Anda di halaman 1dari 2

Pedoman pengamatan

Surveior mengamati dan evaluasi kinerja rumah sakit dalam mengelola risiko
MFK. Kegiatan ini merupakan 70% dari sesi dan berlangsung setelah acara
diskusi kelompok.
Proses manajemen risiko yang dipilih untuk melakukan obesrvasi dan evaluasi
lebih lanjut didasarkan atas :
Dokumen MFK yang telah ditelaah sebelumnya
Pengamatan oleh tim survei lain
Pengetahuan yang diperoleh selama diskusi kelompok
Surveor akan mengamati pelaksanaan dari proses manajemen yang dianggap
secara potensial rawan atau membuahkan risiko tertentu di satu atau lebih
kategori risiko MFK dimana manajer rumah sakit akan melakukan :
Mulai dari dimana risiko diketemukan atau pertama kali terjadi (ialah,
mulai awal dimana insiden keselamatan dan keamaman tertentu terjadi,
menggunakan sebuah peralatan medik tertentu, atau ada bahan
berbahaya tertentu memasuki rumah sakit)
Diminta staf menjelaskan peranan dan tanggung
jawabnya untuk
mengurangi risiko, tindakan yang mereka harus lakukan jika timbul
masalah atau terjadi insiden dan bagaimana melaporkan masalah dan
insiden ini.
Mengkaji pengawasan terhadap fasilitas fisik untuk memperkecil risiko
(seperti, peralatan, alarm dan prasarana gedung)
Mengkaji rencana manajemen kedaruratan untuk kesiapsiagaan bencana,
tanggap darurat, mengatur strategi dan langkah
Menkaji rencana manajemen kedaruratan untuk menangani kegagalan
atau kerusakan utilitas (seperti menyediakan utilitas alternatif, memberi
tahu staf bagaimana, kapan melaksanakan intervensi darurat klinik jika
sisten utitlitas gagal atau sedang diperbaiki)
Telaah pelaksanaan kegiatan pemeriksaan, tes atau prosedur
pemeliharaan dari setiap peralatan, alarm atau sarana gedung yang perlu
diperksa dari kemungkinan timbulnya risiko
Bertanya pada yang lain di rumah sakit yang mempunyai peranan
menangani masalah atau insiden tertentu agar menjelaskan peranan
mereka dalam memeriksa kondisi setiap peralatan yang mereka gunakan.
Jika kemungkinan terjadinya risiko diketemukan disekitar fasilitas rumah sakit
(seperti, bahan dan limbah berbahaya), surveior akan mengikuti risiko mulai dari
bawah (cradle to grave).

Kesimpulan
Surveior membuat kesimpulan adanya sebuah daerah bermasalah dalam proses
manajemen atau pengamatan terhadap risiko. Staf yang bertanggug jawab
mengelola sebuah risiko tertentu menjalankan peranan meraka dalam
menanggulangi suatu daerah bermasalah. Rumah sakit harus memberi informasi
tentang proses yang telah ditetapkan untuk menangani suatu daerah tertentu
yang bermasalah. Rumah sakit juga harus memberi informasi tentang kegiatan

yang telah dilaksanakn untuk menangani setiap daerah potensial bermasalah


yang diamati.