Anda di halaman 1dari 10

SINUSITIS

OLEH :
YAKUB PURNAMA
FF23039

Definisi Sinusitis
Sinusitis didefinisikan sebagai
inflamasi mukosa sinus paranasal.
Umumnya disertai atau dipicu
oleh rinitis sehingga sering
disebut rinosinusitis. Penyakit utamanya adalah selesma
(common cold) yang merupakan infeksi virus, yang
selanjutnya dapat diikuti oleh infeksi bakteri. Bila mengenai
beberapa sinus disebut multisinusitis, sedangkan bila
mengenai semua sinus paranasal disebut pansinusitis.

Etiologi dan faktor predisposisi

Beberapa
faktor
etiologi
dan
predisposisi antara lain ISPA akibat
virus, bermacam rhinitis terutama
rhinitis alergi, rhinitis hormonal pada
wanita hamil dan polip hidung.

Patofisiologi
Kesehatan sinus dipengaruhi oleh
patensi ostium-ostium sinus dan
lancarnya klirens mukosiliar di dalam
kompleks osteo-meatal. Mukus juga
mengandung substansi antimikrobial
dan zat-zat yang berfungsi sebagai
mekanisme
pertahanan
tubuh
terhadap
kuman
yang
masuk
bersama dengan udara pernapasan.

Klasifikasi dan mikrobiologi


Konsensus internasional tahun 1995
membagi sinusitis hanya akut dan kronik :
Akut dengan batas sampai 8
minggu
Kronik jika lebih dari 8 minggu

Konsensus tahun 2004 membagi menjadi :


Akut dengan batas sampai 4
minggu
Subakut dengan batas 4
minggu sampai dengan 3
bulan
Kronik jika lebih dari 3 bulan

Sambung Nyawa

Tanaman ini berasal dari daerah Afrika yang beriklim tropis menyebar ke
Srilangka, Sumatera dan Jawa. Tumbuh liar di pekarangan, ladang atau
ditanam orang untuk obat-obatan. Tumbuh sampai ketinggian 500 m di atas
permukaan laut.

Kandungan Kimia
Daun tanaman Gynura procumbens
mengandung senyawa flavonoid, sterol
tak jenuh, triterpen polifenol dan minyak
atsiri (Pramono and Sudarto, 985). Hasil
penelitian lain melaporkan bahwa
tumbuhan ini mengandung senyawa
flavonoid, tanin, saponin, steroid,
triterpenoid, asam klorogenat, asam
kafeat, asam vanilat, asam para kumarat,
asam p-hidroksi benzoat, asparaginase,
sterol,

Khasiat
Gynuraprocumbens dimanfaatkan sebagai
antikoagulan,
mencairkan
pembekuan
darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan
pendarahan,
menghilangkan
panas,
membersihkan racun, khusus bagian
daunnya
dapat
digunakan
untuk
mengobati
pembengkakan
payudara,
infeksi kerongkongan dan sinusitis, tidak
datang haid, luka terpukul, melancarkan
sirkulasi darah (Wijayakusuma et al., 992)

Cara Pengobatan
Siapkan
empat
lembar
daun
sambung nyawa buat anak-anak
atau tujuh lembar untuk dewasa.
Cuci lalu dimakan mentah atau
dinikmati dengan dibuat jus. Lakukan
sehari sekali.

SEKIAN
DAN
TERIMAKASIH