Anda di halaman 1dari 2

BAB IV

PENUTUP
4.1

Kesimpulan
Tugas Propulsi Kapal merupakan tugas arsitek kapal untuk dapat mempunyai
keahlian dalam merancang perhitungan sistem pendorong (propulsor) kapal, mesin
penggerak serta badan kapal dengan seefisien mungkin yaitu dengan jumlah energi
yang diperlukan untuk propulsi kapal. Propulsor pada umumnya adalah baling-baling
serta mesin penggeraknya bisa berupa ketel uap, turbin, mesin, diesel, dan tenaga
nuklir.
Hasil dari perhitungan ini yang telah kami rencanakan adalah seperti yang telah
terlampir pada bagian perhitungan. Dan kemudian setelah dilakukan perhitungan, maka
dapat ditarik kesimpulan bahwa kapal yang sedang direncanakan memiliki propulsi
yang bersifat normal dan tidak ada keanehan serta kendala dalam sistem kerjanya.

4.2

Saran
Semoga dengan diselesaikan laporan perhitungan propeller ini dapat menambah
wawasan mengenai propulsi dan perhitungannya. Saran kedepannya agar kurikulum
selanjutnya dapat diperbaiki sehingga tidak terjadi kendala dalam/ sewaktu proses
perhitungan.

Daftar Pustaka
33

Harvald; 1992; Tahanan dan Propulsi Kapal; Erlangga: Jakarta.


http://hima-me.ppns.ac.id/?p=53 diakses pada tanggal 04 Juni 2015
Manik, Parlindungan;2008; Propulsi Kapal; Lembaga Pengembangan dan Penjaminan
Mutu Pendidikan Universitas Diponegoro: Semarang.

34