Anda di halaman 1dari 14

Kompetensi dasar

Mengevaluasi tindakan yang tepat dalam pelestarian


lingkungan hidup kaitanya dengan pembangunan yang
berkelanjutan
Indikator Pencapaian Kompetensi
Menjelaskan kerusakan lingkungan hidup dan
pelestariannya
Menjelaskan hakikat pembangunan berkelanjutan
Tujuan Pembelajaran
1.Mengidentifikasi serta menganalisis mutu, kerusakan,
dan pelestarian lingkungan hidup
2.Menjelaskan menjelaskan hakekat pembangunan
berkelanjutan

D. Kerusakan Lingkungan
hidup dan Pelestariannya

1. Kerusakan Lingkungan hidup


Lingkungan hidup dapat rusak
akibat 2 faktor, yaitu
1.Proses alam dan
2.Aktifitas manusia.

Proses Alam

1. Gunung berapi
2. Gempa Bumi
3. Angin topan

Gunung berapi
Gunung berapi terjadi karena aktifitas magma di perut
bumi yang menimbulkan tekanan kuat yang keluar dari
permukaan gunung berapi.
Bahaya yang di timbulkan dari gunung berapi yaitu:
1.Hujan abu vulkanik yang mengganggu pernapasan
2.Lava panas yang merusak apapun yang di laluinya
3.Awan panas dapat mematikan makhluk yang di
laluinya
4.Gas yang mengandung racun dan
5.Material padat (batuan, kerikil, pasir) dapat menimpa
perumahan

Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran kulit bumi yang bisa di
sebabkan oleh beberapa hal di antaranya, aktifitas
gunung berapi, terjadinya tanah turun ataupun karena
gerakan lempeng di dasar samudra .
Kerusakan akibat gempa yaitu:
1.Bangunan roboh
2.Tanah di permukaan bumi merekah, jalan menjadi
putus
3.Tanah laongsor akibat goncangan
4.Dapat mengakibatkan tsunami jika terjadi di dasar laut

Angin Topan
Angin topan terjadi akibat aliran udara dari kawasan
yang bertekanan tinggi menuju ke kawasan yang
bertekanan rendah. Perbedaan tekanan udara ini
terkadi karena perbedaan suhu udara yang mencolok
Kerusakan akibat angin topan yaitu:
1.Merobohkan bangunan
2.Rusaknya area pertanian dan perkebunan
3.Membahayakan penerbangan
4.Menimbulkan
ombak
menenggelamkan kapal

besar

yang

dapat

Aktifitas Manusia
Bentuk kerusakan faktor manusia
1.Terjadi pencemaran meliputi pencemaran
udara, air, tanah, dan suara sebagai dampak
adanya industri
2.Terjadinya banjir sebagai dampak buruknya
drainase dan kesalahan menjaga daerah aliran
sungai sebagai dampak pengrusakan hutan
3.Terjadinya tanah longsor sebagai dampak
langsung ari rusaknya hutan

Aktifitas Manusia
Bentuk kerusakan ulah manusia
1.Penebangan hutan secara liar
2.Merusak hutan bakau
3.Penimbunan rawa untuk pemukiman
4.Pembuangan sampah di sembarang tempat
5.Bangunan liar di area DAS
6.Pemanfaatan
berlebihan

sumber

daya

alam

yang

2. Pelestarian lingkungan
hidup
Beberapa upaya dalam pelestarian
lingkungan yaitu:
1.Pelestarian Tanah
2.Pelestarian udara
3.Pelestarian laut dan pantai
4.Pelestarian flora dan fauna

E. Hakekat Pembangunan
berkelanjutan
Pembangunan sebagai suatu
proses ekonomi, sosial, buda
dan politik yang menyeluruh
yang bertujuan melakukan
perbaikan
terus
menerus
demi kesjahteraan seluruh
masyarakat

Konfrensi
tingkat
pembangunan
lingkungan hidup di Rio De Jeneiro
menghasilkan 5 prinsip, Yaitu:
1.Prinsip
keadilan
inter
dan
antargenerasi
2.Prinsip kehati hatian
3.Prinsip
internalisasi
dampak
lingkungan eksternal yang di timbulkan
4.Prinsip pencemaran membayar

Program lingkungan PBB mengidentifikasi tujuan


pokok pembangunan berkelanjutan, Yaitu:
1.Membantu kaum miskin dalam meningkatkan
taraf hidupnya untuk bertahan hidup tanpa
merusak lingkungan
2.Membangun atas kekuasaan sendiri di dasari oleh
daya dukung lingkungan
3.Pembangunan dengan biaya efektif
dan
menggunakan
parameter
ekonomi
nonkonvensional
4.Perbaikan lingkungan kesehatan serta penyediaan
air bersih dan tempat tinggal untuk setiap manusia
5.Pembenguan yang bersifat pada inisiatif warga
(People Centered development)