Anda di halaman 1dari 21

SARANA BANTU NAVIGASI PELAYARAN

Definisi
Sarana Bantu Navigasi Pelayaran adalah alat atau
sistim diluar Kapal yang dirancang dan di operasikan
untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan
Pelayaran dan efisiensi bernavigasi dari kapal-kapal dan
atau lalu lintas kapal.

Ruang lingkup
Menguraikan jenis-jenis utama Sarana Bantu Navigasi
Pelayaran yang dipakai dewasa ini dan menjelaskan
tentang penerapan dan kinerja teknologi yang bersangkutan.

Tanda tanda visual (visual mark)


Navigasi bisa alami atau benda buatan manusia.
Meliputi bangunan yang dirancang secara husus untuk
membantu navigasi dan ciri-ciri daratan yang mudah
dilihat seperti tanjung,tinggi puncak gunung,bukit-bukit
batuan,pohon-pohon,menara gereja,menara masjid,tugu
peringatan ,cerobong asap dsb.
Benda visual dapat dilengkapi cahaya jika diperlukan
untuk navigasi di malam hari.
Navigasi malam hari dimungkinkan sampai batas
tertentu ,jika alat Bantu tanpa cahaya dilengkapi dengan
:
Suatu reflector radar, atau

Bahan pemantul balik dan kapal itu mempunyai


lampu sorot .Cara pendekatan ini umumnya hanya
dapat diterima untuk kapal-kapal kecil yang
beroperasi pada perairan yang aman disertai keunggulan pengetahuan local.

Sarana Bantu Navigasi Visual.


Uraian.
Sarana Bantu navigasi visual adalah fasilitas yang
dibangun untuk maksud tertentu yang mengkomunikasikan informasi kepada seorang pengamat terlatih di
kapal untuk menbantu tugas navigasi.Proses komunisi ini dikenal sebagai Isyarat Pelayaran (Marine Signaling ).Contoh-contoh yang umum sarana bantu navigasi
visual meliputi menara suar,rambu-suar,rambu penuntun,kapal suar,pelampung suar,tanda siang dsb.
Efektivitas sarana Bantu navigasi visual ditentukan oleh
factor-faktor seperti :
1.Jenis dan karakteristik sarana Bantu navigasi.
2.Lokasi sarana Bantu navigasi relative terhadap
rute yang lazim dilalui kapal.
3.Jarak antara sarana Bantu navigasi dari pengamat.
4.Kondisi atmosfir.
5.Kontras relatif terhadap keadaan latar belakang.
6.Keandalan(reability) dan ketersediaan(avaibility)
sarana bantu navigasi.

Ciri-ciri yang membedakan.


Sarana bantu navigasi visual dibedakan oleh:
Jenis :
- Bangunan tetap.
- Landasan terapung.
Lokasi :
- Meliputi sarana bantu pelengkap.
- Hubungan dengan sarana bantu navigasi lain
dan ciri-ciri yang dapat diamati.
Karakteristik :
- Bentuk.
- Ukuran.
- Ketinggian.
- Warna.
- Bercahaya/tanpa cahaya.
- Pencerlangan.
- Intensitas cahaya.
- Sektor-sektor.
- Bahan konstruksi.
- Sifat-sifat pantul balik.
- Nama,huruf dan angka.

Warna cahaya.
Warna yang direkomendasikan IALA untuk tanda visual
adalah warna warna biasa yang terbatas pada
putih,merah,hijau,kuning dan biru.
Visibilitas suatu tanda.
Visibilitas(jelas tidaknya terlihat) dipengaruhi oleh satu
atau lebih faktor-faktor berikut:

Jarak pengamatan.
Lengkungan bumi.
Refraksi atmosfir.
Transmisisitas atmosfir (kejelasan meteorologis)
Ketinggian sarana bantu diatas muka laut.
Persepsi visual pengamat.
Tinggi mata pengamat.
Kondisi pengamatan.(siang atau malam)
Kejelasan tampilan tanda.
Kontras.
Suar atau tanpa suar.
Intensitas dan sifat cerlang.

Faktor-faktor pengamatan.
Visibilitas meteorologis.
Transmisivitas atmosfirik.
Kontras.
Pemakaian teropong.

Jangkauan tanda visual.


Jangkauan suatu alat-bantu navigasi secara luas dapat
didefinisikan sebagai jarak di mana alat penerima si pengamat dapat menemukan dan mengenali isyarat itu.Da
lam hal tanda-tanda visual alat penerima si pengamat
adalah mata telanjang.
o Jarak geografis.
Rumus : Rg =2,03 x (

ho

Hm

).

Di mana :
Rg = Jarak geografis.(mil laut)
ho = Tinggi mata si pengamat(meter)
Hm= Tinggi benda.
Catatan :
Faktor 2.03 memperhitungkan refraksi dalam atmosfir.

Jarak visual.
Adalah jarak maksimum di mana kontras benda
terhadap latar balakangnya dikurangi oleh
atmosfirmenjadi ambang kontras si pengamat.
Jangkauan visual si pengamat dapat di tingkatkan jika
si pengamat menggunakan teropong meskipun efektivitasnya bergantung pada stabilitas landasan pijakan si
pengamat.
Jarak cahaya.(Lumimous range).
Adalah jarak maksimum di mana suatu cahaya tertentu
dapat dilihat dengan mata si pengamat pada suatu saat
tertentu,seperti yang ditentukan oleh visibilitas
meteorologis yang berlaku saat itu.Hal ini tidak memperhitungkan elevasi,tinggi mata si pengamat atau
lengkungan bumi.

Jarak nominal.
Jangkauan nominal adalah jangkauan cahaya bila
visibilitas meteorologi 10 mil laut,setara dengan faktor
transmisi T = 0,74. Ini umumnya adalah angka yang di
pakai dalam dokumentasi resmi seperti peta laut,daftar
suar dsb.

Sarana bantu navigasi apung.(pelampung suar)


Sebuah sarana bantu navigasi apung,mempunyai fungsi
yang sama dengan menara atau rambu suar.
Dipasang karena :
Tidak memungkinkan di pasang sarana
permanen akibat kedalaman air,keadaan dasar
laut atau karena tingginya biaya.
Bahaya berpindah dari waktu ke waktu.(misal
nya gosong pasir,atau adanya kerangka kapal
karam yang tidak stabil dsb.)
Sebuah tanda sementara dibutuhkan.
Besaran penyimpangan.( Swing radius ).
Besaran penyimpangan sebuah sarana bantu
apung adalah :
Rm = L2 H 2
Di mana :
Rm = Maximum swing radius.(m)
L = Length of mooring line.(m)
H = Depth of water.(m)

Suar sektor dan suar penuntun.


Suar sektor ;
Adalah sarana bantu navigasi yang menunjukkan
warna-warna berbeda.
Suar sektor dapat menunjukkan satu atau lebih dari
hal-hal berikut;
o Batasan perairan yang dapat dilayari.
o Posisi perubahan haluan.
o Kedangkalan,gosong dsb.
o Bagian terdalam perairan.

Suar tuntun.
Adalah sarana bantu navigasi yang terdiri atas dua
atau lebih bangunan terpisah dengan tanda-tanda atau
suar yang segaris yang merupakan garis tuntun bila
dilihat dari garis poros.Bangunan belakang harus lebih
tinggi dari bangunan yang di depannya,untuk
memungkinkan kedua tanda atau suar terlihat pada
saat yang bersamaan.
Tujuan suar tuntun.
- Menunjukan poros sebuah bagian lurus dari alur
yang dapat di layari.
- Menunjukan bagian terdalam dari alur pelayaran
bagi kapal sarat dalam(deep draught vessel).
- Memberi petunjuk bagi baringan yang aman untuk
mendekati ke suatu pelabuhan atau pintu masuk
sebuah sungai.
- Memisahkan lalu-lintas dua arah.(misalnya pada
saat melintasi sebuah jembatan.

BAHAN-BAHAN MATERI
SARANA BANTU NAVIGASI
PELAYARAN PADA DIKLAT
PANDU
ANGKATAN KE XXXI.

Dirangkum
Oleh : Capt.Tjetjep

MENARA SUAR DAN RAMBU SUAR.


Kamus IALA merumuskan rambu sebagai tanda navigasi
buatan sifat tetap,yang dapat dikenal dari bentuk ,warna,
Pola,tanda puncak atau sifat cahaya atau gabungan hal-hal
tersebut.Definisi fungsional ini juga mencakup menara suar
rambu suar secara khas dipakai untuk menyatakan tingkat
keutamaan dan ukuran.
Menara suar.
Menara suar pada dasarnya merupakan :
- Sebuah bangunan di daratan yang terlihat sangat
jelas,dekat dengan garis pantai atau berada diatas laut;
- Yang berfungsi sebagai tanda siang dan;
- Merupakan sebuah platform untuk menyediakan sebuah
suar yang nampak dari laut dengan jarak jangkau cahaya
sampai 25 mil laut.
- Dapat diawaki atau dijalankan secara otomatis.
Rambu suar.
Sebuah rambu suar biasanya merupakan sebuah tanda
visual yang kecil terpasang di darat atau diatas laut.Ciri-ciri
visualnya seringkali diwakili oleh tanda siang,tanda puncak,
Dan oleh angka-angka.Sebuah suar apabila dipasang, biasanya mempunyai jangkauan sampai dengan 12 mil laut.
Maksud dari menara suar dan rambu suar.
Sebuah menara atau rambu suar dapat menjalankan salah
satu atau lebih fungsi navigasi sebagai berikut:
Menandakan sebuah posisi landfall pendekatan
daratan.
Menandakan suatu rintangan atau bahaya.

Menandakan batas lateral dari sebuah alur atau


perairan yang dapat dilayari.
Menunjukan titik putar atau persimpangan di
perairan.
Menandakan titik masuk pada sebuah bagan
pemisah lalu lintas.(T.S.S.)
Menjadi bagian dari garis tuntun.
Menandakan suatu daerah.
Menjadi acuan bagi para pelaut untuk mengambil
baringan atau garis posisi.

SARANA BANTU NAVIGASI APUNG.


Sebuah sarana bantu navigasi terapung,mempunyai fungsi
yang sama dengan menara suar atau rambu suar.Namun
demikian sebuah sarana bantu navigasi terapung biasanya
berhubungan dengan lokasi dimana:
o Tidak memungkinkan memasang sarana bantu
permanen akibat kedalaman air,keadaan dasar
laut atau karena tingginya biaya.
o Bahaya berpindah dari waktu ke waktu.(misal
gosong pasir,atau adanya kerangka kapal yang
tidak stabil).
o Sebuah tanda sementara dibutuhkan.

BAHAN BAHAN MATERI MENJANGKA


PETA DAN ARUS PASANG SURUT
PENDIDIKAN DAN LATIHAN PANDU
ANGKATAN KE XXXI

MENJANGKA PETA.

A.Menjangka peta mengandung arti sebagai berikut :


1. Membaca peta secara kritis yang artinya tifak boleh
langsung mempercayai data-data yang tercantum
dalam peta,dengan melakukan hal-hal sbb:
- mencek kedalaman air dengan echosounder.
- Apakah dalam-dalamnya air berdekatan.
- Apakah garis-garis pantai doipetakan secara
seksama
- Kapan peta tsb dibuat.
2. Mencari jalan yang aman untuk ditempuh.
3. ,Memilih jalan yang terdekat,antara satu tempat ke
tempat yang lain secara tepat,aman,praktis dan
ekonomis.
4. Mempelajari buku-buku dan selebaran-selebaran yang
ada hubungannya dengan keselamatan kapal.
5. Menggunakan alat-alat navigasi untuk tujuan
menentukan posisi kapal,menghindari bahaya-bahaya
navigasi dan lain-lain.

Peta:

Peta adalah proyeksi bumi atau sebagian dari muka bumi


yang digambarkan diatas bidang datar.
B. Jenis-jenis peta.

1.Menurut tujuannya :
Peta laut.
Peta darat.
Peta penerbangan.
Peta variasi.
Peta perikanan.
dan lain-lain.

2. Menurut proyeksinya.
- Proyeksi silinder.
- Proyeksi kerucut.
- Proyeksi geromonic,steriografik,ortografik.
- Dan lain-lain.
3. Menurut luas daerahnya.
- Peta ichtisar,yaitu peta-peta yang menggambarkan daerahdaerah yang luas pada skala kecil,terutama untuk memberikan variasi,arus,angin,dan lain-lain.
Skala 1 : 3000000
- Peta haluan,yaitu peta atas skala yang besar ,
digunakan pada pelayaran yang jauh dari daratan.
Skala 1 : 1000000 --- 1 : 500000

- Peta pantai yaitu peta-peta dengan skala lebih


besar,yang digunakan untuk navigasi sepanjang
pantai.
Skala 1 : 500000 ---- 1 : 100000.
- Peta penjelas yaitu peta-peta bagi navigasi di air
pelayaran yang sulit.
Skala 1 : 100000 --- 1 : 25000.
- Peta rencana,yaitu peta-peta untuk menyinggahi
bandar-bandar pelabuhan pelabuhan.
Skala 1 : 25000 ---- 1 : 10000.
C. Skala Peta.
Skala peta adalah perbandingan dari satu satuan
panjang di peta terhadap panjang sebenarnya.Untuk
menyatakan skala ada beberapa cara yang dipakai dan
paling sering dipakai yaitu:
- Skala umum misalnya 1 : 80000 yang artinya satu
satuan panjang dipeta ,80000 dibumi.
- Skala angka misalnya 1 cm dipeta = 10 km pada
keadaan sebenarnya.
- Skala grafik.Dipeta sering terdapat sebuah garis
yang mempunyai pembagian dalam ukuran
mil,yard,kaki,kilometer,meter.Jarak-jarak dipeta
ini dapat diukur dengan memakai satuan-satuan
pada garis tersebut.
D. Syarat-syarat umum peta laut.

1. Bagian laut harus berisi semua bahaya-bahaya


yang ada ,dan gambaran yang dapat dipercaya
mengenai dalamnya air dan garis-garis dalam.
2. Arah-arah dan jarak-jarak harus dinyatakan sedemikian,sehingga navigasi dapat diselenggarakan
dengan seksama.
3. Terutama angka-angka dalam harus ada,serta
menyatakan dalam yang terkecil,juga dalam-dalam
yang terbesar adalah penting berkenaan dengan
penampang dasar laut,khusus untuk memilih
tempat berlabuh.
4. Perambuan-perambuan,garis-garis haluan dan
garis-garis penuntun yang penting,tempat berlabuh harus dilukis di peta.
5. Bagian daratan hendaknya tidak hanya menunjukkan bentuk garis-garis pantai saja,tetapi harus
dapat pula menyatakan apakah daratan itu rata,
berbukit-bukit,curam ataupun gunung-gunung,dan
batas antara susunan tersebut harus nampak
dengan jelas.
6. Titel peta harus menyatakan daerah yang digambarkan.Didalam titel itu disebutkan skalanya,
ukuran ukuran dalam dan tinggi ditentukan,chart
datum,nama kapal dan tahun pembuatan perpetaan.
7. Bulan dan tahun penerbitan, atau cetakan ulang
tercantum dibagian bawah dan sampai tanggal
berapa peta itu terahir diperbaiki.
E. Muka surutan peta.(Chart datum).

Muka surutan peta ialah muka air sampai dimana dalam-dalamnya air disurutkan.Dari sinilah dalamdalamnya air diukur.Jadi dalam air dipeta tidak pernah
lebih kecil dari dalam air sesungguhnya.
Pada peta Indonesia dalam-dalam disurutkan sampai
rata-rata air yang terendah diambil tiap setengah
tahun.Dalamnya air dihitung dalam meter.Tinggi-tinggi
benda didarat dihitung dari muka air tertinggi dan
dinyatakan dalam meter.Garis dalamnya air ialah garis
yang menghubungkan tempat-tempat yang dalamnya
sama.

Proyeksi peta-peta laut.


Seperti diketahui bumi adalah berbangun bulat,jadi
proyeksi yang sebenarnya harus berwujud bulatan atau
lingkaran.
Dalam praktek sehari-hari bulatan tidak mudah untuk dipergunakan dikapal,dimobil dan lain-lain dalam perjalanan
sebagai petunjuk jalan dan mengukur jarak antara satu
tempat ke tempat yang lain.
Sehubungan hal tersebut diatas maka dicarilah kemungkinan untuk menggambarkan bumi atau sebagian,yang
berbentuk lain dan mudah untuk dipakai dimana-mana.
Lalu ditemukan proyeksi yang berbangun datar,gambar
inilah yang disebut peta.
Proyeksi peta bertumbuh.

Peta adalah proyeksi bumi atau sebagian dari muka bumi


yang digambarkan diatas bidang datar.
Untuk kepentingan berlayar pada umumnya peta laut harus
memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Garis-garis diatas bulatan serta gambaranya
diatas peta satu sama lain memotong atas
sudut-sudut yang sama atau dengan perkataan
lain sebangun .
2. Lingkaran besar harus dilukis sebagai garis
lurus.
3. Agar supaya loxodrom tepat atau dengan cukup
saksama dapat digambarkan sebagai garis
lurus.
Sehubungan dengan itu proyeksi mercator yang
berdasarkan proyeksi sylinder dapat mendekati syarat
syarat tersebut diatas.
a.Proyeksi mercator berdasarkan proyeksi
sylinder.

Pada gambar:

A.

= Titik singgung bidang proyeksi

Titik
Titik
Titik
Titik
Titik

B di bumi dibidang proyeksi adalah B


c di bumi dibidang proyeksi adalah C
D di bumi dibidang proyeksi adalah D
E di bumi dibidang proyeksi adalah E
F di bumi dibidang proyeksi adalah F

Jajar-jajar merupakan garis lurus mendatar yang jalannya


sejajar dengan katulistiwa.Makin tinggi lintangnya,jaraknya makin
besar secara teratur ,oleh karena itu proyeksi ini dinamakan
proyeksi peta bertumbuh .Peta bertumbuh ini telah ditemukan oleh
Gerard Kremer (Mercator ) tahun 1569.Derajah-derajah dilukis
sebagai garis lurus berdiri tegak lurus pada jajar-jajar.

1.Peta bertumbuh.(Proyeksi mercator)


Peta bertumbuh adalah sebangun pada gambar AHF
C sebagian muka bumi yang akan dipetakan dibatasi oleh
derajah KuA,KuC dan jajar DE,katulistiwa KI.

Proyeksi dilukiskan berupa segi empat ahfc, GHK yang


oleh busur derajah GH,busur jajar HK,dan loxodrom GK,oleh
karena kecil di anggap datar yang pada peta digambarkan
sebagai segitiga ghk.
Dengan adanya syarat sebangun,maka GHK ghk.
Kesimpulan : gh : GH = hk : HK
Ukuran perbandingan pada jarak sepanjang katulistiwa
adalah ab
AB

Oleh karena derajah pada peta merupakan garis-garis lurus


yang sejajar ,maka ab =hk. HK= AB Cos

Jadi teranglah hk tidak sama dengan ab atau hk =

Kesimpulan : Ukuran perbandingan pada lintang sama


dengan ukuran perbandingan pada katulistiwa kali see
Apabila ukuran perbandingan pada katulistiwa misalnya 1 :
1000.000 maka 1 mil yang panjangnya 1852/meter,
sepanjang katulistiwa dipeta menjadi 1,852 milimeter.
Untuk memenuhi syarat sebangun ,maka terdapat panjang
nya 1 mil busur derajah pada lintang :
10
45
60

=
=
=

1,852 mm x sec 10
1,852 mm x sec 45
1,852 mm x sec 60

= 1,88 mm.
= 2,62 mm.
= 3.70 mm.

Definisi :
Lintang bertumbuh dari pada ,ialah jarak pada peta
bertumbuh antara katulistiwa dan jajar yang terletak
dilintang ,diukur dengan bagian-bagian sisi yang mendatar.