Anda di halaman 1dari 5

KONSEP MARKETING MIX 4P

Pengertian marketing Mix Secara bahasa adalah Bauran Pemasaran,


sedangkan menurut istilah marketing Mix adalah strategi pemasaran yang di
laksanakan secara terpadu atau strategi pemasaran yang di lakukan secara
bersamaan dalam menerapkan elemen strategi yang ada dalam marketing Mix itu
sendiri.
Pengertian Marketing Mix menurut pakar marketing dunia yaitu Kotler dan
Amstrong pada tahun 1997 berbunyi :
Marketing mix as the set of controllable marketing variables that the firm bleads
to produce the response it wants in the target market
Bahasa indonesianya kurang lebih : " Marketing Mix adalah sekumpulan variable variabel pemasaran yang dapat dikendalikan, yang digunakan oleh perusahaan
untuk mengejar tingkat penjualan yang diinginkan dalam target pemasaran"
Marketing Mix sendiri didalamnya terdapat beberapa elemen marketing kalau jaman
dahulu dikenal dengan unsur 4P , namun seiring berkembangnya jaman makin
modern kini ada yang mengatakan marketing mix ada 7Partinya ada penambahan
Tiga strategi lagi. bukan perkara salah atau benar dari kedua pendapat di atas tapi
yang namanya strategi menurut saya kita bebas menambahkan selama apa yang
ditambahkan bisa menjadikan strategi pemasaran yang kita lakukan semakin hebat.
Konsep marketing mix merupakan salah satu konsep dalam pemasaran
modern pada saat sekarang ini. Dimana konsep tersebut adalah salah satu kegiatan
pemasaran yang sangat menentukan keberhasilan perusahaan dalam mengejar
maksimum

profit.

Dalam hal ini Swastha (1985 : 94) memberikan pengertian marketing mix adalah
empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran
perusahaan yaitu produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi.
Selanjutnya Kotler (1985 : 45-48) mengemukakan bahwa marketing mix dapat
dibagi
1

menjadi

P
Product

sebagai

berikut

:
(Produk)

Price

(Harga)

Place

(distribusi/tempat)

Promotion

(promosi)

Keempat produk di atas merupakan penentu dalam menganalisa pasar secara


keseluruhan, selanjutnya penulis akan menguraikan keempat komponen di atas
sebagai

berikut

Product

(produk)

Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan pada suatu pasar guna mendapatkan
perhatian untuk dimiliki, digunakan, dikonsumsi yang dapat memuaskan kebutuhan.
Suatu produk dapat berupa suatu benda, jasa dan keinginan lain-lain untuk
melukiskan sesuatu yang dapat memenuhi keinginan. Untuk itu setiap pengusaha
harus mengetahui perkembangan kebutuhan konsumen melalui penelitian pasar
agar dapat mengetahui dan dapat menyesuaikan diri dalam menciptakan produk.
2

Price

(harga)

Harga merupakan alat untuk mengukur nilai suatu barang, harga bagi produsen
merupakan penentu bagi permintaan pasar dan mempengaruhi posisi pesaing
perusahaan

dalam

merebut

konsumen.

Harga merupakan indicator dari pada barang, dalam menetapkan harga perlu hatihati dalam memperhatikan potensi pasar. Oleh sebab itu, menentukan harga perlu
diperhatikan agar harga yang ditetapkan dapat dijangkau oleh konsumen disamping
itu
3

dapat

memberikan
Plavce

keuntungan

bagi

perusahaan.
(distribusi/tempat)

Produk yang telah dihasilkan oleh suatu perusahaan akan lebih berguna bagi
kensumen/pembeli apabila produk tersebut tersedia pada tempat dan saat dimana
saja

dibutuhkan.

Dalam pencapain tujuan utama dari pemasaran yakni menyalurkan barang-barang


atau jasa.Secara efisien dari produsen ke konsumen, maka diperlukan adanya
kegiatan penyaluran (distribusi) sebagai mata rantai yang harus dilalui oleh barangbarang dari produsen ke konsumen pada waktu dan jumlah yang tepat.
Barang yang dihasilkan oleh para produsen biasanya tidak secara langsung mereka
menjualnya kepada konsumen, tetapi biasanya mereka melalui suatu perantara
agar produk yang dihasilkan dapat dengan mudah sampai ke tangan konsumen.
Basu swastha ( 1990: 190) memberikan defenisi tentang saluran distribusi sebagai
berikut: Saluran distribusi untuk suatu barang adalah saluran yang digunakan oleh

produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen sampai ketangan


konsumen sebagai pemakai. Saluran distribusi yang digunakan adalah suatu
struktur yang menggambarkan alternativ saluran yang dipilih oleh para produsen
seperti:
Hal

pedagang
ini

besar,

produsen

agen,

mempunyai

a.

dan
3

alternatif

Distribusi

pengencer.
yaitu:
Insentif

Distribusi ini dapat digunakan oleh para produsen yang menjual komponen
perusahaan yang berusaha menggunakan penyalur terutama pengecer sebanyakbanyaknya untuk mendekati para konsumen. Usaha ini dimaksudkan untuk
mempercepat pemenuhan kebutuhan konsumen, semakin cepat para konsumen
terpenuhi kebutuhannya maka semakin cepat pula terpenuhi kepuasannya.
b.

Distribusi

Selektif

Perusahaan yang menggunakan distribusi ini berusaha memilih sejumlah pedagang


besar atau pengecer, agen yang terbatas dalam suatu daerah. Saluran ini biasanya
digunakan untuk memasarkan suatu produk baru (barang special) apabila distribusi
ini menguntungkan dari distribusi insentif maka jumlah pengecer atau agen yang
digunakan

akan

c.

lebih

terbatas.

Distribusi

Ekslusif

Saluran ini dilakukan oleh perusahaan dan hanya menggunakan suatu pedagang
besar atau pengecer dalam daerah tertentu. Jadi produsen hanya menjual
produknya kepada suatu pedangang besar saja dengan mengunakan satu penyelur,
maka produsen akan lebih mudah dapat mengadakan pengawasan pada tingkat
harga enceran maupun usaha kerja sama dengan penyalur dalam periklanan.
Pemilihan saluran distribusi merupakan suatu masalah yang sangat penting sebab
keterlambatan
keuntungan

barang-barang
yang

sampai

ketangan

diterima

kosumen
oleh

Promotion

dapat

menturangi
perusahaan.
(promosi)

Promosi adalah suatu usaha perusahaan atau individu memberikan informasi dan
mempengaruhi serta menarik konsumen sicara lansung terhadap produk yang
dihasilkan.
Promosi adalah cara yang efektif dalam merebut konsumen dipasaran, serta
memperkenalkan barang-barang baru yang diproduksi.
Marketing Mix Product :

Produk sendiri terbagi dua yaitu produk nyata bisadilihat dan produk tidak nyata
atau jasa hanyabisa di rasakan tapi tidak bisa di lihat. Dalam hal produk perlu di
perhatikan kualitas, layanan, dll karena konsumen ketika membeli bukan hanya
sekedar ingin tapi juga membutuhkan dan harus kita perhatikan kepuasan
konsumen terhadap produk yang kita tawarkan.

EXTENDED MARKETING MIX


Process
People merupakan aset utama dalam industri jasa, terlebih lagi people yang
merupakan karyawan dengan performance tinggi. Kebutuhan konsumen terhadap
karyawan

berkinerja

tinggi

akan

menyebabkan

konsumen

puas

dan

loyal.

Kemampuan knowledge (pengetahuan) yang baik, akan menjadi kompetensi dasar


dalam internal perusahaan dan pencitraan yang baik di luar. Faktor penting lainnnya
dalam people adalah attitude dan motivation dari karyawan dalam industri jasa.
Moment of truth akan terjadi pada saat terjadi kontak antara karyawan dan
konsumen. Attitude sangat penting, dapat diaplikasikan dalam berbagai bentuk,
seperti penampilan karyawan, suara dalam bicara, body language, ekspresi wajah,
dan tutur kata. Sedangkan motivasi karyawan diperlukan untuk mewujudkan
penyampaian pesan dan jasa yang ditawarkan pada level yang diekspetasikan.
People
Process, mutu layanan jasa sangat bergantung pada proses penyampaian jasa
kepada konsumen. Mengingat bahwa penggerak perusahaan jasa adalah karyawan
itu sendiri, maka untuk menjamin mutu layanan (quality assurance), seluruh
operasional perusahaan harus dijalankan sesuai dengan sistem dan prosedur yang
terstandarisasi oleh karyawan yang berkompetensi, berkomitmen, dan loyal
terhadap perusahaan tempatnya bekerja.
Physical Evidence
Building merupakan bagian dari bukti fisik, karakteristik yang menjadi persyaratan
yang bernilai tambah bagi konsumen dalai perusahaan jasa yang memiliki karakter .
Perhatian terhadap interior, perlengkapan bangunan, termasuk lightning system,

dan tata ruang yang lapang menjadi perhatian penting dan dapat mempengaruhi
mood

pengunjung.

Bangunan

harus

dapat

menciptakan

suasana

dengan

memperhatikan ambience sehingga memberikan pengalaman kepada pengunjung


dan dapat membrikan nilai tambah bagi pengunjung, khususnya menjadi syarat
utama perusahaan jasa dengan kelas market khusus.
Productivity & Quality
Produktivitas

adalah

sejauh

mana

efisiensi

masukan-masukan

layanan

ditransformasikan ke dalam hasil-hasil layanan yang dapat menambah nilai bagi


pelanggan,

sedangkan

kualitas

adalah

derajat

suatu

layanan

yang

dapat

memuaskan pelanggan karena dapat memenuhi kebutuhan, keinginan, dan


harapan. Dalam Jasa juga ada komponen biaya yang dihitung berdasarkan aktivitas,
makanya kita mengenal istilah activity based accounting. Sementara itu kualitas
sangat penting pada Jasa ketimbang pada produk. Jika produk kualitas rendah masih
bisa laku di pasar, tidak demikian halnya dengan Jasa.