Anda di halaman 1dari 12

Mekanisme kerja anestesi

lokal dalam menghambat


impuls saraf

Persepsi rasa sakit


Organ organ ujung saraf yang mempersepsi rasa sakit
adalah serabut non modula bebas dimana aplikasi
stimulus elektrik, termal, kimia dan mekanis pada organ ini
menimbulkan impuls pada serabut swa-propagasi
dengan intensitas merata.
Hukum semua atau tidak bila ada cukup stimulus
untuk merangsang timbulnya impuls. Impuls memiliki pola
yang sama dan tidak dapat diperbesar dengan menambah
stimulus.
Keparahan rasa sakit jumlah serabut saraf yang
diaktifkan. Bukan disebabkan oleh perubahan besar
impuls yang diterima serabut saraf
Stimulu sberjalan serabut saraf neuron - -> talamus
Rasa sakit yg hebat dikonduksi oleh serabut saraf perifer
dengan akson berdiameter lebih besar.

Reaksi Sakit
1 unit stimulus diaplikasikan pada 2
individu reaksi sakit berbeda.
Perbedaan bukan karena perbedaam
persepsi rasa sakit , namun
disebabkan oleh variasi reaksi rasa
sakit
Reaksi rasa sakit tinggi reaksi
tinggi menghadapi rasa sakit (pasien
menangis, berguling2 dll)

Ambang rasa sakit


Merupakan respon terhadap rasa sakit
Ambang rasa sakit tinggi reaksi rasa sakit rendah
Ambang rasa sakit tinggi bila pasien hanya bereaksi sedikit/
tidak beraksi terhadap stimulus sakit
Ambang rasa sakit rendah pasien cenderung memberikan
reaksi berlebihan terhadap stimulus yang sama/lebih kecil
Faktor yang mempengaruhi oerbedaan ambang rasa sakit/
tingkat toleransi pada pasien :
a. Psikologis
emosi tidak stabil ambang rasa sakit rendah
b. Takut dan segan menghadapi perawatan
c. Kelelahan
d. Usia
Pasien dewasa dapat mentolerir rasa sakit lebih baik drpd
pasien anak-anak

Impuls akan mengenai ujung saraf pulpa dan


struktur pendukung gigi n.v. 5.2 dan n.v 5.3
sel22 tunuh di ganglion gasserian nukleus
sensoris dari saraf trigeminal pd medula
oblongata servikal kedua korda spinalis
Serabut neural lemnicus trigeminalis
nukleus posteroventral dr talamus dan neuron
penghubung ke konvulsi posterosentral pd sisi
kontra lateral dr korteks otak.
Gangguan perjalanan neural meredakan
sensasi rasa sakit

Kontrol rasa sakit

Analgesia hilangnya rasa sakit tidak


disertai hilangnya bentuk sensitivitas
lain
Anestesi hilangnya semua sensasi :
rasa sakit, sentuhan, temperatur,
tekanan dan disertai terganggunya
fungsi motorik.

Nyeri dan transmisi impuls


Jar. Cedera reaksi brjln dr perifer ke pusat
melalui saraf aferen (sensoris)
dipersepsikan di otak sbg nyeri
Nyeri tidak memiliki reseptor khusus,
reseptor nyeri/nosiseptor adlh ujung saraf
sensoris.
Nosiseptor polimodus : stimulus mekanis,
kimia, suhu.
Stimulus nosiseptif dirasakan sbg nyeri
melalui 4 proses : transduksi, transmisi,
modulasi dan persepsi