Anda di halaman 1dari 16

TEORI AKUNTANSI

Anggota Kelompok:

Yolanda Friscilia BCA 112 097


M. Subhan Hasbi Y. BCA 112 102
Tiya Valentina S. BCA 112 107
Alfietara Murni BCA 112 144
Dendy Stevanerta S. BCA 112 154
BCA

PENGERTIAN
TEORI AKUNTANSI

Pengertian Teori
Sesuatu

yang abstrak
Sesuatu yang ideal
(peraturan/standar/norma)
Lawan/pasangan sesuatu yang nyata/praktis
Penjelasan ilmiah
Penalaran logis

Pengertian Akuntansi
Suatu

proses identifikasi, pengukuran dan


komunikasi informasi ekonomi untuk
memungkinkan penilaian dan pembuatan
keputusan oleh pemakai informasi akuntansi
Disiplin yang memberikan informasi yang
penting untuk pelaksanaan dan evaluasi
yang efisien dari aktivitas suatu organisasi

Pengertian Teori Akuntansi


Bergantung pada apakah akuntansi dipandang
sebagai sains atau teknologi.
Teori

akuntansi sebagai teknologi


Teori akuntansi sebagai sains

Perspektif/Aspek/Orientasi Teori Akuntansi


Sasaran

(goals)
Positif versus normatif
Tataran semiotika
Semantik, sintaktik, Dan
pragmatik
Pendekatan penalaran
Deduktif Dan induktif

PENALARAN
TEORI AKUNTANSI

Penalaran
Proses berpikir logis dan sistematis untuk
membentuk dan mengevaluasi suatu keyakinan
terhadap suatu pernyataan atau asersi.
Menentukan secara logis dan objektif apakah suatu
pernyataan valid (benar atau salah) sehingga
pantas untuk diyakini atau dianut.
Struktur penalaran terdiri atas masukan, proses,
dan keluaran.

6/9/15

Transi

Unsur atau Komponen Penalaran


Pernyataan

atau asersi

(assertion)
Keyakinan (belief)
Argumen (argument)

Argumen
Serangkaian asersi beserta inferensi atau
penyimpulan yang terlibat di dalamnya.
Simpulan dinyatakan pulan dalam bentuk
asersi.
Merupakan bukti rasional akan kebenaran
suatu pernyataan.
Argumen membentuk, memelihara, atau
mengubah keyakinan.

Asersi
Penegasan tentang sesuatu hal atau realitas yang dinyatakan
dalam bentuk kalimat atau ungkapan.

Pengkuatifikasi asersi
Untuk membatasi asersi universal/umum menjadi
spesifik dan menentukan hubungan inklusi,
eksklusi, saling-isi.
Pengkuantifikasi: sedikit, banyak, tak semua,
beberapa, semua.

Keyakinan
Kebersediaan untuk menerima bahwa suatu asersi
adalah benar tanpa memperhatikan apakah argumen
valid atau tidak atau apakah asersi tersebut benar atau
tidak.

Properitas Keyakinan

Keadabenaran
Bukan pendapat
Bertingkat
Berbias
Bermuatan nilai
Berkekuatan
Veridikal
Berketertempaan

Kecohan (Fallacy)
Keyakinan semu atau keliru akibat orang terbujuk
oleh suatu argumen yang mengandung catat
(faulty) atau tidak valid.
Orang dapat terkecoh akibat taktik membujuk
selain dengan argumen yang valid.
Orang dapat mengecoh atau terkecoh lantaran:
Strategem
Salah nalar (reasoning fallacy)
Aspek manusia dalam berargumen

Kecohan lantaran Strategem

Persuasi taklangsung
Membidik orangnya
Menyampingkan masalah
Misrepresentasi
Imbauan cacah
Imbauan autoritas
Imbauan tradisi
Dilema semu
Imbauan emosi

Kecohan lantaran Salah Nalar

Menyangkal anteseden
Pentaksaan
Perampatan-lebih
Parsialitas
Pembuktian dengan analogi
Merancukan urutan kejadian
dengan penyebaban
Menarik simpulan pasangan

Kecohan lantaran Aspek Manusia

Puas dengan penjelasan sederhana


Kepentingan mengalahkan nalar
Sindroma tes klinis
Mentalitas Djoko Tingkir
Merasionalkan daripada menalar
Persistensi
Fiksasi fungsional