Anda di halaman 1dari 4

TUGAS

ANALISIS PENGGUNAAN TEKNIK PENGAMBILAN SAMPLE


Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Riset Keperawatan

Disusun oleh:
Vinda Astri Permatasari

NIM P07120112080

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN YOGYAKARTA
JURUSAN KEPERAWATAN
2014
A. Contoh populasi dan sampel
Populasi dalam penelitian adalah semua ibu yang ada di Dusun Gandu
Wetan, Ngadirejo, Temanggung yaitu sebanyak 212 ibu.
Besar sampel yang digunakan untuk penelitian adalah 64 orang yang
merupakan 30% dari 212 orang, dengan perhitungan sebagai berikut :

Sampel

30
212
100

= 63,6
= 64 orang
Kriteria responden yang layak untuk diteliti yaitu yang memenuhi kriteria
inklusi di bawah ini :
a.
b.
c.
d.
e.

Ibu yang berumur 20-50 tahun


Ibu yang mempunyai anak
Ibu yang bersedia untuk menjadi responden
Ibu yang bisa membaca dan menulis
Ibu yang tinggal menetap di Dusun gandu

Wetan,

Ngadirejo,

Temanggung.
B. Penerapan rumus
Untuk menentukan besarnya sampel (S) dapat diterapkan
penggunaan rumus:
1. Isaac dan Michael (1982)
2

S=

X NP (1P)

D2 (N1)+ X 2 P (1P)

S = jumlah sample yang dikehendaki


N = jumlah anggota populasi
P = 0,50
D = 1,96
X2= nilai X dengan df max 30
Berdasarkan rumus tersebut:

S=

43,77 212 0,5(10,5)


( 1,96 212 ) +( 43,77 0,5 (10,5))

S=

2319,81
415,52+10,94

S=

2319,81
426,46

S=

2319,81
20,65

S=112,33=112
2. Cara umum lain

n=

N
2
1+N (e)

n = ukuran sample
N = populasi
e = tingkat ketepatan (presisi) 5% (0,05)
Berdasarkan rumus tersebut:

n=

212
1+212(0,05)2

n=

212
1+0,53

n=

212
1,53

n=138,56
C. Analisis teknik penggunaan sampel
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau objek yang diteliti
(Notoatmodjo, 2010).
Berdasarkan populasi yang ada ditentukan besar sampel atau subjek
penelitian. Sampel adalah objek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh
populasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian di atas menggunakan
simple random samplingI (acak sederhana). Hakikat dari pengambilan sampel
secara acak sederhana adalah bahwa setiap anggota atau unit dari populasi
mempunyai

kesempatan

yang

sama

untuk

diseleksi

sebagai

sampel

(Notoatmodjo, 2010).
Menurut Arikunto (2006), apabila populasi kurang dari 100, lebih baik
diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Tetapi jika
populasinya besar, dapat diambil antara 10-15% atau 20-25% atau lebih,
tergantung setidak-tidaknya dari:
a. Kemampuan penelitian dilihat dari waktu, tenaga dan dana.
b. Sempit luasnya wilayah pengamatan dari setiap subjek, karena hal ini
menyangkut banyak sedikitnya data, dan

c. Besar kecilnya resiko yang ditanggung oleh peneliti. Untuk penelitian


yang resikonya besar, jika sampel besar hasilnya akan lebih baik.

DAFTAR PUSTAKA
Ermawanti, Elly Natalia. 2011. Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Tatanan Rumah Tangga Di
Dusun Gandu Wetan, Ngadirejo, Temanggung. Karya Tulis Ilmiah.
Yogyakarta: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta