Anda di halaman 1dari 29

LETTER OF CREDIT

Pengaturan L/C
Diatur dlm uniform customs and practice
for documentary credit (UCP) Int chamber
of commerce (icc) publication no. 600 yg
berlaku tgl 1 Juli 2006
UCP memua ketentuan l/c dgn tujuan utk
menghindari perselisihan dan menjadi
acuan apabila trjadi perselisihan
mengenai proses dan hukum yang akan
digunakan serta agar transaksi 2 demikian
terlaksana tanpa mengurangi msg2 pihak.

Definisi
L/C adalah janji di bank penerbit untuk
pembayaran atau memberi kuasa kpd
penerima atas penyerahan dokumen2,
(mis. Konosemen, faktur, setifikat,
asuransi) yg sesuai dgn persyaratan L/C,
ini menurut UCP
L/C adalah janji dari issuing bank utk
membayar sejumlah uang kpd eksportir
sepanjang ia dpt memenuhi syarat dan
kondisi L/C tsb. (menurut BI)

Keuntungan menggunakan L/C bagi


eksportir
Eksportir dpt menggantungkan kepercayaan pd
L/C krna pembayaran akan terjamin semua
persyaratan yg tercantum dlm L/C terpenuhi
L/C bisa dijadikan agunan utk memperoleh
pinjaman dr pihak lain (refinancing)
Biaya utk negosiasi dokumen relatif kecil bila ada
l/c
Terhindar dari pembatasan penggunaan valuta
asing
Kemungkinan memperoleh uang muka tnp
bunga

Note :
Misalnya kesepakatan CID, Importir bersepakat
dgn eksportir (ata beneficiary) bayarnya pake l/c
importir dbst sbg apllicant atau openner.
Importir menghub. Issuing bank , ex. Bank BNI ,
kemudian bank BNI menghub. Bank di Tokyo
(advising Bank), nah Adv. Bank yg menghub.
Eksportir. Adv bank memeriksa apakah
kewajiban ekportir sdh terpenuhi sesuai
kesepakatan , adv menghub issuing bank dan
menyerahkan dokumen asli (mis. Dok. Eksportir
mobil). Dan jika importir sdh memenuhi
kewajibannya makan uang pemayaran
dibayarkan ke eksportir dan importir diberikan
surat2.

Sales of Contract : B/L (bill of lady) ,


packing list. Weoght lisy, asuransi , L/C
B/L adalah dok induk dan L/C adalah
lampiran, Teorinya bila importie sdh
memegang B/L , ia sdh bisa
mengambil barang yg diperjanjikan.
Namun dlm praktek B.L hrs ditukar
dengan Delivery Order (DO) terlebih
dahulu baru bisa ngambil barang.
Yg barang berharga adalah B/L
bukan DO

Keuntungan menggunakan L/C bagi


Importir
Perusahaan importir citranya lebih
baik, karena kerika issuing bank mau
menjamin , maka ia adalah
perusahaan terpercaya.
Bagi importir ada jaminan dari
kelengkapan dokumen2
Importir dpt mencantumkan syarat2
utk pengamanan dlm penarikan uang

Kerugian menggunakan L/C bagi


Importir
Bank maupun shipping company tdk terlibat dlm
pemeriksaan fisik atas barang ekspor atau impor
Penggunaan L/C akan timbul cukup biaya yg
berkaitan dgn persyartan peroses pembukaan
L/C dan Penyelesaian dokumen
Importir tdk dpt mendapatkan kepastian apakah
barang2 yg dikapalkan sesuai dgn yg dipesan
melalui L/C. Conth : dilengkapi sertificate of
origin
Importit memerlukan jasa surveyor utk
meyakinkan keaslian barang

Pihak-pihak
Applicant / Pemohon / Pembuka L/C : pihak
yg meminta kpd bank utk membuka L/C utk
kepentingan penerima L/C
(beneficiary/penjual/eksportir)
Opening Bank / Issuing Bank : Bank yg
membuka L/C utk kepentingan beneficiary
Advising Bank : Bank yg menerima dan
meneruskan L/C kpd beneficiary
Beneficiary : Penjual/ eksportir yg diberi hak
utk menarik sejumlah uang yg tertera dlm L/C
dgn memenuhi persyaratan yg diminat

Negotiating Bank : Bank yg mengambil alih


dokumen yg dipersyaratkan dlm L/C.
Menegosiasi atau mengambil alih adalah
membayar terlebih dahulu kpd beneficiary
atas dokumen yg disyaratkan dlm LC
kemudian menagih atau meremburs kpd bank
pembuka L/C dgn mengirimkan dokumen yg
telah di ambil alih
Confirming bank : Bank yg ikut menjamin
thd suatu L/C atas permintaan atau otoritas
dari issuing bank

Asas dlm transaksi Pembayaran dgn


Menggunakan L/C
Asas Straight Compliance, yaitu
asas kepatuhan yg ketat dlm
pemeriksaan kredit. Bank berhak
menolak penyerahan dokumen yg
tdk sesuai dgn kondisi dan
persyartan L/C
Asas Separation , yaitu
pembayaran dgn L/C merupakan
perjanjian terpisah dgn kontrak jual
beli atau transaksi lainnya.

Hub. L/C dan Sales Contract


Dasar terbitnya sebuah L/C adalah Kontrak
Jual Beli
Sales Contract biasanya mencantumkan
pula bagaimana barang tsb akan dikirim :
apakah melalui darat, laut atau udara dan
pihak2 mana yg akan menutup asuransi
L/C adalah dokumen kontrak, namun
kedudukan L/C sbg suatu kontrak dan
kontrak jual beli sifatnya terpisah /
independent

Syarat-syarat L/C
Menyebutkan nama & alamat
peneruma & pemohon dgn jelas
Menyebutkan masa berlakunya L/C
Menacntumkan nama Bnak penerus
(adv Bank yg dituju
Mencantumkan dgn tegas jenis L/C
Uraian barang harus jls dan tegas

Ketentuan2 atau syarat2 dlm L/C


harus jelas, tdk berbelit2 dan tidak
mensyaratkan hal2 yg tdk mungkin
dipenuhi oleh penerima L/C
Menyatakan bahwa L/C tunduk pd
UCP dgn mencantumkan klausul this
credit is subject to uniform customs
and practice for documentary credit
2007 revision, ICC publiciation 600

Kewajiban dan Hak Pihak2


Pembuka L/C
Berkewajiban : membayar dokumen
atas barang yg dibelinya sbgmana
tertera dalam L/C sepanjang semua
persyaratan L/C terpenuhi
Berhak : menerima dokumen yg telah
di terima dan atau tlh dibayar utk
mengambil barang di pelabuhan
tujuan

Bank Pembuka
Berkewajiban : membuka dan
meneruskan L/C kpd beneficiary
melalui adv Bank sesuai dgn
persyaratan yg diminta. Berkewajiban
membayar dokumen kpd bank
penyirim atau negotiating bank,
sepanjang semua persyaratan L/C tlh
terpenuhi.
Berhak : menerima pembayaran
kemabli pelunasan dari pembuka L/C
berikut bunga dan biaya yg timbul

Advising Bank
Berkewajiban : meneruskan L/C yg
diterima dr beneficiary tanpa terlambat.
Berhak : mendapat adv.commission
Beneficiary
Berkewajiaban : mengapalkan barang
dan menyerahkan dokumen pengapalan
sesuai permuntaan atau persyartan dlm
waktu yg ditentukan dlm L/C

Negotiating Bank
Berkewajiban memeriksa dokumen yg
diserahkan oleh eksportir, mengambil alih atau
menegosir dokumen yh di presentir , membayar
kpd beneficiary sepanjang persyaratan L/C
dipenuhi dan mengirimkannya kpd bank pembuka
L/C.
Berhak : menerima kembali pembayaran dari
pembuka L/C atas uang yg terlebih dahulu
dibayarkan kpd eksportir.
Confirming Bank
Berkewajiban : membayar kpd presenting bank
atas dokumen yg diterimanya sepanjang
dokumen yg dimaksud telah sesuai dgn
persyaratan L/C. Confirming bank bisa jadi adalah
adv. Bank. Bank ini sdh pasti membayar.

Hubungan Para Pihak


Nasabah dan Bank (Pemohon dgn Bank yg
menandatangani kesepakatan L/C).
Bank biasanya mensyaratkan adanya jaminan dari
nasabahnya, mis. dokumen pengapalan (B/L atau
konosemen). Jika diperlukan bank dpr menahan
dokumen2 tsb sampai klien telah membayar
Bank penerbit dan penerima
Bank penerbit menandatangani L/C utk kepentingan
penjual. L/C didlmnya mengandung persyaratan
dari bank utk membayar atau menerima atau
menegosiasikan suatu Bill of exchange segera stlh
dokumen yg di persyaratkan dlm kontrak dasar
diperlihatkan. L/C menetapkan tgl jatuh tempo dan
tempat utk mengajukan dok utk pembayaran

Bank Penerbit dgn Bank Penerus


Hub, seperti prinsipal dgn agen. Bank
penerus bertindka atas nama dan utk bank
penerbit. Jikan bank penerus tlh membayar
sejumlah uang kpd penerima sesuai dgn
mandatnya, atau tlh menerima suatu Bill of
Exchange (wesel) yg ditarik oleh penerima,
maka ia berhak atas pembayaran dari bank
penerbit.
Penerima dgn Bank Penerus
Terhadap penerima Bank penerus seolah2
bertindaj sbg agen dr bank pnerbut.
Penerima tdk berhak utk menggugat penerbit

Bank Penerbit dgn Bank Konfirm


Jika bank lain menjadi confirming bank
yakni bank yg turut menjamin
pembayaran L/C , maka ia bersama2
dgn bank penerbit berTJ utk membayar
suatu Bill of Exchange.

Commercial document L/c >< Clean


l/c

Dokumen utama :
Draft (wesel)
Full set bills of lading (secara lengkap)
Commercial invoice = daftar barang-barang
Dokumen penunjang :
Packing list
Weight note
Measurement list
Insurance sertificate
Consular invoice = biasanya dari negara
Sertificate of origin
Clean report of finding (surveyor report)
Veterinary/ healt certificate
Brochure/leaflet/lay out scheme

Macam-macam L/C
1. Irrevocable L/C : L/C yang tdk dpt
dibatalkan selama jangka waktu
berlakunya (during validity time)
2. Revocable L/C : L/C yg dpt dibatalkan
kembali kapan saja boleh importir tanpa
persetujuan eksportir. di Indo gak boleh
3. Open L/C : L/C yg memberikan hak kpd
eksportir penerima L/C untuk menegoisasi
dokumen pengapalan mll bank mana saja
yang diinginkannya.

4. Restricted L/C : L/C yang


mebatasai hak eksportir penerima L/C
utk menegoisasikan dokumen
pengapalan pd bank tertentu yang
disebutkan oleh Opening bank di dlm
L/C tsb, dan biasanya terbatas pd
advising saja.
5. Straight L/C : L/C yg negosiasi
atau pelunasan dokumen
pengapalannya hanya dpt dilakukan di
kassa Opening Bank sendiri.

6. Red Clause L/C : L/C yg memberi hak kpd


eksportir penerima L/C utk menncairkan sebagian
ttt dari dana L/C tsb sbg uang panjar, dengan
penyerahan kuitansi biasa dan srt pernyataan
memenuhi janji.
7. Revolving L/C : kredit yang tersedia dpt
dipakai ulang tanpa mengadakan perubahan
syarat.
8. Transferable L/C (assignable) : L/C yang
,e,berikan kpd eksportir penerima L/C utk
mengoperkan atau menguasakan haknya atas L/C
itu kpd pohak lain atau eksportir lain yg
menyanggupi. Hal ini terjadi misalnya krna
penerima L/C pertama bukanlah produsen sendiri.
Penerima pertama biasanya :
Dioper ke :

9. Back to back L/C : bila eksportir


penerima l/c tidak sanggup melaksankan
pengiriman brg krna tdk punya, maka
transaksi dpt diteruskan melalui 2 cara, yaitu
tranferable L/C atau Bacl-to-back L/C yaitu
eksportir penerima L/C pertama membuka
L/C nya semdiri utk eksportir atau produsen
kedua dgn menjaminkan L/c yg diterimanya.
10. Standby L/C : L/S yg sesungguhnya
semacam bank garansi yg dikeluarkan oleh
mitra dagang asing, untuk menjamin
pinjaman yg dilakukan perusahaan lokal yg
berkerjasama dgn mitra dagang asing tsb.

11. Usance L/C : L/C yg mengharuskan


eksportir penerima L/C untuk menarik
wesel berjangka (Long Bill of Exchange)
dan bukan wese; unjuk (sight draft)
sebagaimana lazimnya. Ini berarti bhw
eksportir penerima L/C memberi kredit
jangka pendek kpd importir utk jangka
waktu antara 90 hari sampai 180 hari.
Usance L/C dimaksudkan utk memperinggi
daya saing guna meningkatkan ekspor.
Eksportir tetap dpt mencairkan wesel
berjangka ini dgn mendiskontonya pd
bank sehingga tdk menggangu likuiditas

12. Merchant L/C : L/C yg dibuka oleh


importir utk eksportir yg memberikan hak
kpd eksportir penerima L/C untuk menarik
wesel thp importir , dan importir pembuka
L/c itu menjamin utk melunasi wesel2 tsb
pd saat jatuh tempo. Pembukaan l/c
dilakukan melalui bank devisa dmn
importir tsb menjadi nasabah, tetapi bank
tidak ikut bertanggung jwab untuk
mengakseptir wesel yg ditarik eksportir
penerima L/c.
Kalau inssuing bank tdk bertanggung
jawab yg berTJ itu importir nya.

Note :
Cek = alat bayar, pd saat ditunjukan
harus lgsg dibayar.
Wesel = alat kredit