Anda di halaman 1dari 3

TUGAS

Tes Schirmer

Disusun Oleh:
Teffi Widya Jani
1102010278

PRESEPTOR
dr. H. W. Gunawan Kurnaedi, Sp. THT-KL
dr. Elananda Mahendrajaya, Sp.THT-KL

DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN


KLINIK BAGIAN ILMU TELINGA HIDUNG DAN
TENGGOROKAN
RSU Dr. SLAMET GARUT
PERIODE 06 APRIL 2015 08 MEI 2015

Tes Schirmer
Tes Schirmer adalah tes yang digunakan untuk memeriksa apakah mata dapat memproduksi air
mata yang cukup untuk tetap cukup membasahinya. Tes ini digunakan bila
seorang pasien mengalami kekeringan mata atau produksi air mata yang berlebihan. Tes ini tidak
bersifat invasif atau merusak jaringan tubuh. Hasil normal tes ini adalah negatif dengan hasil
lebih dari 10 mm dari kertas saring yang basah selama 5 menit. Kedua mata seharusnya
memproduksi air mata yang sama jumlahnya.
Tes Schirmer menggunakan lembaran strip kertas saring yang biasanya diselipkan
pada kelopak mata selama beberapa menit. Kedua mata diuji dalam waktu yang
bersamaan. Mata ditutup selama 5 menit dan kemudian kertas diperiksa hasilnya.
Kertas nantinya akan basah dan diukur panjang kertas yang basah tersebut.
Terkadang diperlukananestetik lokal pada mata sebelum menyelipkan kertas untuk
mencegah iritasi. Anestetik lokal digunakan hanya untuk pengukuran sekresi air
mata basal.
Biasanya pda dewasa muda, hasilnya sekitar 15 mm pda setiap lembar kertas. Oleh
karena

adanya

pengurangan

produksi

air

mata

(hipolakrimasi)

pada

proses penuaan, pada orang tua hasilnya hanya akan berkisar 10 mm selama 5
menit. Pasien dengan sindrom Sjgren mendapati hasil kurang dari 5 mm selama 5
menit.1

DAFTAR PUSTAKA
1. Tes Schirmer . http://id.wikipedia.org/wiki/Tes_Schirmer .22 April 2015. (01:00)