P. 1
Teori Cahaya

Teori Cahaya

|Views: 1,146|Likes:
Dipublikasikan oleh edi_supriyanto_88

More info:

Published by: edi_supriyanto_88 on Feb 13, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

TEORI CAHAYA

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

1

Spektrum Frekuensi Optik
10
80 390

Ultraviolet

Cahaya tampak
770

Frek

2550

Infrared

• Optik adalah gelombang elektromagnetik dengan frekuensi yang tinggi ordenya 1014 Hz

106 (nm)
2

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

Spektrum Frekuensi Optik

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

3

Spektrum Frekuensi Optik
• Window Optik – range frekuensi optik dimana redaman serat optik paling rendah  range frekuensi ini yang digunakan sebagai carrier
 Window Pertama 800 - 900 nm  Window Kedua 1300 nm  Window Ketiga 1550 nm
FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

4

Teori Cahaya
• Pendekatan optika geometris
– – – – – – – Cahaya merambat lurus Kecepatan di r hampa c=1/ √(εoμo) ≈ 3 x 108 m/s Kec di medium lain v = c/n ; n adalah indeks bias medium n = c/v =√(εμ)/√(εoμo) . o : Permitivitas hampa udara = 8,85 x 10-12 C2 N-1 m-2
o

: Permeabilitas hampa udara = 4π x 10-7 N s2 C-2

Hukum SNELL mengenai pemantulan • Cahaya datang, cahaya pantul, dan garis normal terletak pada bidang datar • Sudut datang = sudut pantul
FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

5

Cahaya datang

Teori Cahaya
– Hukum SNELL mengenai pembiasan

Cahaya pantul
i

r
i

n1

=

r

n2
t

sin sin

t i

n1 n2

Cahaya terus

n1 n2 n1

n2 • n1<n2 Cahaya terus dibelokkan mendekati normal • n1>n2 Cahaya terus dibelokkan menjauhi normal
FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

6

Teori Cahaya
– TIR (Total Internal Reflection)
2 3

1

Cahaya datang dari medium dengan indeks bias yang lebih tinggi

Sudut terus = 90o

4

Sudut datang semakin besar, cahaya yang terus makin menjauhi normal

Bila sudut datang > Kondisi ini sudut datang sudut kritis terjadi TIR disebut sudut kritis
7

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

Teori Cahaya
• TIR (total Internal Reflection)

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

8

Teori Cahaya
• Pendekatan Gelombang EM
– Cahaya : Gelombang EM f ~ 1014 Hz
y ez

x

E = E0 sin ( t – kz) ELEKTRO & KOMUNIKASI FAKULTAS

E = E0e-

z

sin ( t – kz) z9

Teori Cahaya
• Pendekatan Gelombang EM
– Polarisasi gelombang EM
Polarisasi linier

Polarisasi sirkular

Polarisasi elips

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

10

Polarisasi

Linier

Lingkaran
FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

elip
11

HUKUM FRESNEL
Bidang datang : bidang tegak lurus terhadap bidang batas dan melalui arah perambatan cahaya. Vektor medan listrik tegak lurus arah perambatan cahaya

Polarisasi sejajar bidang datang :
Er

θr θi Ei

θt

Et

2 n2 cos P

i i

2 n1 n2 n12 sin 2 2 n1 n2 n12 sin 2 i 12

i

n1

n2

2 n2 cos

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

Polarisasi tegak lurus bidang datang :

n1 cos
S

i i

2 n2 n12 sin 2 2 n2 n12 sin 2

i i

Er

n1 cos

θr θi Ei n1 n2

θt

Et

ρ : Koefisien refleksi

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

13

Reflektansi :

R
R 0

2

P

0

tan

B

n2 n1

θB : Sudut BREWSTER

Sudut Kritis :

sin
i

C

n2 n1
C

sin
i

i

sin

C P

n sin
S

2 1

2 i

n

2 2

R

2

1

2 n2 n12 sin 2

0

1
2 [ n1n3 n2 ]2 2 [ n1n3 n2 ]2

Anti refleksi :

R
n1 n2 n3

R

0

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

n2

n1n3

14

n1 = 1 dan n2 = 1.5
1.2

REFLEKTANSI

1.0 0.8 0.6 0.4 0.2 0.0 1 7 13 19 25 31 37 43 49 55 61 67 73 79 85 SUDUT DATANG Rp Rs

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

15

n1 = 1.5 dan n2 = 1
1.2

REFLEKTANSI

1.0 0.8 0.6 0.4 0.2 0.0 1 7 13 19 25 31 37 43 49 55 61 67 73 79 85 SUDUT DATANG Rp Rs

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

16

Teori Cahaya
• Pendekatan Teori Kuantum
– Cahaya merupakan serangkaian energi yang terkuantisasi secara diskrit yang disebut quanta atau photons – Energi cahaya bergantung pada frekuensi

E

hf

h = konstanta Plack = 6,626 x 10-34 [J.s] f = frekuensi [Hz] 1 eV = 1,6 x 10-19 J

– Dapat menjelaskan fenomena dispersi, emisi, dan absorpsi
FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

17

Contoh :
Untuk mendapatkan daya 1μW berkas cahaya pada panjang gelombang 0,85 μm, dibutuhkan berapa photon per detik ?

FAKULTAS ELEKTRO & KOMUNIKASI

18

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->