Anda di halaman 1dari 6

1

TUGAS MATA KULIAH


DISTRIBUSI DAYA LISTRIK
“SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI”

Oleh

Nama : Joni Irawan


NPM : G1D006007

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS BENGKULU
2008
2

SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI

1. Sistem Jaringan Radial


Sistem Radial adalah sistem yang terdiri atas fider (feeders) atau rangkaian
sendiri yang seolah-olah keluar dari suatu sumber atau wilayah tertentu secara
radial.
Fider adalah bagian utama dari saluran samping (02-Dasar rangkaian
listrik.Pdf).

Contoh Sistem Radial di Provinsi Bengkulu yaitu Gardu Induk Pekalongan

2. Sistem Jaringan Loop


Cara Mengurangi lama interupsi daya yang disebabkan gangguan,desain
fider sebagai loop dengan menyambungkan kedua ujung saluran.
Model Operasi
1. Loop Terbuka/sekring
2. Loop Tertutup/saklar daya (mahal)
Dengan tujuan mendapat Pasokan Energi Listrik dari dua arah, apabila
terganggu akan pakai pasokan dari salah satu arah lainnya. (02-Dasar rangkaian
listrik.Pdf).
3

2.1 Jaringan Loop tertutup(close Loop)


Sistem ini merupakan pengembangan dari sistem Radial yang pada
operasinya dapat bekerja sebagai sistem Radial biasa.Bentuk tertutup diperoleh
dengan menghubungkan dua sistem radial dengan peralatan penghubung,yang
berupa pemutus daya (PMT) atau saklar.(Modul Anizar Indriani,S.T,M.T)

Contoh Sistem jaringan Loop tertutup di Provinsi Bengkulu yaitu Gardu Induk Pagar Alam

2.2 Sistem Jaringan Loop terbuka (open Loop).


Merupakan suatu gabungan/modifikasi dari sistem Radial yang
diberikan tambahan peralatan yang memungkinkan saluran utama antara
jaringan bersebelahan dapat saling dihubungkan dalam keadaan darurat.
(Modul Anizar Indriani,S.T,M.T)
4

Contoh Sistem jaringan Loop terbuka di Provinsi Bengkulu yaitu Gardu Induk Sukamerindu

3. Sistem Jaringan GRID (Sistem Network)


Pada sistem ini diantara masing-masing Gardu Induk dan beban
dihubungkan satu sama lain.Setiap beban dapat menerima daya dari berbagai arah
,sehingga bila terjadi gangguan pada suatu saluran,maka benan akan dilayani
melayani saluran yang lain.
Sistem ini biasanya digunakan pada daerah dengan kerapatan beban yang
tinggi,dimana diperlukan kelangsungan pelayanan terus menerus.(Modul Anizar
Indriani,S.T,M.T)

Contoh Sistem jaringan Grid di Provinsi Bengkulu yaitu antara Gardu Induk
Sukamerindu dengan Gardu Induk Pekalongan.
5

4. Sistem Jaringan SPINDEL


Pada sistem radial salah satu cara untuk meningkatkan keandalan adalah
dengan membuat semua penyulang yang keluar dari gardu induk menuju ke satu
titik pertemuan sehingga membentuk suatu lingkaran yang terbuka pada titik
pertemuan tersebut. Dengan kata lain, semua penyulang ini sudah direncanakan
berakhir di suatu titik yang disebut titik refleksi. Titik refleksi ini dalam prakteknya
merupakan gardu hubung (GH) atau disebut juga switching substation. Struktur ini
dikenal dengan sebutan spindle seperti terlihat pada Gambar di bawah ini:

Contoh bentuk Jaringan SPINDEL

Pada struktur spindle ini selalu ada penyulang cadangan khusus yang ikenal
dengan sebutan penyulang ekspres. Penyulang ekspres ini tidak mencatu gardu-
gardu distribusi, tetapi merupakan penyulang penghubung antara gardu induk
dengan gardu hubung, yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan pasokan daya
listrik kepada pelanggan bila terjadi gangguan pada suatu penyulang yang memasok
gardu-gardu distribusi.Dalam prakteknya penyulang ekspres ini merupakan kabel
yang bertegangan tanpa beban sampai ke gardu hubung.( Mahdi Syukri Jurusan
Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.pdf)
6

Daftar Pustaka

02-Dasar rangkaian listrik.Pdf


Mahdi Syukri Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.pdf
Modul Anizar Indriani,S.T,M.T
PT. PLN ( PERSERO ) KITLUR SS SEKTOR BENGKULU

Anda mungkin juga menyukai