Anda di halaman 1dari 49

FILSAFAT ILMU

Ketahuilah apa yang


engkau tahu dan
ketahuilah apa yang
engkau tidak tahu.

Apa sih Filsafat Ilmu itu ?


Apa yang ada dalam pikiran ketika
mendengar kata Filsafat ?
Apa sih yang dinamakan Ilmu itu ?

Faktor-faktor Pendorong Timbulnya


Filsafat dan Ilmu
Menurut Rinjin (1997 : 9-10), filsafat dan
ilmu timbul dan berkembang karena tiga
hal, yi :
a. Manusia merupakan makhluk berakal
budi.
b. Manusia memiliki rasa kagum
(thauma)
c. Manusia senantiasa menghadapi
masalah

makhluk yang berbudaya

Manusia pada dasarnya adalah :


makhluk yang berbudaya,
Memiliki kemampuan untuk berkomunikasi
mahkluk yang berbahasa. (homo loquens)
selalu menggunakan symbol-simbol (animal
symbolicum).
Dengan akal budinya, manusia dapat berpikir
abstrak dan konseptual sehingga dirinya disebut
sebagai homo sapiens (makhluk pemikir)
Bertanya adalah berpikir dan berpikir
dimanifestasikan dalam bentuk pertanyaan.

Manusia memiliki rasa kagum


(thauma)
rasa kagum terutama ditunjukkan pada alam
semesta.
Rasa kagum itu berasal dari Sang Pencipta,
Rasa kagum itu muncul terutama pula pada
berbagai hal yang bagi manusia sulit untuk
dijelaskan
rasa kagum menyebabkan manusia mencari tahu
asal-usul, sebab akibat dll
rasa keingintahuan manusia atas ketidak tahuannya
berusaha untuk mengetahui keberadaan dirinya
sendiri.

Manusia senantiasa
menghadapi masalah
Berbagai permasalahan akan selalu
dihadapi manusia (aporia).
Masalah demi masalah akan selalu
dihadapi oleh manusia,
Manusia akan selalu berusaha
mengatasinya
Jalan keluar akan memunculkan berbagai
temuan baru.

Hakikat Filsafat
a. Pengertian Filsafat
Filsafat berasal dari bahasa Yunani, yaitu
philo (love of ) dan Sophia (wisdom), Oki
filsafat artinya cinta dan gemar akan
kebajikan (love of wisdom). Dengan
demikian filsafat memiliki makna, yaitu
hasrat atau keinginan yang sungguhsungguh akan kebenaran sejati.

Dr pengertian itu muncul apa yg disebut


karakteristik filsafat, yi:
Filsafat adalah berpikir secara kritis.
Filsafat adalah berpikir dalam bentuk sistematis.
Filsafat mengahasilkan sesuatu yang runtut.
Filsafat adalah berpikir secara rasional.
Filsafat bersifat komprehensif.

b. Objek Filsafat
Objek material filsafat adalah segala sesuatu yang
ada, yang meliputi : ada dalam kenyataan, ada dalam
pikiran, dan yang ada dalam kemungkinan,
- Objek formal filsafat adalah hakikat dari segala
sesuatu yang ada (Lasiyo dan Yuwono, 1994 : 6).

c. Sistematika Filsafat
Aliran-aliran Filsafat : realisme,
rasionalisme, empirisme, idealisme,
materialisme, dan eksistensialisme.
Cabang-cabang Filsafat : metafisika,
epistemologi, logika, etika, estetika, dst.

Hakikat Filsafat Ilmu


a. Pengertian Filsafat Ilmu
b. Karakteristik filsafat ilmu
c. Objek filsafat ilmu
d. Manfaat Mempelajari filsafat ilmu

a. Pengertian Filsafat Ilmu


A. Cornelius Benjamin (dalam The Liang Gie, 19 : 58)
Filsafat ilmu cabang dari filsafat yang secara sistematis
menelaah sifat dasar ilmu, khususnya mengenai
metoda, konsep-konsep, dan praanggapan-praanggapannya, serta letaknya dalam kerangka umum dari
cabang-cabang pengetahuan intelektual.
Conny Semiawan at al (1998 : 45)
menyatakan bahwa filsafat ilmu pada dasarnya adalah
ilmu yang berbicara tentang ilmu pengetahuan (science
of sciences) yang kedudukannya di atas ilmu lainnya

Definisi yg dipakai
Jujun Suriasumantri (2005 : 33-34)
Filsafat ilmu sebagai bagian dari
epistemologi (filsafat pengetahuan) yang
ingin menjawab tiga kelompok pertanyaan
mengenai hakikat ilmu sebagai berikut :
- Ontologis
- epistemologis
- aksiologis

b. Karakteristik filsafat ilmu


- Filsafat ilmu merupakan cabang dari
filsafat.
- Filsafat ilmu berusaha menelaah ilmu
secara filosofis dari sudut pandang
ontologis, epistemologis, dan aksiologis.

c. Objek filsafat ilmu


- Objek material filsafat ilmu adalah ilmu
- Objek formal filsafat ilmu adalah ilmu atas
dasar tinjauan filosofis,yaitu secara
ontologis, epistemologis, dan aksiologis.

d. Manfaat Mempelajari
filsafat ilmu
- semakin kritis dalam sikap ilmiahnya.
- memiliki pemahaman yang utuh mengenai ilmu
dan mampu menggunakan pengetahuan
tersebut sebagai landasan dalam proses
pembelajaran dan penelitian ilmiah.
- Mempelajari filsafat ilmu memiliki manfaat
praktis, terutama setelah mahasiswa lulus dan
bekerja dengan berbagai masalah dalam
pekerjaannya.

APA YANG PERLU DIKETAHUI


ADA 2 PERSOALAN, YAITU
APA ITU FILSAFAT
dan
APA ITU ILMU

Ilmu merupakan pengetahuan.


Pengetahuan sudah didapatkan
seseorang sejak lahir di dunia.
Pengetahuan dimulai dari rasa ingin tahu.
Kepastian dimulai dari rasa ragu-ragu
Filsafat dimulai dari kedua-duanya, yaitu
dari keingintahuan dan rasa ragu-ragu.

Bagaimana memulai
Keingintahuan
Rasa ragu-ragu

CARA BERPIKIR FILSAFAT


Mendasar
Menyeluruh
Spekulatif

MENDASAR
Pada dasarnya merupakan suatu proses
berpikir awal sebelum segala sesuatu
dimulai
Memahami terlebih dahulu tentang
makna yg terkandung dr apa yg sedang
dipikirkan itu
Penjabaran makna tsb dalam serangkaian
makna yg berhubungan

MENYELURUH
Merupakan proses berpikir secara
mendetail dari apa yg sedang dipikirkan
Setiap makna yg menjadi objek harus
dijelaskan secara mendetail
Penjelasannya harus selalu berkaitan
dengan makna tersebut
Dengan demikian bisa diperoleh informasi
lengkap mengenai makna tersebut

SPEKULASI
Pada dasarnya adalah segala sesuatu yg masih
belum diketahui jawabannya atau kepastiannya.
Sehingga setiap pertanyaan yg muncul harus
diberi jawaban terlebih dahulu
Dan jawaban itu masih belum ada kepastian
kebenarannya
Oleh karena itu perlu dilakukan pembuktian
untuk mendapatkan kepastian kebenarannya

Bidang telaah filsafat.


Pada dasarnya menelaah segala hal yang
dipikirkan oleh manusia.
Pada tahap awal mempersoalkan
siapakah manusia itu
Pada tahap berikutnya berkisar pada
hidup dan eksistensi manusia
Sedangkan pada tahap ketiga membahas
tentang cara atau proses atau prosedur
ilmiahnya.

Ada 11 cabang filsafat:

Epistimologi (filsafat pengetahuan)


Etika (filsafat moral)
Estetika (filsafat seni)
Metafisika
Politik (filsafat pemerintahan)
Filsafat agama
Filsafat ilmu
Fi;safat pendidikan
Filsafat hokum
Filsafat sejarah
Filsafat matematika

Filsafat ILmu
Merupakan bagian dari epistimologi yang
secara spesifik mengkaji tentang hakekat
ilmu (pengethuan ilmiah).
Filsafat ilmu merupakan telaah secara
filsafat yang ingin menjawab beberapa
pertanyaan mengenai hakekat ilmu

HAKEKAT ILMU

Ontologis yi : Obyek apa yang ditelaah


ilmu,
Epistemologis yi: Bagaimana proses
yang memungkinkan ditimbulkannya
pengetahuan,
Aksiologis yi: Untuk apa pengetahuan
dipergunakan, disebut dengan istilah

SEBELUM DITERUSKAN, APA


YANG PERLU DIKETAHUI
Tugas 1
diketik,
cari sendiri sumbernya dan cantumkan sumbernya,
dikumpulkan minggu depan

1. Ilmu Pengetahuan
2. Pengetahuan Ilmu
3. Apa bedanya Ilmu dan
Pengetahuan

DASAR-DASAR
PENGETAHUAN

PENALARAN
Apa sih yang dinamakan
penalaran ?
Kemampuan menalar
menyebabkan manusia mampu
mengembangkan pengetahuan
yang merupakan rahasia
kekuasaannya.

Ada dua hal yang menyebabkan manusia


memiliki kemampuan mengembangkan
pengetahuan itu, yaitu:
1. bahasa dan
2. kemampuan berpikir menurut satu alur
berpikir tertentu

Hakekat penalaran
Penalaran merupakan suatu proses berpikir
dalam menarik suatu kesimpulan yang berupa
pengetahuan. Penalaran menghasilkan
pengetahuan yang dikaitkan dengan kegiatan
berpikir dan bukan perasaan.
Sebagai sebuah kegiatan berpikir, maka
penalaran memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Adanya suatu pola berpikir yang secara luas
disebut dengan logika.
Bersifat analitik dari proses berpikirnya.

Logika
Penarikan kesimpulan disebut dengan
logika.
Logika dimengerti sebagai suatu
pengkajian untuk berpikir secara sahih.

Ada dua cara penarikan kesimpulan,


yaitu
1. logika induktif dan
2. logika dedutif.

Sumber Pengetahuan
Kebenaran adalah pernyataan tanpa
ragu
Bagaimana kita bisa mendapatkan
pengetahuan yang benar ,
dan apakah kebenaran itu.

Beberapa sumber pengetahuan, yaitu


1. Rasio, dinamakan rasionalisme.
Berdasarkan pada ide yang bersifat
abatrak.
2. Pengalaman, dinamakan empirisme.
Berdasarkan pada sesuatu yang bersifat
konkret.

Disamping itu juga dapat dilakukan melalui:


1. Intusi
bersifat amat personal
dapat digukan sebagai hipotesis

2. Wahyu
bersifat kepercayaan.

Apakah kebenaran itu


Beberapa teori bisa dipakai untuk
mendapat kebenaran, yaitu:
1. Teori koherensi.
2. Teori korespondensi.
3. Teori pragmatis.

SARANA BERPIKIR ILMIAH


Merupakan alat yang membantu kegiatan
ilmiah dalam berbagai langkah yang harus
ditempuh.

Ada 3 permasalahan yang perlu


diperhatikan, yaitu
1. Bahasa
2. Matematika
3. Statistika

Ilmu
ada dua hal, yaitu
1. ilmu sebagai suatu cara berpikir atau proses
berpikir dan
2. ilmu sebagai asas moral.

Ilmu sendiri mengandung tiga


unsur pokok, yaitu
proses,
prosedur, dan
produk.

Dalam satu proses berpikir yang


menghasilkan karya ilmiah harus dilewati
dengan sebuah penelitian.
Bagaimana dan apa penelitian itu ?

Indikator apa yg
perlu diperhatikan
1. Analitik, yg mengarah pd efisiensi baik yg
bersifat tehnis maupun ekonomis.
2. bersifat individual dari pada komunal