Anda di halaman 1dari 16
PETUNJUK TEKNIS NO. 001/8M/2009 Konstruksi dan Bangunan TO TATA CARA SERTIFIKASI KELAIKAN OPERAS! PERALATAN DI LINGKUNGAN DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA DAFTAR ISI Daftar si el i 1 Ketentuan Umum. - Pa eH 4 A Tujuan : mee 1.2 Batasan Dan Pengertian 1 1.2.1 Batasan. = 4 1.2.2 Penger Bat 4 1.3 Kebijakan Direktorat Jenderal Bina Marga Dalam Sertifikasi Kelaikan Operasi Dan Kelaikan Produksi Peralatan ... seosesnsenvsenneen 2 2 Teta Cara Pelaksanaan Pemeriksaan ti 2 21 Permohonan Pemeriksaan.. oa 2 2.2 Pemeriksaan Kelaikan Operasi.... 3 23 Laporan Hasil Pemeriksaan 3 3 Penerbitan Sertiikat Kelaikan Operasi 3 4 Pemeriksaan Kelaikan Produksi 4 5 Tim Pengarah, Tim Teknis dan Tim Pemeriksa .. 4 5.1 Tim Pengarah . 4 5.2 Tim Teknis .. saesensave 4 5.3 ‘Tim Pemeriksa 5 6 sesnseensoniencanssess 5 61 Biaya Tim Pemeriksa onsnscusensscanevensvesaetanens 5 62 Biaya Kebutuhan Bahan .. 6 63 Biaya Tim Pengarah dan Tim Teknis ........cscecsec see 6 7 Penutup. 6 Lampiran : 1. Bagan Alir Proses Penerbitan Sertifikat Kelaikan Operasi Peralatan. 2. Contoh Bentuk Surat Permohonan Pemeriksaan Kelaikan Operasi Peralatan. 3. Contoh Bentuk Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Kelaikan Operasi Peralatan. 4, Contoh Surat Keputusan Pembentukan Tim Pemeriksa Kelaikan Operasi Peralatan, 5. Contoh Surat Permohonan Penetapan Sertifikat Kelaikan Operasi Peralatan. 6. Contoh Bentuk Sertifikat Kelaikan Operasi Peralatan. 7. Contoh Surat Pemberitahuan Tidak Laik Operast. 1 Ketentuan Umum 4.4 Tujuan Tata Cara Sertifikasi Kelaikan Operasi Peralatan ini diterbitkan untuk memberikan petunjuk pelaksanaan tentang pengajuan dan penerbitan sertiikat kelaikan operasi peralatan yang akan ingkungan digunakan dalam pelaksenaan pekerjean konstruksi bidang jalan dan jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum. Tata cara ini mengatur secara umum prosedur, wewenang dan syarat-syarat yang dipertukan balk bagi pemilik / pemakai peralatan maupun instansi yang berwenang dalam penerbitan sertiikat kelaiken operasi peralatan. 1.2. Batasan Dan Pengertian 1.2.1 Batasan @. Pemeriksaan kelaikan operasi peralatan adalah pemeriksaan kondisi tiap Komponen peralatan, apakah kondisinya secara teknis baik atau rusak, sehingga dapat disimpulkan laik atau tidak laik untuk dioperasikan.. b. Yang dimaksud dengan sertifikat kelaikan operasi adalah surat keterangan yang memberikan pemyataan bahwa peralatan seperti tercantum dalam sertifikat tersebut dalam kondisi laik operasi setelah melalui pemeriksaan teknis kondisi peralatan yang bersangkutan seperti pemerikszan kelengkapan komponen peralatan dan kondisi peralatan, yang pemeriksaannya dilakukan oleh satu tim pemeriksa. 1.2.2 Pengertian a. Peralatan adalah sumber daya yang melipatgandakan jasa manusia untuk mencapal usahanya. b. Peralatan dalam tata cara ini adalah jenis-jenis peralatan yang dipergunakan dalam pekerjaan di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum. ©. Pemilik peralatan adalah kontraktor atau penyedia jasa konstruksi pekerjaan sipil yang memiliki darvatau_mempergunakan peraletannya untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan. 4. Pemeriksaan kelaikan operasi peralatan dilaksanakan oleh tim pemeriksa yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional @. Tim Pemeriksa yang dibentuk dengan Surat Keputusan Kepala Balai Besar/Balal Pelaksanaan Jalan Nasional, beranggotakan sekurang-kurangnya 2 (dua) orang tenaga ahi dibidang peralatan jalan dan jembatan dan sekurang-kurangnya 1 ( satu ) ‘orang tenaga ahil laboratorium jalan dan jembatan, {. Tim Pengarah dan Tim Teknis dibentuk dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Bina Marga. 4.3. Kebijakan Direktorat Jender Produksi Peralatan 1 Bina Marga Dalam Sertifikasi Laik Operasi dan Laik a. Seriikat Kelaikan Operasi peralatan diterbitkan oleh Balai Besar/ Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Direktorat Jenderal Bina Marga dengan diketahui dan disetujui oleh Direktur Bina Teknik Direktorat Jenderal Bina Marga selaku Kelva Tim Pengarah. b, Masa berlaku Sertifikat Kelaikan Operasi Peralatan adalah 2 (dua) tahun sejak iterbitkan kecuali terjadi pemindahan lokasi peralatan atau peralatan selesai overhoule. Sertifikasi Kelaikan Operasi_merupakan pemenuhan terhadap Permen PU No.43/PRTIM/2007 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi, buku 3 Pedoman Kualifikasi Pelelangan Nasional Pekerjaan Jasa Pelaksanaan Konstruksi, dan sertifikasi kelaikan produksi merupakan pemenuhan tethadap persyaratan spesifikasi teknis pekerjaan konstruksi Jalan dan Jembatan yang bertaku. d. Dalam pelaksanaan pemeriksaan kondisi teknis peralatan, Tim Pemeriksa berpedoman pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam buku Manual Pemeriksaan dari jenis peralatan yang bersangkutan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga. 2 Tata Cara Pelaksanaan Pemeriksaan 2.1. Permohonan Pemeriksaan a. Pemilik atau pemakai peralatan mengajukan permohonan untuk pemeriksaan kelaikan operasi peralatannya kepada Kepala Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. 22 23 Contoh bentuk surat permohonan pemeriksaan kelaikan operasi peralatan seperti tercantum pada lampiran 2. b. Berdasarkan surat permohonan pemeriksaan tersebut, Kepala Balai Besar/Balei Polaksanaan Jalan Nasional akan memberitahukan kepada Kontraktor pemohon tentang jadwal waktu rencana pemeriksaan dilengkapi dengan hal — hal yang erly dipersiapkan selama pemeriksaan. Contoh surat pemberitahuan tercantum pada Jampiran 3. Pemeriksaan Kelaikan Operasi a. Berdasarkan jadwal waktu pemeriksaan yang telah disampaikan kepada pemohon, Tim Pemeriksa melaksanakan pemeriksaan teknis kondisi_peralaten yang dimaksudkan pemohon. b. Pemeriksaan teknis kondisi peralatan dilaksanakan dengan berpedoman pada ketentuan-ketentuan sesuai yang berlaku dalam Manual Pemeriksaan Peralatan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga untuk masing-masing jenis peralatan yang diperiksa. . Apabila terdapat hal — hal yang meragukan pada pelaksanaan pemeriksaan maka Tim Pemeriksa dapat berkonsultasi dengan Tim Teknis. Laporan Hasil Pemeriksaan Tim Pemeriksa menyusun hasil-hasil pemeriksaannya serta membvat catatan sebagai ‘ekapitulasi hasil pemeriksaan yang menjelaskan apakah peralatan yang diperiksa sudah memenuhi syarat atau masih ada kekurangan atau kerusakan yang masih harus diperbaiki segera, atau sama sekali sudah tidak laik operasi. Hasil pemeriksaan ditanda tangani bersama oleh Tim Pemeriksa dan Pemilik / Pemakai Peralatan. 3 Penerbitan Sertifikat Kelaikan Operasi a. Berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan operasi peralatan, maka Tim Pemeriksa mengajuken usulan penerbitan Sertifikat Kelaikan Operasi Peralatan kepada Kepala Balai Besar/Balai Polaksanzan Jalan Nasional Direktorat Jenderal Bina Marga. . Kepala Balai Besar/ Balai Pelaksanaan Jalan Nasional menerbitkan Sertifikat Kelaikan Operasi Peralatan dan selanjutnya dimintakan persetujuan Direktur Bina Teknik Direktorat Jenderal Bina Marga selaku Ketua Tim Pengarah. Contoh bentuk Sertikat seperti pada tampiran 6, . Untuk peralatan yang tidak memenuhi persyaratan kelaikan operasi akan diterbitkan Surat Pemberitahuan Ketidaklaikan Operasi Peralatan Kepada Pemilik/ Pemakai Peralatan yang bersangkutan yang ditanda tangani oleh Kepala Balai Besar! Balai Pelaksaan Jalan Nasional. Contoh surat pemberitahuan seperti terihat pada lampiran 7. 4 Pomeriksaan Kelaikan Produksi Pemeriksaan kelaikan produksi dilakukan khusus terhadap peralatan yang digunaken oleh kontraktor yang terikat Kontrak dan telah memiliki Sertifiket Kelaikan Operasi. Proses pemeriksaan Kelaikan produksi dilaksanakan sesuai dengan ketentuan-ketentuan Pemeriksaan mutu produksi peralatan yang tercantum dalam dokumen kontrak. Tim Pengarah, Tim Teknis dan Tim Pemeriksa 5.1 Tim Pengarah Tim Pengerah dibentuk dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Bina Marga, beranggotakan unsur-unsur pejabat Eseion II di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga. Tim Pengaran mempunyai tugas: 1. Memberikan arahan kepada Tim Teknis selama mengevaluasi proses pemeriksaan kelaikan operasi peralatan yang dilaksanakan oleh Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional 2. Memberikan arahan kepada Tim Teknis dalam mengevaluasi hasil pemeriksaan kelaikan ‘Operasi Peralatan yang dilaksanakan oleh Balai Besar/Balei Pelaksanaan Jalan Nasional. 5.2 Tim Teknis Dibentuk dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Bina Marga, beranggotakan unsur-unsur dari Direktorat Bina Teknik, Balai Besar/Balal Peleksanaan Jalan Nasional serta tenaga abli profesional di bidang peralatan. Tim Teknis bila diperlukan dapat memberi arahan dan pembekalan kepada Tim Pemeriksaan serta konsultasi selama pelaksanaan sertifikasi peralatan. Tim Teknis mempunyai tugas: 1. 53 6. 64 ‘Memberi bimbingan teknis dan pembekalen kepada Tim Pemeriksa di lingkungan Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Mengevaluasi hasil pemeriksaan kelziken operasi peralatan yang disampaikan oleh Balai Besar/ Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dalam rangka penerbitan Sertifikat Kelaikan Operasi Apabila dipandang periu Tim Teknis dapat melaksanakan penelitian lebin lanjut terhadap hasi! pemeriksaan yang meragukan. Tim Pemeriksa ‘Tim Pemeriksa dibentuk dengan Surat Keputusan Kepala Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, beranggotakan sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang tenaga ahli yang sudah berpengalaman di bidang masing-masing, yaitu 2 (dua) orang tenaga ahli di bidang peralatan jalan dan jembatan, dan 1 (satu) orang tenaga ahi di bidang laboratorium jalan dan jembatan. Tim Pemeriksa dibentuk ditiap-tiap Provinsi di lingkungan wilayah Balai Besar/Belai Pelaksanaan Jalan Nasional yang bersangkutan. Anggota Tim Pemeriksa harus mengikuti pelatihan pemeriksaan peralatan dan laboratorium yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Teknik bersama Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Contoh bentuk SK Tim Pemeriksa lihat lampiran 6, Biaya Biaya Tim Pemeriksa ‘Semua biaya yang dibutuhkan bagi Tim Pemeriksa antara lain untuk honorarium anggota Tim, biaya perjalanan dinas dan biaya-biaya lainnya dibebankan kepada Balai Besar/Balal Pelaksanaan Jalan Nasional masing-masing. 6.2 Biaya Kebutuhan Bahan ‘Semua bahan yang diperlukan untuk pelaksanaan pemeriksaan kelaikan operasi, antara lain bahan baker, aspal dan agregat harus disediakan dan menjadi tanggung jawab permilikipemakaian peralatan. 6.3 Biaya Tim Pengarah dan Tim Teknis m Tim, ‘Semua biaya yang diperlukan bagi para anggota Tim antara lain untuk honor biaya perjalanan dinas anggota tim dan biaya - biaya lain untuk peleksanaan sertifikasi dibebankan kepada Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pengadaan Bahan! Peralatan Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga 7. Penutup a, Tata Cara Sertifikasi Kelaikan Operasi Peralatan ini berlaku sejak ditetapkan sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal Bina Marga. 'b. Apabila dikemudian hari ada kekeliruan atau kekurangan akan diperbaiki serta dilengkapi dan disempumakan sebagaimana mestinya. DIREKTUR JENDERAL BINA MARGA Keim ~ HERMANTO DARDAK NIP. 110025773 BAGAN ALIR Lampiran1 Proses Penerbitan Sertifikat Laik Operasi Peralatan Tahap Kontraktor satker/PPK Tim Pemeriksa Balai Besar/Balai Dit. Bintek (08) (sie) (re) (2) Tien Teknis (71) LAIK OPERAS! ” 1 a = Se -eroeoce ace eee EPEC HE Tenbusan 7) 4. Has Pemerksean (3) 3. tak | — NE ela? yj | | | I | | Tidak Laik 5. Surat Permohonan | | > (0B) + 1. Permohonan Pemeriksaan Pemberitahuan Jadwal Pemeriksaan 3. Pemeriksaan (vay a. Konsuitasi dan Koordinasi Pemeriksaan Ulang 6. Hasil Pemeriksaan 5) lang 2. Lik b. Tidak Lak [cer (3a) } 7. Permohonan Persetujuan Penerbitan sertifikat a. Konsultasi dan Koordinasi Kelaikan 8. Sertfkat disetujul 9. Penerbitan Sertfikat 2. Sertifikat Laik, Bee ttt Oren L [en ai ; || Tembusan - Sertifikat js) Lampiran 2 Contoh bentuk Surat Permohonan Pemeriksaan Kelaikan Operasi Peralatan. (KOP SURAT PEMOHON) - 200... Nomer Kepada Yth Kepala Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional di Perihal_: Permohonan Pemeriksaan Kelaikan Operasi Peralatan Dengan Hormat, Berdasarkan Manual Nomor: Petunjuk Teknis tentang Tata Cara Sertifikasi Kelaikan ‘Operasi Peralatan, dengan ini kami mengajukan permohonan pemeriksaan kelaikan operasi peralatan sebagai berikut: 1, Jenis Peralatan Kapasitas ‘Tahun Pembuatan Lokasi saat ini Nomor Registrasi Kondisi saat ini: 2, Jenis Peralatan: Lokasi saat ini Nomor Registrasi Kondisi saat ini dan seterusnya.... Demikian permohonen ini kami sampaikan dengan harapan pelaksanaan pemeriksaannya dapat dilaksanakan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. ‘Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemohon (Wabatan) tanda tangan + cap (Nama Terang) ‘Tembusan disampaikan Kepada: 1 .Kepala Bagian Peralatan (Pemohon) 2arsip Lampiran 3 Contoh bentuk Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Kelaikan Operasi Peralatan, (KOP SURAT BALAI BESAR /BALAI PELAKSANAAN JALAN NASIONAL..) Cee Nomor —: 200... Kepada Yth. ‘Sdr. (Pemohon) di Perihal _: Permohonan Pemeriksaan Kelaikan Operasi Peralatan Dengan hormat, Sehubungan dengan Surat Saudara Nomor........Tanggal.......pafihal_permohonan pemeriksaan kelaikan operasi peralatan, dengan ini kami sampaikan bahwa permohonan dapat dilaksanakan oleh Tim Pemeriksa kami sesuai Surat Keputusan Pembentukan Tim Pemeriksa Peralatan Nomer......Tanggal....., dengan ketentuan sebagai berikut: = Jadual waktu pemeriksaan : Hari - Semua kebutuhan bahan / mat oleh Saudara = Selama pemeriksaan Tim Pemeriksa harus didampingi oleh petugas saudara. - Biaya pemeriksaan kelaikan operasi peralatan yang diperlukan bagi Tim Pemeriksa dibebankan kepada anggaran Balai Besar /Balai Pelaksanaan Jalan Nasional ‘anggal. ial yang dipertukan selama pemeriksaan disediakan Demikian pemberitahuan dari kami untuk dapat segera ditindaklanjuti sebagaimana mestinya. tas perhatiannya diucapkan terima kasih. Kepala BBPJN.. ‘Tembusan disampaikan kepada Yth : 1. Ketua Tim Teknis; 2, Kepala Bidang / Seksi Pengujian dan Peralatan: 3. Ketua Tim Pemeriksa, Lampiran 4 Contoh Surat Keputusan Pembentukan Tim Pemeriksa Kelaikan Operasi Peralatan Keputusan Kepala Balai Besar / Balai Pelaksanaan Jalan Nasional ... Nomor 7 Tentang Pembentukan Tim Pemeriksa Kelaikan Operasi Peralatan Kepala Balai Besar /Balai Pelaksanaan Jalan Nasional ... Direktorat Jenderal Bina Marga Menimbang ‘a, bahwa salah satu fungsi utama Balai Besar /Balai Pelaksanaan Jalan Nasional adalah melaksanakan kegiatan pembangunan, rehabiltasi, peningkatan dan pemeliharaan jalan nasional. b. bahwa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut diperlukan peralatan untuk pencapaian mutu Konstruksi jalan yang dipersyaratkan. ¢. bahwa ketentuan yang tercantum dalam dokumen spesifikasi teknis perkerasan aspal yang _mensyaratkan harus mempunyai_sertiikat kelaikan, maka dalam rangka ™menjamin tercapainya mutu konstruksi jalan dan jembatan yang memenuhi Persyaratan mutu yang ditetapkan, perlu dilaksanaken pemeriksaan kelalkan operasi serta pengulian mutu produk peralatan utama. d. bahwa untuk pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kelaikan operasi peralatan diatas perlu dibentuk tim pemeriksa kelaikan operasi peralatan dengan surat keputusan kepala Balai Besar / Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dengan susunan keanggotaan seperti tercantum dalam lampiran. e. bahwa tenaga-tenaga seperti tercantum dalam lampiran surat keputusan ini dinilal ccakap untuk melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepada mereka. Mengingat a, Keputusan Presiden RI Nomor 42 tahun 2002, tentang pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. b. Peraturan Menteri Keuangan RI nomor 96/PMK.02/2006 Tanggal 18 Oktober 2002, tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2007. c. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum nomor 45/KPTS/M/2008 tanggal 9 januari 2008, tentang Pengangkatan Alasan / Atasan Langsung Kepala Satuan Kerja / Kuasa Pengguna Anggaran, tahun anggaran 2008. MEMUTUSKAN Menetapkan: KEPUTUSAN KEPALA BALAI BESAR / BALAI PELAKSANAAN JALAN NASIONAL ..... DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA TENTANG PEMBENTUKAN TIM PEMERIKSA KELAIKAN OPERAS! PERALATAN TAHUN ANGGARAN 200.. Pertama membentuk tim pemeriksa kelaikan operasi peralatan jalan dan jembatan di lingkungan Balai Besar /Balai Pelaksanzan Jalan Nasionel dengan susunan anggota seperti tercantum dalam lampiran surat Keputusan ini yang selanjutnya disebut tim pemeriksa peralatan. Kedua Ketiga Tim Pemeriksa peralatan mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut: ‘a. Mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kolaikan operasi Peralatan sebagaimana telah ditetapkan Kepala Balai Besar /Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. b, Mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan guna kelencaran pelaksanaan pemeriksaan. c. Dalam melaksanakan tugasnya tim pemeriksa berpedomen pada ketentuan- ketentuan yang berlaku, yaitu Manual Pemeriksaan Peralatan yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bina Marga. d. Melaporkan hasil pemeriksaan yang dilengkapi _ringkasan_rekomendasi pemeriksaan foto-foto yang jelas kepada Kepala Balai Besar /Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. a. Kepada ketua dan para anggota tim pemeriksa seperti tercantum dalam kolom- kolom lampiran keputusan ini diberikan honorarium sesuai peraturan yang berlaku. b. Segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya keputusan ini dibebankan kepada anggaran DIPA Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional...... Departemen Pekerjaan Umum Keempat :masa tugas tim pemeriksa adalah selama 1 (satu) tahun terhitung sejak ditetapkan. Kelima : keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila ada kekeliruan atau perubahan, dikemudian hari akan diperbaiki sebagaimana mestinya. itetapkan dl: Pada tanggal : Kepala Balai Besar /Balai Pelaksanaan Jalan Nesional ... Lampiran 5 Contoh bentuk Surat Permohonan Persetujuan Penetapan Sertiikasi Kelaikan Operasi Peraletan, (Kop Surat Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nesional) Nomor : 7 eevee 2009 Kepada Yth. Bapak Direktur Bina Teknik Direktorat Jenderal Bina Marga Selaku Ketua Tim Pengarah di Jakarta Perihal_ : Permohonan persetujuan penetapan Sertifikat Kelaikan Operasi Peralatan Dengan hormat, Bersama ini Kami sampaikan Sertifikat Kelaikan Operasi Peralatan Asphalt Mixing Plant untuk dimohonkan persetujuan/ tanda tangan Bapak Direktur Bina Teknik Direktorat Jenderal Bina Marga selaku Ketua Tim Pengarah, Data Peralatan yang diperiksa adalah sebagai berikut: Jumish Peralatan yang diperiksa | Unit Peralatan yang laik operas Unit Peralatan yang tidak laik operasi - Unit Bagi peralatan yang tidak laik operas! telah kami terbitkan surat pemberitahuan tidak laik ‘operasi den telah disampeikan kepada para pemilik pemakai peralatan yang bersangkutan. Bersama surat ini kami sampaikan berkas pemeriksaan kelaikan operasi peralatan seperti tersebut diatas. Demikian kami sampaikan dan atas persetyjuan Bapak kami ucapkan terima kasih. Kepala Balai Besar/ Pelaksanaan Jatan Nasional ‘Tembusan disampaikan Kepada Yth. 1. Bapak Direktur Jalan dan Jembatan Wilayal «0... 2. Kelua Tim Teknis Direktorat Jenderal Bina Marga. 3. Kepala Bidang Pengujian dan Peralatan. Contoh Bentuk Sertifikat Kelaikan Operasi Peralatan Lampuan o DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA DIREKTORAT BINA TEKNIK SERTIF AT KELAIKAN 1K OPERASI Setetah membaca dan mempelajari usulan permohonan Kelua Tim Pemeriksa Kelaikan Operasi Peralatan Perihal Usulan Penerbitan Sertifiat kelaikan ‘operasi peralatan dibawab in ; Jenis Peralatan MerkiTipe Kapasitas Tahun Pembuatan Nomor Identitas, Lokasi Pemilik é Dengan ini kami menyatekan bahwa peralatan tersebut diatas Laik Operasi untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi bidang jalan dan jembatan dilingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga Oepartemen Pekerjaan Umum, Demikian Sertitikat ini diterbtkan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dan berlaku selama 2 (dua) tahun sejak diterbitkan. Kecuali terjedi kerusakan atau pemindahan lokasi_peraiatan, Mengetahui dan Menyetujui, Ditetapkan di Direktorat Jenderal Bina Marga Pada Tanggal Direktur Bina Teknik Kepala Balai : .. Selaku Ketua Tim Pengarah (eee +) NIP. Lampiran 7 Contoh Surat Pemberitahuan Tidak Laik Operasi, (Kop Surat Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional) Nomor seeceesnsneeceeneeesess-2008 Lampiran : Kepada Yth. Direktur ( di ‘Setelah mengevaluasi hasil petaksanaan pemeriksaan kelaikan operasi peralatan yang telah selesai dilaksanakan oleh Tim Pemeriksa Kelaikan Operasi Peralatan tanggal a“ dibentuk dengan Surat Keputusan Nomor ...... ‘sampaikan behwa peralatan Saudara yaitu : Jenis Peralatan Merk/Type Kapasitas + Tahun Pembuatan : Nomor Registrasi Lokasi Peralatan Kami menyatakan TIDAK LAIK OPERAS! Terlampir kami sampaikan hasil pemeriksaan sebagai penjelasan dari Tim Pemeriksa. Demikian untuk Saudara maklumi dan atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih. Kepala Balai Besar/ Pelaksanaan Jalan Nasional NIP. a Tembusan disampaikan Kepada Yth. 1. Direktur Jalan dan Jembatan Wilayah .. . 2. Subdit Wilayah..... Direkiorat Pelaksanaan Wilayah 3. Kepala Bidang Pengujian dan Perelatan. 4. Arsip.