Anda di halaman 1dari 10

MESIN KONVERSI ENERGI

Dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi terutama dibidang telekomonikasi dan informatika,
tak kalah dengan pesatnya pertumbuhan industri industri yang kesemuanya itu akan membutuhkan
energi Listrik.
Untuk membekali lebih dini kita akan sedikit memberi ilustrasi tentang salah satu mesin konversi
energi yaitu Pembangkit Daya atau sering disebut Pembangkit Listrik Tenaga Uap.
Terlebih dahulu kami akan sedikit mengupas tentang apa yang dimaksud dengan Pembangkit
Listrik Tenaga Uap ( PLTU )
PLTU adalah salah satu Perusahaan yang memproduksi Listrik dengan menggunakan tenaga uap
sebagai sumber energinya, dimana dalam proses pengelolaanya akan membutuhkan beberapa
peralatan yang berkesinambungan atau sering disebut dengan siklus tertutup ( siklus rankin ).
Bagian - bagian utama dari PLTU

Boiler / Ketel ( Steam Generator )

Turbin ( Steam Turbin )

Condensor

Pompa

Generator
BOILER / STEAM GENERATOR
Bagian - bagian utama

Pipa - pipa air ( water wall )

Ruang Bakar ( Furnace )

Burner

Drum Uap ( Steam Drum )

Ekonomiser

Pemanas Lanjut ( Super Heater )

Pemanas Ulang ( Reheat )

Pemanas Udara ( Air Heater )

Kipas Tekan Paksa ( Force Draf Fan )


Alat - alat bantu Boiler

Kipas Injeksi Gas ( Gas Injection Fan )

Igniter ( ignition )

Steam Coil Air Heater

Seal Air Boster Fan

Flame Detector Cooling Fan

Alat pembersih jelaga ( soot blower )

High Press Heater

Residu Oil Pump

HSD oil Pump

Oil Pree Heater

Residu Oil Transfer Pump

Residu Oil Strorage Tank

Residu Oil service tank

STEAM TURBIN
Bagian - bagian utama

Rotor Turbin

Stator Turbin

Cassing Turbin

Guidance Blade

Move Blade

Main stop Valve

Control Valve

Reheat Stop valve


Alat - alat bantu Turbin

Lube Oil and Control sistem

Gland steam seal sistem

Gland steam seal regulator

Gland steam exhoust sistem

Turning Gear Oil Pump

Emergency Oil Pump

Aux Oil Pump


CONDENSOR
Bagian - bagian utama

Water Box

Steam jet air ejector

Circulating water pump

Condensate Pump

Pipa pipa
Alat - alat bantu Condensor

Back Wash sistem

Taprogge sistem

Primming Vacuum pump

Katodich Proteksi
POMPA ( PUMP )

Boiler Feed Pump


Alat - alat bantu BFP

Deaerator

Suction Boster Pump

Aux Oil Pump


GENERATOR
Bagian - bagian utama

Rotor Generator

Stator Generator

Bearing ( Bantalan )

Exitation ( Penguatan )

Alat - alat bantu generator

H2 Coling Generator

H2 cooler
BOILER / KETEL ( STEAM GENERATOR )
Boiler adalah suatu peralatan atau perkakas yang memproduksi uap dengan jalan mendidihkan air
melalui proses pembakaran didalam ruang bakar sampai uap tersebut menjadi uap kering atau
( super heat ).
Boiler ini termasuk janis boiler dengan pipa - pipa air dimana didalamnya berisi air dan diluarnya
berupa panas, yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar. Pada umumnya pipa - pipa air itu
dibentuk sedemikian rupa menyerupai lembaran - lembaran dan disusun seperti kubus atau
ruang bakar atau dalam istilah teknik dinding - dinding pipa air ( water wall ).
Bagian - bagian utama Boiler

Pipa - pipa air ( water wall )


Pipa - pipa air pada boiler adalah suatu pipa - pipa yang disusun sedemikian rupa sehingga
menyerupai lembaran - lembaran dan dibentuk seperti dinding - dinding pada boiler atau ruang
bakar , dan didalam nya akan berisi air karena dinding - dinding pipa air ini akan mendapat panas
dari hasil pembakaran maka didalam pipa - pipa inilah terjadi perubahan fase yaitu dari fase air ke
fase uap.yang kemudian uap tersebut terkumpul didalam Drum uap.

Ruang Bakar ( Furnace )


Furnace adalah tempat atau ruangan dimana terjadi proses pembakaran bahan bakar berlangsung.
Didalam ruang bakar ini berisi antara lain alat pembakaran atau Burner, Pipa - pipa super
heater,pipa - pipa reheater, pipa -pipa Ekonomiser dan Drum uap dalam hal ini ditempatkan paling
atas.
Burner
Burner adalah suatu alat yang digunakan untuk roses pembakaran bahan bakar didalam ruang
bakar secara terus menerus dengan tekanan dan temperatur tertentu , sedang pengabutanya
menggunakan atomixing steam dengan tekanan dan temperatur tertentu pula.
Tujuan dari atomixing adalah agar didapat jumlah partikel partikel yang lebih banyak sehingga
mudah bereaksi dengan Oksigen dan proses pembakaran lebih sempurna.

Drum Uap ( steam drum )


Steam drum adalah tempat dimana uap dan air ditampung yang kemudian akan didistribusikan
kemasing - masing saluran.
Untuk air akan turun ke down commer yang kemudian terus ke water wall atau dinding pipa air
dan untuk uap nya akan diteruskan ke super heater . Didalam drum terdapat peralatan yaitu
separator, sevron dan dryer.

Economiser
Economiser adalah suatu alat yang digunakan untuk memanaskan air pengisi ketel sebelum masuk
kedrum,menurut konstruksinya terdiri dari beberapa pipa - pipa yang disusun sedemikian rupa
dengan tujuan untuk mendapatkan luasan permukaan yang besar sehingga didapat panas yang
besar pula .
Karena letaknya didalam boiler bagian belakang atau sisi keluaran gas bekas maka pantaslah
dikatakan sebagai economiser karena memanfaatkan kandungan panas yang ada pada gas bekas.

Super Heater ( Pemanas Lanjut )


Super heater adalah suatu peralatan yang digunakan untuk memanaskan uap setelah keluar dari
drum. Super heater ini terdiri dari beberapa pipa - pipa yang disusun sedemikian rupa dengan
tujuan untuk mendapatkan energi panas yang besar dan letaknya didalam boiler. Pada umumnya
susunan super heater itu dibuat bertingkat ( primery super heater , secondary super heater dan final
super heater ) ini dengan maksud dan tujuan agar mudah pengontrolan temperatur keluarannya,
dengan jalan dispray air
( desuper heat ) .

Reheater ( Pemanas ulang )


Reheater ini digunakan dengan tujuan untuk menaikan temperatur uap setelah uap tersebut

melakukan kerja dari turbin tekanan tinggi karena temperturnya sudah turun . sehingga akan
diperoleh kandungan panas lagi. Reheater ini tediri dari beberapa pipa - pipa yang disusun
sedemikian rupa dengan tujuan mendapatkan panas yang besar pula .
Letak dari reheat ini didalam ruang bakar antara Super heater dengan Economiser.

Air Heater ( Pemanas Udara )


Air Heater digunakan untuk memanaskan udara pembakaran sebelum digunakan untuk proses
pembakaran dengan memanfaatkan gas bekas hasil sisa pembakaran bahan bakar, karena gas
tersebut masih mengandung panas yang mencukupi .
Air heater tediri dari beberapa element dibentuk sedemikian rupa dan disusun seperti lingkaran ,
sedangkan untuk mendapatkan panas element - element air heater ini berputar secara radial dan
terus menerus, Untuk element sisi atas akan bersinggungan dengan aliran gas panas yang akan
keluar cerobong dan element sisi bawah dilalui dengan udara yang masih dingin , karena
elemen tersebut panas akibat dari panasnya gas buang , maka setelah berputar sampai kebawah
udara yang dingin tadi akan menjadi panas karena bersinggungan dengan element tadi . Demikian
seterusnya.

Kipas Tekan Paksa ( Force Draft Fan )


Kipas tekan paksa ini dipakai untuk memasok udara bakar yang akan digunakan pada proses
pembakaran di ruang bakar .
Kipas ini terdiri dari sebuah Fan dan digerakan oleh motor, dan setiap unit terdiri dari dua buah
Fan dan termasuk jenis centrifugal Fan .
Alat Alat Bantu Boiler
Yang dimaksud alat bantu boiler disini adalah agar supaya operasional boiler itu bisa berjalan
secera terus menerus sehingga produksi uap bisa lancar.

Kipas Injeksi Gas (Gas Injection Fan )


Kipas ini digunakan untuk menginjecsikan gas panas kedalam kotak udara sehingga akan
bercampur dengan udara bakar yang baru. Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan efisienci
dari pada boiler yaitu dengan jalan mengambil sebagian gas panas yang akan keluar dari cerobong
dan diinjeksikan kedalam kotak udara sehingga udara bakar tersebut akan bertambah volume dan
temperaturnya sebab gas yang diambil masih mempunyai kandungan panas yang cukup tinggi.
Karena yang diisap adalah gas panas hasil sisa pembakaran bahan bakar yang banyak mengandung
unsur kimia maka tidak menutup kemungkinan gas bekas tersebut akan mengganggu lingkungan
sekitar ( polutan udara ) terutama unsur NOX , salah satu cara untuk mengurangi unsur tersebut
dengan cara mencirkulasikanya
Temperatur gas buang setelah melalui air heater dibatasi minimal 115 C hal ini dimaksudkan agar
tidak terjadi condensasi belerang ( S ) pada elemen air heater, karena kondensasi unsur tersebut
bersifat asam yang menyebabkan kerusakan pada elemen air heater.
Ignition
Ignition ini dipakai untuk penyalaan awal sebelum burner utama menyala pada umumnya dipakai
setelah barner nyala , ignition mati dan bahan bakarnya mengunakan solar ( HSD ) dengan tekanan
tertentu. Adapun proses pengabutanya mengunakan uadara service dari ( service air compresor )
dengan tekanan tertentu pula.

Steam Coil Air Heater


Steam Coil Air Heater ini digunakan untuk memanaskan udara bakar sebelum menuju Air heater
( pra air heater ) . Dengan tujuan agar perbedaan temperatur udara masuk dengan element air
heater tidak terlalu tinggi dalam hal ini dibatasi maximal ( 110 - 115 ) dew point sulfur .
Menurut konstruksinya adalah sebagai berikut yaitu terdiri dari pipa - pipa yang dililiti element element sehingga membentuk seperti coil coil , kemudian pipa - pipa itu dipanaskan dengan uap
yang berasal dari uap bantu ( aux steam ), maka element tadi akan menjadi panas dan selanjutnya
udara yang berasal dari FDF akan bersinggungan dengan element panas sehingga udara tadi akan
menjadi panas.
Sedang kondensat dari steam coil tesebut akan dikembalikan lagi ke Kondensor atau drain tank.

Seal Air Boster Fan.

Seal air boster fan adalah suatu alat yang digunakan untuk memasok udara perapat ke suatu
peralatan yang membutuhkan perapat sebagai misal , Gun burner ( alat pembakaran ), Soot blower
( alat pembersih jelaga ) Pipe Hole ( lubang pengintai nyala api ) dan air heater ( alat pemanas
udara ). Hal ini dimaksud jangan sampai terjadi panas yang ada didalam tidak sampai keluar
( udara bebas ) sehingga kerugian panas yang ditimbulkan bisa dikurangi.

Flame Detector Cooling Fan


Flame detector cooling fan adalah suatu alat yang digunakan untuk
mendinginkan alat alat detector atau alat alat sensor ,Karena pada umumnya semua peralatan yang
ada pada Boiler bertemperatur tinggi dan memerlukan pendinginan. Dalam hal ini yang digunakan
untuk mendingnkan adalah udara dingin yang diteruskan oleh fan ke masing
masing alat misal, sensor nyala api sensor dari bentuk nyala api dan lain lain.

Soot Blower
Didalam Boiler ada proses pembakaran maka cenderung adanya jelaga didalam ruang bakar dan
sepanjang laluan yang akan dilewati oleh gas buang hasil sisa pembakaran terutama pada pipa
pipa super heater, pipa pipa reheater, pipa pipa economiser dan elemen elemen air heater.
Agar supaya peralatan peralatan tersebut masih mempunyai efisiensi yang tinggi maka diperlukan
langkah langkah pembersihan dari jelaga jelaga tersebut.Dan untuk membersihkan diperlukan alat
yang namanya Soot Blower. Ada dua tipe soot blower yang ada di PLTU unit 3 & 4, yaitu tipe
Long soot blower dan Rotary soot blower.
Cara kerja dari Long soot blower , pada umumnya long soot blower dipasang didalam ruang bakar
mendekati pipa pipa yang banyak jelaganya dan tetap tidak bergerak misal pipa pipa super heater,
pipa pipa reheater dan pipa pipa economiser, Long soot blower akan bergerak maju dan mundur
dengan menyemprotkan uap bertekanan sepanjang pipa pipa yang ada jelaganya,Sedang untuk
rotary soot blower dipasang pada Air heater karena sistem kerjanya berputar dan diikuti elemen
elemen air heater yang berputar pula dan dalam waktu tertentu disemrotkan pula uap bertekanan
tinggi pada elemen elemen air heater.

High Press Heater


Untuk mendapatkan efisiensi boiler yang baik ( tinggi ) maka air yang akan diuapkan sebaiknya
dipanaskan lebih dulu sehinga nanti setelah masuk ke ruang bakar ( didalam drum ) tidak
membutuhkan waktu lebih untuk merubah air menjadi uap sehingga efisiensi boiler lebih baik,
dan peralatan yang dipakai dinamakan alat pamanas air bertekanan tinggi sebelum economiser
( High Press Heater ).
Menurut konstruksinya adalah suatu bejana tertutup dimana didalamnya berisi pipa pipa yang
dialiri air ( feed water ) dan diantaranya berisi uap dan condensate, uap dibagian atas dan air
condensate dibagian bawah.
Uap pemanas didapat dari ceratan Turbin baik di tingkat tekanan tinggi , menengah dan rendah
secara bertingkat. Untuk level condensate dijaga normal water level ( 50 % ) agar didapat
keefektifan heater itu sendiri, sedang condensatnya akan mengalir ke pemanas ke tingkat yang
lebih rendah dan begitu seterusnya fungsi LP yang lain.

Residu Oil Pump


Residu oil pump digunakan untuk memenuhi pasokan bahan bakar ke Boiler dengan tekanan dan
temperatur tertentu ,Sebelum Residu dipakai pada proses pembakaran terlebih dahalu dipanaskan
untuk menurunkan viscositas nya cara ini dilakukan agar dapat dengan mudah bahan bakar
dikabutkan didalam ruang bakar sehingga diharapkan proses pembakaran lebih sempurna

Gas Measuring.
Di PLTU unit 3 dan 4 bisa khususnya bisa menggunakan Bahan bakar gas dan bahan bakar
minyak tentunya ada pembagian masing masing bahan bakar yang digunakan. Khussnya bahan
bakar gas yang dipasok oleh dua sumber yaitu Kodeco dan Arco maka perlu adanya pemisahan
dari masing masing pemasok. Gas meusuring disamping digunakan untuk mengukur pemakaian
gas dan juga disitu dilengkapi dengan peralatan yang akan menurunkan tekanan gas .

HSD oil Pump


Pompa ini digunakan untuk mensuplay bahan bakar solar ( HSD ) yang akan dipakai untuk tingkat
pembakaran awal ( warm up ) dan juga setiap penyalaan atau mematikan burner akan
membutuhkannya.


Oil Pree Heater
Oil Pree Heater digunakan untuk menurunkan viscositas dari minyak bakar ( Residu Oil ) dengan
tujuan agar didalam proses mengalirkan dapat dengan mudah sehingga kerja dari pompa lebih
ringan.

Residu Oil Transfer Pump


Karena jarak antara tanki bulanan dan tanki harian sangat jauh dan tidak mungkin untuk
mengangkutnya maka untuk memudahkan digunakan pompa termasuk pipa - pipanya.

Residu Oil Strorage Tank


Didalam sistim penyimpanan bahan bakar khususnya bahan bakar cair
( Residu oil , HSD )
Karena jumlahnya yang sangat besar maka kapasitas penampung juga besar dan dapat digunakan
dalam waktu yang agak lama yaitu Storage Tank.

Residu Oil Service Tank


Tanki service ini dipakai untuk menyediakan pasokan bahan bakar Residu secara kontinu demi
kelangsungan proses pembakaran didalam Boiler . Pada umumnyadisebut sebagai tangki harian.
TURBIN UAP ( STEAM TURBIN )
Turbin Uap adalah suatu mesin perkakas yang digunakan untuk merubah energi panas menjadi
energi mekanik berupa kecepatan yang berbentuk putaran.Turbin ini terdiri dari Turbin Aksi dan
Turbin Reaksi dimana terdiri turbin dengan tingkat Tekanan dan turbin dengan tingkat kecepatan.
Di PLTU unit 3/4 pada sudu pertama dan kedua terdapat turbin dengan tekanan sama, ini bisa
dilihat dari bentuk sudu itu sendiri dengan ciri bentuk sudu jalan atau sudu antar sama , dan untuk
tingkat selanjutnya adalah turbin dengan tingkat tekanan dan kecepatan sedang cirinya adalah
bentuk sudu nya semakin rnadah tekanan dan kecepatanya semakin cembung dan panjang .
Hal ini dibuat dengan tujuan agar setiap tingkat diharapkan mendapatkana energi yang sama.
Bagian - bagian utama

Rotor Turbin
Pada umumnya turbin mempunyai hubungan dengan putaran maka tentuya ada bagian yang
berputar dan bagian yang berputar ini disebut Rotor. Rotor tediri dari beberapa sudu yang diserut
/diikat sehingga membentuk seperti lingkaran dan ditengah tengah nya ada poros untuk tempat
kedudukan dari sudu sudu tadi Sehingga membentuk menyerupai kincir, rotor Turbin ini terdiri
dari kumpulan beberapa sudu yang terikat dan ditata secara bertingkat dari mulai yang terkecil sam
pai yang terbesar.

Stator Turbin
Pada Turbin ada sudu antar dan sudu jalan, dan kumpulan dari beberapa sudu tetap inilah yang
dinamakan stator turbin. Adapun letaknya diantara sudu jalan sedang di tingkat awal / pertama
disebut Nozle.dan bentuknya mirip dengan sudu tetap.

Casting Turbin
Casting Turbin adalah tempat kedudukan dari rotor turbin dan stator turbin serta bantalan
bantalanya.Casting ini terbuat dari baja tuang yang dicetak sedemikian rupa dengan tingkat
ketelitian yang sangat tinggi ( termasuk kategori toleransi / suaian pas ) sehingga dalam asembling
( bongkar dan pasang ) nanti diperlukan kehati hatian. Pada PLTU # 3 / 4 untuk casting turbin ada
upper casting dan lower casting, dan pada sisi tekanan tinggi dibuat doble casting dengan tujuan
agar didapat pemerataan panas yang lebih sempurna.

Sudu Antar / Guidance Blade


Sudu antar bertugas untuk membalikan arah atau mengantarkan energi panas dari sudu jalan ke
sudu gerak , dan tempat kedudukannya tidak berubah , menurut bentuknya hampir mirip dengan
sudu jalan yang ada didekatnya.

Sudu Jalan / Move Blade


Sudu jalan ini bertugas menerima energi panas dari sudu antar, karena tempatnya pada rotor turbin
yang ditumpu oleh bantalan bantalan maka ia ( sudu ) ini akan berputar.

Main stop Valve

Main stop valve berfungsi untuk membuka dan menutup aliran uap dari Boiler ke Turbin. Main
stop valve di PLTU 3/4 ada 2 yaitu sisi kanan dan sisi kiri. Hal ini dibuat dengan tujuan agar :
1.
Untuk mendapatkan jumlah energi sama disetiap sudu
2.
Untuk menjaga keandalan unit pada saat test MSV (karena pelaksanaan test, posisinya full
close dan full open sehingga tidak mempengaruhi produksi)
3.
Bila terjadi gangguan pada sistem maka MSV ini bisa menutup dengan cepat sehingga
turbin tidak rusak.

Control Valve
Control Valve berfungsi untuk mengatur atau mengontrol energi panas yang akan dibutuhkan oleh
Turbin . Untuk PLTU # 3/4 control valve ini jumlahnya ada 4 buah yaitu no 1 dan 3 diatas serta 2
dan 4 dibawah dan operasinya dengan cara bergantian dari 1, 2 , 3, dan 4.halini dimaksudkan agar
ada keseimbangan.

Reheat Stop valve


Peralatan ini digunakan untuk menutup aliran uap dari reheat dengan cepat apabila terjadi
gangguan sistem dan juga sebagai pengaman dari turbin ,

Bantalan ( Bearing )
Bantalan ini digunakan untuk menumpu dari pada poros rotor, Turbin dan Generator . Agar tidak
terjadi kontak pada permukaan antara dua logam maka bantalan itu diberi pelumas yang beruapa
oil film.Sehingga akan didapatkan putaran yang maximal
( kerugian gesekan = 0 )
Pasokan pelumas tersebut didapat dari sistem pelumasan.
Alat - alat bantu Turbin

Lube Oil and Control sistem


Didalam suatu peralatan yang berputar tentunya ada pelumasan , hal ini dimaksudkan agar tidak
terjadi kontak langsung kedua permukaan antara bearing dengan poros sehingga memerlukan
lapisan / film minyak atau disebut sistem pelumasan.
Untuk suatu sistem pengaturan atau kontrol tentunya ada media penggeraknya dalam hal ini yang
dipakai adalah penggerak hidrolic atau minyak bertekanan.
Karena minyak pelumas dipakai secara terus menerus dan akibat perubahan tempertur maka
viskositas minyak akan berubah sehingga komposisinya berubah pula . Agar keandalan dari sistem
kontrol maupun pelumasan bisa terkendali maka diperlukan suatu alat yang namanya Oil Cooler
Alat ini digunakan untuk mengatur temperatur dari minyak pelumas agar viskositas tetap bertahan
dengan catatan maish didalam batas batas yang diinginkan.

Gland steam seal sistem


Gland steam seal adalah suatu sistem perapat dari uap yang ada pada Turbin yaitu pada sisi
tekanan tinggi dan tekanan rendah, pada tekanan tinggi uap diharapkan tidak keluar ke Atmosfir
dan pada tekanan rendah udara luar tidak diharapkan untuk masuk.
Pada umumnya sistem perapat turbin ini dibantu dengan menggunakan Labiryn laberyn dengan
tujuan menghambat aliran uap yang akan keluar atau yang akan masuk.

Gland steam seal regulator


Peralatan ini digunakan untuk mengatur tekanan uap perapat pada Turbin agar didapat sesuai
dengan ketentuan yang ada.

Gland steam seal exhoust blower.


Agar didapat sistem perapat secara kontinuitas / berkesinambungan maka diperlukan suatu
peralatan penghisap media tersebut . dalam hal ini tekanan dibuat lebih kecil dari 1 atm ( 300 - 400
mmaq )
Karena uap perapat tersebut masih mempunyai energi panas maka panas tesebut akan diambil oleh
air kondensate .

Gland steam seal condensor


Gland steam seal condensor digunakan untuk mengkondensasikan uap perapat setelah keluar dari
sistem perapat dalam hal ini uap perapat dari turbin, karena perbedaan temperatur antara uap
( steam seal ) dengan air pendingin ( condensate water ) maka akan terjadi penukar panas yaitu
steam seal akan berubah menjadi air condensate sedangkan air pendingin akan naik temperaturnya

dengan demikian didapat keuntungan panas pada air pengisi ketel.

Turning Gear Oil Pump


Turning gear digunakan apabila Turbin hendak Start dalam hal ini minimal 4 jam sebelumnya, Ini
sangat penting untuk dilakukan karena akan diperoleh tingkat kelurusan yang maximal
( Eccentrikcity = 0.9 ) bila hal ini diabaikan maka akan berakibat fatal yaitu munculnya Vibrasi
dan menimbulkan kerusakan pada turbin. Tekanan minyak pelumas dari TGOP dipertahankan
constan / tetap .

Main Oil Pump


Pompa minyak pelumas utama ini satu poros dengan Turbin sehingga diharapkan tidak akan terjadi
kegagalan dalam sistem pelumasan, namun karena faktor keausan, umur dan sebagainya maka
kemampuan nya akan berkurang dan bila hal ini terjadi maka akan di bantu dengan pompa minyak
pelumas yang lain misalnya Auxelari Oil Pump, Emergency Oil Pump dan Turning Gear Oil pump.
MOP disamping sebagai pemasok pada sistem pelumas juga berfungsi sebagai pemasok sistem
control
( Hydrolic = 16 kg/cm )

Aux Oil Pump


Pompa bantu minyak pelumas akan secara automatis start bila tekanan pompa minyak utama
menurun. Hal ini dilakukan jangan sampai terjadi kegagalan sistem pelumasan pada Turbin dan
Generator.

Emergency Oil Pump


Emergensi oil pump ini akan beroperasi bila terjadi tekanan minyak pelumas turun dan juga bila
terjadi power suplai untuk pompa ini yang berupa arus listrik bolak balik ( AC ) hilang karena
pompa ini sumbernya berupa arus searah ( DC )
CONDENSOR
Condensor adalah suatu alat yang berfungsi untuk merubah uap bekas menjadi air condensate.
Menurut konstruksinya Didalam condensor terdapat pipa - pipa yang berisi air laut sebagai
pendingin dan ruangan hampa sebagai proses lajunya uap bekas dari turbin.
Karena uap bekas bersinggungan dengan pipa - pipa dingin yang berisi air laut maka akan terjadi
proses pengembunan uap tersebut sehingga hasil dari pengembunan tersebut dinamakan air
Condensate. Pada PLTU # 3 & 4 tekanan condensor dibatasi
( 572 mmhg ) hal ini dengan
maksud dan tujuan jangan sampai terjadi tekanan balik ( back Press ) Bila ini terjadi Turbin jadi
rusak akibat momen puntir ( torsi ) sebab putaran turbin dan generator tidak seimbang.
Bagian bagian utama dari Condensor

Water Box

Pipa pipa air kondensor

Steam jet air ejector

Circulating water pump

Condensate Pump

WATER BOX
Water Box atau kotak air adalah suatu alat yang digunakan untuk menampung air laut yang akan
diteruskan ke pipa pipa kondensor . Agar kerja dari condensor ini efectiv maka air didalam kotak
air harus terpenuhi dalam arti pipa pipa air condensor tercelup. hal ini sangat perlu agar tidak
terjadi over heat pada pipa pipa air bagian atas terutama. Bila terjadi over heating maka bagian
las lasan lepas atau pipa pecah dan mengakibatkan bocornya condensor. sehingga air condensate
akan tercemar air laut dan unit harus shut down.

Pipa pipa air condensor


Pipa pipa air inilah yang akan merubah fase uap ( Exhoust Turbin ) dari turbin menjadi air
condensate karena perbedaan temperatur dari air pendingin dengan uap .Pada umumnya jumlah
pipa pipa ini sangat banyak dengan dimensi tertentu untuk mendapatkan jumlah luasan yang
sangat besar.

Steam Jet Air Ejector

Alat ini digunakan agar supaya tekanan di dalam condensor kurang dari 1 (atm ) atmosfer
( vacuum ) sehingga dalam proses condensasi lebih sempurna atau lebih cepat , sedang media nya
adalah uap yang dilewatkan kesebuah venturi yang mempunyai kecepatan tinggi.
Alat alat bantu condensor

Pompa air sirkulasi ( Cirkulasi water pump )

Sistem pembersih pipa condensor ( Taprogge sistem )

Primming vacuum pump

Bar screen ( saringan kasar )

Traveling screen ( saringan halus )

Wash Pump ( pompa pencuci )

Steam jet air ejector

Pompa air sirkulasi


Pompa sirkulasi digunakan untuk membuat tekanan didalam condensor tetap pada tekanan minus
( vacuum / llebih kecil dari 1 atm )
Sebagai pemasok pada sistem Heat Excanger ( cooling water sistem )
Adapun sistem aliranya adalah air dari laut diteruskan ke pipa pipa condensor dan pipa pipa heat
excenger untuk diambil temperaturnya dan
dikembalikan lagi kelaut dengan enggunakan pompa sirkulasi.
Media pendingin diambil dari air laut , alasanya adalah harganya murah , mudah didapat dan
mempunyai temperatur lebih rendah.
Sistem pembersih pipa condensor
Fungsi dari Taprogge ini adalah untuk membersihkan pipa pipacondensor disisi dalam dengan cara
mencirkulasikan bola bola taprogge kedalam pipa pipa tersebut, bola bola ini mempunyai diameter
mendekati diameter pipa dan memiliki kekenyalan tertentu . Bola bola ini akan mengikis kotoran
kotoran yang menempel pada permukaan pipa sisi dalam sehingga akan didapat proses condensasi
yang optimal antara uap bekas turbin dan air laut.

Primming vacuum pump


Agar didapat perpindahan panas yang optimal dan menjaga agar tidak terjadi rongga udara
didalam condensor maka ketinggian air harus tetap penuh. Bila ada rongga udara maka secara
otomatis primming vacuum pump ini akan beroperasi sehigga ketinggian air didalam kotak air
akan terisi penuh.

Bar screen ( saringan kasar )


Karena letak dan kondisi PLTU ada di daerah Pantai dimana di Gresik kususnya dekat dengan
kawasan Industri kayu tidak menutup kemungkinan limbah padat akan melimpah . Untuk
menjaga kebersihan air pendingin dan jangan sampai limbah tidak tersangkut maka diperlukan
saringan.Saringan inilah yang dinamakan Bar screen karena mempunyai tingkat bongkahan
tertentu.

Traveling screen ( saringan halus )


Fungsi dari saringan halus ini digunakan agar kotoran yang mempunyai tingkat kehalusan tertentu
tidak ikut terbawa dalam air pendingin ke dalam kondensor karena akan menyumbat pada pipa
pipa kondensor sehingga kerja kondensor kurang optimal dan efisiensi menjadi turun. Saringan ini
dilengkapi dengan pompa pencuci kotoran ( Screen Wash Pump ) Fungsi dari pimpa ini untuk
membuang kotoran kotoran yang menempel pada saringan saringan ini dengan cara diseprai kan.
Disamping kotoran kotoran padat ada juga kotoran mikro biologi atau binatang binatang laut untuk
menghindari hal ini diinjeksikan Clhorine ( CO 2 ) yang bersifat
menjauhkan tidak membunuh karena mengingat berwawasan ramah lingkungan. Adapun letak dan
kdudukan dari kedua saringan tersebut ada sebelum pompa air sirkulasi ( CWP ).

Steam Jet Air Ejector


Steam Jet air ejector ini digunakan untuk membuat tekanan di ruang condensor lebih kecil dari
atmosfir ( facuum ) . Adapun tujuanya dalah agar supaya aliran uap dari turbin ke condensor bisa
berlangsung secara terus menerus, dan juga untuk mempercepat proses pengembunan atau

condensasi diruang condensor. Dengan demikian efisiensi unit akan meningkat .

Pompa
Suatu peralatan yang digunakan untuk menaikan tekanan yaitu dari tekanan yang kecil ke tekanan
yang lebih besar, yaitu Pompa condensate dan pompa air pengisi ketel .
Pada Pompa condensate suctionnya dari Condensor ( Hot well )dengan tingkat tekanan, sedang
untuk pompa air pengisi ketel termasuk pompa tekanan tinggi dengan menggunakan tingkat
tekanan ( multi stage ) sedang suctionnya dari Deaerator dan juga ditambah dengan pumpa bantu.
Suction boster pump atau pompa penguat sisi isap
Generator
Generator adalah suatu mesin yang menghasilkan listrik dengan jalan merubah energi mekanik
berupa putaran menjadi energi listrik,karena generator di kopel dengan turbin.dimana turbin
tersebut mempunyai energi putar.
Bagian - bagian utama

Kerangka ( casing )
Casing terbuat dari baja ringan yang didesain untuk memikul inti stator dan kumparan kumparan
bagian dalam dan untuk menopang perapat dan bantalan bantalan ( bearing ) poros rotor di plat
plat ujung.

Rotor Generator
Rotor dari generator ini adalah suatu peralatan yang terdiri dari inti rotor dan belitan. Belitan
belitan ini dibentuk sedemikian rupa sehingga menyerupai lempngan lempengan tembaga yang
disebut lamel lamel dan disusun sedemikian rupa sehingga menyerupai mainan gangsing dan
prinsip kerjanya berputar. Karena rotor ini di kopel dengan Turbin dan turbin digerakan oleh uap
dari boiler. Rotor ini dialiri arus searah ( DC ) melalui sistem penguat.
Dan rotor ini akan memutus medan listrik ( GGL ) yang ditimbulkan oleh Stator sehingga
menghasilkan listrik. Produk listrik ini masih dalam bentuk arus searah ( DC ).

Stator Generator
Stator generator ini terdiri dari inti stator dan belitan stator dimana berfungsi sebagai medan
magnit kutup utara dan kutup selatan. Generator di PLTU # 3 dan 4 terdiri dari 2 ( dua ) buah
pasang kutup

Bearing ( Bantalan )
Bearing atau bantalan ini pada umumnya digunakan untuk menumpu kedua ujung poros dari rotor.
Menurut jenisnya bantalan ini : Ball Bearing, Roll Bearing, Helicle dan Babit sebagainya.
Untuk meningkatkan keefektifan dari bantalan ini maka akan dibantu dengan sistem pelumasan
dengan temperatur dan tekanan tertentu.

Exitation ( Penguat )
Sisem penguat dari Generator agar didapat besar medan magnit yang diinginkan .
Alat - alat bantu generator

H2 Coling Generator
Didalam Generator terdapat dari Rotor dan Stator, karena rotor itu berputar dan dibebani arus maka
akan timbul panas. Untuk menjaga agar temperatur didalam generator itu tetap maka diperlukan
pendinginan dan media pendingin yang dipakai adalah H2 gas.

H2 cooler
H2 gas setelah dipakai mendinginkan rotor didalam generator maka akan terjadi panas , agar
supaya H2 gas tersebut bisa dipakai lagi secara terus menerus harus didinginkan lagi dan yang
mendinginkan adalah cooler dengan media air.
Common Auxiulary
1. Aux Steam
2. Aux Transformer