Anda di halaman 1dari 5

URGENSI ORGANISASI

Yos Akbar Irmansyah


Medical Student Executive Chief of Mataram University

Manusia pada dasarnya merupakan makhluk individu dan juga


sosial. Sebagai makhluk sosial, tentunya manusia hidup dalam suatu bentuk
hubungan dengan dunia sekitarnya dan dengan individu lain yang dikenal sebagai
proses sosialisasi. Bersosialisasi merupakan jalan bagi manusia untuk memenuhi
kebutuhan kemanusiaannya. Tanpa melakukan kegiatan ini, manusia tidak dapat
memenuhi kebutuhannya dan tidak dapat tumbuh dalam mencapai tingkat
kemanusiaan-nya yang tertinggi.
Organisasi merupakan bentuk kegiatan yang bertemkan team work yang
terbaik karena didalamnya terdapat kejelasan aturan main yang tertuang pada
peraturan, visi, dan misi organisasi serta pada budaya organisasi tersebut.
Orhanisasi yang baik memiliki jenjang struktural yang jelas, serta memiliki tujuan
dan prinsip-prinsip dasar yang menginspirasi kehidupan berorganisasi yang
eksplisit. Oleh karena itu, individu yang berorganisasi merupakan individu yang
paling memiliki peluang mewujudkan fitrah kemanusiaannya yang merdeka,
berkehendak untuk tumbuh, dan saling memberi dengan yang lainnya.
Menurut Chester Bernard, Organisasi adalah sistem kegiatan kerjasama
(cooperative activities) dari dua orang atau lebih. Menurut Dwight Waldo, organisasi
adalah struktur antar hubungan pribadi yang berdasarkan atas wewenang formal
dan kebiasaan-kebiasaan di dalam suatu sistim adminstrasi. Menurut G.R. Terry,
Organisasi adalah berasal dari kata organism yaitu suatu struktur dengan bagianbagian yang demikian terintegrasi, sehingga hubungan satu dengan yang lain
dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan orang yang berada dalam
organisasi yang teridiri atas dua bagian pokok yaitu bagian-bagian (structural
workship) dan hubungan-hubungan (relation workship). Jadi Organisasi adalah
wadah serta proses kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan secara
bersama.
Dalam Tri Dharma perguruan tinggi dalam poin tiga kita temukan
pengabdian masyarakat, kemudian hal inilah yang menjadi spirit dalam proses
penyusunan program-program kerja organisasi. Maka banyak kita temukan di
berbagai organisasi yang memasukan program pengabdian masyarakat bahkan
membentuk divisi khusus di dalamnya. Mungkin persoalannya kemudian seperti apa
bentuk pengabdian tersebut apakah telah mencapai tahapan pemberdayaan
berkelanjutan atau masih bersifat sporadik datang tinggal - kembali tahun depan
hal inilah masih menjadi tugas kita bersama.

Apa sih pentingnya organisasi bagi mahasiswa?


Pertanyaan itu biasanya terngiang-ngiang dalam diri setiap mahasiswa yang baru
akan mulai beradaptasi. Mungkin beberapa orang akan berasumsi kalau
berorganisasi di kampus terutama di fakultas kedkteran itu nggak terlalu penting
yang terpenting adalah bisa dapat IP tinggi dan lulus dengan cumlaude, Organisasi
hanya membuang-buang waktu dan menghambat kuliah. Karena biasanya yang
dibutuhkan dalam pekerjaan adalah IP yang tinggi.
Ini merupakan suatu paradima yang salah. Bagi orang yang sadar dan
mempunyai rasa kepedulian sosial tinggi pasti akan berpikir sebaliknya. Organisasi
adalah bagian vital dalam diri seorang mahasiswa. Dengan mengikuti organisasi,
secara tak langsung softskill kita akan ikut berkembang. Hal tersebut akan sangat
berguna untuk kehidupan kedepannya. Selain itu, saat ini telah diakui bahwa
kecerdasan intelektual (IQ) hanya menyumbang 10-20 persen kesuksesan
seseorang, sementara sisanya 80-90 persen ditentukan oleh kecerdasan emosional
(EQ) dan spiritual (SQ). Pengalaman dan pembelajaran hidup di masyrakat nanti
salah satunya di dapatkan dengan cara ikut berorganisasi. Berorganisasi adalah
melatih kecerdasan emosional dan spiritual, sehingga dengan demikian
berorganisasi merupakan jalan menuju kesuksesan.
Jika kita menengok perkembangan mahasiswa jaman sekarang ini, sangat
berbeda jauh dengan dulu. Jaman sekarang mahasiswa lebih cenderung bersifat
pragmatis. Mereka lebih memilih untuk pergi ke mall, main game atau bahkan
pacaran ketika ada waktu senggang saat kuliah. Dibanding dengan mengikuti
kegiatan yang diadakan oleh organisaasi mahasiswa. Mereka beralasan kalau jadwal
kuliah tabrakan dengan kegiatan tersebut, sehingga tidak bisa hadir. Padahal, hal ini
bisa ditangani jika bisa memanajemen waktu dengn baik. Terbukti beberapa
mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi bisa sukses, karena mereka memiliki
manajemen waktu yang baik. Sekarang coba anda pikirkan, jika anda belajar
maksimal 1 jam saja, lalu kemana sisa waktu senggang yang kalian gunakan?
Sebenarnya banyak sekali pelajaran dan pendidikan yang didapatkan dalam
berorganisasi. Didalam organisasi kita bisa belajar disiplin, menghargai waktu,
menghargai orang lain, kita dapat mempelajari teknik berkomunikasi dan
bersosialisasi dengan berbagai macam karakter manusia dan budaya yang
kelak akan berguna bagi diri kita, disamping itu kita juga dapat mengaplikasikan
segala ilmu yang telah kita dapatkan, implementasi ilmu dalam bentuk konkrit
bukan sekedar teori dan masih banyak lagi manfaat organisasi.
Manfaat berorganisasi :
1) Leadership
Organisasi dapat melatih jiwa kepemimpian. Kita sebagai seorang dokter
diharuskan untuk bisa mengelola atau bertanggung jawab dalam mengatur

suatu komunitas baik di masyrakat ataupun dalam pekerjaan. Hal ini sinergis
dengan tjuan dari The Five Stars Doctor yag mengharuskan seorang dokter
untuk menjadi The Community Leader. Jiwa tanggung jawab dan kerjasama
akan digunakan agar dapat menghasilkan outcome yang dapat
dipertanggungjawabkan sesuai dengan etika dan profesi kedokteran, agar
pekerjaan tetap dalam profesionalitas.
2) Time Management
Bagi orang yang aktif dalam berorganisasi mereka pasti akan berusaha untuk
mengatur waktu sebaik mungkin agar kuliah tak terbengkalai namun
organisasi tetap berjalan. Mungkin pada awalnya hal ini akan terasa berat.
Namun jika rutin dilakukan, ini akan menjadi sebuah kebiasaan yang positif.
Kebiasaan ini akan melekat pada dirimu dan terus berlanjut hingga di dunia
kerja. Saat itulah akan terasa dampaknya, kita dapat dengan mudah
mengatur waktu kerja ketika banyak pekerjaan yang menumpuk karena saat
kuliah sudah biasa mengatur waktu.
3) Menambah banyak kawan
Dengan mengikuti oraganisasi, tentu kawan kita akan bertambah. Tidak
hanya dalam ruang lingkup kampus, namun bisa di luar juga. Di masa depan,
sejawat/realasi ini akan membantu kita dalam dunia kerja. The more
connection, more we connected.
4) Menambah pengalaman & Untuk mengisi CV kerja
Ini bisasanya tujuan utama para mahasiswa ikut organisasi yakni mencari
pengalaman dan mengisi CV lamaran pekerjaaan. Saat akan melamar
pekerjaan biasanya akan ditanyakan tentang pengalaman dalam organisasi
ataupun saat melamar PPDS (Pendidikan Program Dokter Spesialis), beberapa
instansi akan menggunakan ini sebagai poin plus dalam wawancara, dan
biasanya akan mengutamakan pelamar yang mempunyai banyak
pengalaman organiasai daripada akademisi yang tinggi namun tidak dapat
bekerja sama.
5) Mengasah kemampuan dalam berkomunikasi
Dalam suatu organisasi akan banyak karakter dari teman-teman kita yang
berbeda. Ada yang berkarakter emosional, pendiam, talkative, dll. Sedikitdemi sedikit kita akan terbiasa dan memahami karakter mereka sehingga
saat berkomunikasi kita bisa menggunakan cara yang sesuai. Misal untuk
orang yang emosional, lebih baik kita bicara dengan pelan-pelan dan jangan
sampai menyinggung perasaanya. Semua itu akan kita dapatkan dalam suatu
organisasi. Hal ini tentu saja akan berguna dalam profesi kita untuk
menyambung rasa antara dokter dan pasien.

Jadi, yang perlu diingat ialah tentang hakikat organisasi atau intisari organisasi
tersebut, antara lain:
1. Bahwa organisasi bukanlah tujuan, melainkan hanya alat untuk mencapai
tujuan atau alat untuk melaksanakan tugas pokok. Berhubungan dengan itu
susunan organisasi haruslah selalu disesuaikan dengan perkembangan tujuan
atau perkembangan tugas pokok.
2. Dalam organisasi selalu terdapat rangkaian hirarki, artinya dalam suatu
organisasi selalu terdapat apa yang dinamakan atasan dan apa yang
dinamakan bawahan.
Kesimpulannya ialah:
1. Organisasi adalah wadah serta proses kerjasama sejumlah manusia yang
terikat dalam hubungan formal.
2. Organisasi adalah alat perjuangan untuk sebuah asa menuju cita.

References:
http://katakatabijak.com/category/perjuangan
http://intelektualmoeda.blogspot.com/2011/11/pentingnya-organisasi-bagimahasiswa.html
http://www.binuscareer.com/Article.aspx?id=r4YXgd82%2FR3zTdk8%2BP8U2Q%3D
%3D
http://uripsantoso.wordpress.com/2011/12/04/manfaat-organisasi-bagi-mahasiswa/
http://bukancendekia.blogspot.com/2011/10/hakikat-dan-urgensi-organisasi.html