Anda di halaman 1dari 7

PASANG SURUT.

Arus pasang adalah gerakan air yang


mendatar secara berkala,yang disebabkan adanya
pasang.
Pasang disebabkan oleh karena adanya gaya
tarik bulan yang menyebabkan pergerakan air laut
secara teratur. Gerakan air laut secara teratur
tersebut erat hubungannya dengan :
1. Saat perembangan

mempengaruhi
gejala harian.
2. Phase-phase bulan

mempengaruhi
gejala bulanan.
Gejala harian.
a. Air pasang
b. Arus pasang

: Akibat gerakan vertical air


laut.
: Akibat gerakan horizontal
air laut.

Gejala harian akibat gerakan vertical air laut.


Pasang (Flood)
= Gerakan naik dari air laut.
Surut (Ebb)
= Gerakan turun dari air laut.
Air pasang (HW)
= Kedudukan air pada waktu
Gerakan naik telah berhendan gerakan turun belum
dimulai.
Air surut. (LW)
= Kedudukan air pada waktu
gerakan turun telah berhenti

Dan gerakan naik belum


dimulai.
Air tenang (Slack W) = Kedudukan air pada waktu
pergantian antara gerakan
naik ke gerakan turun
atau sebaliknya.
Gejala harian akibat gerakan horizontal

air laut.
Arus air pasang
= Arus yang mulai mengalir
pada waktu pasang,dan
terus mengalir sampai
saat setelah HW.
Arus air surut
= Arus yang mulai
mengalir pada waktu surut,dan terus
Mengalir sampai saat
setelah LW.
Pancaroba (Slack W) = Pergantian dari arus
pasang kearus surut dan sebaliknya.
Lata (Range)
= Selisih tinggi kedudukan
air antara saat HW dan saat
LW yang berikutnya.
Gejala bulanan
- Pada waktu bulan baru & bulan purnama ,kita
dapati kedudukan pasang
tertinggi dan surut terendah ,jadi lata terbesar
ini disebut pasang purnama.
( Spring tide).
- Pada waktu bulan pertama dan terahir
kita dapati kedudukan pasang

Terendah dan surut terendah ,jadi lata terkecil


ini disebut pasang mati(Neap
Tide).
Arus tetap adalah arus yang tak dipengaruhi
oleh adanya pasang naik dan pasang.
Secara
mendetail
pasang
surut
terjadi
disebabkan ;
1.Rotasi bumi.
2.Gaya tarik bulan dan matahari.
3.Keadaan-keadaan tertentu : gempa & banjir.

Sifat-sifat gelombang pasang.(Tide waves.)

Terjadinya gelombang pasang ialah disebabkan


ttk air atau molekul-molekul air yang menjalani
suatu
lingkaran
secara
vertical
dengan
mengitari suatu titik pusat tertentu.
Gerakan molekul-molekul air tadi antara satu
dan lainnya berbeda waktu dan kecepatan yang
mengakibatkan gelombang pasang.Gerakan air
dipuncak
gelombang
adalah
searah
gelombang,dikaki
adalah
berlawanan
arah.Mendekati
daerah
dangkal
,karena
pergeseran dengan dasar laut maka peredaran
itu menjadi bentuk ellips dimana poros panjang
lebih panjang dan // sejajar dasar laut.Apabila

membentur suatu tebing daratan maka bentuk


ellips tadi sedemikian rupa hingga poros
tegak // tebing.
Gelombang berjalan.(Progressive waves).
Ialah suatu gelombang pasang yang tidak
mengalami suatu rintangan dilautan lepas.
Kecepatannya (v) = gh h = dalam air
g = percepatan
grafitasi.
Kecepatan max terjadi pada : saat HW dan LW.
Kecepatan arus 0 (nol)
: saat kedudukan
air menengah .

Gelombang berdiri (Standing waves)


Adalah
gelombang
berjalan
yang
dipantulkan oleh suatu tebing yang tinggi.
Atau 2 bh gelombang berjalan yang saling
membentur tepat berhadapan.
Gelombang
pantulan
tsb.akan
sama
sifatnya dengan gelombang aslinya.
Disebut berdiri karena poros panjang
gelombang akan tegak berdiri // tebing.
Kecepatan arus max pada kedudukan air
menengah ,kecepatan nol pada saat
HW&LW.

Kesimpulan : Pada air dangkal terjadi hal-hal


sbb:

a.Kecepatan gelombang
berkurang.

b.Arus pasang menjadi lebih


nyata,range menjadi lebih
besar.
c.Poros panjang gelombang //
dengan dasar laut.
d.Saat-saat HW dan LW tidak
lagi jatuh sama dengan
kecepatan arus max.
e.Dekat-dekat pantai,saat SW
jatuh sama dengan HW&
LW ------ tidak ada arus.

Amphidromi adalah dikarenakan


berputarnya gelombang pasang mengelilingi suatu titik yang tertentu.
Terjadinya Amphidromi didaerah
gelombang berdiri dengan menarik garis
garis yang melalui tempat-tempat dimana
saat HW nya sama ,garis-garis
ini dinamakan cotedal line.
Arus putar.(Rotary current).
Trejadi bila 2 buah gelonbang pasang
sa;ling menyilang arah,maka arus
Resultentenya akan selalu berubah-ubah
arahnya.Jadi selama satu periode
Ia mengalir terus menerus sambil
berubah-ubah arahnya keseluruh penjuru angin.

Misal : Penilik di P arus pasang mengalir


sbb.:

Arus putar ini terjadi karena :


1. Beda arah
2. Beda phase
Dari 2 bh. Gelombang
pasang yang saling
3. beda kecepatan
menyilang.

Cara mendapatkan arus pasang.


1.Dengan observasi,memakai alat pengukur
arus ,tongkat dan tali perum.
2.Dengan palem.(papan pengukur) yang
dipasang di pelabuhan pelabuhan
Sehingga dapat diketahui turun naik air jam
berapa & tinggi air.
3.Dengan perhitungan tabiat tabiat pasang.
(tidal constante).
Kecepatan arus max x cos phase =
kecepatan arus.

4.Daftar arus pasang (tidal current table):


Memberikan saat saat arus max dan saat-saat
air tenang untuk perbagai tempat.
5.Kepanduan bahari.(pilot book)
6.Peta-peta arus pasang (tidal current chart) :
Beberapa pelabuhan dan air pelayaran diliputi
oleh lukisan-lukisan peta arus pasang yang
menunjukkan gerakan arus setiap jam secara
grafis.
7.Peta laut.(Nautical chart):Memberikan
dalam bentuk piringan-piringan
Arus .Panah-panah menunjukkan arah &
kekuatan arus.