Anda di halaman 1dari 10

Kegiatan Praktek Usaha Bisnis Lumpia Kentang

Untuk memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan agribisnis semester genap

Disusun oleh :
M. Reza Alfarabi
Samson Bin Nasib
Dwiki Kurniawan
Siti Nurhasanah
Annisa Putri

:
:
:
:
:

G64110057
A24110006
H54120059
H54130014
H54130048

FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN


INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2015
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Memiliki usaha sendiri merupakan tujuan setiap orang ketika lapangan
kerja makin sedikit dan terlihat kurang pasti. Dengan memiliki usaha sendiri,
kita dapat menentukan arah dan tujuan dari usaha tersebut hingga membuka
lapangan kerja bagi orang lain.
Namun, dengan membuka usaha sendiri bukan berarti segalanya dapat
berjalan dengan mulus tanpa kendala. Diawal pembentukan, kita sudah harus
berfikir jenis usaha apa yang akan digeluti dengan memperhitungkan
persaingan yang ketat pula. Usaha yang direncanakan harus sesuai dengan
kebutuhan pasar.
Kami berencana membuka usaha yang bergerak dibidang jasa makanan.
Alasannya, makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Setiap
orang pasti membutuhkan makanan. Selain itu usaha makanan kami anggap
tidak ada matinya jika dapat melakukan inovasi-inovasi terhadap produk yang
kami tawarkan. Kuncinya, produk yang kami tawarkan higienis dan rasanya
bisa diandalkan dengan dikemas menarik.
Usaha makanan yang kami rencanakan yaitu makanan atau tepatnya
adalah Lumpia kentang. Kami memilih lumpia ketang sebagai usaha bisnis,
karena di ruang lingkup IPB rsendiri masih sedikit jenis usaha lumpia
kentang. Seperti kita ketahui, bahwa lumpia kentang sudah terkenal
kelezatannya oleh banyak orang, dan kami mencoba menawarkan dengan
bentuk yang lebih mini sehingga membuat harga lebih murah, dengan tanpa
mengurangi cita rasa.

1.2 Tujuan
1. Membuat usaha yang menyediakan kebutuhan konsumen, berkenaan
dengan kebutuhan akan jajanan yang berkualitas (bersih, sehat, enak),
harga sesuai dan halal.

2. Menyediakan jajanan yang menjamin kualitas dengan memperhatikan


bahan baku, proses pengolahan hingga jajanan sampai ditangan konsumen.
3. Menciptakan usaha yang dapat meningkatkan kemampuan ekonomi bagi
kami.

BAB 2
HASIL DAN PEMBAHASAN

Produk yang akan dijual


Produk yang akan dijual diberi nama Lumpia Kentang. Produk ini
sendiri yang terinspirasi dari keroket. Jika keroket menggunakan bihun
sebagai isian, lumpia kentang isinya kentang, wortel, dan sosis serta
menggunakan telur untuk melapisi bungkus lumpianya. Dalam satu lumpia
terdiri dari karbohidrat yang terdapat dalam lumpia dan kentang, kemudian
sayur dari wortel, protein dari telur dan sosis yang diharapkan dapat
memenuhi kebutuhan asupan makanan untuk tubuh.
Latar Belakang munculnya ide lumpia kentang ini yaitu saat membuat
mind maping terlintas dalam fikiran untuk membuat sesuatu yang berbahan
dasar kentang sebagai cemilan yang mengenyangkan bagi mahasiswa karena
kentang merupakan penghasil karbohidrat dapat menggantikan nasi sehingga
kamu membuat produk kami sendiri yang diberi nama Lumpia Kentang.

Keunggulan Produk
Produk Lumpia Kentang memiliki keunggulan yaitu merupakan
cemilan yang mengenyangkan, mengandung banyak nutrisi seperti karbohidrat
yang berasal dari kentang, protein dari telur, vitamin dari sayuran, dan lainlain. Selain itu produk kami tidak memakai bahan kimia seperti pengawet
ataupun pewarna. Harga terjangkau khususnya dikalangan mahasiswa. Bahanbahan yang yang digunakan pun mudah di dapat di sekitar kampus.

Bahan baku dan sumber perolehan


Bahan baku:

Kentang
Wortel
Lumpia
Sosis
Garam
Bawang putih
Telur

Bahan baku sangat mudah diperoleh. Dapat dibeli dari pasar, di toko yang
menjual sayuran atau di tukang sayuran keliling. Untuk kelompok ini bahan baku
diperoleh dari toko yang menjual sayuran.

Metode produksi dan peralatan


Alat-alat yang digunakan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Panci
Penggorengan/wajan
Spatula
Kompor
Mangkok
Piring
Talenan
Pisau

Metode produksi
a. Rebus kentang sampai kentang lembek dipanci yang disediakan.

b. Iris bawang sampai halus kemudian goreng dipengorengan dengan sosis


yang juga dipotong kecil-kecil

c. Rebus wortel yang telah dipotong kecil-kecil.

d. Kentang ditumbuk sampai hancur, kemudian digabungkan dengan wortel


yang telah di rebus dan bawang putih serta sosis yang telah digoreng. Lalu
beri garam secukupnya.

e. Siapkan lumpia dan masukan isinya kemudian digulung dan simpan


dipiring

f. Lumpia yang sudah siap dicelupkan kedalam telur kemudian di goreng.

Sumber Pembiayaan
Sumber pembiayaan produksi kami untuk modal awal yaitu berasal dari

donasi atau patungan teman-teman satu kelompok. Untuk produksi


selanjutnya mungkin akan memakai hasil dari penjualan produk sebelumnya.
Berikut rincian modal awal yang digunakan
Kulit lumpia
: Rp 12.000,Wortel
: Rp 5.000,Kentang 1 kg
: Rp 8.000,Sosis
: Rp.13.000,Bumbu
: Rp 5.000,Telur 1 kg
: Rp 15.000,Minyak goreng 1 kg : Rp 11.500,- +
Total
: Rp 69.500,

Rencana Pemasaran
Rencana pemasaran akan ditargetkan pada kalangan mahasiswa di
kampus IPB, namun jika berkesempatan kami akan mencoba memasarkan ke
rumah makan sekitar kampus IPB seperti Rumah Makan Yunani dll.

Strategi Pemasaran
Pada awal pemasaran, kami akan menjajakan terlebih dahulu pada
teman-teman kampus, kost, dan lainnya untuk mencobanya dengan
membawa Lumpia kentang tersebut ke kampus, utamanya jika sedang ada

kuliah di kampus, karena kantin yang berada di kampus ini sangat sulit
terjangakau sehingga kemungkinan besar teman-teman bisa mencobanya.

Pelanggan yang dituju


Peluang pasar yang menjadi target usaha diantaranya adalah anakanak, Pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

Lokasi
Lokasi usaha menjadi bagian yang amat penting dalam menjalankan
usaha, untuk itu pemilihan lokasi harus dilakukan berdasarkan analisis
lingkungan yang dapat mendukung kegiatan usaha. Adapun pemilihan lokasi
usaha setelah dilakukan pengamatan dan berbagai pertimbangan usaha, maka
tempat usaha akan didirikan di kampus IPB, Bara, dan asrama mahasiswa ipb.

Harga
Penetapan harga sesuai dengan bahan baku yang di beli kadang murah
kadang mahal, jika bahan baku sedang naik kami bisa mengurangi takaran isi
dari lumpia kentang tersebut tetapi harga tetap sama atau takaran isi sama
dengan harga yang lebig tinggi, jika harga normal takaran isi lumpia kentang
pun akan di isi sebagai mana takaran nya.untuk harga lumpia kentang ini
sebesar Rp. 2000,-

BAB 3
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan
Dalam menjalankan bisnis usaha itu sulit-sulit mudah, asalkan ada
kemauan pasti terlaksana, walaupun tidak punya modal kita bisa bekerja
sebagai jasa membantu orang, uang nya bisa di pakai modal untuk membuka

usaha lumpia kentang ini, tidak usah mengeluarkan banyak modal kita sudah
bisa membuka usaha lumpia kentang.
Sumber pembiayaan produksi kami untuk modal awal yaitu berasal dari
donasi atau patungan teman-teman satu kelompok. Untuk produksi
selanjutnya mungkin akan memakai hasil dari penjualan produk sebelumnya.
Dan metode pemasaran yang kita pakai dalam mejual lumpia kitang ini lewat
media sosial, face to face. karna dengan mengunakan metode face to face ini,
konsumen bisa melirik kepada hasil yang kita jajarkan untuk mencobanya.
3.2 Saran
Jangan takut untuk mencoba dalam hal kebaikan, karena itu adalah
langkah utama untuk menuntun kita kepada kesuksesan, jangan takut untuk
mencoba menambah variabel-variabel lain, kalau menurut hati kita benarbenar pas atau tepat untuk di jajarkan, tidak ada salahnya untuk mencoba
dalam hal yang menurut kita baik.

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena
dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat
menyelesaikan makalah tentang Kegiatan Praktek Usaha Bisnis Lumpia
Kentang.

Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat


kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap
adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat
di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa
saran yang membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi
kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon
maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami
memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.

Bogor, April 2015

Penyusun