Anda di halaman 1dari 21

PENGARUH PEMBELAJARAN BINA PERSEPSI BUNYI DAN IRAMA

TERHADAP PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN KOMUNIKASI ANAK


TUNA RUNGU DI SDLB B YPPLB NGAWI

OLEH :
ENDANG SUSILOWATI
J 500 090 016

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2012

BAB
BABII

LATAR BELAKANG

Menurut Kementrian Pendidikan Nasional Republik Indonesia

kemandirian komunikasi pada anak tuna rungu sangat penting untuk bekal me

RUMUSAN MASALAH

Apakakah ada pengaruh pembelajaran


Bina Persepsi Bunyi dan Irama
terhadapperkembangan kemandirian
komunikasi pada anak tuna rungu SDLB
B YPPLB Ngawi?

TUJUAN PENELITIAN

MANFAAT PENELITIAN
Teoritis

Untuk memberikan data


ilmiah tentang ada
tidaknya pengaruh
Pembelajaran Bina
Persepsi Bunyi dan Irama
terhadap perkembangan
kemandirian komunikasi
anak tuna rungu .

Praktis

Sebagai masukan bagi


lembaga sekolah tentang
masalah perkembangan
kemandirian komunikasi
anak tuna rungu.

BAB
BABII
II
AKNE
VULGARS

Tinjau

Tuna rungu :
seseorang yang
mengalami
kekurangan atau
kehilangan
kemampuan
Definisi
mendengarnya baik
sebagian atau
seluruhnya
a.
b.
c.

Etiologi
Pranatal
Perinatal
Post natal
(Soepardi., etl)

Anak tuna
rungu

a.
b.
c.
d.
e.
f.

a.
b.
c.
d.

Segi fisik
Segi
bahasa
Ciri-ciri
Intelektual
Sosial emosional
(Kadarsih, 2011)

Klasifikasi:
0-26 dB : normal
27-40 dB : kesulitan tingkat
ringan
51-55 dB : tingkat menengah
56-70 dBKlasifikasi
: tingkat menengah
berat
71-90 dB : tingkat berat
91-seterusnya : ketulian sagat
berat

Kemandirian Komunikasi

Pembelajaran Bina Persepsi Bunyi dan Irama


(BPBI)
Pengertian:
pembinaaan
dalam
penghayatan
bunyi yang
dilakukan dengan
sengaja atau tidak
pendengaran
dan perasaan
vibrasi yang
dimiliki anak
tuna rungu
dapat
dipergunakan
sebaik-baiknya
(Bunawan dan

Tujuan :
a. Umum
b. khusus :
Mengembangkan
kesadaran
adanya sifat
bunyi, macammacam sumber
bunyi, makna
bahasa agar
mampu
berkomunikasi
lebih baik
dengan
lingkungan
(Winarsih, 2007)

Kerangka
Konsep

Anak tuna
rungu

Mengalami hambatan
dalam pendengaran

Dilakukan
BPBI

Komunikasi sangat
rendah

tindakan

latihan

Hasil akhir setelah dilakukan


tindakan
Siswa menggunakan
sisa pendengarannya

Siswa mengeluarkan
suara

Meningkatnya kemampuan
komunikasi

HIPOTESIS
Ada pengaruh pembelajaran Bina
Persepsi Bunyi dan Irama dengan
perkembangan kemandirian
komunikasi pada anak tuna rungu di
SDLB B YPPLB Ngawi.

BAB
III
BAB
III
Jenis penelitiAN

Metode
Metode
Penelitian
Lokasi
dan
Penelitian
Lokasi dan
Waktu
Waktu
Penelitian
Populasi
Penelitian
Populasi
Penelitian
Sampel
dan
Penelitian
Sampel
dan
Teknik
Teknik
Sampling
Kriteria
Sampling
Kriteria
Ekstriksi
Identifikasi
Ekstriksi
Identifikasi
Variabel
Variabel
Definisi
Definisi
Operasional
Operasional
Instrumen
Instrumen
penelitian
penelitian
Jalannya
Jalannya
Penelitian
Pengolahan
Penelitian
Pengolahan
dan Analisa
dan Analisa

observasional
Jenis penelitiAN observasional
analitik dengan pendekatan
analitik dengan pendekatan
retrospective(Notoatmodjo, 2010)
retrospective(Notoatmodjo,
2010)
Penelitian dilakukan di SD LBB
Penelitian dilakukan di SD LBB
YPPLB Ngawi pada bulan Agustus
YPPLB Ngawi pada bulan Agustus
2012.
2012.
Anak tuna rungu kelas 5 SD yang
Anak tuna rungu kelas 5 SD yang
mendapatkan pembelajaran BPBI
mendapatkan pembelajaran BPBI
dari kelas 1 SD 5 SD
dari kelas 1 SD 5 SD

Sampel Penelitian
Siswa tuna rungu
kelas 5 SD yang
mendapatkan
pembelajaran bina
Persepsi Bunyi dan
Irama dalam kurun
waktu yang
bersamaan dari kelas
1 SD sampai kelas 5
SD.

Teknik Penelitian

Total sampling

BAB
BABIII
III

Jenis Penelitian
Jenis Penelitian
Lokasi dan
Lokasi dan
Waktu
Waktu
Penelitian
Populasi
Penelitian
Populasi
Penelitian
Penelitian
Kriteria
Kriteria
Restriksi
Restriksi
Identifikasi
Identifikasi
Variabel
Variabel
Definisi
Definisi
Operasional
Operasional
Instrumen
Instrumen
penelitian
penelitian
Jalannya
Jalannya
Penelitian
Pengolahan
Penelitian
Pengolahan
dan Analisis
dan Analisis
Data
Data

Kriteria inklusi:
inklusi:
a.Kriteria
Anak tuna
rungu yng telah bersekolah
a.dari
Anak
tuna
rungu
yng telah
kelas 1 SD
sampai
kelas bersekolah
5 SD di
dari
kelas
1
SD
sampai
kelas
5 SD di
SDLB B YPPLB Kabupaten Ngawi
SDLB
BPersepasi
YPPLB
Ngawi
a.Anak
Bina
Bunyi
dan
b.
tuna
runguKabupaten
yang
masuk
padaIrama
tahun
a.
Bina
Persepasi
Bunyi
dan
Irama
b.
Anak
tuna
rungu
yang
masuk
pada
tahun
ajaran
2006
di SDLB
B YPPLB
dan
(BPBI)
: skor
atau
nilaiNgawi
rata-rata
ajaran
2006
di
SDLB
B YPPLB
Ngawi
dan
(BPBI)
: skor
atau
nilai
rata-rata
mendapatkan
pembelajaran
BPBI
hasil pembelajaran
Bina
mendapatkan
pembelajaran
BPBI
1.
Variabel
bebas
:
Pembelajaran
hasil
pembelajaran
Bina
c. 1.
Anak
tuna
rungu
yang
mempunyai
Variabel
bebas
: dan
Pembelajaran
Persepasi
Bunyi
Irama
c.tingkat
Anak
tuna
rungu
yang
mempunyai
Bina
persepsi
Bunyi
dan
Irama
Persepasi
Bunyi
dan
27-40Irama
dB.
Binakertunarunguan
persepsi
dan
Irama
b. tingkat
Skala
:kertunarunguan
intervalBunyi
27-40 dB.
2.b.
Variabel
: Perkembangan
d.
Bersedia
responden
Skalamenjadi
: terikat
interval
2.Bersedia
Variabel
terikat
: Perkembangan
d.
menjadi
responden

Kemandirian Komunikasi
Kemandirian
Komunikasi
Kriteria
ekslusi:

Kriteria
Anak
tuna ekslusi:
rungu kelas 5 SD mendapatkan
Anak
tuna
runguBPBI
kelas
5 SD
mendapatkan
pembelajaran
tapi
tidak
dalam
a.
Perkembangan
keandirian
Data
Raport yang
berisikan
nilai hasil
pembelajaran
BPBI
tapi
tidak
dalam
a.waktu
Perkembangan
keandirian
Data
Raport
yang
berisikan
nilai
hasil
yang bersamaan
dari
kelas
1 SD
komunikasi
:
skor
atau
nilai
ratapembelajaran
BPBI
dan
komunikasi
interval.
waktu
yangSkala
bersamaan
dari
kelas
1 SD
komunikasi
: :skor
atau
nilai
ratapembelajaran
BPBI
dan
komunikasi
hingga
kelas
5
SD.
Skala
:
interval.
rata
dari
kemandirian
siswa
hingga
kelas
5
SD.
rata dari kemandirian

siswa
komunikasi yang diambil setiap
komunikasi yang diambil setiap
semesternya.
semesternya.
b. Skala : interval
b. Skala : interval

Obsevasi ke tempat
penelitian
Populasi

Sampel (Total Sampling)

Memberi tanda pada


sampel

Pengambilan data
(raport)

Analisis Data
dengan Time Series

BAB
BABIII
III
Jenis Penelitian
Jenis Penelitian
Lokasi dan
Lokasi dan
Waktu
Waktu
Penelitian
Populasi
Penelitian
Populasi
Penelitian
Penelitian
Kriteria
Kriteria
Restriksi
Restriksi
Identifikasi
Identifikasi
Variabel
Variabel
Definisi
Definisi
Operasional
Operasional
Jalannya
Jalannya
Penelitian
Penelitian
Pengolahan
dan
Pengolahan dan
Analisa Data
Analisa Data

Dengan Time Series


Dengan Time Series

DAFTAR PUSTAKA

Amien, A. M., 2005. Kemandirian Lokal Konsepsi Pembangunan, Organisasi, dan Pendidikan dari
Perspektif Sains Baru. Jakarta; PT Gramedia Pustaka Utama

Arief, M., 2008. Pengantar Metodelogi Penelitian untuk Ilmu Kesehatan. Surakarta. LPP UNS dan UNS
Press

Asniarno, F., 2009. Pengaruh Gerak Dasar pada Pendidikan Jasmani Adaptif Dalam Meningkatkan
Kemampuan Motorik Anak TunaRungu di SLB B/C Yayasan Pembina Sekolah Luar Biasa Kartasura
tahun 2009. Skripsi. Tidak diterbitkan

Azriel, W., 2004. Communicating Effectively in the Workplace: Four Essential steps Your Communication
Skill. Business Comunication

Bunawan Lani,Yuwati. 2002. Pedoman Pelaksanaan Bina Persepsi Bunyi dan Irama. Jakarta

Bunawan, L., 2004. Hekekat Ketunarunguan & Implikasi dalam Pendidikan. Makalah Pelatihan Dosen
Pendidikan Luar Biasa, tidak diterbitkan. Jakarta

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 2000. Garis-garis Besar program Pengajaran , Mata
Pembelajaran Program Khusus Bina Persepsi Bunyi dan Irama. Jakarta

Departemen Pendidikan Nasional, 2002. Pengajaran Bina Persepsi Bunyi dan Irama untuk Anak
Tunarungu. Jakarta

Dwidjosumarto, A., 2004. Ortopedagogik Anak Tunarungu. Departemen pendidikan dan Kebudayaan
Ervin, Behrman, Kliejman., 2004. Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta; EGC
Hernawati, T., 2007. Pengembangan Kemampuan Berbahasa dan Berbicara anak Tunarungu. JASSI_anakku.
Volume 7 Nomor 1 Juni 2007 hlm 101-110
Kementrian Kesehatan RI, 2010. Pedoman Pelayanan Kesehatan Anak di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bagi
Petugas Kesehatan
Liliweri, A., 2008. Dasar-Dasar Komunikasi Kesehatan. Yogyakarta; Pustaka Pelajar Offset
Lucente, F. E., 2011. Ilmu Teliga Hidung Tenggorok Esensial. Jakarta; EGC
Notoatmodjo, S., 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta; Rineka Cipta.
Novikasari, 2009. Pengaruh Sumber Belajar dan Kemandirian Terhadap Prestasi Belajar Ekonoimi Siswa kelas
X SMA Negeri I Mogosari Tahun Ajaran 2008/2009. Skribsi FKIP UNS Surakarta. Tidak diterbitkan
Puspitawat, 2009. Hubungan Antara Kemampuan Komunikasi dengan Kemandirian pada Remaja Tunarungu.
Skripsi Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNS Surakarta. Tidak diterbitkan

Sadjaah, Dardjosukarja. 2003. Bina Bicara, Persepsi Bunyi dan Irama. Bandung;
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Semiun, Y., 2006. Kesehatan Mental 2. Yokyakarta; Kanisius

Soepardi, Iskandar, Bashiruddin, Restuti, 2010. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Teliga Hidung
Tenggorok Kepala & Leher. Jakarta; FKUI

Suryanah, 200, Keperawatan Anak. Buku kedokteran. Jakarta; EGC

Tim Pengembang Ilmu Pendidikan FIP-UPI, 2007. Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. PT
Imperial Bhakti Utama

Anda mungkin juga menyukai