Anda di halaman 1dari 45

Kelom pok 7

Putri indah fatmawati


Mukhti ayuni
Wulan apriani
Alfi lailatul qodriyah
Muhammad irfan hilmi

P enelitian K uantitatif
Merupakan

metode
penelitian
berlandaskan filsafat positivisme yang
digunakan
untuk
meneliti
suatu
populasi atau sampel tertentu dengan
teknik secara random, menggunakan
instrumen penelitian, dan bersifat
statistik.
Bertujuan untuk menguji suatu teoriteori pendidikan dengan cara membuat
dan menguji hipotesis-hipotesis.

Penggunaan M etode Penelitian


K uantitatif
Digunakan dalam penelitian untuk menguji suatu

teori,
menyajikan
suatu
fakta,
menunjukan
hubungan antara variabel, mengembangkan suatu
konsep dan pemahaman.
Metode ini digunakan untuk:
1. Permasalahan dalam penelitian jelas.
2. Sampel (populasi) luas.
3. Bersifat kolerasi.
4. Menguji hipotesis penelitian.
5. Data akurat, empiris, dan dapat diukur.
6. Menguji
keragu-raguan
tentang
validitas
pengetahuan, teori, atau hukum.

C iri-ciri P enelitian
K uantitatif

Adanya sumber teori


yang kuat.
Adanya hipotesis.
Adanya definisi
operasional.
Adanya instrumen
penelitian.

Proses pengumpulan
data dengan angket.

fat
i
s
r
Be istik
stat upa
(ber kaang a).
k
ang

Adanya
sampling.

Adanya
pengujian
hipotesis
dan
perhitunga
n.

P enelitian K ualitatif
Merupakan

metode penelitian yang


digunakan
untuk
meneliti
suatu
masalah dengan cara merumuskan
permasalahan lalu meneliti secara
mendalam
dengan
pengamatan,
pencatatan, wawancara, dan terlibat
dalam penelitian langsung.
Bertujuan
untuk
menemukan
penjelasan berupa pola-pola, deskripsi,
dan menyusun indikator.

Penggunaan M etode Penelitian


K ualitatif
Digunakan oleh seseorang yang ingin tahu suatu

masalah yang terjadi dengan cara sangat


mendalam.
Metode ini digunakan untuk:
1. Permasalahan dalam penelitian belum jelas.
2. Memahami makna dibalik data yang tampak.
3. Memahami interaksi sosial.
4. Memahami perasaan seseorang.
5. Mengembangkan teori.
6. Memastikan kebenaran data.
7. Sejarah perkembangan.

C iri-C iri P enelitian K ualitatif


Lingkungan alamiah sebagai sumber data langsung.
Manusia merupakan alat (instrumen) utama
pengumpulan data.
Analisis data dilakukan secara induktif.
Penelitian bersifat deskriptif analitik.
Tekanan penelitian berada pada proses.
Pembatasan penelitian berdasarkan fokus.
Perencanaan bersifat lentur dan terbuka.
Hasil penelitian merupakan kesepakatan bersama.
Pembentukan teori berasal dari dasar.
Pendekatan penelitian menggunakan metode
kualitatif.

K uantitatif > < K ualitatif


No

Aspek

Kuantitatif

Kualitatif

1.

Perspektif

Pendekatan etik.

Pendekatan emik.

2.

Konsep/teori

Sederhana.

Rumit.

3.

Hipotesis

Ada.

Boleh/tidak ada.

4.

Teknik
Pengumpulan
Data

Kuesioner.

Wawancara.

5.

Permasalahan/Tuj
uan

Menanyakan
pengaruh.

Menanyakan makna.

6.

Jumlah Sampel

Besar.

Kecil.

7.

Alur Penarikan
Kesimpulan

Deduktif

Induktif.

8.

Def. Operasional

Ada.

Boleh tidak ada.

9.

Analisis Data

Di awal.

Di akhir.

10.

Instrumen

Kuesioner.

Peneliti.

11.

Bentuk Data

Angka/tabel.

Kata-kata (responden).

12.

Kesimpulan

Oleh peneliti.

Kesepakatan bersama.

K uantitatif = K ualitatif
Tema bersifat umum.
Pada tahap awal, kedua peneliti dengan desain yang berbeda
ini meneliti satu tema yang masih bersifat umum.
Membuat pertanyaan-pertanyaan/rumusan masalah.
Terkait dengan tema yang akan diteliti, tahap berikutnya
adalah membuat pertanyaan-pertanyaan yang dimaksudkan
untuk studi pendahuluan.
Desain.
Masing-masing desain telah memiliki asumsi yang mendasari
pelaksaan penelitian tersebut.
Metode pengumpulan data.
Dalam proses pelacakan informasi awal, terkadang
digunakan metode yang sama seperti observasi, wawancara,
dan dokumentasi, meski kadar pada masing-masing
penelitian tersebut berbeda.
Validitas data.
Kebenaran data yang telah diperoleh diperiksa dengan
caranya masing-masing.
Hasil penelitian.
Data yang telah diperoleh diolah dan dibuatlah laporan hasil
penelitian yang telah dilakukan

Macam-macam pengambilan sampel atau subjek


penelitian

D ES A IN P EN ELITIA N
K U A LITATIF

Sam pelPurposif

sampel ini memfokuskan pada

informan-informan terpilih yang kaya


dengan kasus untuk studi yang bersifat
mendalam.
Sebelum sampel dipilih perlu dihimpun
sejumlah informasi tentang sub-sub
unit dan informan-informan di dalam
unit kasus yang diteliti.

SAM PEL PU RPO SIF


pemilihan lokasi
sampel komprehensif
variasi sampel
maksimal
sampel jaringan
sampel kasus

1.Pem ilihan Lokasi


Pemilihan lokasi berkenaan dengan

penentuan unit, bagian, kelompok,


dan tempat dimana orang terlibat
dalam kegiatan atau
Pemilihan lokasi perlu dirumuskan
dengan jelas, terutama dalam tema
atau fokus-fokus penelitian yang
kompleks

2.Sam pelKom prehensif


proses pemilihan sampel dengan

mempertimbangkan semua sumber


informasi, partisipan, kelompok,
situasi, peristiwa
Semua sumber informasi
diperhitungkan
Biasanya digunakan ketika jumlah
unit yang akan diteliti kecil

3.Sam pelVariasiM aksim al


Penentuan sampel dengan variasi

maksimum ditujukan untuk


mendapatkan perbedaan persepsi
partisipan secara maksimum.
Tipe sample/ subjek ini
menampakkan perbedaan tetapi ada
kesamaan yang umum

4.Sam pelJaringan
Penentuan sampel ini disebut juga

sampel bola salju (snow ball


sampling), adalah penentuan sampel
dengan meggunakan partisipan lain
untuk melengkapi informasi dan
informan terdahulu.

5.Sam pelKasus
Penentuan sampel ini merupakan

pemilihan sampel dengan


mengambil kasus-kasus/fenomena
yang memiliki kekhasan atau
keistimewaan

Validitas D esain Kualitatif


Validitas desain menunjukkan tingkat

kejelasan fenomena hasil penelitian


sesuai dengan kenyataan.
Validitas kualitatifdata
Validitas kuantitaif instrumen
penelitiannnya
Pelaporan bersifat individu
Bersifat subyektif dan reflektif

Validitas Desain Kualitatif, meliputi:


1. Validitas Desain
2. Strategi untuk Meningkatkan Validitas
3. Subjektivitas dan Refleksivitas
4. Subjektivitas Interpersonal
5. Strategi untuk Meningkatkan
Refleksivitas
6. Perluasan Temuan Penelitian Kualitatif
7. Etika Penelitian
8. Standar Kelayakan

Validitas D esain
Sejauhmana tingkat interpretasi dan

konsep-konsep yang diperoleh


memiliki makna yang sesuai antara
partisipan dengan peneliti.

Strategiuntuk M eningkatkan Validitas


Pengumpulan data yang relatif lama
Strategi multi metode
Bahasa partisipan kata demi kata
Deskriptor inferensi yang rendah
Peneliti beberapa orang
Pencatat data mekanik
Partisipan sebagai peneliti
Pengecekan anggota
Reviu oleh partisipan
Kasus-kasus negatif

Subjektivitas dan Refl


eksivitas

Dalam penelitian kualitatif tidak digunakan

instrument standar, tetapi peneliti berperan


sebagai instrumen.
Refleksivitas (reflexivity) merupakan pengkajian
yang cermat dan hati-hati terhadap seluruh
proses penelitian.
Objektivitas dalam penelitian kualitatif berarti
jujur, peneliti mencatat apa yang dilihat,
didengar, ditangkap, dirasakan berdasarkan
persepsi dan keyakinan da, tidak dibuat-buat
atau direka-reka.

Subjektivitas Interpersonal

Keterampilan ini meliputi kemampuan

menumbuhkan kepercayaan, menjaga


hubungan baik, tidak menilai, menghormati
norma situasi, memiliki sensitivitas
terhadap isu-isu etika.
Peneliti berhubungan denga partisipan
sebagai pribadi, bukan pengisap
informasi dari lingkungan.
Data yang diperoleh tetap valid meskipun
bersifat khusus dan dipengaruhi oleh
kehadiran peneliti.

Strategiuntuk M eningkatkan Refl


eksivitas

Memilih teman
Membuat catatan harian
Jurnal lapangan
Catatan tentang pertentangan etika
Teknik pengelolaan pencatatan data
Melakukan kegiatan konfirmasi

formal
Melakukan kritik diri

Perluasan Tem uan Penelitian Kualitatif


Peranan peneliti dalarn menjalin hubungan sosial

dengan partisipan
Pemilihan informan
Konteks sosial
Strategi pengumpulan data
Strategi analisis data
Narasi murni
Kekhasan
Premis-premis analitis
Penjelasan alternatif
Kriteria Iain setelah penelitian selesai

Kriteria Iain setelah penelitian selesai


Etnografi
Fenomenologi
Studi kasus
Teori dasar konsep atau proposisi

berkenaan dengan ilmu sosial,


mengadakan verifikasi dengan
desain yang lebih terstruktur
Tradisi kritis

Etika Penelitian
Etika penelitian kualitatif sama

dengan penelitian kuantitatif


berkenaan dengan informasi yang
dicari, kejujuran, kerahasiaan, tidak
menyakiti subjek, dan nama baik.

Standar Kelayakan
Apakah studi hanya difokuskan pada satu fenomena, dan apakah

fokus masalah telah dirumuskan dengan jelas dan terbatas?


Apakah cara pencarian, tujuan, pertanyaan penelitian dan desain
dirumuskan dengan jelas?
Apakah teknik penentuan sampel purposif untuk mengidentifikasi
kasus yang kaya informasi telah dirumuskan? Apakah strategi
penentuan sampel telah dirumuskan dengan jelas agar diperoleh
kelompok atau kasus yang kaya dengan informasi?
Apakah ukuran sampel minimal telah ditentukan? Apakah ukuran
sampel secara logis dapat memberikan data tentang fenomena
dalam waktu yang tersedia?
Apakah desain disajikan ecara detil untuk menjamin validitas,
apakah strategi pengumpulan data seperti pengumpulan data
yang cukup lama, pengumpulan data deskriptif seara cermat,
dan kasus negatif telah dirumuskan?

Standar Kelayakan
Apakah strategi pengumpulan data yang bervariasi telah

dirumuskan? Apakah peneliti telah punya pengetahuan


dan pengalaman dalam melaksanakan strategi tersebut?
Apakah desain yang bersifat berkembang telah
dirumuskan?
Strategi mana yang telah dirancang peneliti untuk
meningkatkan refleksivitas?
Komponen desain mana yang dimasukan untuk
meningkatkan penggunaan dan perluasan temuan?
Apakah peneliti telah merumuskan upaya-upaya untuk
menjamin kerahasiaan, nama baik partisipan, dan
prinsip-prinsip lainnya?

PengujianValiditasD anReliabilitas
PenelitianKualitatif

Uji Kredilibitas
Uji Transferability
Uji Depenability dan Uji

Konfirmability

UjiKredilibitas

Perpanjangan pengamatan.
Peningkatan ketekunan dalam

penelitian
Triangulasi.
Analisis kasus negatif.
Memberchek.

UjiTransferability

Berkaitan dengan sejauh mana hasil

penelitian dapat ditepkan atau


digunakan dalam situasi lain
Peneliti harus membuat laporan
secara rinci, jelas, sistematis, dan
dapat dipercaya.

UjiD epenability dan UjiKonfi


rm ability

Uji dependability dilakukan dengan

mengaudit seluruh proses penelitian,


yaitu dilakukan oleh auditor yang
independen.
Uji Konfirmability hamper sama
dengan iju dependability, yaitu
menguji hasil penelitian dikaitkan
dengan proses yang dilakukan.

STRATEG IM U LTIM ETO D E


1. MASALAH BAYANGAN
2. REFORMULASI PERTANYAAN
3. PERANAN PENELITI
4. INTERVIEW MENDALAM
5. MACAM-MACAM INTERVIEW
6. PERTANYAAN INTERVIEW

M ASALAH BAYAN G AN
Rumusan masalah yang bersifat

umum tentang partisipan yang


dinyatakan dalam sebuah
pertanyaan

REFO RM U LASIPERTAN YAAN


Mereformulasi pertanyaan pada

masalah bayangan
Berkembang sejalan dengan proses
penelitian

PERAN AN PEN ELITI


Pengamat penuh
Pengamat sebagai partisipan penuh
Pengamat dari dalam
Pengamat partisipatif
Pewawancara mendalam
Peneliti partisipatif

PERTAN YAAN IN TERVIEW


Pertanyaan tentang pengalaman
Pertanyaan tentang perasaan
Pertanyaan tentang pendapat atau

nilai
Pertanyaan pengetahuan
Pertanyaan penginderaan
Pertanyaan tentang latar belakang

Langkah Langkah Pengumpulan Dan


Analisis Data

Bersifat interaktif,
Langkah langkahnya disebut strategi

pengumpulan dan analisis data,


teknik yang digunakan fleksibel,
tergantung pada strategi terdahulu
yang digunakan dan data yang
diperoleh.

Langkah Langkah
1. Perencanaan
2. Memulai pengumpulan data
3. Pengumpulan data besar
4. Pengumpulan data penutup
5. Melengkapi

Perencanaan
diutamakan adalah proses dan

interaksi.
Perencanaan meliputi
perumusan dan pembatasan

masalah
merumuskan pertanyaan
pertanyaan penelitian yang
diarahkan pada kegiatan
pengumpulan data.

Memulai Pengumpulan Data


menciptakan hubungan baik (rapport),

menumbuhkan kepercayaan serta


hubungan yang akrab dengan individu
individu dan kelompok yang menjadi
sumber data
data pada pertemuan pertemuan
dicatat, disusun , dikelompokkan
secara intensif kemudian diberi kode
agar memudahkan dalam analisis
data.

Pengumpulan Data Besar


Dengan wawancara yang lebih mendalam, observasi

dan pengumpulan dokumen yang lebih intensif.


Desain penelitian kualitatif memfokuskan pada
penelaahan terhadap suatu kasus (telaah kasus
tunggal ), dan berbagai kasus (telaah kasus jamak).
Analisis data mulai dilakukan, saat berlangsungnya
pengumpulan data terus berjalan.
Analisis data menempuh tiga langkah utama, yaitu
reduksi data,
display atau sajian data dan
verifikasi dan/atau penyimpulan data.

Pengumpulan Data Penutup


Tidak melakukan pengumpulan

data lagi
Peneliti mengakhiri
pengumpulan data setelah
mendapatkan semua informasi
yang dibutuhkan atau tidak
ditemukan lagi data baru.

Melengkapi
Laporan penelitian pada dasarnya

upaya penelitian
mengkomunikasikan hasil atau
temuan yang diperoleh
Langkah melangkapi merupakan
kegiatan menyempurnakan hasil
analisis data dan menyusun cara
menyajikannya.
Dalam menyusun lapoarn penelitian
kualitatif ,
(1) konteks dan fokus