Anda di halaman 1dari 2

Pembahasan Anodisasi Nurul Fathatun (121424023)

Anodizing adalah proses pasif elektrolit digunakan untuk meningkatkan ketebalan lapisan
oksida alami pada permukaan bagian logam. Anodizing bertujuan untuk meningkatkan
ketahanan korosi, meningkatkan kekerasan permukaan, meningkatkan ketahanan abrasi dan
menyediakan adhesi yang lebih baik untuk cat primer dan perekat daripada logam biasa
karena terbentuk lapisan oksida yang berpori.
Pada percobaan ini benda kerja yang digunakan adalah logam aluminium yang bertindak
sebagai anoda (logam yang dilapisi) dengan elektroda aluminium sebagai katoda (logam yang
melapisi). Sedangkan untuk medianya digunakan larutan elektrolit H2SO4. Dialukan dua kali
percobaan dengan waktu proses anodisasi yang berbeda yaitu 15 dan 30 menit dengan
menggunakan nilai arus yang sama yaitu 5 Ampere.
Sebelum memulai proses anodisasi terlebih dahulu dilakukan proses preparasi. Hal ini
dilakukan untuk menghasilkan produk anodisasi yang baik. Preparasi yang dilakukan antara
lain alkaline cleaning (degreasing) untuk menghilangkan kotoran-kotoran berupa lemak,
minyak-minyak, scales dan kotoran padat lainnya dari permukaan logam dengan menggunaka
larutan NaOH. Kemudian dilakukan pembilasan (rinsing) dengan menggunakan air untuk
meghilangkan larutan NaOH yang masih menempel pada permukaan logam Alumunium.
Kemudian logam dicelupkan kedalam larutan HNO3 supaya terbentuk lapisan halus yang
merupakan dasar yang baik untuk proses anodisasi. Lalu dilakukan pembilasan (rinsing)
kembali dengan menggunakan air yang bertujuan untuk menghilangkan semua sisa-sisa zat
kimia yang masih tertinggal dengan menggunakan air. Selanjutnya baru dilakukan proses
anodisasi.
Pada proses anodisasi ini larutan elektrolit yang digunakan yaitu H2SO4 akan terurai menjadi
ion-ionnya yaitu H+ dan SO42-. Sementara itu air akan terurai menjadi ion H+ dan OHH2SO4

H+ +SO42-

H2O

H+ + OH-

Kation akan bergerak menuju elektroda negatif (katoda/ elektroda Al), sedangkan anion akan
menuju ke elektroda positif (anoda/ logam Al) sehingga pada bagian katoda akan dilepas ion
hidrogen berupa gelembung gas yang terlihat pada pengamatan proses anodisasi berlangsung.
H+ + e

H2 (gelembung gas)

Pada logam Al akan terjadi oksidasi


Al

Al3+ + 3e

Reaksi keseluruhan yang terjadi:


2Al + 3H2O

Al2O3 + 3H2

Dari reaksi tersebut akan menghasilkan terbentuknya suatu lapisan tipis di permukaan benda
kerja (Al). Lapisan ini terbentuk dari lapisan antarmuka logam dan tidak berbentuk porous.
Lapisan ini akan memberikan ketahanan logam terhadap korosi. Kemudian setelah lapisan
film tersebut terbentuk selanjutnya akan terbentuk lapisan oksida yang berbentuk porous.

Setelah proses anodisasi kemudian logam Al dicelupkan kedalam zat pewarna selama 15
menit. Selanjutnya dialkukan proses sealing dengan mencelupkan logam Al ke dalam air
mendidih selama 15 menit, hal ini bertujuan untuk menutup pori-pori yang terbentuk pada
proses anodisasi.
Dari percobaan didapatkan hasil berat akhir logam Al setelah proses anodisasi dengan waktu
proses selama 15 menit mengalami penambahan berat yang disebabkan karena terbentuknya
lapisan Al2O3. Sedangkan untuk logam Al dengan waktu proses 30 menit mengalami
penurunan berat. Hal ini disebabkan karena laju reaksi oksidasi Al menjadi Al3+ lebih cepat
daripada reaksi pembentukan lapisan Al2O3.

Dapat dilihat dari data pengamatan berat akhir logam Al setelah


melakukan proses anodisasi akan bertambah, ini dikarnaka lapisan film
oksida menempel. Tetapi pada proses anodisasi yang ke-4, dip roses ini
logam Al yang telah di anodisasi mengalami penurunan berat ini
disebabkan karena pada proses erching waktu yang digunakan kurang
dari 10menit, tidak dilakukan pengadukan sehingga pada proses
pewarnaan warnanya tidak dapat menempel dibenda kerja.

Elis. 2008. Anodisasi Aluminium https://www.scribd.com/doc/60409926/AnodisasiAliminium. [1 Juni 2015]


Ngatin, Agustinus. 2008. Buku Petunjuk Pelaksanaan Praktikum Teknik Pencegahan Korosi:
Anodisasi Aluminium. Bandung: Jurusan Teknik Kimia POLBAN
R

Hutasoit,

Martino.

2008.

Pengaruh

Penambahan

Konsentrasi.

https://www.google.co.id/url?
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=3&cad=rja&uact=8&ved=0CCkQFjA
C&url=http%3A%2F%2Flib.ui.ac.id%2Ffile%3Ffile%3Ddigital%2F124896R040836-Pengaruh%2520penambahanLiteratur.pdf&ei=ujduVZ2uOI7buQSYiYPYAw&usg=AFQjCNEY4rgGi4cREEs9
jXoMu5NdpxiVIA&sig2=hWxTkC3b4i90VqlnHWR1KQ&bvm=bv.94911696,d.
c2E. [2 Juni 2015]
Rizky Firdaus, Muhamad. 2014. PENGUJIAN ANODIZING DAN ELEKTROPLATING.
https://www.academia.edu/10704893/Laporan_Praktikum_Anodizing_dan_elektro
plating. [2 Juni 2015]