Anda di halaman 1dari 16

ZAT-ZAT ESTROGEN

Ovaria membentuk estrogen dan


progesteron
(sdk)
dibawah
pengaruh FSH dari hipofisis.
Estrogen
dan
Progesteron
bertanggung jawab bagi ciri-ciri
kelamin primer dan sekunder
wanita.

Progesteron bertugas memelihara kehamilan


(daya progestagen, gestatione=kehamilan).
Apabila sel telur tidak dibuahi, Corpus luteum
berhenti memproduksi progesteron, maka
rahim
melepaskan
endometrium
dan
mengeluarkannya
sbg
pendarahan
:
HAID/MENSTRUASI.
Setelah 3 bulan Corpus luteum mengurangi
produksi progesteron yg diteruskan oleh
plasenta. Apabila plasenta tdk membentuk
progesteron: ABORTUS
Progesteron jg mencegah pembuahan
selanjutnya slm masa hamil. Mekanisme kerja:
1. Feedback negatif sekresi LH oleh hipofisis
hingga tdk tjd ovulasi lagi.
2. Mengentalkan lendir cervix

Estrogen bekerja thd endometrium


dan
mendorongnya
utk
berkembang
dan
menebal
(proliferasi), pada 2 mgu pertama
siklus haid.
Progesteron + estrogen berperan
dlm:
1.Masaknya folikel
2.Ovulasi
3.Tanspor telur yg telah dibuahi

Climacterium
Climacterium
adl masa peralihan
antara masa subur (fertil) dan masa
menua
diikuti
sejumlah
gejala,
diantaranya
berhentinya
haid
(menopause).
Gejala:
- lelah -gelisah
- muka panas -nyeri kepala
- berkeringat
-nyeri otot,sendi
- sukar tidur
-radang mukosa vagina

Pengobatan Climacterium
1.
2.
3.
4.
5.

Analgetika : aspirin, antalgin


Tranquilizers (penenang):
diazepam
Anti depresiva : amitriptilin
Anti hipertensi : klonidin
Terapi substitusi : hormon

Estrogen alamiah
1. Estradiol
2. Estron
3. Estriol

Khasiat farmakologis
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Efek feminisasi
Proliferasi rahim
Menstruasi
Laktasi
Efek anabolik
Efek anti-ovulasi: pil anti-hamil
Efek anti-androgen
Retensi garam dan air
Lipida darah

Penggolongan Estrogen
Zat steroid
a. Alamiah: estradiol, estron,
estriol
b. Sintetis: etinilestradiol,
mestrenol, epimestrol
2. Non steroid: stilbestrol
1.

Penggunaan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Terapi substitusi
Menghambat pertumbuhan anak
perempuan
Menekan laktasi
Menekan ovulasi
Osteoporosis sesudah menopause
Kanker prostat dan kanker mammae
Atrofia dan colpitis vagina

Efek samping
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Efek feminisasi: gynecomastia


Trombo-emboli, infark jantung
Kanker endometrium
Perdarahan tak teratur
Retensi garam dan air
Lain-lain

Kontra-indikasi
Wanita hamil dg myoma, kanker
2. Pasien jantung
3. Pasien diabetes, migrain,
hipertirosis
4. Wanita < 16 th
1.

Anti-estrogen
-

Adalah zat yg dapat melawan atau


mengurangi efek estrogen
MK: adanya pergeseran hormon alamiah
dari reseptor di hipotalamus, aktivitas dan
kadar estrogen menurun, FSH dan LH
dipertinggi, ovaria dan folikel distimulasi :
tjd ovulasi
Digunakan utk mengobati kemandulan pd
wanita akibat hipofungsi hipofisis dan
anovulasi.
Contoh: klomifen, tamoksifen, epimestrol
Tamoksifen digunakan pd terapi kanker
mammae.

Zat-zat estrogen
1.
2.
3.
4.
5.

Estradiol: etinilestradiol,
mestranol, quinestrol
Estron
Estriol; epimestol
Dietilstilbestrol: fosfestol
Klomifen: tamoksifen