Anda di halaman 1dari 15

PERENCANAAN GIRDER

a. Data-data:
Mu max

= 416400 kgm

Vu max (ujung)

= 90685 kg

Vu max (tengah)

= 15500 kg

Digunakan BJ 50, fu

= 500 MPa

fy

= 240 MPa

b. Perhitungan
Menentukan tinggi dari balok pelat berdinding penuh:
h
= L/10
= 1600/10
= 160 cm
h

= L/12
= 1600/12
= 133,33 cm

Digunakan tinggi maksimum yaitu 160 cm


Misalkan diambil tebal flens 4 cm,maka tinggi dari web adalah:
h

= h 2 tf
= 160 - 2 ( 4 )
= 152 cm

Untuk menentukan tebal web, dapat diambil dari nilai-nilai batas


h/tw:
a. Agar dapat memenuhi persyaratan sebagai balok pelat berdindig
penuh, maka

h 2550 2550
h
152

=
=149,74 t w
=
=1,02 cm
t w fy 240
149,74 149,74

b. Untuk a/h 1,5:

h 5250 5250

=
=33 , 89
t w fy 240

tw

152
=0,5 cm
308,29

c. Untuk a/h > 1,5:

h
95000
95000

=
=325,46
t w f yf ( f yf +115 ) 240 ( 240+115 )

tw

152
=0,55 cm
277,20

Dicoba menggunakan tebal web 1 cm


Sehingga ukuran web = 1 cm x 152 cm

Menentukan ukuran flens:

Af =

Mu
A
w
0,9 .h . f y 6

Af =

416400 . 104 10.1520

=10149,42mm2 =101,5 cm2


0,9.1520 . 240
6

1. Berat sendiri balok:


Luas web

= 1 x 152

= 152 cm2

Luas flens

= 2 ( 101,5

= 203 cm2

Total = 355 cm2


Berat sendiri balok =

355
.7,85=0,279
10000

ton/m = 279 kg/m

2. Besar momen lentur dengan tambahan berat sendiri balok adalah:

M u=416400+

( 1,2 x 0,279 ) .16 2


=416410,7136 kg=416,41 tm
8

3. Setelah menghitung ulang besar momen lentur, maka luas flens


dihitung kembali:
9

Af =

4,1641 x 10
10 .1 520

=10149,72mm 2=101,5 cm2


0,9.1520 . 240
6

4. Tebal flens semula = 4 cm, maka lebar flens menjadi:

bf =

A f 101,5
=
=26,125 cm 26 cm
tf
4
Dicoba ukuran flens 4 cm x 26 cm

26
4

152

Mencari titik berat penampang dengan statis momen terhadap


sumbu lentur:

y=

Menghitung momen inersia penampang terhadap sumbu lentur:

I x =2.

152+4 +4
=80 cm
2

1
1
.26 . 4 3 +2 .4 .26 .78 2+ .1 .1523=1558400 cm 4
12
12

Modulus penampang:

Sx =

I x 1558400
=
=19480 cm 3
h /2
80

Balok terkekang lateral secara menerus sehingga tidak perlu


kontrol terhadap tekuk torsi lateral

Tekuk lokal flens tekan:

G =

bf
26
=
=3,25
2t f 2 x 4

p =0,38 ( E /fy )=0,38 ( 200000/240 )=10,97

G < p sehingga f cr =f y =240 MPa

Koefisien balok pelat berdinding penuh, K g:

K g =1

ar
1200+300. ar

][

h 2550

t w fy

Dengan:

ar =

A w 1 x 152
=
=1,46
A f 4 x 26

h 152
=
=152
tw
1
K g =1

][

1,6
2550
152
=1,012
1200+300. 1,46
240

Kuat momen lentur nominal balok :


Mn = Kg.S.fcr = 1,012 ( 19480 .103)(240)= 4731302400 Nmm =
473,13 tm
. Mn

= 0,9 (473,13) = 425,817 tm > 416,4 tm OK...!!!

Jarak antar pengaku vertikal


Kuat geser untuk panel ujung (tanpa memperhitungkan aksi medan
tarik):
Vn

= (0,6.Aw.fyw.Cv)

C v=

.Vn
90685 0
=
=0,414
.0,6 . A w . f yw 0,6 .10 . 1520 .240

Cvdiasumsi berada dalam daerah elastis:

w
h/ t

k .E 1
C v =1,5. n .
fy

w
h /t

C v. f y .
k n=
a
= (5 /(k n 5))= (5/(7,6525))=1,373
h
a

= 1,373.h
= 1,373 (152)
= 208,696 cm
209 cm dari ujung balok

Periksa kembali kuat geser dari panel ujung dengan nilai a = 209
cm:

k n =5+

1,37 .

5
=7,645
2
209
152

( )

kn E
7,645 .200000
h
=1,37 .
=1109,35< =152
fy
240
tw

Kuat geser nominal untuk panel ujung:

V n=

0,9. A w . k n . E
h
tw

( )

0,9. 10 .1520 .7,645 . 200000


=90,533 ton
( 152 )2

V n=0,9 ( 90,533 )=81,4797 ton>Vu=90,685 ton Tidak OK...!!!

Karena Vn<Vu maka rasio a/h dikurangi dengan memperpendek


jarak a dari ujung balok, Misal diambil a = 125 cm

Periksa kembali kuat geser dari panel ujung dengan a = 125 cm

k n =5+

1,37 .

5
=12,393
2
15 0
152

( )

kn E
12,393 .200000
h
=1,37 .
=140< =152
fy
240
tw

Kuat geser nominal untuk panel ujung:

V n=

0,9. A w . k n . E
2

( th )

0,9. 10 .1520 . 12,393 .200000


=1467592 N=146,76 ton
( 1 5 2 )2

V n=0,9 ( 146,76 ) =132,084 ton>Vu=90,685 ton

Untuk

panel-panel

tengah,

aksi

OK...!!!

medan

tarik

dapat

diperhitungkan agar diperoleh jarak pengaku vertikal yang seragam,


maka panjang yang tersisa antara pengaku vertikal ujung hingga
tengah bentang balok pelat berdinding penuh dibagi secara
seragam.
Jumlah panel direncanakan sebanyak 5 buah

1
Laujung
2
800125
a=
=
=135 cm
5
panel

Rasio a/h = 135/ 152 = 0,89

k n =5+

1,37 .

5
5
=5+
=11,312
2
a
( 0,89 )2
h

()

kn E
11,312 .200000
h
=1,37 .
=133< =152
fy
240
tw

w
h/t

k .E 1
C v =1,5 n .
fy

Kuat geser nominal balok pelat berdinding penuh dengan


memperhitungakan aksi medan tarik:

V n=0,6. f y . A w . C v +

1C v
1,15 1+ ( a/h )

0,6.240 .10.1520 0,612+

10,612
1,15 1+ ( 0,89 )

= 1891189 N
= 189,1189 ton
Vn = 0,9 (189,1189) = 170,207 ton > Vu tengah = 15,5 ton
OK...!!!

7,5

125

5 @ 135 cm
1/2 bentang = 800 cm

Perencanaan pengaku vertikal


Penampang melintang dari pengaku vertikal ditentukan berdasarkan

3 kriteria:
1.
2.
3.

Luas minimum
Momen inersia minimum
Rasio lebar dan tebal maksimum
Luas Minimum

As min =0,5. A w . D . ( 1C v ) .

[ ]

0,5.1.152 .1 . ( 10,612 ) 0.89

a
h

()
a
1+ ( )
h

0.892
=8,79 cm2
2
1+( 0.89 )

Momen inersia pengaku vertikal:

I s min = j . a. t w 3
Dengan :

j=

2,5
2,5
2=
2=1,156> 0,5 j=1,156
2
2
a
0,89
h

()

I s=1,156.135 .(1)3

= 156 cm4

Nilai maksimum bs/ts adalah:

0,56

E
=16,17
fy

Dicoba pengaku vertikal berukuran 0,8 cm x 12 cm, sehingga:

A s =2.0,8 .12=19,2cm2 >8,79 cm2 . . . OK

1 cm

tw

0,8 cm

web

I s= ( I o+ A . d2 ) =

1
8 0,8 2
.0,8 .123 +0,8 .8 . +
=508,42 cm4 >184,6 cm 4
12
2 2

bs 12
b
=
=15< s maks=16,17
t s 0,8
ts

12
cm
Untuk menetukan panjang pengaku vertikal, menghitung
jarak c terlebih dahulu:
cmin

= 4.tw = 4. 1 = 4 cm

cmaks

= 6.tw = 6. 1 = 6 cm
Jika diasumsikan ukuran las antara flens dengan web adalah

4 mm, serta mengambil c = 4 cm, maka panjang pengaku vertikal


adalah:
h ukuran las 4 = 152 0,4 4 = 147,6 cm. Gunakan pengaku
vertikal 0,8 cm x 12 cm x 147,6 cm.

Interaksi geser-lentur untuk panel yang diperhitungkan terhadap


aksi medan tarik:

Mu
Vu
+0,625
1,375
Mn
Vn
416,4
90,685
+ 0,625
1,375
425,817
172,945
1,305< 1,375 .OK
Untuk pengaku penahan gaya tumpu, dicoba menggunakan
pengaku dengan lebar b = 10 cm, sehingga lebar total menjadi 2b
+ tw = 2 . 10 +1 = 21 cm < lebar flens = 26 cm. Tebal pengaku
dihitung dari isyarat kelangsingan:

f y 10
b
E
b
240
0,56 .
atau t
=
=0,62 cm
t
fy
0,56 E 0,56 200000
Gunakan pengaku berukuran 2 cm x 10 cm dengan ukuran
las 4 mm serta pemotongan selebar 2,5 cm untuk tempat
pengelasan. Periksa tahanan tumpu pengaku pada tumpuan:
Rn

= 0,75 (1,8 . fy . Apb )


= 0,75 . 1,8 . 240 . 20 . (100 - 2,5) . 2
=126,36 ton > Vu = 90,685 ton . . . OK!
Selanjutnya pengaku penahan gaya tumpu dianalisa sebagai

batang tekan. Panjang web yang dapat bekerja dengan pengaku


sebagai batang tekan adalah sepanjang 12 kali tebal web (12 x 1 =
12 cm)

10

Ag

= 2 b tf + tw 12 tw
= 2 . 2 . 10 . + 1 . 12 = 52 cm2
= 1/12 . 12 . 13 + 2 . 1/12 . 2 . 103 + 2 . 12 . 13 . (12 + (1/2))

I
.2

= 934,33cm4

r=

l=

k .l k . h 0,75 .152
=
=
=26,89
r
r
4,239

I
934,33
=
=4,239 cm
Ag
52

c =

f y 26,89
240
=
=0,29
E

200000

=1

Nn

= Ag . fcr = 52 . 100 (240/1) = 124,8 ton

Nn

= 0,85 . Nn = 0,85 . 124,8 = 106,08 > 90,685 ton . . . OK


Pengaku penahan gaya tumpu dipasang pada masing-

masing tumpuan dan pada lokasi beban terpusat. Karena pada


tengah bentang beban lebih kecil daripada tumpuan, maka dapat
digunakan pengaku penahan gaya tumpu yang sama dengan
ukuran 2 cm x 10 cm.
c. Sambungan las akan dihitung dengan menggunakan mutu las f uw =
490 MPa.
a. Sambungan antara flens dengan web:
Hitung aliran geser pada pertemuan antara web dengan flens:

Vu maks

= 90,685 ton

= luas flens x 78 cm
= (4 x 26)(78) = 8112 cm3
= 1558400 cm4

Ix

(Vu . Q/Ix )maks = (90,685 . 104 . 8112. 103)/( 1558400 . 104 )


= 472,046 N/mm
Tebal pelat terkecil adalah 1 cm sehingga ukuran minimum las
adalah 4 mm.
Panjang minimum las:
Lw min

= 4 . tw> 4 cm
= 4 .1 = 4 cm diambil Lw = 4 cm

Tahanan nominal las:


. Rnw = . te . 0,6 . fuw . 2 = 0,75(0,707 . 4)(0,6)(490)2 = 1247,15
N/mm
atau
. Rnw = . t. 0,6 . fu

= 0,75 . 10 . 0,6 . 500 = 2250 N/mm

Digunakan . Rnw terkecil = 1247,15 N/mm.


Untuk panjang las 4 cm, maka kapasitas sepasang las adalah
1247,15 . 40 = 49885,92 N
Untuk menentukan jarak antar las maka harus dipenuhi hubungan:

49885,92 V u . Q
=
s
Ix
Dengan s adalah jarak las dari as ke as:

s=

49885,92 49885,92
=
=105,68 mm
V u. Q
472,046
Ix

diambil s=5 cm

Jarak bersih antar las menjadi 5 4 = 1 cm. Meskipun jarak


as ke as antar las sebesar 5 cm dapat digunakan untuk seluruh
bentang balok, namun jarak las ini dapat diperbesar pada daerah-

daerah geser kurang dari V

maks

90,685

ton. Dicoba

pengaturan las sebagai berikut: (untuk L)


Daerah 0 4 m dari tumpuan digunakan jarak antar las sebesar 5
cm sesuai perhitungan.
Daerah 4 8 m dari tumpuan (Vu = 15500 kg) jarak las dihitung
sbb:

49885,92
49885,92 . 1558400 x 104
s=
. I x=
=105,68 mm
4
3
V u .Q
90,685. 10 .8112 . 10
Diambil s = 100 mm (10 cm).

b. Sambungan las pengaku vertikal


Ukuran minimum las
= 4 mm
Panjang minimum = 4 . tw = 4 . 1 = 4 cm Lw = 4 cm
Kapasitas las per mm untuk 4 buah las (2 buah per pengaku
vertikal):
. Rnw = . te . 0,6 . fuw . 2 = 0,75 . (0,707 . 4)(0,6)(490)(4) =

2494,30 N/mm
atau
. Rnw = . t . 0,6 . fu = 0,75 . 10. 0,6 . 500 = 2250 N/mm
Sehingga kapasitas las per mm adalah 2250 N.
Gaya geser yang harus dipikul sebesar:

f y3
2403
f =0,045 . h .
=0,045. 1520 .
=568,67 N / mm
E
200000

Kapasitas las sudut dengan ukuran las 4 mm dan panjang 4 cm


adalah sebesar 2250 . 40 = 90000 N
Jarak las yang dibutuhkan:

90000
=568,67
s

s=158,26 mm=15 cm

SNI 03-1729-2002 pasal 13.5.3.8 mensyaratkan jarak antar


las sudut tidak boleh melebihi 16 . tp dan tidak melebihi 300 mm.
16 . tw = 16. 1 = 16cm < 30 cm.
Ambil jarak antar las sudut sesuai perhitungan yaitu sebesar 15 cm
(as ke as).
Jarak bersih antar las = 15 - 4 = 11 cm <16 cm.
Gunakan ukuran las 4 mm x 4 cm dengan jarak 15 cm diukur dari

152

as ke as.

1
las sudut 4 mm x 4 cm
@ 15 cm (as ke as)

potongan 1 - 1

c. Sambungan las pengaku penahan gaya tumpu


Ukuran minimum las
= 4 mm
Panjang minimum = 4. tw = 4 cm Lw = 4 cm
Gunakan dua buah las untuk masing-masing pengaku, sehingga
total ada 4 buah las, kapasitas las dari hitungan sebelumnya
adalah 2250 N/mm atau 90000 N untuk 4 cm panjang las.
Untuk bagian tumpuan, beban per mm adalah sebesar:

Reaksi
90,685. 104
=
=598,58 N /mm
panjang tersedia untuk las 15202 ( 2,5 )
Jarak antar las dihitung sebagai berikut:

90000
=598,58
s

s=150,35mm

Gunakan las sudut 4 mm x 4 cm dengan jarak 15 cm (as ke as)

152
2

2
las sudut 4 mm x 4 cm
@ 15 cm (as ke as)

potongan 2 - 2