Anda di halaman 1dari 4

22 Hadits Tentang Kemuliaan Bulan Ramadhan

Hadist 1
Jika tiba bulan Ramadhan, maka dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup pintu-pintu neraka dan
dibelenggu semua syaitan (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadist 2
Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (ridha
Allah), maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu (HR. Bukhari).
Hadist 3
Ada tiga golongan orang yang tidak ditolak doanya mereka: orang yang berpuasa hingga
berbuka, pemimpin yang adil dan donya orang yang dizalimi (HR. Tirmidzi).
Hadist 4
Tiga perkara, barangsiapa hal itu ada pada dirinya, berarti ia menyempurnakan imannya: (1)
seseorang yang tidak pernah takut demi agama Allah pada kecaman si pengecam (2) tidak riya
dengan sesuatu dari amalnya, (3) apabila dua perkara dihadapkan kepadanya, salah satu untuk
dunia dan yang lain untuk akhirat, maka ia memilih urusan akhirat daripada urusan dunia (HR.
Ibnu Asakir dari Abu Hurairah ra).
Hadist 5
Sesungguhnya Allah ridha untuk kamu tiga perkara: (1) kamu beribadah kepada-Nya dan tidak
mempersekutukan sesuatu dengan-Nya. (2) kamu berpegang teguh kepada tali Allah dan tidak
bercerai berai (3) kamu menasihati dengan tulus terhadap orang yang diangkat oleh Allah
menguasai urusanmu (HR. Ahmad dan Muslim dari Abu Hurairah).
Hadist 6
Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Setiap hamba
yang berpuasa di jalan Allah, Allah akan menjauhkannya dari api Neraka sejauh perjalanan tujuh
puluh tahun [Bukhari-Muslim]
Hadist 7
Diriwayatkan dari Sahl bin Saad r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Sesungguhnya di
dalam Surga itu terdapat pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Orang yang berpuasa akan masuk

melalui pintu tersebut pada Hari Kiamat kelak. Tidak boleh masuk seorangpun kecuali mereka.
Kelak akan ada pengumuman: Di manakah orang yang berpuasa? Mereka lalu berduyun-duyun
masuk melalui pintu tersebut. Setelah orang yang terakhir dari mereka telah masuk, pintu tadi
ditutup kembali. Tiada lagi orang lain yang akan memasukinya [Bukhari-Muslim]
Hadist 8
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Apabila tiba bulan Ramadan,
maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu neraka dan setan-setan dibelenggu (Nomor
hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1793)
Hadist 9
Wajib berpuasa Ramadan jika melihat hilal awal Ramadan dan berhenti puasa jika melihat hilal
awal Syawal. Jika tertutup awan, maka hitunglah 30 hari. (Hadis riwayat Ibnu Umar ra)
Hadist 10
Dari Nabi saw. bahwa beliau menyebut-nyebut tentang bulan Ramadan sambil mengangkat
kedua tangannya dan bersabda: Janganlah engkau memulai puasa sebelum engkau melihat hilal
awal bulan Ramadhan dan janganlah berhenti puasa sebelum engkau melihat hilal awal bulan
Syawal. Apabila tertutup awan, maka hitunglah (30 hari) (Nomor hadis dalam kitab Sahih
Muslim: 1795)
Hadist 11
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau
berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadan, kecuali bagi seorang yang biasa berpuasa, maka
baginya silakan berpuasa. (Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1812)
Hadist 12
Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya: Aku pernah mendengar Rasulullah s.a.w
bersabda: Tidak boleh berpuasa pada dua hari tertentu, iaitu Hari Raya Korban (Aidiladha) dan
hari berbuka dari bulan Ramadan (Aidilfitri) [Bukhari-Muslim]
Hadist 13
Diriwayatkan daripada Anas r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Hendaklah kamu bersahur
karena dalam bersahur itu ada keberkatannya [Bukhari-Muslim]
Hadist 14
Diriwayatkan daripada Umar r.a katanya: Rasulullah s.a.w telah bersabda: Apabila datang
malam, berlalulah siang dan tenggelamlah matahari. Orang yang berpuasa pun bolehlah
berbuka [Bukhari-Muslim]

Hadist 15
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Apabila seseorang
daripada kamu sedang berpuasa pada suatu hari, janganlah berbicara tentang perkara yang keji
dan kotor. Apabila dia dicaci maki atau diajak berkelahi oleh seseorang, hendaklah dia berkata:
Sesungguhnya hari ini aku berpuasa, sesungguhnya hari ini aku berpuasa [Bukhari-Muslim]
Hadist 16
Dari Abu Hurairah ra: katanya Rasulullah saw berabda: Barang siapa tidak meninggalkan
ucapan dusta dan berbuat jahat (padahal dia puasa), maka Allah tidak butuh ia meninggalkan
makan dan minum [Bukhari]
Hadist 17
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a katanya: Seorang lelaki datang menemui Rasulullah s.a.w
lalu berkata: Celakalah aku wahai Rasulullah s.a.w. Rasulullah s.a.w bertanya: Apakah yang
telah membuatmu celaka?
Lelaki itu menjawab: Aku telah bersetubuh dengan isteriku pada siang hari di bulan Ramadan.
Rasulullah s.a.w bertanya: Mampukah kamu memerdekakan seorang hamba? Lelaki itu
menjawab: Tidak.
Rasulullah s.a.w bertanya: Mampukah kamu berpuasa selama dua bulan berturut-turut? Lelaki
itu menjawab: Tidak.
Rasulullah s.a.w bertanya lagi: Mampukah kamu memberi makan kepada enam puluh orang fakir
miskin? Lelaki itu menjawab: Tidak. Kemudian duduk. 3f
Rasulullah SAW kemudian memberikan kepadanya suatu bekas yang berisi kurma lalu bersabda:
Sedekahkanlah ini.
Lelaki tadi berkata: Tentunya kepada orang yang paling miskin di antara kami. Tiada lagi di
kalangan kami di Madinah ini yang lebih memerlukan dari keluarga kami.
Mendengar ucapan lelaki itu Rasulullah s.a.w tersenyum sehingga kelihatan sebahagian giginya.
Kemudian baginda bersabda: Pulanglah dan berilah kepada keluargamu sendiri [BukhariMuslim]
Hadist 18
Diriwayatkan daripada Aisyah dan Ummu Salamah r.a, kedua-duanya berkata:: Nabi s.a.w
bangkit dari tidur dalam keadaan berjunub bukan dari mimpi kemudian meneruskan puasa
[Bukhari-Muslim]

Hadist 19
Barang siapa yang berpuasa sehari pada jalan Allah niscaya Allah akan manjauhkan mukanya
dari api neraka (sejauh perjalanan) 70 tahun. (Hadist riwayat Al-Bukhari)
Hadist 20
Di dalam syurga terdapat satu pintu yang disebut Ar-Rayyan; pada hari Kiamat orang-orang
yang berpuasa masuk daripadanya (dan) tidak seorang pun selain mereka memasukinya..
(Hadist riwayat Al-Bukhari)
Hadist 21
Puasa itu perisai yang dipergunakan seorang hamba untuk membentengi dirinya dari siksaan
neraka. (Hadist riwayat Imam Ahmad)
Hadist 22
Segala amal kebajikan anak Adam itu dilipat-gandakan pahalanya kepada sepuluh hinggalah ke
700 kali ganda. Allah berfirman: Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan
Aku memberikan balasan kepadanya karena dia telah meninggalkan syahwat dan makan
minumnya karena Aku. (Hadist riwayat Muslim)