Anda di halaman 1dari 23

TRANSFORMATOR

KEL 8:
1110953009 RICO AFRINANDO

1310951018 NURANISA NASUTION


1310951039 RICHARDO PRATAMA
1310951071 HERU DERMAWAN
1310951093 M VIONHARDTO R

1310952030 FADLI AULIA RAHMAT


DOSEN:

ANDI PAWAWOI ,MT

PENGERTIAN TRANSFORMATOR
TRAFO
sejatinya adalah suatu peralatan listrik yang
mengubah daya listrik AC pada satu level tegangan
yang satu ke level tegangan berdasarkan prinsip
induksi
elektromagnetik
tanpa
merubah
frekuensinya.

untuk mentransformasikan tegangan ( menaikkan


atau menurunkan tegangan AC )
digunakan untuk sampling tegangan, sampling arus,
dan juga mentransformasi impedansi

Pembangkitan listrik pada tegangan generator yang


paling ekonomis.
Pemindahan daya pada tegangan transmisi yang
paling ekonomis.
Pemanfaatan daya pada tegangan yang paling sesuai
untuk alat pemanfaatan khusus.

HUKUM HUKUM DASAR TRANSFORMATOR


Hukum Maxwell
Persamaan Maxwell apabila disedehanakan akan
menjadi:

Hl=IN
Dimana:
H = kuat medan magnet
l = panjang jalur
I = arus listrik
N = jumlah lilitan
Hl=IN adalah Gaya Gerak Magnet (GGM) yang merupakan
penghasil flux

Hukum induksi Faraday


arus induksi (flux) adalah integral permukaan dari pada induksi
magnit melalui suatu luas yang dibatasi oleh garis lengkung tersebut
diatas. Rumus arus induksi adalah:

Dimana :
= Arus induksi / flux (weber)
B = Induksi magnet (weber / m2)
dA

=Unsur luas (m2)

Dimana:
e
= Gaya Gerak Listrik
N = jumlah lilitan
= arus induksi /flux
(weber)

KONSTRUKSI TRANSFORMATOR

Tipe inti (core form)


Tipe ini dibentuk dari lapisan besi berisolasi
berbentuk persegi dan kumparan transfor matornya
dibellitkan pada dua sisi persegi. Pada konstruksi
tipe inti, kumparan mengelilingi inti besi

Tipe cangkang (shell form)


Jenis konstruksi Transformator yang kedua yaitu tipe
cangkang yang dibentuk dari lapisan inti berisolasi
dan kumparan dibelitkan dipusat int

Pada Transformator ini, kumparan atau belitan


Transformator dikelilingi oleh inti i

BAGIAN-BAGIAN TRAFO
a)Kumparan Trafo

kumparan trafo terdiri dari beberapa lilitan kawat


tembaga yang dilapisi dengan bahan isolasi (karton,
pertinax, dll) untuk mengisolasi baik terhadap inti
besi maupun kumparan lain

b) Inti Besi
dibuat dari lempengan
-lempengan
feromagnetik tipis
yang berguna untuk
mempermudah jalan
fluksi yang
ditimbulkan oleh arus
listrik yang melalui
kumparan

c) Minyak Trafo

berfungsi sebagai media pendingin dan isolasi. Minyak trafo


mempunyai sifat media pemindah panas (disirkulasi) dan
mempunyai daya tegangan tembus tinggi. Pada power
transformator, terutama yang berkapasitas besar, kumparankumparan dan inti besi transformator direndam dalam minyaktrafo

BUSHING

sebuah konduktor (porselin) yang menghubungkan


kumparan transformator dengan jaringan luar. Bushing
diselubungi dengan suatu isolator dan berfungsi sebagai
konduktor tersebut dengan tangki transformator. Selain
itu juga bushing juga berfungsi sebagai pengaman hubung
singkat antara kawat yang bertegangan dengan tangki
trafo

TANGKI DAN KONSEVATOR (KHUSUS


UNTUK TRANSFORMATOR BASAH)

Tangki trafo-trafo distribusi umumnya dilengkapi dengan


sirip-sirip pendingin ( cooling fin ) yang berfungsi
memperluas permukaan dinding tangki, sehingga
penyaluran panas minyak pada saat konveksi menjadi
semakin baik dan efektif untuk menampung pemuaian
minyak trafo, tangki dilengkapi dengan konservator.

JENIS-JENIS TRANSFORMATOR

Transformator Daya (Step Up Transformator)

Trafo ini berfungsi untuk menaikan tegangan. Disebut sebagai


trafo daya karena trafo ini digunakan untuk menaikan daya pada
energi listrik dari pembangkit untuk kemudian disalurkan ke
gardu

Transformator Distribusi (step down)

Trafo ini berfungsi untuk menurunkan tegangan. Disebut trafo


distribusi karena trafo ini digunakan untuk mendistribusikan
energi listrik dari gardu induk ke konsumen.

Trafo Pengukuran

a) Trafo arus (current Transformator)

Trafo arus digunakan untuk pengukuran arus yang besarnya ratusan


amper lebih yang mengalir pada jaringan tegangan tinggi. Jika arus
hendak diukur mengalir pada tegangan rendah dan besarnya dibawah 5
amper, maka pengukuran dapat dilakukan secara langsung sedangkan
arus yang besar tadi harus dilakukan secara tidak langsung dengan
menggunakan trafo arus sebutan trafo pengukuran arus yang besar.

Trafo tegangan (potensial Transformator)


Berfungsi untuk menurunkan besarnya tegangan
tinggi menjadi tegangan rendah yang diperlukan
untuk alat ukur dan pengaman proteksi.

PRINSIP KERJA TRAFO

Transformator/trafo mengikuti prinsip kerja induksi


elektromagnetik. Di kedua ujungnya terdapat dua jenis
lilitan, yaitu lilitan primer dan lilitan sekunder.
Bagaimanakah karakteristik kedua jenis lilitan tersebut?

Akibat adanya fluks di kumparan primer maka di kumparan primer


terjadi induksi sendiri ( self induction ) dan terjadi pula induksi di
kumparan sekunder karena pengaruh induksi dari kumparan
primer atau disebut sebagai induksi bersama ( mutual induction )
yang menyebabkan timbulnya fluks magnet di kumparan sekunder,
maka mengalirlah arus sekunder jika rangkaian sekunder di
bebani, sehingga energi listrik dapat ditransfer keseluruhan (secara
magnetisasi ).
Dimana :
e = gaya gerak listrik ( ggl ) [ volt ]
N = jumlah lilitan
= perubahan fluks magnet

TRAFO TANPA BEBAN

e1 N 1 d d 1
dt
dt

e 2 N 2 d d 2
dt
dt

Bila sebuah trafo dialiri


arus bolak-balik (mis i = I
sin t), mak fluks yang
dihasilkan juga bolak-balik.
Hal ini menyebabkan
timbulnya tegangan induksi
baik pada belitan penghasil
fluks (primer) maupun pada
belitan lain yang dilingkupi
oleh medan bersama
(medan yang dihasilkan
belitan primer

TRAFO IDEAL BERBEBAN

Jika trafo dianggap ideal,


yakni :tahanan kumparan
diabaikan dan semua
fluks yang dihasilkan
terkurung dalam inti, dan
dirangkum oleh kesua
belitan, rugi-rugi
diabaikan, dan
permeabilitas inti yang
sangat tinggi, sehingga
arus peneralan io cukup
kecil sehingga dapat
diabaikan

Dalam suatu trafo ideal :

Tegangan ditransformasikan berbanding lurus


dengan lilitannya.
Arus ditransformasikan berbanding terbalik dengan
lilitannya.
Impedansi ditransformasikan berbanding lurus
dengan kuadarat perbandingan lilitannya.
Daya dan voltampere tidak berubah.

TRAFO REAL

trafo yang dioperasikan akan terdapat fluks bocor baik


pada sisi primer maupun pada sisi sekunder
terdapat rugi-rugi tembaga belitan dan rugi inti

KESIMPULAN

Transformator atau yang lebih dikenal dengan trafo adalahalat


listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik
dari satu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik yang
lain melalui gandengan magnit dan menggunakan prinsip
induksi elektromagnetik,dimana perbandingan tegangan antara
sisi primer dan sisi sekunder berbanding lurus dengan
perbandingan jumlah lilitan dan berbanding terbalik dengan
perbandingan arusnya.
Beberapa alasan digunakannya transformator, antara lain:
Kebutuhan pemakai / beban memerlukan tegangan yang
bervariasi
Biasanya sumber jauh dari pemakai sehingga perlu
tegangan tinggi (Pada jaringan transmisi)
Tegangan yang dihasilkan sumber tidak sesuai dengan
tegangan pemakai.

Anda mungkin juga menyukai