Anda di halaman 1dari 3

Bahan Baku

Batu Kapur

Tanah Liat

Pasir Silika

Pasir Besi

Fasa

Padat

Padat

Padat

Padat

tanah liat (Al2O3)

Warna

Putih kekuningan

Abu-abu

Hitam

Pasir silica (SiO2)

Coklat
kekuningan

Kadar air (%)

7-10

11,20

8,40

Ukuran material

0-30 mm

0-30 mm

0-30 mm

0,50 mm

batu kapur (CaCO3)

pasir besi (Fe2O3 )

Komposisi kimia

(Bahan tambahan)
gypsum (CaSO4.2H2O)

SiO2

8-13 %

40-70 %

99,7-99,85 %

5-10 %

Al2O3

1-4 %

15-30 %

0,04%

2-5 %

Fe2O3

0,2-5 %

3-10 %

0,015-0,05 %

85-95 %

CaO

40-50 %

1-10 %

0,04%

~0%

MgO

0,2-4 %

1-5 %

0,01%

~0%

Proses Pembuatan Semen Secara


Umum

Quarry :Bahan tambang berupa batu kapur, batu silika,tanah liat,dan material-material lain yang
mengandung kalsium,silikon, alumunium, dan besi oksida yang diekstarksimenggunakan drilling dan
blasting.
Crushing :Pemecahan material material hasilpenambangan menjadi ukuran yang lebihkecil dengan
menggunakan crusher.
Conveying:Bahan mentahditransportasikan dariarea penambangan kelokasi pabrik untukdiproses
lebih lanjutdengan menggunakanbelt conveyor.
Raw mill (penggilingan) :
Proses Basah dilakukan dengan menambahkan sejumlah air kedalam campuran bahan baku, kemudian
akan dihasilkan slurry dengan kadar air tertentu.Material-material ditambah air diumpankan ke dalam
long rotary kiln.
Proses Kering, pada proses ini bahan baku diolah (dihancurkan) di dalam Raw Mill dalam keadaan
kering dan halus, dan hasil penggilingan (tepung baku) dengan kadar air yang cukup kecil dikalsinasi
dalam rotari kiln.
Homogenisasi:Proses Basah, slurry dicampur di mixing basin,kemudian slurry dilairkan ke tabung
koreksi; proses pengoreksian. Sedangkan pada proses kering terjadi di blending silo dengan sistem
aliran corong.
Pembakaran (pembentukan clinker): Terjadi di dalam kiln. Kiln adalah alat berbentuk tabung yang di
dalamnya terdapat semburan api. Kiln di design untuk memaksimalkan efisiensi dari perpindahan
panas yang berasal dari pembakaran bahan bakar.

Proses Pembuatan Semen di


Indocement

1. Penambangan dan penghancuran bahan baku Penambangan batu kapur dan tanah liat
dilakukan dengan cara pengeboran dan metode peledakan. Semua bahan baku dihancurkan
menggunakan alat penghancur milik Indocement. Indocement menghasilkan batu kapur dan
tanah liat dari tambang sendiri.
2. Pengeringan dan penggilingan bahan baku Bahan baku dicampur sesuai takaran, dikeringkan
dengan tungku pemanasan di dalam kiln dan dihancurkan sampai halus kemudian disimpan
dalam silo pencampur.
3. Pembakaran untuk menghasilkan klinker dan pendinginan klinker Bahan baku yang halus
dimasukkan ke dalam pre-heater pre-calciner kiln untuk proses kalsinasi dan pembakaran pada
suhu 1.350oC - 1.450oC diikuti dengan pendinginan cepat untuk membuat klinker portland.
4. Penggilingan akhir klinker menjadi semen Klinker portland yang dicampur dengan gipsum dan
diproses menjadi bubuk halus untuk menghasilkan OPC (Ordinary Portland Cement).
Cementitious (bahan baku alternatif) seperti trass, fly ash dan slag dapat ditambahkan selama
penggilingan akhir untuk menghasilkan PCC (Portland Composite Cement).
5. Pengantongan dan pemuatan semen Semen dari silo dikirim ke tempat pengemasan dan
dimuat ke truk dalam bentuk kantong atau curah. Perseroan memiliki mesin pengantongan
modern dan mesin otomatis untuk memuat semen ke truk semen curah. Perseroan juga
memiliki fasilitas untuk pemuatan kantong besar, sling-bag, dan peti kemas.

Anda mungkin juga menyukai