - Tungoi - Matalibaru

210

124

Manado - Lolak - Labuan Uki

185

125

Manado - Pangkusa - Bintauna

250

126

Manado - Bojonegoro - Purworejo - Lanud - Nuangan

216

127

Poso - Napu - Doda

127

128

Buol - Paleleh - Umu

93

129

Toili - Baturube

120

130

Lawangke - Matano

250

131

Poso - Malino

100

132

Kendari - Lamonae

240
Llaj - 22

NO

24

25

PROVINSI

GORONTALO

SULAWESI BARAT

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

133

Teomokole - Dongkala

60

134

Kendari - Mawasangka

215

135

Kendari - Tondasi

215

136

Kendari - Bungku

400

137

Kendari - Pinanggo via tianenggea

245

138

Bau-Bau - Erreke

170

139

Bau-Bau - Mawasangka

62

140

Bau-Bau - Kamaru

94

141

Gorontalo - Tolinggula Ulu - Papualangi

205

142

Gorontalo - Marisa - Malango

251

143

Gorontalo - Biluhu Tengah - Ilomata

52

144

Gorontalo - Malibagu

176

145

Gorontalo - Parungi - Lakeya - Mohiyolo

105

146

Gorontalo - Monano - Omu

210

147

Gorontalo - Bubaa

93

148

Mamuju - Mamasa

297

149

Mamuju - Tobadak

131
Llaj - 23

NO

PROVINSI

26

SULAWESI SELATAN

27

MALUKU

28

MALUKU UTARA

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

150

Mamuju - Tommo

113

151

Mamuju - Kalumpang

175

152

Mamuju - Aralle - Tabulahan - Mambi

220

153

Mamuju - Baras

230

154

Maros - Moncong Loe - Patasalang - Gowa

54

155

Maros - Moncong Loe - Barombong - Takalar

80

156

Ambon - Werinama

350

157

Ambon - Masiwang

435

158

Ambon - Aliune

215

159

Ambon - Warsiwa (Maiteng)

290

160

Ambon - Laimu

330

161

Ambon - Ketapang

125

162

Namlea - Namrole

136

163

Namlea - Ilath

117

164

Namlea - Biloro

133

165

Ambon - Saka -Pasanea

235

166

Sidangoli - Kao - Toliwang

125

167

Tobelo - Trans - Togoliua

60
Llaj - 24

NO

29

PROVINSI

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

168

Tobelo - Jailolo - Trans Goal

265

169

Tobelo - Galela - Saluta

150

170

Tobelo - Loleba

248

171

Jayapura - Nimbokrang (Jayapura)

120

172

Jayapura - Skouw/Perbatasan (Jayapura)

115

173

Jayapura - Taja (Jayapura)

192

174

Jayapura - Arso - Waris (Jayapura)

154

175

Jayapura - Demta (Jayapura)

170

176

Jayapura - Bonggo (Jayapura)

200

177

Jayapura - Sarmi (Jayapura)

367

178

Nabire - Legare SP IV (Nabire)

151

179

Nabire - Kaladiri Dalam (Nabire)

71

180

Nabire - Toppo (Nabire)

50

181

Nabire - Wammi (Nabire)

81

182

Biak - Wardo/Kanaan (Biak)

48

183

Biak - Korem - Rumbin (Biak)

48

184

Biak - Korido (Biak)

123

PAPUA
A. Jayapura

B. Nabire

C. Biak

Llaj - 25

NO

PROVINSI

D. Serui

E. Merauke

F. Timika

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

185

Biak - Makmakerbo (Biak)

50

186

Serui - Ariepi - Kamanap (Serui)

50

187

Serui - Wadapi (Serui)

45

188

Serui - Mariarotu (Serui)

51

189

Serui - Randawaya (Serui)

55

190

Terminal Merauke - Kokab (Merauke)

26

191

Terminal Merauke - Kumbe (Merauke)

40

192

Merauke - Sota (Merauke)

108

193

Kuprik - Jagebob 2 (Merauke)

160

194

Kuprik - Pasar Kurik (Merauke)

110

195

Terminal Merauke - Erambo, Toray (Merauke)

160

196

Timika-Pigapu (Mimika)

50

197

Timika-Muari (Mimika)

55

198

Timika-Mioko (Mimika)

55

199

Timika-Tipuka (Mimika)

27

200

Timika - Ayuka (Mimika)

35

Llaj - 26

NO
30

PROVINSI

TRAYEK YANG DILAYANI

JARAK
(Km)

PAPUA BARAT
A. Sorong

B. Manokwari

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

201

Sorong - Aimas II Sp.IV

33

202

Sorong - Ketapop

46

203

Sorong - Seget

100

204

Terminabuan - Seremuk

60

205

Terminabuan - Moswaren

38

206

Terminabuan- Konda

38

207

Sorong - Klasari

70

208

Sorong - Modan 1&2

70

209

Manokwari - Warmare

82

210

Manokwari - Prafi SP.IX

145

211

Manokwari - Prafi SP.IV

95

212

Manokwari - Masni

148

213

Manokwari - Momiwaren

175

214

Manokwari - Arpu

250

215

Manokwari - Isim

149

216

Manokwari - Tahota

170

217

Ransiki - Momi Waren

25
Llaj - 27

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

DAFTAR KENDARAAN ANGKUTAN LINTAS BATAS NEGARA


TRAYEK : PONTIANAK KUCHING 2010 - 2014
JUMLAH ARMADA BUS / TAHUN (Kendaraan)

NO.

NEGARA / PERUSAHAAN
2010

2011

2012

2013

2014

I.

INDONESIA

1.

Perum DAMRI Pontianak

2.

PO. Setia Jiwana Sakti

10

10

10

10

10

3.

PT. Andau Kapuas

20

19

19

19

19

Total
II.

MALAYSIA

1.

Sri Tebekang

2.

Kirata

3.

Saphire Pasific

4.

Sri Merah

5.

Eva Transport

6.

Bintang Jaya Express

Total

20

20

18

18

18

Jumlah Keseluruhan

40

39

39

37

37

Sumber : Direktorat LLAJ 2015


Llaj - 28

DAFTAR KENDARAAN ANGKUTAN LINTAS BATAS NEGARA


TRAYEK : PONTIANAK BANDAR SRI BEGAWAN 2010 - 2014
NO.

NEGARA / PERUSAHAAN

JUMLAH ARMADA BUS / TAHUN (kendaraan)


2010

2011

2012

2013

2014

INDONESIA

I.
1.

Perum DAMRI Pontianak

2.

PO. Setia Jiwana Sakti

10

10

10

10

10

Total
BRUNEI DARUSSALAM

II.
1.

Syarikat ADBS

2.

Syrikat Murni Hajisaban TS

Total

Jumlah Keseluruhan

15

15

15

15

15

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 29

PANJANG JALAN MENURUT KEWENANGAN TAHUN 2010 - 2014

Fungsi Jalan

Satuan

2010

2011

2012

2013

2014*

Nasional

Km

38.570

38.570

38.570

38.570

38.570

Propinsi

Km

53.291

53.642

53 642

53.642

53.642

Kabupaten / Kota

Km

395.493

400.186

409.757

410.512

410.512

476.373

492.398

501.969

502.724

502.724

TOTAL
*: Data Sementara Tahun 2014
Sumber : Badan Pusat Statistk 2014

Llaj - 30

GRAFIK KONDISI ASET JALAN NASIONAL, PROVINSI DAN KABUPATEN / KOTA

GRAFIK PANJANG JALAN TAHUN 2010 - 2014


450.000
400.000
350.000
300.000
250.000
200.000
150.000
100.000
50.000
0
Nasional

2010
38.570

2011
38.570

2012
38.570

2013
38.570

2014*
38.570

Propinsi

53.291

53.642

53.642

53.642

53.642

Kabupaten / Kota

395.493

400.186

409.757

410.512

410.512

*: Data Sementara Tahun 2014


Sumber : Badan Pusat Statistk 2014

Llaj - 31

DATA JUMLAH TERMINAL PENUMPANG DI INDONESIA


TAHUN 2010 - 2014

URAIAN

TAHUN
2010

2011

2012

2013

2014

TIPE A

117

123

123

123

143

TIPE B

246

277

279

293

325

TIPE C

196

262

286

295

355

TOTAL

559

662

688

711

823

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 32

TERMINAL TIPE A DI INDONESIA


TAHUN 2015
DATA JUMLA

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

Meulaboh

Kabupaten Aceh Barat

Provinsi Aceh

Langsa

Kota Langsa

Provinsi Aceh

Batoh

Kota Banda Aceh

Provinsi Aceh

Cunda

Kota Lhokseumawe

Provinsi Aceh

Tarutung

Kabupaten Tapanuli Utara

Provinsi Sumatera Utara

Batunadua

Kota Padang Sidempuan

Provinsi Sumatera Utara

Amplas

Kota Medan

Provinsi Sumatera Utara

Kabanjahe

Kabupaten Karo

Provinsi Sumatera Utara

Bandar Kajum

Kota Tebing Tinggi

Provinsi Sumatera Utara

10

Pinang Baris

Kota Medan

Provinsi Sumatera Utara

11

Pematang Siantar

Kota Pematang Siantar

Provinsi Sumatera Utara

12

Sibolga/Lahewa

Kota Sibolga

Provinsi Sumatera Utara

13

Padang

Kota Padang

Provinsi Sumatera Barat

14

Bareh Solok

Kota Solok

Provinsi Sumatera Barat

A
Llaj - 33

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

15

Simpang Aur

Kota Bukit Tinggi

Provinsi Sumatera Barat

16

Pariaman

Kota Pariaman

Provinsi Sumatera Barat

17

Kotonan

Kota Payakumbuh

Provinsi Sumatera Barat

18

Bangkinang

Kabupaten Kampar

Provinsi Riau

19

Sudirman Damai

Kabupaten Bengkalis

Provinsi Riau

20

Dumai

Kota Dumai

Provinsi Riau

21

Bandar Raya Payung Sekaki

Kota Pekan Baru

Provinsi Riau

22

Kumun

Kabupaten Kerinci

Provinsi Jambi

23

Sorolangun

Kabupaten Sorolangun

Provinsi Jambi

24

Muaro Bungo

Kabuapten Bungo

Provinsi Jambi

25

Alambarajo

Kota Jambi

Provinsi Jambi

26

Kayu Agung

Kabupaten Ogan Komering Ilir

Provinsi Sumsel

27

Muara Enim

Kabupaten Muara Enim

Provinsi Sumsel

28

Simpang Priuk

Kota Lubuk Linggau

Provinsi Sumsel

29

Karya Jaya

Kota Palembang

Provinsi Sumsel

30

Musi Rawas

Kabupaten Musi Rawas

Provinsi Sumsel

31

Curup

Kabupaten Rejang Lebong+E104

Provinsi Bengkulu

A
Llaj - 34

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

32

Arga Makmur

Kabupaten Bengkulu Utara

Provinsi Bengkulu

33

Air Sebakul/Betungan

Kota Bengkulu

Provinsi Bengkulu

34

Bakauheni

Kabupaten Lampung Selatan

Provinsi Lampung

35

Rajabasa

Kota Bandar Lampung

Provinsi Lampung

36

Kalideres

Kodya Jakarta Barat

Provinsi DKI Jakarta

37

Tanjung Priok

Kodya Jakarta Utara

Provinsi DKI Jakarta

38

Kampung Rambutan

Kodya Jakarta Timur

Provinsi DKI Jakarta

39

Rawamangun

Kodya Jakarta Timur

Provinsi DKI Jakarta

40

Pulogadung

Kodya Jakarta Timur

Provinsi DKI Jakarta

41

Guntur

Kabupaten Garut

Provinsi Jawa Barat

42

Banjar

Kabupaten Ciamis

Provinsi Jawa Barat

43

Kertawangunan

Kabupaten Kuningan

Provinsi Jawa Barat

44

Subang

Kabupaten Subang

Provinsi Jawa Barat

45

Cikampek

Kabupaten Karawang

Provinsi Jawa Barat

46

Cikarang

Kabupaten Bekasi

Provinsi Jawa Barat

47

Baranangsiang

Kota Bogor

Provinsi Jawa Barat

48

Sukabumi

Kota Sukabumi

Provinsi Jawa Barat

A
Llaj - 35

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

49

Sumedang

Kabupaten Sumedang

Provinsi Jawa Barat

50

Cicaheum

Kota Bandung

Provinsi Jawa Barat

51

Leuwi Panjang

Kota Bandung

Provinsi Jawa Barat

52

Harjamukti

Kota Cirebon

Provinsi Jawa Barat

53

Bekasi

Kota Bekasi

Provinsi Jawa Barat

54

Terpadu Depok

Kota Depok

Provinsi Jawa Barat

55

Indihiang

Kota Tasikmalaya

Provinsi Jawa Barat

56

Cilacap

Kabupaten Cilacap

Provinsi Jawa Tengah

57

Purwokerto

Kabupaten Banyumas

Provinsi Jawa Tengah

58

Bobotsari

Kabupaten Purbalingga

Provinsi Jawa Tengah

59

Banjarnegara

Kabupaten Banjarnegara

Provinsi Jawa Tengah

60

Kebumen

Kabupaten Kebumen

Provinsi Jawa Tengah

61

Candisari

Kabupaten Purworejo

Provinsi Jawa Tengah

62

Stanplat Mendolo

Kabupaten Wonosobo

Provinsi Jawa Tengah

63

Klaten

Kabupaten Klaten

Provinsi Jawa Tengah

64

Giri Adiputra/Krisak

Kabupaten Wonogiri

Provinsi Jawa Tengah

65

Cepu

Kabupaten Blora

Provinsi Jawa Tengah

A
Llaj - 36

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

66

Induk Kudus

Kabupaten Kudus

Provinsi Jawa Tengah

67

Bawen

Kabupaten Semarang

Provinsi Jawa Tengah

68

Induk

Kabupaten Pemalang

Provinsi Jawa Tengah

69

Tidar

Kota Magelang

Provinsi Jawa Tengah

70

Tirtonadi

Kota Surakarta

Provinsi Jawa Tengah

71

Purwokerto

Kota Purwokerto

Provinsi Jawa Tengah

72

Terboyo

Kota Semarang

Provinsi Jawa Tengah

73

Mangkang

Kota Semarang

Provinsi Jawa Tengah

74

Pekalongan

Kota Pekalongan

Provinsi Jawa Tengah

75

Tegal

Kota Tegal

Provinsi Jawa Tengah

76

Jombor

Kabupaten Sleman

Provinsi D.I.Y

77

Gunung Kidul

Kabupaten Gunung Kidul

Provinsi D.I.Y

78

Yogyakarta

Kota Yogyakarta

Provinsi D.I.Y

79

Pacitan

Kabupaten Pacitan

Provinsi Jawa Timur

80

Selo Aji

Kabupaten Ponorogo

Provinsi Jawa Timur

81

Surodatang

Kabupaten Trenggalek

Provinsi Jawa Timur

82

Gayatri

Kabupaten Tulungagung

Provinsi Jawa Timur

A
Llaj - 37

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

83

Tawang Alun

Kabupaten Jember

Provinsi Jawa Timur

84

Sritanjung

Kabupaten Banyuwangi

Provinsi Jawa Timur

85

Kertonegoro

Kabupaten Ngawi

Provinsi Jawa Timur

86

Rajekwesi

Kabupaten Bojonegoro

Provinsi Jawa Timur

87

Kembangputih

Kabupaten Tuban

Provinsi Jawa Timur

88

Bangkalan

Kabupaten Bangkalan

Provinsi Jawa Timur

89

Kertajaya

Kota Mojokerto

Provinsi Jawa Timur

90

Arya Wiraraja

Kabupaten Sumenep

Provinsi Jawa Timur

91

Tamanan

Kabupaten Kediri

Provinsi Jawa Timur

92

Kediri

Kota Kediri

Provinsi Jawa Timur

93

Patria

Kota Blitar

Provinsi Jawa Timur

94

Arjosari

Kota Malang

Provinsi Jawa Timur

95

Banyuangga

Kota Probolinggo

Provinsi Jawa Timur

96

Purboyo

Kota Madiun

Provinsi Jawa Timur

97

Purabaya

Kota Surabaya

Provinsi Jawa Timur

98

Tambak Osowilangun

Kota Surabaya

Provinsi Jawa Timur

99

Pasuruan

Kabupaten Pasuruan

Provinsi Jawa Timur

A
Llaj - 38

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

100

Situbondo

Kabupaten Situbondo

Provinsi Jawa Timur

101

Labuan

Kabupaten Pandeglang

Provinsi Banten

102

Poris Plawad

Kota Tanggerang

Provinsi Banten

103

Terpadu Merak

Kota Cilegon

Provinsi Banten

104

Pondok Cabe

Kota tanggerang Selatan

Provinsi Banten

105

Mengwi

Kabupaten Badung

Provinsi Bali

106

Singaraja

Kabupaten Buleleng

Provinsi Bali

107

Karangasem

Kabupaten Karangasem

Provinsi Bali

108

Gianyar

Kabupaten Gianyar

Provinsi Bali

109

Ubung

Kota Denpasar

Provinsi Bali

110

Jembrana

Kabupaten Jembrana

Provinsi Bali

111

Sumer Payung

Kabupaten Sumbawa

Provinsi Nusa Tenggara Barat

112

Dara Bima

kabupaten Bima

Provinsi Nusa Tenggara Barat

113

Mandalika

Kota Mataram

Provinsi Nusa Tenggara Barat

114

Motoain

Kabupaten Belu

Provinsi Nusa Tenggara Timur

115

Kefamenanu

Kabupaten Timor Tengah Utara

Provinsi Nusa Tenggara Timur

116

Entikong

Kabupaten Entikong

Kalimantan Barat

A
Llaj - 39

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

117

Singkawang

Kota Singkawang

Kalimantan Barat

118

Sungaiambawang

Kabupaten Kubu Raya

Kalimantan Barat

119

Pontianak

Kota Pontianak

Kalimantan Barat

120

Simpang sepatu

Kabupaten Lamandau

Provinsi Kalimantan Tengah

121

Palangkaraya

Kota Palangkaraya

Provinsi Kalimantan Tengah

122

Gambut

Kabupaten Banjar

Provinsi Kalimantan Selatan

123

Pal tujuh belas

Kota Banjarbaru

Provinsi Kalimantan Selatan

124

Batu ampar

Kabupaten Kutai Timur

Provinsi Kalimantan Timur

125

Balikpapan

Kota Balikpapan

Provinsi Kalimantan Timur

126

Samarinda Seberang

Kota Samarinda

Provinsi Kalimantan Timur

127

Boroko

Kabupaten Bolmong Utara

Provinsi Sulawesi Utara

128

Malalayang

Kota Manado

Provinsi Sulawesi Utara

129

Tangkoko

Kota Bitung

Provinsi Sulawesi Utara

130

Kasi Tuwu

Kabupaten Poso

Provinsi Sulawesi Tengah

131

Mamboro

Kota Palu

Provinsi Sulawesi Tengah

132

Rantepao

Kabupaten Tana Toraja

Provinsi Sulawesi Selatan

133

Makasar

Kota Makasar

Provinsi Sulawesi Selatan

A
Llaj - 40

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

134

Palopo

Kabupaten Palopo

Provinsi Sulawesi Selatan

135

Pekkae (Barru)

Kabupaten Barru

Provinsi Sulawesi Selatan

136

Baruga

Kota Kendari

Provinsi Sulawesi Tenggara

137

Isimu

Kabupaten Gorontalo

Provinsi Gorontalo

138

Dungingi

Kabupaten Pohuwatu

Provinsi Gorontalo

139

Gorontalo

Kota Gorontalo

Provinsi Gorontalo

140

Pasangkayu

Kabupaten Mamuju Utara

Provinsi Sulawesi Barat

141

Simbuang

Kabupaten Mamuju

Provinsi Sulawesi Barat

142

Tipalayo

Kabupaten Polewali Mandar

Provinsi Sulawesi Barat

143

Entrope

Kota Jayapura

Provinsi Papua

TOTAL TERMINAL TIPE A DI INDONESIA

143

Sumber: Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 41

TERMINAL TIPE B DI INDONESIA


TAHUN 2014
No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

Kutacane

Kab. Aceh Tenggara

Aceh

Idi Rayeuk

Kab. Aceh Timur

Aceh

Banda Aceh

Kab. Aceh Besar

Aceh

Lhoksukon

Kab. Aceh Utara

Aceh

Kuala Simpang

Kab. Aceh Timur

Aceh

Padang Sidempuan

Kab. Tapanuli Selatan

Sumatera Utara

Pandan

Kab. Tapanuli Tengah

Sumatera Utara

Siborong-borong

Kab. Tapanuli Utara

Sumatera Utara

Faekhu

Kota Gunung Sitoli

Sumatera Utara

10

Gamo

Kota Gunung Sitoli

Sumatera Utara

11

Ikan Paus

Kab. Binjai

Sumatera Utara

12

Sukadane (Simalungun)

Kab. Simalungun

Sumatera Utara

13

Aek Kanopan

Kab. Labuhan Batu Utara

Sumatera Utara

B
Llaj - 42

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

14

Bakti Kisaran

Kab. Asahan

Sumatera Utara

15

Sidikalang/SItinjo

Kab. Dairi

Sumatera Utara

16

H.M. Tohar Pal IV Pijar Koling

Kota Padang Sidempuan

Sumatera Utara

17

Lubuk Pakam

Kab. Deli Serdang

Sumatera Utara

18

Jl. Tanjung Pura/Tanjung Beringin

Kab. Langkat

Sumatera Utara

19

Perdagangan

Kota Pematang Siantar

Sumatera Utara

20

Terminal Terpadu Sijambi

Kota Tanjung Balai

Sumatera Utara

21

Sei Wampu

Kota Medan

Sumatera Utara

22

Sambu

Kota Medan

Sumatera Utara

23

Teladan

Kota Medan

Sumatera Utara

24

Padang Bulan

Kab. Labuhan Batu

Sumatera Utara

25

Sosor Saba Parapat

Kab. Simalungun

Sumatera Utara

26

Gunung Sitoli

Kab. Nias

Sumatera Utara

27

Andalas

Kota Padang

Sumatera Barat

28

Simpang Tiga

Kab. Pesisir Selatan

Sumatera Barat

29

Sawah Lunto

Kota. Sawah Lunto

Sumatera Barat

30

Batu Sangkar

Kab. Tanah Datar

Sumatera Barat

B
Llaj - 43

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

31

Pasaman

Kab. Pasaman

Sumatera Barat

32

Jl. Pemuda

Kota Padang

Sumatera Barat

33

Muara Bungo

Kab. Bungo

Jambi

34

Muaratebo

Kab. Tebo

Jambi

35

Bangko

Kab. Bangko

Jambi

36

Lahat

Kab. Lahat

Sumatera Selatan

37

Kayu Agung

Kab. Ogan Ilir

Sumatera Selatan

38

Gumawang (Belitang)

Sumatera Selatan

39

Prabumulih

Kab. Prabumulih

Sumatera Selatan

40

Jakabaring

Kota Palembang

Sumatera Selatan

41

Betungan

Kota Bengkulu

Bengkuku

42

Sungai Hitam

Kota Bengkulu

Bengkuku

43

Panorama

Kota Bengkulu

Bengkuku

44

Gunung Ayu

Kab. Bengkulu Selatan

Bengkuku

45

Simpang Nangka

Kab. Rejang Lebong

Bengkuku

46

Taba Renah

Kab. Rejang Lebong

Bengkuku

47

Muara Aman

Kab. Lebong

Bengkuku

Kab. OKU

Llaj - 44

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

48

Kepahiang

Kab. Kepahiang

Bengkuku

49

Tais

Kab. Seluma

Bengkuku

50

Nakau

Kab. Bengkulu Tengah

Bengkuku

51

Lubuk Pinang

Kab. Mukomuko

Bengkuku

52

Terminal Induk Mulyojati 16c

Kota Metro

Lampung

53

Betan Subing

Kab. Lampung Tengah

Lampung

54

Simpang Propau Kotabumi

Kab. Lampung Utara

Lampung

55

Sungai Liat

Kab. Bangka

Bangka Belitung

56

Pangkal Pinang

Kota Pangkal Pinang

Bangka Belitung

57

Tanjung Pandan

Kab. Belitung

Bangka Belitung

58

Sei Carang

Kota Tanjung Pinang

Kepulauan Riau

59

Simpang Lagoi

Kab.Bintan

Kepulauan Riau

60

Cilegon

Kota Cilegon

Banten

61

Malingping

Kab. Lebak

Banten

62

Rangkasbitung

Kab. Lebak

Banten

63

Cipocok

Kota Serang

Banten

64

Ciputat

Kota. Tangerang Selatan

Banten

B
Llaj - 45

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

65

Balaraja

Kab. Tangerang

Banten

66

Tarogong

Pandeglang

Banten

67

Berkah

Pandeglang

Banten

68

Mandala

Rangkasbitung

Banten

69

Ciledug

Kota Tangerang

Banten

70

Cimone

Kota Tangerang

Banten

71

Wates

Kab. Kulon Progo

DIY

72

Wonosari

Kab. Gunung Kidul

DIY

73

Pulo Gebang

Jakarta Timur

DKI JAKARTA

74

Lebak Bulus

Jakarta Selatan

DKI JAKARTA

75

Blok M

Jakarta Selatan

DKI JAKARTA

76

Pasar Minggu

Jakarta Selatan

DKI JAKARTA

77

Cililitan

Jakarta Timur

DKI JAKARTA

78

Kampung Melayu

Jakarta Timur

DKI JAKARTA

79

Senen

Jakarta Pusat

DKI JAKARTA

80

Grogol

Jakarta Barat

DKI JAKARTA

81

Pinang Ranti

Jakarta Timur

DKI JAKARTA

B
Llaj - 46

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

82

Malangbong

Kab. Garut

Jawa Barat

83

Jl. Juanda

Kota Tasikmalaya

Jawa Barat

84

Jl. Veteran

Kota Tasikmalaya

Jawa Barat

85

Ciamis

Kab. Ciamis

Jawa Barat

86

Cirendang

Kab. Kuningan

Jawa Barat

87

Majalengka

Kab. Majalengka

Jawa Barat

88

Kadipaten

Kab. Majalengka

Jawa Barat

89

Jatibarang

Kab. Indramayu

Jawa Barat

90

Patrol

Kab. Indramayu

Jawa Barat

91

Indramayu

Kab. Indramayu

Jawa Barat

92

Karangampel

Kab. Indramayu

Jawa Barat

93

Pamanukan

Kab. Subang

Jawa Barat

94

Sukamandi

Kab. Subang

Jawa Barat

95

Sadang

Kab. Purwakarta

Jawa Barat

96

Karawang

Kab. Karawang

Jawa Barat

97

Pondok Gede

Kab. Bekasi

Jawa Barat

98

Kebon Pala

Kota Bandung

Jawa Barat

B
Llaj - 47

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

99

Pondok Kelapa

Kota Bandung

Jawa Barat

100

Depok

Kota Depok

Jawa Barat

101

Rawabango

Kab. Cianjur

Jawa Barat

102

Ciakar

Sumedang

Jawa Barat

103

Jebrod

Kab. Cianjur

Jawa Barat

104

Wangon

Kab. Banyumas

Jawa Tengah

105

Ajibarang

Kab. Banyumas

Jawa Tengah

106

Purbalingga

Kab. Purbalingga

Jawa Tengah

107

Bobot Sari

Kab. Purbalingga

Jawa Tengah

108

Borobudur

Kab. Magelang

Jawa Tengah

109

Drs. Prayitno

Kab. Magelang

Jawa Tengah

110

Secang

Kab. Magelang

Jawa Tengah

111

Sunggingan

Kab. Boyolali

Jawa Tengah

112

Gagak Rimang

Kab. Blora

Jawa Tengah

113

Bawen

Kab. Semarang

Jawa Tengah

114

Lopait

Kab. Semarang

Jawa Tengah

115

Weleri

Kab. Kendal

Jawa Tengah

B
Llaj - 48

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

116

Maribaya

Kab. Batang

Jawa Tengah

117

Banyu Putih

Kab. Batang

Jawa Tengah

118

Pasundan

Kab. Batang

Jawa Tengah

119

Slawi

Kab. Tegal

Jawa Tengah

120

Tanjung

Kab. Brebes

Jawa Tengah

121

Bumiayu

Kab. Brebes

Jawa Tengah

122

Brebes

Kab. Brebes

Jawa Tengah

123

Ketanggungan

Kab. Brebes

Jawa Tengah

124

Penggaron

Kota Semarang

Jawa Tengah

125

Bintoro

Kab. Demak

Jawa Tengah

126

Ambarawa

Semarang

Jawa Tengah

127

Karangawen

Kab. Demak

Jawa Tengah

128

Purwodadi

Kab. Grobogan

Jawa Tengah

129

Sukoharjo

Kab. Sukoharjo

Jawa Tengah

130

Kartosuro

Kab. Sukoharjo

Jawa Tengah

131

Jonggrangan

Kab. Klaten

Jawa Tengah

132

Pilangsari

Kab. Sragen

Jawa Tengah

B
Llaj - 49

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

133

Pendowo

Kab. Purworejo

Jawa Tengah

134

Beji

Kab. Karanganyar

Jawa Tengah

135

Tawangmangu

Kab. Karanganyar

Jawa Tengah

136

Metesih

Kab. Karanganyar

Jawa Tengah

137

Jati Serono

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

138

Purwantoro

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

139

Pracimantro

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

140

Batu Retno

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

141

Kajen

Kab. Pekalongan

Jawa Tengah

142

Temanggung

Kab. Temanggung

Jawa Tengah

143

Parakan

Kab. Temanggung

Jawa Tengah

144

Kembangjoyo

Kab. Pati

Jawa Tengah

145

Tayu

Kab. Pati

Jawa Tengah

146

Sleko

Kab. Pati

Jawa Tengah

147

Jepara

Kab. Jepara

Jawa Tengah

148

Rembang

Kab. Rembang

Jawa Tengah

149

Lasem

Kab. Rembang

Jawa Tengah

B
Llaj - 50

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

150

Adipala

Kab. Cilacap

Jawa Tengah

151

Kroya

Kab. Cilacap

Jawa Tengah

152

Sidareja

Kab. Cilacap

Jawa Tengah

153

Karang Pucung

Kab. Cilacap

Jawa Tengah

154

Majenang

Kab. Cilacap

Jawa Tengah

155

Cilacap

Cilacap

Jawa Tengah

156

Rawa Apu

Cilacap

Jawa Tengah

157

Bahurekso

Kendal

Jawa Tengah

158

Sisemut

Semarang

Jawa Tengah

159

Minak Koncar

Kab. Lumajang

Jawa Timur

160

Arjasa

Kab. Jember

Jawa Timur

161

Paku Sari

Kab. Jember

Jawa Timur

162

Ambulu

Kab. Jember

Jawa Timur

163

Blambangan

Kab. Banyuwangi

Jawa Timur

164

Brawijaya

Kab. Banyuwangi

Jawa Timur

165

Minak Jinggo

Kab. Banyuwangi

Jawa Timur

166

Bondowoso

Kab. Bondowoso

Jawa Timur

B
Llaj - 51

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

167

Kertojoyo

Kab. Mojokerto

Jawa Timur

168

Jombang

Kab. Jombang

Jawa Timur

169

Anjuk Ladang

Kab. Nganjuk

Jawa Timur

170

Maospati

Kab. Magetan

Jawa Timur

171

Magetan

Kab. Magetan

Jawa Timur

172

Ngawi

Kab. Ngawi

Jawa Timur

173

Padangan

Kab. Bojonegoro

Jawa Timur

174

Tlogowaru

Kota. Malang

Jawa Timur

175

Lamongan

Kab. Lamongan

Jawa Timur

176

Babat

Kab. Lamongan

Jawa Timur

177

Sidomoro

Kab. Gresik

Jawa Timur

178

Bunder

Kab. Gresik

Jawa Timur

179

Sembayat

Kab. Gresik

Jawa Timur

180

Sampang

Kab. Sampang

Jawa Timur

181

Pamekasan

Kab. Pamekasan

Jawa Timur

182

Gadang

Kota Malang

Jawa Timur

183

Landungsari

Kota Malang

Jawa Timur

B
Llaj - 52

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

184

Hamid Rusdi

Kota Malang

Jawa Timur

185

Dampit

Kab. Malang

Jawa Timur

186

Talang Agung

Kab. Malang

Jawa Timur

187

Caruban

Kab. Madiun

Jawa Timur

188

Kepuhsari

Kab. Jombang

Jawa Timur

189

Joyoboyo

Kota Surabaya

Jawa Timur

190

Untung Suropati

Kota Pasuruan

Jawa Timur

191

Pandaan

Kota Pasuruan

Jawa Timur

192

Batu

Kota Batu

Jawa Timur

193

Purwosari

Kab. Kediri

Jawa Timur

194

urodakan

Kab. Trenggalek

Jawa Timur

195

Kesamben

Kab. Blitar

Jawa Timur

196

Kamal

Kab. Bangkalan

Jawa Timur

197

Mojosari

Kab. Mojokerto

Jawa Timur

198

Karang Sokong

Kab. Karang Asem

Bali

199

Banyuasri

Kab. Buleleng

Bali

200

Negara

Kab. Jembrana

Bali

B
Llaj - 53

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

201

Dalung

Kab. Badung

Bali

202

Gilimanuk

Kab. Jembrana

Bali

203

Kediri

Kab. Tabanan

Bali

204

Tanah Lot

Kab. Tabanan

Bali

205

Pesiapan

Kab. Tabanan

Bali

206

Batubulan

Kab. Gianyar

Bali

207

Kebo Iwa

Kab. Gianyar

Bali

208

Klungkung

Kab. Klungkung

Bali

209

Bangli

Kab. Bangli

Bali

210

Nusa Dua

Kab. Badung

Bali

211

K. Tinggi

Kota Denpasar

Bali

212

Tegal

Kota Denpasar

Bali

213

Kereneng

Kota Denpasar

Bali

214

Ampenan

Kab. Lombok Barat

NTB

215

Lembar

Kab. Lombok Barat

NTB

216

Narmada

Kab. Lombok Barat

NTB

217

Kopang

Kab. Lombok Tengah

NTB

B
Llaj - 54

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

218

Praya

Kab. Lombok Tengah

NTB

219

Labuhan Haji

Kab. Lombok Timur

NTB

220

Masbagik

Kab. Lombok Timur

NTB

221

Sumbawa Besar

Kab. Sumbawa

NTB

222

Empang

Kab. Sumbawa

NTB

223

Taliwang

Kab. Sumbawa

NTB

224

Pancor

Kab. Lombok Timur

NTB

225

Allas

Kab. Dompu

NTB

226

Gerung

Kab. Lombok Barat

NTB

227

Woha

Kab. Lombok Barat

NTB

228

Tanjung

Kab. Lombok Barat

NTB

229

Waingapu

Kab. Sumba Timur

NTT

230

Soe

Kab. Timor Tengah Selatan

NTT

231

Manggarai

Kab. Manggarai

NTT

232

Oebobo

Kota Kupang

NTT

233

fatubenao

Kab. Belu

NTT

234

Madawat

Kab. Sikka

NTT

B
Llaj - 55

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

235

Lokaria

Kab. Sikka

NTT

236

Ndao

Kab. Ende

NTT

237

Lamawalang

Kab. Flores Timur

NTT

238

Watuaji

Kab. Ngada

NTT

239

Manggarai Barat

Kab. manggarai Barat

NTT

240

Lambanapu

Kab. Sumba Timur

NTT

241

Waikelo

Kab. Sumba Barat

NTT

242

Waikabubak

kab. Sumba Barat

NTT

243

Soe

Kab. Timor Tengah Selatan

NTT

244

Singkawang

Singkawang

KalBar

245

Menpawah

Menpawah

KalBar

246

Sanggau

Sanggau

KalBar

247

Ketapang

Ketapang

KalBar

248

Sintang

Sintang

KalBar

249

Batu Layang

Batu Layang

KalBar

250

Amuntai

Kab. Hulu Sungai Utara

KalSel

251

Induk Km. 6

Kota Banjarmasin

KalSel

B
Llaj - 56

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

252

Induk Kersik Putih

Kab. Tanah Bumbu

KalSel

253

Datah Manuah

Kota Palangkaraya

KalTeng

254

Pangkalan Bun

Kab. Kotawaringin Barat

KalTeng

255

Patih Rumbih

Kab. Kotawaringin Timur

KalTeng

256

Induk Kuala Kurun

Kab. Gunung Mas

KalTeng

257

Tamiang Layang

Kab. Barito Timur

KalTeng

258

Tanah Grogot Kuaro

Kab. Paser

KalTim

259

Kampung Baru

Kota Balikpapan

KalTim

260

Kelandasan

Kota Balikpapan

KalTim

261

Pasar Segiri

Kota Samarinda

KalTim

262

Pasar Pagi

Kota Samarinda

KalTim

263

Sungai Kunjang

Kota Samarinda

KalTim

264

Lempake

Samarinda

KalTim

265

Marisa

Kab. Pohuwato

Gorontalo

266

Tilamuta

Kab. Boalemo

Gorontalo

267

Mananggu

Kab. Boalemo

Gorontalo

268

Limboto

Kab. Gorontalo

Gorontalo

B
Llaj - 57

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

269

Suwawa

Kab. Bone Bolango

Gorontalo

270

Taludaa

Kab. Bone Bolango

Gorontalo

271

Lutang

Kab. Majene

Sulawesi Barat

272

Luwu

Kab. Luwu

Sulawesi Selatan

273

Tellulimpoe Sinjai

Kab. Sinjai

Sulawesi Selatan

274

Karisa

Kab. Jeneponto

Sulawesi Selatan

275

Terminal Pembantu Soreang

Kota Pare Pare

Sulawesi Selatan

276

Terminal Pembantu Lappade

Kota Pare Pare

Sulawesi Selatan

277

Takalar

Kab. Takalar

Sulawesi Selatan

278

Cappa Bungaya

Kab. Gowa

Sulawesi Selatan

279

Maros

Kab. Maros

Sulawesi Selatan

280

Pangkajene

Kab. Pangkajene Kepulauan

Sulawesi Selatan

281

Mattirowalie

Kab. Barru

Sulawesi Selatan

282

Pinrang

Kab. Pinrang

Sulawesi Selatan

283

Malengkeri

Kota Makassar

Sulawesi Selatan

284

Rappang

Kab. Sidrap

Sulawesi Selatan

285

Soppeng

Kab. Soppeng

Sulawesi Selatan

B
Llaj - 58

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

286

Bantaeng

Kab. Bantaeng

Sulawesi Selatan

287

Dangerakko

Kota Palopo

Sulawesi Selatan

288

Callaccu

Kab. Wajo

Sulawesi Selatan

289

Lawo-woi

Kab. Sidrap

Sulawesi Selatan

290

Poso

Kab. Poso

Sulawesi Tengah

291

Parigi

Kab. Donggala

Sulawesi Tengah

292

Manonda

Kab. Donggala

Sulawesi Tengah

293

Masomba

Kab. Donggala

Sulawesi Tengah

294

Toli-Toli

Kab. Toli-Toli

Sulawesi Tengah

295

Powatu

Kota Kendari

Sulawesi Tenggara

296

Wua-Wua

Kota Kendari

Sulawesi Tenggara

297

Kolaka

Kab Kolaka

Sulawesi Tenggara

298

Pomala

Kab Pomala

Sulawesi Tenggara

299

Unahaa

Kab Buton

Sulawesi Tenggara

300

Meo-Meo

Kab Muna

Sulawesi Tenggara

301

Puwatu

Kota Kendari

Sulawesi Tenggara

302

kasipute

Kab. Bombana

Sulawesi Tenggara

B
Llaj - 59

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

303

Karombasan

Kota Manado

Sulawesi Utara

304

Paal 2

Kota Manado

Sulawesi Utara

305

Beriman

Kota Tomohon

Sulawesi Utara

306

Tondano

Kab. Minahasa

Sulawesi Utara

307

Kawangkoan

Kab. Minahasa

Sulawesi Utara

308

Langowan

Kab. Minahasa

Sulawesi Utara

309

Airmadidi

Kab. Minahasa Utara

Sulawesi Utara

310

Likupang

Kab. Minahasa Utara

Sulawesi Utara

311

Amurang

Kab. Minahasa Selatan

Sulawesi Utara

312

Tumpaan

Kab. Minahasa Selatan

Sulawesi Utara

313

Kotamobagu

Kab. Bolaang Mongondow

Sulawesi Utara

314

Bonawang

Kab. Bolaang Mongondow

Sulawesi Utara

315

Modayag

Kab. Bolaang Mongondow

Sulawesi Utara

316

Melonguane

Kab. Kep. Talaud

Sulawesi Utara

317

Jailolo

Kab. Halmahera Barat

Maluku Utara

318

Sidangoli

Kab. Halmahera Barat

Maluku Utara

319

Sofifi

Kota Tidore

Maluku Utara

B
Llaj - 60

No

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

320

Sorong

Kab. Sorong

Papua Barat

321

Fak - Fak

Kab. Fak-Fak

Papua Barat

322

Fak-Fak

Kab. Fak-Fak

Papua

323

Sorong

Kab. Sorong

Papua

324

Biak

Kab. Biak Numfor

Papua

325

Waena

Kota Jayapura

Papua

TOTAL TERMINAL TIPE B

325

Sumber: Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 61

TERMINAL TIPE C DI INDONESIA


TAHUN 2014
No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

Tapak Tuan

Kab. Aceh Selatan

Aceh

Samalanga

Kab. Bireun

Aceh

Jeunib

Kab. Bireun

Aceh

Matang

Kab. Bieruen

Aceh

Lhoksukon

Kab. Aceh Utara

Aceh

Idi Rayeuk

Kab. Aceh Timur

Aceh

Langsa

Langsa

Aceh

Sigli

Kab. Pidie

Aceh

Bireun

Kab. Aceh Utara

Aceh

10

Keudah

Kota Banda Aceh

Aceh

11

Mandala

Kab. Deli Serdang

Sumatera Utara

12

Pancur Batu

Kab. Deli Serdang

Sumatera Utara

13

Perumnas Simalingkir

Kab. Deli Serdang

Sumatera Utara

C
Llaj - 62

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

14

Kotanopan

Kab. Mandailing Natal

Sumatera Utara

15

Veteran

Kota Medan

Sumatera Utara

16

Williem Iskandar

Kota Medan

Sumatera Utara

17

Porsea

Kab. Toba Samosir

Sumatera Utara

18

Terminal Jalan Sutomo

Kab. Langkat

Sumatera Utara

19

Pangkalan Brandan

Kab. Langkat

Sumatera Utara

20

Tavip

Kota Binjai

Sumatera Utara

21

Belawan

Kota Medan

Sumatera Utara

22

Berastagi

Kab. Karo

Sumatera Utara

23

Kp.Cina

Kab.Padang Pariaman

Sumatera Barat

24

Pasar Goan Hoat

Kota Padang

Sumatera Barat

25

Jl. Pandan

Kota Solok

Sumatera Barat

26

sawahlunto

kota sawahlunto

Sumatera Barat

27

Pasar Solok

Kota Solok

Sumatera Barat

28

pasar ibuh

Kota Payakumbuh

Sumatera Barat

29

pasar payakumbuh

Kota Payakumbuh

Sumatera Barat

30

Labuh Baru

Kota Payakumbuh

Sumatera Barat

C
Llaj - 63

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

31

stasiun

Kota Padang

Sumatera Barat

32

Pasar Bawah

kota Bukit Tiinggi

Sumatera Barat

33

surau gonjong

Kab. Agam

Sumatera Barat

34

Kantin

Kota Padang Panjang

Sumatera Barat

35

pasar pariaman

kota pariaman

Sumatera Barat

36

kampung Pondok

kota pariaman

Sumatera Barat

37

lubuk buaya

Kota padang

Sumatera Barat

38

pasar baru

Kab. Pesisir selatan

Sumatera Barat

39

pasar painan

Kab. Pesisir selatan

Sumatera Barat

40

silaut

Kab. Pesisir selatan

Sumatera Barat

41

muara labuh

Kab. Solok Selatan

Sumatera Barat

42

lantai batu

Kab. Tanah Datar

Sumatera Barat

43

rao

kab. Pasaman

Sumatera Barat

44

panti

kab. Pasaman

Sumatera Barat

45

paso amur

Kab. Agam

Sumatera Barat

46

baso

Kab. Agam

Sumatera Barat

47

Pasar Padang Panjang

Kota Padang Panjang

Sumatera Barat

C
Llaj - 64

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

48

Jl. Pandan

Kota Solok

Sumatera Barat

49

Pasar Padang Panjang

Kota Padang Panjang

Sumatera Barat

50

Jl. Raya Air Molek

Kab. Indragiri Hulu

Riau

51

Pasar Teluk Kuantan

Kab. Indragiri Hulu

Riau

52

Pasar Rengat

Kab. Indragiri Hulu

Riau

53

Pasir Pengairan

Kab. Kampar

Riau

54

Pasar Kodim

Kota Pekanbaru

Riau

55

Pasar Sail

Kota Pekanbaru

Riau

56

Jl. Yos Sudarso

Kota pekanbaru

Riau

57

Jl. Nangka

Kota Pekanbaru

Riau

58

Pangkalan Kerinci

Kab. Pelalawan

Riau

59

Pematang Puti

Kab. Rokan Hulu

Riau

60

Sekapur Sirih

Kab. Rokan Hilir

Riau

61

Mayang Terurai

Kota Pekanbaru

Riau

62

Pasar Rumbai

Kota Pekanbaru

Riau

63

Pasar Senapelan

Kota Pekanbaru

Riau

64

Rawasari

Kota Jambi

Jambi

C
Llaj - 65

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

65

Km 5 Muara Tembesi

Kab. Batanghari

Jambi

66

Kebun Jahe

Kota Jambi

Jambi

67

Sekayu

Kab. Musi Banyuasin

Sumatera Selatan

68

Tangga Buntung

Kota Palembang

Sumatera Selatan

69

Lemabang

Kota Palembang

Sumatera Selatan

70

Sako

Kota Palembang

Sumatera Selatan

71

Pagar Gading

Kota Pagar Alam

Sumatera Selatan

72

Muara

Kota Lubuk Linggau

Sumatera Selatan

73

Kalimantan

Kota Lubuk Linggau

Sumatera Selatan

74

Watas

Kota Lubuk Linggau

Sumatera Selatan

75

Muara Dua

Kab. Oku Selatan

Sumatera Selatan

76

Lembayung

Kab. Lahat

Sumatera Selatan

77

Martapura

Kab. OKU

Sumatera Selatan

78

Pasar Baru

Kab. OKU

Sumatera Selatan

79

Satelit

Kota Lubuk Linggau

Sumatera Selatan

80

Baturaja

Kab. OKU

Sumatera Selatan

81

Km 5

Kota Palembang

Sumatera Selatan

C
Llaj - 66

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

82

Kota Medan

Kab. Bengkulu Selatan

Bengkulu

83

Pasar Atas

Kab. Rejang Lebong

Bengkulu

84

Taba Penanjung

Kab. Bengkulu Tengah

Bengkulu

85

Ipuh

Kab. Mukomuko

Bengkulu

86

Pasar Inpres

Kab. Kaur

Bengkulu

87

Pringsewu

Kab. Pring Sewu

Lampung

88

Kotaagung

Kab. Tanggamus

Lampung

89

Pesawaran

Kab. Pesawaran

Lampung

90

Way Batu

Kab. Lampung Barat

Lampung

91

Tanjung Karang

Kota Bandar Lampung

Lampung

92

Menggala

Kab. Tulang Bawang

Lampung

93

Langkapura

Kota Bandar Lampung

Lampung

94

Teluk Betung

Kota Bandar Lampung

Lampung

95

Manggar

Kab. Belitung

Bangka Belitung

96

Kolong

Kab. Karimun

Kepulauan Riau

97

Bukit Tembak

Kab. Karimun

Kepulauan Riau

98

Jodoh

Kota Batam

Kepulauan Riau

C
Llaj - 67

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

99

Batu Aji

Kota Batam

Kepulauan Riau

100

Cibodasari

Kota Tangerang

Banten

101

Pasar Baru

Kota Tangerang

Banten

102

Pondok Cabe

Kota Tangerang Selatan

Banten

103

Saketi

Kab. Pandeglang

Banten

104

Megersari

Kab. Lebak

Banten

105

Pandegang

Kab. Pandeglang

Banten

106

Lampe Labuan

Kab. Pandeglang

Banten

107

Kepandean

Kota Serang

Banten

108

Bayah

Kab. Lebak

Banten

109

Binuangeun

Kab. Lebak

Banten

110

Sunan Kalijaga

Kab. Lebak

Banten

111

Pasarawu

Kab. Serang

Banten

112

Pasar Klopo

Kab. Sleman

DIY

113

Brosot

Kab. Kulon Progo

DIY

114

Jagalan

Kab. Kulon Progo

DIY

115

Jangkaran

Kab. Kulon Progo

DIY

C
Llaj - 68

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

116

Kenteng

Kab. Kulon Progo

DIY

117

Sentolo

Kab. Kulon Progo

DIY

118

Palbapang

Kab. Bantul

DIY

119

Semin

Kab. Gunung Kidul

DIY

120

Imogiri

Bantul

DIY

121

Condongcatur

Kab. Sleman

DIY

122

Pakem

Kab. Sleman

DIY

123

Prambanan

Kab. Sleman

DIY

124

Jl. Kaur Panggung

Kab. Garut

Jawa Barat

125

Cikajang

Kab. Garut

Jawa Barat

126

Samarang

Kab. Garut

Jawa Barat

127

Pancasila

Kota Tasikmalaya

Jawa Barat

128

Pangandaran

Kab. Ciamis

Jawa Barat

129

Ciawi Gebang

Kab. Kuningan

Jawa Barat

130

Maja

Kab. Majalengka

Jawa Barat

131

Cikijing

Kab. Majalengka

Jawa Barat

132

Rajagaluh

Kab. Majalengka

Jawa Barat

C
Llaj - 69

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

133

Sindang

Kab. Indramayu

Jawa Barat

134

Jl. Pajajaran

Kota Bogor

Jawa Barat

135

Jl. A. Muis

Kota Bandung

Jawa Barat

136

Jl. Moh. Toha

Kota Bandung

Jawa Barat

137

Ledeng

Kota Bandung

Jawa Barat

138

Cimahi

Cimahi

Jawa Barat

139

Lembur Situ

Sukabumi

Jawa Barat

140

Cileunyi

Kab. Bandung

Jawa Barat

141

Larangan

Kab. Brebes

Jawa Tengah

142

Banjarharjo

Kab. Brebes

Jawa Tengah

143

Cangkiran

Kota Semarang

Jawa Tengah

144

Sukorejo

Kab. Kendal

Jawa Tengah

145

Cangkiran

Kab. Kendal

Jawa Tengah

146

Boja

Kab. Kendal

Jawa Tengah

147

Gubug

Kab. Grobogan

Jawa Tengah

148

Godong

Kab. Grobogan

Jawa Tengah

149

Wirosari

Kab. Grobogan

Jawa Tengah

C
Llaj - 70

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

150

Salursari

Kab. Grobogan

Jawa Tengah

151

Penggung

Kab. Klaten

Jawa Tengah

152

Delanggu

Kab. Klaten

Jawa Tengah

153

Cawas

Kab. Klaten

Jawa Tengah

154

Teloyo

Kab. Klaten

Jawa Tengah

155

Bendo Gantungan

Kab. Klaten

Jawa Tengah

156

Pasar Klaten

Kab. Klaten

Jawa Tengah

157

Manis Srenggo

Kab. Klaten

Jawa Tengah

158

Tulung

Kab. Klaten

Jawa Tengah

159

Karang Gede

Kab. Boyolali

Jawa Tengah

160

Sruwen

Kab. Boyolali

Jawa Tengah

161

Sumber Lawang

Kab. Sragen

Jawa Tengah

162

Gemolong

Kab. Sragen

Jawa Tengah

163

Palur

Kab. Karanganyar

Jawa Tengah

164

Kota wonogiri

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

165

Krisak

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

166

Wuryantoro

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

C
Llaj - 71

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

167

Eromoko

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

168

Giri tontro

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

169

Giri Woyo

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

170

Nguntoro Nadi

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

171

Ngadi Rajo

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

172

Sido Harjo

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

173

Jati Roto

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

174

Giri Marto

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

175

Slogo Himo

Kab. Wonogiri

Jawa Tengah

176

Randudongkal

Kab. Pemalang

Jawa Tengah

177

Moga

Kab. Pemalang

Jawa Tengah

178

Belik

Kab. Pemalang

Jawa Tengah

179

Comal

Kab. Pemalang

Jawa Tengah

180

Salaman

Kab. Magelang

Jawa Tengah

181

Kutoarjo

Kab. Purworejo

Jawa Tengah

182

Gombong

Kab. Kebumen

Jawa Tengah

183

Prembun

Kab. Kebumen

Jawa Tengah

C
Llaj - 72

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

184

Ngadirejo

Kab.Temanggung

Jawa Tengah

185

Candiroto

Kab.Temanggung

Jawa Tengah

186

Juwana

Kab. Pati

Jawa Tengah

187

Bangsri

Kab. Jepara

Jawa Tengah

188

Pecanggaan

Kab. Jepara

Jawa Tengah

189

Mandi Raja

Kab. Banjar Negara

Jawa Tengah

190

Pasar Sayun

Kab. Pekalongan

Jawa Tengah

191

Baturaden

Kab. Banyumas

Jawa Tengah

192

Karang Kobar

Kab. Banjar Negara

Jawa Tengah

193

Kali Bening

Kab. Banjar Negara

Jawa Tengah

194

Jambu

Kab. Semarang

Jawa Tengah

195

Jatibarang

Kab. Brebes

Jawa Tengah

196

Sawangan

Kab. Wonosobo

Jawa Tengah

197

Baros

Kab. Pekalongan

Jawa Tengah

198

Banyumanik

Kab. Semarang

Jawa Tengah

199

Tawang Sari

Kab. Sukoharo

Jawa Tengah

200

Watu Kelir

Kab. Sukoharjo

Jawa Tengah

C
Llaj - 73

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

201

Jl. Senopati

Kab. Pasuruan

Jawa Timur

202

Krian

Kab. Sidoarjo

Jawa Timur

203

Kertosono

Kab. Nganjuk

Jawa Timur

204

Jatirogo

Kab. Tuban

Jawa Timur

205

Babat

Kab. Lamongan

Jawa Timur

206

Kamal

Kab. Bangkalan

Jawa Timur

207

Kalianget

Kab. Sumenep

Jawa Timur

208

Jembatan Merah

Kota Surabaya

Jawa Timur

209

Bratang

Kota Surabaya

Jawa Timur

210

Kalisat

Kab. Jember

Jawa Timur

211

Sukowono

Kab. Jember

Jawa Timur

212

Sempolan

Kab. Jember

Jawa Timur

213

Ajung

Kab. Jember

Jawa Timur

214

Balung

Kab. Jember

Jawa Timur

215

Tanggul

Kab. Jember

Jawa Timur

216

Jajag

Banyuwangi

Jawa Timur

217

Muncar

Banyuwangi

Jawa Timur

C
Llaj - 74

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

218

Blandongan

Pasuruan

Jawa Timur

219

Larangan

Sidoarjo

Jawa Timur

220

Tuakilang

Kab. Tabanan

Bali

221

Seririt

Kab. Buleleng

Bali

222

Loka Crana

Kab. Bangli

Bali

223

Amlapura

Kab. Karangasem

Bali

224

Suci

Kota Denpasar

Bali

225

Wangaya

Kota Denpasar

Bali

226

Keruak

Kab. Lombok Timur

NTB

227

Labuhan Lombok

Kab. Lombok Timur

NTB

228

Dara

Kab. Sumbawa

NTB

229

Tente

Kab. Sumbawa

NTB

230

Sape

Kab. Sumbawa

NTB

231

Kumbe

Kab. Sumbawa

NTB

232

Dompu

Kab. Dompu

NTB

233

Kalabahi

Kab. Alor

NTT

234

Maumere

Kab. Sikka

NTT

C
Llaj - 75

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

235

Ende

Kab. Ende

NTT

236

Bajawa

Kab. Ngada

NTT

237

tabun

Kota Kupang

NTT

238

Belo

Kota Kupang

NTT

239

Kadelang

Kab. Alor

NTT

240

Pasar Puni

Kab. Manggarai

NTT

241

Kupang

Kota Kupang

NTT

242

Lambanapu

Kab. Sumba Timur

NTT

243

Lewoleba

Kab. Lembata

NTT

244

Singkawang

Kab. Sambas

KalBar

245

Sambas

Kab. Sambas

KalBar

246

Sei Duri

Kab. Sambas

KalBar

247

Bengkayang

Kab. Sambas

KalBar

248

Ngabang

Kab. Landak

KalBar

249

Sosok

Kab. Sanggau

KalBar

250

Sanggau

Kab. Sanggau

KalBar

251

Lawang Kuari

Kab. Sekadau

KalBar

C
Llaj - 76

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

252

Pemangkat

Kab. Sambas

KalBar

253

Jungkat

Kab. Pontianak

KalBar

254

Sei Pinyuh

Kab. Pontianak

KalBar

255

Anjir Pasar

Kab. Barito Kuala

KelSel

256

Marabahan Kota

Kab. Barito Kuala

KelSel

257

Tabukan

Kab. Barito Kuala

KelSel

258

Antarsari

Kota. Banjarmasin

KelSel

259

Natai Suka

Kab. Kotawaringin Barat

KalTeng

260

Timbau

Kab. Kutai

KalTim

261

Loa Kulu

Kab. Kutai

KalTim

262

Loa Janan

Kab. Kutai

KalTim

263

Loa Tebu

Kab. Kutai

KalTim

264

Kuaro

Kab. Paser

KalTim

265

Tepian Batang

Kab. Paser

KalTim

266

Pasar Inpres

Kab. Berau

KalTim

267

Rapak

Kota Balikpapan

KalTim

268

Pasar Baru

Kota Balikpapan

KalTim

C
Llaj - 77

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

269

Penajam

Kota Balikpapan

KalTim

270

Segiri

Kota Samarinda

KalTim

271

Handil II

Kota Samarinda

KalTim

272

Damai

Balikpapan

KalTim

273

Lingkas

Kota Tarakan

KalTara

274

Molosipat

Kab. Pohuwato

Gorontalo

275

Popayato

Kab. Pohuwato

Gorontalo

276

Lemito

Kab. Pohuwato

Gorontalo

277

Randangan

Kab. Pohuwato

Gorontalo

278

Paguyaman

Kab. Boalemo

Gorontalo

279

Telaga

Kab. Gorontalo

Gorontalo

280

Polewali

Kab. Polewali Mandar

Sulawesi Barat

281

Topoyo

Kab. Mamuju

Sulawesi Barat

282

Pasar Sentral

Kab. Mamuju

Sulawesi Barat

283

Mamasa

Kab. Mamasa

Sulawesi Barat

284

Sudu

Kab. Enrekang

Sulawesi Selatan

285

TADB

Kab. Kep. Selayar

Sulawesi Selatan

C
Llaj - 78

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

286

Bulukumba

Kab. Bulukumba

Sulawesi Selatan

287

Allu

Kab. Jeneponto

Sulawesi Selatan

288

Tolo

Kab. Jeneponto

Sulawesi Selatan

289

Ramba

Kab. Jeneponto

Sulawesi Selatan

290

Tarowang

Kab. Jeneponto

Sulawesi Selatan

291

Bongki

Kab. Sinjai

Sulawesi Selatan

292

Malili

Kab. Luwu Timur

Sulawesi Selatan

293

Maritengngae

Kab. Sidrap

Sulawesi Selatan

294

Paletteang

Kab. Pinrang

Sulawesi Selatan

295

Malili

Kab. Luwu Timur

Sulawesi Selatan

296

Masamba

Kab. Luwu Utara

Sulawesi Selatan

297

Bolu

Kab. Toraja Utara

Sulawesi Selatan

298

Pattallasang

Kab. Takalar

Sulawesi Selatan

299

Sinjai

Kab. Sinjai

Sulawesi Selatan

300

Makale

Kab. Tana Toraja

Sulawesi Selatan

301

Palopo

Kota Palopo

Sulawesi Selatan

302

Ampana

Kab. Poso

Sulawesi Tengah

C
Llaj - 79

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

303

Tentena

Kab. Poso

Sulawesi Tengah

304

Pendolo

Kab. Poso

Sulawesi Tengah

305

Pagimana

Kab. Banggai

Sulawesi Tengah

306

Kolondale

Kab. Poso

Sulawesi Tengah

307

Bungku

Kab. Poso

Sulawesi Tengah

308

Toili

Kab. Donggala

Sulawesi Tengah

309

Banawa

Kab. Donggala

Sulawesi Tengah

310

Bunta

Kab. Banggai

Sulawesi Tengah

311

Petobo

Kota Palu

Sulawesi Tengah

312

Bau-bau

kab. Buton

Sulawesi Tenggara

313

Raha

Kab. Muna

Sulawesi Tenggara

314

Pomalaa

Kab. kolaka

Sulawesi Tenggara

315

Tinanggea

Kab. konawe selatan

Sulawesi Tenggara

316

Wanggudu

kab. Konawe utara

Sulawesi Tenggara

317

P. Wajo

kab. Buton

Sulawesi Tenggara

318

Wangi-wangi

kab. Wakatobi

Sulawesi Tenggara

319

Labuan

kab. Buton Utara

Sulawesi Tenggara

C
Llaj - 80

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

320

Mandonga

Kota kendari

Sulawesi Tenggara

321

Bahu

Kota Manado

Sulawesi Utara

322

Tahuna

Kab. Kep. Sangihe

Sulawesi Utara

323

Tuminting

Kota Manado

Sulawesi Utara

324

Tanawangko

Kab. Minahasa

Sulawesi Utara

325

Ratahan

Kab. Minahasa Tenggara

Sulawesi Utara

326

Petta

Kab. Kep. Sangihe

Sulawesi Utara

327

Siau

Kab. Kep. Sangihe

Sulawesi Utara

328

Rum

Kota Tidore

Maluku Utara

329

Soasio

Kota Tidore

Maluku Utara

330

Bastiong

Kota Ternate

Maluku Utara

331

Gamalama

Kota Ternate

Maluku Utara

332

Dufa Dufa

Kota Ternate

Maluku Utara

333

Daruba

Kab. Morotai

Maluku Utara

334

Foga

Kab. Kepulauan Sula

Maluku Utara

335

Malifut

Kab. Halmahera Utara

Maluku Utara

336

Galala

Kab. Halmahera Utara

Maluku Utara

C
Llaj - 81

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

337

Tobelo

Kab. Halmahera Utara

Maluku Utara

338

Goal

Kab. Halmahera Barat

Maluku Utara

339

Labuha

Kab. Halmahera Selatan

Maluku Utara

340

Babang

Kab. Halmahera Selatan

Maluku Utara

341

Maba

Kab. Halmahera Timur

Maluku Utara

342

Sanana

Kab. Maluku Tenggara

Maluku

343

Tual

Kab. Maluku Tenggara

Maluku

344

Saparua

Kab. Maluku Tengah

Maluku

345

Binaya Masohi

Kab. Maluku Tengah

Maluku

346

Pelita

Kota Ambon

Maluku

347

Pantai

Kota Ambon

Maluku

348

Tulehu

Kota Ambon

Maluku

349

Manokwari

Kab. Manokwari

Papua Barat

350

Merauke

Kab. Merauke

Papua

351

Prahara

Kab. Jayapura

Papua

352

Wamena

Kab. Jayawijaya

Papua

353

Oyehe

Kab. Nabire

Papua

C
Llaj - 82

No.

Nama Terminal

Kabupaten/Kota

Propinsi

Tipe

354

Manokwari

Kab. Manokwari

Papua

355

Gorong Gorong

Kab. Timika

Papua

TOTAL TERMINAL TIPE C

355

Sumber: Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 83

DATA JUMLAH PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DI INDONESIA


TAHUN 2010 - 2014

JENIS ALAT

TAHUN
2010

2011

2012

2013

2014*

NON MEKANIK

285

285

285

285

211

MEKANIK

347

347

347

347

282

KELILING

24

25

25

38

38

TOTAL

656

657

657

670

531

Sumber: Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 84

DATA UNIT PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR

NO

PROVINSI

Aceh

Sumatera
Utara

NO

KABUPATEN/KOTA

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

1
1

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

Kabupaten Aceh Barat


Kabupaten Aceh Barat Daya
Kabupaten Aceh Besar
Kabupaten Aceh Jaya
Kabupaten Aceh Selatan
Kabupaten Aceh Singkil
Kabupaten Aceh Tamiang
Kabupaten Aceh Tengah
Kabupaten Aceh Tenggara
Kabupaten Aceh Timur
Kabupaten Aceh Utara
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bireuen
Kabupaten Gayo Lues
Kabupaten Nagan Raya
Kabupaten Pidie
Kabupaten Pidie Jaya
Kabupaten Simeulue
Kota Banda Aceh
Kota Langsa
Kota Lhokseumawe
Kota Sabang
Kota Subulussalam
Provinsi Aceh

2
1
1
0
1
1
0
2
1
3
2
1
2
1
2
1
0
1
2
1
3
3
1
0

1
0
0
0
1
0
1
0
0
1
0
1
0
0
0
1
1
0
0
1
1
0
2
0

3
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
1
3
0
1
1
1
0

1
0
0
0
0
1
1
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0

Kabupaten Asahan

2
3
4

Kabupaten Batubara
Kabupaten Dairi
Kabupaten Deli Serdang

1
1
3

2
0
1

0
1
1

0
0
2

MEKANIS

KELILING

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
11

12

1
1
1
Llaj - 85

NO

PROVINSI

Sumatera

NO

KABUPATEN/KOTA

5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
1

Kabupaten Humbang Hasundutan


Kabupaten Karo
Kabupaten Labuhanbatu
Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Kabupaten Labuhanbatu Utara
Kabupaten Langkat
Kabupaten Mandailing Natal
Kabupaten Nias
Kabupaten Nias Barat
Kabupaten Nias Selatan
Kabupaten Nias Utara
Kabupaten Padang Lawas
Kabupaten Padang Lawas Utara
Kabupaten Pakpak Bharat
Kabupaten Samosir
Kabupaten Serdang Bedagai
Kabupaten Simalungun
Kabupaten Tapanuli Selatan
Kabupaten Tapanuli Tengah
Kabupaten Tapanuli Utara
Kabupaten Toba Samosir
Kota Binjai
Kota Gunungsitoli
Kota Medan
Kota Padangsidempuan
Kota Pematangsiantar
Kota Sibolga
Kota Tanjungbalai
Kota Tebing Tinggi
Provinsi Sumatera Utara
Kabupaten Agam

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

0
0
2
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
1
0
4
1
0
1
0
2
0
2
3
0
1
0
1
24
0

0
1
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
2
2
0
1
0
0
0
3
0
1
1
0
1
0
0
19
3

0
2
0
1
1
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
5
0
3
0
6
0
0
1
24
2

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
1
0
3
0
1
0
0
0
8
0

MEKANIS

KELILING

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
22

10
1

Llaj - 86

NO

PROVINSI

NO

KABUPATEN/KOTA

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

2
0
2
2
0
1
1
5
2
0
0
0
5
1
1
2
1
0
2
27
1
1
0
1
1
3
1
1
1
0

0
0
1
0
0
1
1
1
0
1
0
1
3
1
1
0
2
0
1
17
0
1
0
3
0
1
1
3
3
0

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

MEKANIS

KELILING

Barat

Riau

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

Kabupaten Dharmasraya
Kabupaten Kepulauan Mentawai
Kabupaten Lima Puluh Kota
Kabupaten Padang Pariaman
Kabupaten Pasaman
Kabupaten Pasaman Barat
Kabupaten Pesisir Selatan
Kabupaten Sijunjung
Kabupaten Solok
Kabupaten Solok Selatan
Kabupaten Tanah Datar
Kota Bukittinggi
Kota Padang
Kota Padangpanjang
Kota Pariaman
Kota Payakumbuh
Kota Sawahlunto
Kota Solok
Provinsi Sumatera Barat

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Kabupaten Bengkalis
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan Hilir
Kabupaten Rokan Hulu
Kabupaten Siak
Kabupaten Kepulauan Meranti

0
0
4
2
1
0
2
1
0
0
0
4
9
1
0
1
2
0
6
35
1
1
4
1
0
1
0
1
0
0

1
0
1
1
0
1
0
0
1
1
1
2
1
0
0
1
0
1
3
15
1
0
0
0
1
1
0
1
0
0

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
6

1
13

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
Llaj - 87

NO

PROVINSI

Kep. Riau

Jambi

43
Bengkulu

NO

KABUPATEN/KOTA

11
12
13

Kota Dumai
Kota Pekanbaru
Provinsi Riau

1
2
3
4
5
6
7
8

Kabupaten Bintan
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepulauan Anambas
Kabupaten Lingga
Kabupaten Natuna
Kota Batam
Kota Tanjung Pinang
Provinsi Kepulauan Riau

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Kabupaten Batanghari
Kabupaten Bungo
Kabupaten Kerinci
Kabupaten Merangin
Kabupaten Muaro Jambi
Kabupaten Sarolangun
Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Kabupaten Tebo
Kota Jambi
Kota Sungai Penuh
PROP JAMBI
Kabupaten Bengkulu Selatan
Kabupaten Bengkulu Tengah
Kabupaten Bengkulu Utara
Kabupaten Kaur
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Lebong

1
2
3
4
5
6

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

2
6
2
20
1
0
0
1
1
3
2
1
9
1
5
1
2
0
0
1
1
1
2
0
14
1
2
2
1
3
1

3
2
3
20
0
1
0
0
0
4
0
0
5
0
0
0
0
1
1
2
1
0
3
0
8
0
0
0
0
0
1

1
4
0
14
1
1
0
0
0
3
2
0
7
3
1
2
1
1
0
1
1
0
2
0
12
1
0
0
0
0
0

JENIS ALAT
PENYELIA

4
4
1
13
0
0
0
0
0
1
0
0
1
2
1
1
1
0
2
1
0
0
1
0
9
0
0
1
0
0
0

NON MEKANIS

MEKANIS

KELILING

1
1
10

1
1
2

1
1
1
1
1

5
1

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
9
1
1

1
1
1
1
Llaj - 88

NO

PROVINSI

NO

7
8
9
10
11

KABUPATEN/KOTA

Kabupaten Mukomuko
Kabupaten Rejang Lebong
Kabupaten Seluma
Kota Bengkulu
Provinsi Bengkulu
32

Sumatera
Selatan

2
1
1
1
0
15

0
1
1
0
2
5

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

0
1
0
4
2
8

0
0
0
3
0
4

Kabupaten Empat Lawang


Kabupaten Lahat
Kabupaten Muara Enim
Kabupaten Musi Banyuasin
Kabupaten Musi Rawas
Kabupaten Ogan Ilir
Kabupaten Ogan Komering Ilir
Kabupaten Ogan Komering Ulu
Kabupaten Ogan Komering Ulu
Selatan
Kabupaten Ogan Komering Ulu
Timur
Kota Lubuklingg-Lubuklinggau
Kota Pagar Alam
Kota Palembang
Kota Prabumulih
Kabupaten Penukal Abab
Lematang Ilir
Provinsi Sumatera Selatan
105

1
1
1
1
1
1
2
2

1
2
3
1
2
0
1
1

0
1
3
1
0
0
1
2

0
2
2
1
1
1
0
1

2
1
2
3

1
1
5
2

0
1
8
0

1
0
3
1

1
21

6
32

15
35

3
17

Kabupaten Bangka

Kabupaten Bangka Barat

16
17

KELILING

Kabupaten Banyuasin

12
13
14
15

MEKANIS

2
3
4
5
6
7
8
9

11

Kep. Bangka
Belitung

PELAKSANA

10

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

1
4

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

1
1
1

1
1
1
1
1

13

1
1
Llaj - 89

NO

PROVINSI

NO

3
4
5
6
7
8

KABUPATEN/KOTA

Kabupaten Bangka Selatan


Kabupaten Bangka Tengah
Kabupaten Belitung
Kabupaten Belitung Timur
Kota Pangkal Pinang
Provinsi Kepulauan Bangka
Belitung
24

10

11

Lampung

Banten

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
1
2
3
4
5

Kabupaten Lampung Tengah


Kabupaten Lampung Utara
Kabupaten Lampung Selatan
Kabupaten Lampung Barat
Kabupaten Tulang Bawang
Kabupaten Tanggamus
Kabupaten Way Kanan
Kabupaten Lampung Timur
Kabupaten Pesawaran
Kabupaten Pringsewu
Kabupaten Mesuji
Kabupaten Tulang Bawang Barat
Kabupaten Pesisir Barat
Kota Bandar Lampung
Kota Metro
Kabupaten Kotabumi
Provinsi Lampung
50
Kabupaten Tangerang
Kabupaten Serang
Kabupaten Lebak
Kabupaten Pandeglang
Kota Tangerang

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

JENIS ALAT

PEMULA

PELAKSANA

PENYELIA

0
0
0
1
1

1
1
1
3
1

0
1
1
1
2

0
0
0
0
1

5
0
0
1
0
0
1
0
0
2
0
0
0
0
1
1
0
0
6
5
1
0
0
2

12
2
1
1
2
0
0
0
2
1
0
0
2
0
4
0
2
3
20
4
0
3
1
6

6
1
1
0
1
1
1
0
3
0
1
1
0
0
0
0
0
7
17
1
3
2
0
4

1
1
1
0
0
0
1
1
0
0
0
0
0
0
2
1
0
0
7
1
1
0
0
1

NON MEKANIS

MEKANIS

KELILING

1
1
1
1
1
2

0
1

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
8

1
1
1

1
1
Llaj - 90

NO

PROVINSI

NO

KABUPATEN/KOTA

6
7
8
9

Kota Serang
Kota Cilegon
Kota Tangerang Selatan
Provinsi Banten

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26

Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung Barat
Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bogor
Kabupaten Ciamis
Kabupaten Cianjur
Kabupaten Cirebon
Kabupaten Garut
Kabupaten Indramayu
Kabupaten Karawang
Kabupaten Kuningan
Kabupaten Majalengka
Kabupaten Purwakarta
Kabupaten Subang
Kabupaten Sukabumi
Kabupaten Sumedang
Kabupaten Tasikmalaya
Kota Bandung
Kota Banjar
Kota Bekasi
Kota Bogor
Kota Cimahi
Kota Cirebon
Kota Depok
Kota Sukabumi
Kota Tasikmalaya

48
12

Jawa Barat

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

0
0
0
0
8
3
1
2
3
0
0
0
0
0
4
2
2
2
3
4
3
0
11
2
3
2
2
4
4
1
3

0
2
3
2
21
3
4
4
2
0
2
2
4
3
5
2
5
5
3
3
2
4
12
2
2
0
2
3
3
2
3

1
3
0
1
15
8
2
10
7
0
8
4
5
1
3
4
5
1
3
4
3
1
6
3
12
3
4
5
1
1
2

JENIS ALAT
PENYELIA

0
0
1
0
4
3
1
3
4
1
4
1
2
3
1
3
2
2
1
3
1
3
2
1
3
1
1
2
2
1
2

NON MEKANIS

MEKANIS

KELILING

1
1
1
6

1
2

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

Llaj - 91

NO

PROVINSI

NO

27

KABUPATEN/KOTA

Provinsi Jawa Barat


324

13

DKI Jakarta

1
2
3
4
5

Kantor Dinas Jatibaru


Pulogadung
Cilincing
Ujung Menteng
Kedaung Angke

14

Jawa Tengah

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23

Kabupaten Banjarnegara
Kabupaten Banyumas
Kabupaten Batang
Kabupaten Blora
Kabupaten Boyolali
Kabupaten Brebes
Kabupaten Cilacap
Kabupaten Demak
Kabupaten Grobogan
Kota Jepara
Kabupaten Karanganyar
Kabupaten Kebumen
Kabupaten Kendal
Kabupaten Klaten
Kabupaten Kudus
Kabupaten Magelang
Kabupaten Pati
Kabupaten Pekalongan
Kabupaten Pemalang
Kabupaten Purbalingga
Kabupaten Purworejo
Kabupaten Rembang
Kabupaten Semarang

163

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

0
61
2
5
6
6
6
25
0
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
1
0
0
0
1
0
2
0
2
0
1

5
87
3
12
7
12
8
42
0
2
1
3
2
1
3
3
3
0
3
1
1
3
5
4
2
2
2
2
1
0
2

15
121
3
20
21
21
18
83
1
4
1
1
1
2
0
1
1
1
2
0
0
2
1
2
3
0
0
0
3
3
2

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

MEKANIS

KELILING

2
55
2
3
2
3
3
13
0
0
0
0
1
0
1
0
0
3
3
2
1
4
1
3
0
1
1
1
0
0
1

26

4
1
1
1
1

5
2
1
1
1

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

1
Llaj - 92

NO

PROVINSI

NO

24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36

KABUPATEN/KOTA

Kabupaten Sragen
Kabupaten Sukoharjo
Kabupaten Tegal
Kabupaten Temanggung
Kabupaten Wonogiri
Kabupaten Wonosobo
Kota Magelang
Kota Pekalongan
Kota Salatiga
Kota Semarang
Kota Surakarta
Kota Tegal
Provinsi Jawa Tengah
194

15

Jawa Timur

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Kabupaten Bangkalan
Kabupaten Banyuwangi
Kabupaten Blitar
Kabupaten Bojonegoro
Kabupaten Bondowoso
Kabupaten Gresik
Kabupaten Jember
Kabupaten Jombang
Kabupaten Kediri
Kabupaten Lamongan
Kabupaten Lumajang
Kabupaten Madiun
Kabupaten Magetan
Kabupaten Malang
Kabupaten Mojokerto
Kabupaten Nganjuk
Kabupaten Ngawi

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

2
2
0
0
0
1
1
1
0
2
0
1
0
18
2
4
1
1
1
1
2
1
0
1
0
1
0
2
1
1
2

1
0
3
2
1
0
3
1
1
2
1
3
7
71
2
2
4
2
3
2
5
1
4
1
2
1
2
3
2
1
3

2
1
1
0
4
3
2
0
2
6
2
4
3
61
1
2
1
0
2
2
4
4
4
3
2
0
2
11
6
3
3

JENIS ALAT
PENYELIA

2
3
3
1
1
0
0
2
1
5
3
0
0
44
0
2
0
2
0
2
5
0
2
0
2
2
1
2
1
1
1

NON MEKANIS

MEKANIS

KELILING

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
35

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
Llaj - 93

NO

PROVINSI

NO

18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40

KABUPATEN/KOTA

Kabupaten Pacitan
Kabupaten Pamekasan
Kabupaten Pasuruan
Kabupaten Ponorogo
Kabupaten Probolinggo
Kabupaten Sampang
Kabupaten Sidoarjo
Kabupaten Situbondo
Kabupaten Sumenep
Kabupaten Trenggalek
Kabupaten Tuban
Kabupaten Tulungagung
Kota Batu
Kota Blitar
Kota Kediri
Kota Madiun
Kota Malang
Kota Mojokerto
Kota Pasuruan
Kota Probolinggo
Kota Surabaya (Wiyung)
Kota Surabaya (Tandes)
Provinsi Jawa Timur
371

16

D.I.Yogyakarta

1
2
3
4
5
6

Kabupaten Bantul
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Kulon Progo
Kabupaten Sleman
Kota Yogyakarta
Provinsi DIY
23

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

3
1
2
2
1
1
4
1
2
0
1
5
2
1
3
1
2
1
1
1
1
0
0
57
0
0
0
0
2
0
2

2
2
5
1
4
1
4
1
1
3
1
2
3
0
7
4
1
1
3
5
1
2
7
101
3
2
0
2
1
2
10

1
1
2
5
2
0
1
3
1
2
3
3
2
3
10
2
6
2
3
1
1
2
42
148
2
0
0
0
0
1
3

JENIS ALAT
PENYELIA

1
1
1
0
0
0
2
1
0
0
0
3
1
0
2
1
6
1
1
2
1
0
18
65
0
1
1
1
5
0
8

NON MEKANIS

MEKANIS

KELILING

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
38

1
1
1
1
1
5

1
1

Llaj - 94

NO

17

PROVINSI

Bali

NO

KABUPATEN/KOTA

Nusa Tenggara
Barat

Nusa Tenggara
Timur

PENYELIA

0
1
1
0
1
2
1
4
2
0
12

2
2
1
1
2
2
2
1
1
4
18

5
1
1
0
2
3
0
1
11
14
38

5
1
1
4
0
2
1
1
5
7
27

NON MEKANIS

Kabupaten Badung
Kabupaten Bangli
Kabupaten Buleleng
Kabupaten Gianyar
Kabupaten Jembrana
Kabupaten Karangasem
Kabupaten Klungkung
Kabupaten Tabanan
Kota Denpasar
Provinsi Bali

Kabupaten Bima

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Kabupaten Dompu
Kabupaten Lombok Barat
Kabupaten Lombok Tengah
Kabupaten Lombok Timur
Kabupaten Lombok Utara
Kabupaten Sumbawa
Kabupaten Sumbawa Barat
Kota Bima
Kota Mataram
Provinsi NTB

1
2
1
2
0
0
0
1
1
0
9

0
1
0
1
0
1
1
4
1
2
12

1
3
1
2
0
2
0
0
6
1
16

0
5
0
1
0
0
0
0
2
0
8

45
19

JENIS ALAT

PELAKSANA

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

95
18

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

MEKANIS

KELILING

1
1
1
1
1
1
1

Kabupaten Alor

2
3
4
5
6

Kabupaten Belu
Kabupaten Ende
Kabupaten Flores Timur
Kabupaten Kupang
Kabupaten Lembata

1
0
2
2
1

0
2
1
2
0

0
1
0
1
0

0
0
0
0
0

1
1
1

1
1
8

1
1
1
1
1
1
1
1
8

1
1

1
1
Llaj - 95

NO

20

PROVINSI

Kalimantan
Barat

NO

KABUPATEN/KOTA

7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

Kabupaten Manggarai
Kabupaten Manggarai Barat
Kabupaten Manggarai Timur
Kabupaten Ngada
Kabupaten Nagekeo
Kabupaten Rote Ndao
Kabupaten Sabu Raijua
Kabupaten Sikka
Kabupaten Sumba Barat
Kabupaten Sumba Barat Daya
Kabupaten Sumba Tengah
Kabupaten Sumba Timur
Kabupaten Timor Tengah Selatan
Kabupaten Timor Tengah Utara
Kota Kupang
Kabupaten Malaka
Provinsi NTT
45

3
0
1
0
1
1
1
0
2
0
1
0
0
1
1
0
0
18

1
0
0
0
1
1
0
2
0
0
0
0
2
0
1
0
2
16

Kabupaten Bengkayang

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Kabupaten Kapuas Hulu


Kabupaten Kayong Utara
Kabupaten Ketapang
Kabupaten Kubu Raya
Kabupaten Landak
Kabupaten Melawi
Kabupaten Pontianak
Kabupaten Sambas
Kabupaten Sanggau
Kabupaten Sekadau
Kabupaten Sintang

0
0
0
1
0
0
0
0
0
1
3

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

2
0
0
1
0
0
0
1
0
0
0
0
2
1
1
0
0
11

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

1
1
1
1
1
1
1

0
1
1
0
1
0
0
0
0
2
1

0
0
1
2
0
2
0
2
0
0
0

1
0
0
1
0
0
2
0
2
0
0

1
1

MEKANIS

KELILING

1
1
1
1
1
1
1
1
19

1
1

1
1
1
1
1
1
1
1
1
Llaj - 96

NO

PROVINSI

NO

KABUPATEN/KOTA

13
14
15

Kota Pontianak
Kota Singkawang
Provinsi Kalimantan Barat
36

21

Kalimantan
Selatan

Kalimantan
Tengah

JENIS ALAT

PELAKSANA

PENYELIA

0
0
1
6

2
0
1
10

0
2
2
11

0
1
0
9

NON MEKANIS

MEKANIS

KELILING

1
1
10

Kabupaten Balangan

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14

Kabupaten Banjar
Kabupaten Barito Kuala
Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Kabupaten Hulu Sungai Utara
Kabupaten Kotabaru
Kabupaten Tabalong
Kabupaten Tanah Bumbu
Kabupaten Tanah Laut
Kabupaten Tapin
Kota Banjarbaru
Kota Banjarmasin
Provinsi Kalimantan Selatan

0
0
0
1
1
0
0
2
1
0
1
3
0
11

9
3
1
0
2
1
3
2
6
0
1
3
0
32

1
0
1
1
0
0
1
0
0
0
2
0
0
7

1
0
0
0
2
0
1
0
1
1
1
1
0
8

1
1
1

58
22

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

Kabupaten Barito Selatan

2
3
4
5
6
7
8
9
10

Kabupaten Barito Timur


Kabupaten Barito Utara
Kabupaten Gunung Mas
Kabupaten Kapuas
Kabupaten Katingan
Kabupaten Kotawaringin Barat
Kabupaten Kotawaringin Timur
Kabupaten Lamandau
Kabupaten Murung Raya

1
0
0
0
0
1
1
1
2

1
2
2
0
0
1
4
2
0

0
0
0
0
1
4
1
0
1

0
0
0
1
0
0
0
0
0

1
1
1
1
1

1
1
1
1
10

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
Llaj - 97

NO

PROVINSI

NO

11
12
13
14
15

KABUPATEN/KOTA

Kabupaten Pulang Pisau


Kabupaten Sukamara
Kabupaten Seruyan
Kota Palangka Raya
Provinsi Kalimantan Tengah
41

23

24

25

Kalimantan
Timur

Kalimantan
Utara

Gorontalo

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

0
1
1
2
1
13

1
0
2
0
1
16

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

MEKANIS

0
0
0
2
1
10

0
0
0
0
1
2

1
1
1
1
9

Kabupaten Berau

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13

Kabupaten Kutai Barat


Kabupaten Kutai Kartanegara
Kabupaten Kutai Timur
Kabupaten Paser
Kabupaten Penajam Paser Utara
Kota Balikpapan
Kota Bontang
Kota Samarinda
Kabupaten Malinau
Kabupaten Penajan Paser
Kabupaten Mahakam Ulu
Provinsi Kalimantan Timur
46

2
2
0
1
2
2
0
1
0
0
0
0
11

2
0
2
1
2
3
1
2
1
0
0
0
14

0
2
0
0
0
1
0
2
0
1
0
1
7

0
0
0
0
1
8
0
1
0
2
0
0
14

1
1
1
1
1
1
1
1

Kabupaten Bulungan

2
3
4
5
6

Kabupaten Malinau
Kabupaten Nunukan
Kabupaten Tana Tidung
Kota Tarakan
Provinsi Kalimantan Utara
BALAI LLAJASDP PALANGKARAYA
13
Kabupaten Boalemo

0
4
0
4
0

1
2
0
0
0

0
0
0
0
0

0
0
0
0
0

1
1

8
0

3
0

2
1

0
0

1
1
1
3

KELILING

1
1

1
4
1

1
Llaj - 98

NO

PROVINSI

NO

KABUPATEN/KOTA

Sulawesi
Selatan

PELAKSANA

0
1
0
0
0
0
1

0
1
1
0
0
0
2

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

1
0
0
1
1
1
5

0
0
0
0
0
0
0

2
3
4
5
6
7

Kabupaten Bone Bolango


Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo Utara
Kabupaten Pohuwato
Kota Gorontalo
Provinsi Gorontalo

Kabupaten Bantaeng

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Kabupaten Barru
Kabupaten Bone
Kabupaten Bulukumba
Kabupaten Enrekang
Kabupaten Gowa
Kabupaten Jeneponto
Kabupaten Kepulauan Selayar
Kabupaten Luwu
Kabupaten Luwu Timur
Kabupaten Luwu Utara
Kabupaten Maros
Kabupaten Pangkajene dan
Kepulauan
Kabupaten Pinrang
Kabupaten Sidenreng Rappang
Kabupaten Sinjai
Kabupaten Soppeng
Kabupaten Takalar
Kabupaten Tana Toraja
Kabupaten Toraja Utara
Kabupaten Wajo
Kota Makassar

0
0
1
0
0
1
1
0
2
0
0

2
0
1
1
1
0
1
0
0
0
2

0
1
0
0
1
1
0
2
0
1
1

1
0
1
0
0
0
0
1
0
1
1

0
1
1
0
0
1
1
0
3

0
0
0
1
1
0
0
1
2

2
2
0
2
2
2
0
2
6

0
1
1
0
0
0
0
0
2

8
26

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

MEKANIS

KELILING

1
1
1
4

1
2

1
1

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
Llaj - 99

NO

PROVINSI

NO

KABUPATEN/KOTA

23
24
25

Kota Palopo
Kota Parepare
Provinsi Sulawesi Selatan
69

27

Sulawesi
Tenggara

Sulawesi
Tengah

PELAKSANA

0
1
0
13

0
0
2
16

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

2
0
1
29

1
0
0
11

Kabupaten Bombana

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14

Kabupaten Buton
Kabupaten Buton Utara
Kabupaten Kolaka
Kabupaten Kolaka Timur
Kabupaten Kolaka Utara
Kabupaten Konawe
Kabupaten Konawe Selatan
Kabupaten Konawe Utara
Kabupaten Muna
Kabupaten Wakatobi
Kota Bau-Bau
Kota Kendari
Provinsi Sulawesi Tenggara

1
0
0
0
1
1
1
0
0
0
0
3
0
9

0
0
2
0
1
0
1
0
1
0
2
1
1
9

0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
0
1
0
2

0
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
0
1

21
28

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

Kabupaten Banggai

2
3
4
5
6
7
8
9
10

Kabupaten Banggai Kepulauan


Kabupaten Buol
Kabupaten Donggala
Kabupaten Morowali
Kabupaten Parigi Moutong
Kabupaten Poso
Kabupaten Tojo Una-Una
Kabupaten Toli-Toli
Kabupaten Sigi

0
1
0
1
4
1
1
1
1

0
2
3
1
1
0
1
0
0

0
0
4
0
1
2
0
0
1

0
0
0
1
0
1
0
0
0

15

MEKANIS

KELILING

1
9

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

1
1
4

1
1

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

1
Llaj - 100

NO

29

PROVINSI

Sulawesi Utara

NO

KABUPATEN/KOTA

11
12
13

Kota Palu
Kabupaten Banggai Laut
Provinsi Sulawesi Tengah

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16

30

Sulawesi Barat

1
2
3
4
5
6

35
Kabupaten Bolaang Mongondow
Kabupaten Bolaang Mongondow
Selatan
Kabupaten Bolaang Mongondow
Timur
Kabupaten Bolaang Mongondow
Utara
Kabupaten Kepulauan Sangihe
Kabupaten Kepulauan Siau
Tagulandang Biaro
Kabupaten Kepulauan Talaud
Kabupaten Minahasa
Kabupaten Minahasa Selatan
Kabupaten Minahasa Tenggara
Kabupaten Minahasa Utara
Kota Bitung
Kota Kotamobagu
Kota Manado
Kota Tomohon
Provinsi Sulawesi Utara
35
Kabupaten Majene
Kabupaten Mamasa
Kabupaten Mamuju
Kabupaten Mamuju Utara
Kabupaten Polewali Mandar
Kabupaten Mamuju Tengah

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

3
0
0
15
2

0
0
1
9
1

1
0
0
9
3

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

MEKANIS

KELILING

0
0
0
2
0

1
1
5

0
0
0
0
0
0
1
1
0
1
6
1
1
0
1
2
0

0
0
0
0
2
0
0
1
0
1
6
0
0
2
0
0
0

0
3
0
1
1
0
0
9
1
1
19
0
0
0
0
1
0

0
0
1
0
2
1
0
0
0
0
4
0
0
1
0
0
0

1
1
1
1
1

9
7

1
1
1
1
6

1
1

1
1
1

1
1
1
Llaj - 101

NO

PROVINSI

NO

KABUPATEN/KOTA

Provinsi Sulawesi Barat


12

31

Maluku

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Kabupaten Buru
Kabupaten Buru Selatan
Kabupaten Kepulauan Aru
Kabupaten Maluku Barat Daya
Kabupaten Maluku Tengah
Kabupaten Maluku Tenggara
Kabupaten Maluku Tenggara
Barat
Kabupaten Seram Bagian Barat
Kabupaten Seram Bagian Timur
Kota Ambon
Kota Tual
Provinsi Maluku
17

32

Maluku Utara

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Kabupaten Halmahera Barat


Kabupaten Halmahera Tengah
Kabupaten Halmahera Utara
Kabupaten Halmahera Selatan
Kabupaten Kepulauan Sula
Kabupaten Halmahera Timur
Kabupaten Pulau Morotai
Kota Ternate
Kota Tidore Kepulauan
Kabupaten Pulau Taliabu
Provinsi Maluku Utara
10

33

Papua

1
2
3

Kabupaten Asmat
Kabupaten Biak Numfor
Kabupaten Boven Digoel

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

1
6
0
0
0
2
1
0

2
4
1
0
0
0
0
1

0
0
0
0
0
0
3
0
0
0
1
0
0
0
1
0
0
0
2
0
0
0

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

MEKANIS

KELILING

0
1
0
0
0
0
0
1

0
1
1
0
0
0
0
0

0
0
1
0
0
3
1
1
0
1
1
1
0
0
0
0
0
5
0
2
0

0
0
2
0
4
8
0
0
0
0
0
0
0
1
2
0
0
3
0
0
0

0
0
0
0
2
3
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
7

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
8

1
1
1
Llaj - 102

NO

34

PROVINSI

Papua Barat

NO

KABUPATEN/KOTA

4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

Kabupaten Deiyai
Kabupaten Dogiyai
Kabupaten Intan Jaya
Kabupaten Jayapura
Kabupaten Jayawijaya
Kabupaten Keerom
Kabupaten Kepulauan Yapen
Kabupaten Lanny Jaya
Kabupaten Mamberamo Raya
Kabupaten Mamberamo Tengah
Kabupaten Mappi
Kabupaten Merauke
Kabupaten Mimika
Kabupaten Nabire
Kabupaten Nduga
Kabupaten Paniai
Kabupaten Pegunungan Bintang
Kabupaten Puncak
Kabupaten Puncak Jaya
Kabupaten Sarmi
Kabupaten Supiori
Kabupaten Tolikara
Kabupaten Waropen
Kabupaten Yahukimo
Kabupaten Yalimo
Kota Jayapura
Provinsi Papua
17
Kabupaten Fakfak
Kabupaten Kaimana
Kabupaten Manokwari

1
2
3

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

0
0
0
0
0
2
0
0
0
0
2
1
2
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
8
0
0
1

0
0
0
1
1
2
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
1
9
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
1

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

1
1
1

MEKANIS

KELILING

1
1
1

1
1
1
1
1
1
1

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
23

1
6

1
3

1
1
1
Llaj - 103

NO

PROVINSI

NO

4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14

KABUPATEN/KOTA

Kabupaten Manokwari Selatan


Kabupaten Maybrat
Kabupaten Pegunungan Arfak
Kabupaten Raja Ampat
Kabupaten Sorong
Kabupaten Sorong Selatan
Kabupaten Tambrauw
Kabupaten Teluk Bintuni
Kabupaten Teluk Wondama
Kota Sorong
Provinsi Papua Barat
9
JUMLAH

KOMPETENSI PENGUJI
PELAKSANA
LANJUTAN

PEMULA

PELAKSANA

0
0
0
0
2
0
0
0
0
0
0
3
961

0
0
0
0
2
0
0
0
0
1
0
3
1322

0
0
0
0
0
0
0
0
0
1
0
3
1549

JENIS ALAT
PENYELIA

NON MEKANIS

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
713

1
1
1

MEKANIS

KELILING

1
1
1
1
1
1
9

1
4

211

282

1
38

Sumber: Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 104

DATA PERKEMBANGAN UPPKB DI INDONESIA


TAHUN
URAIAN

2010

2011

2012

2013

2014

OPERASI

130

137

136

124

128

TIDAK OPERASI

31

24

45

22

18

TOTAL

161

161

172

146

146

Sumber: Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 105

REKAPITULASI UPPKB YANG BEROPERASI DAN TIDAK BEROPERASI

NO

PROPINSI

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

3
1. Seumadam, Kab. Aceh
Timur (60 ton)
2. Jontor, Subulussalam

Aceh

Sumatera
Utara

1.Gebang,Kab. Langkat (50


ton)
2. Tanjung Morawa I, Kab.
Deli Serdang (50 ton)
3. Tanjung Morawa II, Kab.
Deli Serdang (50 ton)
4. Simpang Dua, Kota
Pematang Siantar (50 ton)
5. Dolok Merangir, Kab.
Simalungun (40 ton)

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

1. Peurelak

1. Seumadam,Kab.Aceh Tamiang

1. Peurelak

2. Syamitaria Bayu
3. Meureudu
4. Lamno
5. Simpang Rima
6. Lambaro
7. Blang Kuyu
8. Lawe Perbunga
9. Krueng Raya

2. Jontor, Subulussalam

2. Syamitaria Bayu
3. Meureudu
4. Lamno
5. Simpang Rima
6. Lambaro
7. Blang Kuyu
8. Lawe Perbunga
9. Krueng Raya

1. Aek Kanopan

1.Gebang,Kab. Langkat (50 ton)

1. Aek Kanopan

2. Labuhan Deli
3. Titi papan

2. Tanjung Morawa I, Kab. Deli


Serdang (50 ton)
3. Tanjung Morawa II, Kab. Deli
Serdang (50 ton)
4. Simpang Dua, Kota Pematang
Siantar (50 ton)
5. Dolok Merangir, Kab.
Simalungun (40 ton)

2. labuhan Deli
3. Titi Papan
4. Pandan
5. Doulu
Llaj - 106

NO

PROPINSI

Sumatera
Barat

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

6. Dolok Estate, Kab. Asahan


(50 ton)
7. Mambang Muda, Kab.
Asahan (60 ton)
8. Aek Batu, Kab. Labuhan
Batu (60 ton)
9. Doulu, Kab.Tanah Karo (40
ton)
10. Simpang Runding, Kab.
Dairi (40 ton)
11. Pandan,Kota Sibolga (10
ton)
12. Pal XI, Kab. Tapanuli
Selatan (40 ton)
13. Jembatan Merah, Kab.
Mandailing Natal (40 ton)
1. Beringin Kab. Pasaman (20
T0n)
2. Sungai Langsat Kab.
Sijunjung (60 Ton)
3. Lubuk Selasih Kab. Solok
(60 Ton)
4. Tanjung Pati Kab. 50 Kota
(20 Ton)
5. Setangkai Kab. Tanah Datar
(20 Ton)

1. Tanjung Pati Kab. 50


Kota
2. Tapan Kab. Pesisir
Selatan

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

6. Dolok Estate, Kab. Asahan (50


ton)
7. Mambang Muda, Kab. Asahan
(60 ton)
8. Aek Batu, Kab. Labuhan Batu
(60 ton)
9. Sibolangit, Kab. Tanah karo
(80 ton)
10. Simpang Runding, Kab. Dairi
(40 ton)
11. Pal XI, kab. Tapanuli Selatan
(40 ton)
12. Jembatan Merah, Kab.
Mandailing Natal (40 Ton)
13. Sabungan, Kab. Labuhan
Batu Selatan ( 60 Ton)
1. Beringin Kab. Pasaman (20
T0n)
2. Sungai Langsat Kab. Sijunjung
(60 Ton)
3. Lubuk Selasih Kab. Solok (60
Ton)
4. Tanjung Pati Kab. 50 Kota (60
Ton)
5. Setangkai Kab. Tanah Datar
(20 Ton)
Llaj - 107

NO

PROPINSI

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

6. Kubu Kerambil Kab. Tanah


Datar ( 20 Ton)
7. Lubuk Buaya Kota Padang
(20 Ton)
8. Tapan Kab. Pesisir Selatan
(10 Ton)
9.Kamang Kab. Sijunjung (60
Ton)
1. Taluk Kuantan, Kab. Indra
Giri Hulu
Kapasitas Timbangan Sebesar
(60 ton)

Riau

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

6. Kubu Kerambil Kab. Tanah


Datar ( 60 Ton)
7. Lubuk Buaya Kota Padang (20
Ton)
8. Air Haji Kab. Pesisir Selatan
(60 Ton)
9.Kamang Kab. Sijunjung (60
Ton)
-

1. Muara Lembu, Kab. Kuansing


- Tahun Pengoperasian : Tahun
2005
- Kapasitas Timbangan : (60 ton)
- Alat Penimbangan: Merk CAS
buatan
Amerika dioperasikan secara
elektronik
- Kondisi bangunan terawat
- Luas lahan : 10.000 m2
- Fasilitas utama dan fasilitas
penunjang dapat dipergunakan
sebagaimana mestinya (gudang
dan lapangan penumpukan
barang)
- Alat bongkar muat barang
tidak tersedia
Llaj - 108

NO

PROPINSI

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

2. Rantau Berangin, Kab.


Kampar
Kapasitas Timbangan sebesar
(20 ton)

2. Rantau Berangin , Kab.


Kampar
- Tahun Pengoperasian : Tahun
1974
- Kapasitas Timbangan : (60 ton)
- Alat Penimbangan : merk CAS
buatan Amerika dioeprasikan
secara elektronik
- Kondisi Bangunan : Terawat
- Luas Lhan : 2.200 m2 Luas
lahan tidak sesuai dengan
stadarisasi yang ada
- Fasilitas Penunjang tidak ada
(Gudang dan Lapangan
penumpukan barang )
- Alat bongkar muat barang
tidak tersedia

3. Duri, Kab. Bengkalis

3. Duri, Kab. Balai Raja


- Tahun pengoperasian : Tahun
2007
- Kapasitas Timbangan : (60 ton)
- Alat Penimbangan : Merk
Intercom buatan amerika
dioperasikan secara elektronik

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

Llaj - 109

NO

PROPINSI

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

- Kondisi Bangunan : cukup


terawat
- Luas Lahan : 3820 m2
- Fasilitas penunjang : tidak
memadai (gedung dan lapangan
penumpukan barang
4. Tanjung Pinang, Kab. Riau
Kepulauan
Kapasitas Timbangan Sebesar
(60 ton)

4. Ujung Batu, Kab. Rohil


- Tahun Pengoperasian : Tahun
2005
- Kapasitas Timbangan : (60 ton)
- Alat Penimbangan merk : CAS
buatan Amerika dioperasikan
secara elektronik
- Kondisi Bangunan : Kurang
Terawat
- Luas Lahan : 3420 m2
lahan tidak sesuai dengan
standarisasi yang ada
- Fasilitas penunjang : tidak ada
(Gudang) dan lapangan
penumpukan barang

5. Terantang Manuk, Kab.


Llaj - 110

NO

PROPINSI

Kepulauan
Riau

Jambi

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

1. Muara Bungo, Kab. Bungo


Tebo (20 ton)
2. Sungai Penuh, Kab. Kerinci (
20 ton)
3. Pelawan, Kab. Sarolangun
(20 ton)

1. Sarolangun

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

Pelalawan
- Tahun Pengoperasian : Tahun
2011
- Kapasitas Timbangan : (80
ton)
- Alat Timbangan : Merk USELL
Buatan Amerika dioperasikan
secara elektronik
- Kondisi bangunan : terawat
- Luas lahan : 14.000 m2
- fasilitas Utama telah selesai
dibangun (gudang) dengan
mempergunakan dana budget
sharing APBD Pemerintah
Provinsi Riau dan APBN
Kementerian Perhubungan.
- Saat ini masih dalam tahap uji
coba
-

1. Sungai Penuh, Kab. Kerinci (20


ton)
2. Pelawan, Kab. Sarolangun (80
ton)
3. Jambi, Merlung Bukit Baling,
Kab.

1. Muara Bungo, kab. Bungo (telah


direlokasi)

Llaj - 111

NO

PROPINSI

Bengkulu

Sumatera
Selatan

Bangka
Belitung

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

1. Padang Ulak tanding


Kabupaten Rejang Lebong (20
Ton)
2. Tais Kabupaten Seluma (20
Ton)
3. Air Sebakul Kota Bengkulu
(40 Ton)
1. Megang, Kota Lubuk
Linggau (20 ton)
2. Tanjuk Sakti, Kab. Lahat (15
ton)
3. Muara Beliti, Kab. Musi
Rawas (15 ton)
4. P. Panggang, Kab. OKI (60
ton)
5. Senawar Jaya, Kab. Musi
banyuasin (60 ton)
6. Kota Baru, OKU Timur (60
ton)
-

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

Muaro Jambi (80 ton)


4. Muara Tembesi, Kab.
Batanghari (80 ton)
1. Padang Ulak tanding
Kabupaten Rejang Lebong (80
Ton)
2. Tais, Kabupaten Seluma (20
Ton)
3. Air Sebakul, Kota Bengkulu
(40 Ton)
1. Pematang Panggang,Kab. Oki
(60 ton)
2. Senawar Jaya, Kab. Musi
Banyuasin (60 ton)
3. Kota Baru, Kab. Kab. Oku
Timur (60 ton)
4. Simpang Nimbung, Kab. Musi
Rawas (60 ton)
5. Merapi, Kab. Lahat (60 ton)

1. Km. 11 Talang Betutu


2. Km. 7 Kertapati
3. Km. 32 Indralaya
4. Martapura
5. Megang, Kota Lubuklinggau
6. Tanjung Sakti, Kab. Lahat

7. Muara Beliti, Kab. Musi Rawas


Llaj - 112

NO

10

11

12

PROPINSI

Lampung

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

1. Gayam, kab. Lampung


Selatan (20 ton)
2. Tegineneng, Kab. Lampung
Selatan (15 ton)
3. Blambangan Umpu, Kab.
Way Kanan (20 ton)
4. P. Panggang, Kab. Mesuji (
80 ton)
5. Aji Kagungan, Kab.
Lampung Utara (60 ton)
1. Cikande, Kab. Serang

1. Way Urang

Banten

Jawa Barat

1. Balonggandu, Kab.
Karawang ( 80 ton)
2. Cibaragalan, Kab.
Purwakarta (80 ton)
3. Sindangrasa, Kab. Ciamis (
40 ton)
4. Kemang, Kab. Bogor (40
ton)
5. Tomo, Kab. Sumedang (80
ton)
6. Gentong, Kab. Tasikmalaya
(40 ton)

1. Weruduwur, Kab.
Cirebon

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

1. P. Panggang, Kab. Mesuji (60


ton)
2. Bkambangan Umpu, Kab. Way
Kanan (30 ton)

1. Gayam, Kab. Lampung Selatan (20


ton) - Rusak
2. Tegineneng, Kab. Lampung Selatan
(15 ton) rusak
3. Aji Kagungan, Kab. Lampung Utara
(60 ton) - rusak
4. Way Urang, Kab. Lampung Selatan
(60 ton)

1. Cikande,Serang (40 ton)


2. Batu Ceper,Tangerang (20
ton)
3. Cimanuk, Pandeglang (80 ton)
1. Balonggandu, Kab. Karawang (
80 ton)
2. Cibaragalan, Kab. Purwakarta
(80 ton)
3. Sindangrasa, Kab. Ciamis ( 40
ton)

1. Weruduwur, Kab. Cirebon

4. Kemang, Kab. Bogor (40 ton)


5. Tomo, Kab. Sumedang (80
ton)
6. Gentong, Kab. Tasikmalaya
(40 ton)
Llaj - 113

NO

13

PROPINSI

Jawa
Tengah

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

7. Losarang, Kab. Indramayu


(80 ton)
8. Bojong, kab. Cianjur ( 80
ton)
1. Tanjung Kab. Brebes (80
ton)
2. Subah, Kab. Batang (80 ton)
3. Klepu, Kab. Semarang (50
ton)
4. Sambong, Kab. Blora (40
ton)
5. Katonsari, Kab. Demak (80
ton)
6. Wanareja, Kab. Cilacap (50
ton)
7. Toyoga, Kab. Sragen (80
ton)
8. Banyudono, Kab. Boyolali
(40 ton)
9. Butuh, Kab. Purworejo (80
ton)
10. Sarang, Kab, Rembang (
80 ton)
11. Ajibarang, Kab. Banyumas
( 50 ton)
12. Tugu, Kota Semarang ( 50

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

7. Losarang, Kab. Indramayu (80


ton)
8. Bojong, kab. Cianjur ( 80 ton)
-

1. Tanjung Kab. Brebes (80 ton)

1. Tugu, Kota Semarang ( 50 ton)

2. Subah, Kab. Batang (80 ton)


3. Klepu, Kab. Semarang (50 ton)
4. Sambong, Kab. Blora (40 ton)
5. Katonsari, Kab. Demak (80
ton)
6. Wanareja, Kab. Cilacap (50
ton)
7. Toyoga, Kab. Sragen (80 ton)
8. Banyudono, Kab. Boyolali (40
ton)
9. Butuh, Kab. Purworejo (80
ton)
10. Sarang, Kab, Rembang ( 80
ton)
11. Ajibarang, Kab. Banyumas (
50 ton)
12. Pringsurat, Kab. Temanggung
Llaj - 114

NO

14

15

PROPINSI

DI
Yogyakarta

Jawa
Timur

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

ton)
13. Pringsurat, Kab.
Temanggung (50 ton)
14. Salam, Kab. Magelang (50
ton)
15. Lebuawu, Kab. Jepara (50
ton)
16. Gubug, Kab. Purworejo
(50 ton)
17. Selogiri, Kab. Wonogiri (50
ton)
Kulwaru, Kab Kulon Progo (80
ton)
2. Depok, Kab. Sleman (80
ton)
1. Singosari, Kab. Malang (40
Ton)
2.Rejoso, Kab. Pasuruan (80
ton)
3. Sedarum, Kab. Pasuruan
(80 ton)
4. Kalakah, Kab. Lumajang (40
ton)
5. Trosobo, Kab. Sidoarjo (40
ton)

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

(50 ton)
13 Salam, Kab. Magelang (50
ton)
14. Lebuawu, Kab. Jepara (50
ton)
15. Gubug, Kab. Purworejo (50
ton)
16. Selogiri, Kab. Wonogiri (50
ton)

1. Karanglo
2. Candi
3, Candi II
4. Taman
5. Talun

1. Kulwaru, Kulon Progo (80 ton)


2. Taman Martani, Sleman (80
ton)
3. Kalitirto, Sleman (80 ton)
1. Singosari, Kab. Malang (40
Ton)
2.Rejoso, Kab. Pasuruan (80 ton)
3. Sedarum, Kab. Pasuruan (80
ton)
4. Kalakah, Kab. Lumajang (40
ton)
5. Trosobo, Kab. Sidoarjo (40
ton)

1. Karanglo
2. Candi
3, Candi II
4. Taman

Llaj - 115

NO

PROPINSI

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

6. Trowulan, Kab. Mojokerto


(80 ton)
7. Mojoagung, Kab. Jombang
(80 ton)
8. Guyangan, Kab. Nganjuk
(40 ton)
9. Pojok, Kab. Tulungagung
(40 ton)
10. Rambigundam, Kab.
Jember ( 40 ton)
11. Watudodol, Kab.
Banyuwangi ( 40 ton)
12. Besuki, Kab. Situbondo (40
ton)
13. Widodaren, Kab. Ngawi (
80 ton)
14. Lamongan, Kab.
Lamongan (40 ton)
15. Baureno, kab. Bojonegoro
(80 ton)
16. Socah, Kab. Bangkalan (40
ton)
17. Kalibarumanis, kab.
Banyuwangi (80 ton)

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

6. Trowulan, Kab. Mojokerto (80


ton)
7. Mojoagung, Kab. Jombang (80
ton)
8. Guyangan, Kab. Nganjuk (40
ton)
9. Pojok, Kab. Tulungagung (40
ton)
10. Rambigundam, Kab. Jember (
40 ton)
11. Watudodol, Kab.
Banyuwangi ( 40 ton)
12. Besuki, Kab. Situbondo (40
ton)
13. Widodaren, Kab. Ngawi ( 80
ton)
14. Lamongan, Kab. Lamongan
(40 ton)
15. Baureno, kab. Bojonegoro
(80 ton)
16. Socah, Kab. Bangkalan (40
ton)
17. Kalibarumanis, kab.
Banyuwangi (80 ton)
18. Talun, Kab. Blitar (80 ton)
19. Irengik, Kab. Sampang (80
Llaj - 116

NO

PROPINSI

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

ton)
20. Wildang, Kab. Tuban (80 ton)
1. JT Cekik, Jembrana (40 ton)
16

17

18

Bali

NTB

NTT

2. Batu Bulan, Gianyar (21


ton)
3. Seririt, Buleleng (40 ton)
1. Kediri Kab. Lombok Barat
(20 ton)
2. Betais, Kab. Lombok Barat
(20 ton)
3. Sumbawa Besar, Kab.
Sumbawa (20 ton)
1. Oesapa, kota Kupang ( 15
Ton)
2. Nun Baun, Kota Kupang (20
ton)
3. Labuan Bajo, Kab.
Mnaggarai Barat (40 ton)
1. Sedau, Singkawang (40ton)
2. Siantan, Pontianak (40 ton)

19

Kalbar

1. Bungkulan, Kab.
Buleleng

1. Watu Alo

1. Kp. Tanjung, kab.


Sanggau
2. Bengkayang

1. JT Cekik, Jembrana (40 ton)

1. Batubulan, Kab. Gianyar

2. Seririt, Ksb. Buleleng (40 ton)

2. Bungkulan, Kab.. Buleleng

1. Betais, Kab. Lombok Barat (80


ton)
2. Pototano Sumbawa Barat (80
ton)

1. Oesappa, Kota Kupang ( 15


Ton)
2. Nun Baam Sabu, Kota Kupang
( 20 ton)

1. Kediri, Kab. Lombok Barat (20 ton)


2. Sumbawa Besar, kab. Sumbawa (20
ton)

1. Nggorang, Labuan Bajo (40 ton)

1. Siantan, Kota Pontianak

1. Kampung Tanjung, Kab. Sanggau

2. Sedau, Kota Singkawang


3. Sosok, Kabupaten Sanggau
4. Sekadau, Kabupaten Sekadau
5. Sintang, Kabupaten Sintang
6. Siduk, Kabupaten Ketapang

2. Bengkayang

Llaj - 117

NO

20

21

PROPINSI

Kalteng

Kalsel

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

1. Anjir Serapat, Kapuas (40


ton)
2. Pasar Panas, Barito Timur
(20 ton)
1. Liang Anggang, Kab. Banjar
(kapasitas 40 ton)
2. Kintap, Kab. Tanah Laut
(kapasitas 60 ton)

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

1. Anjir Serapat, Kapuas

1. Tungkap
2. Tibung Raya

2. Pasar Panas, Barito Timur (60


ton)
1. Liang Anggang, Kab. Banjar
(kapasitas 40 ton)
2. Kintap, Kab. Tanah Laut
(kapasitas 60 ton)

3. Muara Tapus
4. Mabu'un
22

23

Kaltim

Sulawesi
Utara

24

Gorontalo

25

Sulawesi
Tengah

1. Km. 17 Karang Joang


Balikpapan (40 Ton)
1. Wanguere, Kod. Bitung (20
ton)
2. Amurang, Kab. Minahasa
(15 ton)
3. Iniboto, Kab.Bolaang
Mangondow (20 ton)
Pineleng, Kab.Minahasa ( 20
ton)
Isimu, Kab.Gorontalo (20 ton)
Marisa, Kab. Pohuwato (40
ton)

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

1. Tungkap
2. Tibung Raya
3. Muara Tapus
4. Mabu'un

1. Km. 17 Karang Joang


Balikpapan (40 Ton)

1. Bitung, Bitung (80 ton)


2. Pineleng, Manado (20 ton)
3. Amurang, Amurang (40 ton)
4. Inobonto, Amurang (80 ton)
1. Molotabu, Gorontalo (40 ton)
2. Marissa, Pahuwato (40 ton)
3. Isimu, Gorontalo (60 ton)

1. Kayumlue, Kod. Palu (40


ton)

1. Kayumlue, Kod. Palu (40 ton)

Llaj - 118

NO

PROPINSI

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

2. Toboli, Kab. Donggala (20


ton)

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

2. Toboli, Kab. Donggala (20 ton)


3. Mayoa, Kab. Poso (40 ton)

26

27

28

Sulawesi
Tenggara

Sulawesi
Selatan

Sulawesi
Barat

1. Sabilambo, Kolaka (20 ton)

1. Sabilambo, Kolaka (60 ton)

1. Macoppa, Maros (80 ton)


2. Palangga , Gowa ( 60 ton)
3. Somba Opu, Gowa ( 40
ton)
4. Tonrokassi , Jeneponto (20
ton)
5. Lumpue , Parepare ( 60
ton)
6. Datae , Sindrap (60 ton)
7. Buntu Datu , Tana Toraja
(60 ton)
8.Walenrang , Luwu (40 ton)
9. Larompong , Palopo (60
ton)
10.Sajoanging , Wajo (60 ton)
11. Tana Batue , Bone (50
ton)
12. Bulu Dua , Soppeng (40
ton)
1. UPPKB Paku

1. Macoppa, Maros (80 ton)


2. Palangga , Gowa ( 60 ton)
3. Somba Opu, Gowa ( 40 ton)
4. Tonrokassi , Jeneponto (20
ton)
5. Lumpue , Parepare ( 60 ton)
6. Datae , Sindrap (60 ton)
7. Buntu Datu , Tana Toraja (60
ton)
8.Walenrang , Luwu (40 ton)
9. Larompong , Palopo (60 ton)
10.Sajoanging , Wajo (60 ton)
11. Tana Batue , Bone (50 ton)
12. Bulu Dua , Soppeng (40 ton)
1. Paku

1. UPPKB Bebangga
2. UPPKB Sarjo
Llaj - 119

NO

29
30

PROPINSI

Maluku
Papua

SK Dirjen. Hubdat No.AJ.108/I/16/DRJd/2006 tgl 6 Maret 2006 ttg


Pendataan Jembatan Timbang
Jumlah UPPKB yang tidak
Jumlah UPPKB yang Beroperasi
Beroperasi

1. Passo, Kota Ambon (20 ton)


1. Jt Jayapura, Papua (25 ton)

UM.208/08/LLAJ ttg Pemutahiran Data Jumlah UPPKB yang Beroperasi


Jumlah UPPKB yang Beroperasi

Jumlah UPPKB yang tidak Beroperasi

1. Passo, Kota Ambon (20 ton)


1. Jt Jayapura, Papua (60 ton)

Sumber: Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 120

VOLUME LALU LINTAS PERIODE ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2012 2014


Periode
Lebaran
H-7
H-6
H-5
H-4
H-3
H-2
H-1
H1
H2
H+1
H+2
H+3
H+4
H+5
H+6
H+7
JUMLAH

MASUK
71.859
72.739
73.134
78.471
69.556
75.147
74.608
78.706
97.773
145.506
199.117
203.360
182.742
213.264
243.700
157.412

2012
KELUAR
89.967
94.511
112.106
181.365
297.979
334.828
229.276
153.796
156.405
133.821
112.937
103.710
101.801
119.109
104.230
91.146

2 ARAH
161.826
167.250
185.240
259.836
367.535
409.975
303.884
232.502
254.178
279.327
312.054
307.070
284.543
332.373
347.930
248.558

MASUK
76.495
89.150
112.548
132.162
100.472
111.623
95.981
89.836
124.669
108.809
92.270
89.900
87.749
93.927
95.007
89.067

2013
KELUAR
85.763
115.506
168.926
207.039
225.003
223.406
157.725
114.785
133.501
138.063
172.119
170.919
170.352
150.460
127.412
105.021

2 ARAH
162.258
204.656
281.474
339.201
325.475
335.029
253.706
204.621
258.170
246.872
264.389
260.819
258.101
244.387
222.419
194.088

MASUK
92.739
84.683
91.398
98.504
109.667
110.044
91.813
94.432
122.564
99.959
102.368
202.580
258.389
300.927
231.869
126.364

2014
KELUAR
108.639
132.170
147.772
192.370
254.272
257.762
176.697
133.931
162.526
135.971
122.529
114.286
114.831
108.895
108.906
72.981

2 ARAH
201.378
216.853
239.170
290.874
363.939
367.806
268.510
228.363
285.090
235.930
224.897
316.866
373.220
409.822
340.775
199.345

2.037.094

2.416.987

4.454.081

1.589.665

2.466.000

4.055.665

2.218.300

2.344.538

4.562.838

Sumber: Direktorat LLAJ 2015


Llaj - 121

GRAFIK VOLUME LALU LINTAS ARAH MASUK, KELUAR DAN 2 ARAH


JABODETABEK PERIODE ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2012 2014

5.000.000
4.500.000
4.000.000
3.500.000
3.000.000
2.500.000
2.000.000
1.500.000
1.000.000
500.000
0

4.562.838

4.454.081

4.055.665

2.344.538
2.218.300

2.466.000

2.416.987
2.037.094

1.589.665

2012

2013
MASUK

KELUAR

2014
2 ARAH

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 122

JUMLAH KEBERANGKATAN DAN KEDATANGAN PENUMPANG BUS DI 8 PROVINSI


PADA PERIODE LEBARAN TAHUN 2010 2014
PERIODE LEBARAN

2010

2011

2012

2013

2014

BRKT

DTG

BRKT

DTG

BRKT

DTG

BRKT

DTG

BRKT

DTG

H-7

215.814

210.456

214.904

203.267

261.995

235.215

240.400

203.162

239.666

205.238

H-6

266.076

247.578

252.288

232.167

309.000

268.593

320.220

228.548

262.110

200.153

H-5

312.361

307.479

307.233

263.708

320.358

257.737

376.558

294.080

283.277

232.652

H-4

313.658

310.792

371.839

297.083

434.462

372.789

390.274

239.978

367.821

306.672

H-3

405.553

395.264

464.718

384.335

525.350

404.534

449.171

359.386

379.659

318.049

H-2

452.472

432.272

478.678

435.774

510.814

435.774

373.659

297.104

413.826

350.245

H-1

340.486

326.568

306.250

297.521

409.465

312.482

331.465

227.623

310.635

278.240

H1

278.525

268.465

208.973

186.023

332.965

294.078

247.892

193.423

231.596

194.443

H2

393.704

397.985

302.244

240.594

412.856

329.491

339.254

258.869

316.343

287.484

H+1

352.417

364.672

389.336

339.473

378.580

357.591

348.632

294.295

325.126

274.652

H+2

381.493

406.358

416.791

419.033

390.227

317.476

436.960

394.492

353.006

339.682

H+3

401.468

428.546

429.392

389.610

349.980

382.879

385.546

382.693

353.194

361.508

H+4

369.417

400.462

437.125

389.610

444.092

463.450

349.678

357.876

409.407

394.300

H+5

347.569

386.465

372.251

400.569

409.491

467.002

354.955

364.506

395.131

420.859

H+6

301.330

323.566

297.478

389.610

314.802

399.216

297.359

352.701

321.952

327.787

H+7

331.791

365.688

275.375

320.675

234.168

288.407

294.396

326.231

268.640

274.192

JUMLAH

5.464.134

5.572.616

5.524.875

5.189.052

6.038.605

5.586.714

5.536.419

4.774.967

5.231.389

4.766.156

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Propinsi: Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali

Llaj - 123

GRAFIK JUMLAH KEBERANGKATAN DAN KEDATANGAN PENUMPANG BUS DI 8 PROPINSI PADA


PERIODE LEBARAN TAHUN 2010 2014

7.000.000
6.000.000
5.000.000
4.000.000
3.000.000
2.000.000
1.000.000
0
BRKT

2010
5.464.134

2011
5.524.875

2012
6.038.605

2013
5.536.419

2014
5.231.389

DTG

5.572.616

5.189.052

5.586.714

4.774.967

4.766.156

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 124

REKAPITULASI PENERIMA PENGHARGAAN PERUSAHAAN OTOBIS (PO) TERBAIK ANGKUTAN LEBARAN


TAHUN 2007 - 2015
NO
1

TAHUN
2007 ( 1428 H )

2008 ( 1429 H )

2009 ( 1430 H )

2010 ( 1431 H )

PO PENERIMA PENGHARGAAN

KOTA

PROVINSI

1.

Sinar Jaya Megah Langgeng

Jakarta

DKI Jakarta

2.

Budiman

Tasikmalaya

Jawa Barat

3.

Sumber Alam

Kutoarjo

Jawa Tengah

4.

Nusantara

Kudus

Jawa Tengah

5.

Sumber Kencono

Sidoarjo

Jawa Timur

6.

Eka

Mojokerto

Jawa Timur

1.

Sinar Jaya Megah Langgeng

Jakarta

DKI Jakarta

2.

Nusantara

Kudus

Jawa Tengah

3.

Sumber Kencono

Sidoarjo

Jawa Timur

1.

Sinar Jaya Megah Langgeng

Jakarta

DKI Jakarta

2.

Nusantara

Kudus

Jawa Tengah

3.

Eka/Mira

Mojokerto

Jawa Timur

Perusahaan Angkutan AKAP Besar


1.

Sinar Jaya Megah Langgeng

Jakarta

DKI Jakarta

2.

Rosalia Indah

Surakarta

Jawa Tengah
Llaj - 125

NO

TAHUN

PO PENERIMA PENGHARGAAN
3.

Gapuraning Rahayu

KOTA

PROVINSI

Ciamis

Jawa Barat

Perusahaan Angkutan AKAP Kecil


4.

Efisiensi

Kebumen

Jawa Tengah

5.

Luragung Termuda

Kuningan

Jawa Barat

6.

Samarinda Lestari

Balikpapan

Kalimantan Timur

Perusahaan Angkutan Periwisata

2011 ( 1432 H )

7.

Panorama Transport, Tbk

Jakarta

DKI Jakarta

8.

Hiba Utama

Jakarta

DKI Jakarta

9.

Bimo

Yogyakarta

DIY

Perusahaan AKAP Kelas Ekonomi


1.

Pippos

Makassar

Sulawesi Selatan

2.

Daya Melati Indah

Jakarta

DKI Jakarta

3.

Asli Prima Inti Karya

Serang

Banten

Perusahaan AKAP Kelas Non Ekonomi


1.

Samarinda Lestari

Balikpapan

Kalimantan Timur

2.

Efisiensi

Kebumen

Jawa Tengah

3.

Rosalia Indah

Surakarta

Jawa Tengah
Llaj - 126

NO

TAHUN

PO PENERIMA PENGHARGAAN

KOTA

PROVINSI

Perusahaan Angkutan Pariwisata

2012

1.

Angkutan Wisata Seruni

Denpasar

Bali

2.

Medali Mas

Malang

Jawa Timur

3.

Cipaganti Citra Graha

Bandung

Jawa Barat

Makassar

Sulawesi Selatan

Pacitan

Jawa Timur

Brebes

Jawa Tengah

a. PO. Gajah Mungkur

Wonogiri

Jawa Tengah

b. PO. Medali Mas

Malang

Jawa Timur

Jakarta

DKI Jakarta

Perusahaan AKAP Kelas Ekonomi


1.

Klasifikasi Kecil :
PO. Litha Anaco

2.

Klasifikasi Sedang :
PO. Aneka Jaya

3.

Klasifikasi Besar :
PO. Dedy Jaya

Perusahaan AKAP Kelas Non Ekonomi


1.

2.

Klasifikasi Kecil :

Klasifikasi Sedang :
a. PO. Hiba Utama

Llaj - 127

NO

TAHUN

PO PENERIMA PENGHARGAAN

KOTA

PROVINSI

Cq. Laju Utama


b. PO. Harapan Jaya
3.

Tulung Agung

Jawa Timur

a. PO. Nusantara

Kudus

Jawa Tengah

b. PT. Prima Jasa Perdana Raya

Jakarta

DKI Jakarta

Surabaya

Jawa Timur

Bandung

Jawa Barat

Jakarta

DKI Jakarta

Bandung

Jawa Barat

Pacitan

Jawa Timur

Klasifikasi Besar :

Perusahaan Angkutan Pariwisata


1.

Klasifikasi Kecil :
PO. Kalisari

2.

Klasifikasi Sedang :
PT. Jackal Holiday

3.

Klasifikasi Besar :
PT. Sinar Jaya Langgeng Utama

2013

Perusahaan AKAP Kelas Ekonomi


1.

Klasifikasi Kecil :
PO. Bhineka Sangkuriang Transport

2.

Klasifikasi Sedang :
PO. Aneka Jaya

Llaj - 128

NO

TAHUN

PO PENERIMA PENGHARGAAN
3.

KOTA

PROVINSI

Klasifikasi Besar :
PO. Sinar Jaya Megah Langgeng

Jakarta

Jakarta

Perusahaan AKAP Kelas Non Ekonomi


1.

2.

3.

Klasifikasi Kecil :
a.

PO.Malino Putra Kencana

Jakarta

Jakarta

b.

PO. Samarinda Lestari

Balikpapan

Kalimantan Timur

Klasifikasi Sedang :
a.

PO. Sentosa Transport

Jakarta

Sumatera

b.

PO. Puspa Jaya

Lampung

Lampung

Klasifikasi Besar :
a.

PO. Eka

Mojokerto

Jawa Timur

b.

PT. H.S Budiman

Tasikmalaya

Jawa Barat

Semarang

Jawa Tengah

Bandung

Jawa Barat

Perusahaan Angkutan Pariwisata


1.

Klasifikasi Kecil :
PO. Sindoro Satriamas

2.

Klasifikasi Sedang :
PT. Surya Putra

Llaj - 129

NO

TAHUN

PO PENERIMA PENGHARGAAN
3.

2014

PROVINSI

Klasifikasi Besar :
PT. Big Bird

KOTA

Jakarta

DKI Jakarta

Perusahaan Angkutan AKAP Pelayanan Ekonomi Terbaik

Klasifikasi Kecil :
PO. Litha & Co Transport

Sulawesi Selatan

Jakarta

DKI Jakarta

Jakarta

DKI Jakarta

Klasifikasi Sedang :
PO. Bima Suci

Makassar

Klasifikasi Besar :
PT. Sinarjaya Megah Langgeng

Perusahaan Angkutan AKAP Pelayanan Non Ekonomi Terbaik

Klasifikasi Kecil :
CV. Bintang Sempati

Banda Aceh

NAD

PO. Samarinda Lestari

Balikpapan

Kalimantan Timur

Klasifikasi Sedang :
PT. Hiba Utama cq Laju Prima
PO. San Putra Sejahtera

Jakarta
Bengkulu

DKI Jakarta
Bengkulu

Llaj - 130

NO

TAHUN

PO PENERIMA PENGHARGAAN

KOTA

PROVINSI

PO. Eka

Mojokerto

Jawa Timur

PO. Rosalia Indah

Surakarta

Jawa Tengah

Klasifikasi Besar :

Perusahaan Angkutan AKAP Pelayanan Ekonomi TerbaikPerusahaan Angkutan Pariwisata


Terbaik
Klasifikasi Kecil :
1
CV. Pratama Putra

Jawa Timur

Magelang

Jawa Tengah

Jakarta

DKI Jakarta

Klasifikasi Sedang :
PO. Ramayana

Sidoarjo

Klasifikasi Besar :
PT. Big Bird

Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 131

REKAPITULASI PENJATUHAN SANKSI ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2010 S/D 2014


BERDASARKAN DOMISILI PERUSAHAAN ANGKUTAN AKAP

NO

NAMA PROVINSI

JUMLAH PO PENERIMA SANKSI


2010

2011

2012

2013

2014

Sumatera Utara

Sumatera Selatan

Jambi

Lampung

Banten

DKI Jakarta

Jawa Barat

10

10

Jawa Tengah

D.I. Yogyakarta

10

Jawa Timur

11

Bali

12

Sulawesi Selatan

22

22

20

24

18

TOTAL
Sumber : Direktorat LLAJ 2015

Llaj - 132

PROGRAM KERJA DIREKTORAT LLASDP

Pembangunan/peningkatan/rehabilitasi
Penyeberangan

Pembangunan/ Rehabilitasi dan Peningkatan Sarana Transportasi SDP.

Studi Kebijakan Pengembangan Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan.

Perencanaan Umum, Pradisain dan Detail Design Pelabuhan SDP.

Pembangunan dan Pengadaan Rambu SDP.

Cetak Biru Pengembangan Jaringan Pelayanan LLASDP.

Penetapan Spesifikasi Lintas Penyeberangan melalui Keputusan Menteri Perhubungan.

Penyusunan Evaluasi Kinerja Lintas Penyeberangan.

Pedoman/petunjuk Teknis Bidang Sarana Transportasi SDP.

Desain Prototype Kapal Penyeberangan dan Uji Tarik.

Laporan Kinerja Sarana Penyeberangan.

Pemeriksaan Kapal Dalam Rangka Penerbitan Persetujuan Pengoperasian Kapal


Penyeberangan.

Penyusunan Pedoman di Bidang Lalu Lintas Angkutan SDP.

Penyusunan Studi UKL/UPL Pelabuhan Penyeberangan.

Evaluasi Kinerja Manajemen Lalu Lintas Penyeberangan.

Evaluasi Kinerja Lalu Lintas dan Angkutan Sungai.

Dermaga,

Sungai

dan

Danau

dan

LLASDP - 1

Tersedianya Evaluasi Kinerja Pelayanan Transportasi SDP.

Penyempurnaan Peraturan/Perundang Undangan.

Kebijakan Keperintisan LLASDP.

Penyelenggaraan Diklat dan Penyuluhan Bidang LLASDP.

Pemantauan Pelaksanaan Tariff Angkutan Penyeberangan.

Pemberian Persetujuan Pengoperasian Kapal Angkutan Penyeberangan.

Pembangunan Breakwater.

Pembangunan dan Rehab SBNP di Lintas Penyeberangan.

Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan dibidang LLASDP.

Pembangunan Rambu Sungai.

Pengerukan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan.

Penyelengaraan Angkutan Penyeberangan Perintis

Pembangunan Dermaga Penyeberangan Baru.

Pembangunan Lanjutan Dermaga Penyeberangan.

Pembangunan Sarana Angkutan Penyeberangan Perintis.

Pembangunan Bis Air.

Pengadaan Speed Boat.

LLASDP - 2

JUMLAH ALUR PELAYARAN SUNGAI DAN DANAU

No.
Propinsi
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

NAD
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Lampung
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Bali
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Papua
Jumlah

Jml
10
20
21
19
35
8
1
1
11
15
17
21
9
2
24
214

Danau
Panjang
(km)
1.749
1.796
2.747
3.858
4.856
695
122
500
1.227
1.737
4.089
3.108
548
175
734
27.941

Sungai
Navigable
(km)
660
1.269
2.082
2.578
3.771
530
22
39
760
1.223
2.786
2.285
222
87
4.940
23.254

Dermaga
(unit)
2
25
16
13
8
22
20
26
28
160

Jml (unit)
1
1
4
1
1
3
2
1
3
4
1
2
3
27

Luas
(km2)
490
1.250
391
50
122
205
600
190
40
390
120
34
33
372
4.287

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 3

KONDISI PERKEMBANGAN
LINTAS PENYEBERANGAN
No.
1.

2.

3.

Status Operasional lintas

2010

2011

2012

2013

2014

a. Melalui Keputusan Menhub

192

193

193

193

207

b. Melalui Keputusan Pemda

43

43

50

50

47

a. Lintasan yang beroperasi

155

165

179

216

229

b. Lintasan yang belum dan tidak beroperasi

75

75

95

29

a. Lintas penyeberangan dengan angkutan


komersil

43

45

42

48

48

b. Lintas penyeberangan dengan angkutan


perintis

112

120

137

169

181

Jumlah lintas yang ditetapkan

Status Pengoperasian

Jenis Pengoperasian Angkutan

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 4

LINTAS PENYEBERANGAN BERDASARKAN KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG


PENETAPAN LINTAS PENYEBERANGAN
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

No. KM
KM No. 64
KM No. 25
KM No. 49
KM No. 33
KM No. 1
KM No. 13
KM No. 30
KM No. 43
KM No. 82
KM No. 66
KM No. 1
KM No. 58
KM No. 16
KM No. 71
KM No. 76
KM No. 38
KM No. 48
KM No. 69
KM No. 44
KP. No. 325
KP. No. 436
KM No. 160
KM No. 213
KM No. 265

Tahun
1989
1991
1994
1995
1997
1997
1998
1998
1998
2000
2001
2002
2003
2004
2004
2005
2005
2005
2009
2009
2009
2010
2010
2010

Jumlah
Lintas
44
21
23
10
8
26
18
1
12
5
4
1
1
3
1
4
1
1
1
1
1
1
2
1

No.
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40

No. KM

Jumlah
Lintas
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

Tahun

KM No. 265
KM No. 370
KP. No. 232
KP. No. 433
KP. No. 434
KP. No. 435
KP. No. 436
KP. No. 437
KP. No. 438
KP. No. 439
KP. No. 440
KP. No. 441
KP. No. 442
KP. No. 443
KP. No. 444
KP. No. 445
KP. No. 446
JUMLAH

2010
2010
2011
2014
2014
2014
2014
2014
2014
2014
2014
2014
2014
2014
2014
2014
2014
207

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 5

LINTASAN PENYEBERANGAN YANG DITETAPKAN OLEH


GUBERNUR / BUPATI / WALIKOTA
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

Nama Lintas
Singkil - P. Banyak
Singkil- Sinabang
Balohan Ulheu Lheu
Tebas Kuala - Tebas Seberang
Parit Sarem - S. Nipah
Pamatata - Patumbukan - Labuhan Bajo
Bira Sikeli
Sikeli - Tondasi
Wakai - Ampana
Bitung-Siau
Dongkala- Bau Bau
Bau Bau Mawasangka
Aimere - Waingapu
Waingapu - Sabu
Kalabahi Lewoleba
Saumlaki - Tepa
Dabo - Benjina
Tulehu Pelauw
Umiputih Wailey
Tulehu Saparua

Provinsi
NAD
NAD
NAD
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat
Sulsel NTT
Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Utara
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara
NTT
NTT
NTT
Maluku
Maluku
Maluku
Maluku
Maluku
LLASDP - 6

No
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42

Nama Lintas
Saparua - Nalahia
Nalahia - Amahai
Hunimua Masohi
Namlea - Ambalau
Ambalau - Wamsisi
Wamsisi Namrole
Namrole - Leksula
Ternate Bacan
Ternate - Batang Dua
Sorong - Seget
Seget - Seremuk
Seremuk - Konda
Konda - Teminabuan
Mugim - Kais
Kais - Inanwatan
Inanwatan Kokoda
Bade Mur - Kepi
Waren - Nabire
Merauke - Atsy
Atsy - Asgon
Atsy - Senggo
Atsy - Agat

Provinsi
Maluku
Maluku
Maluku
Maluku
Maluku
Maluku
Maluku
Maluku Utara
Maluku Utara
Papua Barat
Papua Barat
Papua Barat
Papua Barat
Papua Barat
Papua Barat
Papua Barat
Papua Barat
Papua
Papua
Papua
Papua
Papua
LLASDP - 7

No
43
44
45
46
47
48
49
50

Nama Lintas
Biak - Numfor
Pananaru Siau
Bitung Lirung
Bitung Tahuna
Bitung Pananaru
Bitung Melonguane
Bitung Tagulandang
Pananaru Melonguane

Provinsi
Papua
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 8

JENIS PENGOPERASIAN ANGKUTAN PENYEBERANGAN TAHUN 2010 - 2014


No.

Jenis Pengoperasian

2010

2011

2012

2013

2014

a.

Lintasan komersil

43

45

42

48

48

b.

Lintasan perintis yang disubsidi pemerintah

112

117

134

158

181

c.

Lintasan perintis yang tidak disubsidi pemerintah


Jumlah yang beroperasi

155

165

179

206

229

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 9

SEBARAN PELABUHAN PENYEBERANGAN TAHUN 2014

No.
1)

2)
3)

4)

Provinsi
1
2
3
4
5
6
7
1
2
1
2
3
4
1
2
3
4
5

NAD

Sumatera Utara
Sumatera Barat

Riau

Nama Pelabuhan Penyeberangan


Pelabuhan Balohan
Pelabuhan Sinabang
Pelabuhan Labuhan Haji
Pelabuhan Singkil
Pelabuhan Pulau Banyak
Pelabuhan Lamteng
Pelabuhan Ulee lhue
Pelabuhan Sipinggan
Pelabuhan Sibolga
Pelabuhan Teluk Bungus
Pelabuhan Muara Siberut
Pelabuhan Tuapejat
Pelabuhan Sikakap
Pelabuhan Bengkalis
Pelabuhan Mengkapan
Pelabuhan Sei Selari
Pelabuhan Kampung Balak
Pelabuhan Dumai
Pelabuhan Rupat
LLASDP - 10

No.
5)

6)
7)
8)
9)

Provinsi
1
2
3
4
5
6
1
1
2
1
2
1
2
3

Kepulauan Riau

Jambi
Bengkulu
Sumatera Selatan
Bangka Belitung

4
10)
11)
12)

13)
14)

1
1
1
2
3
4
1
1

Lampung
Banten
DKI Jakarta

Jawa Barat
Jawa Tengah

Nama Pelabuhan Penyeberangan


Pelabuhan Telaga Pungkur
Pelabuhan Tanjung Uban
Pelabuhan Dabo
Pelabuhan Tanjung Pinang
Pelabuhan Balai Karimun
Pelabuhan Selat Belia
Kuala Tungkal
Pelabuhan Kahyapu
Pelabuhan Pulau Baai
Pelabuhan 35 Ilir
Pelabuhan Tanjung Api-Api
Pelabuhan Muntok
Pelabuhan Sadai
Pelabuhan Tanjung Ru
Pelabuhan Manggar (2014- lanjutan
pembangunan fasilitas darat)
Pelabuhan Bakauheni
Pelabuhan Merak
Pelabuhan Pulau Tidung
Pelabuhan Pulau Kelapa
Pulau Untung Jawa
Pulau Pramuka
Pelabuhan Majingklak
Pelabuhan Cilacap
LLASDP - 11

No.

Provinsi
2
3
4

15)
16)

17)

18)

19)

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
1
2
3
1
2
3
4
1
2

DI Yogyakarta
Jawa Timur

Bali

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur

Nama Pelabuhan Penyeberangan


Pelabuhan Jepara
Pelabuhan Karimun Jawa
Pelabuhan Kendal
Pelabuhan Ujung
Pelabuhan Kamal
Pelabuhan Ketapang
Pelabuhan Jangkar
Pelabuhan Kalianget
Pelabuhan Kangean
Pelabuhan Bawean
Pelabuhan Sapudi
Pelabuhan Sapeken
Pelabuhan Pulau Raas
Pelabuhan Paciran
Pelabuhan Gilimanuk
Pelabuhan Padangbai
Pelabuhan Nusa Penida
Pelabuhan Lembar
Pelabuhan Kayangan
Pelabuhan Pototano
Pelabuhan Sape
Pelabuhan Bolok
Pelabuhan Rote
LLASDP - 12

No.

19a)
20)

Provinsi
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
1
1
2
3
4
5
6
7
8
9

UPT Kalabahi - NTT


Kalimantan Barat

Nama Pelabuhan Penyeberangan


Pelabuhan Labuhan Bajo
Pelabuhan Larantuka
Pelabuhan Teluk Gurita
Pelabuhan Waingapu
Pelabuhan Aimere
Pelabuhan Nangakeo (Ende)
Pelabuhan Waikelo
Pelabuhan Marapokot
Pelabuhan Lewoleba
Pelabuhan Waiwerang
Pelabuhan Hansisi
Pelabuhan Baranusa
Pelabuhan Ndao
Pelabuhan Pulau Solor
Pelabuhan Kalabahi
Pelabuhan Rasau Jaya
Pelabuhan Teluk Batang
Pelabuhan Bandan
Pelabuhan Siantan
Pelabuhan Tanjung Harapan
Pelabuhan Teluk Kalong
Pelabuhan Kuala Tebas
Pelabuhan Pinang Luar
Pelabuhan Ketapang
LLASDP - 13

No.

21)
22)
23)

23a)
24)

25)

Provinsi
10
11
1
1
2
1
2
3
4
1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
1

Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur

UPT Kariangau - Kaltim


Sulawesi Utara

Sulawesi Tengah

Nama Pelabuhan Penyeberangan


Pelabuhan Sei Asam
Pelabuhan Sumpit
Plabuhan Kumai
Pelabuhan Batu Licin
Pelabuhan Tanjung Serdang
Pelabuhan Penajam
Pelabuhan Tarakan
Pelabuhan Nunukan
Pelabuhan Ancam
Pelabuhan Kariangau
Pelabuhan Pulau Lembeh
Pelabuhan Bitung
Pelabuhan Melonguane
Pelabuhan Pananaro
Pelabuhan Ulusiau (Dago)
Pelabuhan Likupang
Pelabuhan Tagulandang
Pelabuhan Kabaruan
Pelabuhan Amurang
Pelabuhan Musi
Pelabuhan Biaro
Pelabuhan Marore
Pelabuhan Marampit
Pelabuhan Pagimana
LLASDP - 14

No.

26)

27a)
28)

Provinsi
2
3
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
4
5
6
7
1
2
1
2
3
4
5
6

Sulawesi Selatan

UPT Gorontalo
Sulawesi Tenggara

Nama Pelabuhan Penyeberangan


Pelabuhan Luwuk
Pelabuhan Taipa
Pelabuhan Wakai
Pelabuhan Toli-Toli
Pelabuhan Banggai
Pelabuhan Oebone (Ampana)
Pelabuhan Baturube
Pelabuhan Kolonedale
Pelabuhan Salakan
Pelabuhan Bajoe
Pelabuhan Siwa
Pelabuahan Bira
Pelabuhan Pamatata
Pelabuhan Patumbukan
Pelabuhan Garongkong
Pelabuhan Timampu
Pelabuhan Gorontalo
Pelabuhan Marisa
Pelabuhan Kolaka
Pelabuhan Lasusua
Pelabuhan Kendari
Pelabuhan Lenggara
Pelabuhan Torobulu
Pelabuhan Bau Bau
LLASDP - 15

No.

29)
30)

Provinsi
7
8
9
10
11
12
13
14
1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Sulawesi Barat
Maluku

Nama Pelabuhan Penyeberangan


Pelabuhan Mawasangka
Pelabuhan Dongkala
Pelabuhan Tolandona
Pelabuhan Wara
Pelabuhan Tampo
Pelabuhan Tondasi
Pelabuhan Kamaru
Pelabuhan Wanci
Pelabuhan Mamuju
Pelabuhan Poka
Pelabuhan Galala
Pelabuhan Hunimua
Pelabuhan Waipirit
Pelabuhan Namlea
Pelabuhan Haruku
Pelabuhan Saparua
Pelabuhan Tual
Pelabuhan Dobo
Pelabuhan Wahai
Pelabuhan Larat
Pelabuhan Tepa
Pelabuhan Ilwaki
Pelabuhan Teluk Bara
Pelabuhan Lakor
LLASDP - 16

No.

31)

32)

Provinsi
16
17
18
19
20
21
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
1

Maluku Utara

Papua Barat

Nama Pelabuhan Penyeberangan


Pelabuhan Kisar
Pelabuhan Benjina
Pelabuhan Nusa Laut
Pelabuhan Jazirah Salahutu
Pelabuhan Geser
Pelabuhan Waisala
Pelabuhan Bastiong
Pelabuhan Rum
Pelabuhan Sidangole
Pelabuhan Sofifi
Pelabuhan Subaim
Pelabuhan Tobelo
Pelabuhan Daruba
Pelabuhan Mangole
Pelabuhan Sanana
Pelabuhan Babang
Pelabuhan Patani
Pelabuhan Obi
Pelabuhan Doro Kao
Pelabuhan Saketa
Pelabuhan Gebe
Pelabuhan Kayoa
Pelabuhan Makian
Pelabuhan Manokwari
LLASDP - 17

No.

33)

Provinsi
2
3
1
2
3

Papua

Nama Pelabuhan Penyeberangan


Pelabuhan Sorong
Pelabuhan Waigeo
Pelabuhan Mokmer
Pelabuhan Kabuena
Pelabuhan Saubeba (pemindahan lokasi)

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 18

LINTAS PENYEBERANGAN KOMERSIL

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

NAMA LINTASAN (LOKASI)


Balohan (P.Sabang/NAD) Ulheulheu (NAD)
Labuhan Haji (NAD) - Sinabang (P. Semeulue,NAD)
Ajibata (Parapat, Sumut) - Tomok (D. Toba, Sumut)
Sibolga (Sumut) Gng. Sitoli (P. Nias, Sumut)
Sungai Selari (Riau) Bengkalis (P. Bengkalis, Riau)
T. Pungkur (P. Batam, Kepri) Tjg. Uban (P. Bintan, Kepri)
Palembang (Sumsel) Muntok (P. Bangka, Babel)
Merak (Jabar) Bakauheni (Lampung)
Ujung (Surabaya, Jatim) Kamal (P. Madura, Jatim)
Ketapang (Jatim) Gilimanuk (P. Bali, Bali)
Rasau Jaya (Kalbar) Teluk Batang (Kalbar)
Pontianak Kota (Kalbar) - Siantan (Kalbar)
Batu Licin (Kalsel) Tj. Serdang (P. Laut, Kalsel)
Penajam (Kaltim) - Kariangau (Balik Papan, Kaltim)
Kariangau (Balikpapan, Kaltim) - Mamuju (Sulbar)
Bitung (Sulut) - Ternate (P. Ternate, Malut)
Gorontalo (Gorontalo) - Pagimana (Sulteng)
Bira (Sulsel) Pamatata (P. Selayar, Sulsel)
Bajoe (Sulsel) Kolaka (Sultra)

JRK. LINTAS
(MIL LAUT)

KLASIFIKASI LINTAS

SK PENETAPAN
LINTAS

17
80
1
86
8
10
90
15
2.5
6
80
0.8
6
6
184
148
95
16
85

Komersil Dalam Propinsi


Komersil Dalam Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Antar Propinsi
Komersil Antar Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Antar Propinsi
Komersil Antar Propinsi
Komersil Antar Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Antar Propinsi

KM 82 Thn 1998
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 25 Thn 1991
KM 64 Thn 1989
KM 43 Thn 1998
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 49 Thn 1994
KM 49 Thn 1994
KM 64 Thn 1989
KM 49 Thn 1994
KM 25 Thn 1991
KM 25 Thn 1991
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
LLASDP - 19

No
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40

NAMA LINTASAN (LOKASI)


Siwa (Sulsel) - Lasusua (Sultra)
Bira (Sulsel) Tondasi (Sultra)
Torobulu (Sultra) Tampo (P. Muna, Sultra)
Wara (P. Muna, Sultra) Bau Bau (P. Buton, Sultra)
Padang Bai (P. Bali, Bali) Lembar (P. Lombok, NTB)
Kayangan (P. Lombok, NTB) Pototano (P. Sumbawa, NTB)
Sape (P. Sumbawa, NTB) Lab. Bajo (P. Flores, NTT)
Kupang (P.Timor, NTT) Rote (P. Rote, NTT)
Kupang (P.Timor, NTT) Seba (P. Sabu, NTT)
Kupang (P.Timor, NTT) Larantuka (P. Flores, NTT)
Kupang (P.Timor, NTT) Kalabahi (P. Alor, NTT)
Kupang (P. Timor, NTT) - Aimere (P. Flores, NTT)
Bastiong (Malut) - Sidangole (Malut)
Bastiong (P. Ternate, Malut) - Rum (Tidore, Malut)
Pokka (P. Ambon, Maluku) Galala (P. Ambon, Maluku)
Hunimua (P. Ambon, Maluku) Waipirit (P. Seram, Maluku)
Tual (P. Kei Kecil, Maluku) Elat (P. Kei Besar, Maluku)
Bastiong Sofifi
Galala Namlea
Sibolga Teluk Dalam
Gresik Bawean

JRK. LINTAS
(MIL LAUT)

KLASIFIKASI LINTAS

52
16
2
38
12
75
40
120
137
150
12
16
0.5
13
26
14
85
99
80

Komersil Antar Propinsi


Komersil Antar Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
Komersil Dalam Propinsi
AP
DP
AP
DP
DP
DP
DP
DP
DP
DP
DP
DP
DP
DP
DP
DP
DP

SK PENETAPAN
LINTAS
KM 13 Thn 1997
KM 71 Thn 2004
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 82 Thn 1998
KM 64 Thn 1989
KM 82 Thn 1998
KM 64 Thn 1989
KM 64 Thn 1989
KM 25 Thn 1991
KM 49 Thn 194
-

LLASDP - 20

No
41
42
43
44
45
46
47
48

NAMA LINTASAN (LOKASI)


Kalianget Kangean
Gunaksa Nusa Penida
Bira Sikeli
Tanjung Balai Karimun Telaga Pungkur
Paciran Garongkong
Sinabang Singkil
Padang Bai Nusa Penida
Teluk Dalam Sibolga

JRK. LINTAS
(MIL LAUT)

KLASIFIKASI LINTAS

96
68
530
101
16
99

DP
DP
DP
DP
DP
DP
DP
DP

SK PENETAPAN
LINTAS

Dikelola Pemda
Dikelola Pemda
Dikelola Pemda
Dikelola Pemda
Dikelola Pemda
Dikelola Pemda

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 21

LINTAS PENYEBERANGAN PERINTIS TAHUN 2014

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

Singkil - P. Banyak

DP

Subsidi Pemerintah

Singkil - Gunung Sitoli

DP

Subsidi Pemerintah

Ulee Lheu - Lamteng

DP

Subsidi Pemerintah

Teluk dalam - Pulau Tello

AP

Subsidi Pemerintah

Padang - Sikakap

DP

Subsidi Pemerintah

Padang - Siberut

DP

Subsidi Pemerintah

Siberut - Sikabaluan

DP

Subsidi Pemerintah

Tanjung Pinang (Dompa) - Karimun

DP

Subsidi Pemerintah

Dabo - Telaga Punggur

DP

Subsidi Pemerintah

10

Dabo - Tanjung Pinang

DP

Subsidi Pemerintah

11

Karimun - Kundur

AP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 22

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

12

Kundur - Telaga Punggur

AP

Subsidi Pemerintah

13

Karimun - Mengkapan

AP

Subsidi Pemerintah

14

Mengkapan - Kampung Balak

AP

Subsidi Daerah

15

Bengkulu - Enggano

DP

Subsidi Pemerintah

16

Sadai - Tanjung Ru

DP

Subsidi Pemerintah

17

Manggar - Ketapang

AP

Subsidi Pemerintah

18

Jepara - Karimunjawa

DP

Subsidi Pemerintah

19

Kalianget - Jangkar

DP

20

Jangkar - P. Sapudi

DP

21

P. Sapudi - Kalianget

DP

22

Kalianget - Raas

DP

23

Raas - Jangkar

DP

24

Paciran - Bawean

DP

Subsidi Pemerintah

25

Bawean - Gersik

DP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 23

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

26

Rasau Jaya - Pinang Luar

DP

Subsidi Pemerintah

27

Parit Sarem - Sungai Nipah

DP

Subsidi Pemerintah

28

Sungai Mayam - Bintang Harapan


Desa

DP

Subsidi Pemerintah

29

Tarakan - Nunukan

DP

Subsidi Pemerintah

30

Tarakan - Ancam

DP

Subsidi Pemerintah

31

Tarakan- Toli Toli

AP

Subsidi Pemerintah

32

Toli Toli - Baroko

DP

Subsidi Pemerintah

33

Baroko - Amurang

DP

34

Batulicin - Garongkong

AP

35

Kupang - Ende

DP

Subsidi Daerah

36

Ende - Waingapu

DP

Subsidi Pemerintah

37

Kupang - Lewoleba

DP

Subsidi Daerah

38

Lewoleba - Waiwerang

DP

Subsidi Pemerintah

39

Waiwerang - Solor

DP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 24

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

40

Solor - Larantuka

DP

Subsidi Pemerintah

41

Lewoleba - Baranusa

DP

Subsidi Pemerintah

42

Baranusa - Kalabahi

DP

Subsidi Pemerintah

43

Waingapu - Sabu

DP

Subsidi Pemerintah

44

Waingapu - Aimere

DP

Subsidi Pemerintah

45

Kalabahi - Teluk Gurita

AP

Subsidi Pemerintah

46

Teluk Gurita - P. Wetar (Ilwaki)

AP

Subsidi Daerah

47

P. Wetar (Ilwaki) - P. Kisar (Wonreli)

AP

Subsidi Daerah

48

Bira - Patumbukan

AP

Subsidi Pemerintah

49

Patumbukan - Jampea

AP

Subsidi Pemerintah

50

Jampea - Marapokot

AP

Subsidi Pemerintah

51

Jampea - Labuhan Bajo

AP

Subsidi Pemerintah

52

Patumbukan - Kayuadi

AP

Subsidi Pemerintah

53

Kayuadi - Jampea

AP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 25

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

54

Jampea - Bonerate

AP

Subsidi Pemerintah

55

Bonerate - Kalaotoa

AP

Subsidi Pemerintah

56

Luwuk - Banggai

DP

Subsidi Pemerintah

57

Banggai - Boniton

DP

Subsidi Pemerintah

58

Kolonedale - Baturube

DP

Subsidi Pemerintah

59

Gorontalo - Wakai

AP

Subsidi Pemerintah

60

Wakai - Ampana

AP

Subsidi Pemerintah

61

Marisa - Dolong

AP

Subsidi Pemerintah

62

Dolong - Pasokan

AP

Subsidi Pemerintah

63

Pasokan - Ampana

AP

64

Kendari - Langara

DP

Subsidi Pemerintah

65

Bau Bau - Pulau Siompu

DP

Subsidi Pemerintah

66

Bau Bau - Dongkala

DP

Subsidi Pemerintah

67

Dongkala - Mawasangka

DP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 26

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

68

Kasipute - Dongkala

DP

Subsidi Pemerintah

69

Raha - Pure

DP

Subsidi Pemerintah

70

Kamaru - Wanci

DP

Subsidi Pemerintah

71

Banggai - Bobong

AP

Subsidi Pemerintah

72

Bitung - Melonguane

DP

Subsidi Pemerintah

73

Amurang - Melonguane

DP

74

Melonguane - Musi

DP

Subsidi Daerah

75

Musi - Mangaran

DP

Subsidi Daerah

76

Melonguane - Likupang

DP

Subsidi Daerah

77

Likupang - Pananaru

DP

Subsidi Pemerintah

78

Pananaru - Marore

DP

Subsidi Pemerintah

79

Pananaru - Kawaluso

DP

Subsidi Pemerintah

80

Bitung - Siau

DP

Subsidi Daerah

81

Siau - Tahuna

DP

Subsidi Daerah

LLASDP - 27

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

82

Likupang - Biaro

DP

Subsidi Daerah

83

Biaro - Tagulandang

DP

Subsidi Daerah

84

Tagulandang - Siau

DP

Subsidi Daerah

85

Siau - Makalehi

DP

Subsidi Daerah

86

Makalehi - Tagulandang

DP

Subsidi Daerah

87

Bitung - Lembeh

DP

Subsidi Pemerintah

88

Pananaru - Melonguane

DP

Subsidi Pemerintah

89

Melonguane - Marampit

DP

90

Marampit - Miangas

DP

Subsidi Pemerintah

91

Likupang - Tobelo

AP

Subsidi Daerah

92

Tobelo - Siau

AP

Subsidi Daerah

93

Tobelo - Daruba

DP

Subsidi Pemerintah

94

Tobelo - Subaim

DP

Subsidi Pemerintah

95

Bastiong - Batang Dua

DP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 28

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

96

Bastiong - Makian

DP

Subsidi Pemerintah

97

Makian - Babang

DP

Subsidi Pemerintah

98

Doworo - Sofifi

DP

Subsidi Pemerintah

99

Babang - Obi

DP

Subsidi Pemerintah

100

Obi - Sanana

DP

Subsidi Pemerintah

101

Sanana - Mangole

DP

Subsidi Pemerintah

102

Mangole - Bobong

DP

Subsidi Pemerintah

103

Namlea - Sanana

AP

Subsidi Daerah

104

Namlea - Kayeli

DP

105

Tulehu - Kailolo

DP

106

Kailolo - Umeputih

DP

107

Umeputih - Wailey

DP

Subsidi Pemerintah

108

Tulehu - Umeputih

DP

Subsidi Pemerintah

109

Umeputih - Nalahia

DP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 29

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

110

Nalahia - Amahai

DP

Subsidi Pemerintah

111

Galala - Ambalau

DP

Subsidi Daerah

112

Ambalau - Wamsisi

DP

Subsidi Daerah

113

Wamsisi - Namrole

DP

Subsidi Daerah

114

Namrole - Leksula

DP

Subsidi Daerah

115

Ambon - Airnanang

DP

Subsidi Daerah

116

Air Nananang - Geser

DP

Subsidi Daerah

117

Geser - Gorom

DP

Subsidi Daerah

118

Gorom - Kesui

DP

Subsidi Daerah

119

Kesui - Kur

DP

Subsidi Daerah

120

Tual - Larat

DP

Subsidi Pemerintah

121

Tual - Tayando

DP

Subsidi Pemerintah

122

Tayando - Kur

DP

Subsidi Pemerintah

123

Tayando - Tam

DP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 30

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

124

Tual - Kur

DP

Subsidi Pemerintah

125

Tual - Dobo

DP

Subsidi Pemerintah

126

Dobo - Benjina

DP

Subsidi Pemerintah

127

Dobo - Tabarfane

DP

Subsidi Pemerintah

128

Saumlaki - Dobo

DP

Subsidi Pemerintah

129

Saumlaki - Adaut

DP

Subsidi Daerah

130

Adaut - Letuwurung

DP

Subsidi Daerah

131

Saumlaki - Seira

DP

Subsidi Daerah

132

Seira - Wunlah

DP

Subsidi Daerah

133

Wunlah - Larat

DP

Subsidi Daerah

134

Larat - Yaru

DP

Subsidi Daerah

135

Yaru - Momar

DP

Subsidi Daerah

136

Tual - Elat

DP

Subsidi Daerah

137

Tual - Hollat

DP

Subsidi Daerah

LLASDP - 31

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

138

Tual - Weduar

DP

139

Ambon - Demar

DP

Subsidi Daerah

140

Demar - Kisar

DP

Subsidi Daerah

141

Kisar - Leti

DP

Subsidi Daerah

142

Leti - Moa

DP

Subsidi Daerah

143

Moa - Lakor

DP

Subsidi Daerah

144

Lakor - Tepa

DP

Subsidi Daerah

145

Dobo - Pomako (Timika)

AP

Subsidi Daerah

146

Sorong - Kabarai

DP

Subsidi Pemerintah

147

Sorong - Linmalas

DP

Subsidi Pemerintah

148

Linmalas - Waigama

DP

Subsidi Pemerintah

149

Sorong - Folley

DP

Subsidi Pemerintah

150

Sorong - Saosofor

DP

Subsidi Pemerintah

151

Sorong - Arefi

DP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 32

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

152

Arefi - Paam

DP

Subsidi Pemerintah

153

Paam - Gag

DP

Subsidi Pemerintah

154

Sorong - Wejim

DP

Subsidi Pemerintah

155

Wejim - Kofiau

DP

Subsidi Pemerintah

156

Sorong - Patani

DP

Subsidi Pemerintah

157

Patani - P. Gebe

DP

Subsidi Pemerintah

158

Patani - Weda

DP

Subsidi Pemerintah

159

Sorong - Waisai

DP

Subsidi Pemerintah

160

Sorong - Kalobo

DP

Subsidi Pemerintah

161

Sorong - Waigama

DP

Subsidi Daerah

162

Waigama - Wahai

DP

Subsidi Daerah

163

Wahai - Fak Fak

DP

Subsidi Pemerintah

164

Fak Fak - Sorong

DP

Subsidi Pemerintah

165

Sorong - Babo

DP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 33

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

166

Babo - Bentuni

DP

Subsidi Pemerintah

167

Biak - Manokwari

AP

168

Manokwari - Numfor

AP

169

Biak - Serui

DP

Subsidi Pemerintah

170

Serui - Waren

DP

Subsidi Pemerintah

171

Waren - Nabire

DP

Subsidi Pemerintah

172

Manokwari - Wasior

DP

Subsidi Pemerintah

173

Wasior - Nabire

DP

Subsidi Pemerintah

174

Merauke - Kimam

DP

Subsidi Pemerintah

175

Kimam - Moor

DP

Subsidi Pemerintah

176

Moor - Bade

DP

Subsidi Pemerintah

177

Bade - Gatentiri

DP

Subsidi Pemerintah

178

Merauke - Atsy

DP

Subsidi Pemerintah

179

Atsy - Agats

DP

Subsidi Pemerintah

LLASDP - 34

No.

Nama Lintasan (Lokasi)

Klasifikasi
Lintas

Keterangan

180

Agats - Sawaerma

DP

Subsidi Pemerintah

181

Agats - Pomako

DP

Subsidi Pemerintah

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 35

JUMLAH KAPAL SDP YANG BEROPERASI TAHUN 2009 2014

No

Jenis Kapal

2009

2010

2011

2012

2013

2014

Kapal Ro -ro

171

210

228

254

306

321

Kapal LCT

10

12

13

16

14

Kapal cepat penumpang

Kapal Penumpang

Jumlah

192

221

242

267

322

335

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 36

JUMLAH KAPAL PENYEBERANGAN BERDASARKAN KEPEMILIKAN


TAHUN 2010- 2014

JUMLAH UNIT ARMADA YANG BEROPERASI

No

TAHUN

2010

PT.ASDP
95

KSO
0

SWASTA
121

PEMDA
5

JUMLAH
221

2011

115

121

242

2012

106

151

10

267

2013

118

170

18

306

2014

123

178

19

320

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 37

PERKEMBANGAN PELABUHAN PENYEBERANGAN TAHUN 2010 - 2014


No.

Jenis Pengoperasian

PT. ASDP

Dinas Perhubungan

UPT Ditjen Perhubungan Darat

Dalam Proses Pembangunan


Jumlah

2010

2011

2012

2013

2014

34

34

34

34

35

104

113

106

106

117

32

33

40

66

54

173

183

184

210

210

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 38

PELABUHAN PENYEBERANGAN YANG DIOPERASIKAN OLEH PT. ASDP


No.

Pelabuhan

Lintas yang dilayani

No.

1.
2.

Bakauheni
Merak

Merak-Bakauheni
Merak-Bakauheni

19.
20.

Tj. Serdang
Penajam

3.

Ujung

Ujung-Kamal

21.

Bitung

Kamal
Ketapang
Gilimanuk
Padangbai
Lembar
Khayangan
Pototano
Sape
Labuhan Bajo
Larantuka
Rote
Bolok
Telaga Pungkur
Tj. Uban
Batu Licin

Ujung-Kamal
Ketapang-Gilimanuk
Ketapang-Gilimanuk
Padangbai-Lembar
Padangbai-Lembar
Kahayangan-Pototano
Kahayangan-Pototano
Sape Labuhan Bajo
Sape Labuhan Bajo
Larantuka-Kalabahi
Kupang-Rote
Kupang-Rote Dsn
Telaga Pungkur Tj. Uban
Telaga Pungkur Tj. Uban
Batulicin-Tj. Serdang

22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.

Pagimana
Mamuju
BajoE
Kolaka
Bastiong
Sidangole
Rum
Pokka
Galala
Hunimua
Waipirit
Namlea
Muntok

4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.

Pelabuhan

Lintas yang dilayani


Batulicin-Tj. Serdang
Penajam-Kariangau
Btg-Ternate, Btg Lembeh, Btg
Siau, Btg Btg Dua, Bitung
Pananaru, Bitung - Melonguane
Pagimana-Gorontalo
Mamuju-Balikpapan
Bajoe-Kolaka
Bajoe-Kolaka
Bastiong-Sidangole
Bastiong-Sidangole
Bastiong-Rum
Pokka-Galala
Pokka-Galala
Hunimua-Waipirit
Hunimua-Waipirit
Namlea-Negeri Lima
Palembang-Muntok

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 39

PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN PRASARANA TRANSPORTASI SDP TAHUN 2009- 2014


TAHUN
No.

KEGIATAN
2009

2010

2011

2012

2013

2014

Pembangunan dermaga penyeberangan lokasi baru (lokasi)

13

12

18

10

10

Pembangunan dermaga penyeberangan lanjutan (lokasi)

48

43

23

43

50

43

Pembangunan dermaga sungai dan danau (lokasi)

23

10

17

22

20

Perencanaan umum, pradesain & detail desain pelab. SDP (paket)

14

10

17

31

11

Jumlah rehabilitasi dan peningkatan prasarana transp. SDP

22

20

32

35

35

41

Pembangunan Breakwater (lokasi)

Pembangunan SBNP di lintas penyeberangan (unit)

27

28

25

18

Rehabilitasi SBNP (unit)

Pembangunan rambu sungai (unit)

1.048

550

212

110

10

Pembangunan rambu danau (unit)

14

11

Normalisasi Alur dan Kolam Pelabuhan (lokasi)

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 40

PRODUKSI (TOTAL) ANGKUTAN PENYEBERANGAN TAHUN 2005 2014

No

Tahun

Penumpang
(orang)

Kendaraan R-4
(unit)

Kendaraan R-2
(unit)

Barang
(ton)

2005

26,501,889

6,272,819

4,719,152

25,187,160

2006

27,829,666

5.944.320

5,944.735

25,422,005

2007

40,557,832

5,720,396

6,154,104

31,936,937

2008

46.926.166

6.850.114

7.374.333

41.079.174

2009

61,011,280

6,691,488

7,194,179

44,068,406

2010

39,683,788

8,538,190

4,973,173

211,453

2011

52.589.081

5.605.469

6.550.439

96.997

2012

58.673.855

5.605.699

7.264.604

48.599

2013

61.633.566

7.691.627

7.508.013

10

2014

65.736.343

8.563.900

7.942.768

54.689

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 41

PRODUKSI ANGKUTAN PENYEBERANGAN KOMERSIAL 2014 SELURUH LINTAS


No

LINTASAN

TRIP (SATUAN)

1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

3
2.412
366
211
3.099
798
2.847
18.206
4.938
1.423
46
515
630
23.696
5.772
180
33.258
26.960
173.727
23.994
171

BAJOE - KOLAKA
BALIKPAPAN - MAMUJU
BALIKPAPAN - TAIPA
BASTIONG - RUM
BASTIONG - SIDANGOLE
BASTIONG - SOFIFI
BATULICIN - TANJUNG SERDANG
BAU BAU - WARA
BIRA - PAMAMATA
BIRA - SIKELI TONDASI
BITUNG - TERNATE
GALALA - NAMLEA
GALALA - POKA
HUNIMUA - WAIPIRIT
KALABAHI - KUPANG
KARIANGAU - PANAJAM
KAYANGAN - POTOTANO
KETAPANG - GILIMANUK
KOTA - SIANTAN
KUPANG - AIMERE

PNP
4
361.527
63.145
20.698
462.317
118.179
587.421
1.378.008
588.919
258.409
1.203
31.956
246.330
2.751.167
1.101.120
78.423
2.588.103
2.221.816
15.396.466
3.740.029
39.495

MUATAN
R4
R2
5
6
38.737
25.987
2.928
3.175
2.246
1.538
31.746
74.913
6.982
16.997
29.001
68.788
170.242
303.126
41.903
89.450
25.374
24.609
177
41
6.537
906
10.053
26.938
140.528
689.629
73.148
155.260
1.191
5.437
545.587
227.942
289.659
294.793
2.375.581
1.550.841
217.589
1.142.728
813
3.929

BRG (*)
7
-

LLASDP - 42

No

LINTASAN

TRIP (SATUAN)

21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44

KUPANG - LARANTUKA
KUPANG - ROTE
KUPANG - SABU
LUWUK - SALAKAN
MERAK - BAKAUHENI
PADANG - TUA PEJAT
PADANGBAI - LEMBAR
PAGIMANA - GORONTALO
NUSA PENIDA - PADANGBAI
TELAGA PUNGGUR - KARIMUN
RASAU JAYA - TELUK BATANG
SAPE - LABUHAN BAJOE
SAPE - WAIKELO
SEI AIR- BENGKALIS
SIBOLGA - GUNUNG SITOLI
SIBOLGA - TELUK DALAM
SINABANG - LABUHAN HAJI
SINGKIL - SINABANG
SIWA - LASUSUA
TAMPO - TOROBULU
TJ API API - TJ KELIAN
TAYAN - TERAJU
TEBAS KUALA - TEBAS SEBERANG
TELAGA PUNGGUR - TJ UBAN

277
820
179
500
60.226
202
18.767
455
330
167
822
1.165
263
6.484
546
75
365
141
595
2.454
2.949
13.351
9.299
4.533

PNP
90.412
263.013
34.173
67.820
18.717.675
52.721
1.731.954
102.009
35.868
9.146
42.720
97.995
34.923
1.466.901
187.927
11.608
131.543
236.618
119.536
445.908
334.659
278.170
317.743
846.290

MUATAN
R4
R2
3.238
10.421
11.141
52.882
1.171
4.607
4.190
12.503
3.303.366
593.016
794
5.056
303.589
283.761
4.183
5.416
10.216
18.686
1.725
587
6.133
9.003
15.702
6.524
5.502
2.683
114.861
237.755
7.196
4.011
241
255
8.093
13.204
3.358
1.316
7.664
7.661
28.427
68.290
52.303
24.303
66.791
5.883
68.413
32.393
67.955
118.694

BRG (*)
LLASDP - 43

No
45
46
47
48

LINTASAN
TJ HARAPAN - TJ KALONG
TOMOK - AJIBATA
UJUNG - KAMAL
ULHE LE - BALOHAN
Jumlah I **

TRIP (SATUAN)
10.451
55
29.465
1.542

PNP
428.469
882.124
5.239.576
735.652

489.727

64.977.964

MUATAN
R4
R2
69.844
69.812
110.373
10.778
193.843
1.367.731
35.927
117.217
8.516.261

7.791.475

BRG (*)
-

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 44

PRODUKSI ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS 2014 SELURUH LINTAS


No

LINTASAN

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18

NAMLEA - KAYELI
TULEHU - UMEPUTIH
UMIPUTIH - NALAHIA
NALAHIA - AMAHAI
TOLEHU - KAILOLO
KAILOLO - UMIPUTIH
UMIPUTIH - WAILEY
TARAKAN - TOLI-TOLI
TARAKAN - NUNUKAN
TARAKAN - ANCAM
TOLI TOLI - BAROKO
BAROKO - AMURANG
ULEE LHEU - LAMTENG
SADAI - TANJUNG RHU
KARIMUN - MENGKAPAN
TANJUNG PINANG - TANJUNG BALAI
KARIMUN
DABO - TANJUNG PINANG
DABO - TELAGA PUNGGUR

MUATAN

TRIP
(SATUAN)
3

PNP
4

R4
5

R2
6

BRG
7

678
108
106
98
408
316
310
101
278
264
4
0
359
176
248

15.857
10.021
7.070
3.242
11.029
5.926
10.600
13.670
5.706
838
393
3.084
9.499

3.540
1.834
627
273
5.376
2.212
3.993
416
1.257
367
155
610
611

1.255
796
92
22
1.699
473
276
50
317
1.111
249
916
2.943

8
1.641
160
18
3.260
824
166
257
97
427
-

181

2.382

551

1.327

185
94

3.789
6.258

951
508

301
108

LLASDP - 45

MUATAN

TRIP
(SATUAN)
3

PNP
4

R4
5

R2
6

BRG
7

TANJUNG BALAI KARIMUN - KUNDUR


BATULICIN - GARONGKONG
BAUBAU - DONGKALA
DONGKALA - MAWASANGKA
DONGKALA - KASIPUTE
KENDARI - LANGARA
KAMARU - WANCI
BAUBAU - SIOMPU
RAHA - PURE
BENGKULU - PULAU ENGGANO
BIAK - MANOKWARI
MANOKWARI - NUMFOR
MANOKWARI - WASIOR
WASIOR - NABIRE
BIAK - SERUI
SERUI - WAREN
WAREN - NABIRE
BITUNG - MELONGUANE
PANANARU - MARORE
LIKUPANG - PANANARU
JEPARA - KARIMUN JAWA

254
151
387
264
278
658
318
547
1.272
154
114
168
98
94
105
104
104
122
18
118
44

3.408
7.120
23.000
4.925
4.211
29.272
404
1.247
15.779
12.441
22.918
15.851
10.974
2.382
20.420
20.701
15.965
3.408
259
6.067

1.822
709
2.772
1.157
817
8.307
70
298
4.558
2.734
622
579
492
122
772
942
830
200
40
1.086

1.084
1.150
420
196
345
646
382
3.041
978
12
35
129
16
68
45
44
2.633
1.699
280

327
130
121
498
301
2.065
1.655
14
29
13
9
29
20
16
5
36

No

LINTASAN

1
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39

LLASDP - 46

No

LINTASAN

40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60

WAINGAPU - SABU
WAINGAPU - ENDE
WAINGAPU - AIMERE
BARANUSA - LEWOLEBA
BARANUSA - KALABAHI
WAIWERANG - LEWOLEBA
WAIWERANG - SOLOR
LARANTUKA - SOLOR
GORONTALO - WAKAI
WAKAI - AMPANA
BANGGAI - LUWUK
BANGGAI - BONITON
BANGGAI - BOBONG
KOLONEDALE - BATURUBE
AMPANA - PASOKAN
PASOKAN - DOLONG
DOLONG - MARISA
BADE - MOOR
MOOR - KEPI
MERAUKE - ATSY
MERAUKE - KIMAAM

MUATAN

TRIP
(SATUAN)
3

PNP
4

R4
5

R2
6

BRG
7

66
77
83
88
89
88
48
48
196
287
296
190
158
243
184
184
184
47
16
28
32

2.370
990
4.801
801
1.087
213
31.978
28.373
21.084
14.600
5.517
7.607
11.908
7.269
11.146
482
285
2.658

222
109
619
61
236
1.096
2.708
3.404
11.450
511
3.633
1.918
980
710
29
9
107

48
282
20
97
158
670
833
681
83
1.670
27
21
26
4
19

398
118
842
8
10
43
3
55
25
30
360
1.499
990
LLASDP - 47

No

LINTASAN

61
62
63
64
65
66
67
68
69
70

ATSY - AGATS
AGATS - POMAKO
AGATS - SAWAERMA
KIMAAM - MOOR
BADE - GETENTIRI
PADANG - SIKAKAP
PADANG - SIBERUT
SIBERUT - SIKABALUAN
RASAU JAYA - PINANG LUAR
PARIT SAREM - SUNGAI NIPAH
SUNGAI MAYAM - BINTANG HARAPAN
DESA
BIRA - PATUMBUKAN
PATUMBUKAN - JAMPEA
JAMPEA - LABUHAN BAJO
JAMPEA - MARAPOKOT
PATUMBUKAN - KAYUADI
KAYUADI - JAMPEA
JAMPEA - BONERATE
BONERATE - KALAOTOA
TELUK DALAM - PULAU TELLO

71
72
73
74
75
76
77
78
79
80

MUATAN

TRIP
(SATUAN)
3

PNP
4

R4
5

R2
6

BRG
7

28
30
30
31
34
192
189
106
4.733
4.485

390
346
422
763
400
22.611
28.508
8.169
4.016
6.349

3
3
50
10
2.136
2.482
469
5.933
32.339

11
144
126
19
3.451
2.390

523
817
121
530
4.403
5.274
254
1.611
1.384

3.995

2.680

1.695

4.073

5.816

130
85
46
42
46
46
46
46
114

101
6.151
878
488
47
12
238
19
6.253

38
3.520
144
48
4
24
239

4
194
24
1
38

2
-

LLASDP - 48

No

LINTASAN

81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101

SINGKIL - PULAU BANYAK


SINGKIL - GUNUNG SITOLI
SORONG - KALOBO
SORONG - SAOSAFOR
SORONG - KABARAI
SORONG - AREFI
AREFI - PAAM
PAAM - GAG
SORONG - WEJIM
WEJIM - KOFIAU
SORONG - LINMALAS
LINMALAS - WAIGAMA
SORONG - FOLEY
SORONG - WAISAI
PATANI - WEDA
SORONG - GEBE
PATANI - GEBE
SORONG - PATANI
SORONG - FAKFAK
WAHAI - FAKFAK
PACIRAN - BAWEAN

MUATAN

TRIP
(SATUAN)
3

PNP
4

R4
5

R2
6

BRG
7

96
86
144
20
38
56
56
54
66
60
88
88
44
89
86
86
86
54
30
28
92

5.853
3.167
75
21
120
458
176
146
1.562
797
1.926
1.040
315
416
5.947
1.311
2.703
1.201
169
42
12.686

898
210
203
556
31
196
1
3
1.873

108
248
14
3
6
1
5
2
426
162
15
52
10
8
425

37
166
1
4
4
7
10
5
3.610
LLASDP - 49

No

LINTASAN

102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
121
122

BAWEAN - GRESIK
TOBELO - DAROBA
TOBELO - SUBAIM
DOWORA - SOFIFI
BASTIONG - BATANG DUA
BASTIONG - MAKIAN
MAKIAN - BABANG
SANANA - MANGOLE
MANGOLE - BOBONG
BABANG - OBI
OBI - SANANA
TUAL - LARAT
TUAL - KUR
TUAL - TAYANDU
TUAL - HOLAT
TUAL - WEDUAR
TUAL - ELAT
TAYANDU - KUR
TAYANDU - TAM
TUAL - DOBO
DOBO - BENJINA

MUATAN

TRIP
(SATUAN)
3

PNP
4

R4
5

R2
6

BRG
7

91
318
198
268
42
136
127
70
70
69
70
32
66
174
64
40
44
86
88
130
66

24.727
34.306
10.558
17.767
1.477
7.273
489
495
379
247
319
1.453
3.932
21.108
1.032
44
620
4.819
2.725
11.054
658

2.536
6.502
2.241
3.518
180
1.186
179
20
20
15
12
37
199
558
3
1
33
343
9
580
-

1
1.889
875
1.026
6
936
793
39
28
112
66
17
1
7
106
-

1.609
3.787
1.894
981
24
1.046
870
12
10
54
17
56
261
1.613
32
347
355
333
258
LLASDP - 50

No

LINTASAN

123
124

DOBO - TABARFANE
KUR - KESUI
JUMLAH

MUATAN

TRIP
(SATUAN)
3

PNP
4

R4
5

R2
6

BRG
7

60
56
30.184

91
549
758.379

1
47.639

151.293

45
54.689

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 51

KINERJA LINTAS PENYEBERANGAN UTAMA

MERAK-BAKAUHENI
KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2014

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Nama Kapal
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP
KMP
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.

Jatra I
Jatra II
Jatra III
Portlink
Portlink III
Portlink V
Menggala
Mufidah
Duta Banten
Rajarakata
Jagantara
Virgo 18
Nusa Dharma
Nusa Jaya
Nusa Mulia
Nusa Setia
Nusa Agung
Nusa Bahagia
Windu Karsa Pratama

OPERATOR
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. Jemla Ferry
PT. Jemla Ferry
PT. Jemla Ferry
PT. Jemla Ferry
PT. Jemla Ferry
PT. Jemla Ferry
PT. Putera Master SP
PT. Putera Master SP
PT. Putera Master SP
PT. Putera Master SP
PT. Putera Master SP
PT. Putera Master SP
PT. Windu Karsa

Tahun
Pembuatan
1980
1980
1985
2005
1986
2012
1987
1973
1979
1988
1983
1990
1973
1987
1979
1986
1986
1979
1985

Umur

GRT

34
34
29
9
28
2
27
41
35
26
31
24
41
27
35
28
28
35
29

3871
3902
3123
12514
15351
4028
4330
5584
8011
5603
9956
6706
3282
4564
5837
6113
5730
3555
3123

Kapasitas Angkut
Pnp
Kend R-4
1063
84
1222
75
400
72
1476
132
1476
250
450
120
996
110
873
110
791
129
604
150
650
183
700
120
734
100
1375
150
587
110
671
100
491
110
643
80
1300
75

LLASDP - 52

No
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46

Nama Kapal
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.

Windu Karsa Dwitya


Titian Murni
Mitra Nusantara
Prima Nusantara
Royal Nusantara
Marisa Nusantara
Titian Nusantara
Panorama Nusantara
BSP II
BSP III
Victorius 5
Mustika Kencana
Dharma Kencana IX
Dharma Rucitra I
Kirana II
Caitlyn
Munic I
Elysia
Bahuga Pratama
Mutiara Persada I
Mutiara Persada II
HM. Baruna
Rajabasa I
BSP I
Tribuana
SMS Kertanegara
SMS Mulawarman

OPERATOR
PT. Windu Karsa
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Pelayaran Prima Eksekutif
PT. Pelayaran Prima Eksekutif
PT. Bukit Samudera Perkasa
PT. Bukit Samudera Perkasa
PT. Bukit Samudera Perkasa
PT. Dharma Lautan Utama
PT. Dharma Lautan Utama
PT. Dharma Lautan Utama
PT. Dharma Lautan Utama
PT. Munic Line
PT. Munic Line
PT. Munic Line
PT. Atosim lampung Pelayaran
PT. Atosim lampung Pelayaran
PT. Atosim lampung Pelayaran
PT. Hasta Mitra Baruna
PT. Gunung Makmun Permai
PT. Trisumaja Line
PT. Tribuana Antar Nusa
PT. SMS Kartanegara
PT. SMS Kartanegara

Tahun
Pembuatan
1997
1982
1994
1990
1992
1987
1990
1995
1983
1972
1990
1992
1988
1990
1989
1989
1987
1986
1993
1996
1995
1985
1987
1972
1984
1975
1989

Umur

GRT

17
32
20
24
22
27
24
19
31
42
24
22
26
24
25
25
27
28
21
18
19
29
27
42
30
39
25

2553
3614
5813
2773
6034
4330
5532
8915
5227
12498
4280
4183
2624
11479
6370
2846
2640
4823
3531
9081
3965
4432
4611
5057
6186
4449
1916

Kapasitas Angkut
Pnp
Kend R-4
1150
85
948
90
1079
140
1840
45
1010
160
1300
60
1300
140
1332
150
600
120
1224
130
959
115
1302
60
1165
35
1302
90
600
72
957
75
663
55
500
80
714
65
1611
110
500
60
1067
153
916
95
900
115
741
175
1036
60
1036
81

LLASDP - 53

No
47
48
49
50
51
52

Nama Kapal
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.

Shalem
Salvatore
Rosmala
Sakura Ekspress
Suki 2
Trimas Laila

OPERATOR
PT. Surya Timur Line
PT. Surya Timur Line
PT. Bangun Putera Remaja
PT. Bukit Merapin Nusantara Lines
PT. Bukit Merapin Nusantara Lines
PT. Trisakti Lautan Mas

Tahun
Umur
GRT
Pembuatan
1989
25
3693
1996
18
9131
1990
24
4101
1994
20
3610
1993
21
2025
1994
20
3006
JUMLAH KAPASITAS
KAPASITAS RATA-RATA

Kapasitas Angkut
Pnp
Kend R-4
800
55
730
100
460
90
550
50
420
60
550
70
47.764
5.301
919
102

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 54

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2008 - 2014


Uraian

Penumpang (org)

Kendaraan R-4

Kap. Rata-2 per kapal

586

93

Trip per Hari

134 150 trip

Trip tahun 2008

50.012 trip + 2.510 (kc) trip

Trip tahun 2009

52.614 trip

Trip tahun 2010

54,339 trip

Trip tahun 2011

57,248 trip

Trip Tahun 2012

60.038 trip

Trip Tahun 2013

63.680 trip
60.226 trip

Trip Tahun 2014


Kap. Angkut pertahun

22.143,333

2.934.600

Load Factor thn 2008


Load Factor thn 2009
Load Factor thn 2010
Load Factor thn 2011
Load Factor thn 2012
Load Factor thn 2013
Load Factor thn 2014

46.74 %
44.18 %
61,49%
53,52%
52.89%
49,83%
33,62%

67.33 %
52.50 %
50,80%
64,40
59,86%
56%
70,56%

Sumber : Direktorat LLASDP 2015


LLASDP - 55

PRODUKSI
ANGKUTAN
Sumber : Direktorat
LLASDP 2015
Tahun

Penumpang
(orang)

TAHUN 2008 - 2014

Kend R-4 (unit)

Kend R-2
(unit)

Barang
(ton)

2006

3.810.594

2.219.075

327.084

2007

14.585.873

2.219.075

327.084

18.058.364

2008

16.363.319

2.693.983

424.244

20.573.457

2009

16.298.551

2.716.948

495.638

21.403.007

2010

16,384,345

2,912,205

519,417

2011

17.591.330

3.154.895

531.673

2012

2708779

3.352.368

585062

2013

18.597.804

3.317.524

587.873

2014

18.717.675

3.303.366

593.016

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 56

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2015 BERDASARKAN PERMENHUB NO. PM. 63 TAHUN 2015 & .
KEPUTUSAN DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.98/OP.404/2015

TARIF PELAYANAN JASA PELABUHAN


No

URAIAN

1
2
I
PENUMPANG :
Kelas Ekonomi
1
2
II
1
2
3
4

7
8
9

- DEWASA
- ANAK
KENDARAAN:
GOL I
GOL II
GOL III
GOLONGAN IV :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN V :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VI :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VII
GOLONGAN VIII
GOLONGAN IX

TARIP JASA ANGKUTAN


PENYEBERANGAN
TARIP
BIAYA
ANGKUTAN
ASURANSI
6
7

TARIF JASA
ANGKUTAN
PENYEBERANGAN

ASURANSI
JASA
RAHARJA

TOTAL
TARIP

10

1.050
1.050

11.500
6.500

800
400

5.500
9.500

17.110
35.000
89.790

1.890
2.500
6.210

19.000
7.500
96.000

800
800
800

25.000
50.000
110.000

33.000

306.125

16.875

323.000

4.000

360.000

30.200

277.741

11.259

289.000

800

320.000

7.500

60.200

689.380

37.620

727.000

12.800

800.000

14.700

57.400

582.244

18.756

601.000

1.600

660.000

12.400

99.500

1.168.050

63.450

1.231.500

24.000

1.355.000

14.700

79.400

858.728

25.722

884.000

1.600

965.000

55.500
89.600
208.400

192.900
259.900
553.900

1.240.818
1.901.690
2.994.770

29.682
36.810
44.000

1.270.500
938.500
3.039.500

1.600
1.600
1.600

1.465.000
2.200.000
3.595.000

PAS
MASUK
3

JASA
DERMAGA
4

JASA
PELABUHAN
5

3.200
2.600

3.200
2.600

10
5.450

5.200
10.000
10.300

1.700
2.900

5.200
11.700
13.200

27.700

5.300

21.100

9.100

52.700
42.700
87.100
64.700
137.400
170.300
345.500

Sumber : Direktorat LLASDP 2015


LLASDP - 57

LINTAS UJUNG - KAMAL


KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2014
No

Nama Kapal

Perusahaan

Tahun
Pembuatan

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)

GRT

1970

44

259

264

1965

49

219

300

1980

34

209

208

209

230

192
-

247
-

5
-

Kapasitas Total

1.249

26

Kapasitas Rata-rata

250

KMP.

Tongkol

KMP.

Gajah Mada

KMP.

Selat Madura I

KMP.

Selat Madura II

PT. Jembatan Nusantara

1980

34

KMP.

Joko Tole

PT. Dharma Lautan Utama

1976

38

KMP.

Trunojoyo

PT. Dharma Lautan Utama

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)


PT. Jembatan Nusantara

Kapasitas Angkut

Umur

Pnp

Kend R-4

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 58

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2008 - 2014


Uraian

Penumpang (org)

Kendaraan R-4

249

Kap. Rata-2 per kapal


Trip per hari

165 180 trip

Trip tahun 2008

124.891 trip

Trip tahun 2009

89.053 trip

Trip tahun 2010

37.089 trip

Trip tahun 2011

35.404 trip

Trip tahun 2012

29.645

Trip tahun 2013

34.245

Trip tahun 2014

30.799

Kap. Angkut pertahun

22,322,541.18

1,634,770.59

Load factor thn 2008

37.14 %

51.16 %

Load factor thn 2009

34.37 %

35.44 %

Load factor thn 2010

-58.35 %

Load factor thn 2011

83.92 %

33.37 %

Load factor thn 2012

Load factor thn 2013

77,64%

100%

Load factor thn 2014

56,37%

100%

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 59

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 2006 - 2014


Tahun

Penumpang
(orang)

Kend R-4 (unit)

Kend R-2 (unit)

Barang
(ton)

2005

11.618.231

1.700.869

3.029.185

2.422.347

2006

10.411.408

1.516.321

3.217.565

2.259.391

2007

9.875.436

1.009.397

3.282.384

2.059.249

2008

10.650.973

1.615.251

3.638.258

5.693.377

2009

11.230.750

783.160

2.716.165

2.768.422

2010

3,916,768

1,898,419

1,634,344

2,282

2011

8,187,877

221,197

1,420,283

2012

6.841.953

179.151

1.236.451

2013

6.620.924

199.179

1.561.671

2014

5.239.576

193.843

1.367.731

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 60

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2014


BERDASARKAN PERATURAN GUBERNUR JATIM NO. 18 TAHUN 2009
TARIF PELAYANAN JASA PELABUHAN
No

URAIAN

1
2
I
PENUMPANG :
Kelas Ekonomi
1
2
II
1
2
3
4

7
8
9

- DEWASA
- ANAK
KENDARAAN:
GOL I
GOL II
GOL III
GOLONGAN IV :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN V :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VI :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VII
GOLONGAN VIII
GOLONGAN IX

TARIP JASA ANGKUTAN


PENYEBERANGAN
TARIP
BIAYA
ANGKUTAN
ASURANSI
6
7

TARIF JASA
ANGKUTAN
PENYEBERANGAN

ASURANSI
JASA
RAHARJA

TOTAL
TARIP

10

3.000
3.000

69.500
44.500

2.000
2.000

75.000
50.000

98.910
183.300
380.590

3.090
3.700
7.410

102.000
187.000
388.000

2.000
2.000
2.000

110.000
225.000
400.000

66.000

1.486.125

22.875

1.509.000

10.000

1.585.000

62.000

1.402.605

13.395

1.416.000

2.000

1.480.000

30.800

114.000

2.922.180

56.820

2.979.000

32.000

3.125.000

31.800

100.000

2.466.100

24.900

2.491.000

4.000

2.595.000

PAS
MASUK
3

JASA
DERMAGA
4

JASA
PELABUHAN
5

3.500
3.500

3.500
3.500

66.500
41.500

6.000
32.300
7.300

3.700
2.700

6.000
36.000
10.000

46.250

19.750

42.500

19.500

83.200
68.200
117.800

31.700

149.500

4.945.105

100.395

5.045.500

60.000

5.255.000

.101.300

48.700

150.000

4.089.445

36.555

4.126.000

4.000

4.280.000

195.600
250.300
359.500

152.400
191.200
250.000

348.000
441.500
609.500

5.160.145
7.490.305
11.234.705

42.855
54.195
66.795

5.203.000
7.544.500
11.301.500

4.000
4.000
4.000

5.555.000
7.990.000
11.915.000

Sumber : Direktorat LLASDP 2015


LLASDP - 61

KETAPANG GILIMANUK
KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2014
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

Nama Kapal
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
LCT.
LCT.
LCT.
LCT.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.

Prathita
Mutis
Gilimanuk I
Gilimanuk II
Nusa Dua
Nusa Makmur
Marina Pratama
Rajawali Nusantara
Niaga Ferry II
Satria Nusantara
Reny II
Citra Mandala Sakti
Edha
Arjuna
Bhaita Caturtya
Trisna Dwitya
SMS Swakarya
Trisila Bhakti I
Trisila Bhakti II
Dharma Rucitra
Pottre Koneng
Dharma Ferry I

OPERATOR
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. Jemla Ferry
PT. Jemla Ferry
PT. Putera Master SP
PT. Putera Master SP
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Lintas Sarana Nusantara
PT. Lintas Sarana Nusantara
PT. Lintas Sarana Nusantara
PT. Lintas Sarana Nusantara
PT. Lintas Sarana Nusantara
PT. Trisila Laut
PT. Trisila Laut
PT. Dharma Lautan Utama
PT. Dharma Lautan Utama
PT. Dharma Lautan Utama

Tahun
Pembuatan
1968
1991
1964
1990
1982
1990
1993
1990
1986
1984
1968
1982
1967
1975
1983
1975
1997
1996
2008
1984
1988
1985

Umur

GRT

46
23
50
24
32
24
21
24
28
30
46
32
47
39
31
39
17
18
6
30
26
29

459
621
733
840
536
497
688
815
421
656
456
607
456
221
536
876
757
669
525
496
797
421

Kapasitas Angkut
Pnp
Kend R-4
372
39
319
34
327
39
321
40
332
40
314
37
350
59
369
44
250
40
210
60
280
35
238
19
350
38
0
9
0
14
0
16
0
16
351
47
292
41
249
38
200
35
299
25

LLASDP - 62

No
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45

Nama Kapal
KMP.
KMP.
KMP.
LCT.
LCT.
KMP.
LCT.
KMP.
KMP.
LCT.
KMP.
LCT.
LCT.
KMP
LCT.
LCT.
LCT.
LCT.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.

Sereia Dhomar
Yunicee
Liberty 01
Putri Sritanjung
Putri Sritanjung I
Trisakti Elfina
Trisakti Adinda
Safinah Daroin
Labitra Adinda
Jambo VI
Jambo VIII
Trans Jawa 9
Pancar Indah
Trima Jaya 9
Tunu Pratama Jaya
Herlin IV
Cipta Harapan XII
Perkasa Prima 5
Gerbang Samudra 2
Agung Wilis 1
Tiga Anugrah
Cemerlang No. 55
Mutiara Alas III

OPERATOR
PT. Surya Timur Line
PT. Surya Timur Line
PT. Surya Timur Line
PT. Pelayaran Banyuwangi Sejati
PT. Pelayaran Banyuwangi Sejati
PT. Tri Sakti Lautan Mas
PT. Tri Sakti Lautan Mas
PT. Mahar Mufid Daroin
PT. Labitra Bahtera Pratama
PT. Dutabahari Menara Line
PT. Dutabahari Menara Line
PT. Pelayaran Makmur Bersama
PT. Pelayaran Makmur Bersama
PT. Pelayaran Makmur Bersama
PT. Raputra Jaya
PT. Herlin Samudra Line
PT. Bahtera Ferry Sentosa
PT. Armada Berkat Makmur
PT. Gerbang Samudra Sarana
PT. Tiga Berlian Timur
PT. Tiga Berlian Timur
PT. Sarana Samudera Utama
PT. Atosim Lampung Pelayaran

Tahun
Umur
GRT
Pembuatan
1990
24
409
1992
22
653
2002
12
729
2001
13
497
2002
12
529
2008
6
721
2005
9
669
2007
7
674
2010
4
687
2008
6
423
2013
1
1216
2005
9
669
2011
3
734
1990
24
455
2010
4
734
2005
9
669
1996
18
620
2004
10
498
1996
18
1545
1996
18
447
1997
17
321
1985
29
553
2006
9
376
JUMLAH KAPASITAS
KAPASITAS RATA-RATA

Kapasitas Angkut
Pnp
Kend R-4
332
30
219
19
212
18
0
17
0
17
250
45
0
12
351
48
348
48
0
11
140
45
0
24
0
27
250
15
0
17
0
24
0
24
0
16
259
25
250
22
200
20
200
30
148
20
8.582
1.339
191
30

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 63

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2008 - 2014


Uraian

Penumpang (org)

Kendaraan R-4

184

29

Kap. Rata-2 per kapal


Trip per hari

144 162 trip

Trip tahun 2008

109.458 trip

Trip tahun 2009

151.228 trip

Trip tahun 2010

126,019 trip

Trip tahun 2011

141,158 trip

Trip tahun 2012

209.688 trip

Trip tahun 2013

167.230 trip

Trip tahun 2014


Kap. Angkut pertahun

173.727 trip
18.422,280

1.384.337

Load factor th 2008

25.34 %

66.10 %

Load factor th 2009

78.55 %

64.61 %

Load factor th 2010

-16.67 %

Load factor th 2011

35,40 %

61,89 %

Load factor th 2012

21,22%

35,55%

Load factor th 2013

14,25%

13,73%

Load factor th 2014

37,91%

62,34%

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 64

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 2006 2014


Penumpang
(orang)

Kend R-4 (unit)

Kend R-2 (unit)

2006

565.188

1.260.211

418.583

Barang
(ton)
-

2007

7.907.383

1.285.721

454.677

2008

9.773.221

1.580.293

615.303

2009

8.623.499

889.067

458.692

7.592.085

2010

11,188,940

1,186,703

1,710,023

2011

12,323,282

1,725,178

1,124,123

2012

13.573.553

2.094.949

1.294.693

2013

14.204.920

1.431.310

2.204.577

2014

15.396.466

2.375.581

1.550.841

Tahun

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 65

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2015 BERDASARKAN PERMENHUB NO. PM. 63 TAHUN 2015 & .
KEPUTUSAN DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.98/OP.404/2015
No

TARIF PELAYANAN JASA PELABUHAN


URAIAN

1
2
I
PENUMPANG :
Kelas Ekonomi
1
2
II
1
2
3
4

7
8
9

- DEWASA
- ANAK
KENDARAAN:
GOL I
GOL II
GOL III
GOLONGAN IV :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN V :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VI :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VII
GOLONGAN VIII
GOLONGAN IX

TARIP JASA ANGKUTAN


PENYEBERANGAN
TARIP
BIAYA
ANGKUTAN
ASURANSI
6
7

TARIF JASA
ANGKUTAN
PENYEBERANGAN

ASURANSI
JASA
RAHARJA

TOTAL
TARIP

10

600
600

5.000
4.000

200
200

8.000
6.000

6,310
14.200
27,490

690
1.300
5.010

7.000
15.500
32.500

200
200
200

9.000
25.000
39.000

29.500

110.515

8.985

119.500

1.000

150.000

24.800

102.155

7.845

110.000

200

135.000

11.950

55.800

209.785

16.215

226.000

3.200

285.000

9.200

39.600

177.145

12.855

190.000

400

230.000

73.750

14.250

88.000

355.125

25.875

381.000

6.000

475.000

49.750

16.850

66.600

293.845

19.155

313.000

400

380.000

63.850
104.750
151.350

43.750
67.850
103.250

107.600
172.600
254.600

369.695
554.025
830.725

22.305
27.975
34.275

392.000
582.000
865.000

400
400
400

500.000
755.000
1.120.000

PAS
MASUK
3

JASA
DERMAGA
4

JASA
PELABUHAN
5

2.800
1.800

2.800
1.800

4.400
3.400

1.800
7.300
4.050

2.000
2.250

1.800
9.300
6.300

21.650

7.850

16.100

8.700

43.850
30.400

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 66

PADANG BAI - LEMBAR


KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2014 (PADANG BAI LEMBAR)
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

Nama Kapal
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.

Rodhita
Port Link II
Port Link VII
Salindo Mutiara
Gerbang Samudra 3
Marina Segunda
Citra Nusantara
Laskar Pelangi
Swarna Kartika
Swarna Cakra
Marina Tertiera
Perdana Nusantara
Suramadu Nusantara
Andhika Nusantara
Dharma Kosala
Dharma Kencana III
Dharma Sentosa
Nusa Penida
Nusa Bhakti
Nusa Sejahtera
Nusa Sakti
Putri Gianyar

OPERATOR
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. Gerbang Samudera Sarana
PT. Gerbang Samudera Sarana
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Prima Eksekutif
PT. Prima Eksekutif
PT. Prima Eksekutif
PT. Dharma Lautan Utama
PT. Dharma Lautan Utama
PT. Dharma Lautan Utama
PT. SP. Ferry
PT. SP. Ferry
PT. SP. Ferry
PT. SP. Ferry
PT. Jemla Ferry

Tahun
Pembuatan
1973
2011
1996
1976
1998
1990
1992
1998
1998
1998
1992
1994
1979
1984
1989
1980
1983
1983
1984
1985
1984

Umur

GRT

41
3
38
16
24
22
16
16
16

908
649
2039
1002
1380
824
1007
1001
691
829

22
20
35
30
25
34
31
31
30
29
30

1645
672
625
625
2510
238
649
673
899
676
819

Kapasitas Angkut
Pnp
Kend R-4
325
25
135
25
230
40
248
40
112
25
216
20
300
25
242
25
250
28
263
20
240
24
213
22
300
20
233
17
216
28
306
30
200
22
204
25
280
25
142
21
292
20
309
25

LLASDP - 67

No
23
24
25
26
27
28
29
30

Nama Kapal
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.

Putri Yasmin
Masagena
Sindu Dwitama
Sindu Tritama
Rama Giri Nusa
Shita Giri Nusa
PBK Murjati
Trimas Ellisa

OPERATOR
PT. Jemla Ferry
PT. Jemla Ferry
PT. Pelayaran Sindutama Bahari
PT. Pelayaran Sindutama Bahari
PT. Samoedra Jaya Giri Nusa
PT. Samoedra Jaya Giri Nusa
PT. Pewete Bahtera Kencana
PT. Tri Sakti Lautan Mas

Tahun
Umur
GRT
Pembuatan
1991
23
1790
1988
26
996
1996
18
818
2005
9
538
1989
25
641
1994
20
971
1994
20
850
1998
16
924
JUMLAH KAPASITAS
KAPASITAS RATA-RATA

Kapasitas Angkut
Pnp
Kend R-4
250
25
345
28
220
26
216
20
277
25
220
30
216
20
224
30
7.224
756
241
25

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 68

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2008 - 2014

Uraian
Kap. Rata-2 per kapal
Trip per hari
Trip tahun 2008
Trip tahun 2009
Trip tahun 2010
Trip tahun 2011
Trip tahun 2012
Trip tahun 2013
Trip tahun 2014
Kap. Angkut pertahun
Load factor th 2008
Load factor th 2009
Load factor th 2010
Load factor th 2011
Load factor th 2012
Load factor th 2013
Load factor th 2014

Penumpang Kendaraan
(org)
R-4
247
24
16 - 24 trip
11.769 trip
13.401 trip
14.064 trip
15,412 trip
17118 trip
19.978 trip
19.640 trip
3,837,554
256,062
30.68 %
75.05 %
43.16 %
74.17 %
5%
35,40%
65,40%
40.94%
76.51%
41,85%
64%
34,03%
63,90%

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 69

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 2006 - 2014

Penumpang
Tahun

Barang
Kend R-4 (unit)

Kend R-2 (unit)

(orang)

(ton)

2006

134.910

180.250

100.337

2007

1.099.128

184.364

108.467

2008

1.215.759

197.429

130.555

2009

1.454.939

205.933

175.617

2010

1.432.606

221.811

209.027

2011

1.484.104

241.896

220.608

2012

1.752.100

280.990

278.682

2013

2.065.308

306.646

260.707

2014

1.731.954

303.589

283.761

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 70

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2015 BERDASARKAN PERMENHUB NO. PM. 63 TAHUN 2015 & .
KEPUTUSAN DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.98/OP.404/2015
No

TARIF PELAYANAN JASA PELABUHAN


URAIAN

1
2
I
PENUMPANG :
Kelas Ekonomi
1
2
II
1
2
3
4

7
8
9

- DEWASA
- ANAK
KENDARAAN:
GOL I
GOL II
GOL III
GOLONGAN IV :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN V :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VI :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VII
GOLONGAN VIII
GOLONGAN IX

TARIP JASA ANGKUTAN


PENYEBERANGAN
TARIP
BIAYA
ANGKUTAN
ASURANSI
6
7

TARIF JASA
ANGKUTAN
PENYEBERANGAN

ASURANSI
JASA
RAHARJA

TOTAL
TARIP

10

3.000
1.800

39.000
25.000

2.000
800

45.000
30.000

53.910
103.300
228.590

3.090
3.700
7.410

57.000
107.000
236.000

2.000
2,000
2,000

65.000
125.000
250.000

31.000

831.440

22.560

854.000

10,000

895.000

29.000

792.226

12.774

809.000

2.000

840.000

13.200

66.500

1.655.310

56.190

1.711.500

32.000

1.810.000

14.000

58,500

1.399.454

23.049

1.422.500

4.000

1.485.000

77.800

21.200

99.000

2.800.920

100.080

2.901.000

60.000

3.060.000

67.500

17.000

84.500

2.317.708

33.792

2.351.500

4.000

2.440.000

91.500
112.650
232.900

57.500
87.350
101.100

149.000
200.000
334.000

2.922.673
4.371.710
6.556.640

39.327
49.290
60.390

2.962.000
4.421.000
6.617.000

4.000
4.000
4.000

3.115.000
4.625.000
6.955.000

PAS
MASUK
3

JASA
DERMAGA
4

JASA
PELABUHAN
5

4.000
4.200

4.000
4.200

36.000
23.200

6.000
13.000
10.900

3.000
1.100

6.000
16.000
12.000

25.700

5.300

22.200

6.800

53.300
44.500

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 71

KAYANGAN - POTOTANO
KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2014
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18

Nama Kapal
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.

Tandemand
Dingkis
Belida
Raja Enggano
Kalebi
Gading Nusantara
Persada Nusantara
Pertiwi Nusantara
Marina Quinta
Nusa Abadi
Nusa Sentosa
Jemla Fajar
Satya Dharma
Wicitra Dharma
Nusa Wangi
Munawar Lestari
Mutiara Alas
Mutiara Indonesia

OPERATOR
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Putra Master
PT. Putra Master
PT. Jemla Ferry
PT. Dharma Lautan Utama
PT. Dharma Lautan Utama
KAPP Nusa Wangi
PT. Munawar Ferry
PT. Atosim Lampung Pelayaran
PT. Atosim Lampung Pelayaran

Tahun
Pembuatan
1990
1992
2002

Umur

GRT

24
22
12

646
362
844
461
792
1325
687
605

1981
1992
1985
1985

33
20
29

1989
1985
1985
1976
1988
1988
1988
2008

25
29
29
38
26
26
26
6

580
707
736
481
342
402
522
378

JUMLAH KAPASITAS
KAPASITAS RATA-RATA

Kapasitas Angkut
Pnp
Kend R-4
370
18
180
14
300
22
230
15
250
24
213
22
350
22
350
18
250
25
120
12
376
16
310
25
260
16
400
18
380
18
167
22
300
25
375
25
5.181
357
288
20

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 72

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2007 - 2014

Uraian

Penumpang (org)

Kendaraan R-4

Kap. Rata-2 per kapal


Trip per hari
Trip tahun 2008
Trip tahun 2009
Trip tahun 2010
Trip tahun 2011
Trip tshun 2012
Trip tshun 2013
Trip tshun 2014
Kap. angkut pertahun
Load factor th 2008
Load factor th 2009
Load factor th 2010
Load factor th 2011
Load factor th 2012
Load factor th 2013
Load factor th 2014

286

19
16 - 24 trip
20.717 trip
20.899 trip
21.231 trip
22.653 trip
23.494 trip
25.301 trip
28.084 trip

2,743,632
19.33 %
1.26 %
1.59 %
36.98 %
29.17%
36.43%
28,09%

103,368
50.39 %
50.46 %
57.38 %
68.51%
67.55%
49,51%

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 73

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 2006 - 2014

Tahun
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

Penumpang
(orang)
68.129
972.800
1.158.635
1.593.619
48.660
1.965.750
2.001.153
2.636.174
2.221.816

Kend R-4
(unit)
155.831
180.23
183.885
185.647
378.297
244.818
266.154
324.725
289.659

Kend R-2 (unit)


102.752
101.215
163.113
207.862
190.467
256.233
238.103
295.874
294.763

Barang
(ton)
-

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 74

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2010 BERDASARKAN Keputusan DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY
(PERSERO) NOMOR : KD.05/OP.404/IF-2009

No
I

Jenis Karcis

Jasa Pelabuhan
Jasa
Jml. Tarif
Dermaga Pelabuhan

Tarip
Angkutan

Asuransi

Kontribusi
Pemda

Total Tarip

PENUMPANG :
- DEWASA
- ANAK

II

Pas
Masuk
2,175
1,675

2,175
1,675

11,000
6,000

1,850
925

475
400

15,500
9,000

2,235
2,400
2,450

1,440
1,600
1,600

3,675
4,000
4,050

17,000
35,000
60,000

1,940
2,550
4,300

885
950
650

23,500
42,500
69,000

14,900
8,500

7,300
8,800

22,200
17,300

285,000
256,000

11,425
7,105

3,375
3,095

322,000
283,500

38,600
21,000

10,150
13,400

48,750
34,400

377,000
359,000

33,975
12,995

4,275
5,105

464,000
411,500

60,400
33,100
67,900
85,000

14,400
17,000
92,650
110,950

74,800
50,100
160,550
195,950

610,000
554,000
912,000
1,170,000

60,750
18,790
21,865
27,400

4,450
4,610
5,085
6,150

750,000
627,500
1,099,500
1,399,500

KENDARAAN :
GOL I
GOL II
GOL III
GOLONGAN IV :
- Kendaraan Penumpang
- Kendaraan Barang
GOLONGAN V :
- Kendaraan Penumpang
- Kendaraan Barang
GOLONGAN VI :
- Kendaraan Penumpang
- Kendaraan Barang
GOLONGAN VII
GOLONGAN VIII

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 75

Tj. API API Tj. KELIAN


KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2014

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Nama Kapal
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.

Muria
Kuala Batee II
Mulia Nusantara
Jembatan Musi II
Swarna Dharma
Adhi Swadarma III
Satya Kencana
Permata Lestari I
Kayong Utara

OPERATOR
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. Prima Eksekutif
PT. Samudra Pratama
PT. Jembatan Nusantara
PT. Jembatan Nusantara
PT. Dharma Lautan Utama
PT. Atosim Lampung P
PT. Atosim Lampung P

Tahun
Umur
GRT
Pembuatan
1994
419
2008
652
1971
43
425
1967
148
148
1996
18
285
1985
687
1980
342
342
2010
4
360
2007
7
149
JUMLAH KAPASITAS
KAPASITAS RATA-RATA

Kapasitas Angkut
Pnp
Kend R-4
195
22
213
22
188
26
60
12
500
211
40
100
1.507
188

25
16
13
13
149
19

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 76

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2008 - 2014


Uraian
Kap. rata-2 per kapal
Trip rata2 per hari
Trip pertahun
Trip tahun 2008
Trip tahun 2009
Trip tahun 2010
Trip tahun 2011
Trip tahun 2012
Trip tahun 2013
Trip tahun 2014
Kap. Angkut pertahun
Load factor th 2008
Load factor th 2009
Load factor th 2010
Load factor th 2011
Load factor th 2012
Load factor th 2013
Load factor th 2014

Penumpang
Kendaraan
(org)
R-4
125
18
8 trip
886 trip
1.763 trip
1.526 trip
2.065 trip
1.951 trip
2282 trip
2199 trip
2.949 trip
386,608
36,792
74.73 %
93.69 %
91.77 %
86.74 %
35.3 %
77.66 %
69.59 %
10.55%
10.49%
68,84%
49,12%
66,07%
90,76%

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 77

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 2006 - 2014


Tahun
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

Penumpang
(orang)
42.836
47.488
89.671
78.187
86.474
209.733
271.777
189.240
334.659

Kend R-4 (unit)

Kend R-2 (unit)

22.182
18.826
30.561
11.456
26.294
26.868
31.466
26.735
52.303

6.412
3.412
10.041
4.153
11.850
16.790
46.678
19.444
24.303

Barang
(ton)
-

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 78

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2015 BERDASARKAN PERMENHUB NO. PM. 63 TAHUN 2015 & .
KEPUTUSAN DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.98/OP.404/2015

TARIF PELAYANAN JASA PELABUHAN


No

URAIAN

1
2
I
PENUMPANG :
Kelas Ekonomi
1
2
II
1
2
3
4

7
8
9

- DEWASA
- ANAK
KENDARAAN:
GOL I
GOL II
GOL III
GOLONGAN IV :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN V :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VI :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VII
GOLONGAN VIII
GOLONGAN IX

TARIP JASA ANGKUTAN


PENYEBERANGAN
TARIP
BIAYA
ANGKUTAN
ASURANSI
6
7

TARIF JASA
ANGKUTAN
PENYEBERANGAN

ASURANSI
JASA
RAHARJA

TOTAL
TARIP

10

3.000
3.000

31.500
21.000

2.000
800

40.000
25.000

48.910
84.800
169.050

3.090
3.700
5.450

52.000
88.500
174.500

2.000
2.000
2.000

60.000
105.000
200.000

45.300

652.140

22.560

674.700

10.000

730.000

43.000

597.226

12.774

610.000

2.000

655.000

27.900

92.700

1.244.110

56.190

1.300.300

32.000

1.425.000

22.600

94.200

1.048.754

23.046

1.071.800

4.000

1.170.000

92.000

38.500

130.500

2.104.420

100.080

2.204.500

60.000

.2.395.000

76.600

34.400

111.000

1.741.208

33.792

1.775.000

4.000

1.890.000

168.600
198.600
284.600

78.900
97.600
139.900

247.500
296.200
424.500

2.234.173
3.340.510
5.011.140

39.327
49.290
60.360

2.273.500
3.389.800
5.071.500

4.000
4,000
4.000

2.525.000
3.690.000
5.500.000

PAS
MASUK
3

JASA
DERMAGA
4

JASA
PELABUHAN
5

6.500
3.200

6.500
3.200

28.500
18.000

6.000
10.800
16.800

3.700
6.700

6.000
14.500
23.500

32.000

13.300

31.300

11.700

64.800
71.600

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 79

BAJOE - KOLAKA
KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2014
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Nama Kapal
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.
KMP.

Merak
Mandala Nusantara
Permata Nusantara
Mishima
Kota Bumi
Kota Muna
Raja Dilaut
Fais
Dharma Kartika I

OPERATOR
PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT. Jembatan Nusantara
PT. Samudra Pratama
PT. Jemla Ferry
PT. Jemla Ferry
PT. Juli Rahayu
PT. Juli Rahayu
PT. Afta Trans Mandiri
PT. Dharma Lautan Utama

Tahun
Pembuatan
1970
1983
1982
1968
1983

Umur

GRT

44

692
1333

673
32
46
31

1172
1080
686
995
1989
25
745
1995
19
962
JUMLAH KAPASITAS
KAPASITAS RATA-RATA

Kapasitas Angkut
Pnp
Kend R-4
365
17
220
25
280
25
261
26
330
35
265
26
600
27
425
33
360
25
3.106
239
345
27

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 80

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2009 - 2014


Uraian
Kap. Rata-2 per kapal
Trip rata2 per hari
Trip pertahun
Trip tahun 2009
Trip tahun 2010
Trip tahun 2011
Trip tahun 2012
Trip tahun 2013
Trip tahun 2014
Kap. Angkut pertahun
Load factor th 2009
Load factor th 2010
Load factor th 2011
Load factor th 2012
Load factor th 2013
Load factor th 2014

Penumpang
Kendaraan
(org)
R-4
334
28
16 trip
2.114 trip
2.525 trip
2.544 trip
2.866 trip
3.110 trip
3.019 trip
80.802 trip
2,355,710
117,53
55.99 %
84.95 %
0.75 %
48.82 %
75.58%
46.12%
68.48%
39,73%
53,38
39,41%
59,87%

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 81

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 2006 - 2014


Tahun
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

Penumpang
(orang)
106.401
291.438
159.988
283.617
473.101
547.843
271.777
400.612
361.527

Kend R-4
(unit)
31.011
28.122
37.388
25.650
44.671
47.477
31.466
45.122
38.737

Kend R-2
(unit)
14.613
11.034
33.923
19.581
27.093
35.561
46.678
20.787
25.987

Barang
(ton)
-

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 82

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2015 BERDASARKAN PERMENHUB NO. PM. 63 TAHUN 2015 & .
KEPUTUSAN DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.98/OP.404/2015
TARIF PELAYANAN JASA PELABUHAN
No

URAIAN

1
2
I
PENUMPANG :
Kelas Ekonomi
1

- DEWASA

- ANAK

II
1
2
3
4

7
8
9

KENDARAAN:
GOL I
GOL II
GOL III
GOLONGAN IV :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN V :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VI :
- Kendaraan PNP
- Kendaraan
Barang
GOLONGAN VII
GOLONGAN VIII
GOLONGAN IX

TARIP JASA ANGKUTAN


PENYEBERANGAN
TARIP
BIAYA
ANGKUTAN
ASURANSI
6
7

TARIF JASA
ANGKUTAN
PENYEBERANGAN

ASURANSI
JASA
RAHARJA

TOTAL
TARIP

10

3.000

69.500

2.000

75.000

3.000

44.500

2.000

50.000

98.910
183.300
380.590

3.090
3.700
7.410

102.000
187.000
388,000

2.000
2.000
2.000

110.000
225.000
400,000

66.000

1.489.125

22.875

1.509.000

10.000

1.585.000

62.000

1.402.605

13.395

1.416.000

2.000

1.480.000

30.800

114.000

2.922.180

56.820

2.979.000

32.000

3.125.000

31.800

100.000

2.466.100

24.900

2.491.000

4.000

2.595.000

31.700

149.500

4.945.105

100.395

5.045.500

60.000

5.255.000

101.300

48.700

150.000

4.089.445

36.555

4.126.000

4.000

4.280.000

195.600
250.300
359,500

152.400
191.200
250.000

348.000
441.500
609.500

5.160.145
7.490.305
11.234.705

42.855
54.195
66.795

5.203.000
7.544.500
11.301.500

4.000
4.000
4.000

5.555.000
7,990.000
11.915.000

PAS
MASUK
3

JASA
DERMAGA
4

JASA
PELABUHAN
5

3.500

3.500

66.500

3.500

41.500

6.000
32.300
7.300

3.700
2.700

6.000
36.000
10.000

46.250

19.750

42.500

19.500

83.200
68.200
117.800

3.500

LLASDP - 83

SUBSIDI KAPAL PERINTIS TAHUN 2002 - 2014


Kinerja
Tahun

Jumlah Lintas
Penyeberangan

Total Frekuensi
Penyeberangan (Trip)

Nilai Subsidi
(Juta Rupiah)

2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

60
68
68
64
62
72
72
82
99
117
134
169
181

23.456
23.260
24.788
23.022
14.160
26.491
24.869
28.779
19.523
26.858
27.936
25.440
30.184

18.841
24.988
34.579
46.334
73.208
85.799
85.303
139.874
101.550
157.852
170.000
297.700
244.678

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 84

KECELAKAAN KAPAL PENYEBERANGAN TAHUN 2001 2014

NO

TAHUN

2001

2002

2003

2004

2005

2006

7
8
9
10
11

2007
2008 - 2011
2012
2013
2014

NAMA KAPAL
1. PERMATA NUSANTARA;
2. JATRA I;
3. BANTEN
1. W. DARMA (Tenggelam);
2. JATRA II (Tabrakan)
1. NUSA MULIA (Kandas);
2. BALIBO (Kandas)
DIGUL (Tenggelam)
1. CITRA M.B (Tenggelam);
2. LAMPUNG (Terbakar);
3. TRI STAR 1(Tenggelam)
NUSA BHAKTI (Kamar Mesin Terbakar)
BAHUGA JAYA
Munawar

JUMLAH KAPAL
3
2
2
1
3
1
1
1

Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 85

ANGKUTAN LEBARAN UNTUK PENUMPANG PADA 10 PELABUHAN UTAMA

TAHUN
NO.

PELABUHAN
2010

2011

2012

2013

2014

1.

MERAK

91.805

97.045

71.254

108.143

109.032

2.

BAKAUHENI

85.669

92.044

101.729

105.332

115.063

3.

UJUNG

4.622

5.024

3.851

4.147

3.998

4.

KAMAL

5.132

5.855

4.190

4.524

4.434

5.

KETAPANG

52.087

56.327

55.234

62.160

63.327

6.

GILIMANUK

57.879

61.149

65.404

68.360

69.349

7.

PADANGBAI

5.598

5.927

6.731

6.871

7.711

8.

LEMBAR

5.381

6.189

7.060

6.815

6.970

9.

KAYANGAN

4.769

5.560

6.770

6.411

6.794

10.

POTOTANO

5.353

5.846

6.770

6.374

6.900

318.295

340.966

328.993

379.137

393.578

Jumlah
Sumber : Direktorat LLASDP 2015

LLASDP - 86

PROGRAM KERJA DIREKTORAT BSTP


P enyusunan Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Dampak Transportasi Perkotaan.
Penyusunan Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Pemaduan Moda Transportasi
Perkotaan.
Penyusunan Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Lalu Lintas Transportasi Perkotaan.
Bimbingan Teknis Bidang Transportasi Perkotaan.
Bimbingan Teknis Bidang Lalu Lintas di Perkotaan.
Penyelenggaraan Pertemuan Forum Sistem Transit
Pengadaan Bus Pelajar/ Mahasiswa/ Kampus.
Pengadaan Bus BRT Perkotaan.
Pengadaan Bus Pemadu Moda.
Pengadaan Fasilitas Integrasi Moda (Kota Bogor, Kota Palembang).
Koordinasi dan Kelembagaan Peningkatan Transportasi Perkotaan.
Penyusunan Laporan Kinerja dan Program Transportasi Perkotaan.
Evaluasi Kinerja Jaringan Transportasi Jalan di Wilayah Perkotaan.
Analisis Kinerja Pelayanan Angkutan Barang, Angkutan Pemadu Moda dan Angkutan Tidak
Dalam Trayek di Wilayah Perkotaan.
Evaluasi Dampak Lalu Lintas pada Kawasan Jalan Nasional Perkotaan.
Survey Monitoring Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Pada Masa Angkutan Lebaran 2014.

BSTP - 1

Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan BBG untuk Transportasi Perkotaan.


Monitoring dan Evaluasi Perencanaan dan Pelaksanaan Rencana Induk Transportasi
Perkotaan
Penyusunan Pengaturan Arus Lalu Lintas Perkotaan pada Jalan Nasional
Identifikasi, Inventarisasi dan Monitoring Fasilitas Pemaduan Moda Transportasi Perkotaan
Peningkatan Kapasitas SDM.
Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Fasilitas Lalu Lintas Perkotaan.
Wahana Tata Nugraha (Lomba Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Kota)
Forum ATCS.
Sosialisasi Angkutan Perkotaan.
Konsolidasi Penataan Angkutan Perkotaan.
Koordinasi dan Persetujuan Rencana Jaringan Trayek Perkotaan.
Konsolidasi Penanganan Transportasi Perkotaan.
Penyusunan Rencana Induk Transportasi Perkotaan Pada Kawasan Serang dan Sekitarnya
(CISEPARANG).
Penyusunan Rencana Induk Transportasi Perkotaan Pada Kawasan Kota Batam dan
Sekitarnya.
Penyusunan Pedoman Tentang Perhitungan, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan RAN/D-GRK
Sub Sektor Transportasi Darat.
Penyusunan Pedoman Teknis Skema Manajemen Parkir Di Perkotaan.

BSTP - 2

Penyusunan Pedoman Tentang Tata Cara Penempatan, Pemasangan, Pemeliharaan dan


Penghapusan Perlengkapan Jalan.
Penyusunan Petunjuk Teknis Fasilitas Integrasi.
Penyusunan Standarisasi Prasarana Dan Fasilitas Pendukung Angkutan Umum Di Wilayah
Perkotaan.
Perencanaan Database Kinerja Jaringan Lalu Lintas Perkotaan Di Pulau Sumatera.
Penyusunan Pedoman Kompetensi Penyusun Andalalin.
Penyusunan Pedoman Penyelenggaraan Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan
Komunikasi Untuk Kepentingan Lalu Lintas Dan Transportasi Di Wilayah Perkotaan.
Penyusunan Pedoman Penyelenggaraan Parkir Di Luar Badan Jalan
(Gedung Parkir Dan Taman Parkir)
Penyusunan Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Perkotaan.
Perencanaan Teknis Wilayah Pelayanan Dan Kebutuhan Angkutan Taksi Di Wilayah
Perkotaan Joglo (Jogjakarta-Solo)
Perencanaan Teknis Pola Distribusi Angkutan Barang Di Wilayah Perkotaan Jabodetabek
Tahap II.

BSTP - 3

DATA PRASARANA TRANSPORTASI PERKOTAAN TAHUN 2014

No

Kota

Jumlah
Penduduk
(jiwa)

Luas
Kota
(km2)

Luas
Jalan
(km2)

Road
Ratio
(%)

Panjang
Jalan
(km2)

Panjang
Jalan
dilengkapi
Trotoar
(km)
8

Panjang
Jalan
dilengkapi
Marka (km)

Jumlah
Rambu
Terpasang
(unit)

Jumlah
LPJ
Terpasang
(unit)

Jml
SRP

10

11

12

KOTA METROPOLITAN
1

SURABAYA

2,987,456

374.78

15,187

0.23

3,546

2,124

2,837

17,730

37,233

35

BANDUNG

2,296,848

167.67

11,660

0.21

2,453

1,471

1,962

12,265

25,756

38

MEDAN

2,067,288

265.10

16,185

0.18

2,981

1,352

2,385

14,905

31,300

30

PALEMBANG

1.708.413

358.55

17,987

0,13

747.9

83.63

15.85

5,350

10.504

24

MAKASAR

1,334,090

175.77

16,655

0.11

1,765

865

1,412

8,825

18,532

37

SEMARANG

2,067,254

373.70

18,309

0.21

3,769

1,341

3,015

18,845

39,574

38

KOTA BESAR
7

BOGOR

950,334

118.50

10,725

0,13

1,356

632

1,085

6.780

14,238

14

PADANG

933,544

695.00

11,557

0,09

1,086

533

869

5,430

11,403

11

632.26

12,466

0,19

2,342

1,621

1,874

11,710

24,591

23

PEKANBARU

666,902

10

SAMARINDA

726.223

718.00

7,654

0,7

535,5

35.086

70.00

1043

1815

21

11

TASIKMALAYA

635,424

184.38

8,656

0,11

985

234

788

4,925

10,342

10

12

SURAKARTA

520,061

44.030

11,567

0.4

675.8

124.41

41

849

16,169

13

13

BALIKPAPAN

639,031

503.30

7,132

0,6

257

27,78

153,775

650

4.854

15

14

YOGYAKARTA

388,088

32.500

6,874

0,16

1,098

412

878

5,490

11,529

11

15

SIDOARJO

211.881

634.89

13,567

0,11

1,453

422

1,162

7,265

15,256

15

16

BUKIT TINGGI

485,324

25.240

6,134

0,16

980

522

784

4,900

10,290

10

566.200

40.25

3,178

0,25

780

210

624

3,900

8,190

KOTA SEDANG
17

CIMAHI

BSTP - 4

18

JAMBI

529,118

50,058

2,978

0,22

653

125

522

3,265

6,856

19

SENGKANG

384,694

2,056

1,601

0,08

124

61

99

620

1,302

20

SUKABUMI

298,681

48.15

9,408

0,01

603

369

482

3,015

6,331

21

BANYUWANGI

274.542

5,782

3,981

0,09

378

121

302

1,890

3,969

22

PANGKAJENE

305,758

1,236

2,684

0,09

237

117

190

1,185

2,488

23

DUMAI

293,355

2,039

5,375

0,03

136

51

109

680

1,428

10

24

BANGLI

254.053

1,654

1,587

0,06

98

44

78

490

1,029

11

25

MADIUN

249.643

23.05

1,753

0,12

212

102

170

1,060

2,226

26

T. AGUNG

239.201

1,055

1,175

0,14

159

62

127

759

1,669

27

TANJUNG BALAI

236.943

58.00

1,241

0,07

89

69

71

445

934

28

BADUNG

221.055

17.52

1,559

0,15

230

124

184

1,150

2,415

29

LUMAJANG

206.288

10,021

2,574

0,14

359

153

287

1,759

3,769

18

30

PAREPARE

121.161

99,33

2488.8

0,22

311.1

199.6

212.465

237

1612

31

CIAMIS

186.623

2.556

2,312

0,20

459

223

367

2,295

4,819

11

32

WATAMPONE

183,251

0,21

320

164

256

1,600

3,360

MOJOKERTO

181.999

138,87
16,465

1,534

33

1,356

0,20

270

121

216

1,350

2,835

KOTA KECIL
34

SNG.MINASA

79,643

9,316

1,125

0,12

130

64

104

650

1,365

13

35

SRAGEN

98,461

7,475

1,213

0,21

260

127

208

1,300

2,730

15

36

SINGARAJA

84,613

27.98

1,435

0,12

178

134

142

890

1,869

37

STABAT

83.223

90.64

1,512

0,08

117

52

93

585

1,228

38

PARIAMAN

97.901

73.36

1,344

0,06

81

35

64

405

850

39

AMLAPURA

76,312

7,448

1,234

0,13

158

78

126

790

1,659

40

KY.AGUNG

64,584

12,145

946

0,06

54

26

43

270

567

41

MAGETAN

47.682

688,85

1,157

0,11

129

63

103

645

1,354

12

42

TABANAN

76,431

839.33

1,778

0,13

233

154

186

1,165

2,446

22

BSTP - 5

43

SEMARAPURA

84,615

7,546

1,434

0,23

328

211

262

715

3,444

44

GNG KIDUL

64,315

1.485

1,453

0,10

143

134

114

475

1,501

11
9

45

POLEWALI

46,312

2,022

1,586

0,06

95

59

76

660

997

10

46
47
48

M. BUNGO
AMUNTAI
LUBUK PAKAM

84,516
64,312
64,315

7.160
13,673
12,901

2,453
1,232
1,397

0,05
0,07
0,15

132
85
211

63
41
106

105
68
168

425
1,055
956

1,386
892
2,215

19
12
13

49

PD.PANJANG

52,018

23.00

1,536

0,17

60.4

34

14

491

1,953

14

50

PINRANG

51,324

1.961

2,132

0,04

76

39

60

380

798

51

MUARA ENIM

63,142

7.300

4,768

0,02

85

41

68

425

892

10

52

PELAIHARI

54,312

378,95

3,434

0,02

66

37

52

330

693

53

KEPANJEN

91,324

12,625

4,987

0,05

241

125

192

1,205

2,530

19

54

TANJUNG

61,542

323,34

1,546

0,06

89

42

71

445

934

55

GIANYAR

85,134

368,00

3354

0,09

287

143

229

653

3,013

56

BATU SANGKAR

76,132

1.336

1467

0,07

109

62

87

341

1,144

10

57

TANJUNG SELOR

42,231

1,277

1521

0,03

111

55

74

210

962

Sumber : Direktorat BSTP 2015


Keterangan

LPJ : Lampu Penerangan Jalan

SRP : Satuan Ruang Parkir

BSTP - 6

FASILITAS PENUNJANG DAN JUMLAH PERSIMPANGAN


YANG TELAH DILENGKAPI APILL TAHUN 2014
Jumlah
Halte
(unit)

Fasilitas
Penyebrangan
(Zebra Cross)

Jumlah
Simpang
(lokasi)

Jumlah APILL
(unit)

SURABAYA

53

192

133

124

BANDUNG

35

165

352

182

MEDAN

36

312

239

43

PALEMBANG

34

46

57

42

MAKASSAR

70

324

80

46

SEMARANG

57

77

94

105

No

Kota

KOTA METROPOLITAN
1

KOTA BESAR
7

BOGOR

15

56

271

37

PADANG

65

127

269

38

PEKANBARU

15

138

212

27

10

SAMARINDA

24

154

316

33

11

TASIKMALAYA

13

85

304

25

12

SURAKARTA

42

71

134

68

13

BALIKPAPAN

19

121

344

24

15

49

411

17

KOTA SEDANG
14

CIMAHI

BSTP - 7

No

Kota

Jumlah
Halte
(unit)

Fasilitas
Penyebrangan
(Zebra Cross)

Jumlah
Simpang
(lokasi)

Jumlah APILL
(unit)

15

JAMBI

28

148

63

26

16

YOGYAKARTA

84

195

280

76

17

SENGKANG

50

22

18

SUKABUMI

185

167

84

19

BANYUWANGI

80

113

20

PANGKAJENE

203

14

21

BINJAI

11

56

55

35

22

DUMAI

37

32

13

23

BANGLI

31

22

24

MADIUN

10

183

74

42

25

TULUNG AGUNG

11

74

70

23

26

TANJUNG BALAI

13

26

27

BADUNG

13

112

53

16

28

LUMAJANG

29

20

11

29

SIDOARJO

39

25

15

30

PAREPARE

47

93

14

31

CIAMIS

20

59

10

32

WATAMPONE

49

33

MOJOKERTO

20

21

18

34

BUKIT TINGGI

21

85

99

15

BSTP - 8

No

Kota

Jumlah
Halte
(unit)

Fasilitas
Penyebrangan
(Zebra Cross)

Jumlah
Simpang
(lokasi)

Jumlah APILL
(unit)

KOTA KECIL
35

SUNGGUMINASA

15

97

36

SRAGEN

12

20

32

23

37

SINGARAJA

10

49

21

21

38

STABAT

10

16

63

39

PARIAMAN

75

58

40

AMLAPURA

12

80

98

41

KAYU AGUNG

78

42

MAGETAN

43

64

43

TABANAN

16

66

70

44

SAMARAPURA

54

108

45

GUNUNG KIDUL

64

54

71

12

46

POLEWALI

16

25

113

113

47

MUARA BUNGO

14

175

113

48

AMUNTAI

14

68

49

LUBUK PAKAM

44

41

15

50

PADANGPANJANG

11

41

19

62

51

PINRANG

55

52

MUARA ENIM

13

71

53

PELAIHARI

33

15

BSTP - 9

No

Kota

Jumlah
Halte
(unit)

Fasilitas
Penyebrangan
(Zebra Cross)

Jumlah
Simpang
(lokasi)

Jumlah APILL
(unit)

54

KEPANJEN

22

35

10

55

TANJUNG

20

37

56

GIANYAR

26

62

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 10

DATA KINERJA LALU LINTAS TAHUN 2014

No

Kota

V/C Ratio
Rata - Rata

Kecepatan
Rata-rata
(km/jam)

0.88
0.87
0.88
0.59
0.85
0.89
0.82

21
21
21
45
22
20
23

0.73
0.74
0.74
0.71
0.79
0.78

31
30
30
31
29
29

KOTA METROPOLITAN (10 RUAS JALAN)


1
2
3
4
5
6
7

SURABAYA
BANDUNG
MEDAN
PALEMBANG
MAKASSAR
SEMARANG
BOGOR

KOTA BESAR ( 8 RUAS JALAN)


7
8
9
10
11
12

PADANG
PEKANBARU
SAMARINDA
TASIKMALAYA
SURAKARTA
BALIKPAPAN

KOTA SEDANG ( 6 RUAS JALAN)

BSTP - 11

No

Kota

1
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32

2
CIMAHI
JAMBI
YOGYAKARTA
SENGKANG
SUKABUMI
BANYUWANGI
PANGKAJENE
BINJAI
DUMAI
BANGLI
MADIUN
TULUNG AGUNG
TANJUNG BALAI
BADUNG
LUMAJANG
SIDOARJO
PAREPARE
CIAMIS
WATAMPONE
MOJOKERTO

V/C Ratio
Rata - Rata

Kecepatan
Rata-rata
(km/jam)

0.75
0.79
0.87
0.61
0.77
0.63
0.70
0.80
0.70
0.88
0.61
0.64
0.28
0.99
0.57
0.78
0.72
0.52
0.78
0.61

30
29
21
33
29
33
31
28
31
21
34
34
56
11
39
29
30
42
30
33

BSTP - 12

No

Kota

1
33

2
BUKIT TINGGI

V/C Ratio
Rata - Rata

Kecepatan
Rata-rata
(km/jam)

0.73

30

0.71
0.61
0.73
0.88
0.22
0.73
0.79
0.68
0.72
0.72
0.75
0.99
0.49
0.31
0.39
0.50
0.48
0.60

31
33
30
21
60
30
29
31
30
30
29
11
41
54
52
43
41
33

KOTA KECIL ( 4 RUAS JALAN)


34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51

SUNGGUMINASA
SRAGEN
SINGARAJA
STABAT
PARIAMAN
AMLAPURA
KAYU AGUNG
MAGETAN
TABANAN
SAMARAPURA
GUNUNG KIDUL
POLEWALI
MUARA BUNGO
AMUNTAI
LUBUK PAKAM
PADANGPANJANG
PINRANG
MUARA ENIM

BSTP - 13

No

Kota

1
52
53
54
55

2
PELAIHARI
KEPANJEN
TANJUNG
GIANYAR

V/C Ratio
Rata - Rata

Kecepatan
Rata-rata
(km/jam)

0.44
0.57
0.57
0.78

34
39
39
29

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 14

REKAPITULASI DATA JUMLAH ANGKUTAN UMUM DI WILAYAH JABODETABEK


DAN 34 PROPINSI DI INDONESIA ( 415 KABUPATEN 98 KOTA )
NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

10

11

12

13

14

JABODETABEK

DKI JAKARTA

2,809

7,821

26,002

2,576

2,809

7,821

26,002

2,576

2,809

7,821

26,002

2,927

KOTA BOGOR

239

73

4,529

3,459

239

73

4,529

3,459

239

73

4,529

3,412

KOTA DEPOK

157

46

568

2,880

157

46

568

2,880

157

46

568

4,222

KOTA TANGGERANG

89

300

2,468

89

300

2,468

89

300

2,500

KOTA BEKASI

264

211

1,732

264

211

1,732

789

211

4,000

KAB. BEKASI

46

1,589

46

1,589

46

1,589

KAB. BOGOR

79

68

657

1,351

79

68

657

1,351

79

68

657

1,876

KAB. TANGGERANG

162

2,465

3,671

162

2,465

3,671

162

2,465

3,671
184

NANGGROE ACEH DARASALAM


1

KAB. ACEH BARAT

25

142

184

25

142

184

25

142

KAB. ACEH BARAT DAYA

KAB. ACEH BESAR

2,250

2,250

2,250

KAB. ACEH JAYA

KAB. ACEH SELATAN

57

222

57

222

57

222

KAB. ACEH SINGKIL

KAB. ACEH TAMIANG

KAB. ACEH TENGAH

304

98

304

98

304

98

KAB. ACEH TENGGARA

214

214

214

BSTP - 15

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

10

11

12

13

14

10

KAB. ACEH TIMUR

62

745

62

745

62

745

11

KAB. ACEH UTARA

1,900

34

2,800

1,900

34

2,800

1,900

34

2,800

12

KAB. ACEH BENER MRH

13

KAB. ACEH BIREUEN

14

KAB. GAYO LUES

15

KAB. NAGAN RAYA

16

KAB. PIDDE

350

350

350

17

KAB. SIMEULUE

18

KOTA BANDA ACEH

19
20
21

15

724

15

724

15

771

KOTA LANGSA

KOTA LHOKSEUMAWE

KOTA SABANG

26

26

26

7
900

SUMATERA UTARA
1

KAB. ASAHAN

919

919

KAB. DAIRI

123

123

110

KAB. DELI SERDANG

3,157

3,157

3,140

KAB. HUMBANG HSDT

KAB. KARO

117

117

105

KAB. LABUHAN BATU

131

365

131

365

131

345

KAB. LANGKAT

972

972

945

KAB. MANDAILING NATAL

KAB. NIAS

98

98

90

10

KAB. NIAS SELATAN

BSTP - 16

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

11

KAB. PAKPAK BHARAT

125

125

110

12

KAB. SAMOSIR

13

KAB. SERDANG BEDAGAI

14

KAB. SIMALUNGUN

40

40

35

15

KAB. TAPANULI SELATAN

12

1,130

12

1,130

12

1,115

16

KAB. TAPANULI TENGAH

124

124

110

17

KAB. TAPANULI UTARA

24

24

24

18

KAB. TOBA SAMOSIR

19

KOTA BINJAI

91

166

570

83

140

432

31

69

108

354

20

KOTA MEDAN

2,913

4,208

9667

9691

2872

3964

9,734

9542

1,580

2708

18054

2,514

21

KOTA PADANG SDP.

22

KOTA PEMATANG S.

114

1,470

114

1,470

114

1,440

23

KOTA SIBOLGA

250

250

24

KOTA TANJUNG BALAI

11

937

177

11

937

177

11

937

157

25

KOTA TEBINGTINGGI

765

765

745

235

BENGKULU
1

KAB. BENGKULU SELATAN

123

123

113

KAB. BENGKULU UTARA

40

118

40

118

40

105

KAB. KAUR

KAB. KEPAHIANG

KAB. LEBONG

KAB. MUKO-MUKO

KAB. REJANG LEBONG

372

372

372

BSTP - 17

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

KAB. SELUMA

KOTA BENGKULU

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

164

204

1,178

264

164

204

1,178

264

164

204

1,169

1,155
476

JAMBI
1

KAB. BATANG HARI

KAB. BUNGO

496

496

551

229

551

229

551

229

KAB. KERINCI

402

402

388

KAB. MERANGIN

KAB. MUARO JAMBI

KAB. SAROLANGUN

37

37

37

KAB. TJ JABUNG TIMUR

KAB. TJ JABUNG BARAT

KAB. TEBO

200

200

186

10

KOTA JAMBI

3,104

2,287

1,038

3,104

2,287

1,038

3,104

2,287

1,012

RIAU
1

KAB. BENGKALIS

141

141

129

KAB. INDRAGIRI HILIR

KAB. INDRAGIRI HULU

KAB. KAMPAR

25

13

25

13

25

13

KAB. KUANTAN SINGINGI

270

270

247

KAB. PELALAWAN

KAB. ROKAN HULU

140

140

129

KAB. ROKAN HILIR

KAB. SIAK

BSTP - 18

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

10

KOTA DUMAI

11

KOTA PEKANBARU

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

479

479

458

800

600

756

556

928

1201

552
-

SUMATERA BARAT
1

KAB. AGAM

61

61

61

KAB. DHARMASRAYA

KAB. LIMA PULUH KOTA

70

208

70

208

70

199

KAB. KEP. MENTAWAI

KAB. PADANG PARIAMAN

KAB. PASAMAN

349

22

349

284

338

278

KAB. PASAMAN BARAT

KAB. PESISIR SELATAN

206

206

187

KAB. S.LUNTO SIJUNJUNG

48

48

42

10

KAB. SOLOK

102

182

102

182

102

171

10

KOTA SOLOK

765

632

632

11

KAB. SOLOK SELATAN

12

KAB. TANAH DATAR

305

305

305

13

KOTA BUKITTINGGI

92

23

652

211

81

23

541

197

65

555

14

KOTA PADANG

87

184

2919

87

179

2873

128

157

2466

15

KOTA PADANGPANJANG

193

62

193

62

193

62

16

KOTA PARIAMAN

36

38

105

39

32

33

99

39

16

20

151

90

17

KOTA PAYAKUMBUH

77

191

195

31

191

33

31

191

33

18

KOTA SAWAH LUNTO

92

92

92

BSTP - 19

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

10

11

12

13

14

SUMATERA SELATAN
1

KAB. BANYUASIN

KAB. LAHAT

505

505

489

KAB. MUARA ENIM

87

35

247

115

110

35

97

115

110

35

88

KAB. MUSI BANYUASIN

182

773

182

773

182

758

KAB. MUSI RAWAS

15

28

409

15

28

409

15

28

399

KAB. OGAN KOM. ILIR

KAB. OGAN KOM. ULU

96

84

508

96

84

508

96

84

498

KAB. OKU TIMUR

298

279

10

KAB. OKU SELATAN

46

1678

11

KOTA LUBUK LINGGAU

12

KOTA PAGAR ALAM

127

1574

127

1554

13

KOTA PALEMBANG

468

504

2015

50

437

486

2015

2946

3215

14

KOTA PRABUMULIH

248

LAMPUNG
1

KAB. LAMPUNG BARAT

260

260

KAB. LAMPUNG SELATAN

806

806

799

KAB. LAMPUNG TENGAH

2,170

2,170

2,145

KAB. LAMPUNG TIMUR

68

260

68

260

68

245

KAB. LAMPUNG UTARA

806

806

795

KAB. WAY KANAN

116

116

105

KAB. TANGGAMUS

720

720

712

KAB. TULANG BAWANG

720

720

698

BSTP - 20

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

10

11

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

KOTA BANDAR LAMPUNG

3,009

3,009

2996

10

KOTA METRO

1,060

1,060

78

1,046

KEPULAUAN BANGKA-BELITUNG
1

KAB. BANGKA

KAB. BANGKA BARAT

KAB. BANGKA TENGAH

KAB. BANGKA SELATAN

49

KAB. BELITUNG

KAB. BELITUNG TIMUR

KOTA PANGKAL PINANG

616

KEPULAUAN RIAU
1

KAB. KARIMUN

KAB. BINTAN

KAB. LINGGA

KAB. NATUNA

KOTA BATAM

25

13

675

13

1653

675

13

1635

KOTA TANJUNG PINANG

BANTEN
1

KAB. LEBAK

KAB. PANDEGLANG

204

204

198

KAB. SERANG

1,002

1,002

998

KAB. TANGERANG

1625

1597

KOTA CILEGON

261

261

244

BSTP - 21

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

2
6

12

KOTA TANGERANG

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

300

2,461

300

2530

MPU
14

300

2505
1,401

JAWA BARAT
1

KAB. BANDUNG

988

988

KAB. CIAMIS

407

341

948

927

776

KAB. CIANJUR

2,390

1,770

2,390

1,770

2,390

1,725

KAB. CIREBON

1,440

1,440

1,408

KAB. GARUT

180

180

167

KAB. INDRAMAYU

291

291

279

KAB. KARAWANG

5964

1,890

5964

1,890

5964

1,878

KAB. KUNINGAN

KAB. MAJALENGKA

423

423

406

10

KAB. PURWAKARTA

11

KAB. SUBANG

12

KAB. SUKABUMI

1,335

1,335

1,301

13

KAB. SUMEDANG

476

476

458

14

KAB. TASIKMALAYA

358

358

768

15

KOTA BANDUNG

192

12

12

5454

231

53

12

4253

1308

939

12

4170

16

KOTA BANJAR

17

KOTA CIMAHI

402

1,289

176

402

2146

176

394

2126

18

KOTA CIREBON

363

136

146

979

241

136

136

752

136

979

19

KOTA SUKABUMI

921

984

863

813

266

128

304

2009

20

KOTA TASIKMALAYA

358

323

750

1377

21

KOTA CIANJUR

1,770

73

281

3852

73

281

3852

BSTP - 22

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

13

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

10

11

12

13

14

DKI JAKARTA

14

KOTA JAKARTA BARAT

KOTA JAKARTA PUSAT

KOTA JAKARTA UTARA

KOTA JAKARTA TIMUR

KOTA JAKARTA SELATAN

KOTA KEP.SERIBU

JAWA TENGAH
1

KAB. BANJARNEGARA

366

495

883

366

495

883

366

495

867

KAB. BANYUMAS

300

300

300

KAB. BATANG

254

60

670

37

139

60

347

37

139

60

335

KAB. BLORA

115

252

355

441

115

252

355

441

115

252

355

441

KAB. BOYOLALI

277

388

619

33

78

388

171

33

78

388

171

KAB. BREBES

366

550

941

366

550

941

366

550

941

KAB. CILACAP

408

766

1,268

1,596

408

766

1,268

1,596

408

766

1,268

1,596

KAB. DEMAK

175

276

477

175

276

477

175

276

477

KAB. GROBOGAN

145

271

450

145

271

450

145

271

450

10

KAB. JEPARA

785

1,093

2,001

89

296

1,093

559

89

296

1,093

559

11

KAB. KARANGANYAR

111

238

372

427

111

238

372

427

111

238

372

427

12

KAB. KEBUMEN

117

193

349

117

193

349

117

193

349

13

KAB. KENDAL

386

803

1,070

1,543

386

803

1,070

1,543

386

803

1,070

1,543

134

14

KAB. KLATEN

868

1,370

2,268

134

144

1,370

187

132

204

1,370

187

15

KAB. KUDUS

732

1,250

2,159

732

1,250

2,159

732

1,250

2,159

BSTP - 23

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

10

11

12

13

14

16

KAB. MAGELANG

147

272

449

576

147

272

449

576

147

272

449

576

17

KAB. PATI

335

700

939

1,183

335

700

939

1,183

335

700

939

1,183

18

KAB. PEKALONGAN

33

44

96

33

44

96

33

44

96

19

KAB. PEMALANG

157

295

505

157

295

505

157

295

505

20

KAB. PURBALINGGA

21

KAB. PURWOREJO

866

1,320

2,323

866

1,320

2,323

866

1,320

2,323

22

KAB. REMBANG

140

277

570

565

140

277

570

565

140

277

570

565

23

KAB. SEMARANG

453

721

1,455

453

721

1,455

453

721

1,455

24

KAB. SRAGEN

23

371

23

320

74

267

213

25

KAB. SUKOHARJO

228

228

228

26

KAB. TEGAL

314

399

790

314

399

790

314

399

790

27

KAB. TEMANGGUNG

562

842

1,373

562

842

1,373

562

842

1,373

28

KAB. WONOGIRI

799

1,241

2,257

813

40

1,241

667

813

40

1,241

667

29

KAB. WONOSOBO

961

1,261

2,453

961

1,261

2,453

961

1,261

2,453

30

KOTA MAGELANG

31

KOTA SURAKARTA

32

KOTA SALATIGA

33

320

320

320

564

297

630

432

550

325

568

370

550

325

568

370

595

958

1,455

1327

743

958

975

1327

743

958

975

KOTA SEMARANG

62

852

1,044

1,957

724

421

1,044

3345

724

421

1,044

3,049

34

KOTA PEKALONGAN

86

115

197

262

86

115

197

262

86

115

197

246

35

KOTA TEGAL

346

375

884

346

375

858

JAWA TIMUR
1

KAB. BANGKALAN

KAB. BANYU WANGI

668

668

649

45

55

258

581

55

50

237

542

55

50

226

527

BSTP - 24

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

KAB. BLITAR

218

218

202

KAB. BOJONEGORO

166

167

166

167

166

146

KAB. BONDOWOSO

125

125

111

KAB. GRESIK

288

288

266

KAB. JEMBER

36

774

36

774

36

755

KAB. JOMBANG

352

352

338

KAB. KEDIRI

625

625

602

10

KAB. LAMONGAN

50

25

75

361

50

25

75

361

50

25

75

346

11

KAB. LUMAJANG

152

230

104

230

95

12

KAB. MADIUN

39

205

39

205

39

205

13

KAB. MAGETAN

14

KAB. MALANG

15
16

21

113

262

298

21

113

262

576

21

113

262

549

920

150

1,650

920

150

2157

920

155

2126

KAB. MOJOKERTO

412

34

105

595

34

105

572

KAB. NGANJUK

69

597

69

597

69

565

17

KAB. NGAWI

223

131

200

223

200

223

18

KAB. PACITAN

372

264

100

264

88

19

KAB. PAMEKASAN

45

115

45

115

45

102

20

KAB. PASURUAN

172

172

155

21

KAB. PROBOLINGGO

317

189

5536

189

5498

22

KAB. PONOROGO

121

170

121

170

121

156

23

KAB. SAMPANG

45

399

45

399

45

375

24

KAB. SIDOARJO

307

144

1,535

1,426

345

132

1,535

1354

759

169

1,535

1345

25

KAB. SITUBONDO

14

37

15

10

315

15

10

304

BSTP - 25

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

16

17

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

26

KAB. SUMENEP

1,161

916

1,161

916

1,161

902

27

KAB. TRENGGALEK

78

78

72

28

KAB. TUBAN

95

95

82

29

KAB. TULUNG AGUNG

63

292

55

236

55

215

30

KOTA BATU

31

KOTA BLITAR

150

150

138

32

KOTA KEDIRI

86

384

86

384

86

368

33

KOTA MADIUN

135

150

55

205

280

150

55

169

280

150

55

148

34

KOTA MALANG

92

150

1,725

345

87

140

1654

290

415

310

2355

272

35

KOTA MOJOKERTO

28

102

332

248

175

102

332

33

175

102

332

105

36

KOTA PASURUAN

125

125

117

37

KOTA PROBOLINGGO

368

1333

48

303

1333

48

289

38

KOTA SURABAYA

463

6179

480

5889

1169

2,646

DI YOGYAKARTA
1

KAB. BANTUL

112

35

112

35

80

35

17

KAB. GUNUNG KIDUL

165

85

168

31

165

508

168

35

167

489

KAB. KULONPROGO

141

56

258

141

73

258

145

67

KAB. SLEMAN

92

192

92

192

92

178

KOTA YOGYAKARTA

499

528

1352

912

528

1352

912

93

685

201

3,650

222

685

201

383

222

685

201

368

BALI
1

KAB. BADUNG

KAB. BANGLI

150

241

145

230

145

218

KAB. BULELENG

1,287

21

33

21

27

BSTP - 26

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

18

19

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

KAB. GIANYAR

241

230

214

KAB. JEMBRANA

229

229

215

KAB. KARANGASEM

20

516

20

501

KAB. KLUNGKUNG

432

72

480

72

458

KAB. TABANAN

164

147

132

KOTA DENPASAR

2,822

445

2473

512

1,043
404

NUSA TENGGARA BARAT


1

KAB. BIMA

KAB. DOMPU

421

421

420

35

22

121

35

22

121

35

91

121

KAB. LOMBOK BARAT

350

350

KAB. LOMBOK TENGAH

190

979

190

979

195

KAB. LOMBOK TIMUR

120

483

120

483

125

467

KAB. SUMBAWA

409

409

29

98

277

KAB. SUMBAWA BARAT

KOTA MATARAM

392

74

392

74

392

67

KOTA BIMA

336
957

NUSA TENGGARA TIMUR


1

KAB. ALOR

81

81

81

135

KAB. BELU

139

139

139

245

KAB. ENDE

99

99

99

141

303

KAB. FLORES TIMUR

215

KAB. KUPANG

139

637

139

637

28

637

280

KAB. LEMBATA

31

BSTP - 27

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

20

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

10

11

12

13

14

KAB. MANGGARAI

110

166

110

166

110

166

407

KAB. MANGGARAI BARAT

140

KAB. NGADA

109

86

109

86

109

86

244

10

KAB. ROTE NDAO

50

11

KAB. SIKKA

250

16

250

16

250

346

12

KAB. SUMBA BARAT

175

175

34

175

97

13

KAB. SUMBA TIMUR

53

16

53

16

51

16

64

14

KAB. TIMOR TENGAH SEL.

42

134

42

134

69

134

223

15

KAB. TIMOR TENGAH UT.

195

195

56

195

201

16

KOTA KUPANG

593

57

593

57

77

593

563

KALIMANTAN BARAT
1

KAB. BENGKAYANG

KAB. KAPUAS HULU

200

40

200

40

24

200

55

KAB. KETAPANG

KAB. LANDAK

KAB. MELAWI

KAB. PONTIANAK

KAB. SAMBAS

KAB. SANGGAU

97

199

KAB. SENDAKAU

10

KAB. SINTANG

26

11

KOTA PONTIANAK

280

12

KOTA SINGKAWANG

BSTP - 28

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

21

22

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

KALIMANTAN SELATAN

KAB. BALANGAN

KAB. BANJAR

120

120

112

KAB. BARITO KUALA

175

175

396

157

KAB. HULU SUNGAI SEL

325

325

308

KAB. HULU SUNGAI TENG

660

660

646

KAB. HULU SUNGAI UT.

252

252

233

KAB. KOTABARU

205

205

199

KAB. TANAH LAUT

201

201

189

KAB. TABALONG

43

12

270

14

256

10

KAB. TANAH TUMBU

234

234

223

11

KAB. TAPIN

12

KOTA BANJARBARU

13

KOTA BANJAR MASIN

750

750

736
178

KALIMANTAN TENGAH
1

KAB. BARITO SELATAN

193

193

KAB. BARITO TIMUR

KAB. BARITO UTARA

152

152

138

KAB. GUNUNG MAS

KAB. KAPUAS

89

89

76

KAB. KATINGAN

KAB. KOTAWARINGIN BRT

775

775

754

KAB. KOTAWARINGIN TMR

112

112

103

BSTP - 29

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

23

24

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

KAB. LAMANDAU

10

KAB. MURUNG RAYA

11

KAB. PULANG PISAU

12

KAB. SUKAMARA

13

KAB. SERUYAN

14

KOTA PALANGKARAYA

99

99

87

KALIMANTAN TIMUR
1

KAB. BERAU

159

159

143

KAB. BALANGAN

158

158

144

KAB. KUTAI BARAT

378

378

357

KAB. KUTAI KARTANEGRA

94

148

148

KAB. KUTAI TIMUR

369

369

342

KAB. PASIR

18

18

16

KAB. PENAJAM P.U TARA

KOTA BALIKPAPAN

18

257

30

5070

18

257

30

4895

649

701

4790

KOTA BONTANG

256

124

121

393

124

121

393

10

KOTA SAMARINDA

1524

1437

2505

KALIMANTAN UTARA
1

KAB. BULUNGAN

KAB. MALINAU

285

285

285

KAB. NUNUKAN

67

67

67

KAB. TANA TIDUNG

KOTA TARAKAN

241

816

798

BSTP - 30

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

24

25

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

10

11

12

13

14

GORONTALO
1

KAB. BOALEMO

KAB. BONE BOLANGO

KAB. GORONTALO

KAB. POHUWATO

KOTA GORONTALO

110

110

99

SULAWESI SELATAN
1

KAB. BANTAENG

203

403

203

403

198

389

KAB. BARRU

145

1,038

145

1,038

150

1,005

KAB. BONE

343

227

2,021

2,165

343

227

2,021

2,165

343

227

2,004

2,126

KAB. BULUKUMBA

35

325

35

325

38

312

KAB. ENREKANG

291

602

291

602

278

598

KAB. GOWA

226

586

226

580

230

568

KAB. JENEPONTO

172

487

172

487

172

475

KAB. LUWU

25

14

495

25

14

495

25

14

478

KAB. LUWU TIMUR

29

77

173

55

29

77

173

55

29

77

173

55

10

KAB. LUWU UTARA

408

379

408

379

408

379

11

KAB. MAROS

205

522

205

522

205

505

12

KAB. PANGKAJENE KEP.

308

308

298

13

KAB. PINRANG

373

585

373

585

377

566

14

KAB. SELAYAR

67

551

67

551

67

534

15

KAB. SINJAI

636

18

2593

18

2569

16

KAB. SIDENRENG RAP.

BSTP - 31

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

26

27

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

17

KAB. SOPPENG

195

195

187

18

KAB. TAKALAR

483

663

483

663

483

647

19

KAB. TANA TORAJA

20

KAB. WAJO/SENGKANG

115

6,150

115

6,150

123

6,124

21

KOTA MAKASSAR

56

271

285

4,550

303

1641

1034

303

1608

285

1004

22

KOTA PALOPO

20

75

440

32

62

589

32

62

569

23

KOTA PARE - PARE

39

324

388

367

SULAWESI TENGGARA
1

KAB. BOMBANA

38

195

38

195

38

195

KAB. BUTON

28

13

216

28

13

216

28

13

207

KAB. KOLAKA

15

33

436

15

33

436

15

33

421

KAB. KOLAKA UTARA

KAB. KONAWE (KENDARI)

154

154

154

KAB. KONAWE SELATAN

KAB. MUNA

110

110

102

KAB. WAKATOBI

76

395

76

395

76

395

KOTA BAU-BAU

10

KOTA KENDARI

55

110

55

110

55

110

408

SULAWESI TENGAH
1

KAB. BANGGAI

426

426

KAB. BANGGAI KEP.

KAB. BUOL

1,224

1,224

1,198

KAB. DONGGALA

40

40

37

BSTP - 32

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

28

29

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

KAB. MOROWALI

KAB. PARIGI MOUNTONG

KAB. POSO

268

268

247

KAB. TOJO UNA-UNA

KAB. TOLI-TOLI

10

KOTA PALU

13

13

11
396

SULAWESI UTARA
1

KAB. BOLAANG MONG.

403

403

KAB. KEP. SANGIHE

KAB. KEPULAUAN TALAUD

450

450

438

KAB. MINAHASA

14

14

12

KAB. MINAHASA SELATAN

12

12

10

KAB. MINAHASA UTARA

13

13

12

KOTA BITUNG

110

110

102

KOTA MANADO

141

3695

141

3695

141

3657

KOTA TOMOHON

SULAWESI BARAT
1

KAB. MAJENE

KAB. MAMASA

KAB. MAMUJU

KAB. MAMUJU UTARA

KOTA POLEWALI MANDAR

53

421

53

421

53

414

BSTP - 33

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

30

31

32

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

10

11

12

13

14

MALUKU
1

KAB. BURU

540

540

KAB. KEPULAUAN ARU

523
-

KAB. MALUKU TENGAH

570

570

552

KAB. MALUKU TENGGARA

570

570

556

KAB. MALUKU TENGG BRT

KAB. SERAM BAG.. BARAT

KAB. SERAM BAG. TIMUR

KOTA AMBON

172

1,100

172

1,100

172

1,087
527

MALUKU UTARA
1

KAB. HALMAHERA BARAT

540

540

KAB. HALMAHERA SEL.

KAB. HALMAHERA TENG.

570

570

556

KAB. HALMAHERA TIMUR

570

570

557

KAB. HALMAHERA UTARA

KAB. KEPULAUAN SULA

KOTA TERNATE

KOTA TIDORE

PAPUA BARAT
1

KAB. FAK-FAK

205

205

198

KAB. KAIMANA

11

534

11

534

11

507

KAB. MANOKWARI

374

374

365

KAB. RAJA AMPAT

BSTP - 34

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

33

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

10

11

12

13

14

KAB. SORONG

143

524

143

524

143

514

KAB. SORONG SELATAN

KAB. TLK BINTUNI

KAB. TLK WONDAMA

KOTA SORONG

465

465

447

PAPUA
1

KAB. ASMAT

KAB. BIAK NUMFOR

23

KAB. BOVEN DIGUL

KAB. JAYAPURA

89

225

KAB. JAYAWIJAYA

KAB. KEEROM

KAB. MAPPI

KAB. MERAUKE

26

742

KAB. MIMIKA

22

10

KAB. NABIRE

11

534

11

534

13

11

504

11

KAB. PANIAI

12

KAB. PEG. BINTANG

13

KAB. PUNCAK JAYA

14

KAB. SARMI

15

KAB. SUPIORI

16

KAB. TOLIKARA

17

KAB. WAROPEN

BSTP - 35

NO

PROPINSI
KABUPATEN/KOTA

Tahun 2012

Tahun 2013

Tahun 2014

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

JENIS KENDARAAN

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

MPU

BB

BS

BK

10

11

12

13

MPU
14

18

KAB. YAHUKIMO

19

KAB. YAPEN WAROPEN

205

205

205

20

KOTA JAYAPURA

25

183

2,375

25

183

2,375

25

183

2,375

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 36

REKAPITULASI DAFTAR PENERIMA BUS BANTUAN (UMUM/PELAJAR/MAHASISWA)


TAHUN 2014
NO.

PENERIMA

NANGGROE ACEH DARUSSALAM

Kabupaten Aceh Tengah

II

SUMATERA UTARA

ALOKASI

PERUNTUKAN

Sekolah

Kabupaten Nias Utara

Sekolah

Kabupaten Batu Bara

Sekolah

III

JAMBI

Kota Jambi

Sekolah

Kabupaten Bungo

Sekolah

IV

RIAU

Universitas Islam Riau

Mahasiswa

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Kabupaten Bangka Selatan

Umum

VI

SUMATERA BARAT

Kota Padang Panjang

Sekolah

BSTP - 37

NO.

PENERIMA

ALOKASI

PERUNTUKAN

Kabupaten Sijunjung

Sekolah

10

Universitas Andalas

Mahasiswa

VII

SUMATERA SELATAN

11

Kota Pagar Alam

Sekolah

12

Universitas Abdurahman Palembang

Mahasiswa

13

Kabupaten Banyuasin

Umum

VIII

BENGKULU

14

Kabupaten Bengkulu Tengah

Umum

15

Kabupaten Kepahiang

Sekolah

IX

LAMPUNG

16

Kabupaten Lampung Timur

Sekolah

17

Kabupaten Tanggamus

Sekolah

18

Kabuaten Mesuji

Sekolah

DKI JAKARTA

19

Universitas Indonesia Jakarta

Mahasiswa

XI

JAWA TIMUR

20

Kabupaten Pacitan

Sekolah

21

Kabupaten Tulungagung

Sekolah

BSTP - 38

NO.

PENERIMA

ALOKASI

PERUNTUKAN

22

IT Sepuluh November

Mahasiswa

23

Kabupaten Pasuruan

Sekolah

XII

GORONTALO

24

Kabupaten Bone Bolango

Sekolah

25

Kabupaten Boalemo

Sekolah

26

Kabupaten Gorontalo Utara

Sekolah

27

Kabupaten Pohuwato

Sekolah

28

Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Mahasiswa

XIII

SULAWESI UTARA

29

Kabupaten Kepulauan Talaud

Sekolah

30

Kabupaten Miahasa Utara

Sekolah

31

Kabupaten Bolaang Mongondow

Umum

32

Kabupaten Minahasa

Umum

33

Kabupaten Minahasa Tenggara

Umum

XIV

SULAWESI TENGGARA

34

Kabupaten Kolaka Timur

Sekolah

XV

SULAWESI SELATAN

35

Kabupaten Tana Toraja

Sekolah

BSTP - 39

NO.

PENERIMA

ALOKASI

PERUNTUKAN

36

Universitas Satria Makasar

Mahasiswa

37

Sekolah

Mahasiswa

Sekolah

Sekolah

Sekolah

Mahasiswa

Sekolah

38

Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung - Bone


Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da'wah Wal-Irsyad
(STAI DDI) Pangkep

XVI

KALIMANTAN TENGAH

39

Kabupaten Kapuas

XVII

KALIMANTAN UTARA

40

Provinsi Kalimantan Utara

XVIII

KALIMANTAN SELATAN

41

Kabupaten Hulu Sungai Tengah

XIX

MALUKU UTARA

42

Universitas Khairun Ternate

XX

NUSA TENGGARA TIMUR

43

Kabupaten Manggarai Barat

XXI

PAPUA

44

Kabupaten Nabire

Sekolah

45

STIKIP Muhammadiyah Sorong

Mahasiswa

JUMLAH

45

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 40

REKAPITULASI BUS BANTUAN ANGKUTAN UMUM MASSAL/BRT DAN BUS


UKURAN BESAR

NO.

TAHUN
ANGGARAN

2008

PENERIMA BANTUAN BUS


(Pemerintah Provinsi / Kota)

JUMLAH UNIT

Kota Semarang

20

Kota Pekanbaru

20

2009

Kota Palembang

2010

Provinsi Bali

15

Provinsi Sumatera Selatan

Kota Tangerang

10

2011

Kota Bandung

10

2012

Kota Tangerang

10

2014

KOta Bandiung

15

TOTAL

110

BSTP - 41

Sumber : Direktorat BSTP 2015

REKAPITULASI BUS BANTUAN ANGKUTAN UMUM MASSAL/BRT BUS UKURAN


SEDANG
PENERIMA BANTUAN BUS
(Pemerintah Provinsi / Kota)

NO.

TAHUN ANGGARAN

2005

Kota Batam

2006

Kota Bandung

10

Kota Bogor

10

Kota Bogor

20

Kota Yogyakarta

20

Provinsi Yogyakarta

20

Kota Manado

27

2007

2008

JUMLAH UNIT

BSTP - 42

NO.

TAHUN ANGGARAN

2009

PENERIMA BANTUAN BUS


(Pemerintah Provinsi / Kota)

JUMLAH UNIT

Kota Palembang

10

Kota Gorontalo

15

Kota Surakarta

15

2010

Provinsi Maluku

10

2011

Provinsi Bali

10

2013

Kota Padang

15

Kota Surakarta

2014
-

Kota Batam

10

TOTAL

203

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 43

REKAPITULASI ANGKUTAN PEMADU MODA DI INDONESIA PER 31 DESEMBER 2014

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

Taryek

Pengguna
Bandara

(Asal Tujuan)

Tahun 2014

Perusahaan

Armada

Provinsi NAD

Sultan Iskandar Muda

Banda Aceh

Internasional

Damri

Cut Nyak Dhien

Nagan Raya

Domestik

Lasikin

Sinabang

Domestik

Maimun Saleh

Sabang

Internasional

Alas Lauser

Kutacane

Domestik

2
A

Total

Bandara Sultan Iskandar Muda - Kota

13

13

Provinsi Sumatera Utara


Kualanamu

Deli Serdang

Internasional

Bandara Kuala Namu - Carrefur

Damri

20

Bandara Kuala Namu - Terminal Amplas

Damri

20

BSTP - 44

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

Taryek

Pengguna
Bandara

(Asal Tujuan)

Bandara Kuala Namu - Binjai


B

Binaka

Gunung Sitoli

Internasional

Dr. Ferdinand L. Tobing

Domestik

Aek Godang

Silangit

Lasondare

Sibolga
Padang
Sidempuan
Siborong Borong
Pulau - Pulau
Batu

Minangkabau

Padang

Tahun 2014

Perusahaan

Armada

Total

ALS

Damri

Tranex

Domestik
Domestik
Domestik
Provinsi Sumatera Barat
Bandara Int. Minangkabau- Lap. Imam
Bonjol
Internasional
Bandara Int. Minangkabau- Simpang
lubuk begalung

Provinsi Riau

Sultan Syarif Kasim II

Pekanbaru

Internasional

Tempuling

Indragiri Hilir

Domestik

BSTP - 45

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

Taryek

Pengguna
Bandara

(Asal Tujuan)

Tahun 2014

Perusahaan

Armada

Japura

Rengat

Domestik

Pasir Pengaraian

Pasir Pengaraian

Domestik

Pinang Kampai

Dumai

Domestik

Provinsi Kepulauan Riau


Hang Nadim

Batam

Internasional

Bandara Hang Nadim - Jodoh


Bandara Hang Nadim - Batu Aji (Pasar
Fanindo)

Damri

Damri

RH.Fisabililah

Tanjung Pinang

Internasional

Ranai

nagan Raya

Domestik

Total

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Depati Amir

Pangkal Pinang

Domestik

Bandara Depati Amir- Muntok

Damri

Bandara Depati Amir- Toboali

Damri

Bandara Depati Amir- Belinyu

Damri

bandara - Jebus

Damri

Bandara - S. Liat

Damri

BSTP - 46

No

Nama Bandara

H. AS. Hanadjoeddin

Kota/kabupaten

Tanjung Pandan

Bandara

B
8

Provinsi Jambi
Bandara Sultan Thaha- Bandara (Zona I
- Lingkar Bandara)
Bandara Sultan Thaha Jambi,

Depati Parbo

Jambi

Kerinci

Domestik

Perusahaan

Armada

Total

Damri

Bandara Sultan Thaha- Pal 10

Damri

Bandara Sultan Thaha- Simpang Rimbo

Damri

Bandara - Simpang Mandalau

Damri

Bandara - Kuala Tungkal

Damri

Damri

Domestik
Provinsi Bengkulu

Bandara Fatmawati Soekarno


Putri

Bengkulu

Domestik

Muko-muko

Muko-muko

Domestik

9
A

(Asal Tujuan)

Tahun 2014

Domestik

Taryek

Pengguna

Provinsi Sumatera Selatan


Sultan Mahmud Badarudin II

Palembang

Internasional

Bandara - Prabumulih

BSTP - 47

No

Nama Bandara

Silampari

Kota/kabupaten

Lubuk Linggau

Bandara

Perusahaan

Armada

Bandara Soekarno Hatta - Blok M

Damri

19

Bandara Soekarno Hatta - Gambir

Damri

22

Bandara Soekarno Hatta -Rawamangun

Damri

18

Bandara Soekarno Hatta -Pasar Minggu

Damri

15

Bandara Soekarno Hatta -Cikarang

Damri

10

Bandara Soekarno Hatta -Bogor

Damri

32

Bandara Soekarno Hatta -Bekasi

Damri

23

Bandara Soekarno Hatta - Priok

Damri

10

Bandara Soekarno Hatta - Lebak Bulus


Bandara Soekarno Hatta - Kp.
Rambutan

Damri

13

Damri

21

(Asal Tujuan)

Total

Provinsi Lampung
Radin Inten II

Tanjung Karang

11

Tahun 2014

Domestik

10
A

Taryek

Pengguna

Domestik
Provinsi Banten

Soekarno Hatta

Tangerang

Internasional

BSTP - 48

No

Nama Bandara

Budiarto

Kota/kabupaten

Curug

12
A

Taryek

Pengguna
Bandara

Tahun 2014

Perusahaan

Armada

Bandara Soekarno Hatta -Kemayoran

Damri

Bandara Soekarno Hatta -Mangga Dua

Damri

Bandara Soekarno Hatta -Merak


Bandara Soekarno Hatta -Harapan
Indah

Damri

10

Damri

10

Bandara Soekarno Hatta -Purwakarta

Damri

11

Bandara Soekarno Hatta -Karawang

Damri

Bandara Soekarno Hatta -Cibinong

Damri

Bandara Soekarno Hatta -Grand Wisata

Damri

Bandara Soekarno Hatta -Karawaci


Bandara Soekarno Hatta -Komplek
Batununggal

Damri
Prima
Jasa

Bandara HPK-Basoetta

Damri

Bandara HPK-Blok M

Damri

(Asal Tujuan)

Total

40

Domestik
Provinsi DKI

Halim Perdana Kusuma

Jakarta

Internasional

BSTP - 49

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

Bandara

13
Husein Sastranegara

Bandung

Internasional

Cakrabhuwana

Cirebon

Domestik

Nusawiru

Ciamis

Domestik

14

Perusahaan

Armada

Total

Provinsi Jawa Tengah

Ahmad Yani

Semarang

Internasional

Adi Sumarmo

Solo

Internasional

Tunggul Wulung

Cilacap

Domestik

15

Bandara - Terminal Palur

Damri

Bandara Adi Sucipto - Kebumen

Damri

Bandara Adi Sucipto - Magelang

Damri

Sta. Tugu - Wonosari - Wonosobo

Damri

Damri

31

Damri

Provinsi D.I. Yogyakarta


Adi Sucipto

Yogyakarta

16
A

(Asal Tujuan)

Tahun 2014

Provinsi Jawa Barat

Taryek

Pengguna

Juanda

Surabaya

Internasional

Provinsi Jawa Timur


Bandara Juanda - Terminal Purabaya Tanjung Perak
Internasional
Bandara Juanda - Bungurasih

BSTP - 50

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

Banyuwangi

Bandara

Blimbingsari

Abdul Rachman Saleh

Malang

Domestik

Noto Hadinegoro

Jember

Domestik

(Asal Tujuan)

Domestik

17
A

Taryek

Pengguna

Perusahaan

Armada

Bandara Juanda - Gersik


Bandara Blimbingsari - Terminal
Genteng
Bandara Blimbingsari - Terminal
Sritanjung

Damri

Damri

Damri

Bandara - Kota

Damri

Total

Provinsi Bali
I Ngurah Rai

Denpasar

18

Internasional
Provinsi Nusa Tenggara Barat

Lombok Baru

Lombok Tengah

Internasional

Sultan M. Salahuddin
Brangbiji (Sultan M.
Kaharuddin)

Bima

Domestik

Sumbawa Besar

Domestik

Tahun 2014

Bandara - Senggigi

Damri

Bandara - Mataram

Damri

Bandara - Sekong

Damri

BSTP - 51

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

19

Taryek

Pengguna
Bandara

(Asal Tujuan)

Tahun 2014

Perusahaan

Armada

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Eltari

Kupang

Internasional

Frans Seda

Maumere

Domestik

Umbu Mahang Kunda

Waingapu

Domestik

Komodo

Labuhan Bajo

Domestik

H. Hasan Aroeboesman

Ende

Domestik

Frans Sales Leda

Ruteng

Domestik

Tambolaka

Waikabubak

Domestik

Haliwen (A.A Bere Tallo)

Atambua

Domestik

Mali

Alor

Domestik

Soa

Bajawa

Domestik

20
A

Total

Kalimnatan Barat
Supadio

Pontianak

Internasional

Bandara - Kota

Damri

Bandara - Singkawang

Damri

BSTP - 52

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

Bandara

Rahadi Oesman

Ketapang

Domestik

Pangsuma

Putussibau

Domestik

Susilo

Sintang

Domestik

21

(Asal Tujuan)

Tahun 2014

Perusahaan

Armada

Total

Provinsi Kalimantan Tengah

Tjilik Riwut

Palangkaraya

Domestik

Iskandar

Pangkalan Bun

Domestik

H. Asan

Domestik

Kuala Pembuang

Sampit
Kota waringin
Timur

22

Domestik
Provinsi Kalimantan Selatan

Syamsuddin Noor

Banjarmasin

Domestik

Gusti Syamsir Alam

Domestik

Tanjung Warukin

Kota Baru
Tanjung
Warukin

Bersujud

Batu Licin

Domestik

23

Taryek

Pengguna

Domestik

Provinsi Kalimantan Timur

BSTP - 53

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

Bandara

Sepinggan

Balikpapan

Internasional

Juwata

Tarakan

Internasional

Kalimarau

Tj. Redep

Domestik

24
A

Tanjung Harapan

Tj. Selor

Perusahaan

Armada

Total

Domestik
Provinsi Sulawesi Utara

Sam Ratulangi

Manado

Internasional

Naha

Tahuna

Domestik

Melonguane

Sanglhe Talaud

Domestik

26

(Asal Tujuan)

Tahun 2014

Provinsi Kalimantan Utara

25

Taryek

Pengguna

Bandara Sam Ratulangi - Tomohon

Damri

Bandara - Kotamobagu

Damri

Bandara - Amurang

Damri

Bandara - Boulevard

Damri

Bandara - Bitung

Damri

Provinsi Gorontalo

BSTP - 54

No

Nama Bandara

Djalaludin

Kota/kabupaten

Gorontalo

27

Bandara

Domestik

(Asal Tujuan)

Bandara - Pel. Ferry

Mutiara

Palu

Domestik

Syukuran Aminuddin Amir

Luwuk

Domestik

Sultan Bantilan (Lalos)

Toli-toli

Domestik

Pogogul

Buol

Domestik

Kasiguncu

Poso

Domestik

28

Perusahaan

Armada

Total

Damri

Damri

Provinsi Sulawesi Barat


Tampa Padang

Mamuju

Domestik

29
A

Sultan Hasanudin

Makassar

Provinsi Sulawesi Selatan


Bandara Sultan HasanudinInternasional
Lap.Karebosi

H. Aroepala

P. Selayar

Domestik

Bua (Lagaligo)

Luwuk

Domestik

30
A

Tahun 2014

Provinsi Sulawesi Tengah

Taryek

Pengguna

Provinsi Sulawesi Tenggara


Haluoleo

Kendari

Domestik

BSTP - 55

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

Bandara

Beto Ambari

Bau-bau

Domestik

Sugimanuru

Muna

Domestik

Matahora

Wakatobi

Domestik

31

Taryek

Pengguna

(Asal Tujuan)

Tahun 2014

Perusahaan

Armada

Total

Provinsi Maluku Utara

Pattimura

Ambon

Internasional

Dumatubun

Tual

Domestik

32

Bandara - Kota Ambon

Damri

Provinsi Maluku Utara

Sultan Babullah

Ternate

Domestik

Kuabang

Kao

Domestik

Gamar Malamo

Galela

Domestik

Oesman Sadik

Labuha

Domestik

Buli

Maba

Domestik

Pitu

Domestik

Dofa Benjina Falabisahaya

Morotai
Mangole, Kab.
Kep. Sula

Domestik

BSTP - 56

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

Bandara

33

(Asal Tujuan)

Tahun 2014

Perusahaan

Armada

Total

Provinsi Papua

Sentani

Jayapura

Internasional

Frans Kaisiepo

Biak

Internasional

Mopah

Merauke

Internasional

Wamena

Domestik

Oksibil

Numfor

Kab. Jayawijaya
Kab.
Pegunungan
Bintang
Kab. Biak
Numfor

Mozes Kilangin

Timika

Domestik

Yahukimo

Kab. Yahukimo

Domestik

Douw Aturure

Kab. Nabire

Domestik

Nop Goliat Dekai

Kab. Yahukimo

Domestik

34
A

Taryek

Pengguna

Bandara Sentani - Kota Jayapura

Damri

Domestik
Domestik

Provinsi Papua Barat


Rendani

Manokwari

Domestik

BSTP - 57

No

Nama Bandara

Kota/kabupaten

Pengguna
Bandara

Domine Eduard Osok

Sorong

Domestik

Torea

Domestik

Babo

Fak-fak
Kab. Teluk
Bintuni

Utarom

Kab. Kaimana

Domestik

Taryek

(Asal Tujuan)

Tahun 2014

Perusahaan

Armada

Total

Domestik

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 58

REKAPITULASI DATA TAKSI DI 33 PROPINSI DI INDONESIA


TAHUN 2014
JUMLAH
NO

PROVINSI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

ACEH

54

SUMATERA UTARA

11

860

SUMATERA BARAT

16

530

SUMATERA SELATAN

114

RIAU

650

KEP.RIAU

29

2,879

JAMBI

30

BENGKULU

13

LAMPUNG

25

BANGKA BELITUNG

19

DKI JAKARTA

46

26,667

10
11

BSTP - 59

JUMLAH
NO

PROVINSI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

12

JAWA BARAT

63

9,743

13

BANTEN

35

7,197

14

JAWA TENGAH

18

1,664

15

YOGYAKARTA

17

800

16

JAWA TIMUR

44

4,972

17

BALI

2,705

18

NUSA TENGGARA BARAT

401

19

NUSA TENGGARA TIMUR

50

20

KALIMANTAN BARAT

70

21

KALIMANTAN TENGAH

30

22

KALIMANTAN SELATAN

199

23

KALIMANTAN TIMUR

443

24

SULAWESI UTARA

210

25

SULAWESI TENGAH

55

26

SULAWESI SELATAN

13

1,434

27

SULAWESI TENGGARA

219

28

GORONTALO

BSTP - 60

JUMLAH
NO

PROVINSI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

29

SULAWESI BARAT

30

MALUKU

31

MALUKU UTARA

32

PAPUA

80

33

PAPUA BARAT

349

62.121

JUMLAH
Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 61

REKAPITULASI TAKSI DI 33 PROPINSI DI INDONESIA


TAHUN 2014

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN
1.

NAD

PT. ACEH SETIA ABADI

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

ASA TAKSI

TGK.SULAIMAN NO.60 (06517408686)

KOTA BANDA ACEH

24

JL.SULTAN ALAUDIN JAHANSYAH


NO.27 (0651-43354)

KOTA BANDA ACEH

20

KOTA BANDA ACEH

10

2.

PT. BUKIT KURMAN

CEMPALA TAKSI

3.

KOPERASI SUPIR TAKSI ACEH

KOSTA

JUMLAH

II

SUMATERA
UTARA

TOTAL
JUMLAH

54
1.

PT. BLUE BIRD

BLUE BIRD

JL. DANAU M SIPONGI LK. II NO.


17 MEDAN

KOTA MEDAN

200

PT. KARSA

KARSA TAKSI

JL. KIRANA NO. 21 MEDAN

KOTA MEDAN

69

RIDHA

JL. GATOT SUBROTO NO. 49


MEDAN

KOTA MEDAN

JL. DANAU TESS NO. 3 MEDAN

KOTA MEDAN

21

PT. RIDHA ALMUNAWARAH

PT. YUKI

KOKAPURA II

KOKAPURA TAKSI

BANDARA POLONIA MEDAN

KOTA MEDAN

50

MATRA TAKSI (KPUM)

MASTRA TAKSI

JL. SETIA LUHUR NO. 6 MEDAN

KOTA MEDAN

131

PT. ANGKASA BAKTI

ANGKASA TAKSI

JL. IMAM BONJOL NO. 47 MEDAN

KOTA MEDAN

100

DELI TAKSI

JL. BAHAGIA BY PASS NO. 6


MEDAN (ket. Tidak mengurus KPS
tahun 2009)

KOTA MEDAN

76

PT. DELI CEPAT TAKSI

BSTP - 62

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

PT EXSPRESS LIMO NUSANTARA

EKSPRES TAKSI

GRAHA NIAGA BI/A3 MEDAN

KOTA MEDAN

120

10

KOPERASI TAKSI UMUM SUMUT

KOSTAR

JL BG. JOSHUA MEDAN

KOTA MEDAN

82

JL. GAPERTA UJUNG NO. 68


MEDAN (ket. Tidak mengurus KPS
tahun 2007)

KOTA MEDAN

11

CV. EKA PRASETYA

JUMLAH

III

SUMATERA
BARAT

TOTAL
JUMLAH

860
1

PT. BUANA PERMAI WISATA ALAM

KOPERASI SAIYO SAKATO INSANI


(KOSASI)

PRIMKOPAU ANGKASA TAKSI

BUANA

JL.SAMUDERA NO.26, PADANG

KOTA PADANG

31

KOSASI

JL. BARU ANDALAS NO. 11B


SIMPANG HARU PADANG

KOTA PADANG

39

ANGKASA

JL.PROF.DR.HAMKA NO.65

KOTA PADANG

30

KOTA PADANG

50

PT. MULTI MUTI CORPORATAMA

MUTIARA

JL.RAYA PAGANG NANGGALO


NO.29

PT. RANAH MINANG INDAH

RANAH MINANG

JL.DR.WAHIDIN NO. 9

KOTA PADANG

25

KOPERASI SOPIR TAKSI PADANG

KOSTI

JL.SEMANGKA BLOK L/3 W.


INDAH II LAPAI PADANG

KOTA PADANG

85

PO. ALFIQIE

ALFIQIE

JL.KOMP.KUALA NYIUR II BLOK E


NO. 27 PASIR SEBELAH PADANG

KOTA PADANG

20

SINGGALANG

JL.KOMP.KUALA NYIUR BLOK


E/6C

KOTA PADANG

47

JL.PINTU KABUN Gg.MAWAR


NO.3

KOTA BUKIT
TINGGI

35

JL.PROF.DR.HAMKA NO.65,
PADANG

KOTA BUKIT
TINGGI

49

JL.SUDIRMAN NO.16

KOTA BUKIT
TINGGI

6
13
52

9
10

PT. SINGGALANG INDAH TAKSI

PRIMKOPAU ANGKASA TAKSI


CV. FORT DE KOCK

ANGKASA
FORT DE KOCK

11

PT. BUANA PERMAI WISATA ALAM

BUANA

JL.SAMUDERA NO.26, PADANG

KOTA BUKIT
TINGGI

12

PT. PATAX

PATAX

JL.M.SYAFEI STASIUN BUKIT


TINGGI NO TELPON : 0725 626444

KOTA BUKIT
TINGGI

BSTP - 63

NO

PROPINSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

JAM GADANG

JL.SUTAN SYAHRIL NO. 47, BUKIT


TINGGI

KOTA BUKIT
TINGGI

25

TRIO UTAMA

KEC.SUNGAI LIMAU KAB.PADANG


PARIAMAN

KAB. PADANG
PARIAMAN

15

HAPPY PERSADA

JL.SIMPANG III PASAR LUBUK


ALUNG

KAB. PADANG
PARIAMAN

RANGKIANG

JL.DIPONEGORO KAMPUANG
PONDOK PARIAMAN

KOTA PARIAMAN

NAMA PERUSAHAAN
13
14
15
16

KOPERASI ANGKUTAN JAM GADANG


PT. TRIO UTAMA PARIAMAN
CV. HAPPY PERSADA
KSU. RANGKIANG RUMAH GADANG

NAMA TAKSI

JUMLAH

530
1.

IV

SUMATERA
SELATAN

KOPERASI TAKSI SRIWIJAYA

KOPERASI TAKSI SRIWIJAYA

JL.RUSTINI KENTEN SUKAMAJU


PALEMBANG

KOTA PALEMBANG

14

KOTA PALEMBANG

70

KOTA PALEMBANG

30

2.

KOPERASI BALIDO

KOPERASI BALIDO

JL.ADI SUCIPTO TALANG BETUTU


KEC.SUKARAMI

3.

PRIMKOPAU II

PRIMKOPAU

KOMP.TNI AU TALANG BETUTU

JUMLAH

114
1.

BLUE BIRD

BLUE BIRD

PEKANBARU

150

2.

CV. RIAU TAKSI

RITEK

PEKANBARU

100

3.

KOPERASI PUSKOPAU

PUSKOPAU

PEKANBARU

200

4.

KOPSI

KOPSI

PEKANBARU

200

PROPINSI
RIAU

JUMLAH

VI

TOTAL
JUMLAH

650
1.

KPRI-CITRAWAHANA

CITRAWAHANA

2.

PROMKOPPOL (METRO)

3.
4.

JL.JEND.SUDIRMAN NO.35

BATAM

150

METRO TAKSI

BATAM

170

PRIMKOPAD

PRIMKOPAD

BATAM

135

KOPKAR OB

KOPKAR

BATAM

184

KEPULAUA
N RIAU

BSTP - 64

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

5.

PT.ISTANA MARDHIKA

ISTANA

6.

KOPERASI PENGEMUDI TAKSI (KOPTI)

KOPTI TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

JL.MARTADINATA (KAWASAN
PELABUHAN) TELP.0778-325507

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

BATAM

75

BATAM

213

BATAM

200

7.

K.P.T.D.S

KPTDS

8.

PT. WIN TRANSPORT UTAMA

WIN TRANSPORT

BATAM

75

9.

KOVERI

KOVERI

BATAM

159

KOPEBA

BATAM

157

10.

KOPERASI PENGEMUDI BATAM


(KOPEBA)

11.

KOPTIBA

KOPTIBA

BATAM

75

12.

CV. SARANA MELAYU

SARANA MELAYU

BATAM

50

13.

KOPERASI SURYA TIMUR

KOSTIM

BATAM

250

14.

PT. PINKI MOTORINDO

MOTORINDO

BATAM

115

15.

KOP PANDU WISATA BATAM

WISATA BATAM

BATAM

141

16.

KOPTIS

KOPTIS

BATAM

75

17.

PT. BARELANG TAKSI

BARELANG

BATAM

20

18.

PRIMKOPPAL

PRIMKOPPAL

BATAM

40

19.

PT. SNIBA JAYA BATAM

JAYA BATAM

BATAM

65

20.

PT. DORESINDO PRAKASA

PRAKASA

BATAM

75

21.

KOPERASI PENGAYOMAN

PENGAYOMAN

BATAM

75

22.

CV. BARELANG EKSPRESS

EKSPRESS TAKSI

BATAM

136

TOTAL
JUMLAH

BSTP - 65

NO

PROPINSI

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

BINA WARGA

BATAM

73

NAMA PERUSAHAAN
23.

KOPERASI BINA WARGA PENGEMUDI


TAKSI

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

24.

KOMEGORO

KOMEGORO

BATAM

100

25.

KOPERASI HARJADI

HARJADI

BATAM

30

26

KOPERASI TAXI PSBP

CAHAYA BINTAN

TANJUNG PINANG

27

PT. PINANG SARI T&T

PINANG SARI

TANJUNG PINANG

28

CV. DINAMIKA PERSADA

PENTA

TANJUNG PINANG

10

29

KOP. RAJA HAJI FISABILLILLAH

RHF

TANJUNG PINANG

21

JUMLAH

VII

2,879
1.

KOPTAKSI

KOPTAKSI

2.

PERMOSI

PERMOSI

JAMBI

JL.KOL.ABUN JANI LRG.DIAMON


NO.16 KEL.SLAMET (0741-65555,
65904)

JAMBI

30

JAMBI

JUMLAH

VIII

30

1.

CV. PASIR PUTIH

PASIR PUTIH

BENGKULU

CV. GESIT PRATAMA

TAKSI KITO

BENGKULU

BENGKULU

JUMLAH

IX

TOTAL
JUMLAH

13
1.

CV. SIGER TAKSI

TAKSI SIGER

LAMPUNG

10

2.

CV. PUSPA JAYA

TAKSI PUSPA

LAMPUNG

15

LAMPUNG

BSTP - 66

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

JUMLAH

25
1.

PT.PANGKAL PINANG ABADI TAKSI

PANGKAL PINANG ABADI


TAKSI

JL.KH.ABD.HAMID (RRI)
TELP.0717-424350, 432348,
081367123875)

PT. STREET TAKSI

STREET TAKSI

JL. PAGAR ALAM RT 11/RW 6


TANJUNG PENDAM (0719-25022)

BANGKA
BELITUNG

KOTA PANGKAL
PINANG

14

KOTA TANJUNG
PANDAN

JUMLAH

XI

DKI
JAKARTA

TOTAL
JUMLAH

19
1.

PT. PRESIDEN TAKSI

PRESTASI

JAKARTA

455

2.

PT. STEADY SAFE

STEADY SAFE

JAKARTA

3.

KOP. PEMBELA TANAH AIR

JAKARTA

4.

PT. BUANA METROPOLITAN

BUANA

JAKARTA

27

5.

PT. WAHANA ARTHA SANTOSA

SPIRIT

JAKARTA

6.

PT. LUHUR SATRIA DWIRAYA

TRANSIT CAB

JAKARTA

7.

PT. CITRA PANCAKABRAJA

SWADHARMA

JAKARTA

8.

PT. PRIMAJASA PERDANARAYA

PRIMAJASA

JAKARTA

400

9.

PT. BLUE BIRD

BLUE BIRD

JAKARTA

1,6

10.

PT. CENDRAWASIH PERTIWI WIJAYA

CENDRAWASIH

JAKARTA

2,45

11.

PT. MORENTE JAYA

MORANTE

JAKARTA

JAKARTA

802

JAKARTA

1,1

12.
13.

PT. GAMYA (PT GAJAH MAKMUR JAYA


TAXI)
PT. LINTAS BUANA TAKSI

GAMYA TAKSI
LINTAS BUANA

JL. CONDET RAYA NO 31


JAKARTA TIMUR

BSTP - 67

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

JAKARTA

1,5

JAKARTA

357

14.

PT. LUHUR SATRIA SEJATI KENCANA

15.

PT. DHARMA INDAH AGUNG M

16.

PT. TRI DIAN REJEKI

DIAN

JAKARTA

17.

PT. BHAKTI DIAN SARDO

B.D.S

JAKARTA

18.

PT. SRIYANI ASTI (A TAKSI)

A TAKSI

JAKARTA

19.

PT. SRIYANI ASTI (LIBERTY TAKSI)

LIBERTY

JAKARTA

320

20.

PT. RATAX ARMADA

JAKARTA TRANS, JAKARTA


METRO

JAKARTA

169

21.

PT. CENTRIS WAHANA TAKSI

CENTRIS

JAKARTA

22.

PT. SRI MEDALI

SRI MEDALI

23.

PT. EXPRES TRANSINDO UTAMA

PUSAKA SATRIA

DOMISILI
PERUSAHAAN

JL. RAYA KEBAYORAN LAMA NO


12, JAKARTA SELATAN

JAKARTA

182

EXPRESS TAXI

JL. VETERAN NO. 1 TANAH


KUSIR, JAKARTA SELATAN

JAKARTA

2,5

JL. MAYJEN DI PANJAITAN NO 12


JAKARTA TIMUR

24.

PT. ROYAL CITY TAKSI

ROYAL CITY

JAKARTA

147

25.

PT. IRDAWAN MULTI TRANS

QUEEN

JAKARTA

200

26.

PT. MASTER TAKSI INDONESIA

TIFFANI

JAKARTA

27.

PT. CITRA TRANSPORT NUSANTARA

CITRA

JAKARTA

982

28.

KOP. TAKSI NDONESIA + YAS. GOTONG


ROYONG

K.T.I

JAKARTA

360
1,35

29

KOSTI JAYA

KOSTI JAYA

JAKARTA

30

KOP. BIMA SAKTI

BIMA SAKTI

JAKARTA

31

KOP. TAKSI SEPAKAT

KOTAS

JAKARTA

137

TOTAL
JUMLAH

BSTP - 68

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

32

TRANSKOVERI DKI

TRANS KOVERI

JAKARTA

33

KOP. PERISAI BANGSA

INKOPERBA

JAKARTA

34

PT. CENTRAL NAGA EUROPINDO

CENTRAL

JAKARTA

3,35

35

PT. PRIMA SRIJATI AGUNG

PUSAKA PRIMA

JAKARTA

850

36

PT. SEMESTA INDO PRIMA

PRIMA EXPRESS

JAKARTA

1,1

37

KOPTAJASA

GOLDEN

JAKARTA

151

38

PT. TULUS SINAR SELATAN

STAR EXPRESS

JAKARTA

160

39

PT. BERSATU AMAN SEJAHTERA

TAXIKU

JAKARTA

1,2

JUMLAH I

TOTAL
JUMLAH

23,86

TAKSI EXECUTIVE
41

PT. PUSAKA SATRIA UTAMA

JAKARTA

200

42

PT. SILVER BIRD

SILVER

JAKARTA

1,195

43

PT. KHARISMA MUDA

KHARISMA MUDA

JAKARTA

44

PT. PANORAMA TRANSPORTASI TBK

PANORAMA

JAKARTA

700

45

PT. BLUE BIRD PUSAKA

PUSAKA

JAKARTA

500

46

PT. DAYA MITRA UTAMA

MITRA

JAKARTA

100

TIARA EXPRESS

JAKARTA

108

47

PT EXPRESS KENCANA KELOLA


JAYAJASA

BSTP - 69

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH II

JUMLAH
ARMADA
OPERASI
2,807

JUMLAH

26,667
1.
2.
3.

JAWA
BARAT

PT. SEJAHTERA KHARISMA UTAMA


PT. BOGOR ADIPRADANA
PT. ABDI TRANSPORT NUSANTARA

SILVERA

JL.RAYA PROKLAMASI 69 RT.1/21


ABADI JAYA

KOTA DEPOK

200

CENTRIS GROUP

JL.RAYA SERUA NO.99


SEWANGAN

KOTA DEPOK

170

ABDI

JL.RAYA
NUSANTARA/MADRASAH NO.4
BE

KOTA DEPOK

50

KOTA DEPOK

200

4.

PT. CENDRAWASIH PERTIWIJAYA

CENDRAWASIH

JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM.30


MEKARSARI

5.

PT. MASTER TAXI NUSANTARA

TIFFANI

JL.PEMUDA NO.91A RT.1/8

KOTA DEPOK

300

BLUE BIRD

JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM 30


CIMANGIS

KOTA DEPOK

315

6.

XII

TOTAL
JUMLAH

PT. BLUE BIRD

7.

PT. LINTAS BUANA

PUSAKA LINTAS

JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM 30


CIMANGIS

KOTA DEPOK

200

8.

PT. WAMUPURA

STAR QUEEN

JL.TOLE ISKANDAR 77
SUKMAJAYA

KOTA DEPOK

150

9.

PT. SUMUR JAYA

GADING

JL.AKSES UI KELAPA DUA PASIR


GUNUNG SAL

KOTA DEPOK

10

KOTA DEPOK

10

10.

PT. AJISONA CONTRANS

GADING

JL.MARGONDA RAYA RT.2/7


PONDOK CINA

11.

PT. PUSAKA NURI UTAMA

PUSAKA NURI

JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM 3O

KOTA DEPOK

300

BATAVIA

JL.RAYA AKSES UI NO.89 KELAPA


DUA

KOTA DEPOK

70

ROSALINDA

JL.RAYA AKSES UI NO.70 KELAPA


DUA

KOTA DEPOK

89

KOTA DEPOK

200

KOTA DEPOK

300

12.
13.

PT. BATAVIA RAYA SEJAHTERA


PT. DELAPAN BERLIAN MOTOR

14.

PT. CENTRAL NAGA EUROPINDO

PUSAKA CENTRAL

JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM.30


CIMANGGIS

15.

PT. LUHUR SATRIA SEJATI KENCANA

PUSAKA SATRIA

PALAIGUNUNG RT.3/2 JL.RAYA


BOGOR KM.30

BSTP - 70

NO

PROPINSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

TAXIKU

JL.RAYA JAKARTA BOGOR


KM.36,5 SUKAMAJU SUKMAJAYA

KOTA DEPOK

301

CONCORDE

JL.ANGGREK II NO.28 TANAH


BARU BEJI

KOTA DEPOK

200

STAR QUEEN

JL.TOLE ISKANDAR 77
SUKMAJAYA

KOTA DEPOK

50

NAMA PERUSAHAAN
16.
17.
18.

PT. DAYA MITRA UTAMA


PT. SIMPATI ANUGERAH ABADI
PT. IRDAWAN MULTITRANS

NAMA TAKSI

19.

PT. TRIKARTIKA SAMUDRA

BIZTRO

JL.PUTRI TUNGGAL NO.20


CIMANGGIS

KOTA DEPOK

97

20.

PT. MITRA TRANSPOR OPERATOR

MITRA

JL.KSU RRI NO.1 SERAB

KOTA DEPOK

50

21.

PT. INTAN PUSAKA PRATAMA

DIAMOND TAXI

JL.MUSI RAYA NO.201


SUKMAJAYA

KOTA DEPOK

50

TAXIKU

JL.RAYA JAKARTA BOGOR


KM.36,5 SUKAMAJU SUKMAJAYA

KOTA DEPOK

100

KOTA DEPOK

100

22.

PT. BERKAT OTO SEJAHTERA

23.

PT. BERSATU AMAN SEJAHTERA

TAXIKU

JL.RAYA JAKARTA BOGOR


KM.36,5 SUKAMAJU SUKMAJAYA

24.

PT. PRIMA SRIJATI AGUNG

PUSAKA PRIMA

JL.CINANGKA NO.17 SAWANGAN

KOTA DEPOK

250

25.

PT. TRIDIAN REZEKI

DIAN TAXI

JL.MI.RIDWAN RAIS NO.81 RT.3/5

KOTA DEPOK

310

26.

PT. WIRA HUSADA

CENTRAL

JL.KASEPUHAN NO.23

KOTA CIREBON

20

27.

PT. LADANG MUSTIKA

CITRA

JL.TUPAREV NO.7

KAB. CIREBON

40

28.

PT. PUSAKA NURI UTAMA

PUSAKA NURI

JL.RAYA SILIWANGI KM.7 NO.10


BJ.MENTENG

KOTA BEKASI

500

PUSAKA BIRU

JL.RAYA SILIWANGI KM.7 NO.10


BJ.MENTENG

KOTA BEKASI

300

KOTA BEKASI

100

29.

PT. BLUE BIRD PUSAKA

30.

KOSTI JAYA

KOSTI

JL.PEDURENAN RT.22/5
JATILUHUT JATIASIH

31.

PT. LINTAS BUANA

PUSAKA LINTAS

JL.CIKUNIR RAYA NO.10 JATIASIH

KOTA BEKASI

136

32.

PT. BLUE BIRD

PUSAKA BIRU

JL.CIKUNIR RAYA NO.10 JATIASIH

KOTA BEKASI

165

33.

PT. PRIMA SARIJATI AGUNG

PUSAKA PRIMA

JL.RAYA SILIWANGI KM.7 NO.10


BJ.MENTENG

KOTA BEKASI

250

TOTAL
JUMLAH

BSTP - 71

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN
34.
35.
36.

PT. CENTRAL NAGA EUROPINDO


PT. ANDIKA SEMESTA
PT. MERLIN TAXI

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

PUSAKA CENTRAL

JL.RAYA SILIWANGI KM.7 NO.10


BJ.MENTENG

KOTA BEKASI

300

CONCORDE

JL.TAMAN NAROGONG ENDAH


E.5/4 RT.2/30

KOTA BEKASI

100

MERLIN "Q"

JL.LUMBU BARAT 11G/4 RT.2/9


BOJONG RAWA LUMBU

KOTA BEKASI

60

37.

PT. GARUDA SAKTI PERSADA

GARUDA TAXI

JL.DEMAK NO.16
JAKASAMPURNA

KOTA BEKASI

150

38.

PT. INTAN PUSAKA PRIMA

DIAMOND

JL.KEMUNING NO.76

KOTA BEKASI

50

39.

PT. SUMATRA RAYA

INDAH FAMILY TAKSI

JL.LENTONG NO.9 NAROGONG


RAYA KM.6,8 RAWA LUMBU

KOTA BEKASI

150

KOTA BEKASI

50

40.

PT. SIMPATI ANUGERAH ABADI

MERDEKA

JL.VETERAN LETDA BUCHARI


NO.17

41.

PT. INTAN PUSAKA PRATAMA

DIAMOND TAXI

JL.RAYA SILIWANGI NO.57

KOTA BEKASI

100

JL.TRIDAYA INDAH II BLOK D 23


NO.1

KOTA BEKASI

10

EXPRESS

JL.JATIKRAMAT RAYA NO.167


JATIASIH

KOTA BEKASI

300

42.
43.

PT. DELTA SUBUR MAKMUR


PT. MUTIARA EXPRESS PERDANA

44.

PT. CIPTA DAYA QUADRANT

QUADRANT

JL.RAYA SILIWANGI NO.57 RAWA


PANJANG

KOTA BEKASI

50

45.

PT. KAIMAS RAYA ANDA SEJAHTERA

BATAVIA

JL.Ir.H JUANDA KOMPLEK MITRA


E-25

KABUPATEN
BEKASI

360

46.

PT. SEJAHTERA KHARISMA UTAMA

SILVERA

JL.SETIA DARMA II NO.18


TAMBUN

KABUPATEN
BEKASI

429

SEPAKAT

JL.RAYA SETU KP.RAWA


BENTENG

KABUPATEN
BEKASI

329

CENTRIS GROUP

JL.DIPONEGORO NO.102
TAMBUN

KABUPATEN
BEKASI

150

PUTRA

DS.TAMAN SARI RT.2/1 DUSUN I


SETU

KABUPATEN
BEKASI

250

KABUPATEN
BEKASI

48

KABUPATEN
BEKASI

50

47.
48.
49.

KOPERASI TAKSI SEPAKAT


PT. ADHI CITRA SARANA II
PT. CITRA TRANSPOR NUSANTARA

50.

KOPERASI TAKSI SEPAKAT

SEPAKAT

KAV.PANGARULAN RT.2/7 SELIA


ASIH TARUMAJAYA

51

PT. PESONA BUMI MANDIRI

CONCORDE

JL.TRIDAYA INDAH II BLOK D 23


NO.1

TOTAL
JUMLAH

BSTP - 72

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

52.

PT. CENTRIS BANDUNG RAYA

CENTRIS GROUP

JL.SOEKARNO HATTA NO.606

KOTA BANDUNG

39

53.

PT. TARA MEGAH MULIATAMA

GEMAH RIPAH

JL.GUDANG SELATAN NO.22

KOTA BANDUNG

481

KOTA BANDUNG

275

KOTA BANDUNG

20

KOTA BANDUNG

KOTA BANDUNG

54.

CV. SURYA PRATAMA MANDIRI

TAKSI KOTA KEMBANG

JL.KIARACONDONG NO.338
(08122475609 PAK ADE)

55.

PT. CITRA PRATAMA INTIBUANA

CITRA TAKSI

JL.SOEKARNO HATTA NO.606A

56.

PT.4848

57.

KUAT

58.

PRIMKOPAU

59.
60.
61
62
63

PT. SURYA PRATAMA DWIMANDIRI


CV.OI
PT. BLUE BIRD
CV. CITRA PUTRA MANDIRI
CV. DOA IBU

4848

JL.CIPEDES TENGAH NO.196


(081802004848, 08121464904 PAK
KORI)
JL.CIPEDES TENGAH NO.196
(081802004848, 08121464904 PAK
KORI)
JL.LANUD HUSEIN
SATRANEGARA (08152508327,
6037630/8)

KOTA BANDUNG

108

BANDUNG METROPOLITAN
TAKSI

JL.KIARACONDONG NO.338
(0811214686)

KOTA BANDUNG

60

OI TAKSI

JL.TALAGA BODAS NO.39 (0227317561)

KOTA BANDUNG

18

TAKSI BLUE BIRD

JL.TERUSAN BUAH BATU NO.194


(08129090169, 08129679666)

KOTA BANDUNG

200

RESIK TAKSI

JL. STASIUN NO. 12


TASIKMALAYA

KOTA
TASIKMALAYA

13

KOTA
TASIKMALAYA

10

MAYA TAKSI

JUMLAH

9,743
1.

XIII

TOTAL
JUMLAH

PT. ABDI GADING KENCANA

GADING TAKSI

JL.DAAN MOGOT 21 (021)22768,


23357

KOTA TANGERANG

394

KOTA TANGERANG

41

2.

PT. ARIMBI JAYA AGUNG

AJA TAKSI

JL.RAYA DAAN MOGOT


KM.20,JL.RAYA SERPONG
CIKOKOL

3.

PT. BLUE BIRD

BLUE BIRD TAKSI

JL.MOH TOHA 10 CINANGKA

KOTA/KAB.
TANGERANG

950

4.

PT. SARDO BAKTI PERSADA

ASTRO TAKSI

JL.KH.HASYIM ASHARI RT.3/6


CIPONDOH

KOTA TANGERANG

40

BANTEN

BSTP - 73

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

KOTA TANGERANG

170

TOTAL
JUMLAH

(021)-7336776, FAX (021)73448499


5.

KOPERASI TAKSI MITRA SEJAHTERA

TAKSI MITRA

JL.PS.BARU NO.29
(021)-7357751, FAX (021)-7357751

6.

KOPERASI TAKSI INDONESIA

KOPERASI TAKSI

JL.HALIM PERDANA KUSUMA


NO.19 JURUMUDI

KOTA TANGERANG

550

7.

PT. SARDO BAKTI PERDANA

ASTRO TAKSI

JL.KH.HASYIM ASHARI RT.3/6


CIPONDOH

KOTA TANGERANG

86

(021)-7336776, FAX (021)73448409


8.

PT. WAHYU MUSTIKA KINASIH

9.

KOPERASI WARTAWAN INDONESIA


(KOWARI)

10.

PT. MITRA TRANSPORT OPERATOR

11.

PT. MEDAN ANDALAS

EXPRESS TAKSI

JL.KH.HASYIM ASHARI NO.12


NEROGTOG PINANG CIPONDOH

KOTA TANGERANG

575

KATI TAKSI

JL.AMBON A2/11 RT.4/4 CIMONE

KOTA TANGERANG

42

MITRA TAKSI

JL.KH.ASHARI NO.88 CIPONDOH

KOTA TANGERANG

70

PAMILI TAKSI

JL.SEMPATI NO.16 RT.1/3 BATU


CEPER

KOTA TANGERANG

200

KOTA TANGERANG

30

12.

PT. TUNAS GADING ILHAM

GADING TAKSI

PT.HUSEN SASTRA NEGARA


NO.32 (BANDARA SOEKARNOHATTA)

13.

PT. ANUGERAH MANGGALA PUNNASIRI

BOROBUDUR TAKSI

DUTA GARDENIA BLOK A5 NO.1

KOTA TANGERANG

60

KOSTI

JL.JEND.SUDIRMAN BUARAN
MEKARSARI RT.1/7 BABAKAN

KOTA TANGERANG

25

PUSAKA BIRU

TAMAN ASRI L.III/1 RT.6/12 KEL


GAGA KEC.LARANGAN

KOTA TANGERANG

150

JL.ANGGARAN RT.4/3 KARANG


TENGAH

KOTA TANGERANG

15

KOTA TANGERANG

100

14.
15.

PT. BART DAKASMORI


PT. MERSINDO PUTRA PRATAMA

16.

PT. PERMATA PUSAKA INDONESIA

PUSAKA PRIMA

17.

KOPERASI NASIONAL TRANSPORTASI

TAKSI KITA

(KONTRAS)

BSTP - 74

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

PAMILI TAKSI

JL.SEMPATI NO.16 RT.1/3 BATU


CEPER

KOTA TANGERANG

200

CENTRIS GROUP

JL.RAYA SERPONG
KM.10,KP.PRIANG SERPONG

KAB. TANGERANG

20

KAB. TANGERANG

250

JL.TOHA NO.10 CINANGKA

KAB. TANGERANG

1,3

PT. GEMA CIPTA SARANA GEMILANG

JL.BSD SEKTOR XIV BLOK A3


NO.5 SERPONG

KAB. TANGERANG

50

23

PT. PUTERA TRANSPORT NUSANTARA

PUTERA TAKSI

JL.KI HAJAR DEWANTARA


PAMULANG PLAZA C7 NO.7
PAMULANG

KAB. TANGERANG

225

24

KOPERASI SOPIR TAKSI TANGERANG

BINTANG TAKSI

JL.BENDA BARAT 13A NO.1


PAMULANG

KAB. TANGERANG

70

JAYA SAKTI TAKSI

JL.RAYA SERANG KM.11 CIKUPA


(021)-5690223

KAB. TANGERANG

100

JL.DEWI SARTIKA RT.2/9


CIPUTAT

KAB. TANGERANG

20

JL.PALAI I PD CABE UDIK


PAMULANG

KAB. TANGERANG

75

18.
19.

PT. SUMATRA RAYA


PT. SABDA KENCANA PRADANA

TOTAL
JUMLAH

(021)-5376901, FAX (021)-5379203


20

PT. ADHI CITRA SARANA

JL.H.REAN NO.100 PAMULANG


(021)-7445819, FAX (021)-7445821

21
22

PT. PUSAKA SATRIA UTAMA

PUSAKA TAKSI

BANTEN INDONESIA (KOSTABI)


25
26

PT. SAROSOAN KENCANA SAKTI


KOPERASI SERBA USAHA (KSU)
MERAH PUTIH

27

KOPERASI PENGEMUDI EXPRESS


(KOPEX JAYA)

28

PT. SUMIT JAYA ABADI

MANUK MIRA TAKSI

GADING SERPONG SEKTOR VII


BLOK DB 12 NO.14 SERPONG

KAB. TANGERANG

133

29

PT. SINABUNG MULTI PRIMA

DEN TAKSI

JL.KI HAJAR DEWANTORO NO.7


CIPUTAT

KAB. TANGERANG

50

BSTP - 75

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN
30
31

PT. TAXI CAB


KOPERASI TAKSI SEPAKAT

32

PT. LINTAS MANDIRI EXPRESS

33

PT. TRANSPORTASI NASIONAL


INDONESIA

34

PT. TRANSPORT NUSANTARA


INDONESIA (KONTRAS)

35

PT. LINTAS BUANA

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

TAXI CAB

JL.KELAPA MOLEX XIII FB7/26


RT.2/12 KELAPA DUA

KAB. TANGERANG

100

TAKSI SEPAKAT

JL.RAYA MAUK NO.21 KP.CADAS


SEPATAN

KAB. TANGERANG

206

TAKSI 18

RUKO NUSA LOKA BLOK RH 9-10


SEKTOR XIV JL.CIATER RAYA
BUMI SERONG

KAB. TANGERANG

50

PUSAKA LINTAS

RUKO GOLDEN BOULEVAR 2


BLOK W 1/1BSD SERPONG

KAB. TANGERANG

50

TAKSI KITA

JL. BOJONG RAYA NO. 1 A, RAWA


BUAYA, CENGKARENG

KAB TANGGERANG

100

LINTAS BUANA TAKSI

JL.TOHA NO.10 CINANGKA

KAB. CILEGON

700

KOTA SEMARANG

230

JUMLAH

7,197
1.

PT. WAHANA ATLAS NUSANTARA

NEW ATLAS NUSANTARA

TAMAN TELAGA BODAS NO.1


Telp.8412310/08156532406

2.

KOSTI

KOSTI TAKSI

JL.PAMULARSIH 15 Telp.7613976

KOTA SEMARANG

200

3.

CENTRIS

CENTRIS TAKSI

JL.MAJAPAHIT 583 Telp.6734323

KOTA SEMARANG

100

4.

KOPERASI PUTRI KENCANA

KOPERASI PUTRI KENCANA

JL.ROGOJEMBANGAN RAYA
NO.68 Telp.6733783

KOTA SEMARANG

77

PANDU TAKSI

JL.KALIGAWE RAYA 1
Telp.6591365

KOTA SEMARANG

126

SATRIA TAKSI

JL.PUDAK PAYUNG ASRI D 54A


Telp.7464855

KOTA SEMARANG

200

ASTRIA TAKSI

JL.KALIGAWE RAYA 1
Telp.6591365

KOTA SEMARANG

25

KOPERASI BANYUMAS TAKSI

KOBATA

JL. STADION MINI IV - B/42


PURWOKERTO SELATAN TELP.
0281 642440-642441

KAB. BANYUMAS

71

PT. KONDANG PRIMA MOTOR

KONDANG PRIMA KARYA


TAKSI

JL. KOBER GANG TERATAI RT


01/02 TELP. 0281 622666-636486

KAB. BANYUMAS

36

SATRIA MAS TAKSI

KEL. TELUK RT 04/02 (TERMINAL


PURWOKERTO)

KAB. BANYUMAS

13

5.
XIV

JAWA
TENGAH

TOTAL
JUMLAH

6.
7.
8.
9
10

PANDU
SATRIA
ASTRIA

PO. SATRIA MAS TAKSI

BSTP - 76

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

11

KP. KOSTI SOLO

KOSTI TAKSI

JL.SUMPAH PEMUDA NO.145


MOJOSONGO JEBRES

KOTA SURAKARTA

173

12

PT SOLO SENTRAL TAKSI

SCT

JL.LU ADI SUCIPTO NO.78

KOTA SURAKARTA

67

SURAKARTA

101

13

CV MAHKOTA RATU TAKSI

MAHKOTA

JL.SUNGAI SAMBAS NO.15


PASAR KLIWON

14

KOP. BENGAWAN TAKSI

BENGAWAN

JL.RM.SAID NO.268 BANJARSARI

SURAKARTA

49

15

CV.SEKAR GELORA TAKSI

GELORA

JL.APEL 1 RT.2/3 JAJAR


LAWEYAN

SURAKARTA

131

16

CV. SAKURA SARI TAKSI

SAKURA

JL KARTOPURAN NO.88A RT.3/3


JAYENGAN SERENGAN

SURAKARTA

15

KOTA TEGAL

25

KOTA TEGAL

25

17

KOPERASI DITA AYU BAHARI

TAKSI BAHARI

KOMPLEK PERTOKOAN BLOK B


NO.8 TERMINAL BUS KOTA
TEGAL

18

PT. CITRA BREGAS TRANSTAMA TAKSI

TAKSI BREGAS

JL. WISANGGENI NO. 24

YOGYAKARTA

50

JUMLAH

XV

D.I
YOGYAKA
RTA

TOTAL
JUMLAH

1,664
1.

KOPERASI SADEWA

SADEWA

PERUM WIROSABAN I (0274)382262, 376107

2.

KOKASINDO

KOKASINDO

JL.PINGIT KIDUL 12

YOGYAKARTA

25

3.

KOPERASI TAMBAYO

TAMBAYO

JL.PINGIT KIDUL 12

YOGYAKARTA

25

4.

PT. PANCA SARANA ARMADA

PSA

JL.PINGIT KIDUL 12

YOGYAKARTA

25

5.

PRIMKOPAD

PRIMKOPAD

RING ROAD BARAT DEMAKIJO

YOGYAKARTA

25

6.

PRIMKOPPOL

PRIMKOPPOL

RING ROAD BARAT DEMAKIJO

YOGYAKARTA

25

BSTP - 77

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN
7.

PRIMKOPAU II

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

RAJAWALI

JL.RAYA JANTI/LANUD
ADISUCIPTO

YOGYAKARTA

85

YOGYAKARTA

70

8.

PUSKOVERI

VERTI

JL.TENTARA RAKYAT MATARAM


6 (0274)-563555

9.

KOPERASI PATAGA

PATAGA

JL.PRAMUKA 9B (0274)-384384

YOGYAKARTA

50

10.

KOPERASI SETIA KAWAN

SETIA KAWAN

RING ROAD SELATAN 66 YK

YOGYAKARTA

50

11.

PT. INDRA KELANA

INDRA KELANA

JL.P MANGKUBUMI 56 (0274)565556

YOGYAKARTA

50

12.

PT. ARGA SURYA ALAM

ASA

JL.TUT HARSONO 24 (0274)545554

YOGYAKARTA

50

CENTRIS

RING ROAD UTARA JOMBOR


(0274)-544977

YOGYAKARTA

83

YOGYAKARTA

25

13.

PT. CENTRIS

14.

PT. RESTU INTAN ARMADA

RIA

JL.PARANGTRITIS 69 (0274)414444, 387080

15.

PT. JARI ALAM SUPATRA

JAS

JL.KAPTEN TENDEAN 373373

YOGYAKARTA

87

16.

PT. CITRA CANDRA

CITRA

JL.KAPTEN TENDEAN 373374

YOGYAKARTA

25

PANDAWA

RING ROAD SELATAN


SEWON,BANTUL

YOGYAKARTA

50

17.

KOPERASI PANDAWA

JUMLAH

XVI

TOTAL
JUMLAH

800
1.

PT. CHRISNA CEMERLANG

CHRISNA

JL.BALAS KLUMPRIK 29

SURABAYA

20

2.

PT. CITRA DEWA REMBULAN

CITRA

JL.ARIEF RAHMAN HAKIM 61

SURABAYA

83

3.

PT. SURABAYA ARTA UTAMA BERSAMA

GARUDA

JL RAYA MASTRIP KEMLATEN 4

SURABAYA

80

4.

PT. GLATIK GOLDEN TAKSI

GLATIK

JL RAYA WARU NO.2

SURABAYA

50

5.

PT. UNI RATNA GADING MANDALA

GOLD

JL RAYA WARU NO.2

SURABAYA

283

6.

PT. EXPRESS KARTIKA PERDANA

KARTIKA EXPRESS

KOMP.RUKO MANGGA DUA A/1011

SURABAYA

88

JAWA
TIMUR

BSTP - 78

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

7.

PT. KENARI GOLDEN TAKSI (2002)

KENARI

JL RAYA WARU NO.2

SURABAYA

50

8.

PT. MERPATI WAHANA TAKSI

MERPATI

JL.ASEM RAYA 25

SURABAYA

308

9.

PT. METROPOLIS SURYA RAYA

METRO

JL.RUNGKUT MADYA 129

SURABAYA

100

10.

PT. NURIMAS TAKSI

NURIMAS

JL RAYA WARU NO.2

SURABAYA

55

11.

PT. UNITED AUTO MOBIL 90 UTAMA

ORENZ

JL RAYA WARU NO.2

SURABAYA

219

ORENZ

JL RAYA JEMURSARI 224-228

SURABAYA

118

SURABAYA

70

12.

PT. SERASI TRANSPORTASI


NUSANTARA

13.

UD. SOLUNA INTI PRATAMA

PERMATA

JL.RUKO PLAZA SEGI DELAPAN


BLOK D-805

14.

PT. PRIMA SANJATI AGUNG

PRIMA JATI

JL.RAYA LAKARSANTI 20

SURABAYA

100

15.

PT. CENTRAL NAGA EUROPINDO

PUSAKA CENTRA

JL.RAYA LAKARSANTI 20

SURABAYA

300

16.

PT. PUSAKA NURI UTAMA

PUSAKA NURI

JL.RAYA LAKARSANTI 20

SURABAYA

300

17.

PT. SUMBER DAYA ALAM

SDA

JL.PAKIS TIRTOSARI NO.82

SURABAYA

11

18.

PT. INDO SEMESTA LUHUR

SEMESTA

KOMP.RUKO MANGGA DUA A/1011

SURABAYA

179

19.

PT. PARA BATHARA SURYA

SILVER

JL.TEGALSARI 107

SURABAYA

507

20.

PT. SRIKANDI TRANSPORINDO SURYA

SRIKANDI

JL.RAYA MENGANTI 1

SURABAYA

53

21.

PT. SUPER DINAMIKA

SUPER

JL.RAYA BRINGIN 28

SURABAYA

15

22.

PT. SUPRA MANDIRI KARYA

SUPRA

JL.PAKIS NO.46

SURABAYA

63

23.

PT. SURABAYA TAKSI UTAMA

SURABAYA

JL.PLATUK DONOMULYO 15/2

SURABAYA

190

24.

KOPERASI TAKSI SURYA

SURYA

JL.BOLODEWO NO.111

SURABAYA

73

TOTAL
JUMLAH

BSTP - 79

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

25.

PT. MANDALA SATATA GAMA

VIRGO

JL.DUKUH MENAGGAL 12/6

SURABAYA

110

26.

PT. PUTRA BHIRAWA ADHI NUGRAHA

WAHONO ROTO

JL.PANGLIMA SUDIRMAN 60

SURABAYA

27.

PT. ZEBRA NUSANTARA

ZEBRA

JL.JEMURSARI SELATAN IV/3

SURABAYA

190

SURABAYA

416

SURABAYA

100

28.

PT. PRIMA JUANDA

PRIMA JUANDA

JL.SEMERU NO.11 LANUDAL


JUANDA (031-8666001,05)

29.

PT.PRIMA BAHARI JUANDA

WING TAKSI

JL.SEMERU NO.11 LANUDAL


JUANDA (031-8670191)

30.

PT. CITRA

CITRA TAXI

SIDOHARJO

80

31.

PT. SILVER

SILVER TAKSI

SIDOHARJO

50

32

UD. BIMA MOTOR MADIUN

BIMA TAKSI

JL. ARDI MANIS F-5/7 MADIUN

MADIUN

25

MERAKATI

JL.LETJEN HARYONO 47 MADIUN


(0351-462255)

MADIUN

10

CITRA KENDEDES

JL.BUNGA MERAK NO.2 MALANG


(0341-490555)

MALANG

180

33.
34.

PT.MERAKATI
PT.CITRA PERDANA KENDEDES

35.

PT.CITRA CAHAYA PUTRA

TAKSI BIMA

JL.SIMPANG TERUSAN DANAU


SENTANI NO.5 (0341-717933)

MALANG

50

36.

PT.IJEN PERWIRA

TAKSI ARGO

JL.R.PANJI SUROSO (0341490444)

MALANG

110

37.

PT.MANDALA SATATA GAMA

TAKSI MANDALA

JL.RAYA KARANGLO NO.131


(0341-474747)

MALANG

130

TAKSI GARUDA

DS.PAKIS KEMBAR KEC.PAKIS


KAB.MALANG

KAB. MALANG

30

GRESIK TAKSI

JL.GUB. SURYO GRESIK 031


3970657

GRESIK

30

PERMATA TAKSI

JL. MAYJEND SUNGKONO GANG.


XVI KEBOMAS GRESIK

GRESIK

60

JEMBER TAKSI

JL. SLAMET RIYADI NO. 92


PATRANG JEMBER TELP. 0031
7705200

JEMBER

25

38.
39.
40.
41.

PT.PUKOPAU GARUDA
PRIMKOVERI
YANI PUTRA RAYA
CV. PRATAMA ABADI

TOTAL
JUMLAH

BSTP - 80

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN
43.

CV. PUTRA PERDANA INDONIAGA

44

KUD PELITA KOTA BANYUWANGI

1.

KOP.JASA ANGKUTAN TAXI NGURAH


RAI BALI

NAMA TAKSI
RENGGANIS / ARGO
PERDANA

ALAMAT PERUSAHAAN
JL. HAYAM WURUK NO. 27

TAKSI USING TRANSPORT

JL. BRAWIJAYA NO. 5 TELP. 0333421535 DAN 0333-412319

NGURAH RAI TAXI

JL.BY PASS NGURAH RAI


DENPASAR

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

JEMBER

30

BANYUWANGI

31

JUMLAH

TOTAL
JUMLAH

4,972
DENPASAR

907

BADUNG

BADUNG

750

BADUNG

DENPASAR

400

BADUNG

200

DENPASAR

100

(0361)-721250
2.

PT. GEKA PRAJA TAXI

PRAJA TAXI

JL.NAKULA NO.18 KUTA BADUNG


(0361)-289090

3.

PT. PRAJA BALI TRANSPORT

BALI TAXI

JL.BY PASS NUSA DUA NO.4


JIMBARAN BADUNG
(0361)-702000, 701111

XVII

4.

PT. PAN WIRTHI TRANSPORT

5.

KOP. JASA ANGKUTAN MOBIL


TANSPORT KOMOTRA

PAN WIRTHI TAXI

JL.SAGARA BATUBELIG NO.8


KUTA BADUNG

BALI
(0361)-723366, 723988
KOMOTRA TAXI

KAV.NO.7 DENPASAR (0361)242524

BALI
6.

KOP. WISATA NUSA DUA

JL.IMAM BONJOL
Gg.PERUMAHAN INDAH
REGENCY

KOWINU TAXI

SENTRAL PARKIR BTDC NUSA


DUA BADUNG
(0361)-771661, 773030

7.

KOP. WAHANA DHARMA ORGANDA


BALI

WAHANA TAXI

JL.P.FLORES NO.14 DENPASAR


(0361)-244555

BSTP - 81

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN
8.

KOP. TAXI JIMBARAN

NAMA TAKSI
JIMBARAN TAXI

ALAMAT PERUSAHAAN
JL.KARANG MAS SEJAHTERA
BUKIT PERMAI KEL

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

BADUNG

98

TOTAL
JUMLAH

JIMBARAN BADUNG (0361)709801


9

PT. PRAJA BALI TRANSPORT (BLUE


BIRD GROUP)

PRAJA BALI TAKSI

250

JUMLAH

XVIII

NUSA
TENGGARA
TIMUR

2,705
PRIMKOPAU LANUD EL TARI
1.

PRIMKOPAU

KUPANG

50

ELTARI TAKSI
JL.ADISUCIPTO (0380)-881373

JUMLAH

50
1.

XIX

NUSA
TENGGARA
BARAT

2.
3.
4.

KOTAMA
PT. LENDANG KARUN
PT. LOMBOK SEA SIDE COTTAGE
PT. LOMBOK TAKSI UTAMA

KOTAMA

JL. ADI SUCIPTO NO. 10


MATARAM

MATARAM

82

LENDANG KARUN

JL. ADI SUCIPTO NO. 10


MATARAM

MATARAM

82

LOMBOK TAKSI

JL. KOPERASI NO 102 AMPENAN,


MATARAM

MATARAM

124

LOMBOK TAKSI

JL. KOPERASI NO 102 AMPENAN,


MATARAM

MATARAM

113

JUMLAH
XX

KALIMANT
AN BARAT

XXI

KALIMANT
AN
TENGAH

401
1.

PRIMKOPAU LANUD SUPADIO

BANDARA SUPADIO

PONTIANAK

70

JUMLAH

70
1

KOPERASI TAKSI KPN BANDARA TJITIK


RIWUT

KOTA
PALANGKARAYA

30

JUMLAH

XXII

KALIMANT
AN
SELATAN

30

1.

PT. ARYA PUSPITA

TAKSI ARYA

JL. PRAMUKA DPRD RW. 3 RT. 19


NO.15 BANJARMASIN,
KALIMANTAN SELATAN (0511)3253535

BANJARMASIN

36

BSTP - 82

NO

PROPINSI

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

2.

CV. SURYA (BORNEO)

TAKSI BORNEO

KOJATAS

KOJATAS

ALAMAT PERUSAHAAN
JL. AHMAD YANI KM 7.4
BANJARMASIN, KALSEL (0511)3262626/7474567/7256000

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

BANJARMASIN

50

BANJARBARU

113

JUMLAH

199
1.

XXIII

KALIMANT
AN TIMUR

KOP. ANGKASA JAYA

Jl. PIPIT NO 32, SAMARINDA

SAMARINDA

10

2.

PT MAWAR TAKSI KALIMANTAN

JL. JEND.A YANI NO.39 RT 07


GANG SELAMAT KEL.MEKARSARI
KEC.BALIKPAPAN TENGAH

BALIKPAPAN

98

3.

PT. GLOBALINDO INTIPERKASA


SARANATANA

BALIKPAPAN

75

BALIKPAPAN

24

JL. MAYJEND. SUTOYO RT. 044


NO. 45 KLANDASAN ILIR
BALIKPAPAN

PT. PIRANTI LINTAS BORNEO

CV. KALUNG MAS

BALIKPAPAN

158

KOKAPURA

BALIKPAPAN

45

KOPERASI TAKSI BANDARA

TARAKAN

33

BANDARA JUWATA TARAKAN

JUMLAH

XXIV

SULAWESI
UTARA

JUMLAH

TOTAL
JUMLAH

443
1.

PT. PELITA SURYA MANDALA

CELEBRITY TAXY

KOTA MANADO

48

2.

PT. DUA TUNGGAL PERKASA TRANS

TRUST TAXY

KOTA MANADO

53

KOKAPURA TAXY

KOTA MANADO

50

3.

Koperasi Karyawan Perum Angkasa Pura


II

4.

PT. BLUE BIRD GROUP

BLUE BIRD TAXY

KOTA MANADO

50

5.

PT. Dharma Indah Agung Metropolitan

DIAN TAXY

KOTA MANADO

9
210

BSTP - 83

NO

PROPINSI

XXV

SULAWESI
TENGAH

NAMA PERUSAHAAN
1.
2.

PT. CENTRAL MUTIARA


PT. UTAMA SARANA ABADI

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

MUTIARA TAKSI

JL.PATIMURA (0451)-428444

PALU

15

UTAMA TAKSI

JL.TRANS.SULAWESI NO. 88/RE.


MARTADINATA KM. 8 NO. 88
(0451)-456789

PALU

40

JUMLAH

XXVI

SULAWESI
SELATAN

JUMLAH

TOTAL
JUMLAH

55
1.

PT. BOSOWA UTAMA

MAKASAR

430

2.

PT. LIMA MUDA NUSANTARA

MAKASAR

275

PUSKUD HASSANUDIN

MAKASAR

16

PT. LIMA MUDA MITRA

MAKASAR

73

GOWATA TAKSI

MAKASAR

150

KAB. MAROS

175

MAKASAR

72

MAKASAR

200

PARE-PARE

10

KOPSIDARA

GOWA MAKASSAR TAKSI

PUTRA TRANSPORT

KOPSIDARA TAKSI

JL. POROS MAKASSAR - MAROS


NO. 151 KM 20 KAB MAROS TELP
(0411) 551588

CV MITRA UTAMA TAKSI

MITRA UTAMA TAKSI

JL. MATAHARI NO. 2 PARE-PARE


TELP. 0421 28555

10

CV. PALTINUM PERKASA

PLATINUM TAKSI

JL. A. MAKKULAU

PALOPO

12

11

CV. ADE

ADE TAKSI

JL. YUSUF ARIF

PALOPO

12

CV. METRO

METRO TAKSI

JL. YUSUF ARIF

PALOPO

13

CV. BATARA JAYA

BATARA TAKSI

JL. BATARA

PALOPO

7
1,434

BSTP - 84

NO

PROPINSI

XXVI
I

SULAWESI
TENGGARA

NAMA PERUSAHAAN

NAMA TAKSI

ALAMAT PERUSAHAAN

DOMISILI
PERUSAHAAN

JUMLAH
ARMADA
OPERASI

1.

PT. DACTRACO TAKSI

TAKSI DACTRACO

KENDARI

126

2.

PT. ADE SULTRA PERSADA

ADE TAKSI

KENDARI

86

3.

NILAS TAKSI

NILAS TAKSI

KENDARI

JUMLAH
XXVI
II

SULAWESI
BARAT

219
0

JUMLAH
XXIX

GORONT
ALO

JUMLAH
XXX

MALUKU

XXXI

MALUKU
UTARA

JUMLAH

0
1.

TAXI BELLA

TERNATE

JUMLAH

XXXI
I

8
1

KOPERASI ANGKUTAN UDARA

KOANGDARA

JAYAPURA

40

KOPERASI PELABUHAN

TAKSI PELUD

JAYAPURA

40

PAPUA

JUMLAH
XXXI
II

TOTAL
JUMLAH

PAPUA
BARAT

80
1

JUMLAH

TOTAL KESELURUHAN

62,121

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 85

KOTA PENERIMA PENGHARGAAN PIALA WAHANA TATA NUGRAHA CUP


TAHUN 2010-2014
No.

Uraian
description
Kota Raya
Metropolitan City

Satuan
Unit
Kota
City

Kota Besar
Big City

Kota Sedang
Medium City

2010

2011

2012

2013

2014

4
Surabaya
Semarang
Bandung
Palembang

4
Surabaya
Semarang
Bandung
Palembang

2
Palembang
Semarang

3
Palembang
Semarang
Surabaya

3
Palembang
Semarang
Bandung

Kota
City

3
Pekanbaru
Surakarta
Balikpapan

5
Pekanbaru
Surakarta
Malang
Denpasar
Balikpapan

2
Surakarta
Denpasar

4
Pekanbaru
Surakarta
Denpasar
Balikpapan

7
Pekanbaru
Padang
Bandar
Lampung
Surakarta
Balikpapan
Denpasar

Kota
City

9
Probilinggo
Sukabumi
Mojokerto
Tarakan
Madiun
Lumajang
Badung

10
Madiun
Probilinggo
Lumajang
Badung
Sukabumi
Mojokerto
Bontang

5
Probolinggo
Madiun
Mojokerto
Lumajang
Badung

3
Madiun
Mojokerto
Probolinggo

BSTP - 86

No.

Uraian
description

Satuan
Unit

2010

2011

Jepara
Tebing Tinggi

Tarakan
Yogyakarta

2012

2013

2014

Kota Kecil
Small City

Kota
City

10
Langkat
Wajo
Padang Panjang
Pesisir Selatan
Klungkung
Karang Asem
Mojosari
Tulung Agung
Pariaman
Tuban

12
Langkat
Solok
Muara Enim
Boyolali
Jepara
Magetan
Mojokerto
Tuban
Tulung Agung
Tabalong
Sinjai
Wajo

3
Muara Enim
Sinjai
Langkat

4
Muara Enim
Jepara
Lumajang
Badung

2
Martapura,
Kab.
OKU
timur
Jepara

Jumlah/ Total

Kota
/City

26

31

12

14

12

Sumber/Source : Direktorat BSTP, 2015

BSTP - 87

KOTA PENERIMA PENGHARGAAN PIALA WAHANA TATA NUGRAHA


WAHANA TATA NUGRAHA KATEGORI LALU LINTAS 2012 - 2014
No.
1
1

Uraian
Description
2
Kota Raya
Metropolitan City

Satuan
Unit
3
Kota
City

Kota Besar
Big City

Kota
City

Kota Sedang
Medium City

Kota
City

2012

2013

5
2

Surabaya
Makassar

6
2

Madan
Makasar

2
Malang
Balikpapan

4
Medan
Tangerang
Surabaya
Makasar

4
Padang
Tasikmalaya
Malang
Samarinda

13
Banda Aceh
Binjai
Sukabumi
Cirebon
Salatiga
Pati
Tegal
Klaten
Banyumas
Sidoarjo
Bontang

2014

3
Tasikmalaya
Malang
Samarinda

21
Banda Aceh
Binjai
Dumai
Tebing Tinggi
Bukit Tinggi
Payakumbuh
Pagar Alam
Sukabumi
Cirebon
Klaten
Salatiga

34
Banda Aceh
Binjai
Tebing Tinggi
Dumai
Bukit Tinggi
Payakumbuh
Jambi
Pagar Alam
Bengkulu
Sukabumi
Cirebon

BSTP - 88

No.
1

Uraian
Description
2

Satuan
Unit
3

2012

2013

Tarakan
pare-pare

Kota Kecil
Small City

Kota
City

Tegal
Blitar
Kediri
Pasuruan
Bontang
Tarakan
Bitung
Manado
Pare-pare
Palopo

22
Padang Panjang
Pariaman
Pesisir Selatan
Pasaman
Ogan Komering Ilir

2014
Kudus
Salatiga
Tegal
Magelang
Pekalongan
Pati
Purwokerto
Yogyakarta
Jombang
Pasuruan
Mojokerto
Kepanjen
Sidoarjo
Pandaan
Blitar
Kediri
Banyuwangi
Tarakan
Bontang
Martapura
Pare-pare
Bitung
Manado
38

Langkat
Siak
Padang Panjang
Pariaman
Solok

55
Stabat
Siak Sri Indrapura
Padang Panjang
Pariaman
Painan

BSTP - 89

No.
1

Uraian
Description
2

Satuan
Unit
3

2012
4
Ogan Komering Ulu Timur
Ciamis
Boyolali
Sragen
Jepara
Karanganyar
Tuban
Malang
Mojokerta
Tulung Agung
Magetan
Pacitan
Tabanan
Buleleng
Karangasem
Tabalong
Wajo

2013
5
Pesisir Selatan
Pasaman
Ogan Komering Ilir
Ogan Komering Ulu Timur
Bangka
Ciamis
Sragen
Banyumas
Wonogiri
Karanganyar
Boyolali
Pati
Gunung Kidul
Magetan
Malang
Pacitan
Mojokerto
Sidoarjo
Tuban
Tulungagung
Bangli
Buleleng
Jembrana
Tabanan
Karangasem
Klungkung
Gianyar
Sumbawa
Tabalong

2014
6
Lubuk Sikaping
Sungai Penuh
Muara Enim
Sekayu
Kayu Agung
Sungai Liat
Tanjung Pandan
Kotabumi
Ciamis
Sragen
Klaten
Wonogiri
Karanganyar
Boyolali
Sukoharjo
Kendal
Cilacap
Demak
Wates
Sleman
Bantul
Wonosari
Lumajang
Magetan
Pacitan
Tuban
Lamongan
Tulungagung
Wlingi

BSTP - 90

No.
1

Uraian
Description
2

Satuan
Unit
3

2012

2013

5
Gowa
Sinjai
Bantaeng
Wajo

Jumlah/ Total

Kota/City

39

65

2014
6
Bojonegoro
Trenggalek
Situbondo
Kuta
Negara
Tabanan
Amlapura
Singaraja
Gianyar
Sumbawa Besar
Tanjung
Tenggarong
Sungguminasa
Sinjai
Bantaeng
Bulukumba
Pinrang
Sengkang
Tomohon
Amurang
Tahuna
96

Sumber/Source : Direktorat BSTP, 2015

BSTP - 91

KOTA PENERIMA PENGHARGAAN PIALA WAHANA TATA NUGRAHA


WAHANA TATA NUGRAHA KATEGORI ANGKUTAN 2012 - 2014
No.
1
1

Uraian
Description
2
Kota Raya
Metropolitan City

Satuan
Unit
3
Kota
City

2012
4
Bandung
Bogor

Kota
City

Pekanbaru

Kota Sedang
Medium City

Kota
City

Yogyakarta

Kota Kecil
Small City

Kota
City

Kota/City

2014

5
2

Kota Besar
Big City

Jumlah/ Total

2013

6
1

Bandung

1
Bogor

2
Bandar Lampung

1
Yogyakarta
1
Tomohon

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 92

KOTA PENERIMA PENGHARGAAN PLAKAT PIALA WAHANA TATA NUGRAHA


TAHUN 2010-2014
No.
1
1

Uraian
Description
2
Kota Raya
Metropolitan
City

Satuan
Unit
3
Kota
City

Kota Besar
Big City

Kota
City

Kota Sedang
Medium City

Kota
City

2010

2011

2012

2013

2
Makassar
Bogor

2
Makassar
Bogor

3
Denpasar
Padang
Samarinda

Medan

2
Padang
Cimahi

14
Payakumbuh
Bone
Klaten
Cimahi
Pare-Pare
Binjai
Tegal
Cianjur
Bukittinggi
Bontang
Palopo
Cirebon

3
Tangerang selatan
Batam
Depok

2
Batam
Serang

11
Tebing Tinggi
Tanjung Balai
Payakumbuh
Bukittinggi
Pagaralam
Kab. OKU
Pekalongan
Sukoharjo
Pasuruan
Brebes
Palopo

8
1

Tangerang

Padang
Tasikmalaya
Cimahi
Samarinda
15

Banda Aceh
Binjai
Tebing Tinggi
Bukit Tinggi
Kab. OKU
Payakumbuh
Cianjur
Cirebon
Banyumas
Klaten
Salatiga
Tegal

2014

9
Bengkulu
Pangkal
Pinang
Prabumulih
Pekalongan
Banyuwangi
Bima
Palangkaraya
Gorontalo
Paliu

2
Serang
Cimahi

15
Prabumulih
Baturaja
Lahat
Pangkal Pinang
Metro
Cilegon
Garut
Mataram
Bima
Singkawang
Palu
Kendari

BSTP - 93

No.
1

Uraian
Description
2

Kota Kecil
Small City

Satuan
Unit
3

Kota
City

2010

2011

4
Banda Aceh
Negara

5
Sidoarjo
Pare-Pare
Palopo

24
Buleleng
Sragen
Ciamis
Sinjai
Boyolali
Solok
Barru
Kolaka
Magetan
OKU Timur
Muara Enim
Banyumas
Sidoarjo
Kutai
Kertanegara
Lubuk Sikaping
Bangli
Lombok Timur
Sumbawa
Tabanan
Gianyar
Lamongan
Sibolga

23
Pasaman
Pesisir Selatan
Padang Panjang
Pariaman
Kab. OKU Timur
Ciamis
Sragen
Sukhoharjo
Wonogiri
Kab. Malang
Probolinggo
Situbondo
Bangli
Karang Asem
Klungkung
Buleleng
Gianyar
Tabanan
Lombok Tengah
Lombok Timur
Sumbawa
Kutai
Kertanegara

2012

2013

23
Dili Serdang
Tanah Datar
Solok
Bangka
Bangka Selatan
Belitung
Wonogiri
Kulon Progo
Probolinggo
Situbondo
Blitar
Lamongan
Klungkung
Jembrana
Gianyar
Bangli
Lombok Timur
Sumbawa
Barito Timur
Kutai Kartanegara
Barru
Gowa
Soppeng

41
Deli Serdang
Sibolga
Agam
Tanah Datar
Musi
Banyuasin
Ogan
Komering Ulu
Banyuasin
Rejang
Lebong
Bangka
Tengah
Bangka
Selatan
Belitung
Belitung
Timur
Lampung
Utara
Pringsewu
Bandung
Semarang

2014
8
Bau-Bau
Gorontalo
Kupang

45
Lubuk Pakam
Sibolga
Raya
Dolok Sanggul
Sei Rampah
Solok
Arosuka
Batu Sangkar
Lubuk Basung
Muaro Sijunjung
Padang Aro
Rengat
Pangkalan Kerinci
Bengkalis
Bandar Sri Bentan
Muaro Bungo
Pangkalan Balai
Muara Beliti Baru
Indralaya
Toboali
Koba
Manggar
Muntok

BSTP - 94

No.
1

Uraian
Description
2

Satuan
Unit
3

2010
4
Tabalong
probolinggo

Gowa

2011

2012

2013

7
Sukoharjo
Kendal
Demak
Kulon Progo
Bantul
Sleman
Lamongan
Blitar
Bojonegoro
Trenggalek
Lombok
Barat
Lombok
Timur
Lombok
Tengah
Kotawaringin
Barat
Barito Timur
Kapuas
Julu Sungai
Selatan
Kutai
Kartanegara
Penajam
Paser Utara
Barru
Bone
Takalar

2014
8
Curup
Gunung Sugih
Pringsewu
Menggala
Kramatwatu
Ungaran
Mojosari
Semarapura
Bangli
Gerung
Selong
Kalabahi
Mempawah
Kandangan
Penajam
Pangkajane
Watampone
Airmadidi
Mamuju
Polewali
Parigi
Limboto

BSTP - 95

No.
1

Uraian
Description
2

Satuan
Unit
3

Jumlah/ Total

Kota/City

2010

2011

2012

43

42

39

2013
7
Polewali
Mandar
Biak Numfor
Jayapura
53

2014
8

65

Sumber: Direktorat BSTP, 2015

BSTP - 96

KOTA PENERIMA PENGHARGAAN PIALA WAHANA TATA


NUGRAHA WAHANA TATA NUGRAHA KENCANA TAHUN 2014

No.
1

Uraian
Description

Satuan
Unit

2
Kota Raya
Metropolitan City

3
Kota
City

Kota Besar
Big City

Kota
City

Kota Sedang
Medium City

Kota
City

Kota Kecil
Small City

Kota
City

Jumlah/ Total

Kota/City

2014
4

2
Madiun
Probolinggo

Sumber: Direktorat BSTP, 2015

BSTP - 97

PROVINSI PENERIMA PENGHARGAAN PIALA WAHANA TATA


NUGARAHA WAHANA TATA NUGARAHA WIRATAMA TAHUN 2014

No.
1
1

Uraian
Description

Satuan
Unit

2014

2
Provinsi
Province

Jumlah/ Total

Provinsi
Province

Provinsi/Province

7
Jawa Timur
Jawa Tengah
Bali
Sumtera Barat
D.I. Yogyakarta
Sumatera Selatan
Riau

Sumber: Direktorat BSTP, 2015

BSTP - 98

PENGADAAN CONVERTER KIT

JUMLAH CONVERTER
KIT (UNIT)
1.755
820
666
1.001
445

PERUSAHAAN TAKSI
PERUSAHAAN TAKSI
ANGKOT
ANGKOT
ANGKOT

400

ANGKOT

TAHUN

KOTA

2007
2008
2009
2010
2011

DKI JAKARTA
DKI JAKARTA
PALEMBANG
BOGOR
SURABAYA
DKI JAKARTA

2012

DEPOK
-

2013
2014
JUMLAH

PERUNTUKAN

5.087

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 99

LOKASI SPBG (CNG) DI WILAYAH JAKARTA 2014


No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

LOKASI
Jl. SUMENEP
JL. DAAN MOGOT
JL. BENDA ARAYA KALIDERES
JL. DAAN MOGOT PESING
JL. RAWA BUAYA
JL. PLUIT SELATAN
JL. BOULEVARD TIMUR
JL. PEMUDA
JL. BEKASI
JL. RAYA BOGOR
JL. A. YANI
JL. WARUNG BUNCIT
JL. PASAR MINGGU
JL. TEBET TIMUR
JL. RAYA PONDOK UNGU
JL. PERINTIS KEMERDEKAAN
JL. MARGONDA DEPOK
JL. SUDIRMAN - TANGERANG
JL. PEMUDA JAKARTA TIMUR

PENGELOLA
PERTAMINA
EL NUSA
PERTAMINA
PERUM PPD
PETROSS GAS
PERTAMINA
EL NUSA
PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
SWASTA
PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
PETROSS GAS
PERAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
AEDICO DHARMA
NUSANTARA

KETERANGAN
TIDAK BEROPERASI
TIDAK BEROPERASI
OPERASI
OPERASI
OPERASI
TIDAK BEROPERASI
TIDAK BEROPERASI
OPERASI
TIDAK BEROPERASI
TIDAK BEROPERASI
TIDAK BEROPERASI
TIDAK BEROPERASI
TIDAK BEROPERASI
TIDAK BEROPERASI
OPERASI
OPERASI
TIDAK BEROPERASI
BELUM BEROPERASI
OPERASI

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 100

LOKASI SPBG (CNG) DI WILAYAH SURABAYA 2014


No
1
2
3
4

LOKASI
Jl. KARANG MENJANGAN
JL.MARGO MULYO
JL. BERBEK INDUSTRI
JL. TANJUNG SARI

PENGELOLA
PT. CNE (SWASTA)
PT.CNE (SWASTA)
PT. ZEBRA NUSANTARA Tbk.
PT. ZEBRA NUSANTARA Tbk.

KETERANGAN
OPERASI
OPERASI
OPERASI
OPERASI

Sumber : Direktorat BSTP 2015

LOKASI SPBG (CNG) DI WILAYAH PALEMBANG 2014


No
1
2
3
4
5

LOKASI
Jl. DEMANG LEBAR DAUN
Jl. SUKAMTO
JL. H. BURLIAN
JL. SUBEKTI
JL. KI MAROGAN

PENGELOLA
PT.CNG
PT. PERTAMINA RETAIL
KEMENTERIAN ESDM
KEMENTERIAN ESDM
KEMENTERIAN ESDM

KETERANGAN
OPERASI
OPERASI
BELUM BEROPERASI
BELUM BEROPERASI
BELUM BEROPERASI

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 101

LOKASI SPBG (LGV) DI WILAYAH JABODETABEK 2014


No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

LOKASI
JL. PRAMUKA RAYA
JL. ABDUL MUIS
JL. HR.RASUNA SAID
JL. CIKINI RAYA
JL. MT.HARYONO
JL. AHMAD YANI
JL. DAAN MOGOT
JL. BEKASI BARAT
JL. BEKASI TIMUR
JL. KEMANG SELATAN
JL. BOGOR RAYA / GANDARIA

PENGELOLA

KETERANGAN

PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA
PERTAMINA

OPERASI
OPERASI
OPERASI
OPERASI
OPERASI
OPERASI
OPERASI
OPERASI
OPERASI
OPERASI
OPERASI

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 102

PROGRAM UTAMA
KEBIJAKAN TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN

GASIFIKASI PADA ANGKUTAN UMUM :


- TAHUN 2007 :

DKI JAKARTA (1755 UNIT CONVERTER KIT)

- TAHUN 2008 :

DKI JAKARTA (820 UNIT CONVERTER KIT)

- TAHUN 2009 :

BOGOR (1001 UNIT CONVERTER KIT) DAN


PALEMBANG (666 UNIT CONVERTER KIT)

- TAHUN 2010 :

SURABAYA (445 UNIT CONVERTER KIT)

- TAHUN 2011 :

DKI JAKARTA DAN DEPOK (400 UNIT CONVERTER KIT)

- TAHUN 2012 :

(BANTUAN CONVERTER KIT SUDAH DILAKUKAN OLEH


KEMENTERIAN ESDM)

- TAHUN 2013 :

- TAHUN 2014 :

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 103

PROGRAM UTAMA
KEBIJAKAN TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN
PELATIHAN SMART DRIVING :
- TAHUN 2010 :

SEMARANG Dilaksanakan 2 (dua) Angkatan (86 PESERTA);


TEGAL Dilaksanakan 2 (dua) Angkatan (84 PESERTA);

- TAHUN 2010 :

TEGAL Dilaksanakan 2 (dua) Angkatan (80 PESERTA);

- TAHUN 2012 :

TEGAL Dilaksanakan 3 (tiga) Angkatan (90 PESERTA);

- TAHUN 2013 :

BANDUNG Dilaksanakan 1 (satu) Angkatan (30 PESERTA).

PELATIHAN ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS :


- TAHUN 2012 :

YOGYAKARTA Dilaksanakan 2 (dua) Angkatan (53 PESERTA);

- TAHUN 2013 :

DKI JAKARTA Dilaksanakan 2 (dua) Angkatan (100 PESERTA);

- TAHUN 2014 :

DKI JAKARTA Dilaksanakan 2 (dua)

Angkatan (85 PESERTA).

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 104

REALISASI PROGRAM PENGEMBANGAN FASILITAS PEJALAN KAKI YANG DIDANAI


APBN
NO

TAHUN

2007

PROGRAM PENGEMBANGAN
FASILITAS PEJALAAN KAKI S/D 2014
KOTA BATAM

2008

KOTA PEKANBARU TAHAP 1

2010

KOTA BUKITTINGGI TAHAP 1

2011

KOTA BUKITTINGGI TAHAP 2

2011

KOTA SURAKARTA (ST. PURWOSARI)

2012

KOTA PALEMBANG

2012

KOTA SURAKARTA (ST. JEBRES)

2012

KOTA BOGOR (ST. BOGOR) TAHAP I

2013

KOTA BOGOR TAHAP II, KOTA PALEMBANG

10

2014

KOTA BOGOR

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 105

REALISASI DAN RENCANA PROGRAM PENGEMBANGAN AREA TRAFFIC CONTROL SYSTEM


(ATCS) YANG DIDANAI APBN
PROGRAM PENGEMBANGAN
AREA TRAFFIC CONTROL SYSTEM (ATCS)

No

TAHUN

2007

KOTA BATAM, KOTA TEGAL.

2008

KOTA PEKANBARU, KOTA BUKITTINGGI, KOTA MANADO, KOTA BALIKPAPAN, KOTA


SURAKARTA, KOTA PONTIANAK

2009

KAB. SRAGEN

2010

KOTA BOGOR

2011

SARBAGITA (DENPASAR, BADUNG, GIANYAR, TABANAN), KOTA SAMARINDA, KOTA


BANDUNG, KOTA SURAKARTA

2012

KOTA MEDAN, D.I. YOGYAKARTA, KOTA BANDUNG, KOTA SAMARINDA, KOTA


SURAKARTA, SARBAGITA

2013

KOTA BANDUNG, KOTA PADANG, KOTA MEDAN, D.I. YOGYAKARTA, SARBAGITA,


KOTA SAMARINDA

2014

KOTA PADANG, KOTA BANDAR LAMPUNG, KAB. PEKALONGAN

5
6
7
8

BSTP - 106

REALISASI DAN RENCANA PROGRAM PENGEMBANGAN AREA TRAFFIC CONTROL SYSTEM


(ATCS) YANG DIDANAI APBD
PROGRAM PENGEMBANGAN
AREA TRAFFIC CONTROL SYSTEM (ATCS)

No

TAHUN

2008

KOTA SURAKARTA

2009

KOTA MALANG

2010

KOTA TANGERANG

2011

KOTA SAMARINDA, KOTA SEMARANG

2012

KOTA MEDAN, KOTA DENPASAR, KOTA CIREBON

2013

KOTA MEDAN, KOTA DENPASAR

2014

KOTA BADUNG

Sumber : Direktorat BSTP 2015

BSTP - 107

SURVEY PERSEPSI DAN PENYELENGGARAAN ANGKUTAN UMUM DI WILAYAH PERKOTAAN


PADA MASA ANGKUTAN LEBARAN 2014 (1435 H)
Berdasarkan survey persepsi terhadap pemudik menggunakan bus umum di terminal, pebalik menggunakan bus umum, pemudik
menggunakan roda empat, pebalik menggunakan roda empat, pebalik menggunakan roda dua, serta hasil monitoring hambatan samping
diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
Berdasarkan survey persepsi terhadap pemudik dan pebalik yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat, sepeda motor dan
angkutan umum bus serta hasil pengamatan hambatan samping diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
1.

Pengguna Kendaraan Pribadi Roda Empat (Mobil)


a. Arus Mudik
1) Terdapat 6 (enam) alasan utama mudik menggunakan mobil pribadi yaitu: fleksibel (30,3%), dapat digunakan di
daerah (17,7%), tidak mendapatkan tiket (18,7 %), murah (12,7%), privasi (12,3 %) dan karena cepat (8,3%);
2) Jumlah penumpang yang menggunakan mobil pribadi adalah (1,3%) sendiri, (4,3%), 1 orang, (19,7%) 2 orang,
(41,7%), 3-5 orang dan (33%) > 5 orang;
3) Saat mudik tahun lalu, sebagian besar (91,3%) menyatakan menggunakan mobil pribadi, (5,3&) menggunakan kereta
api, dan hanya 3,3% yang menggunakan kereta api;
4) Saat balik, hampir seluruhnya (81,4%) akan menggunakan mobil pribadi, (5,3%) menggunakan kereta api hanya
(3,3%) yang akan berpindah mengunakan bus.
b. Arus Balik
1) Alasan pebalik menggunakan mobil pribadi karena: fleksibel (30%), privasi (27%), cepat (16%), dapat digunakan di
daerah tujuan (15%), tidak dapat tiket (10%) dan murah (3%);
2) Jumlah penumpang yang menggunakan mobil pribadi: 3-5 orang (51%), >5 orang (31%), 2 orang (15%), 1 orang
(3%), dan tidak ada penumpang (1%);
3) Saat mudik tahun lalu, pebalik menggunakan: mobil pribadi (90%), bus (4%), pesawat (3%), serta kereta api, sepeda
motor dan tidak mudik masing-masing (1%);
4) Hambatan perjalanan yang ditemui karena: jalan rusak (58%), pasar tumpah (24%), antrian SPBU (6%), kecelakaan
lalin dan sumbangan masing-masing sebesar 4%, serta kendaraan mogok (3%);
5) Informasi yang dibutuhkan responden pebalik: petunjuk jurusan (26%), jalur alternatif (25%), lokasi kemacetan (21%),
lokasi bengkel darurat (13%), lokasi SPBU (10%), dan lokasi tempat peristirahatan (6%);

BSTP - 108

6)
2.

3.

Pelayanan yang dibutuhkan: bengkel darurat (40%), serta ATM dan rumah makan masing-masing sebesar 7%.

Pengguna Kendaraan Pribadi Roda Dua (Sepeda Motor)


a. Arus Mudik
1) Terdapat 4 (empat) alasan utama mudik menggunakan sepeda motor yaitu: murah (78%), dapat digunakan di daerah
(11%), cepat (5,7%), tidak mendapatkan tiket (5,3%).
2) Jumlah penumpang pada saat mudik sebagian besar sendiri (50,3%), 1 orang dewasa (31%), 1 orang dewasa + 1
anak (13,6%), dan 1 orang dewasa + 2 anak (5,1%).
3) Saat mudik tahun lalu, sebagian besar (95%) menyatakan menggunakan sepeda motor, (3,7%) menggunakan bus,
dan hanya 0,7% yang menggunakan mudik bersama;
4) Saat balik, hampir seluruhnya (92,3%) akan menggunakan sepeda motor (4,3%) menggunakan bus dan hanya 3,3%
yang akan berpindah menggunakan mobil pribadi.
b. Arus Balik
1) Alasan pebalik menggunakan sepeda motor karena: murah (39%), fleksibel (22%), cepat (19%), dapat digunakan di
daerah tujuan (9%), tidak dapat tiket (7%), dan privasi (4%);
2) Jumlah penumpang pada saat mudik: 1 dewasa + 1 anak (37%), 1 dewasa (31%), 1 dewasa + 2 anak (20%), tidak
ada penumpang (12%), dan 1 dewasa +3 anak (15%);
3) Saat mudik tahun lalu, pebalik menggunakan: sepeda motor (62%), bus (17%), kereta api (9%), tidak mudik (7%), dan
mobil pribadi (5%);
4) Hambatan perjalanan yang ditemui karena: jalan rusak (37%), pasar tumpah (25%), antrian di SPBU (20%),
kecelakaan lalin (11%), kendaraan mogok (5%), serta pekerjaan jalan dan sumbangan sebesar (1%);
5) Informasi yang dibutuhkan responden pebalik: lokasi bengkel darurat (26%), jalur alternatif (25%), lokasi kemacetan
(17%), petunjuk jurusan (12%), serta lokasi tempat peristirahatan dan lokasi SPBU sebesar (10%);
6) Pelayanan yang dibutuhkan: bengkel darurat (33%), keamanan (22%), SPBU (20%), pos kesehatan (11%), ATM (8%)
Dan rumah makan (6%).
Pengguna Fasilitas Mudik Bersama:
A. BUS
1) Informasi mudik gratis yang diperoleh pemudik adalah melalui jejaring sosial (37%), informasi langsung dari Kemenhub
(28%) dan informasi dari teman/kerabat (21%).
2) Seluruh responden menyatakan bahwa proses pendaftaran mudik gratis sangat mudah (100%);
3) Alasan utama pemudik mengikuti mudik gratis adalah selamat (35%), nyaman (28%) dan gratis (18%);

BSTP - 109

4) Hanya (9%) pemudik yang pada tahun lalu menggunakan sepeda motor dan 87% pemudik yang pada tahun lalu
menggunakan mudik bersama/mudik gratis;
5) 81% pemudik akan balik menggunakan sepeda motor dan 19% menggunakan angkutan umum.
B.

KAPAL LAUT
1) Informasi mudik grtais yang diperoleh pemudik adalah melalui media cetak/elektronik (52%), informasi langsung dari Kemenhub (26%)
dan jejaring sosial (13%);
2) Sebagian besar pemudik menyatakan proses pendaftaran mudik gratis adalah mudah (70%) dan cepat (28%);
3) Alasan utama pemudik mengkuti mudik gratis adalah gratis (49%), mudah (35%) dan nyaman (14%);
4) 59,5% pemudik pada tahun lalu menggunakan sepeda motor, 8% menggunakan mobil pribadi, 14% menggunakan angkutan umum dan
17,5% mudik bersama;
5) 60% pemudik akan balik menggunakan sepeda motor, 11% menggunakan mobil pribadi dan menggunakan angkutan umum 29%.

4.

Pengguna Bus Umum Di Terminal


a. Sebagian besar memiliki sepedaa motor (50,9%) dan hanya 34% yang tidak memiliki kendaraan;
b. Pemudik yang menggunakan bus, dominan (44%) berpenghasilan antara 2-3 juta;
c. Jenis pelayanan dominan diminati pemudik adalah ekonomi AC (73%);
d. Terdapat 3 (tiga) alasan utama mudik menggunakan bus umum yaitu: nyaman (29,8%), mudah (24,9%) dan murah
(22,8%);
e. Angkutan yang digunakan untuk menuju terminal dari rumah kota asal dan dari terminal di kota tujuan menuju rumah,
sebagian besar menggunakan angkot dan bus kota;
f.
Saat mudik tahun lalu, sebagian besar (65%) menyatakan juga menggunakan bus dan hanya 18,6% yang menggunakan
kereta;
g. Saat balik, hampir seluruhnya (88,1%) akan menggunakan bus umum, dan hanya 7,4% yang akan berpindah
menggunakan kereta api.

5.

Monitoring Hambatan Samping (Pasar Tumpah)


Kegiatan monitoring pasar tumpah dilaksanakan di 3 (tiga) lokasi, yaitu Pasar Bulakamba di Kabupaten Brebes, Pasar Ciasaem
di Kabupaten Subang dan Pasar Tegal Gubug di Kabupaten Cirebon.
Hasil monitoring pada H-5 sampai H-3 dari ke 3 (tiga) pasar dilaporkan sebagai berikut:
a. Kecepatan terendah adalah di Pasar Ciasem pada H-3 sore hari (11,83 km/jam) dan tertinggi adalah di Pasar Tegal Gubug
pada H-4 pagi hari (47,55 km/jam);

BSTP - 110

b.
c.

d.

Panjang antrian terpanjang adalah di depan Pasar Ciasem saat pagi hari pada H-3 (845 meter) sedangkan di Pasar Tegal
Gubug tidak ada antrian kendaraan;
Penyebab terjadinya antrian karena orang dan kendaraan menyeberang, putar balik kendaraan, sepeda motor dan becak
yang berjalan melawan arus, kendaraan keluar masuk pasar, pejalan kaki berjalan di badan jalan dan bus yang
menaikan/menurunkan penumpang;
Upaya penanganan yang telah dilakukan adalah: penutupan turn over menuju arah Jakarta pada titik lokasi sebelum pasar
tumpah, pengaturan penyeberangan orang oleh petugas kepolisian pada akses pemukiman warga maupun akses ke pasar
dan penertiban angkutan umum yang berhenti untuk menunggu penumpang oleh petugas Dinas Perhubungan.

BSTP - 111

PROGRAM KERJA DIREKTORAT KTD


Peningkatan Koordinasi dan Manajemen Keselamatan Transpotasi Darat.
Peningkatan Kajian Keselamatan Transportasi Darat.
Peningkatan Kemitraan dan Kerjasama.
Peningkatan Audit dan Inspeksi Keselamatan Transportasi Darat.
Peningkatan Penyediaan dan Pemeliharaan Fasilitas dan Perlengkapan Keselamatan
Transportasi Darat.
Peningkatan Inspeksi Kelengkapan Keselamatan pada Sarana Transportasi Darat.
Peningkatan dan Pengembangan Sistem Manajemen Keselamatan pada Perusahaan
Angkutan Umum
Peningkatan Pendidikan dan Sosialisasi Keselamatan Transportasi Darat.

KTD - 1

DATA PERKEMBANGAN JUMLAH KENDARAAN BERMOTOR TAHUN 2010 2014

TAHUN
No

Jenis

Mobil
PNP

Satuan

PERTUMBUHAN
RATA-RATA
(%)

2010

2011

2012

2013

2014*

Unit

8.891.041

9.548.866

10.166.817

11.111.467

12.260.247

8,89

Bis

Unit

2.250.109

2.254.406

2.460.420

2.356.510

2.327.438

2,20

Truk

Unit

4.687.789

4.958.738

5.062.424

5.415.021

5.765.639

5,03

Motor

Unit

61.078.188

68.839.341

74.613.566

83.390.073

92.529.925

12,15

76.907.127

85.601.351

92.303.227

102.273.071

112.883.249

13,54

Jumlah :

Sumber: Data Tahun 2010 2013 data BPS dan


POLRI
*) Data Prediksi Dit KTD
Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 2

KECELAKAAN LALU LINTAS JALAN TAHUN 2010 - 2014


TAHUN
No

Jenis

PERTUM BUHAN RATA-RATA

Satuan
2010

2011

2012

2013

2014

Kecelakaan

Kecelakaan

109.319

109.776

117.949

100.106

95.906

16,59

Kendaraan
yang
terlibat

Unit

212.011

239,257*

239.257*

Korban
Meninggal
Dunia

orang

31.234

31.185

29.544

26.416

28.297

10,08

Luka Berat

orang

46.851

36.767

39.704

28.438

26.840

14,43

Luka
Ringan

orang

97.702

108.811

128.312

110.448

109.741

17,65

Total
Korban

orang

175.787

176.763

197.560

165.302

164.878

Kerugian

Milyar Rp.

143,16

286,09

298,627

255,864

250

23,78

Sumber : Data Tahun 2009 2013 POLRI, Dit. KTD 2015

KTD - 3

JUMLAH KECELAKAAN LALU LINTAS BERDASARKAN JENIS KENDARAAN


TAHUN 2010 - 2014
No

Uraian

SEPEDA MOTOR

Unit

MOBIL PENUMPANG

Unit

MOBIL BEBAN

Unit

BUS

Unit

KENDARAAN KHUSUS

Unit

KENDARAAN TIDAK
BERMOTOR

Unit

JUMLAH

Tahun

Satuan
2010

2011

2012

2013

2014

140,277

147,391

111,015

119,560

108,883

26,495

25,502

25,200

21,304

18,147

20,347

25,227

16,165

21,335

19,242

6,099

5,272

8,375

4,893

4,808

2,050

3,109

2,132

1,092

1,050

4,000

4,200

199,268

210,701

162,887

168,184

Rata-rata
Pertumbuhan (%)
-5.21
-8.80
2.56
0.50
-8.10

152,130

-5.81

Sumber : POLRI 2015

KTD - 4

DATA JUMLAH PESERTA PELAJAR PELOPOR KESELAMATAN LLAJ


TAHUN 2009 - 2014

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

JUMLAH PROVINSI

2009

10

2010

14

2011

29

12

2012

2013

2014

22
38

17
19

Sumber : POLRI 2015

KTD - 5

DATA PERBAIKAN LOKASI RAWAN KECELAKAAN

Provinsi

Jumlah
Perbaikan

No

Tahun

2010

Bali

2010

NTB

2011

Kalimantan
Selatan

2011

Jawa Tengah

2012

- Jawa Tengah
2
- Jawa Timur

Keterangan
Kubutambahan (SingarajaKubutambahan KM 12)
Jembatan Meninting (MataramSenggigih KM 9)
Alur Pelayaran Sungai Barito (+/- 30
Km) dari Jembatan Barito menuju hulu
Perempatan Paldaplan, Jl. SragenNgawi Km 5, Sragen
- Sragen : Jl. Ringroad Utara (Petigaan
Ngeblak, Tikungan SMP 6, Simpang SMP 6
- Tulungagung : Jl. Sukarno Hatta Jl.
Kapt Patimurra
- Tabanan (KM. 0,24)

2013

- Bali
- Jawa Tengah

- Singaraja (KM. 17,36


- Padang Bai (KM. 3,1)
KTD - 6

No

Tahun

Provinsi

Jumlah
Perbaikan

Keterangan
- Ruas Jalan Ambarawa - Magelang KM.
13, Temanggung, Jateng

- Jl. Ciloto - Cianjur KM 86


- Jl. Bangbayang, Kecamatan Gembrong,
Kab. Cianjur

- Jawa Barat

4
7

2014
- Jawa Timur

- Perlintasan Sebidang di Jalan Madiun Surabaya (PJL 90), Desa Kedungrejo,


Kec. Tanjung Anom, Kab. Nganjuk
- Perlintasan Sebidang di Jalan Madiun Surabaya (PJL 303), Desa Perias, Kec.
Purwosari, Kab. Jombang

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 7

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENGEMUDI TAKSI SOEKARNO HATTA


TAHUN 2007 - 2014

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

JUMLAH PERUSAHAAN

2007

38

13

2008

40

13

2009

40

12

2010

37

2011

38

10

2012

40

11

2013

40

11

2014

54

15

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 8

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENGEMUDI AKAP/AKDP TAHUN 2007 - 2014

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

JUMLAH PERUSAHAAN

2007

120

46

2008

40

13

2009

40

20

2010

40

18

2011

40

21

2012

40

17

2013

80

40

2014

60

26

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 9

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENGEMUDI B3 TAHUN 2007 - 2014

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

JUMLAH PERUSAHAAN

2007

40

19

2008

40

23

2009

40

18

2010

40

2011

40

16

2012

40

14

2013

80

25

2014

40

23

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 10

DATA JUMLAH PESERTA PEMILIHAN AWAK KENDARAAN UMUM TELADAN


TAHUN 2007 - 2014

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

JUMLAH PROVINSI

2007

47

25

2008

53

28

2009

54

29

2010

56

29

2011

53

29

2012

56

29

2013

58

29

2014

56

29

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 11

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENGEMUDI ANGKUTAN UMUM PARIWISATA


TAHUN 2011 - 2014
NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

JUMLAH PROVINSI

2011

40

2012

Tidak ada

2013

TIdak ada

2014

40

21

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 12

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN AUDIT KESELAMATAN JALAN


TAHUN 2007 - 2014

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

JUMLAH PROVINSI

2007

150

2008

90

2009

150

2010

120

2011

60

2012

2013

60

2014

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 13

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENELITIAN DAN PELAPORAN


KECELAKAAN LALU LINTAS ANGKUTAN SUNGAI TAHUN 2009 - 2014

NO
1
2
3
4
5
6

TAHUN
2009
2010
2011
2012
2013
2014

JUMLAH PESERTA
150
60
90
-

JUMLAH PROVINSI
5
2
3
-

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PEMBERDAYAAN AUDIT


KESELAMATAN ALUR PELAYARAN TAHUN 2010 - 2014
NO
1
2
3
4
5

TAHUN
2010
2011
2012
2013
2014

JUMLAH PESERTA
30
30
15
25
-

JUMLAH PROVINSI
3
3
3
5
-

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 14

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PEMBERDAYAAN AUDIT


KESELAMATAN JALAN TAHUN 2009 - 2014
NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

JUMLAH PROVINSI

2009

50

2010

50

2011

50

2012

15

2013

15

2014

15

DATA JUMLAH PESERTA PENINGKATAN KAPASITAS AUDIT DAN


INSPEKSI KESELAMATAN LLAJ
NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

JUMLAH PROVINSI

2011

180

2012

60

2013

60

2014

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 15

DATA WORKSHOP MODUL KESELAMATAN

No
1
2
3

Tahun
Kegiatan
2012
2013
2014

Jumlah Peserta

Jumlah Propinsi

30
40
40

1
1
1

DATA PEMBENTUKAN KELOMPOK MASYARAKAT SADAR


KESELAMATAN

No
1
2
3
4
5

Tahun
Kegiatan
2010
2011
2012
2013
2014

Jumlah Peserta

Jumlah Propinsi

75
100
75
56
120

3
4
3
2
2

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 16

DATA WORKSHOP MANAJEMEN KAMPANYE KESELAMATAN

No

Tahun
Kegiatan

Jumlah Peserta

Jumlah Propinsi

2005

150

2006

150

2007

90

2008

60

2009

90

2010

47

2011

43

2012

61

2013

105

10

2014

120

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 17

DATA SOSIALIASASI PEKAN KESELAMATAN JALAN

No

Tahun Kegiatan

Jumlah Propinsi

2006

11

2007

1 (Jakarta)

2008

2009

2010

2011

11

2012

11

2013

11

2014

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 18

DATA JUMLAH PESERTA PEMILIHAN AWAK KENDARAAN UMUM TELADAN

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

JUMLAH PROVINSI

1
2
3
4
5
6
7

2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014

53
54
56
53
56
58
56

28
29
29
29
29
29
29

DATA JUMLAH PESERTA PELAJAR PELOPOR TRANSPORTASI DARAT

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

1
2
3
4
5
6

2009
2010
2011
2012
2013
2014

10
14
29
8
22
38

Sumber : Direktorat KTD 2015

KTD - 19