Anda di halaman 1dari 2

3.

3 Administrasi Apotik
a. Uang Masuk
Uang masuk berasal dari penjualan obat dengan resep dokter, penjualan bebas dan
penjualan kepada Apotik lain. Uang hasil penjualan tersebut dicatat dalam buku penjualan
harian yang dibedakan antar buku penjualan dengan resep dokter dan penjualan obat bebas,
kemudian dijumlahkan dan dicocokkan dengan uang yang tersedia setelah dikurangi dengan
pengeluaran. Untuk penjualan kredit, pembayaran dilakukan sebulan sekali dengan membawa
faktur penagihan dan dilengkapi dengan bukti-bukti yang diperlukan untuk penagihan
tersebut.
b. Uang Keluar
Pengeluaran uang di Apotik Jati jaya digunakan untuk pembelian obat-obatan,
pembayaran hutang, dan biaya lainnya seperti gaji karyawan, pajak, tagihan listrik dan air,
telepon, dan biaya operasional lainnya. Selain itu, pengeluaran rutin dilakukan untuk
pembayaran pajak-pajak.
Ada beberapa pajak yang harus dibayar Apotik Jati Jaya, yaitu :

Pajak yang dipungut oleh Pemerintah Kota Padang, berupa pajak reklame, pajak iklan, pajak
papan nama, pajak surat izin tempat usaha (SITU), pajak surat izin usaha perusahaan (SIUP)
dan pajak parkir.

Pajak yang dipungut pemerintah pusat seperti bea materai, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),
Pajak Perseroan, Pajak penghasilan perusahaan yang dihitung dari laba perusahaan dan pajak
pertambahan nilai (PPN) yang dihitung dari selisih pajak pemasukan dan pajak pengeluaran,
pajak gaji karyawan yang dipungut langsung dari gaji pokok karyawan, pajak bunga,
dividend dan royalty.
Pembayaran faktur pembelian barang dilakukan sesuai dengan tanggal jatuh tempo
fakturnya. Pembayaran faktur dagang dilakukan sekali seminggu atau sekali sebulan
tergantung tanggal jatuh tempo yang ditetapkan oleh PBF masing-masing.
Kreditur akan menyerahkan faktur asli disertai dengan foto copy faktur yang telah
ditanda tangani oleh petugas dan tanda terima faktur. Surat tanda terima faktur diambil
kembali oleh distributor setelah ditandatangani oleh petugas Apotik dan harus disrahkan
kembali oleh distributor saat pengambilan uang.

Sebelum pembayaran perlu diteliti kebenaran faktur tersebut, ada surat pesanan,
tanda terima petugas beserta stempel Apotek, benar tidaknya perhitungan serta hal-hal lain
oleh Apoteker Pengelola Apotik.
3.4 Pembukuan dan Pelaporan
a. Pembukuan
Administrasi pembukuan diperlukan untuk menampung seluruh kegiatan dan
mencatat transaksi-transaksi yang telah dilaksanakan. Pembukuan-pembukuan tersebut
adalah :

Buku Pesanan Barang

Buku Pembelian Barang

Buku Penerimaan Barang

Buku Penjualan Barang

Buku Penjualan Resep

Buku Daftar Harga

Buku Harian

Buku Bulanan

Buku Kas

Buku Bank

Buku Pemakaian Obat Narkotika

Buku Pemakaian Obat Psikotropika

Buku Pemakaian Obat Generik