Anda di halaman 1dari 44

INTAKE

Intake akan dilengkapi oleh:


1. Sumur Pengumpul
2. Bar Screen
3. Saluran Intake
4. Pintu Air
5. Bak Pengumpul
6. Sistem Transmisi

Data Laboratorium untuk Unit Prasedimentasi


Waktu
(menit)

NTU

Fraksi

0
5
10
15
20
25

243
269
258
236
210
170

Kecepatan V0
(m/detik)
0
0.0050
0.0025
0.0017
0.0013
0.0010

1.1
1.06
0.97
0.87
0.7
0

Plot: Fraksi Vs Kecepatan


1.20
1.00
0.80
Fraksi tersisa

0.60
0.40
0.20
0.00
0.0000

0.0010

0.0020

0.0030

0.0040

0.0050

0.0060

Kecepatan Pengendapan (m/detik)

Vo = 0.003 m/detik

Fo = 1.08

1.20
1.00
0.80
Fraksi tersisa

0.60
0.40
0.20
0.00
0.0000

0.0010

0.0020

0.0030

0.0040

Kecepatan Pengendapan (m/detik)

0.0050

0.0060

Luasan di atas kurva antara 0 hingga Fo


dF
V
V.dF
0.08
0.0026
0.000208
0.08
0.0018
0.000144
0.000144
0.12
0.0012
Luas segitiga
0.00035
Total
0.000846
Vo = 0.002 m/detik
Fo = 1
Luasan di atas kurva antara 0 hingga Fo
dF
V
V.dF
0.12
0.0022
0.000264
0.12
0.0012
0.000144
Luas segitiga
0.00035
Total
0.000758

Total Removal
R = (1-Fo)+((1/Vo)*V.dF)
=
0.202
=
20.2%

Total Removal
R = (1-Fo)+((1/Vo)*V.dF)
=
0.379
=
37.9%

Vo = 0.001 m/detik
Fo = 0.68
Luasan di atas kurva antara 0 hingga Fo
dF
V
V.dF
Luas segitiga
0.00035
Total
0.00035

Total Removal
R = (1-Fo)+((1/Vo)*V.dF)
=
0.67
=
67.0%

Vo = 0.004 m/detik
Fo = 1.08
Luasan di atas kurva antara 0 hingga Fo
dF
V
V.dF
0.08
0.0036
0.000288
0.08
0.0018
0.000144
0.000144
0.12
0.0012
Luas segitiga
0.00035
Total
0.000926
Plot: R Vs Kecepatan
Vo
R (%)
0.001
67
0.002
37.9
0.003
20.2
0.004
15.1
0.000926

20.02

Total Removal
R = (1-Fo)+((1/Vo)*V.dF)
=
0.1515
=
15.1%

70
65
60

f(x) = 0.0364452179 x^-1.0963005375

55
50
Removal (%)

45
40
35
30

25
20
0.0005 0.001 0.0015 0.002 0.0025 0.003 0.0035 0.004 0
Kecepatan Vo

25

20
0.0005 0.001 0.0015 0.002 0.0025 0.003 0.0035 0.004 0
Kecepatan Vo

Sesuai dengan kriteria desain, overflow rate yang digunakan adalah sebesar 80 m3/m2.hari atau
sebesar 0.000926 m3/m2.detik. Waktu detensi selam 1,5 jam, maka kedalaman bak dapat dihitung
dengan menggunakan rumus H = td*Vo
H=
3.726 m
0.000694
Q = 0.044 m3/detik
V = td*Q
=
237.6 m3
237.6
H = 5 m plus freeboard 1 m, jadi H = 6 m
P = 9.75 m
L = 4.87 m
63.768115942
5.6465970257
11.2931940515

0050

050

0.0060

0.0060

x^-1.0963005375

0025 0.003 0.0035 0.004 0.0045

atan Vo

0025 0.003 0.0035 0.004 0.0045

atan Vo

ar 80 m3/m2.hari atau
aman bak dapat dihitung

KOAGULASI
Unit koagulasi yang digunakan pada instalasi pengolahan air minum ini
adalah koagulasi tipe hidrolis dengan menggunakan terjunan. Unit
koagulasi ini dilengkapi oleh saluran menuju bak koagulasi, bak koagulasi,
bak pembubuh koagulan, dan pompa pembubuh.

#Bak Koagulasi
Kriteria Desain

*
*
*
*

Headloss,
Ketinggian Pencampuran,
Bilangan Froud
Rasio Kedalaman

Data Perancanaan
* Jumlah Bak
* Tinggi terjunan
* Lebar terjunan
* Lebar bak
* Gradien
* Waktu detensi

HL > 0.6 m
HP > 0.3 m
Fr1 > 2
Y2/Y1 > 2.83

n=1
H=2m
b=1m
w=1m
G = 1000/detik
Td = 20 detik

Perhitungan
* Debit Perencanaan, Q =
* Headloss, HL
HL = (G^2.Td.)/(D.g)
=
1.83 m

0.044 m3/detik

* Bilangan terjunan

= 2.46687E-005
* Panjang terjunan

(2.47 x 10^-5)

Ld = 4.3*H*D^0.27
=
0.49 m
* Kedalaman air di beberapa titik
Kedalaman air di titik 1
Y1 = 0,54*H*D^0,425
=
0.012
Kedalaman air di titik 2
Y2 = 1,66*H*D^0,27
=
0.189
* Kontrol aliran
* Y2/Y1 =
Bilangan Froud

F=

15.92

OK

11.6

OK

* Panjang Loncatan
Untuk bilangan froud, F = 11.6, maka L/Y2 = 2.7
L/Y2 =
2.7
L=
2.7*Y2
=
0.51 m
*Panjang bak setelah loncatan
asumsi : waktu loncatan hidraulis, t2 = 2 detik
asumsi : waktu terjunan, t1 = 2 detik

Lb =

3.72 m

* Panjang bak unit koagulasi


Lmin =
Ld + L + Lb
Lmin =
4.72 m

5m

* Freeboard = 0.2 m
* Kedalaman bak = 0.6 m

#Saluran Menuju Bak Koagulasi


Data Perencanaan
Saluran terbuat dari beton dengan nilai kefisien Mannig, n = 0.013
Lebar saluran, L = 0.3 m
Panjang saluran, P = 5 m

Perhitungan
* Tinggi muka air di atas saluran, h.sal
h=
Y2 + HL - H
h=
0.018 m
* Freeboard saluran = 0.2 m
* Kedalaman saluran, Hsal = 0.5 m
* Kecepatan pada saluran, Vsal
Vsal = Q/(h.sal*L)
Vsal =
4.81 m/detik
* Jari-jari hidraulis
R = (L*h)/(L+2h)
R=
0.017 m
* Kemiringan saluran, S

S=
* Headloss pada saluran, HL
HL =
S*p
HL =

0.91

4.56 m

#Bak Pembubuh Koagulan


Data Jartest
Gelas
Tawas (ml)
NTU
pH
endapan (ml)
1
10
15.11
4.2
16
2
20
12.403
3.56
17
3
30
12.09
3.31
18
4
40
11.267
3.18
19
Debit Pengolahan, Q = 0.044 m3/detik = 44 L
Pembubuhan alum ke dalam bak pembubuh dilakukan 24 jam sekali
Jumlah bak pembubuh adalah 2 (1 operasional - 1 cadangan) dengan bentuk silinder
Dosis alum optimal = 40 ml alum dalam 1000 ml air sampel
* Kebutuhan tawas per detik = (Q/Vsampel)*dosis
=
1.76 L/detik
* Kebutuhan tawas per hari = Keb. Tawas per detik x td
= 1.76 L/detik x 24 jam/hari
=
152064 Liter/hari
* Kebutuhan tawas padat = 152064 Liter * (10 gr/L)
1520640 gr
1520.64 Kg

n) dengan bentuk silinder

KOAGULASI
Data Perancanaan
Q=
0.044 m3/detik
G=
1000 ./detik
td =
40 detik
viskositas = 8.949*10^-4
kecepatan poros putar turbin = 60 rpm
#Ukuran bak koagulasi
V = Q x td
=
1.76 m3
Volume = P x L x H
V = L x L x 1.25 L
L=
1.12 m
H=
1.40 m
freeboard = 0.5 m

dibuat bujur sangkar

panjang = lebar

#Tenaga yang dibutuhkan pengaduk

P = 1575.024 watt
#Diameter Impeller
Digunakan vane-disc impeller 4 flat blades tanpa baffle tegak
Kt =
5.31
n=
1 rps
Jika tanpa sekat/baffle tegak, tenaga yang dibutuhkan adalah 75%
dari tenaga untuk tangki bersekat. Jadi Kt = 0.75 x 5.31 =
Di =
0.83 m

Cek nilai Re
Re = 769977.5 Turbulen = OK

3.9825

FLOKULASI
Data perancanaan
Flokulator dengan 3 kompartmen
Q=
0.044 m3/detik
td =
1080 detik
360 detik per kompartmen
G1 =
40 ./detik
G2 =
16 ./detik
G3 =
10 ./detik
viskositas = 8.949*10^-4
H=
1m
L=
6m
f=
0.3
# Total Volume Flokulator
V = Q x td
=
47.52 m3
# Total Lebar Flokulator
W=
V/(L*H)
=
7.92 m

8m

# Lebar Tiap Seksi


W=
2.67
# Jumlah Sekat Flokulator PERTAMA

n=
22 buah
Jarak antar sekat = 6/22 = 0.27 m
# Jumlah sekat pada flokulator KEDUA
n=
12 buah
Jarak antar sekat = 6/12 = 0.5 m
# Jumlah sekat pada flokulator KETIGA
n=
9 buah
Jarak antar sekat = 6/9 = 0.67 m
# Headloss pada flokulator PERTAMA

h=

0.053 m

Jumlah
Sekat
Flokulator

h=
# Headloss pada flokulator KEDUA
h=
0.008 m
# Headloss pada flokulator KETIGA
h=
0.003 m

0.064 m

KEKERUHAN
20
111
96.25
82.05
71.1
68.35
lumpur

Waktu (menit)
30
40
62.05
48.4
60.45
46.3
59.9
46.2
54.9
44.45
50.7
36.7
lumpur
lumpur

50
44.15
41.9
41.85
38.85
36.6
lumpur

60
38.65
38.25
38.05
37
29.6
lumpur

10

20

Waktu (menit)
30
40

50

60

15
65
115
165
215
265

27

50

72

78

80

83

30

56

73

79

81

83

32

63

73

79

81

83

40

68

75

80

83

84

47

69

83

83

84

86

t menit

Rt %

Surface Loading
(m3/hari-m2)

50
60
70
80

16
26
28
40

74.72
79.25
83.21
85.94

238.50
146.77
136.29
95.40

Kedalaman
15
65
115
165
215
265

10
160.5
155
146.5
132
116.5
lumpur

% REMOVAL
Kedalaman

Removal
90.00
85.00
80.00
75.00
% Rt

70.00
65.00
60.00
55.00
15

20

25

30

35

Waktu (menit)

Untuk mendapatkan 85% pengendapan dibutuhkan waktu 28 menit

40

45

FRAKSI
Kedalaman
15
65
115
165
215
265

10
0.68
0.65
0.62
0.56
0.49
#

20
0.47
0.41
0.35
0.30
0.29
#

Waktu (menit)
30
40
0.26
0.20
0.26
0.20
0.25
0.20
0.23
0.19
0.21
0.16
#
#

50
0.19
0.18
0.18
0.16
0.15
#

60
0.16
0.16
0.16
0.16
0.13
#

kekeruhan awal

236.67

74.71698 200.8421
79.25
190.80
83.21
152.64
85.94
131.59
84

Surface Loading

83
82
81
R%

80
79
78
77
120

130

140

150

160

170

180

190

200

SL (m3/m2.hari)

45

Surface Loading yang diperlukan untuk menghasilkan pengendapan 80%


adalah sebesar 138 m3/hari.m2

210

200

210

SEDIMENTASI II
Berdasarkan pengolahan data hasil percobaan diperoleh
td =
28 menit
Vo =
144 m3/hari-m2
Untuk desain, nilai dari hasil percobaan dikalikan dengan faktor scale up.
td = 28 x 1.75 = 49 menit
Vo = 144 m3/hari-m2 x 0.65 = 93.6 m3/hari-m2
Pada hasil perhitungan di atas, didapatkan waktu detensi dan beban permukaan
yang tidak sesuai dengan kriteria desain.
0.65

60

Dari kriteria desain, dibutuhkan waktu detensi minimal 1.5 jam atau 90 menit.
Dari perhitungan, dalam waktu 49 menit dapat menghasilkan removal sebesar
85%. Sehingga diharapkan dengan digunakan waktu detensi selama 90 menit,
nilai beban permukaan akan menurun dan sesuai dengan kriteria desain.
#Dimensi Bak Sedimentasi
V = td*Q
=
237.6 m3
Luas Bak = Q/Vs
=
63.36 m2
Lebar =
3.98 m
Panjang =
15.92 m
dalam =
3.75 m

panjang : lebar = 4 : 1

Vh =
Kontrol
R=
=
Nre =
NFr =

89.7

# Menggunakan Bak Sedimentasi dengan Plate Settler


Direncananakan
alpha =
45 derajat
Jarak antar plat, W =
0.1 m
Tinggi Plat settler, h =
1.25 m
(diperkirakan tingginya plat 1/3 tinggi bak)
Tebal plate, t =
0.01 m
Vs =
0.0006944444 m/detik
A = (Q/Vs) x (W/(h cos a + W cos2 a))
=
9.26 m2
Kecepatan lurus pada plate
Vh = Qbak/A sin a
= 0.005584205 m/detik

Debit yang melalui antar plate


Qp = Vh x lebar bak x W
= 0.002222486 m3/detik
Jumlah Plate
n = Q/Qp + 1
= 20.79765358
= 21 batang
Tebal plate settler total
= tebal plate x jumlah plate
=
0.21 m
Panjang ruang untuk plate
L = h tg 45 + (txn) + (Wx(n-1))
= 4.234718988 m
Kontrol Nre dan NFr
R = W/2 =

0.05 m
Nre = 347.31964058 <2000

OK

NFr = 1.00702E-005 >10^-5

OK

Overflow rate sedimentasi


Vs = Q/A
= 0.00475162 m/detik
cek % removal pengendapan
t/td =
Vh/(Q/A)
settler
23.26662542

Vs =

4.24528

0.000694

Nilai tersebut apabila diplotkan pada "Kurva good Performance" akan


diperoleh efisiensi pengendapan sebesar 92%
Disediakan 2 bak sedimentasi, dimana 1 bak lainnya sebagai bak cadangan
Zona Lumpur
Efisiensi bak sedimentasi 92%
Q=
44 L/detik
Sludge yang dihasilkan dari sedimentasi
Vair =
237600 L
Hasil analisis lab dalam 1 liter menghasilkan 60 ml lumpur
V.l.aktual =
4514400 ml
=
4514.4 L
=
4.5144 m3
Perhitungan dimensi ruang lumpur
L1 =
B1 =
L2 =
B2 =

3.98 m
2m
1m
0.5 m

t = 0.557324 m
=
55.7 cm

Pengurasan ruang lumpur


menggunakan aliran gravitasi
V dalam pipa = 1 m/detik
Waktu pengosongan lumpur = 20 menit = 1200 detik
Perhitungan
Qkuras =
Volume/t
0.003762 m3/detik
A pipa =
Q/V
0.004 m2
D pipa =
0.069 m

0.0029481109 m/detik
(W x H)/(W+2H)
0.5
1833.6303799 < 2000
1.77194E-006 < 10^-5

plat 1/3 tinggi bak)

OK
OK

7.96
0.5
8.1001333333

PENENTUAN UNIT FILTRASI


Penentuan jumlah unit
n = 12 (Q^0.5) = 2.5171412 buah
=
3 buah
ditambah dengan 1 bak cadangan sehingga berjumlah 4 unit
Debit pada filter
Qf = (1/n).Q = 0.0146667 m3/detik
=
52.8 m3/jam/filter
Luas permukaan filter
A = Q/kec filtrasi =
Dimensi Filter
A=pxl
p = 2l
l=
p=

5.28 m2

(kecepatan filtrasi = 10 m/jam)

1.6 m
3.2 m

Direncanakan tinggi media pasir 60 cm, ruang backwash 30 cm dan tinggi


permukaan di atas media setinggi 60 cm sehingga tinggi total unit sebesar
1.5 m
# Menggunakan bak filter single media
Tebal pasir, L =
60 cm
Specific Gravity pasir =
2.65
Diameter pasir, d =
0.45 mm
Faktor bentuk pasir =
0.82
Porositas media pasir =
0.45
Rate filtrasi, Va =
10 m/jam
viskositas, miu = 0.008949 gr/cm-detik
rhu =
0.9977 g/cm3
*Mencari Headloss
Dengan Pers. Carman-Kozeny

Nre =
f' =
hL =

1.14
73.94
5.71 cm

0.6 m
0.045

# Media Pasir
Jumlah media pasir yang dibutuhkan
V =p x l x t
=
3.168 m3
Kebutuhan Pasir Silika, rhu = 2600 kg/m3
Kebutuhan = V x rhu
=
8236.8 kg
Total =
32947.2 kg
# Laju Filtrasi
Laju filtrasi = Laju aliran/luas permukaan
2.78 L/detik m2

Memenuhi

# Unit Filter Run Volume (UFRV)


UFRV = total volume filter/luas permukaan filter
= (Qxtd)/A
=
240000 L/m2

Memenuhi

# Backwash
Debit Backwash
Qbw = Vbw x A
=
79.2 m3/jam
=
22 L/detik

asumsi Vbw = 15 m/jam


per filter

Laju Backwash
Laju Backwash = debit b'wash / A
=
4.17 L/detik m2

per filter

Kebutuhan Air untuk B'wash


Kebutuhan = Qbw x tbw
= 22 x 10 menit x 60 s/menit
=
13200 L

per filter

Volume unit B'wash


Volume = volume air b'wash / A
=
2500 L/m2

per liter

Efisiensi Filter
E = Re/Ro
E = [(UFRV-volume unit b'wash)/(UFRV)] x 100%
E=
98.96 %
# Sistem Pengumpul Filtrat
Diameter orifice, o = 0.75 inch = 1.9 cm

Diameter lateral = 1.25 inchi = 3.175 cm


Jarak tepi orifice, (Wor) = 20 cm = 0.2 m
Orrifice
Luas Orrifice, Aor = (1/4)xpixd^2
Aor =
0.0002836429 m2
Luas total orrifice, Ator
Ator : Abak = 0.003 : 1
Ator = 0.003 x Abak
=
0.01584 m2
Jumlah orrifice, nor:
nor = Ator/Aor
=
55.84

56 buah

Pipa Lateral
Luas pipa lateral : Luas Orrifice = 2 : 1
Luas lateral total, Alatot :
Alatot =
0.03168 m2
Panjang manifold = panjang bak, pm = 3.2 m
Jarak antar pipa lateral, jl = 5 inchi = 0.127 m
Jumlah pipa lateral, nl :
nl = (pm/jl)x2
nl =
50 buah
Luas per lateral, Al
Al = Alatot/nl
=
0.00062865 m2
Diameter lateral, dl
dl = ((4xAl)/pi)^0.5
=
0.028298905 m
Jumlah orrifice per lateral, nol
nol = nor/nl
=
1.11125 2 buah
Pipa Manifold
Luas monifold : luas lateral = 1.5 : 1
Luas manifold, Am
Am =
0.04752 m2
Diameter manifold, dm
dm =
0.2460386796 m
Luas manifold sebenarnya, Am
Am =
0.0475632393 m2
Panjang lateral, pl
pl = (Lbak-dm)/2
0.6893845007

6.2865

1.18 inchi

1m

Jarak antar orrifice


jor = pl/nol
0.5 m
Cek
Jumlah orrifice sebenarnya, nor
100.78740157
Luas orrifice total sebenarnya, Ator
0.0285876265 m2
Luas orrifice : luas media
0.0054143232 : 1
Luas lateral total sebenarnya, Alatot
0.0012573 m2
Luas lateral : luas orrifice
0.0439805661
Luas manifold : luas lateral
75.659332392

OK

Wadak
Wadak

Desain pipa inlet


Kecepatan dalam saluran inlet diharapkan 0.5 m/detik
Q=
0.0146667 m3.detik
A=
0.0293333 m2
Diameter = 0.1933062 m

trasi = 10 m/jam)

DESINFEKSI/KLORINASI
Debit,
Konsentrasi,
Waktu detensi,
Dosis optimum,
Sisa khlor,
Kadar khlor,

Q = 0.044 m3/detik
K = 1%/250 ml
td = 30 menit = 1800 detik
V = 0,9 ml
Sisa = 0,25 mg/l
C = 75%

# Volume unit desinfeksi


V = Q x td =
79.2 m3
# Dimensi bak (Persegi)
V=pxlxt
s=
4.29 m
# DPC

# Dosis klor
Rs = DPC + Sisa klor =

2.7 mg/l

# Kecepatan Pembubuhan
=

0.00891 m3/detik

# Kebutuhan klor
=
0.1584 mg/detik
= 13.68576 kg/hari

BAK PENAMPUNG
Direncanakan
td =
7200 detik
P:L=2:1
H=
2m
Presentase suplai air per jam = 100% x 24 jam = 4.167%/jam
Suplai ke
Waktu
Kebutuhan
Reservoir
Pemakaian
Selisih
( jam )
(%)
(%)
( IV )
(I)
( II )
( III )
( IV ) - ( II )
( II ) * ( III )
0--1
4.167
0.5
2.084
-2.084
1--2
4.167
0.5
2.084
-2.084
2--3
4.167
0.5
2.084
-2.084
3--4
4.167
1
4.167
0.000
4--5
4.167
1.25
5.209
1.042
5--6
4.167
1.4
5.834
1.667
6--7
4.167
1.35
5.625
1.458
7--8
4.167
1.25
5.209
1.042
8--9
4.167
1.15
4.792
0.625
9--10
4.167
1.15
4.792
0.625
10--11
4.167
1.15
4.792
0.625
11--12
4.167
1.25
5.209
1.042
12--13
4.167
1.25
5.209
1.042
13--14
4.167
1.25
5.209
1.042
14--15
4.167
1.05
4.375
0.208
15--16
4.167
1
4.167
0.000
16--17
4.167
1.25
5.209
1.042
17--18
4.167
1.25
5.209
1.042
18--19
4.167
1
4.167
0.000
19--20
4.167
1
4.167
0.000
20--21
4.167
1
4.167
0.000
21--22
4.167
0.5
2.084
-2.084
22--23
4.167
0.5
2.084
-2.084
23--24
4.167
0.5
2.084
-2.084
Total
100
100.000
0.000
Kapasitas ground reservoir =

surplus max - defisit min


6.25% - (-6.25%)
0.125
39.6 m3

Vreservoir =
Dimensi reservoir =
PxLxH
H=
2m
L=
3.15 m

Komulatif
Selisih
(V)
-2.084
-4.167
-6.251
-6.251
-5.209
-3.542
-2.084
-1.042
-0.417
0.208
0.833
1.875
2.917
3.959
4.167
4.167
5.209
6.251
6.251
6.251
6.251
4.167
2.084
0.000

P=

6.29 m

0.91674
0.9
0.9
1.8
2.3
2.6
2.5
2.3
2.1
2.1
2.1
2.3
2.3
2.3
1.9
1.8
2.3
2.3
1.8
1.8
1.8
0.9
0.9
0.9

POMPA DISTRIBUSI
Diketahui
Q=
0.044 m3/detik
=
3801.6 m3/hari
V asumsi = 2 m/detik
A = Q/V
=
0.022 m2
D=
0.17 m
V cek =
1.40 m/detik

200 mm