Anda di halaman 1dari 11

PENYULUHAN KESEHATAN

MENINGOENCHEPALITIS

Akper Notokusumo
Yogyakarta

APA ITU
MENINGOENCHEP
ALITIS ???
Meningoenchepalitis adalah gabungan dari dua
penyakit yaitu meningitis dan ensefalitis.
Meningitis merupakan penyakit yang terjadi karena
infeksi dengan proses peradangan yang terjadi pada
lapisan otak, hingga meluas ke permukaan jaringan
otak dan tulang belakang,
sedangkan ensefalitis adalah penyakit radang otak yang
disebabkan atau dipicu oleh infeksi virus maupun
bakteri.

PENGERTIAN
Ensefalitis adalah radang otak. Peradangan ini
biasanya dipicu oleh infeksi virus, walaupun
kadang-kadang dapat disebabkan oleh infeksi
bakteri pada otak (Sugianto, 2009). Sering kali,
virus yang menyebabkan ensefalitis juga
menyebabkan peradangan pada jaringan halus
yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang,
yang disebut meninges. Kondisi ini disebut
meningitis. Meningitis berarti suatu infeksi dengan
proses peradangan yang melibatkan piameter,
arakhnoid, ruangan subarachnoid dan dapat meluas
ke permukaan jaringan otak dan medula spinalis.
Ketika meningitis dan encephalitis terjadi
bersamaan, hal itu disebut meningoencephalitis.

APA PENYEBAB
MENINGOENCHEPALITIS ???
1. Bakteri , seperti bakteri protozoa, bakteri TBC
2. Virus , seperti virus rubella, measles, rabies
Adapun faktor pendukung lainnya terjadi
meningoenchepalitis adalah :
3. Fraktur tengkorak hingga ke lapisan otak dan
jaringan otak
4. Pembedahan otak atau pembedahan pada
tulang belakang yang menggunakan alat yang
tidak steril atau terkontaminasi

PENYEBAB
Infeksi tersebut dapat disebabkan oleh :
1. Protozoa : toksoplasmosis, malaria
2. Bakteri: kokus, TBC
3. Mikosis : blastomikosis, dan lain-lain
4. Ricketsia
5. Virus (virus yang ditularkan antar manusia: HSV, mumps, measles, rubella,
HHV 6-7, CMV, enterovirus, adenovirus. Virus yang ditularkan oleh
serangga: Arbovirus, flavivirus,virus yang ditularkan oleh mamalia: rabies)
Adapun faktor predisposisi penyebab terjadinya Meningoencephalitis antara
lain:
1. Fraktur tengkorak yang masuk ke dalam (sampai meningen dan jaringan
otak)
2. Pembedahan otak atau spinal menggunakan alat-alat penetrasi yang
terkontaminasi

APA TANDA DAN GEJALA


MENINGOENCHEPALITIS ???
1.Demam
2.Nyeri pada kepala
3.Kaku kuduk pada leher jika ditekuk
4.Badan terasa lemah
5.Peka terhadap cahaya atau silau
6.Dan pada tahap yang parah bias
kejang hingga penurunan kesadaran

TANDA DAN GEJALA


Pada awalnya gejala tidaklah khas, gejala yang timbul
seringkali menyerupai infeksi lain, seperti adanya panas
badan, nyeri kepala, mual, muntah, kejang dan yang berat
sampai menyebabkan terjadinya penurunan kesadaran. Ada
sumber infeksi ditempat lain, seperti pneumonia, sinusitis,
mastoiditis, gigi yang berlubang/abses dapat membantu
menentukan penyebab dari infeksinya.
Gejala yang klasik berupa adanya panas, nyeri kepala,
kaku kuduk bila leher difleksikan. Penderita mengalami
kelemahan umum, peka terhadap cahaya. Pada tahap lanjut
penderita dapat Nampak gejala deficit neurologis fokal,
kejang, bahkan sampai mengalami penurunan kesadaran.

PENATALAKSANAAN
1.Penderita dirawat di rumah sakit
2.Cairan diberikan secara infus dalam
jumlah yang cukup dan jangan berlebihan
3.Nyeri kepala diatasi dengan analgetik /
penghilang nyeri
4.Panas diturunkan dengan: Kompres
hangat, parasetamol.
5.Fisioterapi diberikan untuk mencegah
dan mengurangi cacat.

PENATALAKSANAAN
1.
Penderita dirawat di rumah sakit
2.
Cairan diberikan secara infus dalam jumlah yang cukup dan jangan berlebihan
3.
Bila gelisah diberi sedativ seperti fenobarbital (penenang)
4.
Nyeri kepala diatasi dengan analgetik
5.
Panas diturunkan dengan: Kompres es, parasetamol, asam salisilat, pada anak dosisnya 10 mg/kg BB tiap 4 jam
secara oral
Kejang diatasi dengan:
Diazepam
-Dewasa : 10-20 mg /iv
-Anak: 0,5 mg/kg BB/ iv
Fenobarbital
-Dewasa : 6-120 mg/hari secara oral
-Anak: 5-6 mg/kg BB/hari secara oral
Difenilhidantoin
-Dewasa : 300 mg/hari secara oral
-Anak:5-9 mg/kgBB/hari secara oral
6. Sumber infeksi yang menimbulkan meningitis purulenta diberantas dengan obat-obatan atau dengan operasi.
7. Kenaikan tekanan intra kranial diatasi dengan:
-Manitol
Dosisnya 1-1,5 mg/kgBB/iv dalam 30-60 menit dan dapat diulangi 2 kali dengan jarak 4 jam.
-Kortikosteroid
Biasanya dipakai dexametason secara intravena dengan dosis pertama 10 mg lalu diulangi dengan 4 mg setiap
6 jam. Kortikosteroid masih menimbulkan pertentangan. Ada yang setuju untuk memakainya, tetapi ada juga
yang mengatakan tidak ada gunanya.
-Pernapasan diusahakan sebaik mungkin dengan membersihkan jalan napas.
8. Bila ada hidrosefalus obstruktif dilakukan operasi pemasangan pirau (shunting)
9 Efusi subdural pada anak dikeluarkan 25-30 cc setiap hari selama 2-3 minggu, bila gagal dilakukan operasi.
10. Fisioterapi diberikan untuk mencegah dan mengurangi cacat.

PERAWATAN DIRUMAH BILA TERJADI


DEMAM DAN KEJANG
Bila Terjadi Demam dan Kejang:
1.Beri kompres hangat
2.Berikan banyak minum air putih
3.Gunakan pakaian tipis
4.Jangan di kerumuni banyak orang
5.Buka jendela untuk memudahkan udara masuk ke ruangan
6.Berikan obat penurun panas sesuai program terapi dokter.
7.Baringkan anak pada tempat yang rata, kepala di miringkan dan
pasangkan gagang sendok yang dibungkus kain atau sapu tangan
bersih dalam mulutnya. Dengan tujuan untuk mencegah lidah
tergigit.
8.Buka baju , longarkan pakaian yang mengganggu pernapasan.
9.Jangan memberi minuman atau makanan apapun pada saat kejang.
10.Bila dengan tindakan ini kejang belum berhenti atau kondisi nya
semakin parah, segera bawa ke dokter atau rumah sakit.

PERAWATAN DIRUMAH BILA TERJADI


DEMAM DAN KEJANG
Bila Terjadi Demam dan Kejang:
1.Beri kompres hangat
2.Berikan banyak minum air putih
3.Gunakan pakaian tipis
4.Jangan di kerumuni banyak orang
5.Buka jendela untuk memudahkan udara masuk ke ruangan
6.Berikan obat penurun panas sesuai program terapi dokter.
7.Baringkan anak pada tempat yang rata, kepala di miringkan dan
pasangkan gagang sendok yang dibungkus kain atau sapu tangan
bersih dalam mulutnya. Dengan tujuan untuk mencegah lidah tergigit.
8.Buka baju , longarkan pakaian yang mengganggu pernapasan.
9.Jangan memberi minuman atau makanan apapun pada saat kejang.
10.Bila dengan tindakan ini kejang belum berhenti atau kondisi nya
semakin parah, segera bawa ke dokter atau rumah sakit.