Anda di halaman 1dari 2

RANGKAIAN THEVENIN

http://ridwan-physics.blogspot.com/2013/10/laporan-elektronika-dasar-i.html

Teorema Thevenin
M.L. Thevenin telah membuat suatu lompatan kemajuan ketika Ia menemukan sebuah
teorema rangkaian yang setara yang disebut sebagai teorema Thevenin. Sebuah teorema
merupakan pernyataan yang dapat kita buktikan secara matematis. Karena itulah, teorema
bukan merupakan suatu defenisi atau hukum. Dengan alasan itu, kita mengklasifikasikan
teorema sebagai suatu penurunan.
Untuk menghitung arus hambatan pada setiap nilai dari tahanan R 1, yaitu dengan
mengkombinasikan secara seri dan parallel tahanan-tahanan tersebut untuk mendapatkan
tahanan total yang durasakan oleh sumber tegangan. Kemudian untuk menghitung arus total
dan bekerja kembali kea rah beban, yaitu dengan membagi-bagi arus hingga akhirnya
diperoleh arus beban. Selain itu, kita juga dapat menyelesaikan hal tersebut dengan
persamaan simultan dari loop-loop Kirchoff.
Thevenin menemukan bahwa setiap rangkaian yang mempunyai loop ganda dapat
disederhanakan menjadi sebuah rangkaian yang hanya terdiri dari loop. Rangkaian
bagaimana pun rumitnya selalu dapat disederhanakan menjadi rangkaian loop tunggal. Itulah
sebabnya mengapa para insinyur dan teknisi yang berpengalaman sangat menggemari
teorema Thevenin karena dapat menyederhanakan sebuah rangkaian yangbesar serta penuh
komplikasi menjadi sebuah rangkaian loop tunggal yang dapat dengan mudah diselesaikan.
Teorema Thevenin merupakan suatu cara yang paling efisien untuk menyelesaikan rangkaianrangkaian yang sangat rumit menjadi rangkaian yang kompleks. Dengan kata lain untuk
menyederhanakan suatu rangkaian loop ganda dengan sebuah tahanan beban menjadi sebuah
rangkaian pengganti loop tunggal dengan tahanan beban yang sama. Pada rangkaian hevenin,
tahanan beban merasakan sebuah tahanan sumber yang terhubung seri dengan sebuah sumber
tegangan.
Teorema Thevenin merupakan alat bantu aplikatif dalam dunia elektronika. Teorema ini tidak
hanya menyederhanakan perhitungan, tetapi juga memungkinkan kita untuk menjelaskan
operasi rangkaian yang tidak mampu dijelaskan hanya dengan menggunakan persamaan
Kirchoff.
Tegangan Thevenin
Tegangan Thevenin merupakan tegangan yang tampak pada terminal-terminal beban
bila tahanan beban dilepaskan. Maka dari itu, tegangan Thevenin acapkali disebut tegangan
rangkaian terbuka atau tegangan beban terbuka (open).
Selain itu, tegangan Thevenin didefenisiskan sebagai tegangaan yang melewati terminal
beban saat hambatan beban terbuka. Defenisinya:
ETh = Eoc dengan Eoc merupakan singkatan dari open circuit voltage.
Tahanan Thevenin
Tahanan Thevenin adalah tahanan yang diukur pada terminal-terminal beban ke
arah sumber, bila semua sumber yang ada dihilangkan. Ini berarti bahwa kita harus

menggantikan setiap sumber tegangan dengan hubungan singkat dan setiap sumber arus
dengan hubungan terbuka.
Rangkaian setara Thevenin yang merupakan penjelmaan dari Thevenin, menyatakan setiap
rangkaian dengan dua ujung atau gerbang tunggal dapat digantikan dengan suatu sumber
tegangan tetap atau suatu gaya gerak listrik (ggl) dan suatu hambatan seri dengan ggl
tersebut.
Jika kedua ujung membentuk gerbang keluaran, hambatan setara R Thdisebut hambatan
keluaran dan dinyatakan dengan Ro, sebaliknya bila kedua terminal membentuk gerbang
masukan maka RTh disebut hambatan masukan, dinyatakan dengan Rn, ini ditunjukkan pada
gambar berikut:
Gerbang

masukkan &

Gerbang
Keluaran

Dari rangkaian setara Thevenin mudah dipahami bahwa hambatan setara Thevenin
RTh dapat dihitung dengan menentukan hambatan setara rangkaian dilihat dari ujung yang
bersangkutan yaitu dengan menggantikan sumber tegangan dengan hubungan singkat. Ada
hal penting dalam mencari hambatan Thevenin yang merupakan hambatan yang diukur antar
terminal saat seluruh sumber dibuat nol dan hambatan beban terbuka.
Menurunkan sumber menjadi nol memiliki arti yang berbeda antara sumber tegangan
dan sumber arus. Ketika kita menurunkan sumber tegangan menjadi nol, secara efektif kita
menghubung singkat sumber karena hal tersebut merupakan satu-satunya cara untuk
menjamin tegangan nol ketika arus melewati sumber tegangan. Ketika kita menurunkan
sumber arus menjadi nol, secara efektif kita membuka sumber. Hal tersebut merupakan cara
untuk menjamin arus nol ketika ada tegangan pada sumber arus
http://aramutiarara.blogspot.com/2013/11/v-behaviorurldefaultvmlo.html