Anda di halaman 1dari 2

Nama

NIM
Kelas
Kelompok
Asisten

: Delvi Violita E.
: 115040201111173
:E
: Rabu, 09.15
: Retno
Melati Putih
(Jasminum sambac)

Gambar 1 Bunga Melati (Dokumen


penulis).
1)

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi
: Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas
: Dicotyledonae

Ordo
Suku
Marga
Spesies
2)

: Olales
: Oleaceae
: Jasminum
: Jasminum sambac
(Rukmana, 1997)

Deskripsi morfologi
Habitus: semak, tahunan, bercabang,
tinggi 1-3 m
Batang: berkayu, bulat hingga
persegi,
berbuku-buku,
dan
bercabang banyak
Daun:
tunggal,
berhadapan,
berbentuk bulat telur, panjang 2,513
cm, lebar 1,56 cm, tepi rata, ujung
tumpul, pangkal membulat, licin,
pertulangan menyirip, hijau mengilap
Bunga:
majemuk,
berbentuk
terompet, di ketiak daun. Kelopak
berbentuk lanset, panjang 1,5 cm,
hijau. Benang sari dua, kepala sari
pipih, putih, tangkai sari hijau. Putik
pendek, putih. Mahkota tujuh sampai
sepuluh, putih, aroma harum.
Buah: buni, panjang 1 cm, berbiji
12, hitam

Biji: bulat, mengkilat, hitam


Akar:
tunggang,
bercabang,
menyebar ke semua arah, putih
kecoklatan
(Rukmana, 1997)
3)

4)

Fitokimia
Kandungan kimia melati antara
lain adalah asam format, asam asetat,
asam benzoat, linalool, asam salisilat,
benzil linalool ester, methyl linalool
ester, benzyl alkohol, indol, methyl
anthranilate,
sesquiterpene,
sesquiterpenalcohol, phytol, isophytal,
phytylacetat,
henexyl-benzoate,
methyl palmitate, methyl-linolenate,
gerany-linaloal,
dan
jasmone
(Permadi, 2006).
Khasiat
Menghentikan asi yang keluar
berlebihan, mengobati sakit mata
(mata merah atau belek), mengobati
bengkak akibat sengatan lebah,
mengobati demam, sakit kepala, dan
sesak nafas (Thomas, 1989). Efek

farmakologis dari melati adalah


diuretik,
antiradang,
diaforetik,
melancarkan pernafasan, anestesi,
dan menghilangkan rasa sakit. Selain
itu, melati juga dapat mengobati
susah tidur (Permadi, 2006).
5)

Daftar Pustaka
Rukmana, R. 1997. Usaha Tani
Melati. Kanisius. Yogyakarta
Permadi, A. 2006. Tanaman Obat
Pelancar Air Seni. Penebar
Swadaya. Jakarta
Thomas, A. N. S. 1989. Tanaman
Obat Tradisional 1. Kanisius.
Yogyakarta