Anda di halaman 1dari 24

INSTRUMEN AKREDITASI SMK 2014

(PANDUAN BAGI ASESOR)


Edisi Revisi
I. STANDAR ISI
1. Program keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
A Melaksanakan kurikulum berdasarkan 9 muatan KTSP
B Melaksanakan kurikulum berdasarkan 8 muatan KTSP
C Melaksanakan kurikulum berdasarkan 7 muatan KTSP
D Melaksanakan kurikulum berdasarkan 6 atau kurang muatan KTSP
E Tidak melaksanakan KTSP
A. JUKNIS
1. Melaksanakan KTSP dibuktikan dengan dokumen kurikulum sekolah yang
memuat:
1) mata pelajaran;
2) muatan lokal;
3) kegiatan pengembangan diri;
4) pengaturan beban belajar;
5) ketuntasan belajar;
6) kenaikan kelas dan kelulusan;
7) penjurusan/peminatan;
8) kecakapan hidup; dan
9) pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global.
B. PENDUKUNG
Pelaksanaan kurikulum berdasarkan muatan KTSP (Isi menurut apa yang terjadi di
sekolah/madrasah Saudara).

No.
Mata pelajaran:
1)

11)

2)

12)

3)

13)

4)

14)

5)

15)

6)

16)

7)

17)

8)

18)

hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

Muatan KTSP

9)

19)

10)

20)

Muatan lokal:

Kegiatan pengembangan diri:


1)

6)

2)

7)

3)

8)

4)

9)

5)

10)

Pengaturan beban belajar*

Ketuntasan belajar (KKM)**:

1)

KKM= _____ 11)

KKM= _____

2)

KKM= _____ 12)

KKM= _____

3)

KKM= _____ 13)

KKM= _____

4)

KKM= _____ 14)

KKM= _____

5)

KKM= _____ 15)

KKM= _____

6)

KKM= _____ 16)

KKM= _____

7)

KKM= _____ 17)

KKM= _____

No.

Muatan KTSP
8)
9)

KKM= _____ 18)


KKM= _____ 19)

KKM= _____

10)

KKM= _____ 20)

KKM= _____

Kriteria kenaikan kelas:

1)
2)
3)
4)
Kriteria kelulusan:
1)
2)
3)
4)
PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 2/58

KKM= _____

Penjurusan/peminatan***:
Nama program keahlian

Nomor kode

Pendidikan kecakapan hidup:

Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dalam bentuk:

Keterangan :

* Lampirkan kalender akademik dan jadwal pelajaran


** Isi dengan singkatan mata pelajaran dan KKM
*** Tuliskan nama dan nomor kode program keahlian sesuai
dengan spektrum keahlian pendidikan menengah kejuruan
(Keputusan Dirjen Mandikdasmen Nomor
251/C/KEP/MN/2008).

C. Asesor:
Bukti 1, cek daftar isi di KTSP dan lihat uraiannya
2. cek realisasinya termasuk pelaksanaan praktek di Industri (prakerin)
Urutan diatas sdh logis, A=1-9,B=1-7(dan 8 atau 9),C=1-6,dan 7 atau 8 atau 9, D=1-5
dan 6 atau 7 atau 8 atau 9. E=kurang dari 5

2. Program keahlian mengembangkan kurikulum bersama-sama Tim


Pengembang Kurikulum berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum
yang dibuat oleh BSNP.
A
Bersama seluruh guru mata pelajaran dalam Program keahlian,
Ketua program keahlian, Kepala Sekolah/Madrasah, Nara sumber dari
Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI), konselor, komite
sekolah/madrasah, dan penyelenggara lembaga pendidikan
B
Bersama seluruh guru mata pelajaran dalam program keahlian,
Ketua program keahlian, Kepala Sekolah/Madrasah, Nara sumber dari
Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI), dan konselor
C
Bersama seluruh guru mata pelajaran dalam program keahlian,
Ketua program keahlian, Kepala Sekolah/Madrasah, dan Nara sumber
dari Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI)
D
Bersama seluruh guru mata pelajaran dalam program keahlian,
Ketua program keahlian, dan Kepala Sekolah/Madrasah
E

Tidak mengembangkan kurikulum

hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

A. JUKNIS
Tim Pengembang kurikulum adalah tim yang bertugas antara lain menyusun
kurikulum sekolah/madrasah.
Keterlibatan Tim Pengembang kurikulum dibuktikan dengan dokumen
undangan, berita acara rapat, dan daftar hadir dari berbagai pihak yang
terlibat (seluruh guru mata pelajaran, ketua program keahlian, kepala
sekolah/madrasah, konselor, DU/DI, komite sekolah/madrasah dan
penyelenggara lembaga pendidikan).
Pengembangan KTSP dibuktikan dengan ketersediaan dokumen Standar
Kompetensi Keahlian Nasional Indonesia (SKKNI), Standar Kompetensi (SK),
Kompetensi Dasar (KD), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI),
dan berita acara rapat dari berbagai pihak sebagai bukti keterlibatan pihak
terkait.
Bagi sekolah/madrasah yang belum memiliki komite sekolah/madrasah, dapat
digantikan oleh yayasan atau lembaga penyelenggara pendidikan atau
sejenisnya.
Konselor adalah guru bimbingan dan penyuluhan (BP) atau nama lain yang sejen
is.
B. PENDUKUNG
Daftar nama institusi dan orang yang dilibatkan dalam pengembangan KTSP.
Komponen
ketersediaan*
No.
Ada
Tidak
1

C.

Berita acara rapat


Tanda Tangan
a. Guru mata pelajaran
b. Guru Bimbingan & konseling/konselor
c. Ketua Komite sekolah/madrasah atau
penyelengara lembaga pendidikan

D.

Keterangan : * Isilah tanda ceklist ( ) pada kolom jawaban ada atau tidak.
C. Asesor:
-Adanya daftar peserta yang akan diuandang, berdasarkan kualifikasi yang lengkap
-Adanya undangan, daftar hadir dan notulen rapat.
-Dokumen SKKNI, SK-KD, SKL dan SI, Spektruk Kejuruan (permendiknas no.28 tahun
2009
-Berita acara rapat semua unsur terkait
-Adanya dokumen KTSP hasil pengembangan
-Catatan : Dokumen aktifitas terdiri dari; penyusunan dan pengesahan
Catatan:
Item suplemen yang sesuai:
No.
2.2

Bunyi Instrumen
Semua kompetensi keahlian telah
menggunakan penamaan kompetensi
keahlian berdasarkan Surat Edaran Dirjen

PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 4/58

Hasil
Kajian
Sesuai

Tambahan Bukti
1. Adanya Perubahan nama,
yaitu Program Keahlian
menjadi Kompetensi

Mandikdasmen No. 251/C/Kep/MN/ 2008


Tahun 2008 tentang Spektrum Pendidikan
Menengah Kejuruan

2.3

2.4

SK KD mata pelajaran pada Program


Sesuai
Normatif dan Adaptif yang digunakan di
sekolah ini telah sesuai dengan Permen
Diknas No. 22 tahun 2006 tentang Standar
Isi
SK KD mata pelajaran pada program
Sesuai
produktif yang digunakan di sekolah ini
telah sesuai dengan Permen Diknas nomor
28 tahun 2009 tentang
SK KD SMK/MAK

Keahlian.
2. Adanya dokumen Spektrum
Keahlian.
SE. Dirjen Mandikdasmen No.
3444/C.C5/PR/2009 tanggal
31 Juli 2009 tentang SKKD
dan Rincian Materi
Pembelajaran Adaptif SMK
Dokumen Permendiknas No.
28 tahun 2009

3. Program keahlian mengembangkan kurikulum melalui mekanisme


penyusunan KTSP.
A
Mekanisme pengembangan kurikulum dilakukan melalui 7
kegiatan pokok
B
Mekanisme pengembangan kurikulum dilakukan melalui 5
atau 6 kegiatan pokok
C
Mekanisme pengembangan kurikulum dilakukan melalui 3
atau 4 kegiatan pokok
D
Mekanisme pengembangan kurikulum dilakukan melalui 1
atau 2 kegiatan pokok
E

Tidak mengembangkan kurikulum

A. JUKNIS
Tujuh kegiatan pokok dalam mekanisme pengembangan KTSP:
1) melibatkan tim pengembang (guru, DU/DI, konselor, kepala
sekolah/madrasah, dan komite sekolah/madrasah); sesuai SK Kepala
Sekolah/Madrasah
2) dilakukan melalui workshop (di sekolah/madrasah);
3) kegiatan reviu dan revisi;
4) menghadirkan narasumber (ahli pendidikan, praktisi pendidikan,
pengawas sekolah, dewan pendidikan, Kemdikdud/Kemenag, dan
Pemda);
5) tahap finalisasi;
6) pemantapan dan penilaian dokumen KTSP oleh Tim Pengembang
berdasarkan petunjuk teknis penyusunan KTSP; serta
7) mendokomentasikan hasil pengembangan kurikulum yang ditandai dengan
Tanda Tangan Dinas Pendidikan Provinsi/Kanwil Kemenag
Jawaban dibuktikan dengan menunjukkan dokumen kegiatan tersebut di atas dan
berita acara yang menyertainya
B. PENDUKUNG
Dokumen mekanisme pengembangan KTSP sekolah/madrasah
No.
Dokumen
ketersediaan*

hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

Ada
1

Daftar hadir tim pengembang

Daftar hadir Narasumber

Draft KTSP

Dokumen final KTSP

Dokumen pemantapan dan penilaian


KTS P

Tidak

Keterangan : * Isilah tanda ceklist ( ) pada kolom jawaban ada atau tidak.

C. Asesor::
Bukti:
- Adanya SK Kepala Sekolah tentang pembentukan Panitia Penyusunan KTSP.
- Adanya undangan daftar hadir peserta (DU/DI, guru, nara sumber dll.),
notulen rapat.
- Surat tugas dari pimpinan DU/DI (foto copy), untuk perwakilan DU/DI yg
hadir.
- Adanya jadwal kegiatan workshop ( termasuk didlmnya ada kegiatan review
dan revisi, kegiatan finalisasi dan pemantapan/penilaian).
- Adanya dokumen hasil penyusunan KTSP
- Pedoman Penilaian sbb:
A=1-7, B=1-4 dan 5 atau 6 dilengkapi dgn(7wajib), C=1-2 dan atau 3,4,5,6
dilengkapi dgn(7wajib), D=1, dan atau 2,3,4,5,6 dilengkapi dgn(7wajib), E=KTSP
BSNP =0
Catatan :
Item suplemen yang sesuai:
No.

Bunyi Instrumen

2.6

Semua Kurikulum program


Produktif dilakukan sinkronisasi
oleh pihak sekolah dengan DU/DI

Hasil Kajian
Sesuai

Bukti Tambahan
Dokumen hasil
Sinkronisasi dengan
DU/DI

4. Program keahlian mengembangkan kurikulum dengan menggunakan prinsip


pengembangan KTSP
A Melaksanakan 7 prinsip pengembangan KTSP
B Melaksanakan 5-6 prinsip pengembangan KTSP
C Melaksanakan 3-4 prinsip pengembangan KTSP
D Melaksanakan 1-2 prinsip pengembangan KTSP
E Tidak mengembangkan kurikulum

A. JUKNIS
Tujuh prinsip pengembangan KTSP adalah :
PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 6/58

1)berpusat pada potensi, pengembangan, kebutuhan, dan kepentingan siswa


dan lingkungannya;
2)beragam dan terpadu;
3)tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
4)relevan dengan kebutuhan kehidupan;
5)menyeluruh dan berkesinambungan;
6)belajar sepanjang hayat; dan
7)seimbang antara kepentingan nasional dan daerah.
Jawaban dibuktikan dengan referensi yang terdapat dalam dokumen
tertulispengembangan kurikulum.
B. PENDUKUNG
Daftar dokumen yang menunjukkan penerapan prinsip pengembangan kurikulum
No.

C.

Prinsip pengembangan

berpusat pada potensi, pengembangan,


kebutuhan, dan kepentingan siswa dan
lingkungannya

beragam dan terpadu

tanggap terhadap perkembangan ilmu


pengetahuan, teknologi, dan seni

relevan dengan kebutuhan kehidupan

menyeluruh dan berkesinambungan

belajar sepanjang hayat

seimbang antara kepentingan nasional dan


daerah

Nama dokumen

Keterangan: Satu dokumen dapat mendukung lebih dari satu prinsip pengembangan

D. Assesor
Asesor memeriksa bukti keberadaan:

APAKAH MASIH COCOK ?


DISINI TENTANG KTSP (KURIKULUM)

program remedial dan bukti keterlaksanaan ( kartu hasil remedial)


dokumen pengayaan termasuk tambahan jam pembelajaran
dokumen pembelajaran di alam terbuka (prinsip pendayagunaan kondisi
alam), misalnya:pembelajaran disekitar halaman sekolah, pembelajaran
dengan menggunakan metode karyawisata (misalnya: museum, kebun
raya, taman biologi), program out bond pada RPP dll.
dokumen kegiatan sosial dan budaya(pembelajaran maupun pengembangan diri), contoh :bazaar, pentas seni, pameran, foto-foto kegiatan dll.

5. Program keahlian menyusun kurikulum muatan lokal dankurikulum


berbasis pendidikan karakterdengan melibatkan berbagai pihak.

hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

A Menyusun dengan melibatkan 7 pihak atau lebih


B Menyusun dengan melibatkan 5-6 pihak
C Menyusun dengan melibatkan 3-4 pihak
D Menyusun dengan melibatkan 1-2 pihak
E Tidak menyusun kurikulum muatan lokal

A. JUKNIS
Jawaban dibuktikan dengan dokumen penyusunan kurikulum muatan lokal dan
kurikulum berbasis pendidikan karakter yang melibatkan berbagai pihak seperti:
1) Seluruh guru mata pelajaran dalam Program Keahlian,
2) Ketua Program Keahlian,
3) Kepala Sekolah/Madrasah,
4) Pengawas Sekolah/Madrasah
5) Nara sumber dari Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI),
6) Konselor, dan
7) Komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan
B. PENDUKUNG
Dokumen
Muatan lokal yang diselenggarakan Program Pendidikan atau Sekolah/Madrasah.
a)
b)
c)
d)
e)
Pihak-pihak yang terlibat dalam penyususnan kurikulum muatan lokal dan
kurikulum berbasis pendidikan karakter:
a)
b)
c)
d)

No.

Dokumen

ketersediaan*
Ada

Daftar hadir tim pengembang

Daftar hadir Narasumber

Dokumen kurikulum/silabus mata pelajaran muatan


lokal

PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 8/58

Tidak

Dokumen kurikulum/silabus mata pelajaran berbasis


pendidikan karakter

Keterangan : * Isilah tanda ceklist ( ) pada kolom jawaban ada atau tidak.
C. Asesor: :
- Mulok yang diwajibkan lebih dari 2 yaitu:bhs.sunda dan PLH,ditambah 1 mulok
wajib (minimal) disesuaikan dengan kebutuhan program keahlian (bisa produktif
ataupun yang lain misalnya bahasa asing).
.
- Pedoman Penilaian, sbb:
A= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK) dengan
melibatkan Fkomponen dalam instrumen A
B= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK) dengan
melibatkan komponen dalam instrumen B
C= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK) dengan
melibatkan komponen dalam juknis C
D= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK)sesuai
instrument D
E= minimal 2 mulok (bhs sunda dan PLH) sesuai instrument E
(pedoman tsb di atas tidak relevan dg butir pertanyaan dan juknis)?
Catatan :
Item suplemen yang sesuai:
No.
Bunyi Instrumen

Hasil Kajian

Sekolah mengembangkan mata


pelajaran
muatan
lokal sesuai program
6. Program
keahlian
melaksanakan
3.9
dengan kebutuhan kompetensi
kegiatan
keahlianekstrakurikuler.

Tambahan Bukti
Tidak ada

pengembangan
diri dalam bentuk
Sesuai

A Melaksanakan 7 jenis atau lebih kegiatan ekstrakurikuler


B Melaksanakan 5-6 kegiatan ekstrakurikuler
C Melaksanakan 3-4 kegiatan ekstrakurikuler
D Melaksanakan 1-2 kegiatan ekstrakurikuler
E Tidak melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler

A. JUKNIS
Jawaban dibuktikan dengan adanya program pengembangan diri berupa
kegiatan ekstrakurikuler seperti kepramukaan, kepemimpinan, Palang Merah
Remaja (PMR), Karya Ilmiah Remaja (KIR), sanggar seni, dan lain-lain.
B. PENDUKUNG
Jenis-jenis program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang
dimiliki Program Pendidikan.
No.

Pihak yang terlibat

No.

10

Pihak yang terlibat

hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

11

12

C. Asesor::
Bukti yang harus ada :
- Adanya SK Kepala Sekolah ttg penetapan Ekstra Kurikuler
- Adanya SK Kep.Seko ttg Pembina Ekstra Kurikuler
- Program dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan diri( kegiatan ekstra
kurikuler)
- Daftar jenis program ekstra kurikuler, termasuk nama pembimbing ekstra
kurikuler
Ekstra kurikuler sama dengan juknis, termasuk ekskul olah raga (tambahan)
Catatan :
Item suplemen yang sesuai:
No.

Bunyi Instrumen

Hasil Kajian

Tambahan Bukti

Program kerja pengembangan diri yang


Sekolah melaksanakan
berorientasi pada DU/DI berskala
A Melaksanakan 4 atau lebih jenis kegiatan konseling
program
Internasional, dengan bukti :
pengembangan diri
1. Adanya brosur ketenagakerjaan diluar
B Melaksanakan
3 jenis kegiatan
konseling
Ada
berupa bimbingan
negeri
3.10
tambahan
karier, kreativitas dan
2. Menghadirkan nara sumber dari DU/DI
C Melaksanakan
2 jenis kegiatan
konseling
bukti
konseling yang
berskala Internasional
berorientasi
di DU/DI
D Melaksanakan
1 jenis
kegiatan konseling
3.
Memanfaatkan teknologi
skala Internasional
Cyber/Internet.
E Tidak melaksanakan kegiatan konseling

A. JUKNIS
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen program pengembangan
diri berupa kegiatan layanan konseling yang meliputi:
1) konseling belajar;
2) konseling pribadi;
3) konseling sosial; dan
4) konseling karir (kejuruan)
B. PENDUKUNG
Jenis-jenis program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling yang
dimiliki Program Pendidikan.
a)
b)
c)
d)

No.

Jenis kegiatan konseling

ketersediaan*
Ada

Konseling belajar

PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 10/58

Tidak

Konseling Pribadi

Konseling Sosial

Konseling Karir

C. Asesor: :
Bukti yang harus ada :
- Adanya SK Kepala Sekolah ttg penentuan jenis Conselor
- Adanya SK Kep.Seko ttg pengangkatan petugas BP dan BK
- Program dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan diri( kegiatan
Konseling)
- Daftar jenis program konseling, termasuk nama Konselor
Catatan :
Item suplemen yang sesuai:
No

3.10

Bunyi Instrumen
Sekolah melaksanakan
program
pengembangan diri
berupa bimbingan
karier, kreativitas dan
konseling yang
berorientasi di DU/DI
skala Internasional

Hasil Kajian

Ada
tambahan
bukti

Tambahan Bukti
Program kerja pengembangan diri yang
berorientasi pada DU/DI berskala
Internasional, dengan bukti :
1. Adanya brosur ketenagakerjaan diluar
negeri
2. Menghadirkan nara sumber dari DU/DI
berskala Internasional
3. Memanfaatkan teknologi
Cyber/Internet.

8. Program keahlian melaksanakan program Praktik Kerja di Dunia Usaha /


Industri (Prakerin) sesuai dengan ketentuan yang berlaku
A
Program dilaksanakan selama 3 bulan atau lebih dan mengikuti
jam kerja karyawan/pegawai
B
Program dilaksanakan selama 3 bulan atau lebih, tetapi
tidak mengikuti jam kerja karyawan/pegawai
C
Program dilaksanakan kurang dari 3 bulan, tetapi mengikuti jam
kerja ka ryawa n/peg awa i
D
Program dilaksanakan kurang dari 3 bulan, dan tidak mengikuti
jam kerja karyawan/pegawai
E

Program Praktik Kerja tidak dilaksanakan

A. JUKNIS
Jawaban dibuktikan dengan mencermati lama waktu pelaksanaan praktik
kerja melalui antara lain:
1) Pedoman pelaksanaan program praktik kerja di DU/DI yang dikeluarkan oleh
satuan/Program Keahlian dan telah disosialisasikan kepada para siswa.
2) Arsip surat dari DU/DI ke Program Keahlian tentang penerimaan siswa untuk
praktik kerja industri (diperkuat dengan MoU)
3) Laporan praktik kerja industri siswa
hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

4) Arsip fotocopy surat keterangan telah melaksanakan praktik kerja dari


DU/DI
B. PENDUKUNG
Data Prakerin siswa di DU/DI
No
Nama DU/DI
Jumlah Siswa
yang Prakerin
1
2
3
4

Waktu Prakerin

Lama Prakerin

A. Asesor: Bukti :
-Adanya program dan jadwal kegiatan prakerin siswa di DU/DI
-Adanya data industry tempat prakerin siswa di DU/DI.
-Adanya journal Prakerin siswa
-Adanya sertifikat prakerin
Catatan tambahan:
a. Tujuan utama prakerin antara lain adalah; meningkatkan etos kerja siswa
dan promosi/memasarkan kompetensi siswa.
b. Prakerin selain dapat dilakukan di Industri, dapat juga dilakukan di Unit
Produksi Sekolah dengan syarat UP tersebut telah mempunyai manajemen
dan faktor lainnya yang sesuai dengan industri
c. Pelaksanaan Prakerin di DU/DI yang berskala Internasional.(3.10)

9. Program keahlian menerapkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan


ketentuan beban belajar yang tertuang pada Permendiknas Nomor 22 Tahun
2006.
A
Satu jam pembelajaran tatap muka selama 45 menit, jumlah
jam pembelajaran per minggu minimal 36 jam, dan jumlah minggu
efektif per tahun minimal 38 minggu
B
Satu jam pembelajaran tatap muka selama 45 menit, jumlah
jam pembelajaran per minggu minimal 36 jam, dan jumlah minggu
efektif per tahun kurang dari 38 minggu
C
Satu jam pembelajaran tatap muka selama 45 menit, jumlah
jam pembelajaran per minggu kurang dari 36 jam, dan jumlah
minggu efektif per tahun kurang dari 38 minggu
D
Satu jam pembelajaran tatap muka kurang dari 45 menit, jumlah
jam pembelajaran per minggu kurang dari 36 jam, dan jumlah
minggu efektif per tahun kurang dari 38 minggu
E
Tidak menerapkan ketentuan beban belajar yang
ditetapkan Kemdikbud

A. JUKNIS
PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 12/58

Tatap muka adalah kegiatan pembelajaran berupa proses interaksi antara


siswa dengan guru.
Jawaban dibuktikan dengan:
1)kesesuaian alokasi waktu satu jam pembelajaran tatap muka selama 45
menit;
2)jumlah jam pembelajaran per minggu minimal 36 jam; dan
3)jumlah minggu efektif per tahun 38 minggu.
(dapat dilihat pada kalender akademik dan jadwal pelajaran)
B. PENDUKUNG
Beban belajar yang ditetapkan oleh Program Pendidikan.
No.

Pembelajaran

Jumlah

Satu jam tatap muka

...................... menit

Jumlah pembelajaran per minggu

.......................jam

Jumlah minggu efektif per tahun

...................... minggu

C. Asesor: :
Bukti :
1. Adanya kelender pendidikan untuk mengecek :
a. kegiatan hari efektif/pembelajaran dan kegiatan lainnya termasuk
evaluasi.
b. Untuk mengecek jumlah minggu efektif per semester dan per tahun
(jumlah minggu/tahun minimal 38 minggu sesuai petunjuk KTSP).
2. Jadwal pembelajaran untuk mengecek:
a. Jam tatap muka per-mata pelajaran ( 45menit/jam pelajaran)
b. Jumlah jam pembelajaran minimum/minggu (minimal 36jam+4jam)TM
3. Adanya struktur kurikulum yang memuat jumlah jam total selama 3 atau 4
tahun
10. Guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan
mandiri tidak terstruktur untuk mencapai kompetensi yang diberikan kepada
siswa maksimal 60% dari alokasi waktu tiap mata pelajaran.
A
91% - 100% guru mata pelajaran memberikan penugasan
terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
B
81% - 90% guru mata pelajaran memberikan penugasan
terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
C
71% - 80% guru mata pelajaran memberikan penugasan
terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
D
61% - 70% guru mata pelajaran memberikan penugasan
terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
E
Kurang dari 61% guru mata pelajaran memberikan
penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur

A. JUKNIS
hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

Tugas terstruktur adalah tugas pendalaman materi pembelajaran olehsiswa yang


dirancang oleh guru dimana waktu penyelesaian penugasannya ditentukan oleh
guru.
Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah tugas pendalaman materi pembelajaran
siswa yang dirancang oleh guru dimana waktu penyelesaian penugasannya
ditentukan oleh siswa.
Jawaban dibuktikan dengan jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur
dan kegiatan mandiri tidak terstruktur (dilakukan
pengecekanterhadapdokumen pemberian tugas, hasil pekerjaan siswa, nilai
tugas dan sejenisnya, dan pemberian tugas dari guru kepada siswa untuk
membaca dan mengerjakan topik tertentu).

B. PENDUKUNG
Data guru mata pelajaran yang memberikan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri
tidak terstruktur kepada siswa.
No
Guru Mata Pelajaran
tugas terstruktur dan kegiatan
mandiri tidak testruktur*
Ada

Tdiak Ada

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14

C. Asesor:
No

Nama
Guru

Mt.Pelajaran

Keberadaan
PT dan atau
TMTT
Ada

1
2
3
Ds
t
Jumlah
Persentase

Bukti :
PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 14/58

tdk

Nama Tugas
Terstruktur dan
atau Tugas Mandiri
Tdk Terstruktur

Keterangan

Adanya data jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur dan atau KMTT
Adanya dokumen pemberian tugas
Adanya hasil pekerjaan siswa
Adanya nilai pekerjaan siswa
Persentase dihitung dengan jumlah guru yang memberikan Penugasan terstruktur(PT)
dan atau Tugas Mandiri Tidak Terstruktur(TMTT) dibagi dengan jumlah gur.
Jenis tugas terstruktur dan TMTT untuk setiap mata pelajaran tertuang dalam RPP.
Wawancara kepada guru dan siswa secara sampling

11. Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran mata pelajaran


kewirausahaan berdasarkan ketentuan dalam struktur kurikulum.
A
Berdasarkan pada silabus, RPP, dan alokasi waktu 192 jam
pelajaran
B
Berdasarkan pada silabus, tidak menggunakan RPP, dan
alokasi waktu 192 jam pelajaran
C
Berdasarkan pada silabus, RPP, dan alokasi waktu kurang dari
192 jam pelajaran
D
Berdasarkan pada silabus, tidak ada RPP, dan alokasi waktu
kurang dari 192 jam pelajaran
E
Tidak berdasarkan pada silabus, tidak ada RPP, dan alokasi
waktu kurang dari 192 jam pelajaran
A. JUKNIS
Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus, RPP, dan alokasi jam
pelajaran kewirausahaan dalam jadwal pelajaran selama 192 jam.
B. PENDUKUNG : C. ASESOR
Bukti :
Lihat struktur kurikulum, silabus, program tahunan dan program semester.
Lihat pada RPP yang ada ( jumlah jam selama 3 tahun)
Lihat pada jadwal pelajaran

12. Program keahlian memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)


dalam pembelajaran seluruh mata pelajaran
A Lebih dari 90%mata pelajaran memanfaatkan TIK.
B 81% - 90% mata pelajaran memanfaatkan TIK.
C 71% - 80%mata pelajaran memanfaatkan TIK.
D 61% - 70% mata pelajaran memanfaatkan TIK.
E Kurang dari 61% mata pelajaran memanfaatkan TIK.

A. JUKNIS
Jawaban dibuktikan dengan dokumen RPP dan pelaksanaan pembelajaran

hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

pada setiap mata pelajaran yang memanfaatkan TIK yang digunakan (seperti:
komputer /laptop, LCD, e-learning, pemanfaatan bahan ajar dari internet,
penggunaan power point dsb).
B. PENDUKUNG :
Daftar mata pelajaran yang memanfaatkan TIK
No
Nama mata pelajaran
1
2
3
Ds
t

Jenis TIK

C. Asesor::
No

Nama mata pelajaran

Pemanfaatan TIK
Ada

Tdk.

Jenis TIK

1
2
3
Ds
t
Bukti :
Adanya data mata pelajaran yang menggunakan TIK
Adanya dokumen pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan TIK (soft copy
bahan ajar, Transparansi dsb,).
Adanya dokumen tentang TIK yang digunakan (LCD, OHP, dll.)
Persentase dihitung dengan jumlah mata pelajaran yg menggunakan TIK dibagi
jumlah seluruh mata pelajaran x 100%
Contoh : Jumlah mt pelajaran (Tek&Rekayasa); Normatif=5 mapel, Adaptif=8
mapel, Produktif=2 mapel dan Mulok=3 mapel, jumlah =18 mapel
Penggunaan OHP dan Transparansi masuk dalam kategori TIK.
Catatan:
Item suplemen yang sesuai
No.
3.5
5.7

Bunyi Instrumen
Guru menerapkan pembelajaran
berbasis TIK
Semua guru mampu mengoperasikan
alat bantu pembelajaran berbasis TIK.

Hasil Kajian
Sesuai SNPi
Sesuai SNP

Tambahan Bukti
Tidak ada Penambahan
Bukti
Tidak ada Penambahan
Bukti

13. KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dengan memperhatikan


pertimbangan Komite Sekolah/Madrasah atau penyelenggara pendidikan
yang disetujui oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Kemenag.
A
KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dengan
memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah/Madrasah atau
penyelenggara pendidikan, dan disetujui oleh Dinas Pendidikan Provinsi
atau Kanwil Kemenag
B
KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dan disetujui
olehDinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Kemenag
PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 16/58

C
KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah
denganmemperhatikan pertimbangan Komite Sekolah/Madrasah atau
penyelenggara pendidikan
D

KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah

KTSP tidak disahkan

A. JUKNIS
Jawaban dibuktikan dengan dokumen KTSP yang dilengkapi dengan silabus
seluruh mata pelajaran yang sudah disahkan dan disetujui.
B. PENDUKUNG : C. Asesor:Bukti :
Dokumen KTSP yang telah disahkan OlehKepala Sekolah/ Kapala MAK dan Komite
Sekolah/Komite MAK serta diketahui oleh:
1. Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota / Kakandepag Kab/Kota
2. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi/Kanwil Depag, atau Atas Nama

14. Program keahlian mengembangkan silabus secara mandiri atau cara lainnya
berdasarkan standar isi, standar kompetensi lulusan, dan panduan
penyusunan KTSP.
A
Mengembangkan silabus melalui kelompok guru mata pelajaran
dalam sebuah sekolah/madrasah
B
Mengembangkan silabus oleh masing-masing guru mata
pelajaran
C
Mengembangkan silabus melalui kelompok guru dari beberapa
sekolah/madrasah
D
Mengembangkan silabus dengan mengadopsi contoh yang sudah
ada
E
Tidak mengembangkan silabus
A. JUKNIS
Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus dan dokumen prosespenyusunan
silabus setiap mata pelajaran yang disusun sendiri oleh guruatau kelompok guru
(seperti daftar hadir atau berita acara penyusunan silabus).
B. PENDUKUNG
Proses Pengembangan Silabus
No.

Mata Pelajaran

Ketersediaan
Berita Acara*
Ada

Tidak

Ketersediaan
dokumen silabus*
Ada

Tidak

1
2
3
4
5

hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

6
7
8
9
10
11
12
13
14
Keterangan: * Isilah tanda ceklis (1) pada kolom jawaban Ketersediaan
C. Asesor::
No

Nama Guru

Mt.Pelajaran

Hasil Pengemb.Slbs
ada

tdk

Silabus hasil
Pengembangan

1
2
Ds
t
Jumlah

Persentase

Bukti :
- Adanya dokumen bukti hasil penyusunan silabus kelompok guru meliputi antara
lain:bukti hasil analisis dan atau bukti hasil pengkajian tentang;
Urutan SK, urutan KD dalam SK,

Kesesuaian SK-KD, Urutan SK-KD hasil analisis dank ode kompetensi(khusus


Produktif), Pemetaan SI/Pemetaan SK-KD,
Silabus hasil perbaikan yang ditanda tangani oleh guru-guru yang menganalisis
- Adanya undangan, daftar hadir dan notulen rapat dan atau berita acara.
- Adanya data jumlah guru yang menyusun silabus.
- Persentase dihitung: Jumlah guru yg mengembangkan silabus dibagi jumlah seluruh
guru dikali 100%.

15. Guru mengembangkan silabus sesuai dengan langkah-langkahpengembangan


A Guru melaksanakan 7 langkah
B Guru melaksanakan 5-6 langkah
C Guru melaksanakan 3-4 langkah
D Guru melaksanakan 1-2 langka h
E Guru tidak mengembangkan silabus
A. JUKNIS
Tujuh langkah pengembangan silabus:
1) pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar ;
PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 18/58

2) mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran;


3) mengembangkan kegiatan pembelajaran;
4)
5)
6)
7)

merumuskan indikator pencapaian kompetensi;


menentukan jenis penilaian;
menentukan alokasi waktu teori dan praktik; dan
menentukan sumber belajar.

Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus yang dikembangkan sesuai langkah


pengembangan silabus.

B. PENDUKUNG
Dokumen pengembangan silabus (Isi jenis dokumen yang relevan dengan kegiatan
pengembangan silabus).
No.

Ketersediaan*

Jenis Dokumen

Ada
1

pemetaan standar kompetensi dankompetensi dasar

mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran

mengembangkan kegiatan pembelajaran

merumuskan indikator pencapaian kom petensi

menentukan jenis penilaian

menentukan alokasi waktu teori dan praktik

menentukan sumber belajar

Tidak

Keterangan: * Isilah tanda ceklis (V)pada kolom jawaban Ketersediaan


C. Asesor::
No
Mt Pelajaran
(1)
1
2
3
Ds
t

(2)

Nama Guru
(3)

Bukti silabus berisi kegiatan 1 s.d. 7


Jmlh.keg.yg benar
Ada
Tidak ada
(4)
(5)
(6)

Jumlah
Persentase:(5)/(3) x 100%
%
Bukti: ( Apabila 7 kegiatan benar dianggap ada, dan bila salah dianggap tdk ada
Adanya data guru yg mengembangkan silabus,
Lihat 7 kegiatan pengembangan silabus (Khusus SMK)
Persentase dihitung : dari jumlah silabus mata pelajaran yang dikembangakan dengan
7 kegiatan yang benar dibagi dengan jumlah seluruh mata pelajaran dikali 100%
Format Silabus (SMK) Contoh;

hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU
Komp.Dasar

:
:
:
:
:
:

Indikator

SMK ..................
Kewirausahaan
X/1 dan 2
1. Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha
A.KWU.01
52 x 45 menit
Materi

Keg.Pembljrn

Penilaian

Alokasi Waktu
TM

Keg.1

Keg.2

Keg.3

Keg.4

Keg.6

PS
Keg.6

Sumber
Belajar

PI
Keg.7

Apabila silabus Produktif, maka Kode Kompetensi dilihat pada Spektrum, misal ;
Teknik Kendaraan Ringan (020), untuk Dasar Kompetensi Kejuruan
NAMA SEKOLAH
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER
STANDAR KOMPETENSI
KODE KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU

:
:
:
:
:
:

SMK..................
Dasar Kompetensi Kejururan TKR (020)
X/1
1. Memahami dasar-dasar mesin
020.DKK.01
12 x 45 menit

16. Program keahlian menjabarkan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi


Dasar (KD) ke dalam indikator-indikator untuk setiap mata pelajaran.
A 13 mata pelajaran atau lebih telah sesuai antara SK, KD, dan
indikator-indikatornya
B 9 -12 mata pelajaran telah sesuai antara SK, KD, dan indikatorindikatornya
C 5- 8 mata pelajaran telah sesuai antara SK, KD, dan indikatorindikatornya
D 1- 4 mata pelajaran telah sesuai antara SK, KD, dan indikatorindikatornya
E Tidak ada mata pelajaran yang sesuai antara SK, KD, dan indikatorindikatornya
A. JUKNIS
Jawaban dibuktikan dengan kesesuaian standar kompetensi (SK) dankompetensi dasar
(KD) dengan indikator-indikatornya, untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan
lokal.
B. PENDUKUNG
Keseuaian antara SK, KD dan indikator-indikatornya

No.

Mata Pelajaran

Kesesuaian dengan SK, KD,dan


indikitor-indikatornya*
Sesuai

1
2
3
4
PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 20/58

Tidak Sesuai

5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
Keterangan : * Isilah tanda ceklist ( ) pada kolom jawaban sesuai atau
tidak sesuai.
C. Asesor:
Bukti : No.16 adalah proses dari no.15
- Lihat cara pengembangan silabus yang dilakukan guru;
Kelompok guru di program keahlian/sekolah, ditanda tangani oleh 2/lebih guru
Mandiri guru mata pelajaran , ditanda tangani oleh 1 guru
MGMP Kota/Kab, ditanda tangani oleh Ketua MGMP
Adopsi atau copy paste dari silabus yang ada( sekolah lain), atau
Tidak menegmbangkan silabus
-Dokumen silabus hasil pengembangan dan pengesahannya
- Undangan,daftar hadir, notulen rapat,berita acara dan atau bukti lainnya.
Catatan :
Item Suplemen yang sesuai:
No.
2.7

Bunyi Instrumen

Hasil Kajian
Bukti Tambahan
Ada
Dokumen silabus hasil pengembangan untuk seluSilabus semua mata
tambahan ruh Mata Pelajaran (Normatif, Adaptif dan
pelajaran telah disusun
bukti
Produktif)

17. Program keahlian menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75%


untuk setiap mata pelajaran.
A 6 atau lebih mata pelajaran dengan KKM 75% atau lebih
B 5 mata pelajaran dengan KKM 75% atau lebih
C 4 atau lebih mata pelajaran dengan KKM 75% atau lebih
D 3 atau lebih mata pelajaran dengan KKM 75% atau lebih
E Kurang dari 3 mata pelajaran dengan KKM 75% atau lebih

A. JUKNIS
Jawaban dibuktikan dengan dokumen penetapan kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
setiap mata pelajaran pada KTSP yang disusun oleh sekolah/madrasah
B. PENDUKUNG
Mata pelajaran yang memiliki Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75,00
atau lebih

hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

No.

Mata pelajaran

KKM Kelas *i
X

XI

XII

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
C. Asesor:
Yang dimaksud
Kompleksitas adalah : karakteristik mata pelajaran,
Daya dukung
: kondisi program keahlian.

Intake

: karakteristik siswa

Bukti, Penentuan KKM : (terdapat 3 cara)


(a)
Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan :
1. Kompleksitas
:
- Tinggi = 1
- Sedang = 2
- Rendah = 3
2. Daya dukung
:
- Tinggi = 3
- Sedang = 2
- Rendah = 1
3. Intake
:
- Tinggi = 3
- Sedang = 2
- Rendah = 1
Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan
intake siswa sedang nilainya adalah:
(3 + 3 + 2) x 100 = 88.89
9
(b) Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria:
1.
Kompleksitas :- Tinggi = 50-64 - Sedang = 65-80
- Rendah = 81-100
2.
Daya dukung :- Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80
- Rendah = 50-64
3.
Intake
:- Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80
- Rendah = 50-64
Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake
sedang nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan.
Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu
kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah
(c) Dengan memberikan pertimbangan professionaljudgment pada setiap kriteria
untuk menetapkan nilai :
1. Kompleksitas
:- Tinggi
- Sedang
- Rendah
2. Daya dukung
:- Tinggi
- Sedang
- Rendah
3. Intake
:
- Tinggi
- Sedang
- Rendah
Contoh:Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan
intake siswa sedang maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi
untuk mencapai
ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. Jadi guru dapat
mengurangi nilai menjadi antara 90 80.
Nilai KKM (1-100)
No
Mata Pelajaran
Hasil Perhitungan
Hasil Rapat Guru
1
PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 22/58

2
3
4
5
6
dst
Catatan :
Item Suplemen yang sesuai:
No.

Bunyi Instrumen
Sekolah menentukan Kriteria Ketuntasan
Minimat (KKM) setiap mata pelajaran melalui
kesepakatan dewan guru

4.5

Hasil Kajian
Tidak ada
tambahan bukti

Tambahan bukti
Tidak ada

18. Program keahlian atau sekolah/madrasah memiliki kalender pendidikan yang


memuat pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik
selama satu tahun ajaran: (1) awal tahun pelajaran, (2) minggu efektif, (3)
pembelajaran efektif, dan (4) hari libur.
A Memuat 4 macam pengaturan waktu
B Memuat 3 macam pengaturan waktu
C Memuat 2 macam pengaturan waktu
D Memuat 1 macam pengaturan waktu
E Tidak memiliki kalender pendidikan
A. JUKNIS
Kalender pendidikan sekolah/madrasah disusun berdasarkan standar isi dengan
memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah.
Jawaban dibuktikan dengan mengecek dokumen kalender akademik seko
lah/madrasah.
B.

PENDUKUNG
Komponen kalender akademik Program Pendidikan
No.
1
2
3
4

Komponen kalender akademik

Ketersediaan (*)
Ada
Tidak

Jadwal awal tahun pelajaran


Minggu efektif
Pembelajaran efektif
Hari libur

Keterangan: * Isilah tanda ceklis (1) pada kolom Ada atau Tidak
C. Asesor:
1. Adanya kalender akademik yang dibuat oleh sekolah dan ditanda tangani oleh kepala
sekolah, yang pembuatannya mengacu kepada kalender pendidikan yang dikeluarkan
oleh pemerintah (dinas pendidikan provinsi/kota/kab.)
2. Kalender Akademik berisi antara lain;kapan
waktuulangan,kegiatanekstrakurikuler,pembagianrapor,rapatdengan komite
sekolah/madrasah
3. Adanya kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah (dinas pendidikan
provinsi/kota/kab), sebagai acuan.

hal. /58Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi SMK/MAK

PERANGKAT AKREDITASI SMK/MAK 2014 BAN-S/Mhal. 24/58