Anda di halaman 1dari 8

SALINAN

BUPATI KOTAWARINGIN BARAT


PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT


NOMOR 10

TAHUN 2014

TENTANG
PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN DAERAH
KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 17 TAHUN 2007 TENTANG
PERUSAHAAN DAERAH BANK PERKREDITAN RAKYAT
MARUNTING SEJAHTERA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BUPATI KOTAWARINGIN BARAT,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka menindaklanjuti saran BPK RI


mengenai pembagian laba agar disesuaikan dengan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2006
tentang Pengelolaan Bank Perkreditan Rakyat Milik
Pemerintah Daerahdan untuk pengembangan usaha Bank
Perkreditan
Rakyat
Marunting
Sejahtera
dengan
penambahan modal dasar, maka perlu dilakukan
perubahan ketiga atas
Peraturan Daerah Kabupaten
Kotawaringin Barat Nomor 17 Tahun 2007 tentang
Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Marunting
Sejahtera;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a, perlu membentuk Peraturan Daerah tentang
Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Kabupaten
Kotawaringin Barat Nomor 17 Tahun 2007 tentang
Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Marunting
Sejahtera.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan
Undang-Undang Darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang
Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 1953 Nomor 9)sebagai
Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 1959Nomor 72, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 1820);

-22. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1962 tentang Perusahaan


Daerah (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 1962
Nomor 10, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia
Nomor 2387);
3. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor
31, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
3472) sebagaimana telah diubah dengan Undang- Undang
Nomor 10 Tahun 1998 (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 1998 Nomor 182, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 3990);
4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank
Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
1999 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 3843) sebagaimana telah beberapa kali
diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun
2009 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Perubahan
Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang
Bank Indonesia menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 7, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4962);
5. Undang-Undang
Nomor
32
Tahun
2004
tentang
Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2004 Nomor 125, TambahanLembaran Negara
republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana diubah
terakhirdengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008
tentang Perubahan Kedua AtasUndang-Undang Nomor 32
Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran
Negara Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan
LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4844);
6. Undang-Undang
Nomor
33
Tahun
2004
tentang
Perimbangan Keuangan AntaraPemerintah Pusat dan
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara RepublikIndonesia
Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara
RepublikIndonesia Nomor 4438);
7. Undang-Undang
Nomor
12
Tahun
2011
tentang
Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5234);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang
Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 140 Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

-39. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang


Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005
Nomor 165 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4593);
10. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang
Pembagian
Urusan
Pemerintah
antara
Pemerintah,
Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah
Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4737);
11. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2007
tentang
Pengelolaan Uang Negara/Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 83, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4738);
12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1984
tentang Tata CaraPembinaan dan Pengawasan Perusahaan
Daerah di Lingkungan PemerintahDaerah;
13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 1998
tentang Bentuk HukumBadan Usaha Daerah;
14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006
tentang
Pedoman
Pengelolaan
Keuangan
Daerah
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan
Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13
Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011
Nomor 310);
15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2006
tentang Pengelolaan Bank Perkreditan Rakyat Milik
Pemerintah Daerah;
16. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014
tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 32);
17. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 536-666 Tahun
1981 tentang PetunjukPelaksanaan Pengangkatan dan
Pemberhentian Anggota Direksi dan BadanPengawas
Perusahaan Daerah;
18. Peraturan Bank Indonesia Nomor :8/26/PBI/2006 tentang
Bank Perkreditan Rakyat;
19. Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor 32
Tahun 2007 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan
Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat
Tahun 2007, Nomor 32);

-420. Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor 17


Tahun 2007 tentang Perusahaan Daerah Bank Perkreditan
Rakyat Marunting Sejahtera (LembaranDaerah Kabupaten
Kotawaringin
Barat
Tahun
2007
Nomor
17)
sebagaimanatelah diubah terakhir dengan Peraturan
Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor 14 Tahun
2009 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah
Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor 17 Tahun 2007
tentang Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat
Marunting Sejahtera
(Lembaran Daerah Kabupaten
Kotawaringin Barat Tahun 2009 Nomor 14);

Dengan Persetujuan Bersama


DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH
KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
dan
BUPATI KOTAWARINGIN BARAT
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN DAERAH TENTANG PERUBAHAN KETIGA
ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN
BARAT NOMOR 17 TAHUN 2007 TENTANG PERUSAHAAN
DAERAH BANK PERKREDITAN RAKYAT MARUNTING
SEJAHTERA.

Pasal I
Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor 17
Tahun 2007 tentang Perusahaan Daerah Bank Perkreditan
Rakyat Marunting Sejahtera (Lembaran Daerah Kabupaten
Kotawaringin Barat Tahun 2007 Nomor 17) yang telah
beberapa kali diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten
Kotawaringin Barat :
a. Nomor 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan
Daerah Nomor 17 Tahun 2007 tentang Perusahaan Daerah
Bank Perkreditan Rakyat Marunting Sejahtera (Lembaran
Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2007 Nomor
3);
b. Nomor 14 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas
Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor
17 Tahun 2007 tentang Perusahaan Daerah Bank
Perkreditan Rakyat Marunting Sejahtera (Lembaran
Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2009 Nomor
14).

-5diubah sebagai berikut :


1. Ketentuan Pasal 7 diubah sehingga berbunyi sebagai
berikut :
Pasal 7
(1) Modal dasar PD. BPR Marunting Sejahtera berjumlah
Rp. 15.000.000.000,00 (lima belas miliar rupiah).
(2) Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan sebagai
modal disetor sebesar Rp. 8.000.000.000,00 (delapan
miliar rupiah).
(3) Modal dasar yang ditempatkan dan disetor adalah
sebanyak kekayaan Pemerintah Daerah yang berasal
dari alokasi APBD yang diperuntukkan PD. BPR
Marunting Sejahtera atas dasar persetujuan DPRD.
(4) Modal dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan
ayat (2) merupakan kekayaan Daerah yang dipisahkan.
(5) Tata cara penyertaan modal daerah kepada PD. BPR
Marunting Sejahtera ditetapkan dengan Peraturan
Daerah tentang APBD.
(6) Penentuan besarnya modal disetor disesuaikan dengan
Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
(7) Bagian modal disetor sebagaimana dimaksud pada ayat
(6) dipergunakan untuk modal kerja paling sedikit 50 %
(lima puluh persen).
(8) Penambahan
modal
disetor
sampai
dengan
terpenuhinya
modal
dasar
adalah
sebesar
Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) setiap tahun
sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2021.
(9) Penambahan modal sebagaimana dimaksud pada ayat
(8) ditetapkan dengan Keputusan Bupati setelah
mendapat persetujuan DPRD.
(10) Sumber dana dan penambahan setoran modal dari
Pemerintah Daerah terlebih dahulu dianggarkan dalam
APBD.
2. Ketentuan Pasal 40 diubah sehingga berbunyi sebagai
berikut :

-6Pasal 40
(1) Laba bersih Perusahaan Daerah Bank Perkreditan
Rakyat MARUNTING SEJAHTERA setelah dipotong
pajak, pembagiannya ditetapkan sebagai berikut :
a. Bagian laba untuk Pemerintah Daerah sebesar
50 % (lima puluh persen);
b. Cadangan Umum sebesar 15 % (lima belas persen);
c. Cadangan Tujuan 15 % (lima belas persen);
d. Dana Kesejahteraan 10 % (sepuluh persen);
e. Jasa Produksi 10 % (sepuluh persen).
(2) Bagian laba untuk Pemerintah Daerah sebagaimana
dimaksud ayat (1) huruf a dianggarkan dalam
penerimaan APBD Tahun Anggaran berikutnya.
(3) Dana kesejahteraan sebagaimana dimaksud ayat (1)
huruf d antara lain untuk tunjangan hari tua Direksi
dan Pegawai, untuk perumahan pegawai, kepentingan
sosial dan sejenisnya.
(4) Penggunaan jasa produksi ditetapkan oleh Direksi
dengan persetujuan Bupati.
Pasal II
Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar
setiap
orang
mengetahuinya,
memerintahkan
pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya
dalam Lembaran Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat.
Ditetapkan di Pangkalan Bun
pada tanggal 23 Juli 2014.
BUPATI KOTAWARINGIN BARAT,
cap/ttd
UJANG ISKANDAR
Diundangkan di Pangkalan Bun
pada tanggal 23 Juli 2014.
SEKRETARIS DAERAH
KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT,
cap/ttd
MASRADIN
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN
NOMOR 10.
Salinan Sesuai Dengan Aslinya
KEPALA BAGIAN HUKUM,

M. RUSLI EFENDI, SH, M.Si


NIP. 19600429 199311 1 002

2014

PENJELASAN
ATAS
PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
NOMOR 10 TAHUN 2014
TENTANG
PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN DAERAH
KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 17 TAHUN 2007 TENTANG
PERUSAHAAN DAERAH BANK PERKREDITAN RAKYAT
MARUNTING SEJAHTERA
I.

UMUM
Dengan berlakunya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2007
tentang Pengelolaan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah
dan peraturan Bank Indonesia Nomor 8/26/PBI/2006 tentang Bank
Perkreditan Rakyat maka Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin
Barat Nomor 17 Tahun 2007 tentang Perusahaan Daerah Bank
Perkreditan Rakyat Marunting Sejahtera (Lembaran Daerah Kabupaten
Kotawaringin Barat Tahun 2007 Nomor 17) yang telah beberapa kali
diubah terakhir denganPeraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat
Nomor 14 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah
Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor 17 Tahun 2007 tentang Perusahaan
Daerah Bank Perkreditan Rakyat Marunting Sejahtera (Lembaran
Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2009 Nomor 14), perlu di
sesuaikan dengan Peraturan dimaksud.
Untuk menghadapi perkembangan sektor perekonomian khususnya
bidang Perbankan di masa mendatang perlu didukung kinerja yang baik,
permodalan yang kuat serta sumber daya yang semakin profesional.
Dengan ditetapkannya Peraturan Daerah ini di harapkan dapat meraih
hasil yang optimal untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam
mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan semakin menumbuh
kembangkan usaha Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat
Marunting Sejahtera sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah
yang dapat diandalkan dan merupakan salah satu alat kelengkapan untuk
memperkuat Otonomi Daerah.

II. PASAL DEMI PASAL


Pasal I
Angka 1
Pasal 7
Cukup Jelas
Angka 2
Pasal 40
Cukup Jelas
Pasal II
Cukup jelas
TAMBAHAN LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
NOMOR 49.